e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X Jurnal Agrotech 13 . Desember 2023 RESPONS PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elais guineensis Jacq. ) DI PRE-NURSERY TERHADAP PEMBERIAN LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT (LCPKS) RESPONSE GROWTH OIL PALM SEEDLINGS (Elais guineensis Jacq. ) IN THE PRE-NURSERY TOWARDS THE PROVISION OF PALM OIL MILL EFFLUENT Dwi wahyono1*. Fathurrahman1. Muh Nur Sangadji1 Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Palu Jl. Soekarno-Hatta Km 9. Tondo-Palu 94118,Sulawesi Tengah. Telp. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan pupuk organik limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan awal . re nurser. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2022 sampai Juni 2022, bertempat di PT. Letawa. Kecamatan Tikke Raya. Kabupaten Pasangkayu. Provinsi Sulawesi Barat. Dosis pupuk organik limbah cair pabrik kelapa sawit yang digunakan adalah L0 (Kontro. L1 . ,5 l/bibi. L2 . ,0 l,bibi. L3 . ,5 l/bibi. L4 . ,0 l/bibi. L5 . ,5 l/bibi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan berbagai dosis limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) belum mampu memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit. Namun demikian terdapat kecenderungan pertumbuhan bibit kelapa sawit pada dosis L3 . ,5 l/bibi. seperti tinggi tanaman, diameter tanaman, jumlah daun, luas daun bibit kelapa sawit. Pada perlakuan L4 . ,0 l/bibi. cenderung meningkatkan pertumbuhan panjang akar terpanjang pada bibit kelapa sawit. Kata kunci: limbah cair pabrik kelapa sawit, bibit kelapa sawit, pertumbuhan bibit ABSTRACT This study aims to identify the ability of organic fertilizer from palm oil mill effluent (LCPKS) in increasing the growth of oil palm seedlings in pre-nursery. This research was conducted from March 2022 to June 2022, located at PT. Letawa. Tikke Raya District. Pasangkayu Regency. West Sulawesi Province. The doses of organic fertilizers used in palm oil mill effluent were L0 (Contro. L1 . 5 l/see. L2 . 0 l, see. L3 . 5 l/see. L4 . , 0 l/see. L5 . 5 l/see. The results showed that the use of various doses of palm oil mill effluent (LCPKS) had not been able to provide a significant effect on the growth of oil palm seedlings. However, there was a tendency for the growth of oil palm seedlings at a dose of L3 . 5 l/see. such as plant height, plant diameter, number of leaves, leaf area of oil palm seedlings. The L4 treatment . 0 l/see. tended to increase the growth of the longest root length in oil palm seedlings. Keywords : Palm Oil Mill Effluent. Oil Palm Seeds. Seed Growth membuka lapangan pekerjaan (Rahmi dan Windi, 2. Total perkebunan kelapa sawit di Indonesia terus menunjukan peningkatan yang sangat tinggi, pada tahun 2021 mencapai 021 ha dengan total produksi 49. ton (Direktorat Jendral Perkebunan, 2. Faktor utama dalam keberhasilan perekebunan kelapa sawit yaitu bibit yang unggul Upaya untuk mendapatkan bibit yang unggul dan berkualitas adalah pemilihan atau penggunaan benih yang Pendahuluan Kelapa sawit (Elais guineensis Jac. merupakan tanaman perkebunan yang memegang peranan penting dalam membantu perekonomian Indonesia, selain sebagai penghasil devisa Negara, perkebunan kelapa sawit juga meningkatkan kesejahtraan rakyat dalam -----------------------------------------------------------------*) Penulis Korespondensi. E-mail: dwiw0711@gmail. e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X Jurnal Agrotech 13 . Desember 2023 unggul dan berkualitas, serta memiliki legalitas dari pemerintah (Erwandi dkk. , 2. Pembibitan merupakan kegiatan awal perkebunan kelapa sawit. Tujuan pembibitan yaitu untuk menghasilkan bibit kelapa sawit yang berkualitas tinggi dan sesuai dengan kebutuhan Pembibitan Pre-Nursery diawali dari penanaman kecambah sampai bibit berumur 3 bulan, dengan tujuan tanaman dapat tumbuh seragam (Nasution, 2. Pemupukan merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting. Pemupukan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesuburan tanah, sehingga kebutuhan tanaman berupa unsur hara dapat terpenuhi untuk pertumbuhan tanaman yang stabil (Sinulingga dkk. , 2. Limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) merupakan pupuk organik yang dihasilkan dari pengolahan tandan buah segar (TBS) pabrik kelapa sawit. Limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) mengandung beberapa unsur hara berupa Zn. Fe. Mg dan Ca (Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kemampuan pupuk organik Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan awal (Pre-Nurser. Metode Penelitian Penelitian dilaksanakaan di PT. Letawa. Kec. Tikke Raya. Kab. Pasangkayu. Prov. Sulawesi Barat pada bulan Maret-Juni 2022. Alat dan Bahan yang digunakan selama penelitian yaitu parang, cangkul, polybag, oven, leaf area meter, timbangan analitik, mistar, jangka sorong, jergen, gelas ukur, alat tulis, paranet, kamera. Bahan yang digunakan selama penelitian yaitu kecambah kelapa sawit, limbah cair pabrik kelapa sawit. EM4, tanah top soil. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan perlakuan berbagai dosis pupuk organik limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) yang terdiri dari L0 . L1 . ,5 l/bibi. L2 . ,0 l/bibi. L3 . ,5 l/bibi. L4 . ,0 l/bibi. L5 . ,5 l/bibi. Setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga diperoleh 30 unit tanaman percobaan. Hasil dan Pembahasan Tinggi Tanaman Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman . pada umur 4 MST, 6 MST, 8 MST, 10 MST, 12 MST. Rata-rata tinggi tanaman terlampirkan pada Gambar 1. L0 (Kontro. L1 . ,5 l/bibi. L2 . ,0 l/bibi. L3 . ,5 l/bibi. L4 . ,0 l/bibi. L5 . ,5 l/bibi. 4 MST 6 MST 8 MST 10 MST 12 MST Gambar 1. Rata-rata tinggi tanaman . bibit kelapa sawit. Gambar 1. Menunjukan perlakuan L3 . ,5 l/bibi. sejak awal pertumbuhan hingga pada umur 12 MST memacu pertumbuhan tinggi tanaman dibandingkan dengan jenis perlakuan dosis limbah cair pabrik kelapa sawit lainnya. Perlakuan limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) pada umur 4 MST perlakuan L0 . memberikan hasil tinggi tanaman paling rendah, dan pada umur 6 MST pada perlakuan L4 . ,0 l/bibi. menunjukan hasil tinggi tanaman paling Sedangkan L1 . ,5 l/bibi. pada umur 8 MST, 10 MST, dan 12 MST menunjukan hasil tinggi tanaman paling rendah. e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X Jurnal Agrotech 13 . Desember 2023 Gambar 2 menunjukan hubungan anatara limbah cair pabrik kelapa sawit yang menggambarkan satu variabel bebas (X) dengan pertumbuhan tinggi tanaman . bibit kelapa sawit yang menggambarkan satu variabel tidak bebas (Y) dengan membentuk persaman regresi linier sederhana pada umur 4 MST y=0, 4183x 5,5371 dan nilai koefisien determinasi pada pertumbuhan tinggi tanaman bibit kelapa sawit R2=0, 4482 atau A 45%. Artinya pertumbuhan bibit kelapa sawit dipengaruhi oleh limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) hanya A 45%. y = 0. RA = 0. Rata-rata y = 0. RA = 0. 4 MST y = 0. RA = 0. 6 MST y = 0. RA = 0. y = 0. RA = 0. 8 MST 10 MST 12 MST Perlakuan Gambar 2. Hubungan Dosis Pupuk LCPKS pada Tinggi Tanaman Kelapa Sawit Persamaan regresi linier sederhana pada umur 6 MST y=0,1314x 11,259 dan nilai koefisien korelasi determinasi pada pertumbuhan tinggi . tanaman bibit kelapa sawit yaitu R2=0,0182 atau A 2%. Artinya pertumbuhan bibit kelapa sawit dipengaruhi oleh limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) hanya sebanyak A Persamaan regresi linier sederhana pada umur 12 MST y=0,8309x 22,031 dan nilai koefisien korelasi determinasi pada pertumbuhan tinggi tanaman . bibit kelapa sawit yaitu R2=0,1871 atau A 19%. Artinya pertumbuhan bibit kelapa sawit dipengaruhi oleh limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) hanya sebanyak A 19 %. Persamaan regresi linier sederhana pada umur 8 MST y=0,1943x 15,19 dan nilai koefisien korelasi determinasi pada pertumbuhan tinggi tanaman . bibit kelapa sawit yaitu R2=0,0525 atau A 5%. Artinya cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) hanya sebanyak A 5%. Persamaan regresi linier sederhana pada umur 10 MST y=0,4354x 18,752 dan nilai koefisien korelasi determinasi pada pertumbuhan tinggi . tanaman bibit kelapa sawit yaitu R2=0,0846 atau A 8%. Artinya pertumbuhan bibit kelapa sawit dipengaruhi oleh limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) hanya sebanyak A 8%. Diameter Batang Hasil sidik ragam menunjukan bahwa perlakuan limbah cair pabrik kelapa sawit tidak berpengaruh nyata terhadap diameter batang . pada umur 4 MST, 6 MST, 8 MST, 10 MST, 12 MST. Rata-rata diameter tanaman terlampirkan pada Gambar 3. Gambar 3. Menunjukan perlakuan limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) L5 . ,5 l/bibi. menunjukan hasil diameter tanaman paling tinggi pada 8 MST dibandingkan perlakuan limbah cair pabrik kelapa sawit lainnya. Perlakuan limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) L3 . ,5 l/bibi. pada umur 10 MST dan 12 MST menunjukan hasil diameter tanaman tertinggi, umur 8 MST dan 10 MST pada perlakuan L2 . ,0 l/bibi. menunjukan hasil diameter tanaman paling e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X Jurnal Agrotech 13 . Desember 2023 Sedangkan perlakuan L1 . ,5 l/bibi. pada umur 12 MST menunjukan hasil diameter tanaman paling rendah. L0 (Kontro. L1 . ,5 l,bibi. L2 . ,0 l/bibi. L3 . ,5 l/bibi. L4 . ,0 l/bibi. L5 . ,5 l/bibi. 8 MST 10 MST 12 MST Gambar 3. Rata-rata diameter batang . bibit sawit y = 0. RA = 0. y = 0. RA = 0. y = 0. RA = 0. 8 MST 10 MST 12 MST Gambar 4. Hubungan Dosis Pupuk LCPKS pada Diameter batang Kelapa Sawit Data pada gambar 4 menunjukan hubungan anatara limbah cair pabrik kelapa sawit yang menggambarkan satu variabel bebas (X) dengan pertumbuhan diameter batang . bibit kelapa sawit yang menggambarkan satu variabel tidak bebas (Y) dengan membentuk persaman regresi linier sederhana pada umur 8 MST y=0,2858x 6,0457 dan nilai koefisien determinasi pada pertumbuhan diameter tanaman bibit kelapa sawit R2=0,457 atau A 46%. Artinya pertumbuhan diameter bibit kelapa sawit dipengaruhi oleh limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) hanya sebanyak A 46%. Persaman regresi linier sederhana pada umur 10 MST y=0,1546x 7,7602 dan nilai koefisien determinasi pada pertumbuhan diameter batang . tanaman bibit kelapa sawit R2=0,255 atau A 25%. Artinya pertumbuhan diameter batang bibit kelapa sawit dipengaruhi oleh limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) hanya sebanyak A 25%. Persaman regresi linier sederhana pada umur 12 MST y=0,1648x 9,1627 dan nilai koefisien determinasi pada pertumbuhan diameter batang . tanaman bibit kelapa sawit R2=0,3927 atau A 39%. Artinya pertumbuhan diameter batang bibit kelapa sawit dipengaruhi oleh limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) hanya sebanyak A 39%. Jumlah Daun . Hasil sidik ragam menunjukan bahwa perlakuan limbah cair pabrik kelapa sawit tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun . pada umur 12 MST. Rata-jumlah daun terlampirkan pada Gambar 5. e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X Jurnal Agrotech 13 . Desember 2023 Gambar 5. Rata-rata jumlah daun . bibit kelapa sawit y = 0. RA = 0. Gambar 6. Hubungan Dosis Pupuk LCPKS pada jumlah daun tanaman Kelapa Sawit Gambar 5 . Menunjukan perlakuan limbah cair pabrik kelapa sawit pada perlakuan L3 . ,5 l/bibi. menunjukan hasil tertinggi, sedangkan pada perlakuan L0 . menunjukan hasil sawit dipengaruhi oleh limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) hanya sebanyak A Luas Daun . Hasil sidik ragam menunjukan bahwa perlakuan limbah cair pabrik kelapa sawit tidak berpengaruh nyata terhadap luas daun . pada umur 12 MST. Rata-rata luas daun terlampirkan pada Gambar 7. Gambar 8 . Menunjukan perlakuan limbah cair pabrik kelapa sawit pada perlakuan L3 . ,5 l/bibi. limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) menunjukan hasil luas daun tertinggi, dan pada perlakuan L0 . menunjukan hasil Data gambar 6 daun bibit kelapa sawit menunjukan hubungan anatara limbah cair pabrik kelapa sawit yang menggambarkan satu variabel bebas (X) dengan pertumbuhan jumlah daun . bibit kelapa sawit yang menggambarkan satu variabel tidak bebas (Y) dengan membentuk persaman regresi linier sederhana pada umur 12 MST y=0,0743x 3,9733 dan nilai koefisien determinasi pada pertumbuhan jumlah daun . tanaman bibit kelapa sawit R2=0,1434 atau 14%. Artinya pertumbuhan bibit kelapa e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X Jurnal Agrotech 13 . Desember 2023 Gambar 7 . Rata-rata luas daun . bibit kelapa sawit y = 0,361x 14,673 R2 = 0,1546 Gambar 6. Hubungan Dosis Pupuk LCPKS pada luas daun bibit Kelapa Sawit Data gambar 8 menunjukan hubungan anatara limbah cair pabrik kelapa sawit yang menggambarkan satu variabel bebas (X) dengan pertumbuhan luas daun . bibit kelapa sawit yang menggambarkan satu variabel tidak bebas (Y) dengan membentuk persaman regresi linier sederhana pada umur 12 MST y=0, 361x 14,673 dan nilai koefisien determinasi pada pertumbuhan luas daun . tanaman bibit kelapa sawit R2= 0,1546 atau 15%. Artinya pertumbuhan bibit kelapa sawit dipengaruhi oleh limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) hanya sebanyak A 15%. Gambar 9. Menunjukan pada perlakuan L4 . ,0 l/bibi. limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) menunjukan hasil dibandingkan perlakuan lainnya, sedangkan hasil terendah panjang akar terpanjang pada perlakuan L0 . limbah cair pabrik kelapa sawit. Data gambar 10 menunjukan hubungan anatara limbah cair pabrik kelapa sawit yang menggambarkan satu variabel bebas (X) dengan pertumbuhan panjang aakar terpanjang . bibit kelapa sawit yang menggambarkan satu variabel tidak bebas (Y) dengan membentuk persaman regresi linier sederhana pada umur 12 MST y=1,134x 22,647 dan nilai koefisien determinasi pada pertumbuhan panjang akar terpanjang bibit kelapa sawit R2= 0,65 atau A 65 Artinya pertumbuhan bibit kelapa sawit dipengaruhi oleh limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) hanya sebanyak A 65 %. Panjang Akar Terpanjang . Hasil sidik ragam menunjukan bahwa perlakuan limbah cair pabrik kelapa sawit tidak berpengaruh nyata terhadap panjang akar terpanjang . pada umur 12 MST. Rata-rata panjang akar terpanjang terlampirkan pada Gambar 9. e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X Jurnal Agrotech 13 . Desember 2023 Gambar 9. Rata-rata panjang akar terpanjang . bibit kelapa sawit y = 1,34x 22,647 R2 = 0,65 Gambar 10. Hubungan Dosis Pupuk LCPKS pada panjang akar bibit Kelapa Sawit terhadap jumlah daun dan luas daun bibit kelapa sawit disebabkan karena ketersediaan unsur hara N. K, dan Mg pada limbah cair pabrik kelapa sawit yang merangsang pertumbuhan daun pada bibit kelapa sawit. Hal ini sesuai dengan penyataan Swandi dan Chan . bahwa unsur hara N menyebabkan perkembangan permukaan luas daun yang lebih cepat, sedangkan P. Ca, dan Mg berperan dalam pertumbuhan luas daun. Hasil pengamatan panjang akar bibit kelapa sawit pada perlakuan L4 l/bibi. limbah cair pabrik kelapa sawit menunjukan hasil tertinggi pada 12 MST. Pemberian bahan organik limbah cair pabrik kelapa sawit mampu meningkatkan efektivitas pemupukan dan dapat meningkatkan tukar kation Unsur hara P . yang terkandung dalam limbah cair pabrik kelapa sawit diduga dapat mencukupi kebutuhan hara bagi tanaman. Peran unsur hara P . dapat membantu pertumbuhan akar. Hal ini sejalan dengan pernyataan Sutejo dan Kartaspotera . , unsur pertumbuhan jaringan tanaman pada ujung batang dan ujung akar. Menurut Brady . Pembahasan Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa perlakuan L3 . ,5 l/bibi. limbah cair pabrik kelapa sawit memberikan pertumbuhan rata-rata terbaik terhadap tinggi tanaman, diameter tanaman, jumlah daun, luas daun tanaman kelapa sawit pada pembibitan prenursery. Hal ini sejalan dengan penelitian I Gede Andri Wijaya dkk. , . menyatakan pemberian limbah cair pabrik kelapa sawit dengan dosis 1,5 l/bibit memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit. Damanik dkk. , . menyatakan bahwa kalium dan kalsium berperan mempercepat pertumbuhan jaringan meristem pada tanaman, sehingga pemberian limbah cair pabrik kelapa sawit mampu meningkatkan tinggi bibit dan diameter batang bibit kelapa sawit. Hasil pengamatan jumlah daun dan luas daun pada perlakuan L3 . ,5 l/bibi. menunjukan hasil tertinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya pada 12 MST. Pengaruh pemberian limbah cair pabrik kelapa sawit Jurnal Agrotech 13 . Desember 2023 perbaikan sifat kimia tanah terjadi berkat pemupukan bahan organik yaitu membesarn tukar kation tanah, meningkatkan kelarutan asam phospat dalam tanah, dan menyediakan unsur Hasil analisis pengaruh limbah cair pabrik kelapa sawit pada perlakuan L3 . ,5 l/bibi. pada pertumbuhan bibit kelapa sawit memberikan pengaruh yang sama pada parameter tinggi daun, diameter daun, jumlah daun, dan luas daun. Namun hasil analisis tidak menunjukan pengaruh nyata pada limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) terhadap bibit kelapa sawit. Hal ini diduga pada tahap pembibitan pre-nursery benih kelapa sawit lebih dominan menggunakan cadangan makanan yang terdapat pada Hal ini sejalan dengan pernyataan Williyatno . Saraswati . bahwa selama beberapa minggu awal perkembangan kecambah kelapa sawit bergantung suplai dari endosperm, kandungan berupa lemak . inyak int. yang habis sekitar 80% setelah 90 hari e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X Sawit. Sekretariat Direktorat Perkebunan. Jakarta. Jendral Erwandi. Nelvia. & Wawan. Pemberian abu boiler dan fosfat alam yang terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elais guineensis Jacq. ) di main nursery. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas pertanian Universitas Riau, 4. ,1-12. I Gede Andri Wijaya. Jonatan Ginting. Haryati . Respons Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elais guineensis Jacq. ) di Pre-Nursery Terhadap Pemberian Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit dan Pupuk NPKMg . :15:6:. Jurnal Online Agroteknologi. ISSN No. Nasution. Hanum. C & Lahay. Pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elais Jacq. perbandingan media tanam sludge dan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) di Pre-Nursery. Jurnal Online Agroteknologi, 2. Kesimpulan Pusat Penelitian Kelapa Sawit_. Pupuk Majemuk dan Pupuk Organik dari Limbah Kelapa Sawit. Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Medan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut : Dosis pupuk organik limbah cair pabrik kelapa sawit tidak memberikan pengaruh pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan awal . re-nurser. Dosis pupuk organik limbah cair pabrik kelapa sawit 1,5 l/bibit cenderung memberikan pertumbuhan bibit kelapa sawit terbaik parameter tinggi tanaman, diameter tanaman, jumlah daun, luas daun bibit pada kelapa sawit. Rahmi. Z dan Windi. Ekstrak Tunas Bambu (Rebun. Kompos Meningkatkan Pertumbuhan Kelapa Sawit (Elais guineensis jac. di Main Nursery. Agrium. April 2013 Volume 18 No 1. Saraswati. Produksi dan Pemasaran Benih Kelapa Sawit (Elais guineensis Jacq. ) di Pusat Penelitian Kelapa Sawit Marihat. Sumatera Utara. Keadaan (Sejarah Berdirinya Pusat Penelitian Kelapa Sawit Mariha. Sinulingga. Ginting, dan T. Sabrina. Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Cair dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery. Jurnal Agroteknologi, 3. : 12191225 Daftar Pustaka