Miracle Journal of Public Health (MJPH). Vol. 6 No. 1 Juni 2023 DOI: 10. 36566/mjph/Vol6. Iss1/305 Website: https://journal. fikes-umw. id/index. php/mjph e-ISSN: 2622-7762 Pengaruh Public Service Motivation terhadap Kinerja Perawat di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa The Influence of Public Service Motivation on The Performance of Nurses at The Syekh Yusuf Hospital. Gowa Regency Sriyani Windarti. Dian Ekawaty. Nurmulia Wunaini N. Mangindara. Fadillah Al- Afiana Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Makassar . riyaniwindarti@gmail. com, 085342915. ABSTRAK Pelayanan publik di Indonesia masih berada dalam kategori kurang baik. Salah satu penyebabnya karena motivasi pelayanan publik belum mendarah dagingdalam diri aparatur pemerintah sehingga pelaksanaan pelayanan publik cenderung berorientasi hanya untuk memenuhi aturan atau kepentingan pribadi tanpa memikirkan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan data awal yang didapatkan menunjukkan bahwa dari tahun 2019-2021 masih banyak berkas rekam medik yang dikumpul tidak tepat waktu dan tidak lengkap. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja SDM di rawat inap masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Public Service Motivation terhadap kinerja perawat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional Study. Populasi sebanyak 297 perawat, dengan jumlah sampel sebanyak 170 perawat. Penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik non probability sampling. Uji yang digunakan yaitu uji Chi-Square dengan menggunakan SPSS. Hasil uji ChiSquare pada penelitian ini menunjukkan bahwa dari empat variabel yang diteliti hanya terdapat satu variabel yang berpengaruh terhadap kinerja perawat yaitu variabel pengorbanan diri dengan nilai p=0,006 < 0,05. Sedangkan variabel ketertarikan pada pembuatan kebijakan publik, komitmen pada kepentingan publik dan kewajiban sebagai petugas kesehatan, dan sifat empati tidak berpengaruh terhadap kinerja perawat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dari ke empat variabel yang diteliti hanya terdapat satu variabel yang berpengaruh yaitu variabel pengorbanan diri. Kata Kunci: Public service motivation, kinerja, perawat ABSTRACT Public service in Indonesia are still in the poor category. This is due to one of them because of the motivation of public service that have not been optimally embedded in the government apparatus so that in Indonesia the public services provided tend to be oriented only to fulfill the rules or personal interests without thinking about the welfare of the community. Based on the initial data obtained, it shows that from 2019-2021 there are still many medical record files collected that are not timely and incomplete. This shows that the performance of HR in inpatients is still not optimal. This study aims to determine the effect of public service motivation on the performance of nurses. The type of research used is quantitative research with a cross sectional study approach. The population iis 297 nurses. The sample in this study is 170 nurses. The sampling technique used in this study is non-probability sampling using purposive sampling method. The tests used were chi-square analyzed using SPSS. The results of Chi-Square analyzed in this study showed that of the four variables studied there was only one variable that had an influence on the nurseAos performance, namely the self-sacrifice variable with p-value = 0. 006 < 0. So it can be concluded that of the four variables studied, only one influential variable is the self-sacrifice variable. Keywords: Public service motivation, performance, nurse Article Info: Received: 27 Januari 2023 Revised form: 21 Februari 2023 Accepted: 15 Mei 2023 Published online: Juni 2023 Sriyani Windarti, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 22 - 34 cenderung berorientasi pada pemenuhan aturan PENDAHULUAN Organisasi yang bergerak di sektor publik daripada pemenuhan kebutuhan masyarakat secara merupakan salah satu bagian dari sistem ekonomi 4 Sejalan dengan hal tersebut, pelayanan negara dengan tujuan mewujudkan kesejahteraan publik di Indonesia masih dinilai buruk karena Organisasi yang bergerak di sektor publik pelayanan adalah mencari keuntungan pribadi, sekolah, serta rumah sakit. 1 Pemberian layanan bukan mengabdi sebagai pelayan masyarakat. kepada masyarakat merupakan fokus utama dari Motivasi pelayanan publik belum mendarah organisasi sektor publik. Namun, stigma negatif daging dalam diri aparatur pemerintah sehingga masih melekat pada organisasi pelayanan publik di Indonesia, dimana pelayanan yang diberikan berorientasi hanya untuk memenuhi aturan atau masih terkesan lambat, tidak efektif dan efisien serta identik dengan penyakit yang merugikan kesejahteraan masyarakat secara umum. Oleh karena itu, motivasi pelayanan publik sangat adalah birokrasi penting untuk dipahami dan dipertimbangkan pemerintah yang masih kaku dan tidak responsif dalam kaitannya dengan pelayanan publik dan terhadap kebutuhan warga pengguna layanan. kinerja pegawai publik yang sampai sekarang World Economic Forum Citra (WEF) masih belum optimal. for Management pernah Motivasi sendiri berasal. dari bahasa latin memberikan penilaian tentang rendahnya kualitas yaitu AumovereAy yang memiliki arti dorongan atau kinerja birokrasi publik di Indonesia. Berdasarkan laporan dari World Competitiveness Report 1995 pendapatnya bahwa AumotivasiAy adalah sesuatu diketahui bahwa dari 38 negara yang menjadi yang membangun semangat atau dorongan kerja. sasaran survei Motivasi International Institute AsAoad publik. Indonesia menempati peringkat ke-31. seseorang agar memiliki kegairahan Rendahnya kualitas pelayanan publik di Indonesia dalam bekerja sama secara efektif dan terintegrasi menurut Pusat Data Bisnis Indonesia disebabkan dengan segala daya upaya untuk mencapai oleh besarnya jumlah pegawai tidak seimbang Menurut Pandji Anoraga AuMotivasi kerja adalah sesuatu yang mampu membangun semangat atau dorongan dan kerjaAy. Untuk itu. RI, motivasi kerja dalam psikologi dijadikan sebagai pelayanan publik di Indonesia merupakan salah salah satu faktor yang mampu membangun satu bentuk pelayanan dengan prestasi terburuk semangat kerja. Berdasarkan Ombudsman ASEAN, buruknya pelayanan publik salah Para ahli sejak lama telah mengungkapkan satunya disebabkan karena pelayanan yang lebih bahwa terdapat dua faktor yang menjadi variabel Sriyani Windarti, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 22 - 34 substansial yang mempunyai pengaruh yang besar tenaga kesehatan, memiliki peran yang sangat terhadap motivasi karyawan yaitu faktor intrinsik penting dalam memberikan pelayanan di rumah dan ekstrinsik. 9 Variabel intrinsik merupakan variabel pendorong yang bersumber dari dalam Dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan di rumah sakit, perawat merupakan garda terdepan dedikasi, adanya keinginan untuk bermanfaat bagi konsumen terhadap kebutuhannya yaitu sembuh penyelesaian masalah publik. Sementara itu, dari kondisi sakit. Untuk itu, rumah sakit harus variabel ekstrinsik mengacu pada variabel yang memiliki sumber daya manusia yang yang cukup bersumber dari luar diri karyawan, meliputi faktor dari segi kuantitas dan berkualitas serta memiliki ekonomi, misalnya insentif, kompensasi, gaji, dan berbagai penghargaan lainnya. pelayanan kepada masyarakat. Dengan kata lain. Public Service Motivation (PSM) atau dalam Bahasa Indonesia semua sumber daya manusia di rumah sakit Motivasi termasuk perawat harus memiliki kompetensi dan Pelayanan Publik dijabarkan sebagai Aumotivasi skill sehingga mampu menunjukkan kinerja yang Menurut Mangkunegara, kinerja karyawan masyarakat dalam menjalankan pekerjaannya di merupakan hasil dari proses kerja seseorang, dinilai dari segi kualitas maupun secara kuantitas pelayanan kesehatan merupakan salah satu bagian yang dicapai oleh karyawan dalam menjalankan dari pelayanan publik kepada masyarakat secara tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan. Rumah sakit merupakan salah satu Mathis . merupakan hasil kerja seseorang publikAy. Pelayanan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Berdasarkan. Peraturan Menteri yang menunjukkan apa yang telah dilakukan atau Kesehatan Menurut Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2018, rumah Sastrohardiwiryo, kinerja merupakan hasil karya sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang personil baik kuantitas maupun kualitas dalam suatu organisasi. 14 Perawat sebagai salah satu jenis perorangan secara paripurna, dimana pelayanan tenaga kesehatan yang memiliki peran besar dalam yang diberikan meliputi pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Rumah sakit bekerja berdasarkan asuhan keperawatan di rumah merupakan fasilitas kesehatan rujukan utama bagi sakit, inilah perbedaan antara perawat dengan tenaga kesehatan lainnya di rumah sakit. pemulihan kesehatan. Perawat sebagai salah satu Kinerja Sriyani Windarti, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 22 - 34 pelayanan keperawatan merupakan pelayanan Selain itu. Pada tahun 2019-2021 masih banyak yang sangat diperlukan oleh masyarakat terutama berkas rekam medik yang dikumpul tidak tepat pada kondisi saat ini dimana kesehatan masyarakat waktu dan tidak lengkap. Hal ini. menjadi prioritas pemerintah. 16 Penelitian yang bahwa kinerja SDM di rawat inap masih belum dilakukan oleh Mifta Lintang di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung diperoleh membutuhkan kinerja tenaga keperawatan yang hasil bahwa pelayanan publik di RSBSA memiliki produktif untuk mencapai sasaran yang ingin tingkat motivasi yang tinggi. Tingkatan motivasi RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa ini dapat diurutkan dari yang tertinggi sampai Untuk meningkatkan kinerja perawat tersebut, terendah dimana ketertarikan terhadap partisipasi langkah strategis yang sebaiknya ditempuh rumah publik, komitmen terhadap nilai-nilai publik, rasa sakit adalah Motivasi Pelayanan Publik Terhadap iba, dan kesediaan untuk membantu orang lain Kinerja Kab. Gowa. Melalui penelitian ini peneliti berharap signifikan dengan kinerja perawat di Rumah Sakit RSUD Syekh Yusuf dapat menemukan pengaruh Bhayangkara Sartika Asih Bandung. yang konkrit antara Motivasi Pelayanan Publik Perawat RSUD Syekh Yusuf Hasil penelitian Agus Setiawan di Rumah sehingga meningkatkan kinerja perawat di RSUD Sakit Umum Daerah Taman Husada Bontang Syekh Yusuf Kab. Gowa. Dari latar belakang di Tahun 2017 menunjukkan adanya kecenderungan atas maka penulis tertarik untuk mengambil judul hubungan antara Public Service Motivation (PSM) penelitian yang berjudul Pengaruh Public Service dan empat dimensinya yaitu Attraction To Public Motivation Terhadap Kinerja. Perawat di RSUD Policy Making. Commotment To Poblic Interst. Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Compassion dan Sacrifice dengan kinerja dokter. Dimana BAHAN DAN METODE Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif kepada masyarakat sehingga sehingga mampu dengan rancangan obsevasional analitik dan menciptakan pelayanan yang prima. pendekatan Cross-Sectional Study. Populasi dalam RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa merupakan salah satu rumah sakit umum dengan klasifikasi B. bertugas di RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa Berdasarkan hasil observasi, pada pencapaian jumlah 297 perawat. Teknik penarikan sampel Standar Pelayanan Minimal (SPM) tahun 2021 yang digunakan adalah total random sampling terdapat satu indikator yang yang berada di bawah dalam penarikan sampel dan dihitung berdasarkan standar yakni indikator pelayanan rawat inap rumus Slovin sehingga diperoleh jumlah sampel mengenai jumlah visit dokter spesialistik. Dimana menggunakan rumus slovin adalah sebanyak 170 pencapaian di RSUD Syekh Yusuf Gowa masih 94% dari standar yang ditentukan sebesar 100%. Pengumpulan 0,05. Sriyani Windarti, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 22 - 34 menggunakan kuesioner dan observasi secara responden . ,3%). Berdasarkan masa kerja. Data yang telah terkumpul kemudian proporsi tertinggi pada masa kerja 1-5 tahun dianalisis menggunakan aplikasi SPSS dengan uji sebanyak 69 responden . ,6%), dan proporsi Chi Square. terendah pada masa kerja <1 tahun sebanyak 9 responden . ,3%). HASIL Tabel 1. Distribusi Karakteristik Responden di RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa Tahun 2022 Karakteristik. Responden. Jenis. Kelamin Laki-Laki Perempuan Total Umur <30 Tahun 31-40 Tahun >40 Tahun Total Pendidikan Terakhir Diploma (D. Ners Total Masa Kerja <1 Tahun 1-5 Tahun 6-10 Tahun >10 Tahun Total Sumber : Data Primer, 2022 Tabel 1 diatas menunjukkan karakteristik responden di RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa. Berdasarkan jenis kelamin, laki-laki sebanyak 28 Tabel 2. Distribusi Frekuensi TingkatPublic Service Motivation dan Kinerja Perawat di RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa Tahun 2022 Public. Service Motivation. Ketertarikan Pada Pembuatan Kebijakan Publik Baik Kurang baik Total Komitmen Pada Kepentingan Publik dan Kewajiban Sebagai Tenaga Kesehatan Baik Kurang baik Total Sifat Empati Baik Kurang baik Total Pengorbanan Diri Baik Kurang baik Total Kinerja Perawat Baik Kurang baik Total Sumber : Data Primer, 2022 Tabel 2 di atas menunjukkan distribusi responden . ,5%) dan perempuan sebanyak 142 responden . ,5%). Berdasarkan umur, proporsi perawat di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. tertinggi pada kelompok umur 31-40 tahun Pada sebanyak 111 responden . ,3%) dan proporsi kebijakan publik, menunjukkan bahwa dari 170 terendah pada kelompok umur >40 tahun sebanyak responden terdapat 129 responden . ,9%) dengan 29 responden . ,1%). Berdasarkan pendidikan ketertarikan pada pembuatan kebijakan publik terakhir, proporsi tertinggi pada pendidikan S1 sebanyak 73 responden . ,9%) dan proporsi ketertarikan pada pembuatan kebijakan publik terendah pada pendidikan Ners sebanyak 43 kurang baik terdapat sebanyak 41 responden Sriyani Windarti, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 22 - 34 . ,1%). Pada dimensi pengorbanan diri, menunjukkan bahwa kepentingan publik dan kewajiban sebagai tenaga dari 170 responden terdapat 169 responden kesehatan, menunjukkan bahwadari 170 responden . ,4%) dengan pengorbanan diri yang baik, terdapat 169 responden . ,4%) dengan komitmen sedangkan responden dengan pengorbanan diri yang baik, sedangkan responden dengan komitmen kurang baik terdapat sebanyak 1 responden yang kurang baik terdapat sebanyak 1 responden . ,6%). ,6%). Pada dimensi sifat empati, menunjukkan menunjukkan bahwa dari 170 responden terdapat bahwa dari 170 responden terdapat 169 responden 169 responden . ,4%) dengan kinerja yang baik, . ,4%) dengan sifat empati yang baik, sedangkan sedangkan responden dengan kinerja kurang baik responden dengan sifat empati kurang baik terdapat sebanyak 1 responden . ,6%). Pada terdapat sebanyak 1 responden . ,6%). Pada Tabel 3. Pengaruh Public Service Motivation terhadap Kinerja Perawat di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Tahun 2022 Public Service Motivation Kinerja Total Baik Kurang Baik Ketertarikan Pada Pembuatan. Kebijakan Publik Baik Kurang baik Total Komitmen Pada Kepentingan Publik dan Kewajiban Sebagai Tenaga Kesehatan Baik Kurang baik Total Sifat Empati Baik Kurang baik Total Pengorbanan Diri Baik Kurang baik Total Sumber : Data Primer, 2022 P-value 0,241 1,000 1,000 0,006 Tabel 3 menunjukkan bahwa pada dimensi responden . %). Sedangkan ketertarikan pada ketertarikan pada pembuatan kebijakan publik pembuatan kebijakan publik dengan kategori dengan kategori baik yang memiliki tingkat kurang baik yang memiliki tingkat kinerja perawat kinerja perawat yang baik sebanyak 129 responden yang baik sebanyak 40 responden . ,6%) dan . %), ketertarikan pada pembuatan kebijakan publik kebijakan publik pada kategori baik dengan dengan kategori kurang baik dengan tingkat tingkat kinerja perawat kurang baik sebanyak 0 kinerja perawat kurang baik sebanyak 1 responden Sriyani Windarti, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 22 - 34 . ,4%). Berdasarkan hasil analisis uji Chi-Square memiliki tingkat kinerja perawat baik sebanyak 0 diperoleh nilai p-value= 0,241 yang dimana nilai p . ,6%), dan untuk sifat empati pada kategori > 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak yang kurang baik dengan tingkat kinerja perawat kurang artinya tidak terdapat pengaruh ketertarikan pada baik sebanyak 1 . %). Berdasarkan hasil pembuatan kebijakan publik terhadap kinerja analisis uji chi-square diperoleh p-value= 1,000 perawat di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa yang dimana nilai p > 0,05 maka Ho diterima dan Tahun 2022. Ha ditolak, berarti tidak terdapat pengaruh Pada dimensi komitmen pada kepentingan ketertarikan pada pembuatan kebijakan publik publik dan kewajiban sebagai tenaga kesehatan terhadap kinerja perawat di RSUD Syekh Yusuf pada kategori baik berjumlah yang memiliki Kabupaten Gowa Tahun 2022. tingkat kinerja perawat yang baik sebanyak 168 ,4%) baik yang memiliki tingkat kinerja perawat yang kepentingan publik dan kewajiban sebagai warga baik sebanyak 169 responden . %) dan negara dengan kategori kurang baik dengan pengorbanan diri pada kategori baik dengan tingkat kinerja perawat baik sebanyak 1 responden tingkat kinerja perawat kurang baik sebanyak 0 . ,6%). %). Sedangkan pengorbanan diri pada kepentingan publik dan kewajiban sebagai warga kategori kurang baik yang memiliki tingkat kinerja negara pada kategori kurang baik yang memiliki perawat baik sebanyak 1 . ,0%) dan untuk tingkat kinerja perawat yang baik sebesar 0 pengorbanan diri pada kategori kurang baik yang . ,0%), dan komitmen pada kepentingan publik memiliki tingkat kinerja perawat kurang baik dan kewajiban sebagai warga negara dengan sebanyak 0 . ,0%). Berdasarkan hasil analisis kategori kurang baik dengan tingkat kinerja uji chi-square diperoleh nilai p-value= 0,006 yang perawat baik sebesar 1 . %). Berdasarkan hasil dimana nilai p > 0,05 maka Ho ditolak dan Ha analisis uji chi-square diperoleh nilai p-value= 1,000 yang dimana nilai p > 0,05 maka Ho ketertarikan pada pembuatan kebijakan publik diterima dan Ha ditolak yang artinya tidak terdapat terhadap kinerja perawat di RSUD Syekh Yusuf pengaruh ketertarikan pada pembuatan kebijakan Kabupaten Gowa Tahun 2022. Sedangkan Pada dimensi pengorbanan diri pada kategori publik terhadap kinerja perawat di RSUD Syekh Yusuf Kabupatn Gowa Tahun 2022. Pada dimensi sifat empati pada kategori baik PEMBAHASAN Public Service Motivation adalah tujuan yang memiliki tingkat kinerja perawat baik sebanyak 168 . ,4%) dan sifat empati pada ekonomis agar bermanfaat bagi masyarakat umum, kategori baik dengan tingkat kinerja perawat bertujuan untuk membantu orang lain, dan kurang baik sebanyak 1 . ,6%) Sedangkan, untuk semangat untuk mencapai prestasi yang bersifat sifat empati pada kategori kurang baik yang intrinsik atau yang berfokus pada pelayanan Sriyani Windarti, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 22 - 34 . ervice 18 Berdasarkan 2022 menunjukkan bahwa hasil analisis uji Chi- penelitian mengatakan bahwa terdapat banyak Square diperoleh nilai p-value= 0,241 yang faktor yang bisa terjadi akibat perilaku muncul, dimana nilai p > 0,05 maka Ho diterima dan Ha keinginan untuk menolong orang lain dan menjadi individu yang bermanfaat bagi publik lebih ketertarikan pada pembuatan kebijakan publik terhadap kinerja perawat di RSUD Syekh Yusuf dibandingkan sektor privat. Sedangkan karyawan Kabupaten Gowa Tahun 2022. Sebanyak 129 sektor privat lebih fokus pada aspek promosi dan proses dalam pekerjaan. ketertarikan pada pembuatan kebijakan publik Perry dan Wise . melakukan penelitian sudah baik. Hal ini dikarenakan perawat tertarik tentang motivasi karyawan di sektor publik. pada hal yang berkaitan dengan lingkungan kerja. Pegawai yang bekerja pada sektor publik lebih dan perawat memiliki pandangan positif terhadap fokus pada nilai-nilai penghargaan . intrinsik dan manfaat pekerjaan ketika melayani kebijakan/peraturan kesehatan di rumah sakit. Namun masih terdapat 41 responden yang Sikap kesediaan berkorban atau melayani orang lain sebagai bentuk subtitusi pencapaian seharusnya kebijakan publik kurang baik. Hal ini disebabkan dimiliki oleh seseorang sebagai bentuk motivasi karena perawat tidak tertarik dalam proses politik yang kuat dalam memberikan pelayanan kepada pembuatan kebijakan dalam rumah sakit serta 20 Hasil penelitian Andersen & Kjeldsen kebijakan/peratutan yang ada di rumah sakit. Hasil motivation berpengaruh secara signifikan terhadap penelitian ini sejalan dengan penelitian yang kinerja pegawai publik. Hasil penelitian tersebut juga sejalan dengan penelitian dari Steijn . dan Wu . yang menyatakan bahwa PSM variabel kebijakan publik adalah -0,046 dan nilai t- berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai hitung -0,894. Nilai koefisien regresi ini tidak signifikan pada tingkat signifikansi pada 0,05 Ketertarikan terhadap pembuatan kebijakan Khusnul Khasanahyang dengan p-value 0,378. publik selalu dikaitkan dengan pencapaian prestasi Komitmen pada kepentingan publik dan perawat yang memungkinkan individu untuk kewajiban sebagai tenaga kesehatan berkaitan mencapai prestasi perawat yang memungkinkan dengan keinginanuntuk memberikan pelayanan individu mencapai kepuasan batin atau pribadi. kepada masyarakat umum yang didorong oleh Berdasarkan hasil penelitian Ketertarikan Pada keyakinan yang tulus dan kasih sayang terhadap Pembuatan Kebijakan PublikTerhadap Kinerja kepentingan sosial. Komitmen yang harus dimiliki Perawat di RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa Tahun oleh setiap perawat sebagai warga negara untuk Sriyani Windarti, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 22 - 34 maka artinya ada hubungan antara dimensi publik di rumah sakit yaitu komitmen untuk komitmen pada kepentingan publik dan kewajiban melayani pasien dan keluarga pasien dengan baik sebagai warga negara dengan kinerja perawat di yang didorong juga oleh kayakinan yang tulus dari RSUD Dayaku Raja. dalam hati dan kasih sayang terhadap kepentingan pasien dan keluarga pasien. Sifat empati yaitu sifat dimana adanya Berdasarkan hasil penelitian komitmen pada mengutamakan kepentingan orang lain, ikut kepentingan publik dan kewajiban sebagai tenaga merasakan perasaan orang lain serta sikap positif kesehatan terhadap kinerja perawat di RSUD sosial lainnya. Sifat empati harus dimiliki oleh Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Tahun 2022 perawat yaitu berkepentingan untuk menolong menunjukkan bahwa hasil analisis uji Chi-Square Sifat mementingkan kepentingan pasien, diperoleh p-value= 1,000 yang dimana nilai p > 0,05 maka Ho diterima, berarti tidak terdapat memberikan pelayanan di rumah sakit. pengaruh ketertarikan pada pembuatan kebijakan Berdasarkan hasil penelitian Sifat Empati publik terhadap kinerja perawat di RSUD Syekh terhadap Kinerja Perawat di RSUD Syekh Yusuf Yusuf Kab. Gowa Tahun 2022. Sebanyak 170 Kab. Gowa Tahun 2022 menunjukkan bahwa hasil reponden telah diberikan kuesioner dan dari hasil analisis uji chi-square diperoleh nilai p-value= analisis sebanyak 169 responden menyatakan 1,000 yang dimana nilai p > 0,05 maka Ho bahwa variabel komitmen pada kepentingan publik dan kewajiban sebagai tenaga kesehatan ketertarikan pada pembuatan kebijakan publik terhadap kinerja perawat di RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa Tahun 2022. Sebanyak 170 reponden karena merupakan prioritas, bekerja dengan tulus telah diberikan kuesioner dan dari hasil analisis dan sadar bahwa pelayanan keperawatan adalah sebanyak 169 responden menyatakan bahwa tanggung jawab sebagai seorang perawat. Namun variabel sifat masih terdapat 1 responden yang mengatakan komitmen pada kepentingan publik dan kewajiban masyarakat dan merasakan keadaan sosial orang sebagai tenaga kesehatan masih kurang baik. Hal lain, dan selalu merasa simpatik. Namun masih terdapat 1 responden yang mengatakan sifat berkontribusi terhadap lingkungan sekitar rumah empati kurang baik. Hal ini disebabkan karena Hasil penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan Auliayang menunjukkan bergantung pada orang lain. Hasil penelitian ini bahwa hasil uji statistik yang telah dilakukan yaitu tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan dengan menggunakan uji Spearman, maka hasil uji Aulia yang menunjukkan bahwa hasil uji statistik yang diperoleh yaitu nilai signifikan 0,000 < 0,05 yang telah dilakukan yaitu dengan menggunakan Hal empati sudah baik. Hal ini Sriyani Windarti, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 22 - 34 uji Spearrman, maka hasil uji yang diperoleh yaitu dan tanggung jawabnya rumah sakit dibandingkan nilai signifikan 0,007 < 0,05 yang beararti kepentingan sendiri. Namun masih terdapat 1 teradapat hubungan antara dimensi komitmen pada responden yang mengatakan variabel pengorbanan kepentingan publik dan kewajiban sebagai warga diri kurang baik. Hal ini disebabkan karena negara dengan kinerja perawat di RSUD Dayaku Raja. Namun penelitian yang dilakukan oleh Agus melayani masyarakat dan tidak adanya imbalan Setiawan menunjukkan bahwa seluruh responden untuk itu. Penelitian ini sejalan dengan penelitian dokter memiliki rasa empati dengan kategori yang yang dilakukan oleh Aulia yang menunjukkan tinggi di Rumah Sakit Umum Taman Husada hasil uji statistik yang telah dilakukan dengan Bontang. menggunakan uji spearman, maka hasil uji yang Sikap pengorbanan diri yang dimiliki oleh diperoleh yaitu nilai signifikan 0,000 < 0,05 perawat berarti sikap kecintaannya terhadap rumah sakit tempatnya bekerja, tanggung jawab yang pengorbanan diri dengan kinerja perawat di RSUD baik dalam tugas Dayaku Raja. dan kewajibannya, kesetiaan yang besar kepada rumah sakit dalam berkorban untuk kelangsungan hidup rumah sakit. Sikap pengorbanan diri memperlihatkan bahwa disimpulkan bahwa dimensi pengorbanan diri terhadap kinerja perawat menunjukkan kecintaan terhadap profesi dan di RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa Tahun 2022, namun tidak terdapat pengaruh pada dimensi pelayanan kepada pasien. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat KESIMPULAN DAN SARAN pengaruh pada ketertarikan pada pembuatan kebijakan publik. Berdasarkan hasil penelitian pengorbanan diri komitmen pada kepentingan publik dan kewajiban terhadap kinerja perawat di RSUD Syekh Yusuf sebagai tenaga kesehatan, serta sifat empati Kab. Gowa Tahun 2022 menunjukkan bahwa hasil terhadap kinerja perawat di RSUD Syekh Yusuf analisis uji Chi-Square diperoleh nilai p = 0,006 Kabupaten Gowa Tahun 2022. yang dimana nilai p > 0,05 maka Ha diterima dan Adapun saran yang diberikan adalah pihak Ho ditolak, berarti tidak terdapat pengaruh ketertarikan pada pembuatan kebijakan publik lingkungan kerja yang kondusif dan kebijakan terhadap kinerja perawat di RSUD Syekh Yusuf yang bersifat tidak menekan perawat sehingga Kab. Gowa Tahun 2022. Sebanyak 170 reponden menciptakan kenyamanan dalam bekerja. Perawat telah diberikan kuesioner dan dari hasil analisis diharapkan dapat mempertahankan sikap disiplin sebanyak 169 responden menyatakan bahwa dalam bekerja, serta mampu membedakan waktu variabel pengorbanan diri sudah baik. Hal ini bekerja dan waktu istirahat agar sistem pelayanan dikarenakan perawat bersedia mendahulukan tugas dapat berjalan sebagaimana semestinya. Sebaiknya Sriyani Windarti, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 22 - 34 perawat di rumah sakit memiliki rasa empati yang Otonomi Daerah. 47Ae55. lebih tinggi dalam melayani pasien agar dapat Haris RA. Motivasi Pelayanan Publik (Public meningkatkan kualitas kinerja. Sebaiknya pihak Service Motivatio. Dalam Peningkatan Kinerja Sektor Publik. Public Corner [Interne. 34Ae motivasi yang berbentuk insentif kepada perawat Available sehingga perawat merasa senang melayani pasien from:https://ejournalwiraraja. com/index. php/FISIP dengan tulus tanpaimbalan. /article/view/461https://ejournalwiraraja. php/FISIP/article/view/461/405 Adha MN. Nashrillah. Pengaruh Motivasi UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih kepada semua pihak yang telah Pelayanan Publik Terhadap Sikap Pekerja Dan membantu semua proses dalam penelitian hingga Kecocokan Nilai-Nilai Individu Karyawan Rumah penyusunan jurnal ini. Terima kasih kepada semua Sakit Umum Daerah Dr Zainoel Abidin Banda Staf di Institut Ace. J Ilm Mhs Ekon Manaj [Interne. Ilmu Kesehatan Pelamonia Makassar, khususnya di Prodi S1 Administrasi 2. :142Ae55. Rumah Sakit serta semua staf di RSUD Syekh from:https://etd. id/index. php?p=show_ Yusuf Kabupaten Gowa yang telah bersedia detail&id=33503 Negara AK. Febrianto HG. Fitriana AI. mengisi kuesioner dalam penelitian ini. Kusuma Negara A. Wahyu Febrianti R. Pengaruh Motivasi Pelayanan Publik. Perceived Support Organizational Citizenship Behavior terhadap Kinerja Organisasi Sektor Publik di Kota Tangerang. Dyn Manag J. Jimanto RB. Yohanes D. Kunto S. Si S. Pengaruh Service Quality Terhadap Loyalitas Pelanggan Dengan Customer Satisfaction Sebagai Variabel Intervening Pada Ritel Bioskop the Premiere Surabaya. J Manaj Pemasar Petra. Pelayanan Perceived Organizational Publik Support Dan Terhadap Simp Nas [Interne. Available from: http://jurnal. id/index. php/senamu/article/vi ew/2108http://jurnal. id/index. php/sen amu/article/viewFile/2108/1289 Sinto Sunaryo. Joko Suyono. A Test of Model Motivation. Job Satisfaction and Organizational Citizenship Behavior 2013. :384Ae98. Wiska N. Asrinaldi A. Zetra A. Motivasi Pelayanan Publik dalam Peningkatan Kinerja Pelayanan di Kantor Camat Padang Timur. JIPAGS (Journal Indones Public Adm Gov Stud. :1Ae7. Syamsir & Embi MA. Urgensi Public Service Motivation dalam Mewujudkan Pelayanan Publik Prima. Motivasi of The Relationship Between Public Service 3. :53Ae64. Pengaruh Kinerja Organisasi Sektor Publik Di Kota A. DAFTAR PUSTAKA