Indonesian Journal of School Counseling: Theory. Application and Development Volume 4 Nomor 3 Desember 2024. Pages 205 - 211 p-ISSN: 2775-1708 e-ISSN: 2775-555X Homepage: http://ojs. id/index. php/IJOSC DOI: 10. 26858/ijosc. Penerapan Teknik Sosiodrama Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Di Madrasah Aliyah Manongkoki This is an open access article distributed under the Creative Commons Attribution License CC-BY-NC-4. 0 A2020 by author . ttps://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. 0/ ). (Received: September-2024. Reviewed: Oktober-2024. Accepted: November-2024. Available online: Desember-2024. Published: Desember-2. Sri Reski Aulina1*. Syamsul Bachri Thalib2. Akhmad Harum3 Universitas Negeri Makassar. Bimbingan dan Konseling. Email: Srireskiaulinalina66352@gmail. Universitas Negeri Makassar. Bimbingan dan Konseling. Email: syamsult@yahoo. Universitas Negeri Makassar. Bimbingan dan Konseling. Email: akhmadharumbk@gmail. Abstract. This study aims to examine the effectiveness of the sociodrama technique in enhancing students' self-confidence at Madrasah Aliyah (MA) Manongkoki. Self-confidence is a crucial foundational asset for an individual to self-actualize, which in turn can develop their talents, interests, and The study involved 40 eleventh-grade students as the population, with a sample of 20 students selected randomly using the random sampling The sample was divided into two groups: the experimental group and the control group. The research approach was quantitative with an experimental research design, utilizing descriptive statistical analysis and independent t-test for data analysis. The results showed that the selfconfidence level of the experimental group, initially low, significantly increased after being treated with the sociodrama technique. In contrast, the control group, which did not receive the treatment, showed no change in self-confidence levels. The implementation of the sociodrama technique involved stages of training, acting, and sharing, with high student participation and activity. Based on the study's findings, the sociodrama technique proved effective in enhancing students' self-confidence at MA Manongkoki. Keywords: Sociodrama Technique. Self-Confidence. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah efektivitas teknik sosiodrama dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa di Madrasah Aliyah (MA) Manongkoki. Kepercayaan diri merupakan modal dasar yang penting bagi seseorang untuk mengaktualisasikan diri, yang pada gilirannya dapat mengembangkan bakat, minat, dan potensi diri. Penelitian ini melibatkan 40 siswa kelas XI sebagai populasi, dengan sampel sebanyak 20 siswa yang dipilih secara acak menggunakan metode random sampling. Sampel tersebut dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pendekatan penelitian adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen, menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji t-test independen untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri siswa kelompok eksperimen yang awalnya rendah, meningkat signifikan setelah diberikan perlakuan berupa teknik 205 | Guidance and Counselling Department. Faculty of Education. Universitas Negeri Makassar Indonesian Journal of School Counseling: Theory. Application and Development Volume 4 Nomor 3 Desember 2024. Pages 205 - 211 p-ISSN: 2775-1708 e-ISSN: 2775-555X Homepage: http://ojs. id/index. php/IJOSC DOI: 10. 26858/ijosc. Sebaliknya, kelompok kontrol yang tidak menerima perlakuan tidak menunjukkan perubahan dalam tingkat kepercayaan diri. Pelaksanaan teknik sosiodrama melibatkan tahap latihan, akting, dan berbagi, dengan partisipasi dan keaktifan siswa yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, teknik sosiodrama terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa di MA Manongkoki. Kata ikunci: Teknik Sosiodrama. Kepercayaan Diri PENDAHULUAN Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan interaksi dengan orang lain dalam hidupnya, yang terjadi di berbagai lingkungan seperti rumah, sekolah, dan masyarakat. Oleh karena itu, individu perlu memiliki sikap, perasaan, keterampilan perilaku, dan kepercayaan diri yang mendukung penerimaan mereka oleh lingkungan sekitar. Kepercayaan diri memungkinkan individu untuk merasa nyaman dan yakin dalam mengambil langkah serta membuat keputusan yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Menurut Pratiwi . , kepercayaan diri adalah atribut yang memungkinkan individu untuk menerima kenyataan, mengembangkan kesadaran diri, berpikir positif, menunjukkan kemandirian, dan memiliki kemampuan untuk mencapai apa yang mereka inginkan. Pada dasarnya, setiap individu memerlukan tingkat kepercayaan diri yang tinggi untuk berfungsi secara efektif dalam komunikasi dan kerja sama dengan orang lain di berbagai bidang. Kepercayaan diri adalah sikap atau kemampuan yang memungkinkan individu untuk bertindak tanpa kecemasan, merasa bebas untuk mengekspresikan diri sesuai keinginan, dan lebih berani mengungkapkan pendapat. Menurut Adwiyah . , kepercayaan diri adalah keyakinan pada kemampuan dan penilaian diri untuk berhasil dalam suatu tugas dan menemukan pendekatan yang efektif. Kepercayaan diri yang positif muncul ketika seseorang optimis dan menerima kemampuan mereka dengan keyakinan dan kebebasan, baik dari perspektif pribadi maupun dari lingkungan sekitar. Hasbi . menyatakan bahwa kepercayaan diri adalah dimensi penting dalam struktur kepribadian seseorang yang sangat mempengaruhi interaksi sosial. Kehilangan kepercayaan diri dapat memicu beberapa masalah psikologis bagi Hal ini karena kepercayaan diri memungkinkan individu untuk mengekspresikan dan mengaktualisasikan potensi Oleh karena itu, kepercayaan diri dianggap sebagai aspek yang sangat penting untuk perkembangan individu dan kelompok secara keseluruhan. Menurut Maslow dalam Hasbi . , kepercayaan diri dianggap sebagai modal dasar untuk pengembangan proses aktualisasi diri individu. Oleh karena itu, keberadaan kepercayaan diri memiliki arti penting dalam kehidupan seseorang karena memberikan arah dan tujuan yang jelas dalam perjalanan hidup mereka. Ada faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan diri seseorang, seperti yang dinyatakan oleh Kartini (Adwiyah, 2. Dalam lingkup pendidikan salah satu profesi yang berperan dalam meningkatkan tingkat kepercayaan diri pada siswa yaitu Bimbingan dan Konseling. Dengan memanfaatkan beberapa jenis layanannya, guru BK diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri pada peserta didik. Menurut Prayitno dalam (Halik & Rakasiwi, 2. guru BK dalam pelayanannya mampu memanfaatkan beberapa jenis pelayanan, yaitu layanan informasi, layanan orientasi, penguasaan konten, penempatan dan penyaluran, konseling individual, konseling kelompok, mediasi dan konsultasi. 206 | Guidance and Counselling Department. Faculty of Education. Universitas Negeri Makassar Indonesian Journal of School Counseling: Theory. Application and Development Volume 4 Nomor 3 Desember 2024. Pages 205 - 211 p-ISSN: 2775-1708 e-ISSN: 2775-555X Homepage: http://ojs. id/index. php/IJOSC DOI: 10. 26858/ijosc. Salah satu layanan dalam bimbingan dan konseling yang mampu meningkatkan tingkat kepercayaan diri individu yaitu dengan memberikan layanan konseling kelompok. Hal ini sejalan dengan penelitian (Handayani, 2. menyatakan bahwa setelah adanya pemberian layanan konseling kelompok pada siswa yang kondisi awalnya mempunyai rasa percaya diri yang rendah menunjukan terdapat perubahan menjadi dinamis, semangat dan termotivasi. Dalam konseling kelompok sendiri memiliki banyak varian teknik konseling yang disesuaikan dengan permasalahan yang diakan dientaskan. Salah satu teknik yang mampu digunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri pada individu adalah teknik sosiodrama. Penerapan teknik sosiodrama untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa didasarkan pada kemampuan sosiodrama untuk mendorong partisipasi aktif melalui dinamika kelompok. Thantawy dalam Kamus Bimbingan dan Konseling mengemukakan bahwa, teknik sosiodrama merupakan salah satu teknik dalam bimbingan dan konseling yang dilakkan dengan cara bermain peran tentang situasi masalah sosial, yang setelah dilakukan bermain peran kemudian diadakan diskusi tentang cara-cara pemecahan masalah tersebut (Hamid, 2. Dalam konteks ini, siswa yang diberikan peran dalam sosiodrama didorong untuk mengeksplorasi perilaku sesuai dengan peran mereka, yang dapat membantu siswa yang awalnya pemalu menjadi lebih percaya diri dalam berbicara di depan kelas dan teman-temannya. Selain itu, siswa yang sebelumnya kurang aktif dalam mengungkapkan pendapat diharapkan dapat belajar menjadi lebih berani. Melalui pengalaman bermain peran dalam sosiodrama, perubahan perilaku diharapkan terjadi, sehingga meningkatkan kepercayaan diri siswa yang kurang percaya diri. Berkaitan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Wulandari Wangi Ni Kadek, 2. , menemukan bahwa konseling kelompok dengan memakai teknik sosiodrama terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri murid di Sekolah Menengah Pertama. Berdasarkan temuan ini, diharapkan juga dalam penerapannya mampu secara efektif apabila diterapkan pada siswa di Madrasah Aliyah. Sehingga rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kepercayaan diri siswa di Madrasah Aliyah Manongkoki, bagaimana gambaran teknik sosiodrama dalam meningkatkan kepercayaan diri, dan apakah teknik sosiodrama dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa di Madrasah Aliyah Manongkoki. Sejalan dengan rumusan masalah yang telah ditetapkan, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri siswa di Madrasah Aliyah Manongkoki, untuk menggambarkan teknik sosiodrama dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa di Madrasah Aliyah Manongkoki, dan untuk mengetahui apakah penerapan teknik sosiodrama dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa di Madrasah Aliyah Manongkoki. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang diterapkan untuk menguji teori melalui analisis hubungan dan kaitan antar variabel. Variabel-variabel tersebut diukur menggunakan instrumen penelitian untuk menghasilkan data numerik yang dapat dianalisis secara statistik (Noor, 2017: . Penelitian bertujuan mengevaluasi efektivitas teknik sosiodrama dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa di Madrasah Aliyah Manongkoki, sehingga menggunakan metode eksperimen untuk mengidentifikasi pengaruh perlakuan terhadap subjek pada variabel tertentu yang dikenal sebagai variabel terikat (Pandang & Anas, 2019: . Penelitian eksperimen ini merupakan penelitian kuantitatif yang menyelidiki pengaruh perlakuan terhadap variabel dalam kondisi terkendali (Sugiyono. Pandang & Anas, 2. Tujuan utamanya adalah memahami dampak manipulasi terhadap perilaku individu (Latipun. Pandang & Anas, 2. Penelitian ini menggunakan desain Non-Equivalent Control Group Design, yang melibatkan dua variabel utama: teknik sosiodrama sebagai variabel independen dan kepercayaan diri sebagai variabel dependen. 207 | Guidance and Counselling Department. Faculty of Education. Universitas Negeri Makassar Indonesian Journal of School Counseling: Theory. Application and Development Volume 4 Nomor 3 Desember 2024. Pages 205 - 211 p-ISSN: 2775-1708 e-ISSN: 2775-555X Homepage: http://ojs. id/index. php/IJOSC DOI: 10. 26858/ijosc. Sampel penelitian ini adalah 20 siswa kelas XI di MA Manongkoki menggunakan metode random sampling secara acak dengan tingkat kepercayaan diri rendah, yang dibagi secara acak menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Masing-masing kelompok terdiri dari 10 siswa. Pre-test: Dilaksanakan untuk mendapatkan gambaran awal tentang tingkat kepercayaan diri siswa sebelum menerima intervensi. Intervensi: Kelompok eksperimen menerima layanan konseling kelompok menggunakan teknik sosiodrama dalam tiga sesi, masing-masing berdurasi 2 x 45 menit. Post-test: Dilaksanakan setelah intervensi untuk mengukur perubahan kepercayaan diri siswa. Data dikumpulkan melalui angket dan observasi. Angket menggunakan skala Likert dengan lima pilihan jawaban untuk menilai kepercayaan diri siswa sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji statistik t untuk sampel independen dalam desain eksperimen model Non-Equivalent Control Group Design. Uji ttest digunakan untuk menguji hipotesis apakah ada perbedaan signifikan dalam tingkat kepercayaan diri siswa sebelum dan setelah mengikuti konseling kelompok dengan teknik sosiodrama. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik sosiodrama berdampak signifikan pada kepercayaan diri siswa. Pada kelompok eksperimen, semua siswa yang awalnya berada dalam kategori rendah . kor 54-. pada pretest, mengalami peningkatan ke kategori tinggi . kor 102-. setelah mengikuti perlakuan sosiodrama. Rata-rata skor kelompok eksperimen meningkat dari 58,00 . menjadi 105,70 . Sebaliknya, kelompok kontrol yang tidak mendapatkan perlakuan tetap berada dalam kategori sangat rendah . kor 30-. baik pada pretest maupun posttest, dengan rata-rata skor hanya sedikit meningkat dari 52,10 menjadi 52,50. Berdasarkan hasil penelitian, teknik sociodrama terbukti efektif meningkatkan kepercayaan diri siswa di MA Manongkoki, seperti yang ditunjukkan oleh uji t-sampel independen yang signifikan . = 0,. dan rata-rata skor posttest kelompok eksperimen . yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol . Hasil ini konsisten dengan temuan Primanti et al. , yang menunjukkan peningkatan signifikan pada kepercayaan diri siswa dengan sociodrama, serta Susilowati et al. yang menemukan keberhasilan teknik ini pada siswa kelas XI IPA. Selain itu, sociodrama terbukti meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal, dengan Primanti et al. menunjukkan bahwa sociodrama lebih efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri dibandingkan keterampilan komunikasi interpersonal secara langsung. Muslimatun dan Makmurtomo . juga menemukan peningkatan empati pada kelompok eksperimen. Penerapan sociodrama dalam meningkatkan keterampilan berbicara (Rahmiati & Samad, 2. dan perilaku prososial (Saputra & Suwarjo, 2. semakin memperkuat relevansinya dalam pendidikan di era Society 5. Namun, hasil yang bervariasi berdasarkan konteks pendidikan dan karakteristik siswa menunjukkan pentingnya penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi efek jangka panjang dan integrasi sociodrama dengan strategi pendidikan lainnya. Pelaksanaan teknik sosiodrama dilakukan melalui beberapa tahapan, dimulai dengan pretest, diikuti oleh konseling kelompok, latihan bermain peran, dan akhirnya pelaksanaan permainan peran. Selama proses ini, siswa berlatih dan bermain peran untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka. Posttest yang dilakukan menunjukkan hasil yang sangat Analisis statistik dengan uji t-sampel independen menunjukkan nilai signifikansi 0,002 . < 0,. , menandakan bahwa teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Rata-rata skor kelompok eksperimen pasca perlakuan lebih tinggi . dibandingkan dengan kelompok kontrol . Kesimpulannya, teknik sosiodrama terbukti berhasil dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa di MA Manongkoki. 208 | Guidance and Counselling Department. Faculty of Education. Universitas Negeri Makassar Indonesian Journal of School Counseling: Theory. Application and Development Volume 4 Nomor 3 Desember 2024. Pages 205 - 211 p-ISSN: 2775-1708 e-ISSN: 2775-555X Homepage: http://ojs. id/index. php/IJOSC DOI: 10. 26858/ijosc. Penelitian di MA Manongkoki menunjukkan bahwa siswa kelas XI memiliki kepercayaan diri rendah, ditandai dengan ketidakberanian tampil di depan umum, kurangnya kemampuan berkomunikasi, dan rasa malu. Menurut Perdana . , individu dengan kepercayaan diri rendah sering tidak memiliki tujuan, sulit membuat keputusan, dan cenderung menyerah ketika menghadapi kesulitan. Teknik sosiodrama, yang melibatkan bermain peran dalam situasi sosial, terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Fidyah et al. menunjukkan bahwa teknik ini membantu anggota kelompok menggambarkan sikap, perilaku, dan pengalaman sosial sehari-hari, serta menemukan solusi untuk masalah Penelitian ini menemukan perbedaan signifikan dalam kepercayaan diri antara kelompok eksperimen yang menjalani teknik sosiodrama dan kelompok kontrol yang tidak menjalani teknik tersebut. Keberhasilan teknik ini dipengaruhi oleh skenario dan peran yang dimainkan peserta. Permainan peran mengangkat isu "kepedulian terhadap kondisi seorang sahabat," yang relevan karena kurangnya kepedulian sosial di kalangan siswa (Amaniyah, 2. Setelah intervensi, siswa menunjukkan peningkatan dalam keberanian berbicara di depan umum, berinteraksi dengan teman, dan menunjukkan empati. Hal ini sejalan dengan temuan Halik dan Rakasiwi . yang menyebutkan bahwa teknik sosiodrama memungkinkan siswa melatih peran baru dan melihat diri mereka dari perspektif orang lain. Endriani dalam Syalafiah & Irmayanti . menjelaskan bahwa tujuan sosiodrama adalah untuk membantu siswa merasakan perasaan orang lain, membagi tanggung jawab, membuat keputusan secara spontan, dan mengatasi rasa malu. Prihatin . juga mencatat bahwa kepercayaan diri siswa meningkat setelah mengikuti konseling kelompok dengan teknik sosiodrama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Temuan ini sejalan dengan penelitian oleh Rahmawati. Ahmad, dan Azizah . yang menemukan bahwa metode sosiodrama berpengaruh terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Jember. Demikian pula, penelitian oleh Nurmila et al. di SMA Negeri 4 Kota Jambi menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa, terutama dalam menyampaikan pendapat. Penelitian lain oleh Perianto dan Jayanti . di SD N Plembutan 1 juga mendukung temuan ini, dengan hasil analisis menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama efektif untuk meningkatkan percaya diri pada siswa sekolah dasar. Selain itu, penelitian oleh Wati dan Edison . di SMP Negeri 2 Baubau menunjukkan bahwa teknik sosiodrama dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa, dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan signifikansi p < 0,05. Lebih lanjut. Sari . dalam penelitiannya di SMA Negeri 1 Candiroto menemukan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X, dengan peningkatan rata-rata skor kepercayaan diri dari 114,43 menjadi 134,81 setelah intervensi. Secara keseluruhan, berbagai penelitian tersebut mendukung efektivitas teknik sosiodrama dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa di berbagai jenjang pendidikan. Teknik ini memungkinkan siswa untuk mengekspresikan diri, berlatih komunikasi, dan mengatasi rasa malu melalui simulasi peran dalam situasi sosial, sehingga membantu mereka membangun kepercayaan diri yang lebih baik. SIMPULAN DAN SARAN Penelitian ini menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa di Ma. Manongkoki. Sebelum treatment, kepercayaan diri siswa berada pada kategori rendah, namun setelah menerima konseling, meningkat menjadi kategori tinggi. Sementara itu, siswa dari kelompok kontrol yang tidak mendapatkan treatment tetap berada pada kategori rendah. Pelaksanaan teknik sosiodrama dilakukan sesuai dengan skenario yang mencakup tiga tahapAilatihan, action, dan sharingAidengan partisipasi siswa yang sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik ini secara signifikan meningkatkan kepercayaan diri siswa. 209 | Guidance and Counselling Department. Faculty of Education. Universitas Negeri Makassar Indonesian Journal of School Counseling: Theory. Application and Development Volume 4 Nomor 3 Desember 2024. Pages 205 - 211 p-ISSN: 2775-1708 e-ISSN: 2775-555X Homepage: http://ojs. id/index. php/IJOSC DOI: 10. 26858/ijosc. Berdasarkan temuan tersebut, beberapa saran dapat disampaikan. Konselor diharapkan dapat menggabungkan terapi kelompok dengan pendekatan sosiodrama untuk membantu siswa mengatasi rendahnya rasa percaya diri. Sekolah juga disarankan untuk menggunakan temuan ini sebagai inspirasi dalam bimbingan dan konseling individu guna mengatasi masalah serupa di Ma. Manongkoki, khususnya dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Peneliti selanjutnya dapat memperluas penelitian ini dengan mengintegrasikan lebih banyak variabel terikat untuk memperoleh hasil yang lebih DAFTAR RUJUKAN Adwiyah. Pengaruh kepercayaan diri terhadap interaksi sosial. Penerbit Y. Amaniyah. Skripsi upaya penanaman karakter peduli sosial melalui budaya sekolah dan pembelajaran IPS pada siswa kelas Vi MTS Al Ula 1 Pemekasan tahun ajaran 2021/2022. Fidyah. Rosra. , & Adryanto. Penggunaan konseling kelompok teknik sosiodrama untuk meningkatkan perilaku asertif di SMA Bandar Lampung. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6. Halik. , & Rakasiwi. Efektivitas bimbingan kelompok teknik sosiodrama untuk meningkatkan kepercayaan diri Jurnal Kajian Konseling dan Ilmu Keagamaan, 7. , 32-44. Halik. , & Rakasiwi. Efektivitas Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa. Consilium : Berkala Kajian Konseling dan Ilmu Keagamaan , 7. , 32. https://doi. org/10. 37064/consilium. Hamid. Penerapan teknik sosiodrama dalam Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa Smk Negeri 8 Makassar. Mimbar Kesejahteraan Sosial, 1(Novembe. , 1Ae19. Handayani. Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Melalui Bimbingan Konseling Kelompok Pada Siswa Kelas X Ips1 Sma Negeri 1 Weleri Semester 1 Tahun Pelajaran 2017/2018. JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling , 1. , 6Ae https://doi. org/10. 24905/jcose. Hasbi. Dimensi kepribadian dan kepercayaan diri. Penerbit Z. Latipun. Kesehatan mental. Universitas Muhammadiyah Malang. Muslimatun. , & Makmurtomo. The Effect of the Group Counseling Service with SociodramaAos Technique Toward Students Empathy Class X SMA N 9 of Bengkulu City. Triadik, 18 . , 56-72. Noor. Metodologi penelitian: Skripsi, tesis, disertasi, dan karya ilmiah. Kencana. Nurmila. Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Teknik Sosiodrama Pada Layanan Bimbingan Kelompok di SMA Negeri 4 Kota Jambi (Doctoral dissertation. Bimbingan dan Konselin. Pandang. , & Anas. Penelitian eksperimen dalam bimbingan konseling. Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar. Perdana. Pentingnya kepercayaan diri dan motivasi sosial dalam keaktifan mengikuti proses kegiatan Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi, 8. Perianto. , & Jayanti. Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama Untuk Meningkatkan Percaya Diri Siswa Sekolah Dasar. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling , 8. , 549-555. Pratiwi. Kepercayaan diri dalam proses aktualisasi diri. Penerbit X. Prihatin. Layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama untuk meningkatkan kepercayaan diri pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019. Primanti. Muslim. , & Makhmudah. Efektivitas Sosiodrama untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal dan Kepercayaan Diri Siswa SMA. Jurnal Psikoedukasi dan Konseling, 3. , 10-23. 210 | Guidance and Counselling Department. Faculty of Education. Universitas Negeri Makassar Indonesian Journal of School Counseling: Theory. Application and Development Volume 4 Nomor 3 Desember 2024. Pages 205 - 211 p-ISSN: 2775-1708 e-ISSN: 2775-555X Homepage: http://ojs. id/index. php/IJOSC DOI: 10. 26858/ijosc. Rahmawati. Ahmad. , & Azizah. Efektivitas Metode Sosiodrama Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Jember. Education Journal: Journal Educational Research and Development , 4. Samad. SPEAKING EXPRESSION: THE SOCIODRAMA TECHNIQUE IN ENHANCING STUDENTS'SPEAKING SKILL. Celtic: A Journal of Culture. English Language Teaching. Literature and Linguistics , 9. , 69-81. Saputra. , & Suwarjo. Septembe. Effectiveness of the Sociodrama Techniques in Group Guidance on the Prosocial Students: Prevent Moral Degradation in Society 5. In Proceedings of the 4th International Conference on Learning Innovation and Quality Education . SARI. EFEKTIFITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS X SMA N 1 CANDIROTO (Doctoral dissertation. Universitas PGRI Semaran. Sugiyono. Metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif dan R&D. ALFABETA. Susilowati. Rakhmawati. , & Hartini. Keefektifan Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Tanjung. Jurnal GCouns, 6. Syalafiah. , & Rima. Teknik sosiodrama dalam bimbingan kelompok untuk mengembangkan komunikasi interpersonal siswa SMA. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 3. , 80-88. Wati. , & Edison. EFEKTIVITAS TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 BAUBAU. Frame (Jurnal Ilmiah Mahasisw. , 1. , 59-64. Wulandari Wangi Ni Kadek. Jurnal Inovasi Pendidikan. Jurnall Inovasi Pendidikan, 6. , 52Ae61. https://journalpedia. com/1/index. php/jip/article/view/1285 211 | Guidance and Counselling Department. Faculty of Education. Universitas Negeri Makassar