Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 9. Oktober 2024, 347-356 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 UJI IN VITRO NILAI SUN PROTECTING FACTOR (SPF) EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK HEKSANA DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth. Lisa Amelia Rahmi1. Emelda1*. Wahyu Yuliana Solikah1. Ichwan Ridwan Rais2 Universitas Alma Ata. Yogyakarta1 Universitas Ahmad Dahlan. Yogyakarta2 Email*: emelda@almaata. Artikel diterima: 11 Juli 2024. Disetujui: 11 Oktober 2024 DOI: https://doi. org/10. 36387/jiis. ABSTRAK Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth. ) mengandung senyawa biokatif yang dapat berpotensi sebagai tabir surya. Penelitian bertujuan mengetahui potensi ekstrak etanol dan ekstrak heksana daun kenikir sebagai tabir surya. Ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan masing-masing pelarut berupa etanol 70% dan n-heksana. Pengukuran Nilai SPF ekstrak etanol (EEDK) dan Ekstrak Heksana (EHDK) dengan metode spektrofotometri UV-Vis pada Panjang gelombang 290400 nm pada seri konsentrasi 200 ppm, 400 ppm, 600 ppm, dan 800 ppm. Hasil menunjukkan EEDK memiliki potensi sebagai tabir surya dengan nilai SPF yang dihasilkan pada konsentrasi 200 ppm, 400 ppm, 600 ppm dan 800 ppm berturutturut 1,3896A0,0343. 1,7936A0,0144. 2,2282A0,0580. dan 3,2575A0,2257. Nilai SPF EHDK berturut-turut adalah 1,1454A0,0204. 1,3193A0,0048. 1,4993A0,0169. dan 1,6967A0,0111. Sedangkan nilai SPF asam sinamat berturut-turut adalah 4,5865A0,0534. 5,8073A0,1096. 6,7218A0,0568. dan 7,4695A0,1331. Analisis statistika menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara nilai SPF EEDK. EHDK dan Asam Sinamat dengan nilai signifikansi 0,00 . ig< 0,. EEDK memilki nilai SPF yang lebih besar dibandingkan dengan EHDK . ig=0,012<0,. namun masih memiliki nilai SPF yang berada pada kekuatan minimal jika dibandingkan dengan Asam sinamat yang berada pada kekuatan sedang hingga ekstra . ig = 0,00<0,. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin tinggi konsentrasi EEDK dan EHDK, nilai SPF akan semakin tinggi, kemampuan tabir surya semakin baik. Kata kunci: Ekstrak Daun Kenikir. Cosmos caudatus. Etanol. Heksana. SPF. Tabir ABSTRACT Bioactive substances found in kenikir leaves may be used as sunscreens. The purpose of the study is to evaluate the kenikir leaf ethanol extract (EEDK) and hexane extract (EHDK) as potential sunscreens. The maceration method is used for extraction, and 70% ethanol and n-hexane are used as each solvent. employing the UV-Vis spectrophotometric method at a wavelength of 290Ae400 nm and concentration series of 200, 400, 600, and 800 ppm to measure the SPF value of Emelda, dkk | 347 Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 9. Oktober 2024, 347-356 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 EEDK and EHDK. With SPF values of 1. 3896 A 0. 0343, 1. 7936 A 0. 0144, 2. A 0. 0580, and 3. 2575 A 0. 2257 obtained at concentrations of 200 ppm, 400 ppm, 600 ppm, and 800 ppm, respectively, the results demonstrate the potential of EEDK as a sunscreen. 1454 A 0. 3193 A 0. 4993 A 0. 0169 are the EHDK SPF values. Keywords: Kenikir Leaf. Cosmos caudatus. Ethanol. Hexane. SPF. Sunscreen PENDAHULUAN dengan cara melakukan penyerapan Sinar matahari memiliki banyak paparan radiasi UV sehingga sinar UV manfaat, namun jika berlebihan juga akan membuat dampak yang buruk mendalam yang dapat mengurangi terutama pada kulit yang diakibatkan risiko kerusakan kulit akibat sinar UV adanya radiasi dari sinar ultraviolet (Minerva, 2. Seiring dengan (UV) perkembangannya, bahan aktif dalam (Mumtazah Panjang gelombang sinar UV berkisar 100Ae400 nm yang terbagi menjadi menggunakan bahan dari alam. Bahan beberapa jenis yaitu sinar UV A . - dalam pembuatan tabir surya dari 400 n. , sinar UV B . -320n. , bahan alam banyak ditemukan dan serta sinar UV C . -280 n. memiliki efek samping yang tidak (Ansary et al. , 2. Paparan sinar Ae Rachman, menyebabkan beberapa kelainan pada (Wicaksana kulit baik bersifat akut dengan timbul Antioksidan yang ditemukan di dalam gejala pada kulit seperti kulit terbakar, tanaman memiliki sifat pelindung maupun timbul kelainan pada kulit terhadap radiasi yang bersifat kronik seperti penuaan sehingga dapat digunakan sebagai . tabir surya (Pratiwi et al. , 2. (Minerva, 2. Salah satu skin care yang Pemilihan (UV) memiliki fungsi sebagai perlindungan yang terbagi menjadi polar dan kulit dari paparan sinar UV adalah Semakin tinggi konstanta tabir surya. Tabir surya bekerja elektrikum suatu pelarut maka pelarut Emelda, dkk | 348 Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 9. Oktober 2024, 347-356 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 akan semakin polar. Etanol memiliki Dragendrof, reagen Meyer. FeCl3 1% konstanta elektrikum yang tinggi dan 5%, metanol, kloroform, n- butanol, etil asetat. H2SO4 10%, konstanta elektrikum yang rendah aseton, kuersetin, asam tanat, kuinin, (Arsa & Achmad, 2. (Aminu et asam galat, asam sinamat , 2. Sehingga, dipilih penelitian Ekstraksi n-heksana Serbuk kemampuan/efektifitas antara Ekstrak digunakan untuk ekstraksi sebelumnya Etanol dan Ekstrak Heksana Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth. dalam kemampuannya sebagai tabir Ekstraksi surya dengan melakukan pengukuran nilai SPF (Sun Protecting Facto. simplisia dan pelarut yaitu 1 : 6 (Agusetyaningsih METODE PENELITIAN Dilakukan ekstraksi menggunakan dua Alat dan Bahan pelarut yaitu etanol 70% dan n- Alat Maserasi dilakukan selama 3 penelitian ini adalah penangas air, kain Remaserasi sebanyak satu kali. Hasil rotary evaporator, labu ukur, pipet ukur, neraca analitik, pipet tetes, plat selanjutnya dikentalkan menggunakan KLT Silika Gel 60 F254. Lampu UV waterbath hingga diperoleh ekstrak 254 nm. Lampu UV 366nm, chamber etanol dan ekstrak heksana daun KLT, kenikir (Cosmos caudatus Kunth. spektrofotometer UV-Vis. Skrining Fitokimia Bahan yang digunakan pada Uji flavonoid penelitian adalah serbuk daun kenikir. Uji flavonoid dilakukan dengan akuades, pelarut etanol 70%, pelarut n- mereaksikan ekstrak menggunakan logam magnesium (M. dan HCL pekat Positif terdapat kandungan (HCL. Emelda, dkk | 349 Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 9. Oktober 2024, 347-356 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 flavonoid ditandai warna merah jingga terbentuk dapat bertahan selama 10 sampai merah ungu (Lestari, 2. menit dengan ketinggian 1-3 cm, maka Identifikasi KLT menggunakan fase ekstrak positif mengandung saponin gerak adalah n-heksan : etil asetat . (Lestari, 2. Identifikasi KLT (Jannah et al. , 2. menggunakan fase gerak heksana: Uji alkaloid aseton . Uji alkaloid dilakukan dengan menambahkan kloroform dan reagen Meyer. Jika dengan pembanding sapogenin (Anrina et al. , 2. Uji fenolik Pengujian FeCl3. Terbentuknya warna hijau, merah. Pada tabung yang berbeda ungu, biru, dan hitam yang kuat menunjukkan adanya senyawa fenol Dragendrof, dikatakan positif jika terdapat endapan berwarna merah bata (Aminu et al. (Lamadjido et al. , 2. Identifikasi Identifikasi KLT menggunakan KLT menggunakan pelarut n-butanol Fase gerak kloroform:etanol . : asam asetat : air . :1:. (Ahmad et Uji tanin , 2. Pengujian menambahkan 2 ml larutan FeCl3 1%. Penentuan Nilai SPF EEDK. EHDK dan Pembanding Asam Sinamat Positif mengandung tanin apabila Penentuan nilai SPF dilakukan timbul warna hijau kehitaman atau dengan menimbang 100mg ekstrak biru tua (Lestari, 2. Identifikasi kemudian dilarutkan menggunakan KLT dengan pembanding asam tanat pelarut yang sesuai sebanyak 100ml menggunakan fase gerak metanol:air sehingga didapatkan larutan induk . (Dewi et al. , 2. Uji Saponin Masing-masing ekstrak dibuat seri Uji saponin dilakukan dengan kadar 200, 400, 600, dan 800 ppm penggojokan menggunakan air panas. (Iskandar Perlakuan yang sama juga dilakukan ditambahkan HCl 1 N, bila busa yang Desriyana. Emelda, dkk | 350 Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 9. Oktober 2024, 347-356 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 (Rakhmatullah et al. , 2. Masingmasing Panjang UV-VIS HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil menunjukkan kebenaran dari bahan dengan interval 5 nm (Pratiwi et al. pembuluh seperti pada Gambar 1. Nilai SPF didapatkan dengan Ekstraksi merupakan pemisahan satu menghitung luas daerah dibawah atau beberapa kurva serapan (AUC). padatan atau cairan dengan tujuan yaycOya = yayca yayca 2 y yccycEycaOeyca bahan dari pengambilan sari diperoleh senyawa kimia yang terkandung didalam suatu Keterangan : Metode yang digunakan pada Aa = absorbansi pada panjang penelitian ini yaitu metode maserasi. gelombang a nm (Dilla et al. , 2. Pemilihan dari Ab = absorbansi pada panjang metode tersebut dikarenakan memiliki gelombang b nm dPa-b = selisih panjang gelombang a dan b kelebihan tidak merusak senyawa Nilai total AUC diperoleh dengan yang mudah rusak oleh panas dan membutuhkan pelarut yang cenderung AUC segmen panjang gelombang. SPF (Emelda. Hasil untuk setiap konsentrasi ditentukan rendemen ekstrak ditunjukkan pada menggunakan rumus sebagai berikut : Rendemen etanol 70% lebih yaycOya ycoycuyciycIycEya = yuIycu Oe yuI1 besar daripada n-heksana. Hal ini dikarenakan etanol 70% lebih polar Keterangan : dibandingkan n-heksana (Solikah et n = panjang gelombang terbesar , 2. Pelarut merupakan salah 1 = panjang gelombang terkecil mempengaruhi mutu ekstrak. Emelda, dkk | 351 Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 9. Oktober 2024, 347-356 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 . Gambar 1. Hasil Mikroskopik Serbuk Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth. Parenkim. Berkas Pembuluh Tabel 1. Hasil Rendemen Ekstrak Daun Kenikir Berat ekstrak 57,91 EEDK EHDK Berat serbuk . Rendemen (%) Tabel 2. Hasil Skrining Fitokimia EEDK dan EHDK Senyawa fitokimia Flavonoid Reagen Mg HCl Meyer Dragendof FeCl3 1% EEDK Saponin HCl Fenolik FeCl3 Alkaloid Tannin EHDK Tabel 3. Hasil Analisis Fitokimia dengan KLT EEDK dan EHDK Senyawa Flavonoid Standar 0,22 EEDK 0,22 Hasil Nilai Rf Standar 0,13 EHDK 0,17 Hasil Alkaloid Tannin 0,86 0,86 0,86 0,88 Saponin 0,51 Fenolik 0,63 0,63 0,81 0,90 Keterangan : ( ) : Mengandung senyawa fitokimia (-) : Tidak mengandung senyawa fitokimia Hasil SPF ditunjukkan pada tabel 4. Menurut FDA minimal,nilai (Food Drug Administratio. klasifikasi produk atau zat aktif tabir termasuk perlindungan ekstra, nilai 8- surya berdasarkan nilai SPF-nya, yaitu 15 termasuk perlindungan maksimal. Emelda, dkk | 352 Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 9. Oktober 2024, 347-356 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 Penggunaan pelarut yang perlindungan ultra (Irianti, 2. berbeda dapat juga mempengaruhi Perbedaan nilai SPF pada masing Ae hasil nilai SPF. Salah satu faktor yang masing sampel dikarenakan adanya mempengaruhi nilai SPF suatu sediaan ausokrom setiap senyawa, sehingga polaritas pelarut. pada nilai SPF hasil penyerapan UV Tabel 4. Hasil Pengukuran Nilai SPF (Sun Protecting Facto. EEDK dan EHDK dibandingkan dengan Asam Sinamat Konsentrasi Replikasi Asam Sinamat 4,5496 4,5622 4,6478 4,5865A0,0534 X A SD 5,9339 5,7442 5,7439 5,8073A0,1096 X A SD 6,6569 6,7630 6,7456 6,7218A0,0568 X A SD 7,3225 7,5044 7,5818 7,4695A0,1331 X A SD *Terdapat perbedaan dengan nilai signifikansi < 0,05 Nilai SPF EEDK 1,3713 1,4292 1,3683 1,3896A0,0343 1,8104 1,7859 1,7847 1,7936A0,0144 2,1726 2,2238 2,2884 2,2282A0,0580 3,4381 3,0043 3,3301 3,2575A0,2257 EHDK 1,1661 1,1451 1,1251 1,1454A0,0204 1,3228 1,3138 1,3214 1,3193A0,0048 1,4798 1,5098 1,5086 1,4993A0,0169 1,6947 1,7088 1,6867 1,6967A0,0111 P value 0,00* Tabel 5. Hasil Uji Post Hoc EEDK. EHDK, dan Asam Sinamat Sampel Asam Sinamat EEDK EHDK Asam Sinamat 0,00* 0,00* EEDK 0,00* EHDK 0,00* 0,012* 0,012* *Terdapat perbedaan bermakna dengan nilai signifikansi <0,05 Nilai SPF EEDK ekstrak heksana daun kenikir termasuk dibandingkan EHDK lebih bagus pelarut nonpolar dan pada skrining dikarenakan etanol merupakan pelarut yang polar, terbukti pada uji skrining hanya flavonoid, alkaloid, dan fenolik. fitokimia ekstrak etanol daun kenikir Pembanding yang digunakan pada uji terdapat kandungan flavonoid, tanin. SPF ini yaitu asam sinamat, pemilihan asam sinamat sebagai pembanding Sedangkan Emelda, dkk | 353 Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 9. Oktober 2024, 347-356 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 dikarenakan turunan asam sinamat Selanjutnya dilakukan uji post hoc banyak digunakan sebagai bahan aktif games-howell pada tabir surya. Pengujian nilai SPF kelompok yang memiliki perbedaan atau berbeda. Hasil uji post hoc games-howell dapat dilihat pada tabel heksana daun kenikir dikarenakan 10 menunjukan p<0,05 yang berarti ada perbedaan bermakna antara asam golongan yang memiliki aktivitas sinamat dengan EEDK, asam sinamat sebagai sunscreen agent. Adanya dengan EHDK, dan EEDK dengan EHDK. penyerapan sinar UV lebih banyak (Alviolina Kusumanti. KESIMPULAN Nilai SPF Selain itu, asam sinamat merupakan dengan konsentrasi 200, 400, 600 dan senyawa yang murni dibandingkan 800 ppm pada Ekstrak Etanol Daun ekstrak etanol dan ekstrak heksana. Kenikir (EEDK) berturut-turut adalah Analisis data dengan cara uji 1,3896A0,0343. 1,7936A0,0144. normalitas menggunakan uji shapiro Ae 2,2282A0,0580. dan 3,2575A0,2257. Syarat uji normalitas data Ekstrak Heksana Daun dikatakan normal jika p>0,050 . Dari (EHDK) 1,1454A0,0204. EHDK, Kenikir EEDK, 1,3193A0,0048. 1,4993A0,0169. 1,6967A0,0111 menunjukkan data terdistribusi normal dengan p>0,05. Selanjutnya dilakukan DAFTAR PUSTAKA