GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 138 -153 PENGARUH STRUKTUR MODAL. LIKUIDITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Sektor Pertanian Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2. Efaldi Kurniawan Universitas islam kadiri efaldik@gmail. Nuril Aulia Munawaroh Universitas islam kadiri aulia82@gmail. Korespondensi penulis: efaldik@gmail. Abstract The effect of capital structure, liquidity and firm value consists of several variables, namely capital structure, liquidity, profitability and firm value. It is very important to know how much influence capital structure, liquidity and profitability have on firm value in order to assess the performance of the company's management. The sampling technique in this study used purposive sampling so that the samples obtained were 5 companies. The results of this study indicate that capital structure (DAR) has no effect on firm value (PBV), while liquidity (CR) and profitability (ROA) have a positive and significant effect on firm value (PBV). Keywords: Capital Structure. Liquidity. Profitability, and Firm Value Abstrak Pengaruh struktur modal, likuiditas dan nilai perusahaan terdiri dari beberapa variabel yaitu struktur modal, likuiditas, profitabilitas dan nilai perusahaan. Sangat penting untuk mengetahui seberapa besar pengaruh struktur modal, likuiditas dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan guna untuk menilai kinerja manajemen Teknik pengamabilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling sehingga sampel yang didapatkan sebanyak 5 perusahaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa struktur modal (DAR) tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan (PBV), sedangkan likuiditas (CR) dan profitabilitas (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV). Kata Kunci : Struktur Modal. Likuiditas. Profitabilitas. Dan Nilai Perusahaan LATAR BELAKANG Seiring dengan pertumbuhan perekonomian sekarang ini berdampak terhadap persaingan bisnis antar perusahaan semakin sengit. Sehingga mengharuskan perusahaan Received Agustus 22, 2022. Revised September 2, 2022. Accepted September 22, 2022 *Corresponding author, e-mail address efaldik@gmail. GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 138 -153 membuat strategi dan kebijakan-kebijakan yang bertujuan untuk membuat perusahaan mampu bersaing dengan perusahaan lain. Banyaknya perusahaan pada saat ini mengharuskan setiap perusahaan mampu untuk menarik minat investor untuk berinvestasi di perusahaannya, khususnya dalam penelitian ini yaitu perusahaan sektor Sektor pertanian di Indonesia semakin berkembang seiring dengan pertumbuhan perekonomian saat ini. Tingginya jumlah populasi penduduk di Indonesia berdampak terhadap permintaan akan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi sehingga akan meningkatkan pertumbuhan pada perusahaan sektor pertanian. KAJIAN TEORITIS Struktur Modal Struktur modal perusahaan merupakan bagian dari struktur keuangan perusahaan yang mengulas tentang cara perusahaan mendanai aktivanya, dengan demikian terkait fungsi mendapatkan dana dari manajemen keuangan. Struktur modal mengarah pada pendanaan perusahaan yang menggunakan utang jangka panjang, saham preferen ataupun modal pemegang saham. Struktur modal merupakan kombinasi utang dan ekuitas dalam struktur keuangan jangka panjang perusahaan lebih menggambarkan target komposisi utang dan ekuitas dalam jangka panjang perusahaan. Bernstein dan Wild . alam Sugiarto, 2009:. Balence theories Balence theories merupakan suatu kebijakan yang ditempuh oleh perusahaan untuk mencari dana tambahan dengan mencari pinjaman baik keperbankan atau juga dengan menerbitkan obligasi (Fahmi, 2015:. Balence Theory Berdasarkan trade-off theory bahwa, perusahaan akan berhutang sampai pada tingkat tertentu, dimana penghematan pajak . ax shield. dari tambahan hutang sama dengan biaya kesulitan keuangan . inancial distres. Biaya kesulitan . inancial distres. adalah biaya kebangkrutan . ankruptcy cost. atau reorganization, dan biaya keagenan . gency cost. yang meningkat akibat dari turunnya kredibilitas suatu perusahaan. Trade-off theory dalam menentukan struktur modal yang optimal memasukan beberapa faktor antara lain pajak, biaya keagenan . gency cost. dan biaya kesulitan keuangan . inancial distres. tetapi tetap mempertahankan asumsi efisiensi pasar dan symmetric information sebagai PENGARUH STRUKTUR MODAL. LIKUIDITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Sektor Pertanian Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2. imbangan dan manfaat penggunaan hutang. Sejauh manfaat lebih besar, penambahaan hutang masih diperkenankan. Apabila pengorbanan karena penggunaan hutang sudahbesar, maka tambahan hutang sudah tidak diperbolehkan (Myers, 2001:. Pecking Order Theory Pemilihan pendanaan berdasarkan resiko merupakan konsep pecking order theory yang diperkenalkan oleh Myers . yang menyatakan bahwa keputusan pendanaan yang pertama kali dikemukakan oleh Donaldson . mengikuti urutan pendanaan sebagai berikut : Perusahaan lebih menyukai pendanaan dari sumber internal. Perusahaan menyesuaikan target pembayaran dividend yield terhadap peluang . Kebijakan devidend yield bersifat sticky, fluktuasi profitabilitas dan peluang investasi berdampak pada aliran kas internal dapat lebih besar atau lebih kecil dari pengeluaran investasi. Bila dana eksternal dibutuhkan, perusahaan memilih sumber dana dari utang karena dipandang lebih aman dari penerbitan ekuitas baru. Penerbitan ekuitas baru adalah pilihan terakhir untuk memenuhi kebutuhan sumber dana. Adapun pengukuran rasio struktur modal menurut Kasmir . adalah sebagai . Debt to Equity Ratio Rasio DER digunakan untuk mengetahui setiap besaran total ekuitas yang digunakan untuk menjamin hutang (Kasmir 2017:. DER = Debt to Asset Ratio Debt to asset ratio digunakan untuk mengukur berapa besar jumlah aktiva perusahaan yang dibiayai dengan hutang atau besar hutang perusahaan berpengaruh terhadap pengelolaan aktiva (Kasmir, 2017:. DAR = Likuiditas Likuditas adalah seberpa besar kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya pada saat jatuh tempo (Fahmi, 2015:. Likudiditas adalah rasio GEMILANG - VOLUME 2. NO. Oktober 2022 GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 138 -153 yang menunjukan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban atau menunjukan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban atau membayar utang jangka pendeknya (Hery, 2015:. Berikut adalah jenis-jenis rasio likuiditas yang lazim digunakan dalam praktek untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kebutuh jangka pendeknya (Hery, 2015: 528-. Current Ratio Rasio lancar merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya yang segera jatuh tempo dengan menggunakan total aset lancar yang tersedia (Hery, 2015:. Rasio Lancar = Quick Ratio atau Acid Test Ratio Rasio sangat lancar atau rasio cepat merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya yang segera jatuh tempo dengan menggunakan aset sangt lancar . as sekuritas jangka pendek piutan. , tidak termasuk persediaan barang dagang dan aset lancar lainnya (Hery, 2015:. Rasio Sangat Lancar = Cash Ratio Rasio kas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar uang kas atau setara kas yang tersedia untuk membayar utang jangka pendek (Hery, 2015:. Rasio Kas = Profitabilitas Rasio profitabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari aktivitas normal bisnisnya (Hery, 2015:. Rasio profitabilitas dikenal juga sebagai rasio rentabilitas. Di samping bertujuan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba selama periode tertentu. PENGARUH STRUKTUR MODAL. LIKUIDITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Sektor Pertanian Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2. rasio ini juga bertujuan untuk mengukur efektivitas manajemen dalam menjalankan operasional perusahaan. Berikut adalah jenis-jenis rasio profitabilitas yang lazim digunakan dalam praktik untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba : Return on Assets Hasil pengembalian aset merupakan rasio yang menunjukan seberapa besar kontribusi aset dalam menciptakan laba bersih (Hery, 2015:. Rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa besar jumlah laba bersih yang tertanam dalam total aset. Return On Assets = Return on Equity Hasil pengembalian atas ekuitas merupakan rasio yang menunjukan seberapa besar kontribusi ekuitas dalam menciptakan laba bersih (Hery, 2015:. Rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa besar jumlah laba bersih yang akan dihasilkan dari setiap rupiah dana yang tertanam dalam ekuitas. ROE = Operating Profit Margin Marjin laba operasional merupakan rasio yang diguakan untuk mengukur besarnya presentase laba operasional atas penjualan bersih (Hery, 2015:. Laba operasional sendiri dihitung sebagai hasil pengurangan antara laba kotor dengan beban operasional. Beban operasonal sendiri terdiri atas beban penjualan maupun beban umum dan administrasi. Operating Profit Margin = Net Profit Margin Marjin laba bersih merupakan rasio yang diguakan untuk mengukur besarnya presentase laba bersih atas penjualan bersih (Hery, 2015:. Rasio ini dihitung dengan membagi laba bersih terhadap penjualan bersih. Laba bersih dihitung sebagai hasil pengurangan antara laba sebelum pajak penghasilan dengan beban pajak penghasilan. Laba sebelum pajak penghasilan adalah laba operasional GEMILANG - VOLUME 2. NO. Oktober 2022 GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 138 -153 ditambah pendapatan dan keuntungan lainnya, kemudian dikurangi dengan beban dan kerugian lain-lain. Net Profit Margin = Nilai Perusahaan Secara umum nilai perusahaan adalah persepsi investor terhadap suatu perusahaan dalam mengelola sumber daya perusahaan yang digambarkan dalam harga saham Tujuan normatif perusahaan adalah memaksimumkan kekayaan pemegang saham (Sudana, 2009:. Nilai perusahaan dapat dilihat melalui nilai pasar atau nilai buku perusahaan dari ekuitasnya. Nilai pasar adalah harga saham yang terjadi dibursa dan ditentukan oleh pelaku pasar pada saat tertentu. Harga saham selalu mengalami perubahan setiap harinya bahkan setiap detik harga saham dapat berubah. Berikut ini adalah beberapa metode yang digunakan untuk mengukur nilai perusahaan : Price Earning Ratio Price Earning Ratio (PER) menunjukan berapa banyak uang yang rela dikeluarkan oleh para investor untuk membayar setiap dolar laba yang dilaporkan (Brigham dan Houston, 2018:. PER = Price Book Value Price Book Value (PBV) menggambarkan seberapa besar pasar menghargai nilai buku suatu perusahaan. Semakin tinggi rasio ini berarti pasar percaya akan prospek perusahaan tersebut. PBV = METODE PENELITIAN Uji Validitas Uji validitas merupakan derajat ketetapan antara data yang menjadi obejek penelitian dengan data yang dapat dilaporkan oleh peneliti (Sugiyono, 2017:. Uji vaiditas hanya dapat dipergunakan jika data berbentuk ordinal dan tidak bisa PENGARUH STRUKTUR MODAL. LIKUIDITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Sektor Pertanian Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2. digunakan jika data berbentuk interval ata data bersifat kuantitatif. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data laporan keuangan yang dipublikasikan secara rutin pada bursa efek indonesia selama periode penelitian yaitu 2014 Ae 2019. Data tersebut bersifat kuantitatif dan bukan dalam bentuk kuisioner yang bersifat ordinal. Maka dari itu dalam penelitin tidak bisa dilakukan uji validitas sebagaimana data kuisioner pada umumnya. Uji Reliabilitas Pengertian reliabilitas dalam penelitian kuantitatif sangat berbeda dengan reliabilitas dalam penelitian kualitatif. Hal ini karena perbedaan paradigma dalam melihat realitas. Menurut penelitian kualitatif, suatu reliabilitas itu bersifat manejemuk atau ganda, dinamis selalu beerubah-ubah sehingga tidak ada yang konsisten, dan berulang-ulang seperti semula. Dalam uji reliabilitas data yang diuji adalah data yang bersifat ordinal atau kualitatif, sedangkan dalam penelitian ini data bersifat interval atau kuantitatif sehingga pada penelitian ini tidak diperlukan uji Uji Asumsi Klasik 1 Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah dalam suatu data regresi, memiliki variabel pengganggu atau residual mempunyai distribusi normal atau tidak. Hasil Uji Normalitas Unstandardized Hal Rasidual Model 2 Test 0,116 Statistic Asymp. 0,200 Sig. Berdasarkan hasil uji normalitas dengan menggunakan Kolmogorov-Smirnov diperoleh kesimpulan bahwa data yang diuji berdistribusi secara normal yang dimana dapat dilihat dari nilai signifikansi yang dihasilkan sebesar 0,200 yang dimana nilai signifikansi > 0,05. 2 Uji Multikolinieritas Uji multikolinieritas adalah uji yang digunakan untuk mengetahui apakah pada model regresi terdapat korelasi antar variabel bebas . Hasil Uji Multikolinieritas GEMILANG - VOLUME 2. NO. Oktober 2022 GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 138 -153 Struktur Modal. Likuiditas Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Model Collinearity Statistics Hal Tolerance VIF STRUKTUR MODAL 0,857 1,167 LIKUIDITAS 0,983 1,018 PROFITABILITAS 0,851 1,176 Dependent Variabel : SQRT_Y hasil uji multikolinieritas nilai tolerance pada variabel struktur modal yang dihasilakan adalah sebesar 0,857 > 0,10 dan nilai VIF sebesar 1,167 < 10, hasil uji multikolinieritas pada variabel likuiditas adalah sebesar 0,983 nilai tersebut lebih > 0,10 dan nilai VIF sebesar 1,018 < 10, hasil dari uji multikolinieritas pada variabel profitabilitas dapat dilihat dari nilai tolerance sebesar 0,851 > 0,10 dan nilai VIF adalah sebesar 1,176 dimana nilai tersebut < 10. Maka dapat disimpulkan pada penelitian ini tidak terdeteksi adanya gejala multikolinieritas. 3 Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam data regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual suatu pengamatan ke pengamatan yang lain. Berikut ini adalah hasil dari uji heteroskedastisitas menggunakan scatterplot dan uji menunjukan dimana tidak terdapat pola tertentu, dapat dilihat bahwa titik-titik menyebar di atas maupun dibawah angka 0 pada sumbu Y, maka dapat disimpulkan bahwa data tidak mengalami heteroskedastisitas. Uji Park Struktur Modal. Likuiditas Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Model Sig Hal 1,801 0,172 PENGARUH STRUKTUR MODAL. LIKUIDITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Sektor Pertanian Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2. berdasarkan hasil analisis di atas menunjukan bahwa nilai f yang diperoleh sebesar 1,801 dengan nilai sig 0,172. Oleh karena itu nilai sig tersebut lebih besar daripada 0,05 maka dapat disimpulkan pada penelitian ini tidak memiliki gejala 4 Uji Autokorelasi Uji autokorelasi berujuan untuk mengetahui apakah dalam suatu regresi linier terdapat korelasi antara kesalahan pengganggu . pada periode t dengan periode t-1. Tabel 4. Hasil Uji Durbin- Watson Model 1,6498 DW-Test 1,229 4-dU 2,6498 Keterangan Hal Tidak ada autokorelasi 95 Berdasarkan hasil uji durbin watson pada tabel 4. 10 uji autokorelasi dapat dilihat bahwan nilai Durbin Watson pada sebesar 1,229. Nilai tersebut akan dibandingkan dengan nilai tabel alpha 5%. Jumlah sampel . pada penelitian ini sebesar 30, jumlah variabel indenpenden terdapat 3 variabel independen . Hasil uji autokorelasi pada penelitian ini adalah bahwa nilai Durbin Watson tidak sesuai dengan keriteria diterimanya uji autokorelasi diantara dU dan 4-dU. Maka dapat disimpulkan terjadi autokorelasi. Untuk mengatasi permasalahan autokorelasi yaitu menggunakan uji Run test. Hasil Uji Autokorelasi (Run-Tes. Unstandardized Residual Hal Asymp. Sig. -taile. -2,044 0,041 pada penelitian ini menunjukan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,041 dan nilai tersebut < 0,05. Maka dari itu penelitian ini terjadi gejala atokorelasi. Dikarenakan dalam laporan keuangan saldo akhir tahun sebelumnya berkelanjutan menjadi saldo awal tahun selanjutnya. Regresi Linier Berganda GEMILANG - VOLUME 2. NO. Oktober 2022 GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 138 -153 Analsis regresi yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Analisis regresi linier bergenda digunakan untuk menganalisis hubungan linier antara variabel independen dengan variabel dependen. Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Struktur Modal. Likuiditas dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Model Untandardized Sig. Hal . 0,032 0,060 0,953 Struktur 0,265 0,493 0,626 Modal Likuiditas 0,560 3,104 0,005 Profitabilitas 1,783 2,082 0,047 Maka persamaan fungsi regresi linier berganda pada penelitian ini adalah sebagai berikut PBV = 0,032 0,265DAR 0,560CR 1,783ROA 1 Uji Koefisien Determinasi (R Squar. Hasil Koefisien Determinasi Model R Square Adjusted R Std. Error of Hal Square the Estimate 0,614 0,377 0,305 0,39892 Nilai Adjusted R Square yang dihasilkan adalah 0,305. Hal berarti sebesar 30,5% variabel nilai perusahaan dapat dijelaskan oleh variabel struktur modal (DAR), likuiditas (CR) dan nilai perusahaan (PBV). Sementara sebesar 69,5% dijelaskan oleh variabel diluar kategori pada penelitian ini. Uji Hipotesis 1 Uji t Uji t atau . -tes. adalah uji yang digunakan untuk menguji seberapa jauh pengaruh vaiabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen. Hasil Uji t . -tes. Struktur Modal. Likuiditas dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Untandardized Model Sig. Hal PENGARUH STRUKTUR MODAL. LIKUIDITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Sektor Pertanian Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2. 0,265 0,493 0,626 Struktur Modal 0,560 3,104 0,005 Likuiditas 1,783 2,082 0,047 Profitabilitas Dapat dilihat hasil uji t . -tes. yaitu struktur modal, likuiditas dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan adalah sebagai berikut : Nilai thitung struktur modal (DAR) adalah sebesar 0,497 dengan nilai signifikansi sebesar 0,626. Berdasarkan hasil uji hipotesis nilai thitung . < ttabel . ,05. dengan nilai signifikansi 0,626 > 0,05, sehingga dapat diperoleh hasil H0 diterima dan Ha ditolak. Maka struktur modal (DAR) tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan secara parsial. Variabel likuiditas (CR) memiliki nilai thitung sebesar 3,104 dengan nilai signifikansi 0,005. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung . > ttabel . ,05. dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 < 0,005, sehingga dapat diperoleh hasil H0 ditolak dan H1 diterima. Maka likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan secara parsial. Variabel profitabilitas (ROA) memiliki nilai thitung sebesar 2,082 dengan signifikansi sebesar 0,047, sehingga diperoleh hasil nilai thitung . > ttabel . ,05. dengan nilai signifikansi sebesar 0,048 < 0,05, maka diperoleh pernyataan H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya adalah profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan secara persial. 2 Uji f Uji f dalam penelitian ini berfungsi untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara simultan . dan signifikan mempengaruhi variabel dependen. Hasil Uji F Struktur Modal. Likuiditas dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan Model Sig. Hal 5,246 0,006 Dependent variabele : Nilai perusahaan Independent variabel : Struktur modal, likuiditas dan Profitabilitas Hasil uji f yaitu struktur modal (DAR), likuiditas (CR) dan profitabilitas (ROA) terhadap nilai perusahaan (PBV). Hasil uji hipotesis memperoleh nilai Fhitung sebesar 5,246 dengan nilai signifikansi sebesar 0,006, sehingga nilai Fhitung . > Ftabel . dengan nilai signifikansi 0,006 < 0,05. Maka pernyataan yang diperoleh adalah H0 ditolak GEMILANG - VOLUME 2. NO. Oktober 2022 GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 138 -153 dan Ha diterima, artinya variabel struktur modal (DAR), likuiditas (CR) dan profitabilitas (ROA) berpengaruh pasitif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV) secara HASIL DAN PEMBAHASAN Pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan Berdasarkan hasil uji hipotesis nilai pengaruh variabel struktur modal terhadap nilai perusahaan adalah sebesar 0,265 dengan nilai signifikansi sebesar 0,626 > 0,05, dapat disimpulakan H0 diterima dan Ha ditolak artinya bahwa struktur modal tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Besarnya tingkat struktur modal tidak mempengaruhi terhadap keputusan investasi. Para investor tidak memandang seberapa besar nilai struktur modal suatu perusahaan melainkan para investor melihat seberapa besar perusahaan mampu menghasilkan laba. Penelitian ini sejalan dengan penelitiann yang dilakukan oleh Ignatius Leonardus Lubis. Bonar M Sinaga dan Hendro Sasongko . dan Bulan Oktarima . , bahwa struktur modal tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Pengaruh likuiditas terhadap nilai perusahaan Berdasarkan uji hipotesis nilai pengaruh variabel likuiditas terhadap nilai perusahaan adalah nilai thitung sebesar 3,104 dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 < 0,05, maka dalam penelitian ini likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai Likuiditas adalah kemampuan perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya. Pada perusahaan sektor pertanian memiliki aktiva yang cukup tinggi dimana hal ini memungkinkan perusahaan dalam melinasi kewijiban jangka Jika likuiditas perusahaan meningkat maka perusahaan tidak kesulitan dalam memenuhi kewajibannya maka akan semakin baik posisi perusahaan di mata kreditur dan investor sehingga akan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini sesuai dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Eka Putri Ismi Novita Deli . I Gusti Ayu Diah Novita Yanti dan Ni Putu Ayu Darmayanti . dan Zuhria Hasania. Sri Murni dan Yunita Mandagie . dalam hasil penelitiannya menyatakan bahwa likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai PENGARUH STRUKTUR MODAL. LIKUIDITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Sektor Pertanian Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2. Profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan Berdsarkan hasil uji hipotesis nilai pengaruh antara variabel profitabilitas adalah thitung sebesar 2,082 dengan nilai signifikan sebesar 0,047 < 0,05, maka variabel profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. semakin tinggi tingkat profitabilitas maka nilai perusahaan juga akan semakin tinggi. Semakin besar keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan maka akan meningkatkan harga saham dan kemampuan perusahaan dalam pembagian deviden kepada pemegang saham juga akan meningkat. Selain itu, tingkat profitabilitas yang tinggi juga akan menarik minat investor terhadap permintaan peningkatann saham, meningkatnya permintaan saham akan maka nilai perusahaan akan naik sehingga memicu minat investor untuk menanamkan modelnya pada perusahaan yang memiliki tingkat profitabilitas yang tinggi. Penelitian ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Eka Putri Ismi Novita Deli . Ignatius Leonardus Lubis. Bonar M Sinaga dan Hendro Sasongko . Tunggul Priyatama dan Eka Pratini . I Gusti Ayu Diah Novita Yanti dan Ni Putu Ayu Darmayanti . dan Zuhria Hasania. Sri Murni dan Yunita Mandagie . menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Kasimpulan dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : Struktur modal (DAR) tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan (PBV) pada perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di BEI periode 2014-2019. Likuiditas (CR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV) pada perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di BEI periode 2014 -2019. Profitabilitas (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV) pada perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di BEI 2014 - 2019. Saran