Jurnal Ekologi. Masyarakat dan Sains E-ISSN: 2720-9717 Volume 6. Nomor 2, 2025 ECOTAS https://journals. org/index. php/ems https://doi. org/10. 55448/ems Artikel Riwayat Artikel: Masuk: 14-08-2024 Diterima: 10-05-2025 Dipublikasi: 28-09-2025 Menumbuhkan Minat dan Partisipasi Mahasiswa dalam Pengolahan Sampah Botol Plastik: Riset Studi Kasus di UIN Syarif Hidayatullah Rahma Amelia Oktapiani1 Iwan Permana Suwarna1. Erina Hertanti1 Cara Mengutip Oktapiani. Rahma Amelia. AuMenumbuhkan Kesadaran Dan Partisipasi Mahasiswa Dalam Pengolahan Sampah Botol Plastik: Studi Kasus Di UIN Syarif HidayatullahAy. Jurnal Ekologi. Masyarakat Dan Sains 6 . : 171-77. https://doi. org/10. Pendidikan Fisika. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. UIN Syarif Hidayatullah. Tangerang Selatan. Banten Penulis koresponden: iwan. suwarna@uinjkt. Abstrak: Isu sampah plastik terutama botol plastik, menjadi tantangan signifikan di lingkungan universitas yang memiliki kegiatan akademik yang padat. Studi ini bertujuan untuk menganalisis ketertarikan dan keterlibatan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah dalam pengelolaan sampah botol plastik, serta mengeksplorasi ide-ide kreatif mereka untuk mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Metode penelitian yang diterapkan ialah deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 120 mahasiswa dari 12 jurusan, yang dibagi ke dalam tiga kategori: IPA dan Matematika. Bahasa dan Sastra, serta Umum. Instrumen penelitian diuji Validitas dan reliabilitas oleh dua orang ahli dosen yang berkompeten dalam konten penelitian serta Data dianalisis memakai statistik deskriptif dengan skala dikotomi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa mengenai dampak buruk sampah botol plastik sangat tinggi . % di setiap kategor. Namun, partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan pengelolaan sampah masih rendah, khususnya pada kategori IPA dan Matematika . ,33%) serta Umum . %). Sejumlah ide inovatif yang diajukan oleh mahasiswa meliputi pendirian bank sampah, program pendidikan dan kampanye lingkungan, pengolahan botol plastik menjadi produk berguna, serta kegiatan sosial yang Penelitian ini menyajikan inovasi dengan tidak hanya menggambarkan minat mahasiswa, tetapi juga menggabungkan pemikiran mereka dalam pengembangan program pengelolaan limbah yang efisien dan berkelanjutan. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam membangun budaya peduli lingkungan di kampus serta memberikan dampak positif bagi komunitas sekitar. Kata Kunci: pengelolaan sampah, mahasiswa pendidikan, minat mahasiswa, partisipasi. Oktapiani. Rahma Amelia. AuMenumbuhkan Kesadaran Dan Partisipasi Mahasiswa Dalam Pengolahan Sampah Botol Plastik: Studi Kasus Di UIN Syarif HidayatullahAy. Lisensi: Hak Cipta . 2025 Jurnal Ekologi. Masyarakat dan Sains Artikel ini berlisensi Creative Commons AttributionNonCommercial 4. International License. Abstract: The issue of plastic waste, especially plastic bottles, is a significant challenge in a university environment with busy academic activities. This study aims to analyze the interest and involvement of UIN Syarif Hidayatullah students in managing plastic bottle waste, as well as explore their creative ideas to support sustainable waste management. The research method applied was descriptive quantitative, with data collection using questionnaires distributed to 120 students from 12 departments, divided into three categories: Science and Mathematics. Language and Literature, and General. The research instrument was tested for validity and reliability by two expert lecturers competent in research content and language. Data were analyzed using descriptive statistics with a dichotomous scale. The research findings indicate that students' understanding of the negative impacts of plastic bottle waste is very high . % in each categor. However, active student participation in waste management activities is still low, especially in the Science and Mathematics . 33%) and General . %) categories. Several innovative ideas proposed by students include the establishment of a waste bank, environmental education and campaign programs, processing plastic bottles into useful products, and sustainable social activities. This research presents an innovation that not only captures student interests but also incorporates their thinking into the development of an efficient and sustainable waste management program. These findings are expected to serve as a foundation for building a culture of environmental stewardship on campus and positively impact the surrounding community. Keywords: waste management, education students, student interest, participation. Diperlukan tindakan atau kegiatan pengembangan pengolahan sampah agar sampah tersebut dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomis (Aulia Salah satu cara menanggulangi masalah sampah plastik adalah dengan proses daur ulang, yang dapat mengembalikan produk plastik menjadi biji plastik yang bernilai ekonomi (Azzaki et al. Mahasiswa memainkan peran krusial dalam menyelesaikan masalah pengelolaan limbah plastik di lingkungan universitas. Sebagai agen transformasi, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai anggota dalam program kampus, tetapi juga dapat menjadi penggerak inti dalam menghasilkan solusi kreatif dan berkesinambungan (Steger, 2. Salah satu cara kontribusi yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan pemikiran inovatif mengenai strategi manajemen sampah plastik yang efisien (Sharma et al. , 2. Sebagai contoh, mahasiswa bisa mengajukan desain tempat mengembangkan program daur ulang berbasis komunitas di kampus, atau merancang kampanye edukasi yang menggunakan media digital untuk meningkatkan kesadaran civitas akademika (Santoso et al. , 2. Keterlibatan mahasiswa melalui gagasan juga mencerminkan tanggung jawab sosial mereka sebagai bagian dari perguruan tinggi yang berkomitmen pada konsep green campus. Lewat forum diskusi, kompetisi inovasi, atau kegiatan organisasi mahasiswa, gagasan-gagasan yang dihasilkan dapat menjadi landasan bagi pihak kampus dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sampah yang lebih efektif (Sasono, 2. Oleh karena itu, mahasiswa tidak hanya memperoleh PENDAHULUAN Botol plastik yang sering kita gunakan menimbulkan masalah lingkungan serius karena rendahnya efisiensi dalam pengemasan produk. Akibatnya, botol plastik menjadi salah satu jenis sampah yang sulit terurai (Dewi. Sunarsi, and Akbar 2. Di Indonesia, sampah merupakan masalah kompleks, termasuk sampah anorganik seperti botol plastik yang tidak dapat terurai secara Sampah ini memiliki dampak buruk bagi ekosistem karena sifatnya yang tidak mudah diurai oleh tanah, meskipun telah tertimbun selama bertahun-tahun (Ahamad et al. , 2. Namun, dengan pengelolaan yang tepat, sampah ini bisa dimanfaatkan secara positif (Setya Nengsih. Kennora, and Kontesa 2. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2020. Indonesia menghasilkan sekitar 72 juta ton sampah per tahun, dengan 36% atau sekitar 9 juta ton yang belum terkelola. Di Pulau Jawa, kawasan megapolitan Jabodetabek menyumbang sekitar 21,1 juta ton sampah per tahun. Permasalahan ini semakin kompleks dengan meningkatnya produksi botol plastic (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2. Mahasiswa, sebagai kelompok yang aktif dan kreatif, memiliki peran penting dalam mencari solusi untuk masalah lingkungan Kesadaran dan minat mahasiswa dalam mengolah sampah botol plastik menjadi sangat penting (Kriswanto. Anissa, and Hasdiani 2. Namun, di lingkungan Universitas, khususnya di UIN Syarif Hidayatullah, minat akan pengolahan sampah plastik masih rendah. Jurnal Ekologi. Masyarakat Dan Sains 6 . : 171-77. https://doi. org/10. 55448/etv6e311. keuntungan dari lingkungan kampus yang bersih dan sehat, tetapi juga rekan strategis dalam lingkungan (Hoang, 2. Keterlibatan ini tidak hanya meningkatkan rasa kepemilikan terhadap universitas, tetapi juga memberikan mahasiswa keterampilan kepemimpinan, kerja sama, dan inovasi yang sangat penting untuk mengatasi tantangan lingkungan di masa mendatang (Fernando, 2. Penelitian ini untuk menganalisis minat mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah dalam mengelola sampah botol plastik sebagai langkah awal dalam menangani masalah ini di tingkat Diharapkan, penelitian ini dapat menjadi acuan untuk membangun program kegiatan yang efektif dan efisien dalam mengatasi masalah sampah, sekaligus meningkatkan minat mahasiswa akan pentingnya menjaga lingkungan dan berkontribusi bagi negara. dikumpulkan melalui kuesioner. Data yang dikumpulkan dari kuesioner kemudian diolah menggunakan statistik deskriptif, dengan skala dikotomi untuk mengukur minat mahasiswa. Penelitian ini mengeksplor untuk mendapatkan gambaran faktual mengenai minat mahasiswa dalam mengelola sampah botol plastik dan mencari cara untuk mengembangkan kegiatan pengelolaan sampah yang efektif di lingkungan kampus. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini menggunakan skala dikotomi (Sugiyono, 2. untuk mengukur minat mahasiswa terhadap pengolahan sampah botol plastik di UIN Syarif Hidayatullah, khususnya di Gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan membagi klasifikasi menjadi Umum. Bahasa dan Sastra, serta IPA dan Matematika. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis minat mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah dalam mengolah sampah botol plastik, khususnya di Gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Pengumpulan data dilakukan melalui survei menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online kepada 120 mahasiswa dari 12 jurusan, yang dikelompokkan dalam tiga kategori: IPA dan Matematika. Sastra dan Bahasa, serta Umum. Gambar 2. Grafik Hasil Pengolahan Data Diagram "Perbandingan Minat Pengelolaan Sampah pada 3 kategori (Umum. Bahasa dan Sastra. IPA dan Matematik. ", bahwa pemahaman mahasiswa mengenai dampak negatif sampah botol plastik terhadap lingkungan sangatlah besar. Pada indikator pertama yang mengukur kesadaran mahasiswa tentang kaitan antara sampah botol plastik dan pencemaran lingkungan, ketiga kategori memperoleh hasil tertinggi, yaitu 100%. Ini mencerminkan bahwa mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu telah memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya pengelolaan sampah. Akan tetapi, tingginya tingkat pemahaman ini belum sepenuhnya sejalan dengan perilaku dan keterlibatan dalam pengelolaan sampah. Penelitian (Ayuningtias et al. , 2. menunjukan bahwa 66,2% mahasiswa Yarsi juga memiliki pengetahuan baik tentang pengelolaan limbah tetapi tidak dengan sikap keterlibatan dalam pengelolaan sampah. Maka perlu adanya pendekatan komprehensif untuk menumbuhkan sikap dan perilaku di antara mahasiswa Gambar 1. Teknik Pengumpulan Data Proses pengumpulan literatur untuk memahami masalah dan menentukan metode yang tepat. Selanjutnya, peneliti merumuskan masalah dan menyusun instrumen survei. Sebelum instrumen digunakan, dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas melalui penilaian oleh dua orang pakar, yaitu dosen yang ahli di bidang konten penelitian dan kebahasaan, untuk memastikan instrumen layak dan dapat dipahami dengan baik oleh responden. Setelah instrumen dinyatakan valid dan reliabel, data Oktapiani. Rahma Amelia. AuMenumbuhkan Kesadaran Dan Partisipasi Mahasiswa Dalam Pengolahan Sampah Botol Plastik: Studi Kasus Di UIN Syarif HidayatullahAy. Pada indikator kedua yang membahas perilaku mahasiswa dalam membuang sampah botol plastik pada tempat sampah sesuai kategori, hasilnya juga sangat tinggi, terutama untuk kategori Bahasa dan Sastra . %) serta IPA dan Matematika . ,5%). Sementara itu, kategori Umum berada sedikit di bawah, yaitu 90%. Ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa telah mengembangkan kebiasaan yang baik dalam pengelolaan sampah dasar. Namun, perbedaan ini juga menunjukkan bahwa mahasiswa di kategori Umum mungkin memerlukan lebih banyak interaksi sosial atau fasilitas yang mendukung perilaku tersebut agar hasilnya maksimal. Indikator penggunaan kembali sampah botol plastik mengalami penurunan angka. Mahasiswa dalam kategori Bahasa dan Sastra menunjukkan tingkat minat tertinggi . ,5%), kemudian diikuti oleh IPA dan Matematika . %), sedangkan kategori Umum hanya mencapai 86,67%. Data ini menunjukkan bahwa walaupun mahasiswa memiliki kebiasaan membuang sampah dengan semestinya, belum semua berminat untuk mengolahnya menjadi sesuatu yang berguna. Ini menunjukkan adanya perbedaan antara tindakan membuang sampah dan inovasi dalam pemrosesannya, yang mungkin dipengaruhi oleh kurangnya informasi atau kemampuan dalam mengelola sampah secara Sejalan dengan penelitian (Ramadhan et , 2. yang menyatakan bahwa mahasiswa mungkin tidak cukup termotivasi atau informasi untuk berinovasi dalam pengelolaan sampah. Cara meningkatkan pendidikan dan kesadaran untuk menjembatani kesenjangan antara pembuangan yang tepat dan pemrosesan inovatif untuk mendorong lingkungan kampus yang lebih Hasil yang paling jelas muncul pada indikator keempat sampai keenam yang berhubungan dengan keterlibatan aktif mahasiswa dalam pengelolaan sampah. Pada indikator keempat, terkait partisipasi mahasiswa dalam pengelolaan sampah, hanya kategori Bahasa dan Sastra yang menunjukkan angka cukup tinggi . %), sementara IPA dan Matematika jauh lebih rendah . ,33%) dan kategori Umum hanya mencapai 25%. Pola yang sama terlihat pada indikator kelima dan keenam yang menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa, terutama dalam kategori IPA dan Matematika serta Umum, masih menunjukkan minat yang rendah untuk terlibat Hal ini menguatkan dugaan bahwa meskipun pemahaman teoritis sangat baik, tingkat partisipasi aktual mahasiswa masih menjadi tantangan besar. Selain penggunaan data, umpan balik dari mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah mengenai saran dan masukan terkait pengelolaan sampah botol plastik, menyatakan bahwa mahasiswa memiliki sejumlah ide kreatif yang mencerminkan kepedulian serta minat mereka terhadap isu Sebagian mahasiswa mengusulkan agar diadakan seminar, workshop, dan webinar yang membahas signifikansi pengelolaan sampah, terutama botol plastik. Berdasarkan penelitian (Supardi, 2. menunjukan bahwa seminar, lokakarya, dan webinar dapat secara efektif meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan sampah plastik, terutama botol plastik. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan menyenangkan agar mahasiswa terdorong untuk Sebagian menyarankan diadakannya aktivitas menarik dan interaktif, seperti kampanye lewat media sosial, kompetisi kreativitas, atau program Satu Hari Tanpa Botol Plastik untuk meningkatkan kesadaran civitas akademika lebih luas. Selain mahasiswa yang memberikan gagasan mengenai pengelolaan limbah yang memiliki nilai ekonomi dan keberlanjutan. Beberapa ide di antaranya adalah mengolah kembali sampah botol plastik menjadi barang yang berguna, seperti kerajinan, tempat tanaman, dekorasi fakultas, bahkan alat ajar yang dapat dipakai untuk aktivitas kuliah maupun pengabdian sosial. Penelitian AuSofabotik Program Assistance as a Solution to the Accumulation of Plastic Bottle Waste,Ay 2022, mengenai Program Sofabrik menunjukan keberhasilan mendidik tentang bahaya sampah plastik dan membekali tentang keterampilan mendaur ulang botol plastik menjadi barang-barang berguna. Program ini menunjukan secara signifikan mengurangi dampak lingkungan dan memberikan manfaat finansial dan mempromosikan keberlanjutan. Ada juga ide untuk memanfaatkan botol plastik sebagai bahan penelitian, seperti dalam pembuatan blok paving atau produk inovatif yang lain. Oleh karena itu, pengelolaan sampah tidak sekadar bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga dapat berfungsi sebagai alat untuk mengembangkan Usulan menarik lainnya adalah pendirian bank sampah di area kampus, di mana mahasiswa bisa menukar sampah plastik yang telah mereka kumpulkan dengan kupon, minuman gratis, atau poin digital melalui mesin koin botol. Penelitian (Marzuki et al. , 2. membahas penerapan aplikasi Bank Sampah berbasis web di kampus IIB Darmajaya Jurnal Ekologi. Masyarakat Dan Sains 6 . : 171-77. https://doi. org/10. 55448/etv6e311. berpartisipasi dalam pengelolaan sampah dengan menukarkan sampah yang terkumpul dengan Pendekatan meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam mencapai kampus Tanpa Limbah. Konsep ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa agar lebih berpartisipasi dalam mengumpulkan dan memilah sampah plastik. Di samping itu, sejumlah responden menegaskan signifikansi program yang teratur dan berkelanjutan, seperti gotong royong, aksi pemilahan sampah, serta penyuluhan secara berkala agar perubahan perilaku tetap terjaga untuk waktu yang panjang. Penelitian (Hutasoit et al. menyoroti bahwa kesadaran masyarakat, pendidikan, dan dukungan pemerintah untuk fasilitas pengelolaan limbah sangat penting untuk menjaga kebersihan. Hal ini melibatkan pihak universitas, pemerintah, dan UMKM juga dianggap krusial untuk memperkuat dampak program ini serta membangun ekosistem pengelolaan sampah yang lebih komprehensif. Tidak hanya terfokus pada tindakan di kampus, beberapa mahasiswa mengusulkan program edukasi dan kampanye untuk masyarakat, baik melalui sosialisasi langsung maupun media Tujuan dari ini adalah untuk meningkatkan dampak positif program dan menambah kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah plastik (Rahayu et al. , 2. Beberapa gagasan yang diusulkan meliputi pembuatan brosur edukasi, kampanye daring, serta kerjasama dengan organisasi lingkungan. Dengan demikian, mahasiswa bisa berfungsi sebagai penggerak perubahan yang tidak hanya memperhatikan lingkungan kampus, tetapi juga memberikan sumbangan nyata kepada masyarakat di sekitarnya. Selaras dengan penelitian (Hassan, 2. yang mahasiswa berperan pendorong perubahan dengan secara aktif terlibat dalam inisiatif keberlanjutan di kampus dna memperluas dampaknya ke masyarakat sekitar. Berbagai gagasan yang terkumpul, tampak bahwa mahasiswa memiliki kemampuan besar untuk terlibat secara aktif dalam pengelolaan limbah botol plastik. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan mengintegrasikan ide-ide mahasiswa ke dalam penerapan nyata yang berfokus pada kreativitas, nilai komersial, dan Selain hanya mengukur tingkat kesadaran dan partisipasi, penelitian ini berorientasi pada penemuan dan pemanfaatan gagasan inovatif mahasiswa dalam menyusun model program pengelolaan sampah yang sesuai dengan karakteristik kampus UIN Syarif Hidayatullah. Melalui pendekatan ini, diharapkan hasil penelitian tidak hanya menawarkan solusi jangka pendek, tetapi juga membangun budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan dapat dicontoh oleh institusi pendidikan lainnya PENUTUP Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah memahami dengan baik pentingnya pengelolaan sampah botol plastik dan pengaruhnya terhadap lingkungan. Meski demikian, partisipasi aktif mereka dalam program pengelolaan sampah masih termasuk rendah, khususnya dalam kategori IPA dan Matematika serta Umum. Hal ini pemahaman teoritis dan praktik nyata yang perlu diatasi melalui program-program yang menarik. Beragam ide kreatif yang diajukan oleh mahasiswa, seperti pembentukan bank sampah, kampanye lingkungan melalui media sosial, seminar pendidikan, hingga pengolahan botol plastik menjadi produk bernilai, menjadi aset penting untuk menyusun program pengelolaan sampah yang inovatif. Dengan menggabungkan gagasan mahasiswa dan bantuan dari universitas, pemerintah, serta masyarakat, pengelolaan limbah di kampus dapat berkembang menjadi suatu model yang tidak hanya mengatasi masalah internal, tetapi juga memberikan manfaat positif bagi lingkungan sekitar. Penelitian ini menyumbangkan ide baru untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan perguruan tinggi. Diharapkan hasilnya dapat menjadi pedoman bagi universitas lain dalam menciptakan program keberlanjutan yang menggabungkan kesadaran, partisipasi, dan kreativitas mahasiswa. Oleh karena itu, pengelolaan sampah tidak hanya berfungsi untuk membersihkan lingkungan, tetapi juga sebagai alat pendidikan dan pengembangan keterampilan yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat UCAPAN TERIMA KASIH Peneliti mengucapkan terimakasih kepada Allah SWT dan merasa sangat bersyukur atas karunianya yang mengizinkan serta memberi kesempatan sampai pada titik ini dalam menyelesaikan Artikel penelitian Analisis Minat Pengolahan Sampah Botol Plastik di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Serta kepada orang tua yang meridhoi anaknya untuk bisa melangkah dalam menimba ilmu yang sangat berharga pada setiap Oktapiani. Rahma Amelia. AuMenumbuhkan Kesadaran Dan Partisipasi Mahasiswa Dalam Pengolahan Sampah Botol Plastik: Studi Kasus Di UIN Syarif HidayatullahAy. Kahayan. Multikultural, 2. , 24Ae35. https://doi. org/10. 20527/multikultural. DAFTAR PUSTAKA