Vol. No. 3 September 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Pendampingan Pemeriksaan Kadar Karboksihemoglobin Pada Pekerja Batu Bata Di Desa Trowulan Kabupaten Mojokerto Muhamad Widiatmoko1. Previta Zeizar Rahmawati2*. Erni Yohani Mahtuti3 1,2,3 Teknologi Laboratorium Medis / STIKes Maharani. Malang Email: previtazr@stikesmaharani. Abstrak Kesadaran masyarakat akan pencemaran udara akibat pembakaran batu bata masih sangat rendah, asap dari proses pembakaran merupakan salah satu pencemaran udara yang dominan dari limbah sampah. Asap dari pembakaran batu bata memiliki komponen berbahaya diantaranya gas CO . arbon monoksid. Metana (CH. NOx . itrogen oksid. , gas CO2 . , serta kabut Karboksihemoglobin dapat menyebabkan terhambatnya pengikatan Hb dengan O2 yang menyebabkan orang sesak nafas, pusing, mual, sampai tidak sadarkan diri. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Kadar Karboksihemoglobin (COH. pada pekerja batu bata di Desa Trowulan Kabupaten Mojokerto. Pemeriksaan menggunakan Spektrofotometer UV-Vis panjang gelombang 546 Penelitian dilakukan pada bulan September 2024, jumlah sampel 8 responden. Hasil analisa data dengan uji pearson correlations yakni hasil konsentrasi kadar COHb melebihi batas normal <3,5 %, kadar karboksihemoglobin terendah 6,3% dan tertinggi 16%. Hasil korelasi diperoleh nilai p value usia . =0,. , masa kerja dalam tahun . = < 0,. , dan waktu bekerja dalam satu hari . = < 0,. terhadap kadar COHb dalam darah Pekerja batu bata. Kesimpulan kadar COHb Pekerja batu bata diatas nilai 3. 5% dan hubungan yang tidak signifikan antara usia dan lama bekerja, dan waktu kerja terhadap kadar COHb dalam darah pekerja batu bata. Keywords: COHb spektrofotometri UV-Vis. Pekerja batu bata PENDAHULUAN Udara merupakan komponen penting dalam kehidupan makhluk hidup yang ada di Namun, seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, perkembangan pada sistem transportasi menyumbang pencemaran udara termasuk karbon monoksida (Husaini, 2. Pencemaran udara merupakan suatu keadaan terkontaminasinya baik lingkungan dalam maupun lingkungan luar dari zat kimia, fisik, ataupun biologis yang mengubah karakteristik natural dari atmosfer. Pembuatan batu bata merupakan pekerjaan yang banyak dilakukan di Indonesia. Kesadaran masyarakat akan pencemaran udara akibat pembakaran batu bata masih sangat rendah, dimana asap dari proses pembakaran merupakan salah satu pencemaran udara yang dominan dari limbah sampah. Asap dari pembakaran batu bata sendiri memiliki komponen berbahaya diantaranya gas CO . arbon monoksid. Metana (CH. NOx . itrogen oksid. , gas CO2 . , serta kabut karbon (Mabruroh. Hemoglobin adalah molekul darah dalam sel darah merah yang memasok sekitar dua pertiga kebutuhan zat besi tubuh. Hemoglobin (H. dalam darah lebih mudah mengikat CO daripada oksigen (O. dengan nilai tingkat afinitas sebesar 245 kali, dikarenakan hemoglobin Vol. No. 3 September 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 memiliki afinitas yang jauh lebih tinggi untuk CO dibandingkan dengan oksigen. Hal tersebut menyebabkan terhambatnya pengikatan Hb dengan O2. CO yang telah mengikat hemoglobin akan membentuk karboksihemoglobin (COH. CO masuk ke dalam tubuh manusia melalui proses inhalasi. Selanjutnya CO akan masuk ke dalam alveoli dan menyebar ke dalam peredaran darah. Gas CO bergerak dari alveoli yang memiliki tekanan lebih tinggi ke dalam pembuluh darah yang memiliki tekanan lebih rendah daripada alveoli. (Heryanti, 2. Kadar COHb dalam darah pekerja akan meningkat pada usia 40 tahun kedepan, sebab kemampuan organ untuk melakukan metabolisme dalam tubuh akan mengalami penurunan. Kadar COHb dalam darah diatas normal dapat memberikan pengaruh pusing, mual dan kemungkinan hilang kesadaran sampai menyebabkan koma hingga kematian (Hendri, 2. Berdasarkan latar belakang diatas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang gambaran kadar COHb pada pekerja batu bata di desa Trowulan Kabupaten Mojokerto dikarenakan banyaknya kasus akan kurangnya kesadaran akan berbahaya asap pembakaran batu bata. Penelitian ini diharapkan dapat mengetahui kadar COHb pekerja batu bata apakah hasilnya normal atau tidak normal. METODE KEGIATAN Metode penelitian yang dilakukan adalah Deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Pada penelitian ini peneliti menggunakan sampel darah vena sebanyak 3 cc pada pekerja batu bata yang ada di Desa Trowulan Kabupaten Mojokerto. Populasi adalah keseluruhan kelompok orang, kejadian atau hal minat yang ingin peneliti investigasi (Widodo, 2. Populasi dalam penelitian yaitu Pembuat Batu bata di Desa Trowulan Kabupaten Mojokerto sebanyak 8 orang. Teknik sampling peneletian ini yaitu dengan Total Sampling karena jumlah sampel penelitan ini berjumlah 8 sampel, dan kurang dari 100 Alat pemeriksaan Kadar COHb menggunakan Spektrofotomer UV-Vis. Jenis data dalam penelitian ini menggunakan data primer. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian Kadar Karbosihemoglobin (COH. pada pekerja batu bata di Desa Trowulan Kabupaten Mojokerto. Dengan pemeriksaan Kadar COHb menggunakan sampel darah lengkap dan alat Spektrofotmeter Uv-Vis. Kemudian dihitung kadar COHb dengan menggunakan rumus dan didapatkan hasil berikut: yaycayccycayc yaycCyayca = yaycaycycuycycaycaycuycycn yaA ycU 6,08% yaycaycycuycycaycaycuycycn ya Vol. No. 3 September 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Tabel 1. Hasil Pemeriksaan Kadar COHb Kode Sampel Kadar Cohb Keterangan Nilai Normal Tinggi Tinggi <3,5% Tinggi (Norma. Tinggi Tinggi >3,5% Tinggi (Tingg. Tinggi Tinggi Berdasarkan Tabel 1. menunjukan bahwa Kadar COHb terendah adalah 6,3% dan yang tertinggi sebesar 16%. Kriteria kadar dibagi menjadi 2 yaitu <3,5% di katakan normal atau AuMemenuhi SyaratAy dan di katakan tidak normal AuTidak Memenuhi SyaratAy apabila kadar COHb > 3. Dari data di atas, maka seluruh data . %) dengan rata rata kadar 11,7% , dalam darah responden pekerja AuTidak Memenuhi SyaratAy. Tabel 2. Uji Tabulasi Silang Berdasarkan Lama Bekerja Lama bekerja Jumlah Responden Persentase Rerata kadar <4 Tahun >4 Tahun Pada Tabel 2 Menunjukkan bahwa dari 8 responden pekerja batu bata yang memiliki kadar COHb di bawah kategori lama bekerja < 4 tahun sebanyak 62% dengan rerata kadar COHb 11% dan atas toleransi kategori lama bekerja dengan kisaran > 4 tahun sebanyak 38% dengan rerata kadar 12%. Tabel 3. Uji Korelasi Berdasarkan Lama Bekerja Lama Bekerja (Tahu. Kadar COHb Lama Bekerja (Tahu. Pearson Corelation Sig 2-tailed Kadar COHb Pearson Corelation Sig 2-tailed Pada Tabel 3 menunjukkan hasil uji korelasi kadar COHb berdasarkan lama bekerja kurang lebih 4 tahun terdapat nilai uji pearson correlation 0. 040 yang berarti dalam kategori sangat lemah antara kadar COHb dengan lama bekerja nilai sing-2 tailed 0. 925 atau > 0,05 yang artinya hasil menunjukkan bahwa tidak ada korelasi secara statistik. Tabel 4. Uji Tabulasi Silang Berdasarkan Usia Usia Jumlah Responden Persentase Rerata Kadar 18 Ae 24 Tahun 25 Ae 44 Tahun 45 Ae 60 Tahun Total Vol. No. 3 September 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Pada Tabel 4 Menunjukkan bahawa dari 8 responden pekerja batu bata yang memiliki kadar COHb di atas toleransi kategori umur dangan kisaran 18 Ae 24 tahun sebanyak 12% dengan rerata kadar COHb sebesar 6%, kisaran umur 25 Ae 44 tahun sebanyak 63% dengan rerata kadar COHb sebesar 11% dan kisaran umur 45 Ae 59 tahun sebanyak 25% dengan rerata kadar COHb sebesar 13%. Tabel 5. Uji Korelasi Berdasarkan Usia Pekerja Usia Kadar COHb Usia Pearson Corelation Sig 2-tailed Kadar Pearson COHb Corelation Sig 2-tailed Pada Tabel 5 menunjukkan hasil uji korelasi kadar COHb dengan usia terdapat nilai pearson correlations 0. 568 yang berarti dalam kategori yang sedang antara kadar COHb dan nilai sig . Ae taile. 142 menunjukkan bahwa tidak ada korelasi secara statistik. Tabel 6. Uji tabulasi Silang Berdasarkan Lama Bekerja Dalam Sehari Lama Bekerja Dalam Sehari Jumlah Responden Persentase Rerata Kadar <8 Jam >8 Jam TOTAL Pada Tabel 6 Menunjukkan bahwa dari 8 responden pekerja batu bata yang memiliki kadar COHb di bawah kategori kerja dalam satu hari < 8 jam sehari sebanyak 12% dengan rerata kadar COHb sebesar 6%, toleransi di atas kategori bekerja dalam >8 jam Kerja sehari sebanyak 88% dengan rerata kadar COHb sebesar 12% . Table 7. Uji Korelasi Berdasarkan Lama Bekerja Dalam Sehari Lama Bekerja Sehari Kadar COHb Lama Bekerja Sehari Pearson Corelation Sig 2-tailed Kadar COHb Pearson Corelation Sig 2-tailed Pada Tabel 7 menunjukkan hasil uji korelasi kadar COHb berdasarkan Lama Bekerja dalam sehari terdapat nilai pearson correlations 0. 642 menunjukkan korelasi dalam kategori Vol. No. 3 September 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 sangat kuat antara kadar COHb dengan lama bekerja dalam sehari nilai Sig . -taile. atau > 0,05 yang menunjukan bahwa tidak ada korelasi secara statistik. Tabel 8. Karakteristik Responden Pada Kuisioner Parameter Lain Pada Spesifikasi Jumlah Persentase (%) Kuesioner Kebiasaan Merokok Tidak Iya Kebiasaan Merokok/ Tidak Batang Merokok <8 Batang >8 Batang Alat Pelindung Diri Iya Tidak Kadang0 Memiliki Pekerjaan Sampingan Iya Tidak Pada Tabel 8 Pengumpulan data karateristik 8 pekerja batu bata berdasarkan 8 responden pekerja batu bata yang memiliki kadar COHb di atas toleransi kategori merokok sebanyak 87% dan toleransi kategori tidak merokok sebanyak 13%. Kategori merokok < 8 batang dalam sehari sebanyak 13% dan toleransi kategori merokok > 8 batang perhari sebanyak 74%. Pemakaian alat pelindung diri . terdapat 100% yang tidak menggunakan alat pelindung diri . Persentase reponden yang memiliki pekerjaan sampingan terdapat 0% sedangkan yang tidak memiliki pekerjaan sampingan 100% KESIMPULAN Berdasarkan penelitian di atas peneliti mendapatkan kesimpulan: Kadar karboksihemoglobin COHb pada pekerja batu bata di Desa Trowulan Kabupaten Mojokerto dengan jumlah 8 responden hasil kadar COHb melebihi batas normal dengan rerata kadar 11,7%. Kadar COHb para pekerja batu bata dari hasil yang didapatkan dari hasil uji korelasi kadar COHb dengan lama bekerja kurang dan lebih 4 tahun terdapat nilai pearson correlations 040 nilai sig 2 Ae tailed 0. 925 atau P > 0,05 berarti dalam kategori lemah antara kadar COHb dengan lama bekerja yang artinya hasil menunjukkan bahwa korelasi tidak signifikan secara statistik dikarenakan kurangnya jumlah dari sampel responden UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan terimakasih kepada pihak Desa Trowulan Kabupaten Mojokerto yang telah membantu penulis dalam proses pengabdian maupun publikasi ilmiah. Vol. No. 3 September 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 DAFTAR PUSTAKA