Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 Dikirim: 13 Juni 2022. Diterima: 15 Juni 2022 ISSN: 2527-2772 PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN. PROFITABILITAS. DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ulfah Setia Iswara1*. Teguh Gunawan Setyabudi2. Dian Palupi3 Program Studi Akuntansi. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya Program Studi Manajemen. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya Jl. Menur Pumpungan No. 30 Kec. Sukolilo. Kota Surabaya. Jawa Timur - 60118 *Korespondensi Penulis: ulfahsetiaiswara@stiesia. Abstract: This study aims to test and prove empirically the effect of dividend policy, profitability and leverage on firm value. Quantitative research uses secondary data in the form of financial statement data and annual reports of companies belonging to the manufacturing industry sector listed on the Indonesia Stock Exchange. The research was conducted in the period 2019 to 2021 with a total of 138 companies. Data analysis using multiple regression analysis. The results showed that dividend policy has a significant positive effect on firm value. There is a significant positive effect of profitability on the value of the Leverage is also proven to have a significant effect on firm value. Keywords: Dividend Policy. Profitability. Leverage. Firm Value ________________________________________________________________________________ PENDAHULUAN Semakin ketatnya persaingan di dunia industri saat ini mengakibatkan perusahaan perlu melakukan perencanaan, pengelolaan dan pengendalian yang baik. Pihak manajemen diharapkan mampu untuk menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang mendorong tercapainya tujuan perusahaan jangka panjang. Dalam proses pengambilan keputusan, manajer harus mempertimbangkan aspek-aspek keuangan dan non keuangan, serta harus didukung dengan suatu pedoman perencanaan yang mencakup langkah-langkah tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan perusahaan. Tujuan perusahaan pada umumnya adalah untuk mencari laba . yang maksimal dan meningkatkan nilai perusahaan. Untuk memperoleh laba yang diinginkan oleh perusahaan, maka pihak manajemen perusahaan harus melakukan perencanaan, pengendalian, serta dalam pengambilan keputusan harus didukung dengan analisis yang menguntungkan Untuk mencapai peningkatan nilai perusahaan, dapat dilihat dari nilai saham suatu Menurut Fama and French . bahwa nilai perusahaan dicerminkan dari harga saham perusahan yang beredar. Harga saham yang tinggi berarti semakin tinggi pula nilai perusahaan dan hal ini menunjukkan semakin sejahtera pemegang sahamnya. Sartono . menyatakan bahwa nilai perusahaan adalah nilai jual dari suatu perusahaan yang sedang Untuk mengukur berapa besarnya nilai perusahaan, dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain: menggunakan rasio PBV . rice to book valu. atau rasio TobinAos Q. Investor atau pemegang saham sebagai pemilik . dalam penanaman modalnya pasti mengharapkan memperoleh tingkat pengembalian . yang tinggi. Keuntungan berupa dividen lebih disukai oleh para investor. Oleh karena itu, dipilihlah perusahaan-perusahaan dengan prospek baik yang memiliki kemampuan untuk menghasilkan laba dan membagi dividen. Profitabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan memperoleh laba, dan hal ini berbanding lurus dengan kemampuan perusahaan membagikan dividen. Mahendra . menyatakan bahwa profitabilitas dan kebijakan dividen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai Hasil ini didukung oleh Nofrita . Windasari dan Riharjo . , serta Muvidha dan Suryono . yang menyatakan bahwa kebijakan dividen suatu perusahaan dapat mempengaruhi secara signifikan terhadap nilai sebuah perusahaan. Adanya peningkatan dividen diharapkan mampu menurunkan agency cost yang terjadi akibat konflik kepentingan antara agen dan prinsipal. Namun, hasil penelitian oleh Hardiningsih . membuktikan kebijakan dividen tidak berpengaruh pada nilai perusahaan. Leverage menggambarkan kemampuan perusahaan untuk membayar atau memenuhi kewajibannya dengan modal sendiri. Leverage dalam penelitian Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 ini diwakili oleh debt to equity ratio (DER). DER merupakan rasio yang membandingkan total utang dengan total ekuitas. Total utang meliputi kewajiban lancar dan kewajiban jangka panjang. DER menunjukkan hubungan antara jumlah pinjaman yang diberikan oleh pemilik perusahaan. Semakin besar rasio DER menunjukkan bahwa semakin besar struktur modal yang berasal dari utang digunakan untuk mendanai ekuitas yang ada, seperti yang dikemukakan oleh Sitepu . bahwa semakin kecil rasio DER, semakin baik kemampuan perusahaan untuk dapat bertahan dalam kondisi yang buruk. Rasio DER yang kecil menunjukkan bahwa perusahaan masih mampu memenuhi kewajibannya kepada kreditur. Hasil penelitian Widayanti dan Yadnya . membuktikan bahwa leverage dan profitabilitas memiliki pengaruh positif terhadap nilai Sedangkan kebijakan dividen tidak berpengaruh pada nilai perusahaan (Husna dan Rahayu, 2. Berdasarkan penelitian-penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan nilai perusahaan masih banyak ditemukan inkonsistensi hasil penelitian menyebabkan timbulnya motivasi untuk melakukan penelitian kembali terkait faktor apa yang berpengaruh pada nilai perusahaan meliputi kebijakan dividen, profitabilitas dan leverage. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek. Industri manufaktur sebagai sampel penelitian karena sektor industri manufaktur yang dalam kegiatan operasionalnya lebih kompleks cenderung menghadapi kendala yang signifikan dan akan berdampak pada nilai perusahaan secara Ketertarikan peneliti untuk melakukan pengujian secara empiris tentang pengaruh kebijakan dividen, profitabilitas, dan leverage terhadap nilai perusahaan pada perusahaanperusahaan yang termasuk dalam industri manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2019 sampai dengan tahun 2021. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh kebijakan dividen, profitabilitas dan leverage terhadap nilai perusahaan? Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memperoleh bukti empiris adanya pengaruh kebijakan dividen, profitabilitas dan leverage terhadap nilai perusahaan. TINJAUAN PUSTAKA Nilai Perusahaan Nilai perusahaan menunjukkan sebuah kondisi yang telah dicapai oleh entitas sebagai gambaran kepercayaan masyarakat pada perusahaan tersebut. Memaksimalkan nilai perusahaan yang tercermin pada harga sahamnya menjadi tujuan dari perusahaan. Semakin tinggi harga saham semakin tinggi pula nilai perusahaan. Nilai perusahaan yang tinggi menjadi keinginan para pemilik perusahaan, sebab dengan nilai yang tinggi menunjukkan kemakmuran pemegang saham juga tinggi. Terdapat beberapa cara mengukur nilai perusahaan, salah satu cara yaitu dengan menggunakan TobinAos Q. Rasio Q adalah rasio pasar terhadap nilai buku yang dihitung dari rasio harga pasar ekuitas perusahaan ditambah hutang dibagi dengan nilai aset perusahaan. Selain menggunakan TobinAos Q, mengukur nilai perusahaan dapat menggunakan metode PBV (Price to Book Valu. Menurut penelitian Wijaya . , nilai perusahaan dipengaruhi oleh kebijakan dividen, faktor keputusan pendanaan, eksternal perusahaan seperti inflasi, pertumbuhan ekonomi, kondisi politik, dan kurs mata uang asing. Kebijakan Dividen Dividen merupakan bagian dari laba yang dibagikan kepada para investor. Sunariyah . menyatakan bahwa dividen merupakan pembagian keuntungan dari perusahaan terhadap para Dividen yang dibagikan kepada pemegang saham dapat berupa dividen tunai . ash dividen. , dividen saham . tock dividen. , dividen properti . roperty dividen. , dan lainnya. Investor menyukai perusahaan dengan kebijakan pembagian dividen. Menurut Brigham dan Houston . menjabarkan 3 teori mengenai dividen: . Teori Ketidak Relevanan Dividen, . Teori Aubird-in the-handAy, dan . Teori Preferensi Pajak. Profitabilitas Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba . dari aktivitas perusahaan yang terjadi selama suatu periode akuntansi (Brigham dan Gapenski, 2. Investor Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 pasti mengharapkan perolehan laba yang setinggi-tingginya. Laba yang tinggi menunjukkan return yang tinggi atas modal yang telah ditanamkan. Return dari investasi yang ditanamkan dapat berupa yield maupun capital gain. Laba yang tinggi akan berdampak pada bertambahnya minat para calon investor untuk berinvestasi dan diwujudkan dengan semakin meningkatnya permintaan atas saham perusahaan yang beredar. Permintaan saham yang tinggi maka harga saham akan meningkat, dimana harga saham merupakan cerminan dari nilai perusahaan yang tinggi juga. Leverage Leverage menggambarkan kemampuan perusahaan untuk membayar atau memenuhi kewajibannya dengan modal sendiri. Leverage dalam penelitian ini diwakili oleh debt to equity ratio (DER). DER merupakan rasio yang membandingkan total utang dengan total ekuitas. Total utang meliputi kewajiban lancar dan kewajiban jangka panjang. DER menunjukkan hubungan antara jumlah pinjaman yang diberikan oleh pemilik perusahaan. Rerangka konseptual menggambarkan pengaruh kebijakan dividen, profitabilitas dan leverage terhadap nilai perusahaan. Rerangka konseptual penelitian disajikan pada Gambar 1 sebagai berikut: Kebijakan dividen Profitabilitas Nilai Perusahaan Leverage Gambar 1. Rerangka Konseptual Pengembangan Hipotesis Pengaruh Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan Pembagian dividen yang tinggi merupakan salah satu sinyal positif bagi investor untuk investor untuk menginvestasikan uangnya. Dividen yang tinggi dapat meningkatkan harapan investor sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan harga saham. Harga saham merupakan cerminan dari nilai perusahaan. Hasil penelitian Hardiningsih . menyebutkan bahwa kebijakan dividen berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian Wijaya . juga membuktikan secara empiris bahwa kebijakan dividen berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Kim et al. menyatakan bahwa kebijakan dividen memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian yang berbeda dijelaskan Rakhimsyah dan Gunawan . serta Deviana dan Fitria . bahwa kebijakan dividen berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Penelitian Nurhayati . menunjukkan bahwa kebijakan dividen tidak berpengaruh signifikan pada nilai perusahaan. Rahmawati dan Amboningtyas . membuktikan kebijakan dividen berpengaruh tidak signifikan positif pada nilai perusahaan. Berdasarkan beberapa penelitian diatas maka dapat dirumuskan hipotesis sebagai berikut: H1: Kebijakan dividen berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan Kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba . diwujudkan dalam rasio Perusahaan dengan profitabilitas yang tinggi menandakan semakin tinggi pula nilai atas perusahaan. Penelitian Putra . Muvidha dan Suryono . Windasari dan Riharjo . , serta Rahmawati dan Amboningtyas . membuktikan secara empiris bahwa Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Safitri et al. menyatakan bahwa profitabilitas terbukti memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap nilai Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan dengan profitibilitas yang tinggi akan diikuti dengan tingginya nilai perusahaan. Pada penelitian Mahendra . rasio profitabilitas diproksikan menggunakan Return On Equity. ROE dapat mengetahui kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba melalui modal sendiri. Penelitian ini menggunakan pengukuran profitabilitas berupa Return on Equity (ROE). Semakin tinggi laba yang dihasilkan maka porsi pembagian dividen yang dibagikan juga semakin tinggi. Laba dan dividen yang tinggi dapat berpengaruh terhadap nilai perusahaan yang turut meningkat. Dari beberapa penelitian diatas maka dapat dirumuskan hipotesis sebagai berikut: H2: Profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Pengaruh Leverage terhadap Nilai Perusahaan Menurut Jensen dan Meckling . menyatakan bahwa adanya hutang maka agency cost akan semakin kecil. Agency cost yang kecil akan meningkatkan nilai dari perusahaan. Menurut Jensen dan Meckling . menyatakan bahwa hutang dapat mengurangi free cash flow yang berada pada perusahaan, sehingga resiko penyelewengan yang dapat dilakukan oleh pihak manajemen . dapat berkurang. Penelitian yang dilakukan oleh Hardiningsih . Setiabudi dan Agustia . Jariah . dan Hasibuan et al. Widayanti dan Yadnya . menyebutkan bahwa leverage berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Dari beberapa penelitian di atas maka dapat dirumuskan hipotesis sebagai berikut: H3: Leverage berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk pada jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Penelitian eksplanatori bertujuan untuk menganalisis hubungan atau pengaruh kausal satu variabel dengan variabel lainnya melalui pengujian hipotesis. Variabel independen yang digunakan yakni kebijakan dividen, profitabilitas dan leverage. Variabel dependen yang digunakan yakni nilai perusahaan. Populasi dan Sampel Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang tergabung dalam sektor industri manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2019 sampai dengan 2021. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria sebagai berikut: Perusahaan sektor industri manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2019 sampai dengan periode tahun 2021. Perusahaan menerbitkan laporan keuangan dan laporan tahun untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember. Perusahaan tidak melakukan aktivitas merger, akuisisi dan perpindahan jenis usaha. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan tersebut, diperoleh sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 138 perusahaan. Jenis dan Sumber Data Penelitian Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder. Data sekunder diperoleh dalam bentuk catatan, serta dokumen-dokumen terkait informasi keuangan dan non keuangan perusahaan yang tercantum dalam laporan keuangan dan laporan tahunan. Data diperoleh dari Bursa Efek Indonesia dengan website w. Teknik Pengumpulan Data Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan mendownload laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan melalui website Bursa Efek Indonesia dan entitas yang Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 Definisi Operasional Variabel dan Pengukurannya Nilai Perusahaan Nilai perusahaan adalah persepsi investor terhadap perusahaan yang sering dikaitkan dengan harga saham. Pengukuran nilai perusahaan berdasarkan Wijaya . yakni dengan menggunakan ratio Price to Book Value (PBV). Rumus dari PBV adalah: ycEyaAycO = yaycaycyciyca ycEycaycycayc ycEyceyc yayceycoycaycayc ycIycaEaycayco ycAycnycoycaycn yaAycycoyc ycEyceyc yayceycoycaycayc ycIycaEaycayco Kebijakan Dividen Kebijakan dividen adalah kebijakan dalam membagikan seberapa banyak Dividen yang dibagikan kepada para pemegang saham dari laba yang dihasilkan oleh perusahaan. Pengukuran kebijakan dividen berdasarkan Wijaya . menggunakan rasio Dividend Payout Ratio (DPR). Rumus dari DPR adalah: yaycEycI = yaycnycycnyccyceycu ycEyceyc yayceycoycaycayc ycIycaEaycayco yaycaycayca ycEyceyc yayceycoycaycayc ycIycaEaycayco Profitabilitas Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Pengukuran profitabilitas berdasarkan ukuran Analisa . dengan menggunakan rasio Return On Equity (ROE). Rumus dari ROE adalah: ycIycCya = yaycaycayca yaAyceycycycnEa ycIyceycyceycoycaEa ycEycaycycayco ycAycuyccycayco ycIyceycuyccycnycycn Leverage Leverage atau pendanaan adalah kebijakan manajemen yang mempunyai hubungan dengan komposisi pendanaan. Dalam penelitian ini Leverage dengan menggunakan rasio Book Debt to Equity Ratio (BDE). BDE membandingkan jumlah hutang terhadap jumlah ekuitas perusahaan. Rasio ini dapat memberikan pengaruh positif maupun negatif terhadap rentabilitas modal sendiri dari perusahaan (Sugiono dan Untung, 2016:. Rumus dari BDE adalah: yaAyaya = ycNycuycycayco yaycycycaycuyci ycNycuycycayco yaycoycycnycycayc Teknik Analisis Data Metode analisis data yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dimana penelitian sifatnya menguraikan dan menggambarkan suatu data atau keadaan serta melukiskan atau menjelaskan sedemikian rupa sehingga dapat ditarik kesimpulan untuk menjawab permasalahan yang ada melalui hipotesis. Model persamaan regresi yang menjelaskan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebagai berikut: Y = 1X1 2X2 3X3 e Keterangan: 1 2 3 = nilai perusahaan = konstanta = koefisien regresi variabel = kebijakan dividen = profitabilitas = leverage = error Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Obyek Penelitian Data penelitian berasal dari laporan tahunan dan laporan keuangan dari perusahaanperusahaan yang tergabung dalam sektor industri manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2019 sampai dengan tahun 2021. Dari jumlah tersebut, perusahaan yang memenuhi kriteria sebanyak 138 perusahaan. Statistik Deskriptif Variabel Peneliti melakukan pengujian statistik deskriptif untuk mengetahui sebaran data dari sampel Pengujian statistik deskriptif menghasilkan nilai terendah, nilai tertinggi, nilai tengah dan standar deviasi dari masing-masing variabel penelitian. Hasil statistik deskriptif dijelaskan dalam tabel berikut. Tabel 1. Statistik Deskriptif Variabel Minimum DPR ,00 ROE ,00 BDE ,07 PBV ,14 Valid N . Maximum 1,00 ,75 7,69 27,35 Mean ,1644 ,1141 1,0501 2,3536 Std. Deviation ,23304 ,10089 1,11181 3,29189 Sumber: Data Olahan SPSS, 2021 Hasil Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Hasil uji normalitas ditunjukkan pada gambar 2 berikut. Gambar 2. Hasil Uji Normalitas Sumber: data sekunder diolah, 2021 Uji Heteroskedastisitas Hasil uji heteroskedastisitas ditunjukkan pada gambar 3 berikut. Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 Gambar 3. Hasil Uji Heteroskedastisitas Sumber: data sekunder diolah, 2021 Uji Multikolinearitas Hasil uji multikolinearitas ditunjukkan pada tabel 2 berikut. Tabel 2. Hasil Uji Multikolinearitas Collinearity Statistics Model Tolerance VIF DPR ,763 1,310 ROE ,798 1,254 BDE ,900 1,111 Sumber: data sekunder diolah, 2021. Berdasarkan hasil uji multikolineritas dengan melihat nilai tolerance > 0,01 dan nilai VIF < 10 dapat diketahui bahwa tidak ditemukan adanya multikolineritas. Uji Autokorelasi Berdasarkan hasil uji autokorelasi menggunakan Durbin Watson dapat diketahui bahwa nilai Durbin Watson sebesar 1,178. Hasil Uji Kelayakan Model Berdasarkan hasil uji kelayakan model dengan melihat nilai sig. sebesar 0,000 dapat dikatakan bahwa model regresi layak untuk digunakan menguji pengaruh kebijakan dividen dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Hasil uji kelayakan model dilihat pada tabel 3 berikut. Tabel 3. Hasil Uji Kelayakan Model Model Sig. 38,781 0,000 Sumber: data sekunder diolah, 2021 Hasil Uji RA Hasil uji RA ditunjukkan pada tabel 4 berikut. Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 Tabel 4. Hasil Uji RA Model Adjusted RStd. Error of Square Square the Estimate 0,682 0,465 0,453 2,43521 Sumber: data sekunder diolah, 2021 Berdasarkan tabel di atas, diketahui bahwa nilai adjusted RA sebesar 0,453. Hal ini menunjukkan bahwa 45,3% nilai perusahaan mampu dipengaruhi oleh kebijakan dividen, profitabilitas dan leverage, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil Uji Hipotesis Hasil pengujian hipotesis ditunjukkan pada tabel 5 berikut. Tabel 5. Hasil Uji Hipotesis Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta (Constan. ,384 ,376 1,023 DPR 2,567 1,022 ,182 2,513 ROE 18,517 2,309 ,567 8,018 BDE -,538 ,197 -,182 -2,730 Sig. ,308 ,013 ,000 ,007 Sumber: data sekunder diolah, 2021 Berdasarkan tabel diatas, diketahui bahwa variabel kebijakan dividen, profitabilitas dan leverage memiliki nilai sig. 0,000 . <0,. Hasil ini membuktikan bahwa kebijakan dividen, profitabilitas, dan leverage memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Arah pengaruh dilihat dari nilai beta yang menunjukkan arah positif. Hal ini berarti semakin tinggi profit yang dihasilkan perusahaan dan adanya kebijakan dalam pembagian dividen bagi pemegang saham tentu akan berpengaruh pada semakin tingginya nilai perusahaan. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Hardiningsih . Mahendra . Wihardjo . Sucipto dan Sudiyatno . , dan Wahab . yang membuktikan bahwa dengan adanya kebijakan pembagian dividen bagi pemegang saham, hal ini dapat memengaruhi nilai perusahaan. Hasil penelitian ini juga mendukung penelitian Hermuningsih . Prasetyorini . Windasari dan Riharjo . Sucipto dan Sudiyatno . Ariyani et al. , serta Sari dan Suwarno . yang menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh secara positif terhadap nilai Pembahasan Pengaruh Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan Hasil analisis menggunakan SPSS pada Tabel 5 menunjukkan bahwa kebijakan dividen berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Tingkat signifikansi yang diperoleh adalah 0,013, lebih kecil dari tingkat signifkansi 5%. Sedangkan nilai standardized beta kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan sebesar 2,567. Dapat diartikan bahwa jika terjadi peningkatan kebijakan dividen sebesar 1 maka nilai perusahaan akan meningkat sebesar 2,567. Hasil ini mendukung hipotesis 1 yang menyatakan bahwa kebijakan dividen berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan Hasil penelitian ini mendukung hasil penelitian dari Harahap dan Wardhani . Wijaya . Nofrita . , serta Mahendra . yang menyatakan bahwa kebijakan dividen berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian ini sesuai dengan agency theory (Jensen dan Meckling, 1. yang menyatakan agency cost yang kecil dapat meningkatkan nilai perusahaan. Agency cost yang ditimbulkan karena adanya agency conflict dapat diminimalkan dengan melalui mekanisme bonding yang terdiri dari struktur kepemilikan, struktur hutang dan struktur dividen. Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 Pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan Hasil analisis menggunakan SPSS pada Tabel 5 menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Tingkat signifikansi yang diperoleh adalah 0,000, lebih kecil dari tingkat signifkansi 1%. Sedangkan nilai standardized beta profitabilitas terhadap nilai perusahaan sebesar 18,517. Dapat diartikan bahwa jika terjadi peningkatan profitabilitas sebesar 1 maka nilai perusahaan akan meningkat sebesar 18,517. Hasil ini mendukung hipotesis 2 yang menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan diterima. Penelitian ini mendukung hasil penelitian Safitri et al. dan Mahendra . Nofrita . Windasari dan Riharjo . yang menyatakan bahwa Profitabilitas memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap nilai perusahaan. Hal ini menunjukkan perusahaan yang memiliki nilai Profitabilitas yang tinggi akan diikuti dengan tingginya nilai perusahaan. Alasannya adalah karena meningkatnya profitabilitas perusahaan akan mempengaruhi keputusan investasi investor. Dari pandangan investor, perusahaan yang mampu menghasilkan keuntungan yang tinggi dapat memaksimalkan kekayaan pemegang saham. Tentu hal ini akan berdampak pada semakin tingginya nilai Pengaruh Leverage terhadap Nilai Perusahaan Hasil analisis menggunakan SPSS pada Tabel 5 menunjukkan bahwa leverage berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Tingkat signifikansi yang diperoleh adalah 0,007, lebih kecil dari tingkat signifkansi 1%. Sedangkan nilai standardized beta leverage terhadap nilai perusahaan sebesar 0,538. Dapat diartikan bahwa jika terjadi peningkatan profitabilitas sebesar 1 maka nilai perusahaan akan menurun sebesar 0,538. Hasil ini tidak mendukung hipotesis 3 yang menyatakan bahwa leverage berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini mendukung hasil penelitian Maharani . yang menyatakan bahwa leverage memiliki pengaruh signifikan dengan arah negative terhadap nilai perusahaan. Semakin tinggi leverage menunjukkan semakin banyak hutang manajemen perusahaan yang digunakan untuk menjalankan operasi perusahaan. Tingkat hutang perusahaan yang tinggi membuat perusahaan akan fokus pada pembayaran hutang menyebabkan investor kurang tertarik dengan perusahaan atau dapat dikatakan nilai perusahaan menjadi menurun. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kebijakan dividen, profitabilitas, dan leverage terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan 138 sampel dari perusahaan yang tergabung dalam sektor industri manufaktur di Bursa Efek Indonesia dengan periode penelitian dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2021. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan dividen memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan dengan signifkansi sebesar 0,013. Kebijakan dividen yang dilakukan oleh perusahaan akan memperoleh respons dari pemegang Oleh karena itu, adanya kebijakan dividen akan berdampak pada meningkatnya nilai dari Variabel profitabilitas terbukti memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan dengan signifkansi sebesar 0,000. Nilai perusahaan akan semakin baik apabila perusahaan mampu untuk menghasilkan profit yang tinggi. Variabel leverage terbukti memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan dengan signifkansi sebesar 0,007. Nilai perusahaan akan semakin baik apabila perusahaan mampu untuk menghasilkan rasio keuangan leverage yang signifikan. Rekomendasi bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat menambah variabel lain yang memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan seperti Good Corporate Governance, ukuran perusahaan, dan variabel lainnya. DAFTAR PUSTAKA