AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Pembekalan Lomba Ramadhan Ceria Bagi Siswa Di Salah Satu TPQ Karawang Fadillah Prabowo1. Annisa Fardiyatul Muslimah2. Annisa Nurdianti3. Dafa Febra Laela4. Dini Amelia5. Mariana Nur Endah Lestari6 STIT Hidayatunnajah Bekasi1,2,3,4,5,6 fadillahprabowo@gmail. annisafardiyatulmuslimah@gmail. annisanurdianti23@gmail. com3, dafa. febra11@gmail. mentil@gmail. com5, mariananur093@gmail. Abstrak: Keberhasilan proses pembelajaran dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adalah metode pengajaran. Metode pengajaran memiliki peran krusial dalam menentukan efektivitas Hal ini juga berlaku dalam konteks pembelajaran agama, terutama di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). TPQ adalah sebuah institusi pendidikan nonformal yang secara khusus mengutamakan pendidikan agama Islam. Tujuan KKN ini adalah untuk meningkatkan moralitas, kepribadian, dan moralitas anak-anak, mendorong semangat pembelajaran agama Islam, serta memajukan minat, potensi, kreativitas, dan kepercayaan diri anak-anak di TPQ Salah Satu Kota Karawang melalui program pembekalan Lomba Ramadhan Ceria. Program ini digagas oleh mahasiswa KKN dari STIT Hidayatunnajah Bekasi yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Pembekalan Lomba Ramadhan Ceria mencakup empat kegiatan, yakni pelatihan kompetisi tahfidz, kompetisi hafalan hadits, kompetisi kaligrafi, dan kompetisi cerdas cermat. Metode yang digunakan dalam penyelenggaraan KKN ini mencakup tahap persiapan, pelatihan, dan pelaksanaan. Dampak dari KKN ini meliputi peningkatan semangat belajar dan pemahaman dasar agama Islam pada siswa TPQ tingkat sekolah dasar dan peningkatan keberanian dalam menunjukkan bakat serta tingkat kepercayaan diri yang bertumbuh. Kata kunci: Pembekalan. Lomba Ramadhan Ceria. Mengajar. Salah Satu TPQ Karawang Abstract: The success of the learning process is influenced by several factors, including teaching Teaching methods have a crucial role in determining learning effectiveness. This also applies in the context of religious learning, especially in the Al-Qur'an Education Park (TPQ). TPQ is a nonformal educational institution that specifically prioritizes Islamic religious education. The aim of this KKN is to improve children's morality, personality and morality, encourage the spirit of learning about the Islamic religion, and advance the interest, potential, creativity and self-confidence of children in TPQ One of Karawang City through the Cheerful Ramadhan Contest provision program. This program was initiated by KKN students from STIT Hidayatunnajah Bekasi who were accompanied by Field Supervisors (DPL). The provision for the Ramadhan Ceria Competition includes four activities, namely yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. 2 No. 2 Agustus 2024. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 tahfidz competition training, hadith memorization competition, calligraphy competition and quiz The methods used in organizing this KKN include preparation, training and implementation stages. The impact of this KKN includes increasing enthusiasm for learning and basic understanding of the Islamic religion in elementary school level TPQ students and increasing courage in showing talent as well as growing levels of self-confidence. Keyword: Provision. Ramadhan Ceria Competition. Teach. One of the TPQ Karawang PENDAHULUAN Perkembangan pendidikan membutuhkan tenaga manusia yang memiliki kualitas yang Di lingkungan Sekolah Dasar, siswa menjadi subjek yang sangat vital. Maka dari itu, diperlukan usaha untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan siswa-siswa tersebut agar mereka dapat menjadi lulusan yang memiliki moralitas sesuai dengan ajaran agama. Salah satu metode pengembangan potensi siswa adalah melalui pemahaman Pendidikan agama, sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional, memiliki tanggung jawab yang sejajar dalam keberhasilan tujuan pendidikan nasional. Pendidikan agama berkaitan dengan banyak sikap dan nilai, termasuk moral, agama, dan sosial Dengan demikian, penting bagi umat muslim untuk menyadari, memahami, memiliki keyakinan, dan mengimplementasikan ajaran agama islam terutama kepada anakanak agar agama islam dapat menjadi pijakan identitas mereka dan memungkinkan mereka berkembang menjadi individu yang sempurna. Agama islam mengatur interaksi antara individu dengan Allah Subhanahu Wa TaAoala, antar hubungan antara individu, lingkungan alam, dan diri sendiri (Adiyono dkk. , 2. Secara umum, kemampuan serta keterampilan siswa dalam memahami keislaman masih membutuhkan pengembangan lebih lanjut. Dalam memahami keislaman, pengetahuan dasar tentang pendidikan agama sangat penting. Belajar agama bagi siswa sekolah dasar bukan hanya tentang pemahaman keagamaan, tetapi juga tentang pembentukan karakter, penghargaan terhadap keberagaman, dan memberikan pedoman moral bagi siswa dalam kehidupan mereka. Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 3, tujuan pendidikan nasional adalah mengoptimalkan potensi siswa agar menjadi individu yang bermoral, taat kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlaqul karimah, sehat, berintegritas, kreatif, mandiri, dan menjadi anggota masyarakat yang berprinsip demokratis dan memiliki tanggung jawab sosial. Maka dari itu, fokus utama pendidikan saat ini baik di lembaga formal maupun non formal adalah menginspirasi anak-anak agar memiliki motivasi yang kuat untuk belajar secara berkelanjutan sepanjang hidup mereka. Selain itu, memberikan keterampilan kepada yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. 2 No. 2 Agustus 2024. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 siswa untuk belajar dengan cepat dan mengembangkan kemampuan adaptasi yang cepat diri mereka (Syafrin dkk. , 2. Efektivitas pembelajaran melibatkan beberapa faktor, termasuk metode pengajaran. Metode pengajaran memiliki peran yang krusial dalam menentukan kesuksesan sebuah proses Dalam konteks pembelajaran agama, terutama di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). TPQ adalah institusi pendidikan nonformal yang berfokus pada pendidikan agama Islam. Tujuan utamanya adalah memberikan pembelajaran Al-Qur'an dan membentuk generasi Qur'ani yang menghargai serta mengambil Al-Qur'an sebagai pedoman hidup (Syamsidar dkk. Tanpa adanya metode yang baik dan sesuai, siswa mungkin menghadapi kesulitan dalam memahami dan mengamalkan ilmu agama yang diajarkan. Tim pengabdian kepada masyarakat (KKN) dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatunnajah Bekasi, terutama dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, merasa tergerak untuk memberikan kontribusi pemikiran kepada siswa-siswa TPQ di salah satu Karawang. Hal menyelenggarakan pelatihan Lomba Ramadhan Ceria, dengan tujuan membangun kemampuan berpikir dan sikap disiplin bagi siswa-siswa TPQ di salah satu kota Karawang. Harapan yang lebih jauh dari kegiatan KKN ini adalah agar siswa-siswa TPQ di salah satu kota Karawang dapat mengembangkan pengetahuannya tentang agama islam sebagai bekal yang baik bagi siswa untuk memahami dan berinteraksi dalam lingkungan sosial dan budaya mereka. METODE PELAKSANAAN Dalam pelaksanaan ini, digunakan metode seperti metode partisipatif dengan perencanaan kegiatan yang akan dilakukan di salah satu TPQ di Karawang. Selain itu, selama pelatihan, metode diskusi digunakan sebagai alat komunikasi yang memungkinkan terjadinya interaksi dua arah yang menghasilkan adanya pemberian saran untuk pelaksanaan pembekalan terhadap kelompok pelaksana sangat diperlukan. Kemudian, pendekatan dalam mengatur kecocokan antara waktu kegiatan mitra TPQ dan waktu yang di rencanakan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang dibuat oleh kelompok pelaksana. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada kegiatan yang disebut dengan KKN atau Kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang diadakan oleh kelompok 3 Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, yang ditujukan kepada siswa TPQ di salah satu kota Karawang, telah dilaksanakan dengan sukses dan tanpa hambatan. Salah satu hasil dari kegiatan Pengabdian Masyarakat tersebut adalah pelaksanaan yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. 2 No. 2 Agustus 2024. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Pelatihan dan Pembekalan Kegiatan Lomba Ramadhan Ceria bagi Siswa TPQ di Salah Satu Kota Karawang. Pemberian bekal untuk Lomba Ramadhan Ceria tersebut dilakukan sebanyak tujuh kali pertemuan, di mana setiap pertemuan berlangsung selama sekitar satu jam. Tujuan dari pemberian bekal Lomba ini adalah: . Meningkatkan minat siswa TPQ di Salah Satu Kota Karawang untuk terus belajar dan memperbarui pengetahuan tentang agama islam. Meningkatkan pemahaman siswa TPQ di Salah Satu Kota Karawang tentang agama islam. Meningkatkan keterampilan siswa seperti menghafal dan membaca Al-Qur'an dengan lancar dan sesuai dengan tajwid yang benar, serta hadits. Memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar bersaing yang dapat membantu mereka dalam pengembangan jiwa kompetitif dan kemampuan mengelola tekanan. Membantu siswa dalam memperkuat keyakinan diri dan memberikan dorongan motivasi untuk terus berkembang dalam agama islam. Siswa dan guru TPQ di salah satu kota Karawang menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan KKN yang diadakan oleh kelompok pelaksana ini. Sejumlah siswa dengan terbuka menyatakan kesan positif mereka terhadap kelompok pelaksana KKN untuk mendapatkan bimbingan atau pembekalan Lomba secara serius, dengan tujuan agar mereka benar-benar mampu mengikuti kegiatan Lomba Ramadhan Ceria TPQ di Salah Satu Kota Karawang. Dalam Lomba Ramadhan Ceria memiliki tiga kategori kegiatan, meliputi Lomba tahfidz. Lomba hafalan hadits. Lomba kaligrafi, dan Lomba cerdas cermat. Kegiatan Lomba ini ditujukan bagi seluruh siswa TPQ di Salah Satu Kota Karawang. Sebelum pelaksanaan kompetisi-kompetisi tersebut, ada metode yang digunakan dalam kegiatan Lomba Ramadhan Ceria, yakni tahap pelatihan/pembekalan. Berikut adalah penjelasan mengenai metode tersebut dalam Lomba Ramadhan Ceria, sebagai berikut: Lomba Tahfidz Sebelum acara perlombaan dimulai, dilakukan persiapan dan pelatihan kepada siswa-siswa untuk mengikuti kompetisi menghafal surat-surat pendek pada juz 30. Pelatihan ini mencakup teknik makharijul hurf yang benar dan lancar, panjang-pendek dalam bacaan yang benar. Lomba Hadits Sebelum acara perlombaan dimulai, persiapan dan pelatihan yang dilakukan siswasiswa untuk mengikuti kompetisi hadits. Dalam pelatihan ini siswa mengulang hadits-hadits yang sudah dipelajari sebelumnya dengan cara membaca hadits beserta terjemahannya. Lomba Kaligrafi Lomba kaligrafi ini tidak ada pelatihan/pembekalan secara signifikan, namun siswayn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. 2 No. 2 Agustus 2024. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 siswa dibimbing ketika menggambar huruf arab agar rapi dan mengembangkan kreatifitas mereka dalam mewarnai kaligrafi tersebut. Lomba Cerdas Cermat Sebelum mengikuti perlombaan cerdas cermat, dilakukan persiapan dan pelatihan kepada siswa-siswa. Pelatihan ini mencakup pemberian materi yang akan dilombakan, penjelasan materi lomba yang diberikan oleh kelompok pelaksana, mengulang materi yang dilakukan setiap sebelum pulang TPQ, dan terakhir latihan soal tentang materi yang diberikan sebelumnya oleh kelompok pelaksana kepada siswa yang bertujuan agar siswa lebih siap dalam mengikuti kompetisi tersebut. Adanya pemberian reward atau hadiah bagi siapa saja siswa yang dapat menjawab soal yang diberikan kelompok pelaksana. KESIMPULAN Tujuan dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam bentuk KKN ini adalah untuk mendukung pengembangan pengetahuan agama Islam di TPQ Salah Satu Kota Karawang. Program Pembekalan Lomba Ramadhan Ceria bertujuan untuk menumbuhkan minat dan bakat anak-anak, khususnya dalam meningkatkan kompetensi mereka dalam hal pengetahuan dasar keislaman, praktik ibadah, akhlak, dan adab sehari-hari. Hasil dari kegiatan KKN ini mampu meningkatkan semangat dan motivasi belajar agama Islam bagi anak-anak. Selain itu, mereka juga menjadi lebih percaya diri dalam menunjukkan kemampuan di bidang keagamaan setelah menerima pembekalan ilmu lomba Ramadhan Ceria. DAFTAR PUSTAKA