ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 ANALISIS PENGARUH KEUNGGULAN PRODUK. BRAND TRUST DAN INOVASI LAYANAN TERHADAP KEPUASAN ANGGOTA CREDIT UNION KHATULISTIWA BAKTI DI PONTIANAK Evi Rensiana Kota Email: evirensianakota@gmail. Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widya Dharma Pontianak ABSTRAK Kajian ini bertujan untuk mengidentifikasi Pengaruh Keunggulan Produk. Brand Trust dan Inovasi Layanan Terhadap Kepuasan Anggota Credit Union Khatulistiwa di Pontianak Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode kuantitatif dan menggunakan pengukuran skala rating dengan kuesioner sebagai teknik pengumpulan data. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dan jumlah sampel yang di ambil sebanyak 100 Data yang didapatkan oleh peneliti lalu diproses menggunakan bantuan program SPSS 22 . tatistical product and service solutio. pada komputer. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh keunggulan produk, brand trust, dan inovasi layanan yang diuji menggunakan uji korelasi, uji regresi linear berganda, uji F, dan uji t memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap variabel kepuasan anggota. KATA KUNCI: Keunggulan Produk. Brand Trust. Inovasi Layanan. Kepuasan Anggota PENDAHULUAN Dalam perkembangan ekonomi pesaing bisnis semakin ketat, untuk dapat memenangkan persaingan setiap organisasi atau penyedia produk dan jasa, harus fokus dalam memperhatikan kebutuhan dan keinginan masyarakat. Adapun perusahaan lembaga keuangan yang berfokus pada bidang penyaluran jasa keuangan, seperti lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan non bank, yang telah berkembang pesat di Indonesia saat ini. Dalam menjalankan aktivitasnya maka para pendiri usaha tersebut berusaha melayani nasabah atau anggotanya dengan sebaik mungkin. Lembaga keuangan merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam perkembangan perekonomian nasional. Salah satunya adalah koperasi Credit Union yang bergerak dalam bidang simpan pinjam yang dikelola oleh anggotanya dan bertujuan mensejahterakan anggota, baik dalam melalui keunggulan produk, brand trust dan inovasi layanan yang telah disediakan. Produk yang unggul dan mempunyai peran yang penting, karena banyak sektor yang saling bersaing dalam memasarkan produknya masing-masing. Keunggulan tersebut merupakan superioritas bahkan sebagai pembeda yang lebih tinggi bila dibandingkan ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 dengan yang di tawarkan competitor. Keunggulan dalam bersaing Competitive Advantage adalah jantung kinerja perusahaan dalam pasar bersaing. Perusahaan seperti inilah yang dinilai mampu menghasilkan keuntungan dan memiliki aset yang jauh melebihi pesaing industrinya, kepercayaan pada merek, menyukai merek, serta menganggap merek tersebut sebagai bagian dari dirinya. Inovasi layanan merupakan konsep yang berkembang, sehingga dapat beradaptasi dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Inovasi layanan dapat diterapkan dalam bentuk atau proses layanan berdasarkan penerapan teknologi dan metode sistem. Layanan yang diberikan perusahaan sangat berdampak baik sehingga konsumen merasa puas dengan pelayanan yang diberikan dan kembali menggunakan jasa di lain kesempatan. Kepuasan anggota merupakan tujuan utama pemasaran yang berpotensi pada pertumbuhan dan keberlangsungan suatu perusahaan. Kepuasaan merupakan respon konsumen terhadap perbandingan antara kinerja dan harapan sesuai dengan evaluasi, hal ini akan dirasakan oleh konsumen apabila telah menggunakan suatu produk atau jasa. KAJIAN TEORITIS Keunggulan Produk Dalam menghasilkan suatu produk yang unggul perusahaan harus berhasil dalam melakukan perkembangan secara terus menerus, produk menjadi instrumen vital bagi perusahaan dalam peningkatan persaingan, perkembangan teknologi, agar tercapainya kesuksesan terhadap tujuan perusahaan. Superioritasnya suatu produk dapat disebut keunggulan kompetitif suatu produk, suka atau tidaknya pelanggan dalam menilai suatu produk yang didasarkan pada keinginan dan kebutuhannya. Menurut Kotler & Armstrong . 2: . mendefinisikan produk sebagai segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar agar menarik perhatian, akuisisi, penggunaan, atau konsumsi yang dapat memuaskan suatu keinginan atau kebutuhan. Keunggulan produk merupakan titik pusat dari kegiatan pemasaran karena produk merupakan hasil dari suatu perusahaan yang dapat ditawarkan ke pasar untuk di konsumsi dan merupakan alat dari suatu perusahaan untuk mencapai tujuan dari perusahaannya. Suatu produk harus memiliki keunggulan dari produk-produk yang lain baik dari segi kualitas, desain, bentuk, ukuran, kemasan, pelayanan, garansi, dan rasa agar dapat menarik minat konsumen untuk mencoba dan membeli produk tersebut. (Washliyah et al. , 2018: . ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 Firmansyah . 9: 15-. terdapat lima dimensi keunggulan produk sebagai Kinerja atau Performance, berhubungan dengan karakteristik operasi dasar dari sebuah produk daya tahan atau Durability, yang berarti berapa lama atau umur produk yang bersangkutan bertahan sebelum produk tersebut harus diganti. Semakin besar frekuensi pemakaian konsumen terhadap produk maka semakin besar pula daya tahan produk. kesesuaian atau Conformance to specifications dengan spesifikasi, yaitu sejauh mana karakteristik operasi dasar dari sebuah produk memenuhi spesifikasi tertentu dari konsumen atau tidak ditemukannya cacat pada produk. fitur atau Features, adalah karakteristik produk yang dirancang untuk menyempurnakan fungsi produk atau menambah ketertarikan konsumen terhadap produk. Keandalan atau Reliabilty, adalah probabilitas bahwa produk akan bekerja dengan memuaskan atau tidak dalam periode waktu tertentu. Semakin kecil kemungkinan terjadinya kerusakan maka produk tersebut dapat diandalkan. Brand Trust Brand trust adalah persepsi akan kehandalan dari sudut pandang pelanggan didasarkan pada pengalaman, atau lebih pada urutan-urutan transaksi atau interaksi yang dicirikan oleh terpenuhinya harapan akan kinerja produk dan kepuasan. Brand trust akan menentukan pembelian pelanggan terhadap merek dan kepercayaan akan berpotensi menciptakan hubungan-hubungan yang bernilai tinggi. Brand trust memberikan pengaruh terhadap keberlangsungan sebuah merek, karena ketika merek telah kehilangan kepercayaan dari pelanggan maka produk dengan merek tersebut akan sulit berkembang di pasar. Namun sebaliknya ketika merek mendapatkan kepercayaan dari pelanggan, maka produk dengan merek tersebut akan sulit berkembang di pasar (Hidayah, 2016: . Munculnya berbagai macam produk dalam satu kategori dengan kualitas produk yang sudah mengakibatkan sulitnya suatu perusahaan untuk mempertahankan dirinya sebagai pemimpin pasar (Brahmantya, 2016: . Kepercayaan merek yang memberikan nilai kepada pelanggan untuk meningkatkan pembelian bagi pelanggan secara berulang-ulang, tentu saja akan terjadi pelanggan loyal terhadap merek yang dikonsumsinya serta merekomendasikan ke orang (Rahayu & Harsono, 2017: . ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 Annisa . 6: . terdapat empat indikator untuk mengukur kepercayaan merek. Kepercayaan . , didefinisikan sebagai wujud dari pelanggan mempercayai sebuah produk atau jasa melalui merek. Dapat diandalkan . , diartikan sebagai suatu tingkatan kepercayaan terhadap suatu produk atau jasa dapat diandalkan melalui karakteristik suatu merek. Jujur . , diartikan sebagai suatu tingkatan kepercayaan terhadap merek bahwa sebuah produk atau jasa merupakan produk atau jasa yang jujur. Keamanan . , didefinisikan sebagai tingkat keamanan yang dipercayai pelanggan pada merek, produk, atau jasa. Inovasi Layanan Tjiptono & Chandra . 2: 14-. menegaskan bahwa layanan memiliki peran strategik yang menonjol dalam perkembangan perekonomian dan menjadi ciri utama dalam aktivitas ekonomi dan dapat disampaikan secara efektif serta menjadi perbandiangan yang dilakukan konsumen terhadap tingkat layanan yang sampaikan Layanan dalam sektor jasa adalah layanan konsumen yang dapat diartikan sebagai kualitas total jasa yang dipersepsikan oleh konsumen, dalam segala bentuk layanan baik barang maupun jasa yang menjadi tanggung jawab dan harus dilaksanakan oleh lembaga yang menyediakan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan konsumen (Parisa, 2017: . Hartini . 2: . menegaskan bahwa Inovasi yaitu sebagai suatu gagasan baru yang diterapkan untuk memprakasai atau memperbaiki suatu produk atau proses, dan jasa. inovasi sebagai suatu yang berkenaan dengan barang, jasa atau ide yang dirasakan baru oleh seseorang. Ide tersebut telah lama eksis tetapi ini dapat dikatakan suatu inovasi bagi orang yang baru melihat atau merasakannya. Dhewanto . 4: 95-. inovasi layanan dapat diukur dalam berapa indikator sebagai berikut: Penggunaan teknologi, penerapan dan penggunaan teknologi yang sesuai dengan perkembangan zaman berdampak baik bagi perusahaan dalam memudahkan serta memepercepat proses layanan. Pemanfaatan tekologi akan berdampak baik bagi konsumen dalam kerahasian dan privasi, serta memudahkan perusahan dalam melakukan evaluasi. ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 Interaksi dengan pelanggan, dalam bentuk interaksi yang dilakukan perusahaan terhadap konsumen memiliki hubungan yang sangat erat, sehingga perusahaan dapat mengetahui keinginan dan kebuthan kosumen serta dapat memudahkan perusahaan untuk melakukan perbaikan bisa terjadinya. pengembangan layanan baru, dalam bentuk pengembangan layana baru yang diterapkan dapat mempengaruhi kinerja pemasaran karena apabila suatu pengembangan layanan berhasil di terapkan maka akan meningkatkan kinerja pemasaran suatu perusahaan, atau sebalikanya jika pengembangan layanan tidak berhasil maka dalam penerapan kinerja pemasaran akan mengalami penurunan. Sistem pengiriman layanan, sistem pengiriman layanan yang diberikan perusahaan dapat dinilai dalam bentuk seberapa baik produk atau jasa yang di sampaikan kepada konsumen. Hal ini berupa ketepatan, kecepatan serta perhatian selama proses pengiriman. Kepuasan Anggota Kepuasan merupakan suatu penelian yang diberikan konsumen terhadap sebuah produk dan jasa yang diberikan. Hal ini berhubungan dengan kepuasan berupa terperpenuhinya kebutuhan konsumen. Anggota yang dimaksud peneliti dalam penelitian ini adalah sekumpulan orang atau dapat disebut konsumen, yang bergabung dalam suatu organisasi atau perusahaan dalam meraih suatu keinginan dan kebutuhan. Kepuasan dapat dijelaskan sebagai Auperasaan senang atau kecewa seseorang yang timbul karena membandingkan kinerja yang dipresepsikan produk atau hasil terhadap ekspetasi mereka. Jika kinerja gagal memenuhi ekspetasi,pelanggan akan tidak puasAy (Kotler dan Keller 138-. Tjiptono Chandra . Kepuasan merupakankonsep sentral dalam wacana bisnis dan manajemen. Peningkatan kepuasan konsumen berpotensi mengarah pada pertumbuhan penjualan jang panjang dan jangka pengdek, serta pangsa pasar sebagai hasil pembelian ulang, sementara itu, ketidak puasaan konsumen memunculkan sejumlah resiko, seperti boikot atau protes terhadap Ketidakpuasan pelanggan sesungguhnya bisa membantu perusahaan dalam mengidentifikasi aspek-aspek kelemahan yang terjadi pada produk atau jasa yang Memodifikasi bisa dilakukan perusahaan untuk memberbaiki kinerja produk dan jasa, sehingga masalah dalam memperkokoh posisi produknya melalui segmentasi. ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 Alma . 1: . menyatakan bahwa cara mengukur kepuasan konsumen dapat dilihat sebagai berikut: Sistem keluhan dan saran (Compalin and Suggestion Syte. Dengan upaya membuka kotak saran dan menerima keluhan, saran, serta kritik oleh konsumen atau dapat disampaikan melalui kartu informasi, customer hot Upaya ini dimaksud agar perusahaan lebih mengantisipasi dan cepat tanggap terhadap kritik dan saran tersebut. Survey kepuasan pelanggan (Customer Satification Survey. Survei mengenai kepuasan konsumen dilakukan melalui pos, telepon atau wawancara pribadi serta mengirimkan angket kepada orang-orang tertentu. Pembeli bayangan (Ghost Shoppin. Dalam hal ini perusahaan memerintahkan orang tertentu untuk membeli keperusahaan lain, sehingga pembeli misterius ini dapat melaporkan keunggulan dan kelemahan pesaingnya. Analisis pelanggan yang lari (Loat Costumer Analysi. Perusahaan yang kehilangan konsumen mencoba untuk menghubungi konsumen tersebut, sehingga perusahan dapat memperbaiki dan mengevaluasi kinerja dengan cara meningkatkan kepuasan para konsumen. Faktor lain adalah inovasi layanan yang merupakan apabila pengembangan atau perbaharuan layanan yang dilakukan oleh Credit Union kepada anggotanya, semakin tinggi inovasi layanan yang dilakukan maka tingkat kepuasan anggota akan meningkat Inovasi layanana yang menarik akan meningkatkan jumlah clon anggota Credit Union sehingga akan membantu meningkatkan jumah anggota dan simpanan anggota Credit Union. Hipotesis Berdasarkan penelitian yang dilakukan keunggulan produk X1 berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan anggota Y. Dalam hal ini diasumsikan bahwa juka produk yang di berikan perusahaan unggul dan mampu bersaing maka hal ini dapat membuat anggota menjadi puas Brand trust X2 berpengaruh secara sungifikan terhadap kepuasan anggota Y. Dalam hal ini diasumsikan bahwa brand trust jika suatu produk yang diciptakan dapat ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 membuat konsumen semakin yakin dan percaya maka hal tersebut akan berdampak langsung pada kepuasan. Inovasi layanan X3 berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan anggota Y. Dalam hal ini disasumsikan bahwa jika layanan yang diberikan mampu diinovasikan baik dalam memanfaatkan teknologi yang ada maka hal ini akan berdapak bagi kepuasan anggota. Keunggulan Produk Brand Trust Inovasi Layanan Kepuasan Anggota (Y) Sumber: Data Olahan, 2022 Gambar 1 Model Penelitian METODE PENELITIAN Dalam peneltian ini penulis penulis menggunakan metode kuasilitas di mana penelitian kausalitas merupakan penelitian yang berguna untuk meneliti adanya hubungan sebab-akibat antar variabel dan Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu metode penelitian yang berdasarkan pada filsafat positivusme. Kemudian teknik analisis pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Populasi yang digunakan adalah jumlah anggota CU Khatulistiwa bakti di pontianak dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik purposive sampling. Pada penelitian ini, penulis menggunakan skala rating, dengan bobot 1 sampai 10 alat analisis data mengunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi (R. , uji koefisien korelasi,uji korelasi, uji analisis regresi linier berganda, uji F dan uji t yang di uji dengan program SPSS versi 22. ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 PEMBAHASAN Penelitian ini meneliti analisis pengaruh variabel keuggulan produk, brand trust dan inovasi layanan terhadap kepuasan anggota. Dengan indikator keunggulan produk sebanyak 5 indikator, brand trust sebanyak 4 indikator, inovasi layanan sebanyak 4 indikator, dan kepuasan anggota sebanyak 3 indikator. Berdasarkan Tabel 1 menunjukkan bahwa pengujian normalitas dengan kolmogorov smirnov test diperoleh nilai sebesar 0,200 yang dimana nilai tersebut lebih besar dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa distrubusi data penelitian ini adalah Uji multikolinieritas menunjukkan bahwa nilai tolerance yang dihasilkan oleh masing-masing variabel adalah lebih dari 0,10 dan nilai VIF yang diperoleh juga memiliki nilai yang kurang dari 10,00. Hal ini berarti masing-masing variabel tersebut tidak menunjukkan adanya gejala multikolinearitas dalam model regresi, sehingga model regresi tidak terjadi korelasi diantara variabel terikat. Uji heteroskedastisitas diketahui bahwa nilai signifikansi mulai dari keunggulan produk, brand trus, inovasi layanan dan kepuasan dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi masalah heteroskedastisitas karena memenuhi syarat nilai sig lebih besar dari 0,05. Uji autokorelasi dapat dilihat bahwa nilai durbin-watson yang didapat adalah 1,883 dan nilai tabel dengan signifikansi 5%, jumlah sebanyak 100 sampel. Maka diperoleh nilai du sebesar 1. Nilai DW 2. 248 lebih besar dari batas atas . dan kurang dari . -d. = 2,2636 dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat autokorelasi. Uji korelasi diketahui bahwa memiliki kriteria nilai dan memiliki nilai signifikan ketiga variabel bebas adalah 0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa memiliki korelasi yang kuat karena nilai signifikan lebih kecil dari 0,05. Uji koefisien determinasi diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,869 atau 86,90 Keunggulan produk, brand trus, inovasi layanan dan kepuasan hasil tersebut menunjukan bahwa keunggulan produk, brand trus, inovasi layanan mempengaruhi kepuasan sebesar 86,90 persen sedangkan sisanya 13,10 persen dipengaruhi variabelvariabel lain yang tidak diujikan dalam penelitian ini. Nilai koefisien regresi pada variabel keunggulan produk mempunyai nilai 2,291. Hal ini menunjukkan bahwa keunggulan produk mempunyai hubungan yang positif terhadap kepuasan anggota. Nilai koefisien regresi pada variabel inovasi layanan mempunyai nilai -2,083. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi layanan mempunyai ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 hubungan yang negatif terhadap kepuasan anggota, nilai koefisien regresi pada variabel brand trust mempunyai nilai 0,134, hal ini menunjukkan bahwa brand trust mempunyai hubungan yang positif terhadap kepuasan anggota. TABEL 1 Uji Asumsi Klasik KETERANGAN NORMALITAS MULTIKOLINIEARITAS HETEROKEDASTISITAS UJI AUTOKORELASI UJI KORELASI KOEFISIEN DETERMINASI REGRESI LINIER BERGANDA UJI F Fhitung Tingkat signifikansi UJI T HASIL UJI Asymp. Sig. -taile. 0,200 CUT OFF Tolerance X1=0,952 X2=0,952 X3=0,999 VIF X1=1,050 X2=1,050 X3=1,001 Nilai Sig: X1=0,082 X2=0,264 X3=0,065 1,7364<2. 248<2,2636 X1= 0,000 X2 =0,002 X3= 0,000 0,869 Y=3,017 X1 2,291 X2 0,134 X3 -2,083 0,000 Tolerance >0,10 VIF <10,00 X1=0,000 X2=0,000 X3=0,000 >0,05 >0,05 dU < DW < 4-dU <0,05 R square (%) Sig <0,05 Sig <0,05 Sumber: Data Olahan 2021 Pada uji F diperoleh Fhitung 212,773 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hal ini dapat dijelaskan oleh variabel bahwa keunggulan produk, brand trus, inovasi layanan sehingga dapat dikatakan adanya pengaruh secara bersama-sama dari variabel independen terhadap variabel dependen. Uji t mengetahui signifikan tidaknya pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen atau dengan kata lain untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara parsial. PENUTUP Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan pada variabel keuggulan produk, brand trust dan inovasi layanan terhadap kepuasan anggota pada Credit Union ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 Khatulistiwa Bakti Pontianak, maka dapat disimpulkan variabel keunggulan produk terdapat pengaruh yang signifikan dan parsial terhadap kepuasan anggota, hal ini membuktikan bahawa CU dinilai mampu menciptakan produk yang unggul dan Pada variabel brand trust terdapat pengaruh yang signifikan dan parsial pada kepuasan anggota, hal ini membuktikan bahawa CU berusaha dengan baik dalam meningkatkan kepercayaan bagi anggota. Dan pada variabel inovasi layanan terdapat pengaruh yang singifikan dan parsial pada kepuasan anggota, hal ini membuktikan bahwa CU selalu mengikuti perkembangan tekologi dalam berinovasi agar terciptanya layanan yang memudahkan anggota dalam melakukan transaksi. Berdasarkan hasil jawaban responden dan hasil penelitian yang sudah dilakukan berdasarkan teori yang digunakan dan dikembangkan bahwa keunggulan produk, brand trust dan inovasi layanan merupakan unsur yang sangat penting bagi perusahaan. Adapun saran dari penulis berdasarkan hasil penelitian pada CU Khatulistiwa Bakti Pontianak adalah perusahaan harus lebih meningkatkan keunggulan bagi setiap produk yang disediakan, selalu meningkatkan rasa aman dengan keterbukaan kepada anggota maka rasa percaya yang telah tercipta dalam diri anggota pun semakin baik kemudian CU diharapkan untuk tetap berinovasi terhadap setiap layanan yang diberikan dengan terus mengikuti perkembangan teknologi agar mampu menyampaikan informasi yang berbeda dari pesaing lainnya tentu saja hal ini berkaitan dengan media sosial seperti instagram, youtube, facebook dan lain-lain menurut penulis ada baiknya pihak CU memberikan website tersendiri untuk memudahkan setiap anggota dalam medapatkan informasi bahkan mendaftar sebagai bagian dari CU atau menjadi anggota x, karena pada masa modern saat ini banyak yang menggukan media sosial dalam mengetahui berbagai Bagi peneliti berikutnya, hasil penelitian ini dapat di gunakan sebagai bahan perbandingan untuk penelitian selanjutnya. Peneliti selanjutnya disarankan dapat mengembangkan penelitian ini lebih luas dan mendalam, menggunakan populasi penelitian yang luas, serta hasil yang dapat digeneralisasikan secara mendalam, dan diharapkan untuk mepelajari lebih banyak sumber mau pun refrensi yang terkait dengan variabel kelunggulan produk, brand trust, inovasi layanan dan kepuasan agar hasil penelitiannya dapat lebih lengkap dan lebih baik. Dengan selesainya skripsi ini, penulis menyadari bahwa penelitian ini masih banyak terdapat kekurangan. Oleh sebab itu. ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 perlunya kritik dan saran yang membangun amatlah diharapkan. Penulis mempunyai keinginan yang besar semoga skripsi ini akan menjadi sesuatu yang bermanfaat dan acuan bagi penulis khususnya dan pembaca pada umumnya. DAFTAR PUSTAKA