Penulis dkk / SOCIETY Volume 9. Nomor 1 Juni 2018 1-16 SOCIETY JURNAL PRODI TADRIS IPS Volume 9 . Nomor 1. Juni 2020 ISSN . : 2087-0493 KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN PELAKSANAAN PROSES PEMBELAJARAN DI MTS DARUL QURAoAN BENGKEL TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Linda Sari. Wildan. Universitas Islam Negeri Mataram Universitas Islam Negeri Mataram, email@institution. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kepemimpinan kepala madrasah, kendalakendala, dan upaya kepala sekolah dalam meningkatkan pelaksanaan proses belajar mengajar di MTs Darul QurAoan Bengkel. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan pelaksanaan proses belajar mengajar di MTs Darul QurAoan Bengkel adalah: . Membuat perencanaan. Pengorganisasian. Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan-kegiatan di lingkungan sekolah. Membimbing. Evaluasi. Menjalankan tugasnya sebagai supervisor. Adapun kendala-kendala kepemimpinan Kepala Madrasah dalam upaya meningkatkan pelaksanaan proses belajar mengajar di MTs Darul QurAoan Bengkel adalah profesionalisme guru yang masih rendah, tingkat pendidikan guru masih ada yang tidak memenuhi syarat, sarana dan prasarana pembelajaran belum lengkap, kondisi lingkungan keluarga dan masyarakat siswa kurang mencerminkan budaya pendidikan, tingkat pendidikan dan ekonomi orang tua siswa yang rendah. Kata Kunci : Kepemimpinan dan Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar Manajemen atau pengelolaan sebagai PENDAHULUAN sebuah istilah yang sering dipakai dalam dunia Manusia adalah makhluk social yang Sebagai makhluk social, manusia membutuhkan proses interaksi dengan manu 1 sia lain sebab manusia tidak dapat hidup sendiri. Dalam proses interaksi dengan manusia lain itu perlu adanya manajemen yang mengatur semua pola dan perilaku kehidupannya. bisnis pada dasarnya juga dipakai semua tipe organisasi, termasuk organisasi pendidikan. Manajemen merencanakan, mengorganisasikan, memotifasi, mengendalikan dan mengembangkan segala upaya di dalam mengatur dan mendayagunakan sumber daya manusia, sarana dan prasarana untuk mencapai tujuan organisasi. Sobry Sutikno. Manajemen Pendidikan, (Lombok: Holistica Lombok, 2. , hlm. Ibid, hlm. 1 | SOCIETY: Jurnal Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Penulis dkk / SOCIETY Volume 9. Nomor 1 Juni 2018 1-16 Kepemimpinan . merupakan pembelajaran menjadi efektif dan efisien. Hal salah satu yang sangat vital bagi terlaksananya ini hanya dapat dilaksanakan dengan baik dan fungsi-fungsi lancar apabila ada kerja sama yang harmonis Sobry mengatakan pengertian umum kepemimpinan seluruh staf sekolah. adalah kemampuan dan kesiapan yang dimiliki Menurut Mulyasa. Sobry merupakan motor penggerak, penentu arah menggerakkan, dan kalau perlu memaksa orang kebijakan sekolah yang akan menentukan lain agar ia menerima pengaruh itu dan tujuan-tujuan membantu pencapaian suatu maksud atau tujuan Sehubungan sekilah (MBS), kepala sekolah dituntut untuk Sekolah Dengan begitu, terdapat kepala sebagai motivator dapat meningkatkan MBS dapat memberikan hasil yang memuaskan. Penelitian yang dilakukan oleh Marni dengan judul AuPeran pengawasan kepala sekolah dengan mempergunakan cara-cara terhadap kinerja guru dalam meningkatkan Keberhasilan pendidikan di sekolah sangat prestasi belajar di MTs AL-Ittihadiayah NW ditentukan oleh keberhasilan kepala Bangket Punik Kecamatan Narmada. Penelitian dalam mengelola tenaga kependidikan yang ini menggunakan metode kualitatif. Hasil dari tersedia di sekolah. Dalam hal ini, peningkatan efektivitas dan prestasi dapat dilakukan dengan adalah pembinaan kearah perbaikan situasi meningkatkan perilaku tenaga kependidikan di pendidikan pada umumnya dan peningkatan melalui kegiatan senantiasa meningkatkan keefektifan kinerja. pendidikan yang di dalam sekolah tersebut madrasah/sekolah ini yaitu pengawasan pendidikan di kelas pada Kebutuhan yang dimaksud di atas Sedangkan kinerja guru adalah hasil merupakan suatu petunjuk bagi kepala sekolah dari suatu proses yang dilkukan oleh seorang untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan guru guru profesional dalam mendidik, mengajar, seefektif mungkin. Secara teoritik hubungan membimbing, mengarahkan, melatih, menilai kepemimpnan kepala sekolah itu apabila dibina dan mengevaluasi peserta dan dilaksanakan dengan baik, maka motivasi kerja guru akan terpenuhi. Tugas sekolah/madrasah Ibid, hlm. Marni. Auperan pengawasan terhadap kinerja guru dalam Ibid, hlm. mencapai pendewasaan anak. mengembangkan sekolah agar pendidikan dan 2 | SOCIETY: Jurnal Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial kepala sekolah Penulis dkk / SOCIETY Volume 9. Nomor 1 Juni 2018 1-16 Penelitian dilakukan oleh subjeknya yakni sama-sama meneliti tentang Sukurudin dengan judul, gaya kepemimpinan bagaimana kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan hasil Sedangkan perbedaannya yaitu terletak pada belajar mengajar MTs Al-Madaniyah Jempong fokus penelitiannya yang dimana penelitian Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian terdahulu meneliti tentang peran pengawasan menggunakan metode kualitatif. Hasil dari kepala sekolah terhadap kinerja guru dalam penelitian ini yaitu, gaya kepemimpinan yang digunakan oleh kepala madrasah di MTs AL- Madaniyah Jempong dalam meningkatkan Sedangkan penelitian sekarang meneliti tentang kepemimpinannya demokratis dimana setiap ada permasalah baik dari pihak kepala sekolah maupun guru dan staf diselesaikan bersama-sama dalam Kendala yang dihadapi oleh kepala MTs Al-Madaniyah Jempong meningkatkan hasil belajar mengajar adalah masih ada yang menganut gaya kepemimpinan sebelumnya yaitu gaya kepemimpinan gaya bebas atau laissez kepemimpinan gaya dalam gaya madrasah mengalami kesulitan bekerja sama dengan bawahannya. Dalam upayanya untuk mengatasi kendala tersebut, kepala MTs AlMadaniyah Jempong menghilangkan gaya bebas yang masih dianut oleh para guru dan meningkatkan kerja sama dengan bawahannya, sehingga tujuan dari dari seorang pemimpin akan berhasil. sekolah merupakan personal bertanggung jawab terhadap kegiatan-kegiatan mempunyai wewenang dan tanggung jawab kegiatan pendidikan dalam lingkungan sekolah yang dipimpinya. Tercapai tidaknya hal ini, sangat tergantung dari pada peran kepala kegiatan-kegiatan sekolah dapat Karena bertugas untuk mencapai tujuan dan berjalan dengan lancer seperti yang diharapkan. Dalam hal ini kepala sekolah sangat perlu mengadakan pembagian tugas kerja yang jelas bagi guru-guru yang menjadi anak buahnya/stafnya dan juga staf-staf Dengan pembagian tugas yang baik. Persamaan penelitian sekarang dengan penelitian sebelumnya yaitu terletak Kepala meningkatkan prestasi belajar di MTs ALIttihadiyah NW Bangket Punik Marni Sukurudin. Augaya madrasah dalam meingkatkan hasil belajar mengajar MTs Al-Madaniyah Jempong Tahun Pelajaran 2015/2016Ay, (Skripsi FITK IAIN Mataram. Matara. , hlm. pelimpahan wewenang dan tanggung jawab yang tepat serta mengingat prinsip-prinsip pengorganisasianya kiranya kegiatan sekolah akan berjalan lancar dan dapat tercapai tujuanya. Adapun dilaksanakan oleh 3 | SOCIETY: Jurnal Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial program-program kepala sekolah dalam Penulis dkk / SOCIETY Volume 9. Nomor 1 Juni 2018 1-16 mengajar adalah sebagai berikut: apakah dapat memberikan contoh yang baik terutama kepada anak-anak didik dan rekan-rekanya yang lain. Dalam Menbuat Perencanaan. pemberian tugas pengajaran harus sesuai dengan Fungsi utama dan pertama yang menjadi kepala sekolah adalah membuat perencanaan. Perencanaan merupakan salah satu syarat mutlak bagi setiap organisasi atau lembaga sebab tampa perencanaan suatu kegiatan mengalami kesulitan dan bahkan kegagalan. Dalam hal ini kepala sekolah MTs Darul QurAoan Bengkel membuat perencanaan setiap tahun menjelang tahun ajaran baru bersama dengan guru-guru coordinator mengadakan kegiatan menyussun rencana kerjanya meliputi sebagai berikut: . Program pengajaran. Hubunganya dengan program pengajaran seperti penerimaan dan perpindahan guru, peningkatan pelatihan/penataran, menyusun jadwal pelajaran, pembagian guru . sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki, pengadaan buku- buku pelajaran, pengadaan alat-alat pelajaran, pengembangan perpustakaan dan laboratorium sekolah. Kesiswaan. Hubunganya dengan kesiswaan disiplin ilmu yang dimiliki ataupun ada yang diberikan itu tidak sesuai dengan keahlianya, tetapi dia sanggup dan juga kepala sekolah akan . Yang keuangan seperti tentang pengadaan dana dari subsidi pemerintah SPP. BP3, kemudian dana tersebut dikelola untuk gaji tenaga honorer dan untuk kegiatan siswa. ) Yang berhubungan dengan perlengkapan atau sarana sekolah seperti pengadaan berbagai perlengkapan sekolah, pengadaan perlengkapan pengadaan buku pegangan guru dan murid. Yang berhubungan dengan masyarakat seperti Untuk mendapatkan perhatian dan pandangan yang mendukung sekolahnya. kepala sekolah bersama guru-guru menetapkan Pengorganisasian pendaftaran, tata tertib sekolah, pengelompokan Pengkoorganisasian merupakan fungsi kelas, bimbingan dan konseling murid dan administrasi dan manajemen yang penting selain Dalam pengkoorganisasian kepala (UKS). Kepegawaian. Dalam hal ini kepala sekolah sekolah MTs menerima dan menempatkan guru sesuai dengan kebutuhanya seperti bidang studi apa yang pembagian tugas-tugas kepada semua guru dan masih kurang gurunya dan kepala sekolah tata usaha sesuai dengan keahlianya masing- SMPN 3 Mataram memperhatikan kualitas guru masing terutama bagi seorang guru harus benar-benar ahli dalam bidang studi yang 4 | SOCIETY: Jurnal Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Darul QurAoan Bengkel telah Penulis dkk / SOCIETY Volume 9. Nomor 1 Juni 2018 1-16 diajarkannya sesuai dengan disiplin ilmu yang cara mengelola seperti perpustakaan atau bagian Dalam tugas dan wewenag Evaluasi kepada guru dan tata usaha kepala sekolah tidak memutuskan sendiri tetapi melalui musyawarah dengan seluruh personal yang ada di sekolah itu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan dan tujuan yang diinginkan dapat tercapai. Mengkoordinir proses belajar kegiatan atau tugas yang telah diberikan baik itu dalam proses belajar mengajar dan kegiatankegiatan lain, maka semua personil menbuat mendapat gambaran dari hasil kegiatanya itu apakah kegiatanya itu sudah berhasil atau tidak mengajar kepala sekolah MTs Darul QurAoan Bengkel laporan hasil kegiatanya, dari laporan itu akan kegiatan di lingkungan sekolah Dalam Untuk dan seandainya belum berhasil maka dicari apa Berdasarkan langsung dari seluruh kegiatan melainkan sampai dengan saat penelitian ini di lakukan, dibantu oleh beberapa guru yang ditunjuk sesuai tidak ditemukan hasil evaluasi kepala MTs dengan bidangnya masing-masing Darul QurAoan Bengkel baik berupa catatan bidang pengajaran dan kurikulum, bagian kesiswaan, keuangan dan lain-lain. Dengan guru dalam proses belajar mengajar tujuan agar kegiatan terlaksana sesuai dengan program yang telah ditetapkan. Selain Membimbing dengan salah seorang guru menyatakan bahwa kepala MTs Darul QurAoan Untuk membantu guru didalam proses belajar mengajar maka kepala sekolah MTs Darul QurAoan Bengkel memberikan bimbingan seperti penataran dalam terutama guru yang mengajar bukan membuat program tahunan, semester, dan lainlain. Selain membimbing lewat penataran, kepala sekolah juga mengadakan diskusi-diskusi dengan antar guru bahkan kepala sekolah Peneliti ingin mengetahui bagaimana kepala sekolah MTs Darul QurAoan Bengkel dalam meningkatkatkan efektifitas proses belajar mengajar dan apa saja kendala-kendala yang dihadapi kepala Sekolah dalam upaya meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar di MTs Darul QurAoan Bengkel. pelatihan- pelatihan supaya lebih profesional, mengajar yang dilakukan oleh guru. keahlianya dan juga membantu guru dalam Bengkel, belum secara khusus melakukan Kepemimpinan kepala sekolah dalam dan begitu juga dengan tata usaha bagaimana Obser Awal. MTs Darul QurAoan Bengkel, 10 Maret 5 | SOCIETY: Jurnal Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Penulis dkk / SOCIETY Volume 9. Nomor 1 Juni 2018 1-16 mengajar siswa yang dimaksud dalam penelitian Dalam penelitian kualitatif, kehadiran ini adalah Mendeskripsikan kepemimpinan peneliti dilokasi penelitian mutlak diperlukan, kepala sekolah di MTs Darul QurAoan Bengkel karena peneliti berfungsi sebagai instrumen dan efektifitas proses belajar mengajar di MTs Auinstrumen dalam penelitian kualitatif Darul QurAoan. adalah yang melakukan penelitian itu sendiri. Peneliti mengambil lokasi penelitian di yaitu peneliti. Peneliti dalam penelitian MTs Darul QurAoan Bengkel, karena lokasi ini kualitatif merupakan orang yang membuka kunci, menelaah, dan mengeksplorasi seluruh penelitian yang terkait dengan kepemimpinan ruang secara cermat, tertib, dan leluasa bahkan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas ada yang menyebutnya sebagai key istrumentAy. dijadikan sebagai proses belajar mengajar. Berdasarkan Penelitian ini menggunakan pendekatan Aupenelitian menghasilkan data deskriptif berupa ucapan, tulisan, dan orang-orang Melalui penelitian kualitatif peneliti pengalaman mereka dalam kehidupan seharihariAy. dipahami bahwa dalam penelitian kualitatif peneliti merupakan alat pengumpul data utama. Hal ini dikarenakan jika memanfaatkan alat yang bukan manusia sangat tidak mungkin dikumpulkan adalah berupa kata-kata bukan angka-angka. Dengan kenyataan-kenyataan yang ada di lapangan. Selain itu, hanya manusia sebagai alat utama Dalam penelitian kualitatif, data yang teori di atas, dapat informan atau objek lainnya, dan hanya manusialah yang mampu memahami kaitan kenyataan-kenyataan yang ada di lapangan. penelitian dalam penelitian kualitatif akan berisi Kehadiran peneliti di lokasi penelitian, kutipan-kutipan data berupa kata-kata yang diperoleh dari observasi, dokumentasi yang dideskripsikan dalam bentuk Penggunaan desain penelitian ini untuk mengajar di MTs berperan sebagai pengamat, dalam hal ini peneliti mengamati objek penelitian pada situasi yang diinginkan untuk memperoleh data-data penelitian yang dibutuhkan. Jadi jelas peneliti peristiwa-peristiwa terkait dengan obyek penelitian. Darul QurAoan Bengkel Lokasi yang dijadikan subyek peneliti serta untuk memudahkan peneliti menemukan ini adalah MTs Darul QurAoan Bengkel Jalan TGH Al-Khalidi masalah-masalah yang akan Ibrahim Desa Bengkel Kecamatan Labu Api Lobar NTB. Penelitian ini Tentang Analisis Kepemimpinan Kepala Djunaidi Ghony & Fauzan almanshur, metodologi penelitian kualitatif, . ogjakarta: ArRuzz Media, 2. Ibid. , h. 6 | SOCIETY: Jurnal Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Penulis dkk / SOCIETY Volume 9. Nomor 1 Juni 2018 1-16 Sekolah Pada MTs Darul QurAoan Bengkel bertujuan dilakukan dengan cara mengambil Kec. Labu Api Lombok Barat. subjek bukan didasarkan atas strata, random Sumber data dalam penelitian adalah atau daerah tetapi didasarkan atas adanya tujuan subjek dari mana data dapat diperoleh. Apabila Teknik ini biasanya dilakukan karena beberapa pertimbangan, sehingga tidak dapat mengambil sampel yang menggunakan teknik observasi, maka sumber dokumentasi, maka dokumen atau catatanlah besar dan jauh. datanya bisa berupa benda, gerak atau proses sesuatu, dan apabila peneliti menggunakan pengumpulan datanya, maka sumber data Prosedur digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai yang menjadi sumber data. Agar penelitian kualitatif benar-benar . ) Metode Observasi Metode observasi merupakan sebuah teknik dikumpulkan harus lengkap yaitu, data primer pengumpulan data yang mengharuskan peneliti dan data sekunder. turun ke lapangan mengamati hal-hal yang Data primer adalah data yang hanya dapat diperoleh dari sumber asli atau pelaku sekunder adalah kegiatan, benda-benda, waktu, data yang diperoleh dari orang kedua atau ketiga tujuan, dan perasaan. 13 Tetapi tidak semua dan bukan diperoleh secara langsung dari obyek perlu diamati oleh yang diteliti. Data hal-hal yang terkait atau yang sangat relevan dengan Dalam penelitian ini yang termasuk Dalam dalam data primer yaitu . kepala sekolah, . pengamatan, peneliti terlibat secara pasif. siswa, dan yang termasuk dalam data Artinya, peneliti tidak terlibat dalam kegiatan- sekunder dalam penelitian ini adalah dokumen- kegiatan subjek penelitian dan tidak berinteraksi dokumen yang ada di MTs Darul QurAoan Metode Bengkel berkaitan yaitu . data jumlah siswa, . observasi ini peneliti gunakan untuk mengetahui data jumlah guru, . struktur organisasi, keadaan fisik, keadaan siswa, kepemimpinan profil sekolah, dan . sejarah berdirinya MTs kepala sekolah, kendala- kendala kepemimpinan Darul QurAoan Bengkel. kepala sekolah, upaya-upaya Adapun dalam penelitian ini, digunakan Purposive Sampling. Teknik Purposive Sampling menurut Suharsimi adalah sampel Suharsimi arikunto. Prosedur Penelitian. ,h. Supardi. Bacaan Cerdas Menyusun Skripsi, (Yogyakarta: Kurnia Kalam Semesta. efektifitas proses belajar mengajar, interaksi Suharsimi arikunto. Prosedur Penelitian. ,hlm. Djunaidi ghony & fauzan. Metodologi ,hlm. 7 | SOCIETY: Jurnal Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Penulis dkk / SOCIETY Volume 9. Nomor 1 Juni 2018 1-16 siswa, interaksi guru dan siswa. ) Metode menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku- Wawancara. buku, majalah, dokumen, peraturan-peraturan. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini notulen rapat, catatan harian, dan sebagainya. adalah teknik wawancara. AuWawancara adalah Dalam percakapan dengan maksud tertentu, dimana dokumentasi sangat diperlukan karena dalam percakapan tersebut dilakukan oleh dua pihak, penelitian ini diperlukan keterangan-keterangan yaitu pewawancara yang dapat memberikan kejelasan dari hasil . dan terwawancara AuSugiyono . yang memberikan jawaban atas mengatakan bahwa dokumen merupakan catatan pertanyaan tersebut. peristiwa yang telah berlalu, dokumen bisa Dalam penelitian ini peneliti menggunakn jenis wawancara terstruktur, dimana dalam berbentuk tulisan, gambar, atau karya-karya monumental dari seseorang. melakukan wawancara peneliti terlebih dahulu merupakan suatu cara mengumpulkan diberikan kepada orang yang diwawancarai. yang dapat diperoleh dari informasi Sehingga dalam peneliti ini peneliti sudah maupun dalam bentuk gambar, rekaman, video, menetapkan siapa saja yang akan diwawancarai dan lain sebagainya di lokasi penelitian. Adapun Dalam hal ini metode dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data yang sudah tersedia wawancara adalah: . Kepala sekolah yang ada dalam catatan-catatan atau dokumen-dokumen di sekolah tersebut, karena kepala sekolah fungsinya sebagai pendukung atau pelengkap merupakan pimpinan yang ada di sekolah bagi data-data primer yang diperoleh melalui tempat penelitian ini dilakukan. Guru-guru observasi dan wawancara. Kaitannya yang ada di MTs Darul QurAoan Bengkel, karena guru merupakan subjek dalam meningkatkan dokumentasi yang dilakukan peneliti adalah efektifitas proses belajar mengajar. Siswa- dengan mengumpulkan data- data siswa yang ada di MTs Darul QurAoan Bengkel, tersedia dalam dokumen-dokumen yang ada di karena siswa-siswi MTs Darul QurAoan. Dari pengertian diatas, metode dokumentasi merupakan sasaran untuk mencapai efektifitas proses pembelajaran. ) Metode Dokumentasi dari subjek penelitian. Adapun data-data yang dibutuhkan dalam penelitian ini antara lain: data jumlah siswa, . data jumlah guru, . struktur organisasi, . profil sekolah, dan . Dokumentasi, dari asal katanya dokumen, yang artinya barang- barang tertulis. Di dalam data-data melengkapi penyusunan penelitian ini. metode dokumentasi, peneliti Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif. (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2. Suharsimi Arikunto. Prosedur Penelitian. , h. Sugiyono. Metode Penelitian. , h. 8 | SOCIETY: Jurnal Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Penulis dkk / SOCIETY Volume 9. Nomor 1 Juni 2018 1-16 HASIL DAN PEMBAHASAN Kepedulian beliau terhadap masyarakat Sejarah Berdirinya MTs Darul QurAoan . enerasi-generasi penerus bangs. yang Bengkel dikarenakan jarak tempuh sekolah pada saat itu Pada tahun 1930-an pesantren Darul QurAoan dengan menggunakan metode basilaq dan pada saat itu untuk sangat cukup jauh. Visi dan Misi MTs Darul QurAoan Bengkel memperoleh suatu ilmu, siswa melakukan Visi wawancara kepada gurunya ataupun sebaliknya. Visi Madrasah Tsanawiyah Darul QurAoan Seiring perkembangan zaman pada tahun 1955. Bengkel : Au Cerdas. Kreatif, dan Berbudaya Au MTs Darul QurAoan Bengkel dikenal dengan Misi muwalimin untuk putra dan muwalimat untuk Misi Pada tahun 1972 nama muwalimin dan Bengkel adalah : Untuk mewujudkan Visi muwalimat berubah menjadi MTs Darul QurAoan diatas maka Misi Bengkel dan pada saat itu, gedung MTs Darul antara lain: . Peningkatan mutu layanan QurAoan berada di sebelah utara Masjid Madrasah Tsanawiyah Darul QurAoan harus dilaksanakan pada saat itu siswa belajar pada waktu sore Pengembangan pembelajaraan yang bermakna dengan jumlah siswa masing-masing 20 orang. dengan mengacu pada konsep pembelajaraan Pada tahun1989 terjadi peningkatan jumlah kontekstual dan berbasis kecakapan hidup. siswa yang diterima di MTs Darul QurAoan yang Pengembangan kompetensi dan kemampuan profesional guru. Pengembangan kegiatan bangunan MTs Darul QurAoan dipindahkan ke ekstra kurikuler yang dapat menunjang prestasi arah selatan desa bengkel disebabkan karena bangunan MTs lama sudah tidak layak untuk melakukan semua kegiatan kompetensi siswa. ditempati dan sejak itu jumlah siswapun terus Tujuan Sekolah antara lain: meningkat setiap tahunnya. Tersedianya sarana prasarana pembelajaran Pada Tuan Guru Muhammad Saleh Hambali mengembangkan pondok pesantren menjadi sekolah umum yang diawali dari keinginan pengatur pondok pesantren untuk memfasilitasi keingingan pengasuh pondok pesantren Alm. Akmarullah Tuan Guru Muhammad Saleh Hambali yang ingin yang memadai. Seperti Pembangunan sarana fisik . Meningkatkan kompentensi dan kemampuan proporsional guru. Meningkatnya menunjang MGMP Meningkatknya karyawan MTs. Darul QurAoan Bengkel. memerdekakan kehidupan bangsa sehingga muncullah ide beliau untuk mengembangkan pondok pesantren melalui pembentukan sekolah 9 | SOCIETY: Jurnal Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Dokumentasi, pada tanggal 24 Oktober 2017 Observasi, tanggal 24 November 2017. Penulis dkk / SOCIETY Volume 9. Nomor 1 Juni 2018 1-16 . Mengaktifkan kegiatan ekstra Kurikuler bagi para siswa khususnya dalam meningkatkan perpustakaan yang lengkap. Mengusahakan pelatihan-pelatihan keterampilan siswa-siswi sebagai bekal setelah mereka menyelesaikan pendidikan untuk hidup mandiri ditengah masyarakat. Mengusahakan bantuan dari simpatisan dan Pemerintah Daerah Kabupaten guna membantu terwujudnya pembangunan fisik gedung bertingkat untuk ruang belajar dan perkantoran guru serta ruangan Guru-guru yang ada di MTs Darul QurAoan Bengkel 10 | SOCIETY: Jurnal Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Penulis dkk / SOCIETY Volume 9. Nomor 1 Juni 2018 1-16 Sumber: Dokumentasi Tata Usaha MTs Darul QurAoan Bengkel, di kutip pada tanggal 29 oktober 2017 Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Efektifitas Proses Belajar Mengajar di MTs Darul QurAoan Bengkel Paparan ditemukan oleh peneliti bahwa kepemimpinan kepala sekolah dalam mengajar di MTs Darul QurAoan Bengkel tidak terlepas dari menjalankan berdasarkan perannya sebagai administrator maupun Perannya sebagai administrator yaitu membuat perencanaan, perencanaan yang dibuat meliputi yang berhubungan dengan program pengajaran, kesiswaan, kepegawaian, keuangan, sarana dan prasarana dan yang berhubungan dengan orang tua siswa atau Sumber: Dokumentasi Tata Usaha MTs Darul QurAoan Bengkel pembagian tugas kepada guru dan tata usaha Keadaan Siswa masing-masing, mengkoordinir kegiatan di lingkungan sekolah. Secara kualitas Siswa-siswi MTs. Darul QurAoan Bengkel dapat dikategorikan sebagai membimbing dan mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan. Madrasah yang relatif bagus dengan kapasitas yang cukup kuantitas siswa-siswi Bengkel Sedangkan MTs Darul QurAoan 2016/2017 siswa, dengan rincian sebagai berikut:19 Sedangkan perannya sebagai supervisor meliputi, memberikan bimbingan, mengadakan alat-alat perlengkapan media pengajaran yang akan mendukung atau membantu kelancaran dan keberhasilan proses belajar mengajar, mengembangkan sekolahnya seperti mencari metode-metode mengajar yang Observasi, tanggal 28 Oktober 2017 sesuai dengan tuntutan kurikulum yang sedang 11 | SOCIETY: Jurnal Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Penulis dkk / SOCIETY Volume 9. Nomor 1 Juni 2018 1-16 berlaku, membina kerja sama yang baik dan Dari harmonis di antara guru-guru dan pegawai salah satunya tidak dipenuhi kebutuhanya atau sekolah lainya, meningkatkan kwalitas dan kurang otomatis pelaksanaan proses belajar pengetahuan guru-guru dan pegawai-pegawai mengajar akan terhambat, karena dari kedua seperti mengadakan penataran, mengadakan faktor tersebut saling diskusi-diskusi dengan yang lainya. buku dan alat-alat di perpustakaan, mengirim guru-guru untuk sekolah baik di dalam maupun di luar daerah. Untuk kedua faktor di atas apabila berkaitan antara satu Berdasarkan pembahasan di atas peneliti menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar tidak terlepas dari belajar mengajar ada beberapa faktor yang menjadi penentu dalam pelaksanaan proses administrator maupun sebagai belajar mengajar yaitu faktor situasi atau karena didalam kedua fungsi tersebut kalau suasana pembelajaran dan faktor guru. Apabila kedua faktor ini diperhatikan dan di kuasai oleh kepala sekolah maka peningkatan efektifitas proses belajar mengajar akan berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. kegiatan yang sudah dilaksanakan. Faktor situasi atau suasana pembelajaran. Faktor peran seorang guru sangat terstruktur dengan Kendala-kendala Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan berpengaruh sekali dalam pelaksanaan proses Efektifitas Proses Belajar Mengajar di MTs belajar mengajar, guru harus diberi pembekalan Darul QurAoan Bengkel yang mantap dalam melaksanakan tugas, karena guru yang berinteraksi langsunga dengan murid. Sesuai dengan hasil dengan kepala sekolah bahwa AuUsaha-usaha pengetahuan/wawasan pelatihan atau penataran, diskusi bersama dengan guru-guru, konsultasi dalam MGMP (Musawarah Guru Mata Pelajara. menyekolahkan beberapa guru dari dalam Dalam seorang pemimpin tidak terlepas dari berbagai Begitu juga dalam kepemimpinan pelaksanaan proses belajar mengajar tidak terlepas juga dari berbagai kendala. Kendalakendala tersebut bisa datangnya dari guru, masyarakat siswa, sarana dan prasarana, letak geografis bahkan datang dari seorang pemimpin berkaitan antara satu sama lainnya. Kendalakendala yang datangya dari guru berupa: 12 | SOCIETY: Jurnal Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Penulis dkk / SOCIETY Volume 9. Nomor 1 Juni 2018 1-16 Profesionalisme oleh kekurangan tersebut. Sarana dan prasarana Guru merupakan orang yang merupakan salah satu penunjang keberhasilan berperan sekali dalam peningkatan pelaksanaan pelaksanaan proses belajar mengajar. Belum proses belajar mengajar, karena guru yang lengkapnya sarana dan prasara pembelajaran langsung memberikan pembelajaran, akan menghambat keberhasilan pelaksanaan guru dalam tidak professional otomatis apa yang di terima oleh siswapun tidak proses belajar mengajar. Kendala dari segi Kondisi dan masyarakat siswa yang kurang memberikan suri tauladan yang baik terhadap mencerminkan budaya pendidikan. Kondisi siswanya, sehingga siswanya bias meniru apa lingkungan keluarga dan masyarakat siswa yang yang dilakukan oleh gurunya. Guru yang profesional itu adalah guru yang benar-benar sebabkan karena orang tua siswa jarang memberikan bimbigan mencerminkan budaya pendidikan, di belajar pada anak, mengajar dan berpenampilan menarik sehingga dalam melaksanakan tugasnya sebagai seorang seharusnya lingkungan keluarga itu merupakan guru maksimal baik dalam pencapaian tujuan tempat pendidikan yang pertama dan utama maupun penguasaan materi sehingga apa yang di harapkan dan tujuan yang ingin dicapai akan pendidikan yang diterima oleh anak dalam sesuai dengan keinginan. keluarga akan mempengaruhi perilakunya ketika Belum semua guru yang berpendidikan sarjana (SI), masih ada sebagian guru yang Diploma, kesibukan-kesibukan anak itu keluar dari lingkungan keluarganya. Begitupun Masyarakat juga memiliki persentasekan jumlah guru yang Sarjana (S. dan Diploma pendidikan anak, karena anak pasti akan keluar dari lingkungan keluarga dan bergaul dengan memiliki pengaruh yang masyarakat, masyarakat yang tidak memiliki cukup kuat dalam pelaksanaan proses belajar budaya belajar akan mempengaruhi pergaulan anak ke arah yang negatif. Dengan demikian kurang yaitu 20%, walaupun Kendala dari segi sarana prasarana pembelajaran kurang lengkap. Kendala yang dihadapi oleh kepala sekolah MTs Darul akan mempengaruhi pula pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah. Kendala dari segi Tingkat pendidikan dan QurAoan Bengkel yaitu belum lengkapnya sarana dan prasarana pembelajaran di antaranya. Persentase tingkat pendidikan orang tua siswa ruangan dan peralatan pembelajaran disamping yang berpendidikan Sarjana atau Diploma itu itu juga buku perpustakaan yang kurang sekitar 10 % dan sisanya berpendidikan tamatan lengkap, sehingga dalam pelaksanaan proses SMA. SMP. SD bahkan ada yang tidak belajar mengajar mengalami sedikit hambatan menamatkan sekolah dasarnya. 13 | SOCIETY: Jurnal Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Penulis dkk / SOCIETY Volume 9. Nomor 1 Juni 2018 1-16 Dari segi ekonomi, orang tua siswa rata-rata sekolah MTs Darul QurAoan usaha-usaha Bengkel sebagai berikut: Persentase penghasilan orang tua siswa yang Menginfentaris kebutuhan sarana dan prasarana dan menengah baik yang diperlukan dalam kegiatan proses keatas lebih kurang 20 % saja dan selebihnya belajar mengajar di kelas maupun sarana dan berpenghasilan menengah kebawah. Pekerjaan yang digeluti oleh orang tua siswa yang pegawai ekstrakurikuler. Mengalokasikan sebagian dana negri lebih kurang 10% dan wiraswasta lebih yang bersumber dari sekolah untuk memenuhi kurang 10% selebihnya kebanyakan bekerja sebagai buruh, pedaganag kecil dan sebagian Membuat proposal kebutuhan untuk di ajukan Berdasarkan uraian di atas peneliti dapat pusat maupun pemerintah daerah seperti dana. APBD, dan APBN. menyimpulkan bahwa kendala yang dihadapi Dalam oleh kepala sekolah dalam meningkatkan pelaksanaan proses belajar mengajar bisa masyarakat, kepala sekolah MTs Darul QurAoan Bengkel lingkungan keluarga dan usaha-usaha lingkungan keluarga dan masyarakat siswa, sarana dan prasarana, letak geografis keadaan ekonomi orang tua siswa, pendidikan orang tua yang kesemuanya itu saling berkaitan Upaya kepada orang tua dan Tanggung . tua, dan peserta didik. Sosialisasi bagaimana menciptakan lingkungan Mengatasi Kepemimpinan Kepala Kendala-kendala Sekolah masyarakat. Memberikan Dalam pemahaman bahwa Meningkatkan Efektifitas Proses Belajar pada era global ini semua orang dari Negara Mengajar manapun mempunyai hak yang sama untuk di MTs Darul QurAoan Bengkel bersaing dalam dunia kerja sehingga dituntut Tahun Pelajaran 2017/2018. Upaya dalam mengatasai kedala- kendala kepemimpinan dalam meningkatkan keluarga, masyarakat, dan sekolah. Berdasarkan uraian diatas peneliti dapat bahwa solusi mengatasi Berdasarkan hasil penelitian penulis di MTs kendala-kendala Darul pelaksanaan proses belajar sesuai dengan kendala yang dihadapinya, dan untuk melihat hasilnya memang membutuhkan QurAoan untuk mempersiapkan ilmu di lingkungan Bengkel bahwa kendala-kendala mengajar yaitu: . Dalam rangka memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana sekolah, kepala kepemimpinan kepala sekolah serta upaya yang 14 | SOCIETY: Jurnal Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Demikianlah Penulis dkk / SOCIETY Volume 9. Nomor 1 Juni 2018 1-16 dilakukanya dalam meningkatkan pelaksanaan mengadakan penataran atau di sekolahkan bagi proses belajar mengajar di MTs Darul QurAoan guru-guru bidang studi tertentu dalam hal ini Bengkel. bekerjasama dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, melakukan studi banding di SIMPULAN DAN SARAN sekolah-sekolah lain baik di dalam maupun di Bertolak dari beberapa uraian dan hasil penelitian penulis pada lokasi penelitian, penulis dapat menarik suatu kesimpulan sebagai berikut : . Kepemimpinan kepala sekolah dalam upaya meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar di MTs Darul QurAoan Bengkel adalah :. membuat perencanaan yang terdiri dari: program pengajaran, kesiswaan, kepegawaian, yang berhubungan dengan keuangan, sarana dan prasarana sekolah, . Pengorganisasian, luar daerah, mengadakan kegiatan pelatijan, workshop. MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajara. , penerapan penegakan kedisiplinan sekolah. Memberikan Reawords kepada guru, siswa, dan amino maupun pegawai prestasi yang dicapai secara berkala, memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana. DAFTAR PUSTAKA