Semangat UMKM Dibalik Pandemi Covid-19 Pada Objek Wisata Sungai Gelombang di Desa Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar RISMAN1. ARHIPEN YAPENTRA2. ISKANDAR3 1,2,3 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Riau Jln. HR Subrantas Km 12 Panam Telp. E-mail : rismanaris1974@gmail. Abstract: This research was conducted at the river tourism object. Wave. Sipungguk Village. Salo District. Kampar Regency. The formulation of the problem in this study is how the spirit of MSMEs is behind the Covid-19 Pandemic on the Sungai Gelombang Tourism Object in Sipungguk Village. Kec. Salo. Kampar District. The research objective was to determine the spirit of MSMEs behind the Covid-19 Pandemic on the Sungai Gelombang Tourism Object in Sipungguk Village. Kec. Salo. Kampar District. The research method uses descriptive qualitative methods, the researcher uses informants or resource persons as data sources, this research can be concluded that the UKMK located in Sungai Gelombang Tourism Object in Sipungguk Village are carried out simply, they have not had any partnerships with other parties, there has been any training for MSMEs that seriously by the local government which is integrated with tourism management, the facilities in this tourist attraction are not well organized, it still needs guidance from the local government so that in the future MSMEs can increase in line with the development of existing tourism development. Facilities and infrastructure as well as culinary tourism need to be addressed and developed further so that tourist objects are more attractive and Micro. Small and Medium Enterprises (MSME. are able to increase income and community welfare Keywords: MSMEs. Covid-19 Pandemic and Tourism Objects Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu tolak ukur perekonomian nasional. Pemberdayaan UMKM merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan dan memperkuat dasar kehidupan perekonomian dari sebagian besar rakyat Indonesia, khususnya melalui penyediaan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan serta mengurangi tingkat kemiskinan. UMKM memiliki peran penting dalam pertahanan perekonomian bangsa. Menurut data BPS tahun 2017, unit usaha UMKM menempati 99,9 persen dari total unit usaha di Indonesia dengan jumlah 62,9 juta unit usaha menurut Bank Indonesia. Tak hanya itu. UMKM menyerap 96,9 persen dari total penyerapan tenaga kerja dan menyumbang sebesar 60,34 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia Selain perhatian UMKM secara nasional. Pemerintah Kabupaten Kampar juga terus mendukung pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar dapat bersaing dengan pelaku usaha lainnya, apalagi di tengah pendemi covid 19 ini , hal ini terlihat jelas saat Bupati Kampar yang diwakili Asissten i Admitasi Umum Samsul Bahri membuka secara resmi Pelatihan UMKM yang ditajah oleh MUI Kabupaten Kampar melalui Virtual. Selaras dengan program dan visi utama Pemerintah Kabupaten Kampar yaitu menciptakan iklim usaha yang kondusif, untuk itu Pemerintah akan terus berupaya mengambil langkah langkah dan kebijakan seperti dengan menumbuh kembangkan wirausaha baru, disamping kegiatan kegiatan usaha lainnya dalam apalagi Ditengah Pendemi Covid 19 yang masih melanda ini kita membutuhkan ide ide yang kreatif dan inovatif. Semangat UMKM Dibalik Pandemi Covid-19 Pada Objek Wisata Sungai Gelombang di Desa Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar (Risman. Arhipen Yapentra. Iskanda. Kesempatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Kampar banyak ragamnya, mulai dari kuliner, pedagang buah buahan, pakaian, rumah perkebunan sampai kepada pengelolaan objek wisata. Kabupaten Kampar adalah salah satu kabupaten dari 12 Kabupaten / Kota yang ada di Propinsi Riau. Kabupaten Kampar memiliki luas wilayah 10. 983,47 km2, terdiri dari 21 Kecamatan, 8 Kelurahan dan 242 desa. Kabupaten Kampar sebenarnya banyak tempat tempat wisata yang bisa dikunjungi sebagai tempat rekreasi dan refresing pelepas lelah diakhir minggu atau bulan, dan diantara objek tersebut adalah sungai Gelombang yang berada dibagian sungai kampar, tepatnya di Desa Sipungguk Kecamatan Salo. Kecamatan Salo Kecamatan dikabupaten Kampar yang dialiri oleh sungai Kampar disepanjang wilayahnya, dan di bagian sungai Kampar ini ada aliran sungai dangkal yang masyarakat menyebutnya dengan istilah sungai Gelombang, dimana aliran sungai tersebut semenjak pandemi covid-19 menjadi ramai dikunjungi masyarakat sebagai alternatif wisata karena objek objek wisata di Propinsi Riau banyak yang Sungai Gelombang yang merupakan cabang sungai Kampar yang berada di Desa Sipungguk. Kecamatan Salo. Kabupaten Kampar. Riau. Dan hingga saat ini masih viral di media sosial dan banyak dikunjungi masyarakat, terutama pada akhir pekan. Pemerintah Kabupaten Kampar telah memperkenalkan daerah ini sejak Agustus 2020 lalu. Dan melakukan perbaikan tempat untuk fasilitas yang bisa Dari pengakuan masyarakat setempat, setiap akhir pekan, lokasi ini ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai tempat di Propinsi Riau dan sekitarnya. Sekitar lebih ratusan orang datang di lokasi ini. Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Juni 2. Menurut setempat, semangat UMKM yang ada di sungai Gelombang ini awalnya muncul karena tradisi balimau kasai . andi balima. yang diadakan secara tradisional setiap tahun menjelang bulan ramadhan, munculnya pandemi covid-19, tradisi ini bukan lagi diadakan setahun sekali, namun diadakan setiap minggu pada akhir pekan atau hari libur, hal ini terpicu adanya larangan berkunjung ke tempat tempat rekreasi yang selama ini sudah Semenjak itulah tempat ini menjadi ramai dikunjungi masyarakat, hingga tumbuh dan berkembang usaha usaha mikro kecil yang berada di sepanjang bantaran sungai gelombang Usaha usaha yang muncul setelah ramainya objek wisata tersebut adalah: Usaha penjulan makanan dan minuman. Usaha penyewaan lapak. Tempat parkir. Sewa pelampung. Sewa baju renang. Toilet. Tempat ganti baju. Usaha usaha yang ada dalam objek wisata sungai gelombang adalah sewa lapak untuk berjualan, sewa balai untuk bersantai, sewa parkir untuk mobil dan sepeda motor, sewa pelampung, sewa baju renang, ruang ganti, space foto dan akan ditambah yang lainya. Menurut gelombang pada akhir pekan dan hari libur bisa mencapai 700-750 orang perhari, dari jumlah tersebut tentu bisa menggerakan UMKM seperti diatas. Dan ditambah lagi dengan lapak lapak usaha jualan makanan dan minuman yang jumlahnya kurang lebih mencapai 150 Fasilitas objek wisata sungai gelombang ini tergolong masih sederhana, seperti balai balai untuk bersantai, toilet, pelampung, baju renang dan tim kesederhanaan ini justru menjadi daya ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Semangat UMKM Dibalik Pandemi Covid-19 Pada Objek Wisata Sungai Gelombang di Desa Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar (Risman. Arhipen Yapentra. Iskanda. tarik tersendiri, karena tarifnya yang murah dan sangat terjangkau oleh masyarakat. Bila kita berkunjung ke sungai gelombang maka kita akan dapat menikmati kesegeran air sungai Kampar dengan perpaduan batu-batu sungainya serta di tambah pula oleh derasnya air aliran sungai yang membuat sensasi istimewa bagi kita dalam mengabiskan waktu libur bersama orang-orang tercinta. Dari uraian diatas penulis membuat rumusan masalah Au Bagaimana semangat UMKM dibalik Pandemi Covid-19 pada Objek Wisata Sungai Gelombang di Desa Sipungguk Kec. Salo Kabupaten Kampar Au Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui semangat UMKM dibalik Pandemi Covid19 pada Objek Wisata Sungai Gelombang di Desa Sipungguk Kec. Salo Kabupaten Kampar . UMKM adalah Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah, tetapi definisinya ternyata lebih luas dari itu. Dari sudut pandang pelaku usaha. UMKM bisa dideskripsikan sebagai bisnis yang dijalankan individu, rumah tangga, atau badan usaha ukuran Akan tetapi, beberapa ahli ekonomi menggunakan istilah berbeda untuk Arti UMKM tersebut tertuang dalam UU Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah. UMKM artinya sebagai bisnis yang dijalankan individu, rumah tangga, atau badan usaha ukuran kecil. Penggolongan UMKM lazimnya dilakukan dengan batasan omzet per tahun, jumlah kekayaan atau aset, serta jumlah karyawan. Sedangkan usaha yang tak masuk sebagai UMKM dikategorikan sebagai usaha besar, yakni usaha ekonomi produktif yang dilakukan oleh badan usaha dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan lebih besar dari usaha menengah, yang meliputi usaha nasional milik negara atau swasta, usaha patungan, dan usaha asing yang melakukan kegiatan ekonomi di Indonesia Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) punya peranan yang sangat vital dalam pertumbuhan dan pembangunan Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Juni 2. ekonomi, tidak hanya di negara berkembang tetapi juyga di negara maju. UMKM di Indonesia sangat diharapkan dapat terus berperan optimal dalam menanggulangi angka penggangguran (Tambunan. Tulus , 2. Menurut Inna Primiana mengambil definisi tentang UMKM dari sudut pandang berbeda. Menurutnya UMKM adalah suatu aktivitas yang ada hubungannya dengan ekonomi dan perekonomian dalam bentuk pergerakan pembangunan Indonesia. Maka dari itu bidang usaha yang digariskan dalam sistem UMKM ada agribisnis, industri manufaktur, agraris serta peningkatan SDM. Salah satu masalah yang dihadapi banyak UMKM di Indonesia adalah mereka tidak melakukan pembukuan pada manajemen keuangan mereka pada saat memulai bisnis. Hal ini sangat berbahaya, terutama bagi UMKM yang tidak mempunyai modal besar karena mereka tidak bisa mengetahui keuntungan atau kerugian yang bisnis mereka dapatkan Setiap UMKM yang didirikan merupakan peluang baru bagi orang yang Tidak perusahaan besar. UMKM cenderung memajang syarat lebih ringan saat mencari tenaga kerja. Hal ini memperluas kesempatan kerja bagi lebih banyak orang Sifat UMKM yang fleksibel sekaligus sangat vital membuatnya ideal sebagai pendorong perekonomian saat situasi sulit. UMKM merupakan sektor ketika krisis moneter menghantam Asia Tenggara . ermasuk Indonesi. pada tahun 1997. Saat pandemi COVID, banyak pengusaha UMKM yang menjual produk yang sistem online, mulai dari makanan, masker pakaian, alat rumah tangga, mainan anak anak, buku dan kebutuhan kebutuhan lainya. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Semangat UMKM Dibalik Pandemi Covid-19 Pada Objek Wisata Sungai Gelombang di Desa Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar (Risman. Arhipen Yapentra. Iskanda. UMKM biasanya lebih paham kebutuhan masyarakat sekitar. Produk yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan, menggunakan bahan baku yang diperoleh dari lingkungan terdekat atau produsen Hal ini memberi keuntungan bagi menjadi konsumen atau penyedia bahan Pariwisata merupakan salah satu industri primadona di Indonesia karena Indonesia memiliki alam tropis yang Banyak wisata alam dan budaya yang muncul, yang berderet dari Sabang sampai Merauke. Sektor pariwisata adalah salah satu sektor yang akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) suatu PAD sendiri menjadi indikator ketergantungan pemerintah pusat. PAD diartikan sebagai penerimaan dari sumbersumber dalam wilayahnya sendiri, yang dipungut berdasarkan Undang-undang yang Pengembangan potensi ekonomi yang berbasis pada Usaha Kecil Menengah Mikro (UMKM) menjadi penopang PAD yang tidak bisa dianggap kecil. UMKM yang jumlahnya biasanya sangat besar di tiap daerah akan menjadi pendongkrak ekonomi daerah. UMKM yang maju, juga akan mampu menyerap tenaga kerja yang UMKM berupa pedagang makanan, pembuat souvenir, handycraf, produksi dan pedagang oleholeh termasuk menempati jumlah yang besar untuk strata UMKM. Para UMKM tersebut bergantung pada potensi wisata dan kunjungan wisatawan pada suatu daerah. Menurut Oka Yoeti . Pariwisata adalah suatu aktivitas manusia yang dilakukan secara sadar yang mendapat pelayanan secara bergantian diantara orang-orang dalam suatu negara itu sendiri atau diluar negeri, meliputi pendiaman orang-orang dari daerah lain untuk sementara waktu mencari kepuasan yang beraneka ragam dan berbeda dengan apa yang dialaminya, dimana ia memperoleh pekerjaan tetap. Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Juni 2. Adanya pembangunan pariwisata akan muncul para pelaku UMKM yaitu pedagang yang termasuk kelompok livelihood activities . edangan kaki lim. , pengarajin yang termasuk kelompok micro enterprise . engrajin yang belum memiliki sifat kewirausahaa. , pengusaha homestay dan penjual oleh-oleh di seputaran objek wisata yang akan dikembangkan tersebut. Faktor yang menjadi sangat penting dalam sektor pariwisata adalah objek wisata itu sendiri dan wisatawan, karena merupakan konsumen atau pengguna produk dan layanan, yang menginginkan perubahan-perubahan yang terjadi dalam kehidupan mereka dan berdampak langsung pada kebutuhan wisatawan. Wisatawan menciptakan permintaan produk dan jasa wisata (Damanik dan Weber, 2. Bila potensi wisata ditingkatkan maka potensi UMKM juga akan meningkat sebagaimana hasil penelitian yang dilakukan oleh Leiper . industri pariwisata merupakan kumpulan dari usaha-usaha yang mendukung kegiatan pariwisata. Dan dengan adanya pendapatan dan terbentuknya kesempatan tenaga kerja di sektor lokasi pariwisata. Salah satunya usaha yang bergerak di bidang cinderamata, makanan minuman. Dalam penelitian Arini dan Arif pengembangan potensi wisata akan meningkatkan potensi UMKM di wilayah Bella . , meneliti tentang implementasi pembangunan pariwisata dalam meningkatkan UMKM di lokasi sekitar tempat wisata, menghasilkan penelitian bahwa pembangunan wisata sejahteranya masyarakat sekitar dengan banyaknya UMKM baru yang muncul. Strategi pengembangan wisata yang dilakukan di daerah wisata adalah dengan membangun UMKM dan pihak pemangku kebijakan terkait yaitu Dinas Koperasi ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Semangat UMKM Dibalik Pandemi Covid-19 Pada Objek Wisata Sungai Gelombang di Desa Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar (Risman. Arhipen Yapentra. Iskanda. dan UMKM menstimulus pengembangan Menurut Undang Undang Republik Indonesia No. 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan, khususnya pasal 4 tujuan keperiwisataan, adalah: . meningkatkan pertumbuhan ekonomi, . meningkatkan kesejahteraan rakyat, . menghapus kemiskinan, . mengatasi pengangguran, . melestarikan alam, lingkungan, dan sumber daya, . memajukan kebudayaan, . mengangkat citra bangsa, . memupuk rasa cinta tanah air, . memperkukuh jati diri dan kesatuan bangsa, dan, . mempererat persahabatan antar bangsa. Penelitian yang dilakukan oleh Arif . menyebutkan adanya beberapa faktor terkait dengan wisata yang meningkatkan PAD daerah. Adapun faktor yang mempengaruhi PAD adalah jumlah objek wisata, jumlah wisata dan tingkat hunian hotel memiliki pengaruh yang PAD Tulungagung. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Susiana . yang meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi PAD dari sektor wisata yang meliputi jumlah wisatawan, tingkat hunian hotel, pajak hotel, pajak restoran, retribusi wisata. Hasilnya faktor-faktor tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap PAD Dalam suatu sistem pariwisata terdapat tiga elemen pendukung yaitu elemen wisatawan sebagai aktor dalam perjalanan wisata, elemen geografis, serta elemen industri pariwisata (Arini dan Arif. Maka yang perlu diperhatikan dalam sektor pengembangan wisata adalah pengunjung/wisatawan, akses ke tempat wisata dan destinasi wisatanya. Dan untuk pengembangan wisata harus diketahui apa yang disukai dan tidak disukai wisatawan. Wisatawan terpenting pada industri wisata harus dilibatkan sebagai pihak yang akan pengembangan wisata. Atau disebut Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Juni 2. sebagai pengembangan wisata berbasis Hal ini dilakukan karena hal ini akan memiliki dampak positif terhadap pengembangan pariwisata. Kepuasan konsumen merupakan suatu tingkatan dimana kebutuhan, keinginan dan harapan dari pelanggan dapat terpenuhi yang akan mengakibatkan terjadinya kesetiaan yang berlanjut (Band, 1. Faktor yang penting untuk menciptakan kepuasan penyelenggara layanan yang berkualitas sehingga membentuk kepuasan pelanggan (Kotler dan Armstrong, 2. METODE Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif Penelitian dekriptif adalah desain penelitian yang disusun dalam rangka memberikan gambaran secara sistematis tentang informasi ilmiah yang berasal dari subjek atau objek penelitian. Analisis kualitatif dilakukan dengan tujuan untuk memahami fenomena atau gejala sosial dengan lebih menitik beratkan pada gambaran yang lengkap tentang fenomena yang dikaji daripada merincinya menjadi variabel-variabel yang saling terkait (Sugiyono 2008:. Penelitian ini dilakukan selama 4 bulan yaitu dari bulan Januari s/d April Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar. Pengumpulan data melalui wawancara dan teknik analisis data dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah pelaku usaha, tokoh masyarakat, tokoh pemuda desa Sipungguk kecamatan Salo kabupaten Kampar. HASIL Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa semangat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) disaat pandemi covid-19 di objek wisata sungai gelombang desa Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar dimulai awal tahun 2020, yang diawali dari tradisi ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Semangat UMKM Dibalik Pandemi Covid-19 Pada Objek Wisata Sungai Gelombang di Desa Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar (Risman. Arhipen Yapentra. Iskanda. balimau kasai / mandai limau saat mau memasuki bulan ramadhan, kemudian disusul munculnya pandemi civid-19 diawal tahun dikamupaten Kampar banyak yang ditutup, maka tempat ini mulai ramai dikunjungi Kabupaten Kampar Usaha usaha yang dijalankan oleh pelaku UMKM di objek wisata sungai gelombang ini adalah : pedagang makanan dan minuman, sewa lapak jualan, sewa balai, tempat parkir, sewa pelampung, sewa pakaian renang, ruang ganti pakaian, kamar Adapun tarif sewa fasilitas yang ada Sewa lapak Rp. Parkir bus Rp. Parkir Roda 4 Rp. Parkir motor Rp. Pelampung Rp. Baju renang Rp. Ganti baju Rp. Sewa balai Rp. Untuk mengetahui berapa pendapatan total dari satu objek wisata sungai gelombang ini belum ada data yang valid karena unit unit usaha diatas dikelola oleh pribadi pribadi, dan belum terintegrasi oleh manajemen pariwisata yang dikelola oleh pemerintah atau bada usaha. Selain penghasilan usaha usaha yang dilakukan oleh pribadi, pendapatan dari parkir dialokasikan untuk biaya kebersihan, mengingat sampah yang dihasilkan dari kegiatan pariwisata ini cukup banyak, maka perlu tenaga kebersihan untuk melakukan hal Pelaku UMKM diobjek wisata ini sifatnya masih sederhana, modal yang digunakan adalah modal sendiri dan belum ada kemitraan dengan pihak lain,dan perlu ada pembinaan yang serius dari dinas terkait. Objek pariwisata ini belum tertata dengan baik, tempat parkir masih menggunakan pekarangan pekarangan warga setempat, begitu juga tempat buang air kecil ataupun tempat ganti pakaian, objek ini masih mengandalkan kondisi alami yang ada. Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Juni 2. belum ada perubahan perubahan alam yang dilakukan oleh alat berat ataupun lainya. Dari hasil observasi kami, objek wisata sungai gelombang desa Sipungguk Kecamatan Salo kabupaten Kampar ini perlu perhatian pemerintah setempat, agar ruang gerak UMKM dan destinasti wisata ini bisa tertata dengan baik, sehingga usaha UMKM bisa meningkatkan taraf hidup kontribusinya terhadap PAD Kabupaten Kampar kedepan. PEMBAHASAN Objek wisata di sungai Gelombang Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar mengenai semangat UMKM seiring munculnya objek wisata ini, beberapa hal menarik antara lain: . Semangat UMKM dan objek wisata di sungai Gelombang desa Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar ini sudah tinggi, namun belum dikelola dengan baik, peningkatan objek wisata harus terus dilakukan ekploitasi potensi wisata yang lebih lanjut agar bisa meningkatkan kunjungan wisatawan, sarana dan prasarana objek wisata harus terus dievaluasi dan diperbaiki demi kenyamanan wisatawan saat berkunjung, akses menuju kawasan wisata sudah terintegrasi dengan jalan propinsi namun kondisi jalan yang dilalui belum bisa dikatakan baik sepenuhnya, masyarakat dan elemen di dalamnya ikut turut serta dalam upaya pengembangan pengembangan pariwisata tidak akan melanggar norma-norma serta nilai-nilai kearifan lokal setempat. Semangat UMKM dan pembangunan wisata berhasil menarik kunjungan wisatawan ke objek wisata di sungai Gelombang desa Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar, hal ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi UMKM di kawasan wisata ini. UMKM dan pariwisata mampu berkembang bersamaan pengembangan pariwisata kedepan. Dari segi peningkatan pendapatan. UMKM di ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Semangat UMKM Dibalik Pandemi Covid-19 Pada Objek Wisata Sungai Gelombang di Desa Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar (Risman. Arhipen Yapentra. Iskanda. objek wisata di sungai Gelombang desa Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar mengalami peningkatan pendapatan pada setiap akhir pekan dan pada hari hari Objek wisata sungai Gelombang desa Sipungguk hendaknya dibenahi secara terpadu antara masyarakat setempat dan pemerintah dalam hal ini adalah dinas terkait, dikelola dengan manajemen pariwisata yang baik sehingga UMKM bisa tumbuh seiring perkembangan objek wisata ini, dan jumlah wisatawan juga ikut meningkat. Untuk mendukung perkembangan objek wisata Gelombang Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar ini perlu pembangunan wahana bermain orang dewasa dan anak anak yang lebih banyak seperti: a. Arung jeram. Flying Fox. Mini boot. Motor cruiser. Perahu karet. Kereta Permainan anak lainya. Untuk memanjakan para pengunjung hendaknya produk yang disajikan harus memiliki banyak varian, dari produk khas lokal, produk nasional bahkan produk produk global, hal ini menjadi daya tarik tersendiri agar wisatawan betah dengan kenikmatan makanan yang ada selain keindahan alam objek wisata sungai Gelombang tersebut. SIMPULAN UKMK yang berada di Objek Wisata Sungai Gelombang di Desa Sipungguk ini dijalankan secara sederhana, mereka belum ada kemitraan dengan pihak lain, perlu ada pembinaan UMKM yang serius oleh pemerintah setempat yang terintegrasi dengan manajemen pariwisata, fasilitas yang ada di objek wisata ini belum tertata dengan baik, masih perlu pembinaan dari pemerintah setempat agar UMKM kedepan bisa meningkat sejalan dengan perkembangan pengembangan pariwisata yang ada. Sarana