Madani : Indonesian Journal Of Civil Society Vol. No. Agustus 2021, pp. p-ISSN: 2686-2301, e-ISSN: 2686-035X. DOI: 10. 35970/madani. Webinar Tentang Communication Skills and Career Guidance Graduation di SMK Negeri 1 ALIAN Kebumen Dani Rizana1*. Ika Neni Kristatnti2 Universitas Putra Bangsa. Kebumen Email: 1danirizana@gmail. com, 2ikanenikristanti@gmail. INFORMASI ARTIKEL ABSTRAK Data artikel: Abstract Ae Vocational or vocational education is an education that is different from general education. Vocational education is directed at forming graduates who have professional insight, which is something that is embedded in a person that influences his behaviour, namely caring for quality . ot just s. , working quickly, precisely and efficiently without or with the supervision of others, respecting time, and maintain The purpose of implementing Career Guidance in Schools is so that students can: . ncrease their knowledge of themselves . elf-concep. increase their knowledge of the world of work. develop their attitudes and values in dealing with job choices in preparation for entering them. thinking skills so that they can make decisions. about positions that suit him and are available in the world of work, and master basic skills that are important in work, especially the ability to communicate, cooperate and take initiative. This service activity is carried out for 1 day using several methods, including lectures and questions and answers. This community service activity is to provide communication skills to participants as a provision for preparation for graduation so that participants develop their attitudes and values in facing employment choices or the choice of continuing to a higher level of education. The impact of this service activity provides participants with knowledge and skills about communication skills and career guidance so that participants are better prepared to choose work or continue to a higher level after graduating from school. Naskah masuk, 18 Mei 2021 Direvisi, 04 Juni 2021 Diterima, 18 Juni 2021 Kata Kunci: Kemampuan Komunikasi Peluang Karir Dunia Kerja Abstrak - Pendidikan vokasi atau kejuruan adalah suatu pendidikan yang berbeda dengan pendidikan umum. Pendidikan kejuruan diarahkan untuk membentuk lulusan yang memiliki wawasan profesional, yaitu sesuatu yang tertanam di dalam diri seseorang yang mempengaruhi perilakunya, yaitu peduli kepada mutu . idak asal jad. , bekerja cepat, tepat dan efisien tanpa atau dengan pengawasan orang lain, menghargai waktu, dan menjaga reputasi. tujuan pelaksanaan Bimbingan Karir di Sekolah adalah agar siswa dapat: . eningkatkan pengetahuannya tentang dirinya sendiri . elf concep. meningkatkan pengetahuannya tentang dunia kerja. mengembangkan sikap dan nilai diri sendiri dalam menghadapi https://ejournal. id/index. php/madani Madani : Indonesian Journal Of Civil Society p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X Vol. No. Agustus 2021, pp. pilihan lapangan kerja dalam persiapan memasukinya. meningkatkan ketrampilan berpikir agar mampu mengambil keputusan tenntang jabatan yang sesuai dengan dirinya dan tersedia dalam dunia kerja. dan menguasai ketrampilan dasar yang penting dalam pekerjaan terutama kemampuan berkomunikasi, bekerja sama dan berprakarsa. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 1 hari menggunakan beberapa metode, meliputi: ceramah dan tanya jawab. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan keterampilan komunikasi kepada peserta sebagai bekal untuk persiapan menghadapi kelulusan sehingga peserta mengembangkan sikap dan nilai diri sendiri dalam menghadapi pilihan lapangan kerja atau pilihan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dampak dari kegiatan pengabdian ini memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para peserta tentang Communication skills dan bimbingan karir sehingga peserta lebih siap dalam menentukan pilihan bekerja atau melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi setelah lulus sekolah. Korespondensi: Dani Rizana Program Studi Manajemen. Universitas Putra Bangsa Jl. Ronggowarsito No 18 Pejagoan Kebumen. Indonesia PENDAHULUAN SMK adalah salah satu sub-sistem dari sistem pendidikan nasional di Indonesia. SMK memainkan peranan strategis bagi penyediaan tenaga kerja terampil secara nasional. Dalam hubungan antara tujuan penyelenggaraan SMK dengan penyiapan karir siswanya, maka harus dipertimbangkan adanya konsep pendidikan karir yang terintegrasi didalamnya. Pendidikan karir . areer educatio. di sekolah menengah atas . igh schoo. mencakup pemberian mengeksplorasi lebih jauh dunia kerja, serta menarik hubungannya dengan minat, potensi dan kemampuan diri mereka (Istiadah et al. Sekolah Menengah Kejuruan yang memang lebih disiapkan sebagai seorang individu yang siap bekerja (Juwitaningrum. Salah satu tujuan SMK adalah menyiapkan siswa agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha https://ejournal. id/index. php/madani dan di dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kompetensi program keahlian yang dipelajarinya (Wahyu et al. , 2. Pendidikan yang berkualitas ditandai oleh lulusan yang memiliki kompetensi dan mampu bersaing dalam dunia usaha yang lahir dari implementasi manajemen mutu pendidikan yang baik (Endang Herawan. Dedy Achmad Kurniady, 2. Pendidikan vokasi atau kejuruan adalah suatu pendidikan yang berbeda dengan pendidikan umum. Pendidikan kejuruan diarahkan untuk membentuk lulusan yang memiliki wawasan profesional, yaitu sesuatu yang tertanam di dalam diri seseorang yang mempengaruhi perilakunya, yaitu peduli kepada mutu . idak asal jad. , bekerja cepat, tepat dan efisien tanpa atau dengan pengawasan orag lain, menghargai waktu, dan menjaga reputasi. Karakter seperti ini adalah karakter tenaga kerja yang disukai dan diperlukan oleh dunia kerja. Diperlukan suatu usaha pembentukan sikap profesional yang Madani : Indonesian Journal Of Civil Society p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X Vol. No. Agustus 2021, pp. sistematis dan waktu yang lama di SMK untuk mencapai tujuan tersebut (Istiadah et al. Pendekatan bagi para siswa di jenjang ini bisa dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu: . para siswa yang berencana mencari pekerjaan segera setelah lulus sekolah menengah kejuruan, serta . para siswa yang merencanakan untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Pendekatan pendidikan karir bagi kedua kelompok ini harus berbeda namun tetap fleksibel, terutama bagi sekolah menengah yang khusus kejuruan. Terlihat jelas bahwa pendidikan karir di sekolah tidak bisa disamakan untuk seluruh siswa. Tujuan bimbingan karier di SMK adalah perkembangan individu . (Supriatna & Budiman, 2. Sementara menurut (Sukardi, 1. tujuan pelaksanaan Bimbingan Karir di Sekolah adalah agar siswa dapat: . meningkatkan pengetahuannya tentang dirinya sendiri . elf concep. meningkatkan pengetahuannya tentang dunia kerja. mengembangkan sikap dan nilai diri sendiri dalam menghadapi pilihan lapangan kerja . meningkatkan ketrampilan berpikir agar mampu mengambil keputusan tentang jabatan yang sesuai dengan dirinya dan tersedia dalam dunia kerja. menguasai ketrampilan dasar yang penting dalam pekerjaan terutama kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, berprakarsa dan lain sebagainya. Salah satu kemampuan yang penting dimiliki adalah kemampuan komunikasi atau Soft Skill utamanya Soft Skill Komunikasi. Hasil penelitian di Harvard University Amerika Serikat, menunjukkan bahwa kesuksesan seseorang tidak ditentukan sematamata oleh kemampuan mengelola hal teknis semata . ard skill. , tetapi lebih pada kemampuan mengelola diri dan orang lain . oft Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kesuksesan dalam kerja ditentukan oleh 20 persen hard skills dan 80 persen soft skills. https://ejournal. id/index. php/madani Salah satu kemampuan Soft Skill adalah kemampuan berkomunikasi yang baik. Komunikasi merupakan kunci sukses dalam dunia kerja. Siapa yang mampu berkomunikasi dengan baik, maka kesuksesan akan dapat diraih (Mazdalifah et al. , 2. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian keterampilan komunikasi kepada peserta sebagai bekal untuk persiapan menghadapi kelulusan sehingga peserta mengembangkan sikap dan nilai diri sendiri dalam menghadapi melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 1 hari menggunakan beberapa metode, meliputi: ceramah, dan tanya jawab METODE PELAKSANAAN Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini sasarannya adalah siswa siswi kelas XII SMK N 1 Alian . Metode pelaksanaannya dengan menggunakan metode experiental Menurut (Puspitowati, 2. xperiential pembelajaran yang didasarkan pada pemikiran bahwa pengalaman hidup yaitu metode dipaparkan secara online melalui zoom meeting dan media YouTube. Metode yang digunakan Metode ceramah Metode ceramah ini adalah memberikan informasi atau materi secara daring oleh pemateri, materi yang diberikan adalah: Tentang ketrampilan berpikir agar mampu mengambil keputusan dalam dunia kerja dan merencanakan untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Menguasai ketrampilan dasar yang penting dalam pekerjaan terutama kemampuan berkomunikasi, bekerja sama dan berprakarsa. Metode tanya jawab Kesempatan bertanya diberikan seluas- Madani : Indonesian Journal Of Civil Society p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X Vol. No. Agustus 2021, pp. luasnya selama kegiatan pengabdian berlangsung, sehingga peserta yang belum paham bimbingan karir dan Communication skills bisa lebih memahami untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian masyarakat ini secara khusus bertujuan untuk membekali peserta tentang bagaimana meningkatkan ketrampilan berpikir agar mampu mengambil keputusan dalam dunia kerja, merencanakan untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi dan menguasai ketrampilan dasar yang penting dalam pekerjaan terutama kemampuan Mampu berkomunikasi secara efektif adalah yang paling penting dari semua keterampilan hidup. Komunikasi merupakan kegiatan mentransfer informasi dari satu tempat ke tempat lain dari satu orang ke orang Dapat berupa suara . enggunakan suar. , tulisan . enggunakan media cetak atau digital seperti buku, majalah, situs web atau emai. , secara visual . enggunakan foto, bagan atau grafi. atau non-verbal . enggunakan bahasa tubuh, isyarat dan nada suar. Seberapa baik informasi dapat dikirim dan diterima menjadi tolak ukur seberapa baik kemampuan komunikasi kita, yang menjadi factor dominan dalam pelayanan prima (Syafruddin. Corry Novrica AP Sinaga, 2. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan peserta dapat : Meningkatkan pengetahuannya tentang dirinya sendiri . elf concep. Meningkatkan pengetahuannya tentang dunia kerja. Mengembangkan sikap dan nilai diri sendiri dalam menghadapi pilihan Meningkatkan ketrampilan berpikir agar mampu mengambil keputusan tenntang jabatan yang sesuai dengan dirinya dan tersedia dalam dunia kerja. https://ejournal. id/index. php/madani Menguasai ketrampilan dasar yang penting dalam pekerjaan terutama Communication skills. Dunia kerja membutuhkan orang-orang dengan kemampuan komunikasi yang baik, karena ketika dalam suatu perusahaan terdapat orang-orang yang memiliki kemampuan ini akan mendorong perusahaan semakin maju dan berkembang (Wardani, 2. Pada gambar 1 dibawah ini memperlihatkan narasumber menjelaskan materi jenis jenis komunikasi. Gambar 1. Pemateri Menjelaskan Tentang JenisJenis Komunikasi Gambar 2 menampilkan pemateri memberikan gambaran bagaimana syarat komunikasi yang efektif sehingga peserta menjadi mengerti bagaimana komunikasi yang Gambar 2. Pemateri Memberikan Pemahaman Syarat Komunikasi Efektif Selain memberikan materi seputar Communication skills yang berisi tentang komunikasi bisa efektif dan lain sebaginya narasumber lain juga memberikan pembekalan bimbingan karir untuk peserta. Madani : Indonesian Journal Of Civil Society p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X Vol. No. Agustus 2021, pp. Communication skills bimbingan karir. Para peserta merasa senang dengan kegiatan pengabdian ini, hal ini terlihat dari keantusiasan peserta mendengarkan dan berdiskusi Tanya jawab berbagai hal tentang materi yang telah diberikan oleh Gambar 3. Narasumber Memberikan Materi Bimbingan Karir Setelah narasumber memberikan materi tentang skill komunikasi dan bimbingan karir kegiatan pengabdian dilanjutkan dengan diskusi Tanya jawab secara langsung dan menggunakan chat zoom atau chat live Youtube. Beberapa cuplikan Tanya jawab bisa telihat pada gambar 4 dibawah ini. Gambar 6. Poster Kegiatan Webinar Gambar 4. Diskusi dan Tanya Jawab Narasumber dan Peserta Hal yang mendukung pelaksanaan pengabdian ini sehingga dapat terlaksana dengan baik dan lancar adalah tingginya antusiasme peserta pelatihan untuk mengikuti pelatihan ini dan didukung langsung oleh kepala sekolah yang juga memberikan keynote speaker diawal kegiatan pengabdian dan mengikuti kegiatan sampai selesai. Untuk dokoumen kegiatan pengabdian secara lengkap masih dapat di lihat pada kanal youtube https://w. com/watch?v=fM2fpK63 dSw. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini adalah sebagai berikut : Peserta yang hadir mengikuti acara pengabdian ini, ada sejumlah 84 peserta yang terdiri siswa Ae siswi kelas XII SMK N 1 Alian. Materi yang diberikan pada pengabdian ini https://ejournal. id/index. php/madani KESIMPULAN Dampak dari kegiatan pengabdian masyarakat webinar : Communication Skills And Career Guidance Graduation At SMK N 1 Alian yang telah dilaksanakan ini adalah: Kegiatan pengabdian ini memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para peserta tentang Communication skills dan bimbingan karir dalam rangka persiapan Peserta lebih siap dalam menentukan pilihan bekerja atau melanjutkan kejejnjang yang lebih tinggi setelah lulus sekolah. UCAPAN TERIMA KASIH Terimakasih kami sampaikan kepada STIE Putra Bangsa Kebumen. Humas STIE Putra Bangsa dan SMK N 1 Alian Kabupaten Kebumen yang telah memfasilitasi kegiatan pengabdian masyarakat ini, terimaksih juga kepada para peserta yang secara antusias mengikuti webinar ini sehingga kegiatan pengabdian dapat terlaksana dengan baik dan Madani : Indonesian Journal Of Civil Society Vol. No. Agustus 2021, pp. DAFTAR PUSTAKA