Al Basirah Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 5. Nomor 2. Desember 2025 Hal. ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://doi. org/10. 58326/jab. OPTIMALISASI WEBSITE DESA SEBAGAI SARANA PELAYANAN INFORMASI PUBLIK DI DESA MOJOPURO. WURYANTORO. WONOGIRI Optimizing The Village Website As a Means Of Public Information In Mojopuro Village Wuryantoro. Wonogiri Achmad Zaky Faiz Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti Wonogiri zakyfaiz88@gmail. Ruslina Dwi Wahyuni Program Studi Hukum Tata Negara. Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti Wonogiri roselynaa@gmail. Rina Resmito Sari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti Wonogiri Loplupez. 24@gmail. Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan website Desa Mojopuro. Kecamatan Wuryantoro. Kabupaten Wonogiri sebagai sarana pelayanan informasi publik yang efektif, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi desa adalah kurangnya pembaruan konten, minimnya kemampuan perangkat desa dalam mengelola website, serta belum adanya standar alur informasi publik yang terstruktur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melibatkan perangkat Desa Mojopuro sebagai mitra utama . Melalui kegiatan pelatihan, pendampingan teknis, dan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan informasi digital, tim pengabdian memberikan solusi yang dapat langsung diterapkan oleh perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan perangkat desa dalam mengelola konten website, meningkatnya jumlah informasi publik yang dipublikasikan secara berkala, serta bertambahnya tingkat kunjungan masyarakat ke website desa. Optimalisasi ini diharapkan dapat mendukung transparansi pemerintahan desa, mempercepat layanan informasi, dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan desa. Dari Analisis optimalisasi website desa memberikan dampak positif dalam berbagai aspek, sangat relevan dengan perkembangan zaman yang semakin digital. Dengan terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas website desa, kita dapat memaksimalkan potensi desa dalam menghadapi era digital dan mewujudkan masyarakat yang lebih maju dan sejahtera. Pemerintah desa berperan penting untuk mendukung optimalisasi website desa sebagai sarana berbagi informasi kepada masyarakat luas. Kata kunci: optimalisasi website, sarana informasi public, pelayanan informasi Achmad Zaky Faiz. Ruslina Dwi Wahyuni. Rina Resmito Sari Abstract This community service activity aims to optimize the use of the Mojopuro Village website. Wuryantoro Subdistrict. Wonogiri Regency as a medium for public information services that is effective, transparent, and easily accessible by the community. The main problems faced by the village are the lack of content updates, the limited capability of village officials in managing the website, and the absence of a structured public information flow standard. This community service activity is carried out using a Participatory Action Research (PAR) approach, involving the Mojopuro Village apparatus as the main partner. Through training activities, technical assistance, and the development of standard operating procedures (SOP) for managing digital information, the community service team provides solutions that can be directly implemented by village officials. The results of the activities show a significant increase in the village officials' skills in managing website content, an increase in the amount of public information published regularly, and a rise in the community's visits to the village website. This optimization is expected to support village government transparency, accelerate information services, and strengthen community participation in the village development process. Analysis of village website optimization shows positive impacts in various aspects, very relevant to the increasingly digital By continuously developing and improving the quality of the village website, we can maximize the village's potential in facing the digital era and create a more advanced and prosperous society. The village government plays an important role in supporting the optimization of the village website as a means of sharing information with the wider community. Keywords: website optimization, public information media, information services PENDAHULUAN Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) adalah merupakan suatu jembatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di perkuliahan secara langsung ke KPM muncul dari kesadaran bahwa mahasiswa merupakan salah satu motor penggerak dalam pembangunan nasional, mahasiswa dengan memanfaatkan sebagian waktu belajarnya keluar dari lingkungan kuliah, perpustakaan dan bekerja di lapangan untuk menerapkan ilmu yang diperolehnya untuk dipratekkan langsung di lapangan. Program ini dilaksanakan dengan bantuan serta bimbingan dari Lembaga Penelitian Pengabdian pada Masyarakat (LPPM). Kuliah Pengabdian masyarakat (KPM) adalah sebuah bentuk intrakulikuler yang merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi menggunakan metode memperkenalkan dan memberikan pengalaman bekerja dan belajar mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat. Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) merupakan salah satu Tri dharma perguruan tinggi yang wajib dilaksanakan oleh seluruh mahasiswa sebagai salah satu syarat utama kelulusan dalam mencapai gelar sarjana, tentunya bentuk kegiatan yang memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup dan beradaptasi ditengah masyarakat dan sekitarnya di luar kampus. Dalam kegiatan ini para dosen dan mahasiswa bersinergi untuk Al Basirah. Volume 5. Nomor 2. Desember 2025 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Achmad Zaky Faiz. Ruslina Dwi Wahyuni. Rina Resmito Sari menerapkan ilmu dan keahlian yang dimiliki. Kegiatan ini bertujuan membantu aktivitas masyarakat dan mensejahterakan kehidupan masyarakat. Di Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri mempunyai tema yaitu Peningkatan Sumber Daya Manusia dengan Memanfaatkan Teknologi Tepat Guna. Peran mahasiswa KPM STAIMAS Wonogiri sangat strategis dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa. Dengan kemampuan adaptasi yang tinggi dan semangat gotong royong, mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat. Selain itu, diharapkan mahasiswa supaya membantu anggota masyarakat berdasarkan pengetahuan dan keterampilan profesionalnya, dan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dari kampus Staimas dalam bentuk rencana kegiatan kerja untuk membantu masyarakat berdasarkan masalah yang muncul (Anwas, 2. Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri kelompok 1 ditugaskan di Desa Mojopuro,Kecamatan Wuryantoro Kabupaten Wonogiri. Kelurahan Mojopuro merupakan salah satu Desa di Kecamatan Wuryantoro dan merupakan bagian dari Kabupaten Wonogiri. Kelurahan Mojopuro meliputi 11 lingkungan yaitu (Bakem. Warengan. Purwoharjo. Goimo. Mojopuro Kulon. Mojopuro Wetan. Kerjo. Tegal Ombo Kulon. Tegal Ombo Wetan. Kedung Mulyo Gondangsar. Adapun permasalahan yang ada di Wuryantoro terutama di Desa Mojopuro yaitu Salah satunya adalah kurang optimalnya website desa. Sedangkan dalam pembuatan Website Desa sebagai sumber informasi dan komunikasi. Data-data yang tersedia di kantor Desa Mojopuro terkadang cukup sulit untuk dianalisa karena belum terkomputerisasi sehingga untuk mendapatkan informasi mengenai potensi yang ada tentu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan analisa. Padahal dengan kemajuan di bidang teknologi informasi seharusnya hal tersebut dapat diatasi sehingga informasi mengenai potensi desa/kelurahan dapat diketahui dengan cepat dan tepat. (Alexander. Tulenan. and Sambul. , 2. Masyarakat dapat mengakses informasi tentang desa kapan saja dan di mana saja, seperti jadwal kegiatan desa, pengumuman penting, potensi wisata, dan data kependudukan. Website desa dapat menjadi sarana untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa. Masyarakat dapat melihat laporan keuangan desa, program kerja, dan hasil pembangunan. Website desa dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk memberikan masukan dan saran kepada pemerintah desa. Website desa dapat juga digunakan untuk mempromosikan potensi desa, seperti produk UMKM, wisata desa, dan budaya lokal. Website desa dapat digunakan untuk memberikan layanan publik secara online, seperti perizinan atau Al Basirah. Volume 5. Nomor 2. Desember 2025 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Achmad Zaky Faiz. Ruslina Dwi Wahyuni. Rina Resmito Sari pengaduan oleh karena itu optimalisasi website desa perlu dilakukan. Dengan adanya website desa ini, diharapkan kelurahan Mojopuro dapat lebih maju dalam hal pelayanan publik dan keterbukaan informasi Sasaran lainnya adalah meningkatkan jumlah pengunjung website. Selain itu, optimalisasi website Desa diharapkan dapat membantu dan memudahkan masyarakat Mojopuro dan luar Mojopuro dalam mempelajari informasi terbaru di Mojopuro. METODE Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melibatkan perangkat Desa Mojopuro sebagai mitra Siklus langkah kerja PAR yaitu to know,to understand,to plan,to act,dan to change (Wahyuni. D dkk, 2. Tahapan pelaksanaan meliputi: . identifikasi kebutuhan, dilakukan melalui observasi dan wawancara untuk mengetahui kondisi website desa, kemampuan operator, serta jenis informasi publik yang belum terkelola. perencanaan program, berupa penyusunan materi pelatihan, alur pengelolaan informasi, dan kebutuhan teknis optimalisasi . pelatihan dan pendampingan, yang dilakukan melalui workshop dan praktik langsung mengenai pengelolaan konten website, publikasi informasi publik, dan perbaikan serta . monitoring dan evaluasi, yang dilakukan dengan menilai peningkatan kemampuan perangkat desa dan frekuensi pembaruan konten sebelum dan sesudah kegiatan. HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam melakukan optimalisasi website Desa Mojopuro, terdapat beberapa tahapan yang dilakukan, yaitu perizinan, identifikasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Beberapa tahapan tersebut merupakan langkah-langkah yang sangat penting dalam proses optimalisasi website desa. Melibatkan mahasiswa yang terdiri dari 16 anggota sebagai tim pelaksana juga merupakan langkah yang tepat untuk melibatkan generasi muda dalam pembangunan desa. Perizinan. Hal ini merupakan langkah terpenting dalam penyelesaian proker kami di Desa Mojopuro, sesuai dengan rekomendasi dari Kepala Desa dan Perangkat Desa. Setelah itu permohononan izin kepada instansi terkait, yaitu Kominfo Kabupaten Wonogiri. Hal ini dilakukan agar pembahasan tentang optimalisasi kinerja website dapat berlangsung dengan baik dan lancar. Identifikasi. Metode yang digunakan adalah wawancara secara langsung. Wawancara ini dilakukan kepada Kepala Desa atau perangkat Desa Mojopuro mengenai kebutuhan dalam memaksimalkan peran website desa sebagai media informasi serta komunikasi. Dari proses identifikasi ini, mendapat kesimpulan bahwa Desa Mojopuro membutuhkan sarana untuk menyebarkan informasi. Oleh karena itu, sebagai solusi dari permasalahan Al Basirah. Volume 5. Nomor 2. Desember 2025 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Achmad Zaky Faiz. Ruslina Dwi Wahyuni. Rina Resmito Sari tersebut. KPM Kelompok 1 mengoptimalkan website Desa sebagai media informasi kepada masyarakat Mojopuro. Pelaksanaan. Pelaksanaan, optimalisasi website Desa Mojopuro dilakukan pada rentang waktu 8 Juli sampai 21 Agustus 2024 dengan pengumpulan informasi yang ada di desa dan pendampingan kepada perangkat desa dalam penggunaan website sebagai media informasi Desa Mojopuro: Pengumpulan informasi. Dalam upaya meningkatkan sistem informasi di Desa Mojopuro, mahasiswa Kuliah Pengapdian masyarakat (KPM) dari Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri Kelompok 1 melakukan pengumpulan data dengan cara berpartisipasi langsung dalam kegiatankegiatan lokal seperti Posyandu dan kegiatan serupa. Oleh karena itu, informasi yang diperoleh didasarkan pada kejadian yang bersifat faktual. Pengelolaan website desa. Mahasiswa KPM kelompok 1 sebagai tim pelaksana mengisi informasi desa dari profil desa. Sejarah desa, susunan organisasi perangkat desa dan pengisian konten berita desa yang di aplikasilan ke website Desa Mojopuro. dengan membangun pondasi yang kuat untuk menjadikan website sebagai sumber informasi yang akurat dan terpercaya bagi masyarakat. Informasi mengenai potensi yang ada di Desa Mojopuro dapat sampaikan kepada masyarakat luas. Dengan demikian, tujuan optimalisasi website sebagai sarana sistem informasi dapat tercapai. Evaluasi. Dalam tahapan ini adalah evaluasi dalam melaksanakan salah satu program kerja optimalisasi website desa. Kegiatan ini dikerjakan dengan tujuan mengkoreksi apabila ada kekurangan dan kekeliruan dalam input Dalam evaluasi ini bekerja sama dengan perangkat Desa Mojopuro dan mahasiswa KPM Kelompok 1. Lebih lanjut, dalam artikel ini penulis menggunakan beberapa teori untuk mendukung validitas kepenulisan. Teori tersebut diantaranya : E-Government (Pemerintahan Elektroni. E-Government merupakan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) oleh lembaga pemerintah untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Penerapan website desa adalah manifestasi dari e-government di tingkat terbawah pemerintahan, yang bertujuan untuk memutus rantai birokrasi yang panjang dan menyediakan akses informasi 24/7 bagi Masyarakat (Permana & Sukri, 2. Al Basirah. Volume 5. Nomor 2. Desember 2025 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Achmad Zaky Faiz. Ruslina Dwi Wahyuni. Rina Resmito Sari . Sistem Informasi Desa (SID). SID adalah instrumen wajib yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Konsep ini menekankan bahwa desa harus memiliki sistem pengelolaan data dan informasi yang terstruktur. Website desa yang dioptimalkan berfungsi sebagai ujung tombak . ront-en. dari SID, memastikan data kependudukan, potensi desa, hingga informasi anggaran dapat didistribusikan kepada publik secara sistematis dan akurat, sejalan dengan prinsip tata kelola yang baik (Good Governanc. (Fahriadi, 2. Teori Pelayanan Publik (Public Servic. Inti dari kegiatan pemerintah adalah melayani masyarakat. Melalui teori pelayanan publik, optimalisasi website desa diarahkan untuk mencapai standar pelayanan yang prima, yaitu pelayanan yang cepat, mudah diakses, transparan, dan memenuhi harapan Optimalisasi ini bukan hanya sekadar digitalisasi, melainkan upaya fundamental untuk mewujudkan efektivitas dan efisiensi birokrasi di tingkat desa (Trianisa & Sugiarto, 2. Pemberdayaan Masyarakat (Community Empowermen. Program KPM ini mengadopsi prinsip pemberdayaan. Teori ini menekankan bahwa keberhasilan suatu program harus berkelanjutan . , dan hal tersebut hanya dapat dicapai dengan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, yaitu perangkat desa. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan, perangkat desa diberdayakan untuk mengelola dan memobilisasi sumber daya teknologi yang ada, sehingga mereka memiliki kemandirian dan rasa kepemilikan terhadap website desa (Pradana & Mulyana, 2. Penulisan terdahulu sebagai rujukan pertama yakni Jurnal yang ditulis oleh Andrew Setiawan Rusdianto. Beau Reyhan Sinatria, dan Bima Galang Rambu Anarki . yang berjudul AuDigitalisasi Informasi Desa Bendelan Melalui Program Desa Digital Terintegrasi di Desa Bendelan BondowosoAy memberikan hasil bahwa Program ini menunjukkan bahwa digitalisasi informasi desa melalui aplikasi dan website berhasil meningkatkan transparansi dan aksesibilitas data bagi masyarakat. Hasilnya adalah kemudahan warga untuk mendapatkan informasi secara cepat, yang sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang terbuka. Artikel kedua yakni dari Ari Fadli dan Petrus Wolo . yang berjudul AuOptimalisasi Web Desa Pada Penyajian Informasi Al Basirah. Volume 5. Nomor 2. Desember 2025 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Achmad Zaky Faiz. Ruslina Dwi Wahyuni. Rina Resmito Sari Publik Kepada Masyarakat DesaAy. Optimalisasi Web Desa Pada Penyajian Informasi Publik Kepada Masyarakat Desa. Tulisan dari Suci Prihatiningtyas. Fatikhatun Nikmatus Sholihah. Anggun Wulandari. Mohamad Khoirur Roziqin. Mutrofin Rozaq, dan Asiyah Lu'lu'ul Husna . Dengan judul AuOptimalisasi Website Sistem Informasi Desa untuk Meningkatkan Pelayanan Publik di Desa Pesantren JombangAy yang mendapatkan hasil bahwa Optimalisasi website Sistem Informasi Desa (SID) yang dilakukan para penulis ini mendapatkan respon positif dari perangkat desa karena dinilai mampu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan data kependudukan dan pelayanan publik. Kegiatan ini berhasil memfasilitasi perangkat desa dalam proses dokumentasi dan distribusi informasi yang lebih terstruktur Kegiatan yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KPM di Desa Mojopuro terdiri dari beberapa Hasil dari setiap tahapan kegiatan disajikan sebagai berikut: Perizinan . Berdasarkan Kegiatan yang telah dilaksanakan mahasiswa KPM kelompok 1 dalam optimalisasi website desa, telah mendapatkan izin dari kepada Kepala Desa Mojopuro dan Dinas Kominfo Kabupaten Wonogiri. Adapun prosedur untuk medapatkan izin tersebut adalah mengisi file dan diupload ke domain yang disediakan oleh Kominfo dan file yang di upload adalah :SK Kepala Desa. SK Pejabat Pengelola Domain yg ditunjuk sesuai surat Kuasa. Surat Kuasa. Surat Permohonan. Identifikasi dan pelaksanaan Setelah mendapatkan perizinan dari pihak instansi terkait,selanjutnya adalah identifikasi yang dilakukan mahasiswa KPM kelompok 1 dan hasil dari identifikasi mahasiswa KPM adalah kurangnya SDM dalam mengelola website Desa. Oleh karena itu mahasiswa KPM turut membantu dalam pengoptimalan website desa dan setelah identifikasi dilakukan pelaksanaan pengisian website desa. dan telah mendapatkan domain dari kominfo adapun domain tersebut adalah https://kel-mojopuro. id dan domain tersebut menampilkan berbagai macam konten sebagai berikut : Al Basirah. Volume 5. Nomor 2. Desember 2025 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Achmad Zaky Faiz. Ruslina Dwi Wahyuni. Rina Resmito Sari Gambar 1 (Tampilan Websit. Berbagai macam fitur yang tersedia dalam website desa nantinya dapat dimanfaatkan untuk mempermudah pelayanan di desa, serta sebagai sarana promosi agar Desa Mojopuro dapat dikenal luas oleh masyarakat luas. Fitur website Desa Mojopuro terdiri : Home atau Beranda: berisi halaman muka yang terdiri dari header, berita terbaru, galeri foto, ucapan selamat datang yang disertai kata- kata sambutan dari kepala desa, dan footer yang berisikan informasi kontak desa. Pemerintahan : berisikan struktur organisasi, perangkat desa dan lembaga desa. Profil Desa : profil desa terdiri dari sub-menu yaitu tentang desa, demografi penduduk, visi dan misi, geografis desa, demografi desa. Pemerintahan: menu pemerintahan terdiri dari submenu struktur organisasi ,perangkat desa, lembaga desa. Layanan. Informasi : berisikan berita, pengumuman, agenda kegiatan, galeri. APB desa. Potensi desa. Produk hukum Website desa yang dioptimalkan lebih diarahkan pada kelengkapan data informasi, berita desa, dan potensi desa. Pengumpulan profil desa sebagai bahan informasi atau konten dari website, data yang berhasil dikumpulkan seperti profil desa, pemerintahan, dan data desa, serta berbagai informasi tersebut akan menjadi bagian dari konten yang ditampilkan pada website desa. Pengumpulan segala informasi yang bisa dijadikan sebagai berita terutama terkait kegiatan - kegiatan yang terlaksana di Desa Mojopuro seperti Posyandu, acara desa, kegiatan selama Kuliah Pengabdian Masyarakat, dan masih banyak lagi. Setelah informasi terkumpul akan disusun sebuah berita yang nantinya akan dipublikasikan oleh admin website desa Al Basirah. Volume 5. Nomor 2. Desember 2025 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Achmad Zaky Faiz. Ruslina Dwi Wahyuni. Rina Resmito Sari Gambar 2. Tampilan beranda website Dalam web desa juga menampilkan agenda yang akan di laksananakan dari pemerintah desa, sehingga masyarakat luas mendapatkan informasi tersebut dengan mudah. Merujuk pada teori-teori yang peneliti gunakan menunjukkan bahwa kegiatan optimalisasi website di Desa Mojopuro secara nyata mewujudkan konsep E-Government dan memenuhi prinsip Pelayanan Publik yang diamanatkan oleh UU No. 25 Tahun 2009. Sebelum program ini, penyebaran informasi dan pelayanan desa masih sangat bergantung pada pertemuan fisik atau media komunikasi tradisional. Gambar 3 Kegiatan Optimalisasi Al Basirah. Volume 5. Nomor 2. Desember 2025 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Achmad Zaky Faiz. Ruslina Dwi Wahyuni. Rina Resmito Sari Gambar 4 Tampilan Website berita Dalam web desa juga menampilkan agenda yang akan di laksananakan dari pemerintah desa, sehingga masyarakat luas mendapatkan informasi tersebut dengan mudah. Merujuk pada teori-teori yang peneliti gunakan menunjukkan bahwa kegiatan optimalisasi website di Desa Mojopuro secara nyata mewujudkan konsep E-Government dan memenuhi prinsip Pelayanan Publik yang diamanatkan oleh UU No. 25 Tahun 2009. Sebelum program ini, penyebaran informasi dan pelayanan desa masih sangat bergantung pada pertemuan fisik atau media komunikasi tradisional. Setelah implementasi, website desa kini berfungsi sebagai gerbang utama . -servic. , yang memungkinkan masyarakat mengakses:. Transparansi Informasi: Mulai dari APBDes, program kerja, hingga struktur organisasi, yang sebelumnya sulit diakses, kini tersedia secara digital. Hal ini secara langsung meningkatkan akuntabilitas pemerintah desa kepada publik, sesuai dengan semangat E- Government. Efisiensi Pelayanan: Meskipun baru pada tahap penyediaan informasi persyaratan layanan, langkah ini telah mengurangi frekuensi kunjungan fisik masyarakat ke kantor desa hanya untuk bertanya. Ini menunjukkan adanya peningkatan efisiensi dalam alur pelayanan, sesuai dengan tujuan utama teori Pelayanan Publik. Optimalisasi ini membuktikan bahwa TIK mampu menjadi katalisator bagi transformasi tata kelola desa, mengubah layanan yang manual menjadi layanan yang digital, transparan, dan efisien, sejalan dengan model E-Government tingkat lokal. Terlepas dari hal tersebut, fokus kegiatan pada penataan ulang dan pengisian konten website secara terstruktur adalah perwujudan nyata dari pengembangan Sistem Informasi Desa (SID). Pelatihan intensif yang diberikan kepada perangkat desa, khususnya operator, menekankan pentingnya: . Validitas Data: Data potensi desa dan kependudukan diunggah dengan format yang Al Basirah. Volume 5. Nomor 2. Desember 2025 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Achmad Zaky Faiz. Ruslina Dwi Wahyuni. Rina Resmito Sari terstandarisasi, mempermudah perangkat desa dalam proses input dan update. Integrasi Data: Website kini menjadi platform sentral untuk menyajikan berbagai data yang sebelumnya tersebar . i perangkat desa yang berbed. , yang merupakan tujuan utama dari sistem informasi. Dengan terintegrasinya berbagai informasi penting ke dalam satu platform digital yang mudah diakses. Desa Mojopuro telah melangkah lebih jauh dalam memenuhi amanat UU Desa. Website yang teroptimasi ini memastikan bahwa fungsi SID sebagai alat manajemen data dan distribusi informasi berjalan optimal. Aspek keberlanjutan . program ini dijamin melalui pendekatan Pemberdayaan Masyarakat. Program KPM ini tidak hanya sebatas pembangunan infrastruktur teknologi, tetapi berfokus pada pembangunan humanware . umber daya manusi. Peningkatan Kapasitas SDM: Setelah serangkaian pelatihan, perangkat desa yang ditunjuk kini memiliki kemampuan mandiri untuk mengelola, memperbarui konten, dan merawat Hal ini sangat krusial karena menurut teori pemberdayaan, program dikatakan berhasil jika subjek . erangkat des. tidak lagi bergantung pada pihak luar . im pengabdia. Kepemilikan Lokal: Partisipasi aktif perangkat desa dalam proses desain konten hingga pengisian berita menunjukkan adanya rasa kepemilikan terhadap aset digital desa tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa proses transfer pengetahuan dan keterampilan telah berhasil. Peningkatan self-reliance . dan kemampuan teknis perangkat desa ini adalah indikator langsung dari keberhasilan implementasi teori Pemberdayaan Masyarakat dalam konteks KPM berbasis teknologi. KESIMPULAN Berdasarkan penelitian yang dilakukan mahasiswa KPM kelompok 1,optimalisasi website desa sebagai media informasi desa memiliki dampak yang positif dalam mempromosikan serta meningkatkan kemampuan SDM perangkat desa dalam mengelola website desa. Website menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan potensi dan keunggulan desa kepada masyarakat luas. Melalui proses optimalisasi, perangkat desa dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola website. Salah satu pilar penting dalam era informasi yang menuntut akses informasi yang cepat dan akurat adalah website. Pembaruan konten secara berkala sangat krusial untuk menjaga minat pengunjung serta dukungan penuh dari pemerintah desa sangatlah diperlukan untuk keberlangsungan optimalisasi website. UCAPAN TERIMAKASIH Terima kasih penulis sampaikan kepada Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti Wonogiri (STAIMAS) atas dukungannya yang telah diberikan kepada kami. Dan juga penulis ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu berjalannya kegiatan pengabdian Al Basirah. Volume 5. Nomor 2. Desember 2025 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Achmad Zaky Faiz. Ruslina Dwi Wahyuni. Rina Resmito Sari Penghargaan yang sebesar-besarnya penulis sampaikan kepada Camat Wuryantoro beserta jajarannya, juga Lurah Mojopuro beserta perangkat-perangkatnya, dan seluruh warga desa di 11 lingkungan Mojopuro serta teman-teman KPM kelompok 1 yang selalu memberikan supportnya untuk kelancaran kegiatan ini. DAFTAR PUSTAKA