p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 111-118 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 Ivan Lanin's Instagram Account as a Medium for Learning Indonesian Ajeng Tina Mulyana. Saat Syafaat. Amalia Kholisah Fauziah. Dwi Kristina Lestariningsih. Zahra Rahmadina Tauba. Rezka Rachima Rosmaldi. Achmad Shafwan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Universitas Mohammad Husni Thamrin Correspondence author : ajengtinamulyana28@gmail. DOI: https://doi. org/10. 37012/jipmht. Abstract Based on the researcher's observations in class IV of SDN 05 Kebon Pala, there were problems in learning Indonesian on the Enhanced Spelling material, as seen from the results of routine assessments that did not improve and there were difficulties for students in applying the correct EYD in making sentences and paragraphs. Enhanced Spelling (EYD) as a guideline for Indonesian spelling is a very important strategic step in strengthening the identity of the Indonesian language and culture. Consistency in the use of spelling will facilitate communication, increase international competitiveness, and strengthen the cultural identity of Alwi. Lapoliwa, and Moeliono. To overcome this, the researcher conducted classroom action research. From the results of the study, it can be concluded that the use of learning videos from Instagram accounts, especially from the @ivanlanin account, has a positive effect on the learning outcomes of Indonesian on the EYD material of class IV of SDN 05 Kebon Pala. Students find it easier to understand the material because it uses attractive visual displays, the explanations are short, clear, and use language that they know every day. In addition, because the media comes from a platform that is familiar to them, students feel closer and do not feel like they are studying boringly. This result is also in accordance with the theory that states that interesting and relevant learning media to the world of students can increase their interest in learning and learning Social media such as Instagram is not only for entertainment, but can be used for positive things such as Keywords: Instagram. Learning Results. Indonesian ABSTRAK Berdasarkan pengamatan peneliti di kelas IV SDN 05 Kebon Pala, ditemukan adanya permasalahan pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi Ejaan Yang Disempurnakan yang dilihat dari hasil penilaian rutin yang kurang meningkat serta terdapat kesulitan siswa dalam menerapkan EYD yang tepat dalam membuat kalimat dan paragraph. Ejaan yang Disempurnakan (EYD) sebagai pedoman ejaan Bahasa Indonesia adalah langkah strategis yang sangat penting dalam memperkuat identitas bahasa dan budaya Indonesia. Konsistensi dalam penggunaan ejaan akan mempermudah komunikasi, meningkatkan daya saing internasional, dan memperkuat identitas budaya Alwi. Lapoliwa, dan Moeliono. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas. Dari hasil penelitian, bisa disimpulkan bahwa penggunaan video pembelajaran dari akun Instagram, khususnya dari akun @ivanlanin, berpengaruh positif terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia pada materi EYD kelas IV SDN 05 Kebon Pala. Siswa lebih mudah memahami materi karena menggunakan tampilan-tampilan visual yang menarik, penjelasannya singkat, jelas, dan menggunakan bahasa yang mereka kenal sehari-hari. Selain itu, karena medianya berasal dari platform yang sudah familiar bagi mereka, siswa merasa lebih dekat dan tidak merasa seperti sedang belajar yang membosankan. Hasil ini juga sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa media pembelajaran yang menarik dan relevan dengan dunia siswa bisa meningkatkan minat belajar dan hasil belajar mereka. Media sosial seperti Instagram ternyata bukan cuma buat hiburan, tapi bisa dimanfaatkan untuk hal positif seperti pembelajaran. Keywords: Instagram. Hasil Belajar. Bahasa Indonesia https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2646/2447 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Hal : 111-118 Vol. Maret 2025 PENDAHULUAN Ejaan yang Disempurnakan (EYD) sebagai pedoman ejaan Bahasa Indonesia adalah langkah strategis yang sangat penting dalam memperkuat identitas bahasa dan budaya Indonesia. Konsistensi dalam penggunaan ejaan akan mempermudah komunikasi, meningkatkan daya saing internasional, dan memperkuat identitas budaya Alwi. Lapoliwa, dan Moeliono . Bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa resmi negara. Kedudukan ini tertuang dalam Pasal 36 UUD 1945. Kedudukan bahasa Indonesia resmi ditetapkan dalam konstitusi pada tanggal 18 Agustus 1945. Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambang kebanggaan nasional, lambang identitas nasional, sarana pemersatu suku bangsa dan alat komunikasi antarbudaya daerah (Pembinaan Bahasa, 2. Media pembelajaran terus berkembang pesat seiring dengan berjalannya waktu. Media pembelajaran sendiri adalah suatu perantara yang digunakan untuk menyampaikan inti pembelajaran dari guru pada peserta didik, sehingga pembelajaran bisa berjalan efektif. Dengan adanya media pembelajaran, peserta didik bisa lebih fokus dan mudah dalam memaknai pembelajaran yang sedang berlangsung (Juniardi, 2. Salah satu media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan di Era digital ini adalah Media sosial. Media sosial sendiri adalah platform digital yang memungkinkan penggunanya untuk berinteraksi, berkomunikasi, dan berbagi informasi secara online. Menurut Malita, media sosial mencakup penggunaan teknologi internet oleh individu untuk mengekspresikan pemikiran, wawasan, pengalaman, dan sudut pandangnya. Berbagai platform media sosial sering digunakan oleh pemasar untuk tujuan melakukan operasi pemasaran. Platform tersebut antara lain Facebook. Twitter. Instagram. Skype. Whatsapp. WeChat. Line. Path. BBM. Bee Talk. Me2day. Tumblr. Yahoo. Ask. Skout. Ebuddy. Google plus, dan Tiktok. Dari banyaknya media sosial. Instagram merupakan salah satu media sosial yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran karena menarik dan interaktif (Fauziya, 2024:. Instagram tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga telah mulai dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang inovatif. Tampilan-tampilan gambar yang menarik dapat digunakan untuk menjelaskan konsep-konsep Bahasa Indonesia, memberikan contoh soal, dan bahkan untuk membuat pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan kadang Ivan Lanin Pun melakukan sesi LIVE Instagram. Dan @ivanlanin pun cukup terkenal dalam menyampaikan materi Bahasa Indonesia dengan gaya komunikatif/tampilan gambar yang menarik sehingga mudah untuk dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konten kreator @Liannanathania pada mata pelajaran matematika materi pembagian terhadap hasil belajar kelas IV SDN 05 Kebon Pala. https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2646/2447 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 111-118 METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada materi Ejaan Yang Disempurnakan dengan media Instagram @ivanlanin sebagai media pembelajaran. Model penelitian yang digunakan mengacu pada model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan . , pelaksanaan tindakan . , observasi . , dan refleksi . Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 05 Kebon Pala dengan jumlah siswa sebanyak 30 siswa. Peneliti menggunakan tes tertulis dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal. Obyek penelitian ini adalah hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia materi Ejaan Yang Disempurnakan dengan media Instagram @ivanlanin sebagai media pembelajaran. sebagai media pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas IV SDN 05 Kebon Pala. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 05 Kebon Pala Ejaan Yang Disempurnakan dengan media Instagram @ivanlanin sebagai media pembelajaran. Sebelum tindakan dilakukan, siswa diberikan pre-test untuk melihat pemahaman awal mereka. Hasilnya, sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan memahami diksi-diksi terbaru dari Ejaan yang Disempurnakan Edisi ke-5. Setelah itu dilakukan pembelajaran menggunakan media Instagram @ivanlanin sebagai media pembelajaran. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini dilaksanakan di SDN 05 Kebon Pala. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ratarata hasil belajar nilai post-test siswa mempunyai dampak signifikan dibandingkan hasil belajar nilai pre- test. Peningkatan hasil belajar ini menunjukkan bahwa penggunaan media gambar dengan visual yang menarik, serta sesi live interaktif Instagram @ivanlanin dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap pembelajaran Ejaan yang Disempurnakan. Selain itu, siswa menunjukkan minat dan antusias yang lebih tinggi dalam proses pembelajaran. Hal ini sesuai dengan Teori belajar yang menyatakan media visual dan audio dapat meningkatkan retensi informasi dan keterlibatan siswa adalah Teori Multimedia Learning yang dikemukakan oleh Mayer. Teori ini berpendapat bahwa manusia memiliki dua saluran utama dalam memproses informasi, yaitu saluran visual dan saluran verbal. Dengan menggabungkan teks, gambar, dan suara, pembelajaran menjadi lebih menarik dan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2646/2447 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 111-118 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 ingatan siswa. Siklus I Pada siklus I, pembelajaran dilakukan dengan melihat postingan-postingan pembelajaran Bahasa Indoensia @ivanlanin yang menjelaskan materi Ejaan yang Disempurnakan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami. Siswa terlihat lebih tertarik dan antusias saat belajar. Setelah pembelajaran, siswa diberikan post-test pertama. Hasilnya menunjukkan ada peningkatan nilai dibanding pre-test, walaupun belum semua siswa mencapai nilai KKM. Selain itu, masih ada beberapa siswa yang pasif dan belum terlalu aktif dalam mengikuti pembelajaran. Hasil Belajar Siswa pada Siklus I Pada siklus I, siswa diberikan pre-test sebelum tindakan dilakukan dan pre-test setelah pembelajaran dengan media Instagram @ivanlanin. Berikut ini adalah hasil ringkasannya: Tabel 1. Hasil Pre-Test Siswa Data Jumlah Siswa Persentase Siswa Tuntas Siswa Belum Tuntas Jumlah Siswa Rata-rata nilai pre-test siklus I : 66 Kriteria Ketuntasan Minimal : 70 Data Pre-Test Siswa Tuntas Siswa Belum Tuntas Gambar 1. Diagram Hasil Pre-Test Siswa Analisis: Pada siklus I, baru sekitar 30% siswa yang mencapai nilai KKM. Ini menunjukkan adanya permasalahan yang dihadapi siswa berdasarkan hasil belajar dari nilai pre-test, sehingga belum mencapai target keberhasilan klasikal . iasanya 80%). Sebagian besar siswa masih https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2646/2447 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 111-118 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 mengalami kesulitan mengingat dan memahami materi Ejaan yang Disempurnakan dan perlu bimbingan pada siklus II. Siklus II Melihat hasil di siklus I, dilakukan perbaikan pada siklus II. Guru lebih aktif memotivasi siswa untuk bertanya, serta memantau kapan @ivanlanin mengadakan live di Instagram juga langsung mempraktikan Ejaan yang Disempurnakan dalam konteks pembuatan kalimat atau paragraph, dengan soal-soal latihan. Suasana kelas juga dibuat lebih santai agar siswa tidak merasa terbebani. Hasil post-test di siklus II menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Sebagian besar siswa sudah mencapai nilai KKM dan lebih percaya diri dalam mengerjakan soal-soal pembagian. Keaktifan siswa juga meningkat dan mereka lebih menikmati proses belajar. Dari hasil penelitian, bisa disimpulkan bahwa penggunaan media Instagram, khususnya dari akun @ivanlanin, berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa Bahasa Indonesia materi Ejaan yang Disempurnakan. Siswa lebih mudah memahami materi karena tampilan penjelasan yang sangat menarik, penjelasannya singkat, jelas, dan menggunakan bahasa yang mereka kenal sehari-hari. Selain itu, karena medianya berasal dari platform yang sudah familiar bagi mereka, siswa merasa lebih dekat dan tidak merasa seperti sedang belajar yang membosankan. Hasil ini juga sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa media pembelajaran yang menarik dan relevan dengan dunia siswa bisa meningkatkan minat belajar dan hasil belajar mereka. Media sosial seperti Instagram ternyata bukan cuma buat hiburan, tapi bisa dimanfaatkan untuk hal positif seperti pembelajaran. Hasil Belajar Siswa pada SIklus II Setelah melakukan refleksi, menayangkan video akun Instagram @ivanlanin materi Ejaan yang Disempurnakan untuk perbaikan pembelajaran dari siklus I. Berikut hasil posttest siklus II: Tabel 2. Hasil Post-Test Siswa Data Jumlah Siswa Persentase Siswa Tuntas 86,7% Siswa Belum Tuntas 13,3% Jumlah Siswa Rata-rata nilai post-test siklus II : 77. https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2646/2447 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 111-118 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 Data Post-Test Siswa Tuntas Siswa Belum Tuntas Gambar 2. Diagram Hasil Post-Test Siswa Analisis: Hasil pada siklus II menunjukkan peningkatan signifikan. Sebanyak 86,7% siswa telah mencapai KKM yaitu 70. Rata-rata nilai meningkat dibanding siklus I yaitu 56. Selain itu, siswa tampak lebih percaya diri, aktif bertanya dan lebih tertarik mengikuti Pelajaran, karena tampilan penjelasan dari @ivanlanin untuk materi ejaan dirasa relevan dan Dengan demikian, akun @Ivanlanin dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada materi Ejaan Yang Disempurnakan di Kelas IV SDN 05 Kebon Pala. Sehinggaberdampak positif dan juga signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN 05 Kebon Pala dalam materi Ejaan yang Disempurnakan. KESIMPULAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun Instagram @ivanlanin Mata Pelajaran Bahasa Indonesia materi Ejaan yang Disempurnakan mampu meningkatkan hasil belajar kelas IV SDN 05 Kebon Pala dan memberikan dampak signifikan. Hal ini terbukti dari penilaian hasil belajar Bahasa Indonesia materi Ejaan yang Disempurnakan. Setelah itu peneliti menyimpulkan bahwa akun @ivanlanin mata pelajaran Bahasa Indonesia ateri materi Ejaan yang Disempurnakan terhadap hasil belajar kelas IV SDN 05 Kebon Pala memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia materi Ejaan yang Disempurnakan. https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2646/2447 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 111-118 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 DAFTAR REFERENSI Alwi. Lapoliwa. , & Moeliono. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Cahyono. AuPengaruh Media Sosial Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat Di IndonesiaAy. Publiciana. Vol. Hlm. Dakhi. AS . Peningkatan hasil belajar siswa. Jurnal Education and development, id, https://journal. id/index. php/ED/article/view/1758 Ejaan. Surat Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek. Diakses September https://ejaan. id/eyd/surat-keputusan/ Hermuttaqien. BPF. Aras. L, & Lestari. SI . Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Kognisi: Jurnal Penelitian Pendidikan Sekolah A Kbbi. Puebi. Diakses September https://kbbi. id/entri/eyd-edisike-5 Mahmud. Ilham. "Pelatihan Metode Jarimatika Pada Siswa Kelas i SD Negeri No. 06729 Medan". Jurnal Abdimas. Loyalitas, dan Edukasi. Vol. Hlm. Pebrimireni. Diena. "Analisis Penggunaan Aplikasi Tiktok Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Upaya Peningkatan Motivasi Belajar Siswa". Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan bahasa dan Sastra. Vol. Hlm. Rahman. , et al. "Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Pembelajaran". Journal on Education. Vol. Hlm. Robiyanto. A . Pengaruh model problem based learning terhadap hasil belajar siswa. Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Sugono. Bahasa Indonesia dalam Era Globalisasi. Jakarta: Pusat Bahasa. Departemen Pendidikan Nasional. Supit. Melianti. Lasut. EMM, & Tumbel. NJ . Gaya belajar visual, auditori, kinestetik Journal Education, https://w. edu/download/110302738/1183. Setiawan. Nugroho. W, & . Pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar siswa kelas https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2646/2447 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 111-118 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 VI SDN 1 Gamping. A : Jurnal Riset Dan A, jurnal. http://jurnal. id/index. php/tanggap/article/view/373 Yandi. Putri. ANK, & Putri. YSK . Faktor-faktor yang mempengarui hasil belajar peserta . iterature Jurnal Pendidikan Siber https://siberpublisher. org/JPSN/article/view/14 https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2646/2447