ISSN: 2597-3851 DOI: https://doi. org/ 10. 35747/hmj. Homepage: https://journal. id/index. php/healthy Pengembangan Awal Basis Masker Gel Peel-off: Studi Formulasi dan Evaluasi Mutu Fisik Nor Latifah1*. Erlina Fatmasari1. Aris Purwanto1. Novita Indira Sari1. Jian Prayoga1 1Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Banjarmasin. Kalimantan Selatan *email: nor_latifah@umbjm. ABSTRACT The growing demand for natural ingredients in cosmetics has driven the development of innovative formulations, including peel-off gel masks. This study aims to determine the optimal concentration of polyvinyl alcohol (PVA) required to develop a peel-off gel base that meets acceptable physical quality standards. Three formulas (F1: 12%. F2: 14%. F3: 16% PVA) were prepared and subjected to physical quality tests including organoleptic properties, homogeneity, pH, viscosity, spreadability, adhesiveness, and drying time. All formulas met the physical quality standards for gel masks. However. Formula 2 showed the most optimal balance in spreadability, adhesiveness, and viscosity. Statistical analysis revealed that variations in PVA concentration significantly influenced viscosity and adhesiveness but not pH or spreadability. All peel-off gel mask base formulas with variations in PVA concentration have met the physical quality requirements, including organoleptic test, homogeneity, pH, adhesion, spreadability, and viscosity. Keywords: Kosmetik. Masker gel peel-off. Polivinil Alkohol (PVA). Konsentrasi Optimal. Uji Mutu Fisik Received: May 2025. Accepted: June 2025. Published: June 2025 A2025. Published by Institute for Research and Innovation Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. This is Open Access article under the CC-BY-SA License . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). LATAR BELAKANG Dalam industri kosmetik, bentuk sediaan Tren penggunaan bahan alam dalam industri kosmetik terus meningkat dalam lima tahun terakhir, ditandai dengan banyaknya riset dan produk yang Peningkatan herbal. kesadaran konsumen akan pentingnya keamanan, keberlanjutan, dan efek jangka panjang dari produk perawatan kulit yang mereka gunakan. Selain itu, konsumen juga mulai mempertimbangkan dampak lingkungan dan keberlanjutan dari bahan kosmetik, sehingga produk berbasis bahan alam menjadi semakin diminati. Peningkatan minat terhadap produk natural ini turut mendorong inovasi dalam formulasi kosmetik, termasuk pemilihan bentuk sediaan yang sesuai kenyamanan dan efektivitas penggunaan. Salah satu bentuk sediaan yang populer adalah masker gel peel- off, karena dinilai praktis, mampu mengangkat kotoran dan sel kulit mati dari permukaan kulit, serta mengencangkan. Sediaan ini bekerja dengan membentuk lapisan film tipis di kulit yang mudah dikelupas setelah mengering, sehingga memberikan efek pembersihan mekanis yang lembut tanpa iritasi berlebih. Keberhasilan formulasi masker gel peel-off sangat dipengaruhi oleh kualitas basis atau matriks gel yang Komponen seperti polivinil alkohol (PVA). HPMC, dan gliserin umumnya digunakan untuk Healthy-Mu Journal. Vol. 9 No. Juni 2025. Page 57 Ae 63 e-ISSN: 2598-2095 pengeringan yang optimal, serta kestabilan pH dan Fishe. , gelas ukur (Pyre. , mortar dan stamper daya sebar yang baik. Oleh karena itu, sebelum (Fisher Scientifi. , serta termometer (ThermoWork. menambahkan bahan aktif ke dalam sediaan, perlu Formulasi Basis Masker Gel Peel-off dilakukan pengembangan dan evaluasi basis masker Tabel 1. Formulasi Basis Masker Gel Peel-off Pada formulasi dan evaluasi basis masker gel tanpa bahan aktif, yang meliputi uji mutu fisik seperti viskositas, pH, homogenitas, waktu kering, dan daya sebar. Tujuan konsentrasi berapa pada PVA untuk menghasilkan basis masker gel peel-off yang baik berdasarkan uji mutu fisik. Hasil dari studi ini diharapkan dapat kosmetik berbasis bahan alam dengan mutu fisik yang stabil dan optimal. PVA HPMC Metil paraben Pewangi Aquadest ad Range (%) Rowe, . 0,02-0,3 0,1-0,5 C60 Pembuatan Sediaan Masker Gel Peel-off Proses membuat basis masker gel peel-off diawali dengan melarutkan metil paraben dalam beaker glass air panas. Kemudian aquades suhu 80AC dimasukkan HPMC aduk hingga memadat. PVA dalam aquades kemudian dimasukkan PVA. HPMC dan metil paraben dengan yang konstan hingga mengembang ditambahkan beberapa tetes METODE pewangi lalu diaduk hingga homogen. Simpanlah Tempat Penelitian Penelitian dilakukan di Laboratorium Farmakognosi Ae Fitokimia. Formulasi dan Teknologi. Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Metanol . nalytical grad. , etanol . harmaceutical Terakhir melakukan evaluasi mutu fisik dari sediaan basis Peel-Off Bahan PVA Evaluasi Mutu Fisik Sediaan Basis Masker Gel Bahan dan Peralatan Penelitian Formulasi (%) Bahan terlebih dahulu. HPMC harmaceutical grad. , metil paraben . nalytical grad. , pewangi . ood grad. , dan aquadest . istilled Evaluasi mutu fisik basis masker gel peel-off viskositas dan waktu kering . x replikas. Uji organoleptis Pengamatan warna, bentuk dan bau dari sediaan. Uji homogenitas Oleskan sediaan pada tiga titik, yaitu bagian atas. Alat Homogenizer (IKA), (IKA T. , dehydrator (Labconc. , oven (Memmer. , kulkas (Samsun. , (Brookfiel. , (Hanna Instrument. UV-Vis (Shimadz. , beker glass (Pyre. , objek glass (Thermo tengah, dan bawah. Sediaan masker gel peel-off diletakkan di atas kaca transparan, lalu ditutup dengan kaca penutup untuk mengevaluasi kejernihan serta mendeteksi adanya agregat pada basis sediaan gel Healthy-Mu Journal. Vol. 9 No. Juni 2025. Page 57 Ae 63 e-ISSN: 2598-2095 off: studi formulasi dan uji mutu fisik. Uji mutu fisik Uji pH Pengukuran pH dilakukan dengan menempatkan pH meter ke dalam sampel uji. Sebelum pengukuran, homogenitas, uji viskositas, uji pH, uji daya lekat, uji alat pH meter dikalibrasi terlebih dahulu menggunakan daya sebar dan waktu kering. Sediaan ataupun basis larutan standar. Kisaran pH yang diharapkan adalah dikatakan baik jika memenuhi semua syarat uji mutu antara 4,5 hingga 6,5. Dalam proses pembuatan basis masker gel Uji Daya Sebar peel-off terfokus pada variasi konsentrasi PVA. PVA Uji daya sebar dilakukan dengan mengambil 0,5 atau Poly Vinyl Alcohol adalah salah satu polimer gram maser gel peel off lalu diletakkan pada sintetik yang paling sering digunakan dalam formulasi kacadengandiameter 15 cm, untuk kaca bagian atas masker gel peel-off karena sifat film-forming nya yang ditimbang lalu diletakkan diatas sampel . idiamkan sangat baik, tidak toksik, tidak iritatif, dan memiliki selama 1meni. Setelah itu, diberi beban 50 gram, lalu kompatibilitas yang tinggi dengan berbagai bahan didiamkan hingga 1 menit. di catat daya sebarnya setiap melakukanpenambahan beban. Total beban yang ditambahkan sebanyak 100 gram. permukaan kulit yang dapat dikelupas dengan mudah. Uji daya lekat sehingga efektif mengangkat kotoran dan sel kulit Dilakukan dengan mengambil masker gel peel off lain. PVA mati tanpa menimbulkan iritasi. 0,2 g yang ditaruh diantara dua gelas kaca objek. Selain itu. PVA dipilih sebagai basis utama karena atas kaca objek diberi beban seberat 1 kg yang di kemampuannya membentuk film yang kuat, elastis, diamkan selama 5 menit. Setelah itu beban diambil lalu dan transparan, sehingga sangat sesuai untuk sediaan dicatat waktu sampai kedua gelas objek bisa terlepas. masker peel-off . Basis berikutnya yaitu HPMC. Syarat daya lekat yang baik yaitu tidak kurang dari 4 yang ditambahkan untuk meningkatkan viskositas, detik. Uji Viskositas humektan atau pelembap pada kulit, yang dapat Menggunakan viskometer Stormer dan spindle aplikasi. nomor 4 untuk mengukur viskositas pada masing- Kombinasi keduanya telah terbukti menghasilkan sifat masing formula. Viskositas yang diharapkan berada fisik masker yang optimal, seperti daya sebar, waktu dalam kisaran 4. 000 hingga 50. 000 cps. kering, dan kemudahan pelepasan masker dari kulit Uji Waktu kering . Sediaan Pada penelitian ini konsentrasi variasi PVA yang digunakan pada formula 1 . %), formula 2 . %), dengan ukuran 4x4 cm. Dicatat waktu yang diperlukan dan formula 3 . %), berdasarkan Handbook Of masker gel peel-off untuk mengering. Pharmaceutical Excipient. penggunaan PVA pada . unggung sediaan masker gel peel-off adalah 10-16%. Berikut HASIL DAN PEMBAHASAN Pada hasil dan pembahasan dari penelitian ini hasil dari basis sediaan masker gel peel-off dapat dilihat pada gambar 1. mengenai pengembangan awal basis masker gel peel- Healthy-Mu Journal. Vol. 9 No. Juni 2025. Page 57 Ae 63 e-ISSN: 2598-2095 Uji pH dilakukan untuk mengukur tingkat pH sediaan. Kesesuaian antara pH kulit dan pH sediaan topikal mempengaruhi penerimaan kulit terhadap produk (A) (B) (C) Gambar 1. (A) Basis formula 1 dengan replikasi 1, 2 dan 3 (B) Basis formula 2 dengan replikasi 1, 2 dan 3 (C) Basis formula 3 dengan replikasi 1, 2 dan 3 Rentang pH yang dihasilkan oleh ketiga formula berada pada kisaran 5,27Ae5,60. yang masih sesuai dengan pH fisiologis kulit . ,5Ae6,. Nilai rata-rataASD Dari hasil basis sediaan masker gel peel-off yang dihasilkan menunjukkan tampilan gel yang berwarna putih bening, namun untuk menghasilkan gel putih bening sempurna perlu menunggu beberapa hari untuk menghilangkan gelembung gelembungnya. Gelembung tersebut dihasilkan ketika PVA. HPMC dan bahan lainnya digabungkan. Hasil uji organoleptis dari basis sediaan masker gel peel-off yaitu Formula 1, 2 dan 3 dengan replikasi 1, 2 dan 3 menghasilkan warna putih bening, bentuk semi solid, dan aroma khas . au Hal menunjukkan dengan variasi konsentrasi PVA pada formula 1, 2 dan 3 dengan 3 replikasi tidak memberikan pengaruh terhadap hasil uji organoleptis yang meliputi warna, bentuk dan aroma. Dilanjutkan ketahap uji homogenitas. Berdasarkan hasil pengamatan, dari Formula 1, 2 dan 3 dengan replikasi 1, 2 dan 3 tidak ditemukan partikel kasar atau endapan, sehingga semua formula dinyatakan homogen. Karakteristik ini penting untuk memastikan kestabilan fisik dan kenyamanan saat diaplikasikan ke kulit. Berikutnya hasil uji pH yang dapat dilihat pada tabel 2. Formula 1 5,27 5,32 5,27 Uji pH Formula 2 5,60 5,50 5,36 Formula . ,49A0,. Formula 3 5,45 5,46 5,44 Nilai (Si. 0,0594 Rata5,29C0,029 5,49C0,120 5,45C0,010 rataCSD *catatan: Syarat pH = 4,5 Ae 6,5 Sig > 0,05 = tidak berbeda secara signifikan antar formula . ,29A0,. Formula Formula . ,45A0,. Berdasarkan uji statistik . ilai sig = 0,0. , tidak . ig>0,. Ini menunjukkan bahwa variasi formula signifikan, sehingga seluruh formula relatif aman untuk kulit. Dilanjutkkan ketahap uji daya lekat yang dapat dilihat pada tabel 3. Tabel 3. Hasil Uji Daya Lekat Replikasi Uji Daya Lekat . Formula 1 Formula 2 Formula 3 16,71 11,89 17,83 14,45 13,74 18,53 15,41 12,99 16,41 Nilai (Si. 0,0045 Rata15,52C1,13 12,87C0,93 17,59C1,08 rataCSD * catatan: Syarat daya lekat = >4 detik Sig < 0,05 = berbeda secara signifikan antar formula Sifat umum sediaan masker gel peel-off memiliki sifat yang dapat bertahan lama pada permukaan aplikasi, sehingga memberikan efek yang tahan lebih lama sebelum sediaan dicuci atau dibersihkan. Hasil uji daya lekat menunjukkan bahwa semua formula memenuhi syarat daya lekat Ou 4 detik, dengan Formula 3 memiliki daya lekat tertinggi dengan nilai rata-rataASD . ,59A1,08 deti. , diikuti Formula 1 ,52A1,13 Tabel 2. Hasil Uji pH Replikasi Formula . ,87A0,93 deti. Nilai sig . ,0. ig<0,. Perbedaan daya lekat ini dipengaruhi oleh konsentrasi polimer pembentuk gel, seperti PVA yang berperan dalam membentuk film pada permukaan Healthy-Mu Journal. Vol. 9 No. Juni 2025. Page 57 Ae 63 e-ISSN: 2598-2095 kulit. Berikutnya ketahap uji daya sebar yang cp. Formula 3 . 447A184,07 cp. , dan Formula 1 dapat dilihat pada tabel 4. 424A675,86 cp. Semua formula memenuhi syarat Tabel 4. Hasil Uji Daya Sebar Replikasi viskositas yaitu 4. 000Ae50. 000 cps. Namun, nilai sig Uji Daya Sebar . Formula 1 Formula 2 Formula 3 Nilai (Si. 0,1258 Rata5,73C0,153 6,00C0,100 5,77C0,231 rataC SD *catatan: Syarat daya sebar = 5 Ae 7 cm Sig > 0,05 = tidak berbeda secara signifikan antar formula Uji daya sebar merupakan metode pengujian yang dilakukan dengan menimbang sampel produk pada Berdasarkan pengamatan uji daya sebar, semua formula memiliki daya sebar yang berada dalam kisaran yang disyaratkan . Ae7 c. Formula 2 menunjukkan nilai rata-rataASD daya sebar tertinggi . ,00 A 0,100 c. Formula 1 . ,73A0,153 c. , dan Formula 3 . ,77A0,231 c. Uji statistik menghasilkan nilai sig . ,1. dimana nilai . ig>0,. , yang berarti tidak terdapat perbedaan yang bermakna antar Daya sebar yang baik berkontribusi terhadap kemudahan aplikasi dan kenyamanan pemakaian . ,0. menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antar formula. Hal ini karena variasi konsentrasi bahan PVA dan HPMC yang mempengaruhi struktur jaringan gel. Viskositas pengeringan saat penggunaan. Konsentrasi PVA berpengaruh signifikan terhadap daya lekat dan viskositas karena sifatnya sebagai polimer hidrofilik dengan gugus -OH yang membentuk ikatan hidrogen dengan kulit, sehingga meningkatkan daya lekat. Selain itu, peningkatan konsentrasi PVA memperbanyak rantai polimer dalam sistem, sehingga viskositas pun meningkat karena interaksi antar rantai menjadi lebih padat. Tabel 6. Hasil Uji Waktu Kering Replikasi RatarataCSD Uji Waktu Kering deti. Formula 1 Formula 2 Formula 3 46,13 52,11 39,17 52,40 43,47 36,44 58,23 50,21 50,10 52,25C4,9 48,59C3,7 Nilai (Si. 0,185 41,90C5,9 Hasil uji menunjukkan waktu kering rata-rata untuk masker gel. Tahap berikutnya uji viskositas yang Formula dapat dilihat pada tabel 5. 52,25A4,94. 48,60A3,71, dan 41,90A5,90 detik. Tabel 5. Hasil Uji Viskositas Meskipun terdapat perbedaan nilai, uji ANOVA Uji Viskositas . Replika Nilai (Si. Formula 1 Formula 2 Formula 3 0,016 Rata4. 424C675,8 5. 996C585,0 4. 447C184,0 rataC *catatan: Syarat viskositas = 4. 000 Ae 50. 000 cps Sig > 0,05 = tidak berbeda secara signifikan antar formula Viskositas pembentukan lapisan film dan kenyamanan saat Uji viskositas dilakukan untuk mengukur sejauh mana cairan dapat mengalir, dimana semakin berturut-turut menunjukkan sig=0,185 . ig>0,. yang berarti tidak ada perbedaan signifikan secara statistik antar Formula 3 memiliki waktu kering paling singkat, diduga karena kandungan PVA yang lebih tinggi yang mempercepat proses pembentukan film. Namun secara umum, seluruh formula memenuhi kriteria waktu kering yang dapat diterima untuk sediaan masker gel peel-off. tinggi nilai viskositas, semakin besar pula hambatan terhadap aliran cairan tersebut. Formula 2 memiliki nilai rata-rataASD viskositas tertinggi . 996A585,06 Healthy-Mu Journal. Vol. 9 No. Juni 2025. Page 57 Ae 63 e-ISSN: 2598-2095 KESIMPULAN Alshahrani SM. Khan AA. Rahman MA. Polymeric Seluruh formula basis masker gel peel-off dengan variasi konsentrasi PVA telah memenuhi persyaratan mutu fisik, meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya lekat, daya sebar, dan viskositas. Pengembangan Nurliana. Wahyuni S. Susanti H. Formulasi dan uji mutu fisik masker gel peel off ekstrak kulit buah variasi konsentrasi PVA dan gelatin sebagai gelling J Sains Medika. :107Ae16. Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak Pendidikan J Appl Polym Sci. naga merah (Selenicereus costaricensi. dengan UCAPAN TERIMAKASIH Majelis base materials in cosmetic gel formulations: Recent Tinggi Penelitian (Diktilitban. Pimpinan Pusat Muhammadiyah atas dukungan dana melalui Hibah RisetMu, sehingga penelitian ini dapat terlaksana dengan baik. Marlina L. Ramadani A. Formulasi dan uji sifat fisik masker gel peel off dari minyak sawit murni dengan Indo Pharm Sci. :49Ae57. Rakmadhani M. Rachmawaty D. Rante Pakadang S. Dewi R. Formulasi dan uji mutu fisik sediaan masker gel peel off ekstrak kulit buah pepaya DAFTAR PUSTAKA