193 Cahyaningrum, et. P-ISSN : 2502-8383 E-ISSN : 2808-3954 Vol. 10 No. 2 , 2025 AL-ASHR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar Prodi PGMI-Fakultas Tarbiyah-UIJ DEVELOPMENT OF NEARPOD-BASED INTERACTIVE MULTIMEDIA IN FIFTH GRADE IPAS LEARNING ON THE ECONOMIC CONDITIONS IN MY REGION Evi Fitria Cahyaningrum 1 Universitas PGRI Ronggolawe. Email: evivava423@gmail. Article Info Abstract Media Pembelajaran. Nearpod. IPAS. In the elementary education curriculum, learning about economic activities is often considered difficult for elementary school students to understand. Therefore, the use of nearpod-based interactive multimedia can increase student engagement with abstract and contextual materials such as economic conditions in their area. The purpose of this study is to develop nearpod-based interactive multimedia in fifth grade elementary school science The researcher used the type of research and development Research and Development (R&D) referring to the Borg and Gall model that has been modified by Sugiyono. The results of this product development obtained a percentage of 96. 66% valid category from material experts, 98. 18% very valid category from design experts, 91. very valid category from language experts, and 93. 33% very valid category from education practitioners. Based on the results of the pretest posttest, the N-Gain value was obtained = 0. When converted into n-gain interpretation, nearpod-based interactive multimedia is included in the category of having high effectiveness. Student and teacher responses obtained a percentage of 100%, so that the nearpod-based interactive multimedia that has been developed is categorized as very practical. Naskah. Abstrak Corresponding Author: Evi Fitria Cahyaningrum evivava423@gmail. Keywords: Learning Media. Nearpod. IPAS Kata kunci: Diterima : 18 /07 /2025 Direvisi : 19 /08/ 2025 Disetujui : 28/08/ 2025 Dalam kurikulum pendidikan dasar, pembelajaran tentang aktivitas ekonomi sering kali dianggap sulit dipahami oleh siswa SD. Untuk itu, penggunaan multimedia interaktif berbasis nearpod dapat meningkatan keterlibatan siswa dengan materi yang bersifat abstrak dan berbasis kontekstual seperti kondisi perekonomian di daerah Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan multimedia interaktif berbasis nearpod pada pembelajaran IPAS kelas V SD. Peneliti menggunakan jenis penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) mengacu pada model Borg and Gall yang telah dimodifikasi oleh Sugiyono. Hasil pengembangan produk ini mendapatkan persentase 96,66% kategori valid dari ahli materi, 98,18% kategori sangat valid dari ahli desain, 91,11% kategori sangat valid dari ahli bahasa, serta 93,33% kategori sangat valid dari praktisi pendidikan. Berdasarkan hasil pretest postest, memperoleh nilai N-Gain = 0,88. Apabila dikonversikan dalam interpretasi n-gain maka multimedia interaktif berbasis nearpod masuk dalam kategori memiliki keefektifan tinggi. Respon siswa dan guru memperoleh persentase 100%, sehingga multimedia interaktif berbasis nearpod yang telah dikembangkan dikategorikan sangat Jurnal Al-Ashr. Vol. No. September 2025 Cahyaningrum, et. PENDAHULUAN Era globalisasi saat ini, pendidikan di Indonesia harus terus beradaptasi dengan perubahan dunia yang semakin cepat. Peningkatan teknologi dan persaingan di pasar kerja global menuntut agar pendidikan mengikuti perkembangan tersebut. (Zamhari et al. , 2. Dalam menghadapi tuntutan tersebut, seorang guru perlu menguasai berbagai media pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik. Profesionalisme guru menjadi kunci utama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Hal ini juga mencakup upaya untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta didik agar mereka dapat memberikan kontribusi positif bagi generasi penerus bangsa Indonesia. (Mardhiyah et al. , 2. Teknologi dapat dimanfaatkan oleh guru sebagai media pembelajaran yang memungkinkan penggunaan berbagai bentuk media, seperti gambar, video, audio, dan animasi dalam proses belajar mengajar. Penggunaan teknologi dalam pendidikan menawarkan potensi besar untuk meningkatkan mutu, relevansi dan efisiensi pembelajaran. (Resti et al. , 2. Namun, penting untuk diingat bahwa teknologi hanyalah alat. Peran guru dalam mendampingi dan memfasilitasi pembelajaran tetap sangat penting. Sebagai fasilitator, pemimpin, dan pembimbing, guru harus memanfaatkan teknologi dengan bijak dan tepat guna dalam proses pembelajaran. (Sumarsono et , 2. Agar pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar, salah satu yang dapat dilakukan oleh guru adalah dengan melakukan pemilihan media pembelajaran yang tepat sehingga dapat meningkatkan kompetensi dan kemampuan siswa. (Supartini, 2. Penggunaan media pembelajaran dapat diterapkan di berbagai mata pelajaran, salah satunya mata pelajaran IPAS. IPAS adalah singkatan dari Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, yaitu mata pelajaran yang mengintegrasikan konsep-konsep dari kedua disiplin ilmu tersebut. Di tingkat Sekolah Dasar (SD). IPAS bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar kepada siswa tentang fenomena alam dan sosial yang ada di sekitar mereka. Dalam proses pembelajaran IPAS, siswa tidak hanya mempelajari fakta-fakta ilmiah dan sejarah, tetapi juga diajak untuk berpikir kritis dan (Kemendikbud. Implementasi mata pelajaran IPAS dilakukan bedasarkan penguatan profil pelajar pancasila untuk dapat memberikan kesempatan peserta didik mengembangkan serta mengeksplorasi ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki. (Fauzan & Asrani, 2. Selain itu, implementasi IPAS dapat diwujudkan dengan mendukung kegiatan pembelajaran berbasis teknologi. (Ulva et al. Dalam hal ini, penggunaan multimedia interaktif menjadi salah satu solusi yang efektif Jurnal Al-Ashr. Vol. No. September 2025 Cahyaningrum, et. untuk meningkatkan keterlibatan dan semangat peserta didik. (Arman Berkat Cristian Waruwu & Sitinjak, 2. Ami, . Susanto, . mengemukakan media pembelajaran yang termasuk multimedia interaktif yaitu media pembelajaran berbasis Nearpod yang dapat digunakan oleh siswa kapan saja secara mandiri. Aplikasi pada Nearpod menyediakan berbagai macam fitur untuk menggabungkan dokumen presentasi, contoh tampilan Virtual Reality (VR), memasukkan PDF, dan lain-lain. (Ulva et al. , 2. Penggunaan Nearpod tidak hanya memungkinkan pengajaran yang lebih variatif, tetapi juga memudahkan guru dalam menyampaikan materi secara fleksibel, baik di dalam maupun di luar kelas. Aplikasi ini dapat digunakan secara gratis, dengan tiga pilihan akses dalam penggunaannya, yaitu live lesson, live lesson Zoom, dan tautan yang diberikan oleh guru. (Feri & Zulherman, 2. Ahmad Farhan, dkk . dalam penelitiannya yang berjudul AuUpaya Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Dengan Media Pembelajaran Berbasis Digital Web NearpodAy menyatakan bahwa motivasi belajar peserta didik sebelum mengikuti proses pembelajaran memiliki skor ratarata 73%. Kemudian dilakukan pembelajaran menggunakan media Nearpod dan didapati motivasi belajar peserta didik meningkat pada siklus I yaitu 76%, dan skor rata-rata pada siklus II semakin meningkat menjadi 78%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang menggunakan media digital Web Nearpod dapat meningkatkan motivasi belajar peserta (Ahmad Farhan Sagara et al. , 2. Peneliti melakukan studi pendahuluan berupa analisis kebutuhan yaitu kurang adanya penggunaan media pembelajaran ketika mengajar terutama media pembelajaran yang berbasis web atau teknologi. Siswa sering kali merasa bosan ketika guru hanya menerangkan materi saja tanpa adanya penggunaan media pembelajaran. Sehingga, masih ada 12 dari 19 siswa . ,16%) yang hasil belajarnya di bawah kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) atau di bawah nilai 70 pada mata pelajaran IPAS tentang kondisi perekonomian di daerahku. Hal ini diperkuat dengan adanya hasil pretest yang dilakukan peneliti sebelum proses pembelajaran dimulai. Berdasarkan permasalahan di atas, peneliti berencana mengembangkan multimedia berupa nearpod yang didalamnya memuat materi, video pembelajaran dari youtube dan kuis, serta game interaktif agar siswa lebih bersemangat dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. Perkembangan multimedia dapat menjadikan alternatif media belajar bagi siswa yang memberikan Jurnal Al-Ashr. Vol. No. September 2025 Cahyaningrum, et. kemudahan untuk dapat belajar dengan memanfatkan laptop atau komputer bahkan gadget tanpa harus mengeluarkan biaya banyak untuk membuat media pembelajaran yang nyata serta belajar dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun. Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti melakukan pengembangan dengan tujuan ingin mengetahui tingkat kevalidan, tingkat kepraktisan, dan tingkat keefektifan AuPengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Nearpod Pada Pembelajaran Ipas Kelas V Sd Materi Kondisi Perekonomian Di DaerahkuAy. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah jenis penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) model Borg and Gall modifikasi Sugiyono yang memiliki 10 tahapan. Ganbar 1. Tahapan Penelitian R&D Borg and Gall modifikasi Sugiyono. (Nurhadi et al. , 2. Research and Development (R&D) adalah proses atau langkah-langkah yang dilakukan untuk mengembangkan produk baru atau menyempurnakan produk yang sudah ada. Konsep ini melibatkan berbagai metode penelitian yang dirancang untuk menghasilkan produk tertentu sekaligus menguji keefektifan produk tersebut. (Judijanto et al. , 2. Peneliti mengunakan pengumpulan 2 jenis data, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif adalah data yang diperoleh menggunakan angka. (Sutisna, 2. Data ini diperoleh dari skor validasi para ahli, angket respon guru dan siswa, serta hasil pretest dan posttest. Sedangkan data kualitatif berupa deskripsi dalam bentuk kalimat. (Ivanovich Agusta, 2. Data ini mencakup kritik dan saran dari validator terhadap produk yang dikembangkan serta deskripsi pelaksanaan uji coba produk. Teknik analisis data yang digunakan peneliti meliputi teknik analisis data kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Jurnal Al-Ashr. Vol. No. September 2025 Cahyaningrum, et. Teknik analisis data kevalidan digunakan untuk menentukan tingkat kevalidan media berdasarkan hasil validasi ahli desain, bahasa, dan materi dengan menggunakan skala likert. Tabel 1. Penilaian Skala Likert Kategori Skor Penilaian Sangat Baik Baik Sedang Tidak Baik Sangat Tidak Baik Sumber: (Arif & Rukmi, 2. Teknik analisis data keefektifan digunakan untuk menentukan tingkat keefektifan multimedia interaktif berbasis nearpod diperoleh dari hasil pretest dan posttest dengan rumus n-gain dikelompokkan dalam kategori interpretasi n-gain. Tabel 1. Interpretasi n-gain Nilai Gain Klasifikasi g Ou 0,7 Tinggi 0,7 > g Ou 0,3 Sedang 0,3 > g Rendah Sumber: (Wahab et al. , 2. Teknik analisis data kepraktisan digunakan untuk menentukan tingkat kepraktisan berdasarkan respon guru dan siswa yaitu dengan menggunakan skala guttman Tabel 3. Penilaian Skala Guttman Penilaian Skor Tidak Sumber: (Arif & Rukmi, 2. Jurnal Al-Ashr. Vol. No. September 2025 Cahyaningrum, et. HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN Hasil pengembangan yang dilakukan oleh peneliti ini menghasilkan multimedia interaktif berbasis nearpod. Penelitian dan pegembangan ini dilakukan dengan menggunakan prosedur pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi Sugiyono yang dilakukan dari tahap 1 hingga 9. Data hasil setiap tahapan prosedur penelitian adalah sebagai berikut: Potensi dan Masalah Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Langgenharjo. Identifikasi masalah pada penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan analisis kebutuhan di kelas V SD Negeri Langgenharjo yaitu observasi kelas dan wawancara kepada guru kelas V. Dari hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan peneliti, diperoleh masalah yang mendasar yang terjadi pada peserta didik kelas V, yaitu multimedia interaktif yang digunakan masih tergolong kurang memanfaatkan multimedia terutama berbasis teknologi. Sehingga masih ada siswa yang kurang bersemangat dalam proses belajar, sering berbicara atau gaduh sendiri tanpa memperhatikan penjelasan dari guru, dan kurang faham terkait materi kondisi perekonomian di daerahku sub materi jenis-jenis kegiatan ekonomi, pelaku ekonomi, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan ekonomi di suatu daerah berbeda-beda. Pengumpulan Data Tahap selanjutnya yaitu mengumpulkan sumber referensi seperti jurnal-jurnal yang berkaitan dengan multimedia interaktif berbasis nearpod, buku IPAS kelas V SD kurikulum merdeka, serta sumber-sumber yang relevan dengan penelitian. Desain Produk Ada beberapa hal yang dilakukan dalam tahap desain produk pengembangan multimedia interaktif berbasis nearpod. Langkah-langkah penyusunan desain produk multimedia interaktif diantaranya adalah menyesuaikan capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, menggunakan bantuan aplikasi canva dan menggunakan aplikasi/web nearpod. Desain produk pengembangan multimedia interaktif berbasis nearpod terdiri dari materi ajar, video youtube dan kuis, serta game. Materi ajar dilengkapi dengan contoh gambar yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, daftar pustaka, dan animasi yang menarik sehingga peserta didik tidak bosan pada waktu pembelajaran berlangsung. Jurnal Al-Ashr. Vol. No. September 2025 Cahyaningrum, et. Validasi Desain Penelitian dan pengembangan multimedia interaktif berbasis nearpod yang telah selesai Validasi desain yakni divalidasi oleh ahli materi, ahli desain, ahli bahasa dan praktisi Berikut hasil dari validasi ahli materi, ahli desain, ahli bahasa, dan praktisi pendidikan: Perolehan Skor Validasi Ahli Materi Ahli Bahasa Ahli Desain Praktisi Pendidikan Gambar 2. Hasil Validasi Sumber: Olahan Peneliti Dalam lembar validasi yang dibuat untuk ahli materi, terdapat 12 indikator penilaian. Pedoman dalam penilaian tersebut, memiliki skor tertinggi 5 dan skor terendah 1. Hasil validasi ahli materi, memperoleh nilai persentase sebesar 96,66%. Apabila angka persentase tersebut dikonversi ke dalam kriteria kevalidan, maka dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis nearpod yang telah dikembangkan termasuk dalam kategori sangat valid. (Puspita et al. Dalam lembar validasi yang dibuat untuk ahli bahasa, terdapat 9 indikator penilaian. Pedoman dalam penilaian tersebut, memiliki skor tertinggi 5 dan skor terendah 1. Hasil validasi ahli bahasa, memperoleh nilai persentase sebesar 91,11%. Apabila angka persentase tersebut dikonversi ke dalam kriteria kevalidan, maka dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis nearpod yang telah dikembangkan termasuk dalam kategori sangat valid. (Puspita et al. Dalam lembar validasi yang dibuat untuk ahli desain, terdapat 11 indikator penilaian. Pedoman dalam penilaian tersebut, memiliki skor tertinggi 5 dan skor terendah 1. Hasil validasi ahli desain, memperoleh nilai persentase sebesar 98,18%. Apabila angka persentase tersebut dikonversi ke dalam kriteria kevalidan, maka dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis nearpod yang telah dikembangkan termasuk dalam kategori sangat valid. (Puspita et al. Jurnal Al-Ashr. Vol. No. September 2025 Cahyaningrum, et. Dalam lembar validasi yang dibuat untuk praktisi pendidikan, terdapat 12 indikator Pedoman dalam penilaian tersebut, memiliki skor tertinggi 5 dan skor terendah 1. Hasil validasi praktisi pendidikan, memperoleh nilai persentase sebesar 93,33%. Apabila angka persentase tersebut dikonversi ke dalam kriteria kevalidan, maka dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis nearpod yang telah dikembangkan termasuk dalam kategori sangat (Puspita et al. , 2. Revisi Desain Peneliti melakukan revisi desain berdasarkan masukan-masukan validator. Adapun saran/masukan untuk perbaikan adalah materi yang disajikan perlu adanya tambahan sedikit Uji coba produk Uji coba produk diterapkan pada skala terbatas dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana keterbacaan multimedia interaktif berbasis nearpod. Berdasarkan uji coba yang peneliti lakukan pada 10 siswa kelas IV, mereka sangat senang belajar materi menggunakan multimedia interaktif berbasis nearpod. Materi yang disajikan mudah dibaca dan menarik perhatian karena adanya ilustrasi-ilustrasi yang sesuai dengan usia mereka, serta tidak terjadi hambatan pada saat siswa membaca dan mempelajari materi multimedia interaktif berbasis nearpod. Revisi Produk Setelah uji coba skala terbatas, peneliti tidak mendapatkan saran/masukan dari siswa akibat multimedia interaktif yang digunakan sangat menarik dan mudah dibaca. Uji Coba Pemakaian Peneliti melakukan uji coba pemakaian pada skala luas yaitu 19 siswa kelas V SD Negeri Langgenharjo. Uji coba ini dilakukan untuk mengetahui kepraktisan dan keefektifan multimedia interaktif berbasis nearpod. Hasil Uji keefektifan multimedia interaktif berbasis nearpod Hasil uji coba multimedia interaktif berbasis nearpod dalam menentukan tingkat keefektifan pada pembelajaran IPAS, dijabarkan dalam bentuk pretest dan posttest. Tabel 4. Hasil Nilai Pretest dan Posttest Nama Nilai Jurnal Al-Ashr. Vol. No. September 2025 Cahyaningrum, et. Pretest Postest Anggi Aulia Arrifa Anggun Adelia Fitriani Arriqza Cleverly Chamalarrobhu Choir Muji Syukur Citra Kharisma Elfara Anindita Rahma Farhan Bima Setyawan Hafiz Azam Haura Maritza Damaris Moch Yoully Prasetya Muhammad Azka Indra Pratama Muhammad Rizky Firmansyah Nuzul Fatyasin Ilmi Panji Putra Pratama Rezza Wahyu Wijayanto Septya Farikhatul Yonesti Syafaul Alifatul Husna Ulwan Rizqi Adi Prasetya Yusuf Vicko Dwi Andika Jumlah Rata-rata 68,89 96,37 Berdasarkan diatas, rata-rata nilai pretest 60,31 dan rata-rata posttest 93,03. Hal ini menunjukan bahwa nilai posttest pada kelas V lebih baik dari pada nilai pretest. Data nilai pretest dan posttest tersebut dianalisis dengan perhitungan yang diperoleh dengan rumus n-gain dikelompokkan dalam kategori interpretasi n-gain. ycAycnycoycaycn ycEycuycycyceycycOeycAycnycoycaycn ycEycyceycyceycyc N-Gain = ycIycoycuyc ycAycaycoycycnycoycaycoOeycAycnycoycaycn ycEycyceycyceycyc Jurnal Al-Ashr. Vol. No. September 2025 Cahyaningrum, et. 96,37 Oe 68,89 N-Gain = 100 Oe68,89 27,48 N-Gain = 31,11 N-Gain = 0,88 Berdasarkan perhitungan N-Gain yang telah dilakukan mendapatkan hasil 0,88 yang berarti multimedia interaktif berbasis nearpod mempunyai efektivitas tinggi. Hasil Uji Kepraktisan Multimedia Interaktif Berbasis Nearpod Di akhir pembelajaran, siswa dan guru kelas diberikan angket untuk mengetahui tingkat kepraktisan dari multimedia interaktif berbasis nearpod yang telah dikembangkan. Responden pada uji pemakaian atau skala luas berjumlah 19 siswa kelas V SD Negeri Langgenharjo dengan cara memberi angket untuk mengetahui respon guru dan siswa terhadap kepraktisan multimedia interaktif berbasis nearpod. Respon Guru TIDAK P10 P11 P12 P13 P14 P15 Gambar 3. Hasil Angket Respon Guru Sumber: Olahan Peneliti Respon Siswa Tidak P1 P2 P3 P4 P5 P6 P7 P8 P9 P10 Gambar 4. Hasil Angket Respon Siswa Sumber: Olahan Peneliti Jurnal Al-Ashr. Vol. No. September 2025 Cahyaningrum, et. Revisi produk Setelah dilakukan uji coba skala terbatas dan uji coba pemakaian atau skala luas untuk mengetahui kepraktisan dan keefektivan multimedia interaktif berbasis nearpod pada pembelajaran IPAS kelas V SD, produk dikatakan sangat efektif dan sangat praktis sehingga tidak dilakukan revisi produk. Selanjutnya, multimedia interaktif berbasis nearpod dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber belajar bagi peserta didik dan guru SD Negeri Langgenharjo pada pembelajaran IPAS Bab 7 kelas V SD. SIMPULAN Pengembangan multimedia interaktif berbasis nearpod materi kondisi perekonomian di daerahku mata pelajaran IPAS adalah salah satu media pembelajaran yang berhasil dikembangkan dan di uji coba menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, siswa tidak mudah bosan, serta siswa paham akan materi yang disampaikan. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya saat melakukan uji coba untuk dapat mempersiapkan laptop ataupun gadget sesuai dengan jumlah siswa, agar dalam melakukan uji coba siswa dapat membaca dan memahami penggunaan multimedia interaktif berbasis nearpod dengan maksimal. DAFTAR RUJUKAN Ahmad Farhan Sagara. Lina Sugiarti. Dina Dyah Saputri, & Tanti Kusumayati. Upaya Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Dengan Media Pembelajaran Berbasis Digital Web Nearpod. Jurnal Bionatural, 10. , 73Ae81. https://doi. org/10. 61290/bio. Arif. , & Rukmi. Pengembangan Buku Suplemen Untuk Keterampilan Menulis Deskripsi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal PGSD, 8. , 1033Ae1043. Arman Berkat Cristian Waruwu, & Sitinjak. Penggunaan Multimedia Interaktif dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Pembelajaran Kimia. Jurnal Pendidikan Mipa, 12. , 298Ae305. https://doi. org/10. 37630/jpm. Fauzan. , & Asrani. Meningkatkan Aktivitas. Motivasi Dan Hasil Belajar Menggunakan Model Ground Peat Untuk Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling, 2. , 400Ae407. Feri. , & Zulherman. Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran IPA Berbasis Nearpod. Jurnal Imiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 5. , 418. https://doi. org/10. 23887/jipp. Ivanovich Agusta. Teknik Pengumpulan dan Analisis Data Kualitatif. Jurnal Studi Komunikasi Dan Media, 02. , 1Ae11. Jurnal Al-Ashr. Vol. No. September 2025 Cahyaningrum, et. Judijanto. Muhammadiah. Utami. Suhirman. Laka. Boari. Lembang. Wattimena. Astriawati. Laksono. , & Yunus. Metodologi Research and Development (Teori dan Penerapan Metodologi RnD). In PT. Sonpedia Publishing Indonesia (Issue Jun. Kemendikbud. Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Fase A - Fase C Untuk SD/MI/Program Paket A. Merdeka Mengajar, 1Ae19. Mardhiyah. Aldriani. Chitta. , & Zulfikar. Pentingnya Keterampilan Belajar di Abad 21 Sebagai Tuntutan dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia. Lectura: Jurnal Pendidikan, 12. , 29Ae40. Nurhadi. Nurhasnawati, & Nursali. Pengembangan E-Modul Berbasis Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Peserta Didik Mata Pelajaran Ips Kelas Vi Di Madrasah Ibtidaiyah Kota Pekanbaru. El-Ibtidaiy:Journal of Primary Education, 5. , 43Ae55. https://doi. org/10. 24014/ejpe. Puspita. Khaq. , & Nurdiyati. Pengembangan Media Pembelajaran IPA Berbasis Powtoon Terintegrasi Nilai Pendidikan Karakter pada Kelas V Tema 7 Peristiwa Dalam Kehidupan SD Negeri Kepatihan. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4. , 356Ae365. Resti. Wati. MaAoArif. , & Syarifuddin. Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi sebagai Alat Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar. Al Madrasah Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiya, 8. , 1145Ae1157. https://doi. org/10. 35931/am. Sumarsono. Inganah. Iswatiningsih. , & Husamah. Belajar dan Pembelajaran di Era Milenia. In Universitas Muhammadiyah Malang (Vol. Issue . Supartini. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Dan Kreativitas Guru Terhadap Prestasi Belajar siswa Kelas Tinggi di SDN Mangunharjo 3 Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo. Jurnal Penelitian Dan Pandidikan IPS (JPPI), 10. , 277Ae293. Sutisna. Statistika Penelitian: Teknik Analisis Data Penelitian Kuantitatif. Statistik Peneliian Teknik Analisis Data Penelitian Kuantitatif, 1. , 1Ae15. Ulva. Destrinelli, & Hayati. Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Website Nearpod Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V Materi Sistem Organ Tubuh Manusia. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 09. , 1635Ae1647. Wahab. Junaedi, & Azhar. Efektivitas Pembelajaran Statistika Pendidikan Menggunakan Uji peningkatan N-Gain di PGMI. Jurnal Dasicedu, 5. , 3. , 524Ae532. Jurnal Al-Ashr. Vol. No. September 2025 Cahyaningrum, et. Zamhari. Noviani. , & Zainuddin. Perkembangan Pendidikan di Indonesia. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan. Bahasa. Sastra Dan Budaya, 1. , 01Ae10. https://doi. org/10. 61132/morfologi. Jurnal Al-Ashr. Vol. No. September 2025