BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Januari Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 LINGKUNGAN KERJA TERHADAP TURNOVER KARYAWAN DEPARTEMEN SEWING LINE 1-5 DI PT. ANUGERAH ABADI MAGELANG Lailatul Badriyah1. Nunuk Supraptini2. Muhammad Arif Rakhman3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNDARIS Manajemen Sumber Daya Manusia Email badriyahlailatul015@gmail. com, supraptininunuk66@gmail. com, arifundaris@gmail. ABSTRAK Turnover karyawan adalah proses pergantian karyawan pada sebuah perusahaan yang dapat berujung pada keputusan karyawan untuk berhenti dari tempatnya bekerja secara sukarela atau pindah dari suatu tempat kerja ke tempat yang lain. Tingginya tingkat keinginan berpindah diduga terjadi karena tidak tercapainya harapan-harapan karyawan terhadap keberlangsungan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Stres Kerja. Job Insecurity, dan Lingkungan Kerja tehadap Turnover Karyawan Departemen Sewing Line 1-5 di PT. Anugerah Abadi Magelang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, metode ini digunakan melalui survey yaitu metode pengumpulan data. Teknik pengumpulan sampel dengan menggunakan teknik sensus atau jenuh yaitu 120 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang di olah dengan aplikasi SPSS versi 25. Metode analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan: 1. uji instrumen terdiri dari uji validitas dan uji reliabilitas, 2. uji korelasi terdiri dari korelasi sederhana dan korelasi berganda, 3. uji regresi terdiri dari regresi sederhana dan regresi berganda, 4. uji determinasi, 5. uji t, 6. uji F. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel stress kerja, job insecurity, dan lingkungan kerja secara parsial dan secara simultan berpengaruh terhadap turnover karyawan. Kata Kunci : Stres Kerja. Job Insecurity. Lingkungan Kerja, dan Turnover Karyawan ABSTRACK Employee turnover is the process of employee replacement within a company, which can lead to an employee's decision to voluntarily leave their workplace or move from one workplace to another. A high turnover rate is often suspected to result from employeesAo unmet expectations regarding their job conditions. The purpose of this study is to determine the effect of Job Stress. Job Insecurity, and Work Environment on Employee Turnover in the Sewing Line 1-5 Department at PT. Anugerah Abadi Magelang. The research method used is quantitative, conducted through surveys as a data collection method. The sampling technique used is a census or saturation technique with 120 respondents. Data collection was conducted using questionnaires processed with SPSS version 25. The data analysis methods used in this study include: 1. Instrument testing, which consists of validity and reliability tests, 2. Correlation tests, including simple and multiple correlation, 3. Regression tests, comprising simple and multiple regression, 4. Determination test, t-test, 6. F-test. The results of the study concluded that job stress, job insecurity, and work environment variables have both partial and simultaneous effects on employee turnover. Keywords: Job Stress. Job Insecurity. Work Environment, and Employee Turnover BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 92 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Januari Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 PENDAHULUAN Latar Belakang Meningkatnya perkembangan dunia usaha yang selaras dengan peningkatan kondisi perekonomian di Indonesia menuntut adanya persaingan yang ketat didalamnya. Perusahaan sebagai sebuah organisasi bisnis dengan tujuan utama untuk mencari laba semaksimal mungkin harus siap untuk berkompetisi. Untuk itu perusahaan harus memiliki manajemen yang efektif, dan tentu saja karyawan sebagai aset utama perusahaan adalah faktor yang mendukung hal tersebut. Karyawan merupakan aset perusahaan karena merupakan investasi perusahaan yang berdampak besar terhadap efektifitas dan efisiensi sebuah perusahaan. Setiap perusahaan memiliki cara tersendiri dalam menjalankan aktivitas operasionalnya untuk memperoleh hasil yang maksimal dan mencapai tujuan yang ditargetkan, maka suatu perusahaan perlu memantau karyawannya. Salah satu masalah yang dialami oleh perusahaan yaitu turnover karyawan . roses pergantian karyawan pada sebuah perusahaan yang dapat berujung pada keputusan karyawan untuk berhenti dari tempatnya bekerja secara sukarela atau pindah dari suatu tempat kerja ke tempat yang lai. Peristiwa turnover dapat berdampak negatif pada perusahaan. Misalnya menyebabkan kerugian finansial, menurunnya angka produktivitas, menurunnya angka keuntungan perusahaan, memberikan dampak buruk bagi moral karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Stres Kerja. Job Insecurity, dan Lingkungan Kerja tehadap Turnover Karyawan Departemen Sewing Line 1-5 di PT. Anugerah Abadi Magelang. LANDASAN TEORI Kajian Pustaka Turnover Karyawan Menurut Deswarta et. ,al . Turnover Intention adalah hasrat yang timbul dari dalam diri seorang karyawan untuk meninggalkan perusahaan yang disebabkan oleh faktor lingkungan perusahaan, kompensasi dan sebagainya. Indikator turnover sebagai berikut: berfikir untuk keluar, mencari pekerjaan baru, karyawan membandingkan pekerjaannya. Stres Kerja Menurut Hasibuan . stres kerja yaitu suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berfikir dan kondisi seseorang, orang yang stres menjadi nervous dan merasa BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 93 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Januari Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 kekhawatiran kronis. Indikator stress kerja menurut Hasibuan . sebagai berikut : beban kerja, sikap pemimpin, waktu kerja, konflik, komunikasi, otoritas kerja. Job Insecurity Menurut Audina . Job Insecurity merupakan ketidakpastian yang menyertai suatu pekerjaan yang menyebabkan rasa takut atau tidak aman terhadap konsekuensi pekerjaan tersebut yang meliputi ketidakpastian penempatan atau ketidakpastian masalah gaji serta kesempatan mendapatkan promosi atau pelatihan. Indikator job insecurity sebagai berikut: arti pekerjaan itu bagi individu, tingkat ancaman yang dirasakan karyawan mengenai aspek-aspek pekerjaan, tingkat ancaman yang kemungkinan terjadi dan mempengaruhi keseluruhan kerja individu. Lingkungan Kerja Menurut Mahmudah Enny . mengatakan bahwa lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada di sekitar karyawan dan yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas yang diberikan. Indikator lingkungan kerja sebagai berikut: lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik. Hipotesis Stres Kerja HO1 : Tidak terdapat pengaruh secara parsial antara variabel Stres Kerja terhadap Turnover Karyawan departemen sewing line 1-5 di PT. Anugerah Abadi Magelang. Ha1 : Terdapat pengaruh secara parsial antara variabel Stres Kerja terhadap Turnover Karyawan departemen sewing line 1-5 di PT. Anugerah Abadi Magelang. Job Insecurity Ho2 : Tidak terdapat pengaruh secara parsial antara variabel Job Insecurity terhadap Turnover Karyawan departemen sewing line 1-5 di PT. Anugerah Abadi Magelang. Ha2 : Terdapat pengaruh secara parsial antara variabel Job Insecurity terhadap Turnover Karyawan departemen sewing line 1-5 di PT. Anugerah Abadi Magelang. Lingkungan Kerja Ho3 : Tidak terdapat pengaruh secara parsial antara variabel Lingkungan Kerja terhadap Turnover Karyawan departemen sewing line 1-5 di PT. Anugerah Abadi Magelang. Ha3 : Terdapat pengaruh secara parsial antara variabel Lingkungan Kerja terhadap Turnover Karyawan departemen sewing line 1-5 di PT. Anugerah Abadi Magelang. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 94 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Januari Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Turnover Karyawan Ho4 : Tidak terdapat pengaruh secara simultan antara variabel Stres Kerja. Job Insecurity, dan Lingkungan Kerja terhadap Turnover Karyawan departemen sewing line 1-5 di PT. Anugerah Abadi Magelang. Ha4 : Terdapat pengaruh secara simultan antara variabel Stres Kerja. Job Insecurity, dan Lingkungan Kerja terhadap Turnover Karyawan departemen sewing line 1-5 di PT. Anugerah Abadi Magelang. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, metode yang digunakan melalui survey, yaitu suatu metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner untuk mendapatkan tanggapan dari responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Lokasi Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi di PT. Anugerah Abadi Magelang yang berlokasi di Dusun Demesan RT 04/ RW 02. Kel Girirejo. Kec. Tempuran. Kabupaten Magelang. Jawa Tengah 56161. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan departemen sewing line 1-5 di PT. Anugerah Abadi Magelang yang berjumlah 120 karyawan. Pada penelitian ini ditetapkan sampel dari jumlah populasi serta pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Jadi sampel pada penelitian ini berjumlah 120 karyawan. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 95 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Januari Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Uji Korelasi Sederhana Correlations Stres Kerja Stres Kerja Job Lingkungan Turnover Insecurity Kerja Karyawan Pearson Correlation Sig. -taile. Pearson Correlation Sig. -taile. Job Insecurity Lingkungan Pearson Correlation Kerja Sig. -taile. Turnover Pearson Correlation Karyawan Sig. -taile. **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Sumber : Data Diolah Oleh Peneliti 2024 . Hasil uji korelasi sederhana dari variabel stress kerja (X. terhadap turnover karyawan (Y) dengan nilai korelasi 0,640 yang berarti kuat. Hasil uji korelasi sederhana dari variabel job insecurity (X. terhadap turnover karyawan (Y) dengan nilai korelasi 0,612 yang berarti kuat. Hasil uji korelasi sederhana dari variabel lingkungan kerja (X. terhadap turnover karyawan (Y) dengan nilai korelasi 0,621 yang berarti kuat. Hasil Uji Korelasi Berganda Model Summary Model Adjusted R Std. Error of the Square Estimate R Square Predictors: (Constan. Lingkungan Kerja. Job Insecurity. Stres Kerja Sumber : Data Diolah Oleh Peneliti 2024 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 96 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Januari Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Hasil uji korelasi berganda diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,731 yang artinya Hasil Uji Regresi Sederhana Stres Kerja Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. Stres Kerja Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Turnover Karyawan Sumber : Data Diolah Oleh Peneliti 2024 Persamaan regresi sederhana Y = 8,229 0,687 (X. dapat dilihat bahwa nilai koefisien regresi sederhana untuk variabel Stres Kerja (X. memiliki nilai sebesar 0,687 bernilai positif. Sehingga hal ini dapat diartikan bahwa ada pengaruh antara variabel stress kerja (X. terhadap variabel Turnover karyawan (Y). Job Insecurity Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Model (Constan. Job Insecurity Std. Error Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Turnover Karyawan Sumber : Data Diolah Oleh Peneliti 2024 Persamaan regresi sederhana Y = 11,763 0,553 (X. dapat dilihat bahwa nilai koefisien regresi sederhana untuk variabel job insecurity (X. memiliki nilai sebesar 0,553 bernilai positif. Sehingga hal ini dapat diartikan bahwa ada pengaruh antara variabel job insecurity (X. terhadap variabel Turnover karyawan (Y). BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 97 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Januari Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Lingkungan Kerja Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Model (Constan. Std. Error Lingkungan Kerja Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Turnover Karyawan Sumber : Data Diolah Oleh Peneliti 2024 Persamaan regresi sederhana Y = 12,604 0,527 (X. dapat dilihat bahwa nilai koefisien regresi sederhana untuk variabel lingkungan kerja (X. memiliki nilai sebesar 0,527 bernilai positif. Sehingga hal ini dapat diartikan bahwa ada pengaruh antara variabel lingkungan kerja (X. terhadap variabel Turnover karyawan (Y). Hasil Uji Regresi Berganda Coefficientsa Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error (Constan. Stres Kerja Job Insecurity Lingkungan Kerja Beta Sig. Dependent Variable: Turnover Karyawan Sumber : Data Diolah Oleh Peneliti 2024 Persamaan regresi linier berganda Y = 6,304 0,291 (X. 0,280 (X. 0,217 (X. dapat dilihat bahwa : Nilai konstan sebesar 5,147 dapat dijelaskan bahwa apabila variabel Stres Kerja (X . Job Insecurity (X. , dan Lingkungan Kerja (X. tidak mengalami perubahan atau bernilai 0 maka Turnover Karyawan (Y) bernilai konstan sebesar 5,147. Nilai koefisien regresi variabel Stres Kerja (X. sebesar 0,311 yang dapat diartikan bahwa apabila variabel Stres Kerja (X. mengalami peningkatan satu satuan, maka variabel Turnover Karyawan (Y) mengalami kenaikan sebesar 0,311. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 98 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Januari Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Nilai koefisien regresi variabel Job Insecurity (X. sebesar 0,222 yang dapat diartikan bahwa apabila variabel Job Insecurity (X. mengalami peningkatan satu satuan, maka variabel Turnover Karyawan (Y) mengalami kenaikan sebesar 0,222. Nilai koefisien regresi variabel Lingkungan Kerja (X . sebesar 0,272 yang dapat diartikan bahwa apabila variabel Lingkungan Kerja (X . mengalami peningkatan satu satuan, maka variabel Turnover Karyawan (Y) mengalami kenaikan sebesar 0,272. Koefisien determinasi (Ajusted R Squar. Model Summary Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. Lingkungan Kerja. Job Insecurity. Stres Kerja Sumber : Data Diolah Oleh Peneliti 2024 Nilai koefisien determinasi sebesar 0,523. Nilai tersebut menunjukkan bahwa variabel bebas . tress kerja, job insecurity, dan lingkungan kerj. dalam penelitian ini mampu menjelaskan variabel terikat yaitu turnover karyawan sebesar 52,3%. Sedangkan sisanya 47,7% dipengaruhi oleh variabel bebas lain diluar penelitian ini. Uji T (Parsia. Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error (Constan. Stres Kerja Job Insecurity Lingkungan Kerja Beta Sig. Dependent Variable: Turnover Karyawan Sumber : Data Diolah Oleh Peneliti 2024 . Hipotesis 1 diterima, memiliki nilai thitung > ttabel . ,188 > 1,. dan memiliki nilai signifikan < 0,05 . ,002 < 0,. yang berarti berpengaruh. Hipotesis 2 diterima, memiliki nilai thitung > ttabel . ,804 > 1,. dan memiliki nilai signifikan < 0,05 . ,006 < 0,. yang berarti berpengaruh. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 99 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Januari Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Hipotesis 3 diterima, memiliki nilai thitung > ttabel . ,986 > 1,. dan memiliki nilai signifikan < 0,05 . ,000 < 0,. yang berarti berpengaruh. Uji F (Simulta. ANOVAa Sum of Model Squares Mean Square Regression Residual Total Sig. Dependent Variable: Turnover Karyawan Predictors: (Constan. Lingkungan Kerja. Job Insecurity. Stres Kerja Sumber : Data Diolah Oleh Peneliti 2024 . Hipotesis 4 diterima, memiliki nilai Fhitung > Ftabel . ,473 > 2,. dan memiliki nilai signifikan < 0,05 . ,000 < 0,. yang berarti berpengaruh. KESIMPULAN Stres Kerja memiliki hubungan terhadap Turnover Karyawan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,640 termasuk dalam kategori AuKuatAy. Nilai koefisien regresi 0,687. Dengan nilai thitung sebesar 3,188 > ttabel 1,981 dengan taraf signifikansi 0,002 < 005. Yang berarti X1 pengaruh positif signifikan Y. Job insecurity memiliki hubungan terhadap Turnover Karyawan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,612 termasuk dalam kategori AuKuatAy. Nilai koefisien regresi 0,553. Dengan nilai thitung sebesar 2,804 > ttabel 1,981 dengan taraf signifikansi 0,006 < 005. Yang berarti X2 pengaruh positif signifikan Y. Lingkungan kerja memiliki hubungan terhadap Turnover Karyawan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,621 termasuk dalam kategori AuKuatAy. Nilai koefisien regresi 0,527. Dengan nilai thitung sebesar 3,986 > ttabel 1,981 dengan taraf signifikansi 0,000 < 005. Yang berarti X3 pengaruh positif signifikan Y. Stres kerja. Job Insecurity, dan Lingkungan Kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap turnover karyawan dengan nilai Fhitung sebesar 44,473 > Ftabel 2,68 dengan nilai signifikansi 0,000 < 005. Yang berarti secara simultan terdapat pengaruh potitif signifikan terhadap Turnover Karyawan. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 100 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Januari Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Hasil uji koefisien determinasi dari Adjusted R Square sebesar 0,523. Penelitian ini mampu menjelaskan variabel terikat yaitu Tunover karyawan sebesar 0,523 atau 52,3% dan sisanya sebesar 47,7% di pengaruhi oleh variabel lain diluar variabel penelitian ini. Saran Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diatas, selanjutnya dapat diusulkan saran sebagai berikut : Berdasarkan hasil dari penelitian mengenai variabel stres kerja yang berpengaruh terhadap turnover karyawan, sebaiknya perusahaan memberikan target sesuai dengan kemampuan karyawan dan kapasitas mesin yang ada di perusahaan tersebut. Berdasarkan hasil dari penelitian variabel job insecurity yang berpengaruh terhadap turnover karyawan, ketika perusahaan ingin memutuskan kontrak kerja karyawan sebaiknya perusahaan memperhatikan karyawan tersebut bermasalah atau tidak. Jika karyawan tersebut tidak bermasalah, sebaiknya kontrak kerja karyawan diperpanjang atau bisa dijadikan karyawan tetap. Berdasarkan hasil dari penelitian mengenai variabel lingkungan kerja yang berpengaruh terhadap turnover karyawan, sebaiknya perusahaan lebih memperhatikan lagi fasilitas kerja karyawan misalnya penerangan lampu atau sirkulasi udara di area kerja agar karyawan merasa nyaman dalam bekerja. Berdasarkan hasil dari penelitian, turnover karyawan dapat berkurang jika karyawan mengalami tingkat stres kerja yang rendah, karyawan tidak merasa terancam akan masa kerjanya, serta karyawan diberikan fasilitas kerja yang memadai. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 101 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Januari Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 DAFTAR PUSTAKA