Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 KONSTRUKSI MEDIA ONLINE PADA PEMBERITAAN KASUS PENYEBARAN VIDEO PORNOGRAFI Yon Julia Ruth Tyas Sari1. Farid Pribadi2 Program Studi Sosiologi. Jurusan Ilmu Sosial. FISH-Unesa 19092@mhs. id1, faridpribadi@unesa. Abstract The media is a source of information that is trusted and considered important by most people. The media can provide information about an event that comes from distant places, so that the media can provide information and at the same time influence the views of the public who report it. Each media has its own point of view in viewing and conveying news to the public. Media also has different interests such as social, political and economic and every journalist is required to follow the interests in which they work. News that is enough to attract public attention and promote it in various media, namely about sexuality and gender. In this study, researchers will also examine news related to sexuality and gender, namely the case of the distribution of pornographic videos on social media by Siskaee. The media used in this study is CNNIndonesia. com, which is one of the media that has the most number of readers in Indonesia according to the results of a Reuters Institute research for the period June 2022. This research uses the construction of social media by Peter L berger and symbolic violence by Piere Bordieu . This research method uses qualitative data analysis using Murray Edelman's framing analysis to analyze the data. The results of this study are that the three media view that the Siskaee pornography video case is an act of violating the law that must be subject to sanctions. In the media reports, they tend to contradict this case, by explaining the violation, namely against the Pornography Law and also the ITE Law because it involves the social media Onlyfans and Twitter as a medium for video distribution. Each medium has its own tendencies. CNN Indonesia. com tends to use various sources from various points of view in covering information. Media menjadi sumber informasi yang dipercaya dan dianggap penting oleh sebagian besar masyarakat. Media dapat memberikan informasi dari suatu peristiwa yang berasal dari tempat-tempat yang jauh, sehingga media dapat memberikan informasi sekaligus juga dapat mempengaruhi pandangan masyarakat yang membacanya. Setiap media memiliki sudut pandang tersendiri dalam melihat serta menyampaikan berita ke masyarakat. Media juga memiliki kepentingan yang berbeda-beda seperti sosial, politik, dan ekonomi dan setiap wartawan diharuskan mengikuti kepentingan dimana mereka Berita yang cukup menarik perhatian masyarakat dan diberitakan di berbagai media yaitu mengenai seksualitas dan gender. Pada penelitian ini, peneliti juga akan meneliti berita yang berkaitan dengan seksualitas dan gender yaitu kasus penyebaran video pornografi di media sosial oleh Siskaee. Media yang dipakai dalam penelitian ini adalah CNNIndonesia. com, dimana media ini merupakan salah satu media yang memiliki jumlah pembaca terbanyak di Indonesia menurut hasil riset Reuters Institude pada periode Juni 2022. Penelitian ini menggunakan konstruksi sosial media Peter L berger dan kekerasan simbolis oleh Piere Bordieu. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan analisis data dengan menggunakan analisis framing Murray Edelman untuk menganalisis data. Hasil dari penelitian ini adalah dari ketiga media tersebut memandang bahwa kasus video pornografi Siskae merupakan perbuatan pelanggaran hukum yang harus diberi sanksi. Dalam pemberitaan media tersebut, cenderung kontra dengan kasus ini, dengan menjelaskan pelanggarannya yaitu melanggar UU Pornografi dan juga UU ITE karena melibatkan media sosial Onlyfans dan Twitter sebagai media penyebaran video. Setiap media memiliki kecenderungan masing-masing. CNN Indonesia. cenderung memakai berbagai narasumber dari berbagai sudut pandang dalam memberitakan informasi. Keywords: Media. Construction. Pornography Media. Konstruksi. Pornografi Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 Pendahuluan Pada saat ini banyak sekali berbagai macam media online. Media online dapat bertumbuh dengan pesat karena sifatnya yang mudah di akses, cepat dan tidak memakan banyak waktu dalam pencariannya, dapat menambah wawasan, serta tidak mengeluarkan biaya untuk membacanya. Dengan kelebihan tersebut, masyarakat lebih tertarik untuk membaca media online. Media menjadi sumber informasi yang dipercaya dan dianggap penting oleh sebagian besar masyarakat. Media dapat memberikan informasi dari suatu peristiwa yang berasal dari tempat-tempat yang jauh, sehingga media dapat memberikan informasi sekaligus juga dapat mempengaruhi pandangan masyarakat yang membacanya. Setiap media memiliki sudut pandang tersendiri dalam melihat serta menyampaikan berita ke masyarakat. Media juga memiliki kepentingan yang berbeda-beda seperti sosial, politik, dan ekonomi dan setiap wartawan diharuskan mengikuti kepentingan dimana mereka Tidak semua peristiwa diberitakan kepada masyarakat, peristiwa yang diberitakan tergantung kepentingan media tersebut. Berita yang cukup menarik perhatian masyarakat dan telah diberitakan di berbagai media yaitu mengenai seksualitas dan gender. Sering ditemukan dalam pemberitaan media massa baik koran, majalah, ataupun media online mengulas dan menyampaikan pesan-pesan seksual. Misalnya beritaberita mengenai pemerkosaan dengan judulnya yang sangat bias gender dan juga majalah atau tabloid yang menampilkan gambar selebriti dengan pakaian-pakaian yang terbuka (Juditha, 2. Selain itu, dalam media online juga seringkali terdapat artikel-artikel yang bertopik tentang seksualitas dan gender. Seperti salah satu artikel yang diterbitkan di kompas. com dengan judul AuPenyebaran dan Pemerasan dengan Konten Intim Mendominasi Kasus Kekerasan Seksual OnlineAy pada 12 Juli 2022, yang membahas mengenai KBGO . ekerasan berbasis gender onlin. Lalu terdapat juga berita-berita lain yang diterbitkan seperti kasus-kasus pelecehan seksual. Menurut hasil penelitian sebelumnya mengenai Gender dan Seksualitas dalam Konstruksi Media Massa yang ditulis oleh Christiany Juditha, mengatakan bahwa produk sebuah media dapat menjadi alat untuk melegalkan sebuah perubahan nilai dan norma dalam masyarakat termasuk pada kaum perempuan. Pada penelitian ini, akan meneliti berita yang berkaitan dengan seksualitas dan gender yaitu kasus penyebaran video pornografi di media sosial oleh Siskaee. Pada kasus Siskaee ini, video pornografi yang diduga miliknya disebar di twitter oleh salah satu akun pengguna. Secara umum, twitter merupakan salah satu aplikasi media sosial yang cukup populer termasuk di Indonesia, pengguna twitter dapat berkomunikasi dengan pengguna lain dengan cara mengirimkan teks kepada pengguna lain maupun membacanya dengan maksimal penggunaan 140 karakter yang biasa disebut dengan Selain itu twitter juga dapat membagikan gambar dan video. Dikutip dari cnnindonesia. secara umum OnlyFans merupakan salah satu platform media sosial yang dirilis di Inggris pada tahun Seperti aplikasi media sosial lainnya, aplikasi OnlyFans ini dapat ditemukan dan diunduh di Plays Store dan App Store, tetapi tidak dapat digunakan di Indonesia karena aplikasi tersebut tidak tersedia. Media sosial OnlyFans ini, digunakan pembuat konten untuk menjualkan kontennya yang berupa foto atau video kepada penggemar yang telah membayar, konten hanya dapat diakses setelah membayar biaya berlangganan. Dalam hal ini, realitas berita diciptakan oleh para pekerja media karena berita yang disajikan sudah dikontruksi terlebih dahulu oleh wartawan sesuai dengan kepentingan media dimana wartawan Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 tersebut bekerja, jadi dapat dikatakan bahwa berita yang disajikan bukanlah peristiwa yang sesungguhnya terjadi. Media bukanlah cerminan realitas dan tidak seperti yang dilihat sesugguhnya, melainkan media mengkonstruksi sedemikian rupa realitas (Eriyanto, 2. Untuk melihat bagaimana media mengkontruksi realitas berita yaitu dengan menggunakan analisis framing atau pembingkaian. Analisis framing dapat membantu dalam memahami sudut pandang suatu media dalam melihat dan memaknai suatu peristiwa yang terjadi lalu dipaparkan dalam suatu berita. Dengan adanya rujukan dari ketiga media online yang dipilih tersebut, peneliti ingin mengidentifikasi dari tiga media yang mengkonstruksi berita kasus video pornografi siskae dan kasus Dea OnlyFans memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Kajian Pustaka 1 Berita sebagai hasil konstruks media Konstruksi sosial menurut Peter L. Berger, adalah dimana terjadi relasi sosial antara individu dengan lingkungan sekitarnya lalu menafsirkannya. Individu tersebut akan membangun sendiri pengetahuan dari realitas yang telah dilihat disekitarnya berdasarkan struktur pengetahuan yang pernah ada sebelumnya . tock of knowledg. Realitas sosial terdiri dari tiga macam yaitu objektif, simbolik, dan Realitas objektif terbentuk dari penglaman yang berada di luar individu dan menganngap realita sebagai suatu kenyataan. Realitas simbolik adalah berbagai bentuk ekspresi simbolik dari adanya realitas objektif. Realitas subjektif adalah realitas yang terbentuk dari proses penyerapan kembali dari realitas objektif dan simbolik ke dalam individu melalui proses internalisasi. (Sudikin, 2002:201-. Dalam menulis sebuah berita, media online dapat mengkonstruksi bahasa dan kata-kata yang digunakan oleh wartawan karena setiap wartawan memiliki cara pandang yang berbeda-beda dan disesuaikan dengan ideologi dan kepentingan masing-masing media. Konstruksi dalam berita ini juga ada dalam pemberitakan kasus Siskaee dan Dea Onlyfans serta terdapat perbedaan pada masingmasing media online Erving Goffman adalah salah satu tokoh yang mempengaruhi analisis framing melalui teorinya yaitu teori dramaturgi. Teori dramaturgi menjelaskan bagaimana seseorang mengungkapkan ekspresi untuk menciptakan kesan awal. Dalam teori ini menjelaskan mengenai adanya frame yang muncul dalam pentas drama, novel, permainan, film, dll sehingga memunculkan apa yang disebut dengan panggung depan dan panggung belakang (Santi, 2. Dalam berita pada media online, panggung depan merupakan hasil berita yang telah dikonstruksi oleh wartawan sesuai dengan ideologi dan kepentingan media, sedangkan panggung belakang yaitu kejadian sebenarnya yang dilihat langsung oleh wartawan di tempat kejadian. Dari teori dramaturgi tersebut kemudian berkembang menjadi analisis framing. Konsep analisis framing diperkenalkan oleh Erving Goffman pada tahun 1974 pada bukunya yang berjudul Frame Analysis: An Essay on The Organization of Experience. Menurut Goffman, analisis framing adalah menempatkan, memandang, mengidentifikasi, serta memberi label pada sebuah peristiwa atau pengalaman hidup dan merujuknya pada pengorgainisasian pengalaman, yang dalam hal ini adalah berita yang telah ditulis. 2 Media, seksualitas, dan gender Produk media mewakili suatu realitas tertentu yang ingin disampaikan oleh pencipta atau penulis yang bekerja pada media tersebut. Media, selain dapat memberikan suatu informasi, juga dapat menyebarkan budaya kepada para pembaca atau penontonnya dengan kata lain media merupakan agen Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 budaya (Juditha, 2. Gender sendiri merupakan sebuah bentuk tatanan sosial yang telah membudaya, mengakar, dan mendarah daging dalam masyarakat dan seringkali banyak berita-berita yang berkaitan dengan seksualitas dan gender. Kekerasan simbolik khususnya pada perempuan, dapat terjadi di mana saja selama terdapat relasi sosial yang tidak seimbang atau tidak setara termasuk di dalam media online. Kekerasan simbolik milik Pierre Bourdieu ini merupakan kekerasan yang tidak dapat disadari maupun dirasakan oleh pelaku ataupun korban. Kekerasan simbolik terjadi melalui wacana atau bahasa dari pihak dominan yang berupaya menanamkan suatu habitus berupa norma-norma yang harus ditaati ataupun ideologi tertentu, budaya, kebiasaan, gaya hidup tertentu dan sebagainya. Dalam hal ini, pihak dominan dapat mengiring, mempengaruhi, mengontrol sasarannya sebagai pihak subdominan dengan menggunakan simbolsimbol bahasa sebagi media komunikasi sehingga dapat menciptakan rasa bersalah (Ulya, 2. Media di Indonesia seringkali membicarakan tentang seksualitas dan gender contohnya seperti berita tentang kasus-kasus pelecehan seksual khususnya terhadap perempuan (Qonita, 2. Menggunakan teori kekerasan simbolik ini, peneliti akan mengidentifikasi bahasa yang digunakan pada pemberitaan kasus penyebaran video pornografi Siskae. Metode Penelitian Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif digunakan untuk memahami suatu realitas atau fenomena yang terjadi dengan mengumpulkan data secara mendalam dan menghasilkan data yang bersifat deskiptif berupa kata-kata tertulis maupun lisan. Kualitatif menganggap manusia sbagai alat instrument sehingga peneliti merupakan alat pengumpul data yang paling utama (Abdussamad, 2. Hasil penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif ini nantinya akan mendeskripsikan karakteristik pemberitaan pada media online yang telah dipilih oleh peneliti yaitu com dalam memberitakan kasus penyebaran video pornografi Siskae. Analisis data dari Penelitian ini yaitu analisis framing Murray Edelman. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis framing, digunakan untuk mengetahui bagaimana sudut pandang dari media CNN Indonesia dan bagaimana media tersebut mengkonstruksi realitas dari berita pada kasus siskaee, realitas apa yang diambil dan apa yang dihilangkan. Menurut Murray, realitas dapat dibingkai dengan beberapa cara yaitu rubrikasi, kategorisasi, dan ideologi. Murray Edelman mensejajarkan framing dengan kategorisasi yang menggunakan perspektif dan kata-kata tertentu untuk memahami suatu Salah satu gagasan Murray Edelman adalah mengenai pandangan khalayak mengenai suatu Pandangan khalayak dapat diarahkan pada suatu peristiwa dan membentuk pemikiran yang telah ditentukan dalam kategorisasi. Hal terpenting dalam melihat suatu peristiwa adalah bagamana orang yang melihat peristiwa tersebut dapat membuat kategorisasi. Pengkategorisasian tersebut juga seringkali terjadi kesalahan, seringkali ketegorisasi tersebut tidak menggambarkan realitas tapi untuk menunjukkan siapa yang diuntungkan atau dirugikan (Eriyanto, 2. (Jessica Ringrose, 2. Hasil dan Pembahasan 1 Media Online CnnIndonesia. Cable News Network Indonesia atau CNN Indonesia merupakan jaringan televisi berita digital. Sebelum bersiaran di televise, pada awalnya CNN Indonesia hanya sebagai situs web berita saja yaitu com pada 20 Oktober 2014. CNN Indonesia menyajikan konten berita lokal maupun internasional dan pertama kali disiarkan pada 17 Agustus 2015. Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 2 Konstruksi sosial media berita kasus pornografi Siskae CNN Indonesia menempatkan kasus video pornografi Siskaee ini ke dalam rubrik Nasional dengan Sub rubrik Hukum Kriminal. Hal ini meunjukkan bahwa kasus ini merupakan kasus pelanggaran hukum besar yang terjadi di Indonesia dan menarik pembaca di seluruh Indonesia. CNN Indonesia menempatkan berita ini juga dalam rubrik lain seperti rubrik Teknologi jika isi berita berhubungan dengan media sosial dan rubric gaya hidup jika isi berita berkaitan dengan gangguan psikologi. Hal ini menunjukkan bahwa CNN Indonesia juga melihat kasus ini dari berbagai sisi tidak hanya pada sisi hukumnya saja. CNN Indonesia mengkategorisasikan pemberitaan kasus ini sebagai kasus pelanggaran hukum dan tindakan negatif yang dapat merusak citra bandara. CNN Indonesia juga memberitakan secara rinci, poses hukum yang dijalani Siskae mulai dari tahap penyelidikan hingga dibebaskan bersyarat. Dalam memberikan informasi. CNN Indonesia menggunakan berbagai sumber tidak hanya pihak kepolisian yang menangani kasus tetapi juga seorang psikolog, seksolog. Angkasa Pura 1, dan juga Kominfo untuk memberikan informasi tambahan seputar teknologi dan penggunaan media sosial. Ideologi yang ditunjukkan oleh CNN Indonesia dalam memberitakan kasus pornografi sebagai tindak pidana yang melanggar hukum dan tindakan negatif yang merugikan bandara. Dimana fokus dari pemberitaan yaitu condong memberitakan proses hukum secara rinci, upaya mencegah penyebaran video tersebut, dan kondisi kejiwaan Siskae. Tabel analisis framing Murray Edelman Tanggal berita Judul berita Kategorisasi Rubrikasi Ideologi 3 Desember 2021 Polisi Selidiki Kemungkinan Siskae Pemeran Video Pamer Payudara Frame: Polres Kulon Progo masih mendalami identitas dalam video viral yang diduga dilakukan di Bandara Internasioal Yogyakarta (YIA) Nasional Hukum Kriminal Polisi perempuan yang Nasional Hukum Kriminal Angkasa Pura 1 daftar penumpang Pihak kita: Perempuan yang memamerkan payudara 3 Desember 2021 Pihak mereka : Tindakan pelanggaran hukum Kasus Video Frame: Angkasa Pura I Diduga melakukan pelacakan via Siskae. AP I daftar penumpang atau Lacak manifest penerbangan untuk Manifest mengungkap sosok dalam Penumpang video perempuan pamer payudara di Bandara YIA karena telah merusak citra yang sudah susah payah Pihak kita: Ancaman terhadap citra Bandara YIA Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 4 Desember 2021 5 Desember 2021 Pihak mereka : Pelacakan perempuan pamer payudara. Wanita Frame: Siskae ditangkap di Diduga Stasiun Bandung dan akan Siskae Yogyakarta Ditangkap di setelah pemeriksaan di Mapolrestabes Bandung Bandung. Dibawa Kita: Siskae DIY Malam Pihak Bandung Ini Pihak Mereka: Penegakan Siskae Frame: Siskae telah resmi Ditetapkan menjadi tersangka dan Tersangka, mengaku mengambil video Video Pamer dibeberapa Aurat Tak Yogyakarta Hanya di YIA Pihak kita: Siskae resmi menjadi tersangka Nasional Hukum Kriminal Pelaku kasus video YIA Nasional Hukum Kriminal Sosok Siskae menjadi tersangka Teknologi Teknologi Informasi Pemerintah dapat Nasional Hukum Kriminal Siskae menjalani Pihak mereka: berjalannya proses penegakan hukum 6 Desember 2021 Memuat Konten Porno. YouTubeTwitter Bisa Didenda Rp 500 Juta di RI Frame: Pemerintah dapat menjatuhkan sanksi denda terhadap raksasa media Twitter. Facebook, hingga YouTube, terkait konten pornografi seperti yang terjadi pada kasus perempuan Selebritis Twitter (Selebtwi. yaitu Siskae Pihak kita: Pemerintah dapat terhadap raksasa media 6 Desember 2021 Pihak Upaya mengawasi konten yang diunggah di media sosial Siskae Jalani Frame: Siskae menjalani Tes Psikologi pemeriksaan Polda sebagai Yogyakarta penyidikan oleh jajaran Polda DIY Pihak kita: Pemeriksaan Pihak Ada Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 7 Desember 2021 gangguan dalam perilaku sehari-harinya Frame: Kominfo akan moderasi konten pornografi di media sosial sebagai akibat ditimbulkan dari video aksi pamer payudara Siskae Kisruh Siskae. Kominfo Akan Moderasi Konten Pornografi di Pihak kita: Moderasi konten Medsos Teknologi Teknologi Informasi Kominfo moderasi konten di media sosial Gaya Hidup Health Seksolog menduga perilaku Siskae merupakan bentuk Nasional Hukum Kriminal Siskae didakwa Nasional Hukum Kriminal Siskae memilih Pihak mereka: Tindakan pemerintah mengatasi video pornografi di media sosial 7 Desember 2021 Seksolog Duga Siskae Punya Masalah Penyimpangan Seksual Frame: Adanya dugaan Siskae yang merupakan penyimpangan seksual Pihak kita: Penyimpangan Pihak perbuatan Siskae 21 Maret 2022 Siskae Didakwa Pasal Alternatif UU ITEPornografi. Kasus Sejak Dasar Frame: Siskae didakwa pasal alternatif dalam sidang perdana yang dilakukan secara daring dan tertutup karena perkara menyangkut kasus kesusilaan. Dakwaan tidak hanya untuk kasus video di Bandara, tetapi juga dugaan perbuatan pidana tahun-tahun Pihak kita: Sidang tertutup karena menyangkut kasus 21 April 2022 Pihak mereka: sidang kasus Siskae Frame: Terdakwa Siskae Dituntut 1 dituntut hukuman 1 tahun Tahun Penjara penjara dan denda Rp 250 dan Denda Rp juta subside 6 bulan 250 Juta Perbuatan Siskae telah memenuhi dakwaan kesatu dari tiga pasal alternatif Pihak kita: Siskae dituntut Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 atas perpuatannya 28 April 2022 Pihak perkembangan kasus dan implikasi terhadap terdakwa Siskae Frame: Terdakwa Siskae Divonis 10 divonis 10 bulan penjara dan Bulan Penjara denda Rp 250 juta oleh Denda Majelis Hakim Pengadilan Rp250 Juta Negeri. Apabila tidak dibayar kurungan selama 3 bulan Nasional Hukum Kriminal Jaksa menjatuhkan terdakwa Siskae Nasional Hukum Kriminal Siskae Pihak kita: Siskae divonis atas kasus pornografi Pihak mereka: Tindakan negatif yang melanggar 22 Juli 2022 Siskae Bebas dari Penjara. Bayar Denda Rp250 Juta Frame: Siskae bebas dari membayar denda Rp 250 juta dan mengikuti program Kemenkumham Pihak kita: Bebas Pihak memenuhi syarat Harus 3 Kekerasan simbolik cnnindonesia. com pada pemberitaan kasus video pornografi Siskae Kekerasan dimbolik merupakan tindakan menyakiti hati dan merugikan orang lain dengan memanfaatkan media melalui simbol-simbol bahasa. Media massa menggunakan simbol-simbol bahasa yang berbeda-beda dalam memberitakan kasus Siskae. Pada media CNN Indonesia, pemberitaan kasus Siskae, menggunakan kata-kata Aupemeran video pamer payudaraAy dan Autersangka video pamer auratAy sebagai penggambaran diri Siskae. Penyebutan nama AuSiskaeAy pun bukan merupakan nama asli melainkan nama akun media sosial Onlyfans yang ia gunakan. Unsur gender dalam kekerasan simbolik dapat dilihat dalam kasus ini. Pada awal kasus ini muncul dan menjadi terkenal, telah diketahui bahwa Siskae adalah seorang perempuan meskipun belum diketahui identitasnya. Jika melihat secara mennyeluruh pada website media CNN Indonesia, dapat terlihat sangat banyak berita yang memberitakan kasus ini. CNN Indonesia terus mengikuti Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 perkembangan kasus ini dari awal hingga akhir dan tidak jarang dalam satu hari ada lebih dari satu berita tentang mereka. Bahkan jumlah berita mengenai kasus ini dalam satu hari bisa sangat banyak. Banyaknya pemberitaan kasus ini terjadi karena media melihat bahwa kasus pornografi yang berkaitan dengan perempuan akan menjadi kasus sensasional dan sangat menjual. Hal ini menunjukkan bahwa media juga memiliki motif ekonomi dari pemberitaan yang mereka lakukan. Kekerasan simbolik pada pemberitaan kasus video porno ini dapat terlihat jika pemberitaan memberikan pandangan negatif. Dalam hal ini, media menempatkan kasus ini sebagai tindakan pelanggaran hukum dan norma sosial. Dari sini, pemberitaan oleh media CNN Indonesia memberikan kesan negatif bagi Siskae. Dengan begitu, pembaca berita ini juga akan memandang negatif tindakan Siskae ini. Masyarakat akan cenderung melihat bahwa sebagian besar tersangka kasus pornografi adalah perempuan. Hal ini membuat masyarakat melihat bahwa Siskae merupakan perempuan yang tidak baik dan dapat mengganggu ketertiban di masyarakat. Pandangan-pandangan ini dapat merusak citra Siskae di masyarakat. Kesimpulan Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, kesimpulan yang dapat diambil yaitu bahwa media CNN Indonesia memandang negatif kasus pornografi. CNN Indonesia berpandangan bahwa pronografi merupakan tindakan yang melanggar hukum apapun alasan dibalik tindakan tersebut dan memandang Siskae sebagai pelaku atas kasus pornografi. CNN Indonesia memberikan informasi yang bersumber dari pihak berwanang yang terkait kasus ini. Pemberian informasi juga seringkali menggunakan kutipan Kasus Siskae juga diberitakan secara rinci proses hukum yang mereka jalani. Selain itu ada pandangan-pandangan lain yang terlihat, seperti adanya faktor ekonomi dan adanya gangguan Adapun kekerasan simbolik yang dapat ditemukan dari pemberitaan kedua isu ini. Kekerasan simbolik dapat dilihat dari penggunaan kata-kata yang ditujukan untuk Siskae seperti Aupemeran video pamer payudaraAy dan Autersangka video pamer auratAy yang memberikan kesan kepada pembaca bahwa Siskae adalah bukan wanita baik ataupun wanita nakal. Selain itu, kasus ini diberitakan sangat banyak pada media, dalam sehari terdapat lebih dari satu pemberitaan kasus ini. Hal ini menunjukkan bahwa media juga memiliki motif ekonomi dari pemberitaan yang mereka lakukan. Media melihat bahwa kasus pornografi jika dikaitkan dengan perempuan merupakan sebuah kasus yang menarik, sehingga akan menarik banyak pembaca. Dari analisis ini dapat dilihat adanya konstruksi realitas yang dibuat oleh media massa. Media massa mengkonstruksi dan menampilkan bertia Siskae sesuai dengan kepentingan masing-masing media. Daftar Pustaka