P a g e | 52 CBIS JOURNAL - VOL. 12 NO. : MARET Computer Based Information System Journal ISSN (Prin. : 2337-8794 | E- ISSN : 2621-5292 web jurnal : http://ejournal. id/index. php/cbis RANCANG BANGUN GAME SUDOKU ANDROID BERBASIS FLUTTER Alvin Angeli1. Tukino2 Program Studi Sistem Informasi. Universitas Putera Batam. Indonesia INFORMASI ARTIKEL A B S T R A C T Diterima Redaksi: Januari 2024 Diterbitkan Online: Maret 2024 Perkembangan teknologi, khususnya dalam penggunaan gadget, telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah era pandemi Covid-19. Penggunaan gadget di Indonesia telah meningkat pesat, tercapai 50,92% pada tahun 2018. Namun, kecanduan game online, yang berdampak negatif pada perkembangan anak-anak dan orang dewasa, menjadi salah satu dampak negatif dari penggunaan gadget yang berlebihan. Oleh karena itu, perlu adanya alternatif hiburan yang juga memiliki nilai edukatif, seperti permainan puzzle Sudoku. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi game Sudoku berbasis Flutter yang memiliki antarmuka pengguna intuitif, kustomisasi permainan yang bervariasi, dan fitur edukatif. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah model Waterfall, dengan tahapan meliputi perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, pengujian, dan Aplikasi Sudoku ini diharapkan dapat memberikan hiburan, meningkatkan kemampuan logika dan konsentrasi, serta menjadi referensi bagi pengembang aplikasi lain yang ingin mengintegrasikan Flutter dalam pengembangan game. KATA KUNCI Kata Kunci : Sudoku. Flutter. Puzzle. Game KORESPONDENSI E-mail: Pb201510013@upbatam. Tukino@puterabatam. Latar Belakang Di era modern ini, perkembangan teknologi telah menciptakan transformasi luar biasa dalam kehidupan sehari-hari manusia, terutama melalui penggunaan gadget. Fenomena ini menjadi semakin nyata dan mendalam di masa pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Di Indonesia, negara dengan populasi yang besar dan beragam, penggunaan internet melalui gadget telah meroket secara signifikan. Data statistik mencatat bahwa pada tahun 2018, jumlah pengguna internet melalui perangkat gadget http://ejournal. id/index. php/cbis mencapai angka yang mengesankan, yaitu sekitar 50,92%. Angka ini mencerminkan dampak besar dari kemajuan teknologi dalam kehidupan seharihari masyarakat Indonesia. Di sisi lain, ada tantangan besar dalam mengintegrasikan teknologi ini ke dalam pendidikan dengan baik. Bagaimana pendidikan dapat mengubah perangkat-perangkat digital ini dari sekadar alat hiburan menjadi sarana pembelajaran yang efektif? Bagaimana guru dan orang tua dapat membimbing anak-anak untuk menggunakan teknologi secara bijaksana dan CBIS JOURNAL - VOL. 12 NO. : MARET produktif? Menghadapi kompleksitas dari revolusi digital yang tengah kita alami, pendidikan harus beradaptasi dan menemukan cara-cara kreatif untuk memanfaatkan teknologi ini sebagai alat pembelajaran yang memotivasi, interaktif, dan mendidik. Ini melibatkan pengembangan kurikulum yang relevan, pelatihan guru dalam pemanfaatan teknologi, dan juga kesadaran bersama di kalangan orang tua memastikan bahwa teknologi tidak hanya membuka pintu hiburan tetapi juga menyediakan akses ke pengetahuan dan pembelajaran yang Perkembangan dunia permainan saat ini mencerminkan kemajuan teknologi yang luar biasa, di mana pengalaman bermain tidak lagi terbatas pada dunia fisik tetapi juga membuka pintu luas ke dunia virtual melalui gadget. Permainan-permainan ini, yang umumnya disebut sebagai game, telah menjadi bagian integral dari gaya hidup modern. Dalam ekosistem digital yang semakin kompleks, game tidak hanya dianggap sebagai bentuk hiburan semata, tetapi juga sebagai bentuk seni dan bahkan olahraga. Namun, di tengah gemerlapnya industri game, terdapat kesenjangan yang mencolok, terutama dalam konteks game Game edukasi adalah inovasi menarik yang menggabungkan teknologi multimedia interaktif Tujuannya menyenangkan dan mendalam, yang memotivasi pemain untuk mengasah keterampilan dan Namun, meskipun pentingnya pendidikan diakui secara universal, masih terdapat kekurangan dalam variasi dan kualitas game edukasi yang tersedia. Terutama, tematema yang relevan dengan kurikulum sekolah dan pembelajaran yang kreatif masih seringkali kurang tersedia. Salah satu bentuk game edukasi yang menarik adalah game puzzle. Jenis game ini dirancang dengan cermat, menghadirkan http://ejournal. id/index. php/cbis P a g e | 53 kecerdikan dan kesabaran pemain. Dalam memecahkan teka-teki kompleks, pemain tidak hanya merasakan kepuasan dari pencapaian diri keterampilan kognitif dan pemecahan masalah yang sangat berharga. Salah satu permainan puzzle yang dapat dimainkan oleh anak-anak usia dini adalah Sudoku. Sudoku merupakan permainan puzzle angka yang berasal dari Jepang Permainan ini dimainkan di atas papan berukuran 9x9 yang terdiri dari 9 kotak berukuran 3x3. Beberapa kotak pada awal permainan sudah terisi angka sebagai petunjuk awal, dan tugas pemain adalah melengkapi kotak-kotak lain yang masih kosong sehingga semua kotak terisi angka. Sudoku bukan hanya sekadar permainan puzzle biasa, ia adalah latihan kognitif yang sangat bermanfaat bagi perkembangan anak-anak usia dini. Melalui bermain Sudoku, anak-anak tidak hanya diajak untuk mengisi angka kosong di dalam kotak-kotak, tetapi juga untuk mengembangkan kemampuan logika, kesabaran, dan pemecahan masalah. Mereka belajar mengenali pola-pola angka, melatih mata mereka untuk mengamati dengan cermat, serta meningkatkan keterampilan matematika dasar Dalam prosesnya. Sudoku mengajarkan mereka pentingnya ketelitian dan ketekunan, dua keterampilan yang sangat berharga dalam kehidupan sehari-hari. Selain manfaat kognitif. Sudoku juga memperkenalkan konsep strategi permainan kepada anak-anak. Mereka harus memikirkan mempertimbangkan angka-angka yang sudah ada di dalam kolom, baris, dan blok 3x3. Dengan berlatih Sudoku, anak-anak dapat mengasah mengembangkan kemampuan berpikir kritis, dan belajar mengambil keputusan secara bijaksana. Ini adalah pengalaman bermain yang mendidik sekaligus menghibur, memberikan mereka rasa pencapaian dan keberhasilan setiap kali mereka berhasil menyelesaikan puzzle tersebut. CBIS JOURNAL - VOL. 12 NO. : MARET Oleh karena itu. Sudoku tidak hanya sekadar permainan, tetapi juga merupakan alat yang efektif untuk melatih otak, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, dan merangsang daya ingat. Kehadirannya dalam bentuk game tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga membawa manfaat yang signifikan bagi perkembangan kognitif dan kesejahteraan mental, baik bagi anak-anak usia dini maupun orang dewasa. Sebagai permainan universal. Sudoku mengajarkan banyak pelajaran berharga, termasuk kesabaran, ketelitian, dan ketekunan, yang penting dalam menjalani kehidupan seharihari. Lebih dari sekadar aktivitas waktu luang. Sudoku juga membawa manfaat sosial bagi anakanak usia dini. Mereka dapat bermain Sudoku bersama teman-teman mereka, membangun kerjasama dalam menyelesaikan puzzle, dan saling bertukar strategi. Ini tidak hanya meningkatkan kemampuan sosial mereka tetapi juga mengajarkan nilai-nilai seperti kerjasama, rasa saling percaya, dan menghargai kontribusi orang lain dalam mencapai tujuan bersama. Dengan demikian. Sudoku tidak hanya menjadi permainan angka yang menyenangkan, tetapi juga sebuah alat pendidikan yang memperkaya pengetahuan dan keterampilan anak-anak usia dini, membantu mereka tumbuh dan berkembang secara holistik. Permainan Sudoku ini memiliki dua aturan sederhana, yaitu: angka pada setiap baris, kolom, dan grid harus unik dan tidak angka yang berulang atau sama. angka yang diisikan harus bernilai 1 hingga 9 tanpa ada yang berulang. Meskipun peraturan permainan sudoku hanya memiliki 2 peraturan sederhana yaitu setiap baris, kolom, dan blok sembilan kotak harus berisi angka 1 hingga 9 tanpa ada pengulangan, serta setiap angka harus muncul tepat satu kali di setiap baris, kolom, dan blok menyelesaikan puzzle sudoku dengan tingkat kesulitan tinggi merupakan tantangan yang membutuhkan lebih dari sekadar keberuntungan. Pemain harus mengandalkan kemampuan logika http://ejournal. id/index. php/cbis P a g e | 54 dan ketelitian yang baik untuk memecahkan teka-teki yang sering kali penuh dengan . Berbeda dengan permainan lain yang mungkin mengandalkan unsur keberuntungan atau keterampilan fisik, sudoku memperkenalkan pemain pada dunia matematika murni dan pemecahan masalah. Menyelesaikan sudoku sulit membutuhkan pemikiran analitis yang cermat, keberanian untuk mencoba dan gagal, serta kesabaran untuk mengidentifikasi pola-pola rumit dan menghubungkan semua potongan tekateki bersama-sama. Pemain yang mahir dalam sudoku sering memiliki kemampuan untuk melihat melampaui tampilan permukaan dan mengantarkan mereka ke jawaban yang benar. Ketelitian menyelesaikan sudoku, karena satu langkah salah bisa mengakibatkan rantai reaksi yang salah dalam penyelesaian puzzle tersebut. Pemain harus menghindari kesalahan yang mungkin mengakibatkan grid sudoku menjadi tidak konsisten dan sulit diperbaiki. Oleh karena itu, kesabaran dan fokus sangat penting. Pemain sering merasakan kepuasan yang luar biasa saat mereka akhirnya menyelesaikan teka-teki sudoku yang sulit, karena ini bukan hanya kemenangan atas angka-angka di atas kertas, tetapi juga kemenangan atas tantangan diri sendiri dan bukti kemampuan intelektual yang luar biasa. Sudoku adalah permainan yang mengasah pikiran, melatih keterampilan logika, dan memberikan pengalaman yang memuaskan ketika setiap angka akhirnya menemukan tempatnya yang tepat dalam grid, menciptakan gambaran lengkap yang memenuhi syarat dari awal hingga akhir. II. Kajian Literatur Dalam penelitian ini penulis mengacu pada beberapa teori yang dapat membantu dalam memahami apa yang akan dibahas pada penelitian ini. Adapun istilah-istilah tersebut yang akan digunakan adalah Game CBIS JOURNAL - VOL. 12 NO. : MARET Game merupakan suatu perangkat lunak yang dirancang dengan tujuan memenuhi kebutuhan hiburan manusia. Hiburan dianggap sebagai kebutuhan penting bagi individu karena dapat memberikan ketenangan pikiran setelah mengalami kepenatan akibat aktivitas fisik dan mental yang padat. Untuk anak-anak, game dianggap sebagai media yang mampu merangsang kemampuan berpikir dan mengasah kecerdasan mereka. Dalam game, biasanya terdapat berbagai tantangan yang harus diatasi oleh pemain, memicu proses berpikir kreatif dan Namun, penting bagi orang tua untuk perkembangan anak-anak mereka, karena tidak semua game cocok untuk usia anak-anak. Oleh karena itu, peran orang tua sangat krusial dalam mengawasi jenis game yang dimainkan anakanak mereka, serta mencari informasi tentang game yang layak dan mendidik untuk anak-anak mereka . Game memiliki beragam jenis genre seperti Puzzle. Adventure. Strategy. Fighting. Education, dan lain-lain. masing-masing genre game dengan aturan, cara kerja, dan cara bermain yang unik. Setiap genre menghadirkan pengalaman bermain yang berbeda, memuaskan selera dan minat bermain beragam pemain dengan latar belakang dan usia yang berbedabeda. Game Edukasi Game edukasi adalah permainan yang dirancang atau dibuat termasuk meningkatkan Edugame juga merupakan permainan yang digunakan dalam proses pembelajaran, tersebut mengandung unsur mendidik atau nilai-nilai Pendidikan . Game edukasi memiliki peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan modern. Dalam era di mana teknologi semakin merasuk ke dalam sehari-hari, memperkenalkan konsep-konsep pembelajaran http://ejournal. id/index. php/cbis P a g e | 55 kepada anak-anak. Dengan menggabungkan aspek-aspek hiburan dan pendidikan, game edukasi menciptakan lingkungan belajar yang Melalui pengalaman bermain yang mendalam, anak-anak memperluas pengetahuan, dan mengembangkan pemahaman mereka terhadap berbagai subjek. Sudoku Sudoku, juga dikenal dengan nama Number Place atau Nanpure, adalah sebuah jenis tekateki logika yang memiliki tujuan untuk mengisi angka-angka dari 1 hingga 9 ke dalam jaringjaring 9y9. Jaring-jaring tersebut terdiri dari 9 kotak 3y3, dan aturan utamanya adalah bahwa tidak boleh ada angka yang berulang dalam satu baris, kolom, atau kotak. Nama "Sudoku" sendiri berasal dari bahasa Jepang yang merupakan singkatan dari frasa "Suuji wa dokushin ni kagiru" . AUAoaCU), yang memiliki arti "angka-angka harus tetap tunggal". Prinsip permainan Sudoku sangat menarik, di mana pemain harus memecahkan teka-teki dengan mengandalkan logika dan aturan-aturan yang Hal ini menghasilkan permainan yang menghibur dan memacu pemikiran analitis Dengan konsep yang sederhana namun menantang, permainan Sudoku telah menyebar luas di seluruh dunia dan menjadi salah satu teka-teki yang populer di berbagai kalangan . Android Android, sebagai sistem operasi yang mendominasi pasar perangkat mobile seperti handphone, smartphone, dan tablet, memegang peran sentral dalam mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi . Perangkat mobile adalah sebuah alat elektronik yang memiliki kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional namun, lebih praktis dan dapat dibawa kemana saja serta memiliki banyak kelebihan . Peran vital Android tidak hanya terbatas pada menyediakan infrastruktur teknis bagi perangkat CBIS JOURNAL - VOL. 12 NO. : MARET keras dan aplikasi. Android adalah fondasi bagi inovasi, memungkinkan pengguna untuk mengakses dunia digital yang luas dan beragam dengan mudah . Dengan Android, pengguna juga dapat dengan bebas mendistribusikan aplikasi mereka dalam berbagai macam bentuk, memberi ruang bagi penyebaran ide dan inovasi tanpa batasan, menjadikannya sebagai pilihan yang sangat menguntungkan bagi para pembuat aplikasi di seluruh dunia . Visual Studio Code Visual Studio Code (VSCod. adalah penyunting kode-sumber yang dikembangkan oleh Microsoft, dirancang untuk mendukung sistem operasi Linux, macOS, dan Windows. Dengan VSCode, pengembang dapat mengoptimalkan proses pembuatan kode dengan mudah. Dengan berbagai fitur canggih seperti penyorotan sintaksis, penyelesaian kode otomatis, kutipan pengawakutuan, dan integrasi Git. VSCode menawarkan lingkungan pengkodean yang sangat produktif dan efisien. Visual Studio Code (VSCod. merupakan pilihan ideal bagi pengembang perangkat lunak, menghadirkan kombinasi kecanggihan fitur dan kemudahan penggunaan untuk meningkatkan produktivitas dalam pengkodean aplikasi. Dengan menggunakan VSCode, para pengembang dapat mengoptimalkan proses pembuatan kode dengan mudah. Antarmuka pengaturan proyek yang cepat dan efektif. Pengguna juga dapat mengakses ekstensi yang luas dari komunitas pengembang, menyesuaikan lingkungan pengkodean mereka sesuai dengan kebutuhan spesifik proyek. Framework Flutter Flutter adalah sebuah perangkat UI seluler yang dikembangkan oleh Google untuk membangun antarmuka yang cantik untuk aplikasi mobile, seperti Android dan iOS. Dengan menggunakan Flutter, eksperimen dalam http://ejournal. id/index. php/cbis P a g e | 56 pengembangan aplikasi dapat dilakukan dengan cepat dan mudah, mulai dari pembuatan antarmuka (UI), penambahan fitur-fitur yang diperlukan, hingga memperbaiki bug . Bahasa pemrograman yang digunakan dalam framework Flutter adalah Dart. Dart juga dikembangkan oleh Google dan dapat digunakan untuk berbagai platform, termasuk Flutter, web, dan server. Sintaksis Dart mirip dengan bahasa pemrograman lain seperti C . C#. Java, dan JavaScript, sehingga pengembang yang sudah familiar dengan bahasa-bahasa tersebut akan mudah untuk belajar dan menggunakan Dart dalam pengembangan aplikasi menggunakan Flutter. User Interface (UI) User Interface (UI) adalah ilmu tentang tata letak grafis aplikasi atau situs web. UI mencakup elemen-elemen seperti tombol, teks, gambar, dan kolom input yang berinteraksi dengan pengguna. desainer UI bertanggung jawab untuk mendesain semua elemen visual halaman web atau aplikasi termasuk pemilihan skema warna, bentuk tombol, dan jenis font yang digunakan. Tujuannya untuk menciptakan tampilan yang menarik dan meningkatkan kesetiaan pengguna terhadap produk atau layanan . User Experience (UX) User Experience (UX), adalah konsep yang memiliki berbagai definisi. Desainer UX bertanggung jawab untuk membuat produk yang bermanfaat, mengubah user flow menjadi desain produk yang teruji dan estetis . Desainer UX tidak hanya menciptakan desain yang menarik secara visual, tetapi juga memahami psikologi pengguna, kebutuhan pengguna, dan tujuan Mereka menggabungkan pemahaman ini dalam membuat wireframe dan mockup, memvisualisasikan produk sebelum produksi. desainer UX tidak hanya menciptakan desain yang estetis, tetapi faktor-faktor responsivitas, kecepatan, dan keintuitifannya. P a g e | 57 CBIS JOURNAL - VOL. 12 NO. : MARET Metodologi Dalam pengembangan game Sudoku berbasis Flutter, pengembangan ini akan . oftware Waterfall. Model Waterfall dipilih karena model ini mengikuti urutan tahapan yang terstruktur, dimulai dari perencanaan hingga evaluasi, sesuai dengan alur pengembangan aplikasi yang Gambar 1. Pengembangan Model Waterfall (Sumber: Penulis, 2. Perencanaan Tahap perencanaan melibatkan identifikasi kebutuhan pengguna dan tujuan utama dari pengembangan game Sudoku. Analisis Pada tahap analisis, dilakukan analisis mendalam terhadap aturan permainan Sudoku, struktur tampilan antarmuka, serta kebutuhan pengguna. Perancangan Tahap perancangan melibatkan desain tampilan antarmuka dan logika permainan Sudoku. Implementasi Tahap implementasi melibatkan pengkodean aplikasi berdasarkan desain yang telah dirancang sebelumnya. Pengujian http://ejournal. id/index. php/cbis Pengujian dilakukan untuk memastikan bahwa aplikasi game Sudoku berbasis Flutter berjalan dengan baik dan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. Evaluasi Tahap evaluasi dilakukan untuk mengukur performa, kualitas, dan keberhasilan implementasi game Sudoku berbasis Flutter. IV. Pembahasan Tampilan Game Sudoku Pada bagian ini akan di tampilkan dan di jelaskan hasil dari perancangan Game Sudoku yang telah dibangun. Gambar berikut adalah tampilan dari game sudoku dimana terdapat papan sudoku yang beberapa Cell telah diisi oleh sistem sebagai sebuah acakan dan pemain harus mengisi semua sisa-sisa Cell kosong dengan benar untuk menyelesaikan permainan, selain itu juga terdapat tombol option yang dapat digunakan untuk beberapa hal seperti memulai permainan baru, mengulangi permainan, mengubah tingkat kesulitan, mengubah tema menampilkan jawaban yang benar. Gambar 2. Tampilan Game Sudoku (Sumber: Penulis, 2. Kemudian untuk mengisi Cell-Cell yang kosong pemain cukup menekan pada salah satu Cell kosong dan sistem akan memunculkan CBIS JOURNAL - VOL. 12 NO. : MARET P a g e | 58 sebuah Number Pad yaitu sebuah kotak 3X3 yang akan muncul diatas papan sudoku dimana Number Pad ini digunakan pemain untuk mengisi Cell kosong yang dipilih tersebut. Pemain juga dapat memunculkan Number Pad dengan menekan sebuah Cell yang telah diisi oleh pemain. Number Pad dapat dilihat pada gambar berikut ini. Gambar 4. Tampilan Game Berakhir (Sumber: Penulis, 2. Gambar 3. Tampilan Number Pad (Sumber: Penulis, 2. Dan jika semua Cell telah terisi dengan benar makan permainan akan berakhir, dan sistem akan memberikan opsi kepada pemain untuk mengulangi permainan atau memulai permainan baru. Tampilan Game berakhir dapat dilihat pada gambar berikut. http://ejournal. id/index. php/cbis Selain itu, juga terdapat opsi atau Option dimana terdapat beberapa pilihan yang terdapat fungsi yang berbeda-beda untuk setiap pilihan, untuk memunculkan tampilan pilihan ini pemain hanya cukup menekan tombol option dan kemudian pemain dapat memilih sebuah pilihan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pemain. Pilihan diatas meliputi : New Game untuk membuat sebuah permainan baru. Restart Game untuk mengulangi sebuah Show Solution untuk memunculkan jawaban yang benar dari sebuah permainan. Sellect Difficulty untuk mengubah tingkat kesulitan permainan. Switch Theme untuk mengubah warna atau tema papan sudoku. Change Accent Color untuk mengubah warna angka yang diisi pemain. CBIS JOURNAL - VOL. 12 NO. : MARET P a g e | 59 Tampilan Opsi atau Option dapat dilihat pada gambar berikut. Gambar 5. Tampilan Option (Sumber: Penulis, 2. Gambar 6. Tampilan Show Solution (Sumber: Penulis, 2. http://ejournal. id/index. php/cbis Gambar 7. Tampilan Select Difficulty (Sumber: Penulis, 2. Gambar 8. Tampilan Change Accent Color (Sumber: Penulis, 2. P a g e | 60 CBIS JOURNAL - VOL. 12 NO. : MARET Pengujian Pengujian pada Game Sudoku akan dengan menggunakan metode pengujian Blackbox Testing. Metode Blackbox Testing adalah sebuah metode yang digunakan untuk melakukan pengujian pada sebuah software / perangkat lunak tanpa harus memperhatikan detail dari software tersebut. Pengujian ini hanya akan memeriksa nilai keluaran berdasarkan nilai masukan masingmasing dan tidak ada upaya untuk mengetahui kode program apa yang digunakan untuk output. Berikut adalah tabel hasil dari pengujian fitur-fitur yang terdapat pada Game Sudoku yang telah di bangun. Pilihan New Game Menekan Pilihan Restart Game Mengulang Permainan Sesuai Menekan Pilihan Show Solution Memuncul yang benar Sesuai Menekan Pilihan Set Difficulty Memuncul kan pilihan Sesuai Memilih Mengubah ke tingkat Sesuai Menekan Pilihan Switch Theme Mengubah Light Theme / Dark Theme Sesuai Menekan Pilihan Change Accent Color Memuncul kan pilihan Sesuai Memilih Sebuah Warna Mengubah angka yang Sesuai Tabel 1. Hasil Pengujian Game Sudoku Deskripsi Hasil Pengujian Menekan Cell Memuncul Number Pad Sesuai Menekan Cell yang Pemain Memuncul Number Pad Sesuai Menekan Cell yang Sistem Tidak terjadi apaapa Sesuai Memilih Number Pad Mengisi angka yang dipilih pada Cell yang Sesuai Menekan Tombol Option Memuncul kan Pilihan / Option Sesuai Menekan Memulai Sesuai http://ejournal. id/index. php/cbis Kesimpulan P a g e | 61 CBIS JOURNAL - VOL. 12 NO. : MARET Change Accent Color pemain ke warna yang Kesimpulan Berdasarkan analisis yang dilakukan pada seluruh bagian penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pengembangan game Sudoku telah menghasilkan sistem yang memiliki fungsi dan interaksi yang jelas. Setiap diagram yang dibuat, mulai dari Use Case Diagram. Activity Diagram. Sequence Diagram, hingga Class Diagram, memberikan gambaran yang komprehensif tentang cara game ini bekerja. Pengujian menggunakan metode Blackbox Testing juga mengonfirmasi fungsionalitas yang konsisten dan tidak menunjukkan adanya kesalahan pada setiap Dalam konteks tampilan game, pengguna disediakan dengan antarmuka yang intuitif dan fitur yang memungkinkan untuk memulai, permainan sesuai keinginan. Pilihan tema, pengaturan tingkat kesulitan, dan opsi personalisasi lainnya memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan bagi pengguna. Ucapan Terima Kasih Penulis mengucapkan puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kelancaran karena jurnal ini dapat di selesaikan tanpa adanya masalah. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua, keluarga, saudara, dan teman teman yang telah memberikan dukungan. Serta tidak lupa juga penulis mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Tukino. Kom. SI. yang telah membimbing dan membantu sehingga jurnal ini dapat terselesaikan Daftar Pustaka