JSI (Jurnal Sistem Informas. Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma p-ISSN: 2355-9675 e-ISSN: 2541-3228 Pengembangan sistem informasi integratif PPh21 berdasarkan PMK 66/2023 untuk pengelolaan insentif kendaraan menggunakan kombinasi metode Agile dan RAD Safri1,*. Achmad Ramadhany2. Marcelino Paul Edwil Longdong3 1,3Department of Electrical and Computer Engineering. Universitas Gunadarma. Indonesia 2Department of Information Systems. Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. Indonesia safrizr@gmail. com, aramadhany03@gmail. com, edwillongdong@gmail. Article Info Article history: Received May 2, 2025 Accepted June 10, 2025 Published July 1, 2025 Kata Kunci: Sistem Informasi Integratif PPh21 Insentif Kendaraan Agile Development Rapid Application Development (RAD) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan Pengembangkan Sistem Informasi Integratif untuk pengelolaan insentif kendaraan dan pemotongan PPh21 berdasarkan PMK 66/2023. Sistem dikembangkan dengan pendekatan Agile Development untuk fleksibilitas proses dan Rapid Application Development (RAD) guna percepatan pengolahan data. Penelitian dimulai dari identifikasi kebutuhan, desain Use Case dan ERD, hingga pengembangan sistem dalam empat sprint utama menggunakan Laravel. MySQL, dan Vue. Pengujian mencakup unit, integrasi, sistem, dan user acceptance testing (UAT), dengan validasi mencapai akurasi 99%. Sistem telah diimplementasikan secara real-time setelah migrasi ke server produksi. Tantangan yang dihadapi antara lain perubahan kebutuhan pengguna, keterbatasan dana dan waktu uji coba, serta gangguan teknis server. Rencana lanjutan mencakup integrasi sistem payroll, pengembangan aplikasi mobile, dan penerapan machine learning. Hasil penelitian menunjukkan sistem ini efektif, akurat, dan adaptif, mendukung efisiensi operasional dan kepatuhan perpajakan organisasi. Corresponding Author: Safri. Department of Accounting Information Systems. Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. Email: * safrizr@gmail. PENDAHULUAN Direktorat Jenderal Pajak pada tanggal 27 Juni 2023 menerbitkan Aturan Penetapan 66 Tahun 2023 bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan keadilan dalam perlakuan pajak penghasilan atas penggantian atau imbalan yang diterima terkait pekerjaan atau jasa . dihkemenkeugoid, 2. Peraturan ini diterbitkan dengan fokus pada pemenuhan kepastian hukum dalam aspek perpajakan. Dengan diterbitkan aturan tersebut membawa dampak yang cukup besar dalam dunia industri banyak perusahan atau organisasi. Selaras dengan era digitalisasi penerapan PMK 66/2023 dirasa penting untuk segera di terapkan dalam dunia industri, pengelolaan insentif kendaraan dan pemotongan PPh21 merupakan hal yang krusial bagi organisasi untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi dan efisiensi operasional (Safri. Ramadhany, & Longdong, 2. (Setiadi. Karunia. Juliati. Setyaningsih, & Suranta. PMK 66/2023 memperkenalkan aturan baru terkait pengelolaan insentif dan pemotongan pajak, yang memerlukan penyesuaian pada sistem informasi akuntansi yang ada (Purba & Rosid, 2. Namun, banyak perusahaan menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan sistem lama dengan ISSN: 2355-9675 (PRINT), 2541-3228 (ON LINE) kebijakan baru ini. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan pada sistem yang tidak mampu beradaptasi secara fleksibel dan data yang tidak terkelola dengan optimal. Berdasarkan masalah tersebut dirumuskan pemecahan masalah dengan melakukan pengembangan sistem informasi integratif PPh21 berdasarkan PMK 66/2023 untuk pengelolaan insentif kendaraan dengan metode Agile dan RAD (Awaludin, 2. Metode Agile Development merupakan Metode untuk mengembangkan sistem secara bertahap dengan pendekatan iteratif (Awaludin. Yasin, & Risyda, 2. Setiap iterasi akan dievaluasi untuk memastikan bahwa pengembangan sesuai dengan kebutuhan yang dinamis dari organisasi(Arba. Cia, & Ananda. Agile memungkinkan respons cepat terhadap perubahan regulasi atau kebutuhan bisnis (Buana. Atrinawati, & Putra, 2. Metode RAD digunakan untuk mempercepat pengembangan komponen inti sistem dan memungkinkan pengolahan data yang cepat serta akurat (Ikawati & Arinal, 2. Melalui RAD, modul pengelolaan insentif dan perhitungan PPh21 dapat dibangun dengan lebih efektif tanpa mengurangi kualitas dan akurasi data (Murdiani & Sobirin, 2. METODE Dalam penyusunan sistem informasi integratif PPh21 berdasarkan PMK 66/2023 untuk pengelolaan insentif kendaraan menggunakan kombinasi metode Agile dan RAD sebagai berikut Identifikasi Kebutuhan Dalam mengidentifikasi kebutuhab sistem data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen PMK 66/2023 untuk merumuskan kebutuhan fungsional dan non-fungsional sistem. Penyusunan Backlog Sprint: Pada proses ini. Fitur diklasifikasikan ke dalam sprint berdasarkan prioritas bisnis dan kompleksitas teknis (Kuhfuss & Runge, 2. Pembuatan Use Case Diagram Pada tahap ini akan menjabarkan struktur basis data yang mencerminkan aliran data dan keterkaitan antar entitas (Achmad Ramadhany & Peniarsih, 2. Desain Struktur Database Pada proses pembuatan database akan disusun dan menjabarkan proses penyimpanan data dan relasinya (Alifianda & Djutalov, 2. Mockup Antarmuka Pada tahan ini melakukan proses desain awal UI/UX menggunakan Figma, dikaji secara iteratif bersama pengguna (Mulyana. Defriani, & Muttaqin, 2. Pengembangan Prototipe Pada tahap pembuatan prototipe cepat dengan RAD untuk setiap fitur prioritas dan pengujian langsung oleh user. Review dan Validasi Pada Proses ini adakan dilakukan Raview dan Validasi melihat hasil sprint dan prototipe ditinjau bersama stakeholders untuk disempurnakan sebelum masuk sprint berikutnya. Berdasarkan tahapan metode ditas dapat dirangkum dalam tabel 1 perbandingan metode dan Tabel 2 State of Art Tabel 1 Perbandingan Metode Aspek RAD Agile Fokus Prototyping cepat Iterasi dan feedback Umpan Balik Kelebihan Cepat, user-driven Cepat dibangun Sprint-based, stakeholder-involved Fleksibel terhadap perubahan Kombinasi (RAD Agil. Prototipe iteratif dan tanggap Konsolidasi keduanya Adaptif dan efisien Tabel 2 State of Art Peneliti (Murdiani & Sobirin, 2. (Rizkiawan. Ramza. Alim, 2. Pembahasan Perbandingan metode RAD dan waterfall pada sistem informasi Hasil RAD memberikan kecepatan lebih tinggi dalam prototyping Sistem pencatatan aset dengan Agile pada BPTI UHAMKA Agile efektif dalam sistem fleksibel dan iteratif ISSN: 2355-9675 (PRINT), 2541-3228 (ON LINE) (Susilo. Kusuma. Rancang bangun sistem keuangan Fikri, & . , dengan metode RAD RAD mempercepat pengembangan fitur utama HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Indentifikasi Kebutuhan Sistem Dalam pengembangan sistem informasi integratif PPh21 berdasarkan PMK 66/2023 untuk pengelolaan insentif kendaraan terdapat kebutuhan fungsional dan kebutuhan non fungsional yang diperlukan dalam pengembangan sistem yang terlampir dalam tabel 3. 1 dabn 3. 2 dibawah ini Tabel 3. 3 Kutuhan Fungsional Kebutuhan Fungsional Input Data Insentif Hitung Otomatis PPh21 Cetak Laporan Pajak Dashboard Monitoring Hak Akses User Deskripsi Sistem harus mampu menerima input data insentif kendaraan Sistem harus menghitung otomatis potongan pajak berdasarkan insentif. Sistem harus dapat membuat laporan pajak bulanan dan Sistem harus menampilkan dashboard status pembayaran dan potongan pajak. Sistem harus membedakan hak akses pengguna . HRD, keuanga. Tabel 4 Kebutuhan Non Fungsional Kebutuhan Fungsional Keamanan Data Kemudahan Penggunaan Waktu Respon Cepat Backup Data Otomatis Kompatibilitas Browser Deskripsi Data insentif dan pajak harus dienkripsi. Sistem harus memiliki UI/UX yang sederhana dan intuitif. Aplikasi harus memproses input dalam < 2 detik. Sistem harus melakukan backup data mingguan. Sistem dapat diakses di Chrome. Firefox, dan Safari. Penyusunan Backlog Sprint Sprint Backlog dan timeline berisi daftar pekerjaan dalam metode Agile. Dalam metode Agile, proyek dibagi ke dalam beberapa Sprint: Sprint 1 (Minggu 1-. : Input Data Insentif Hak Akses User Sprint 2 (Minggu 4-. : Penghitungan Otomatis PPh21 Sprint 3 (Minggu 7-. : Dashboard Monitoring dan Laporan Pajak Sprint 4 (Minggu 10-. : Finalisasi dan Integrasi Sistem Tabel 5 Sprint Planning Sprint Fitur yang Dikembangkan Modul Input Insentif dan Hak Akses Modul Perhitungan Pajak Dashboard & Laporan Pajak Integrasi Final dan UAT Durasi 3 Minggu 3 Minggu 3 Minggu 3 Minggu Pembuatan Use Case Diagram Use Case Diagram menggambarkan hubungan antara aktor . dan fungsi-fungsi yang disediakan oleh sistem. Use Case Diagram sistem informasi integratif PPh21 berdasarkan PMK 66/2023 untuk pengelolaan insentif kendaraan terlampir dalam gambar 3. 1 dibawah ini. ISSN: 2355-9675 (PRINT), 2541-3228 (ON LINE) Gambar 3. 1 Use Case Sistem Desain Struktur Database Dalam penyusunan Database sistem informasi integratif PPh21 berdasarkan PMK 66/2023 untuk pengelolaan insentif kendaraan. Dalam sistem terdapat 5 tabel yang saling berelasi yang terlampir dalam 4 dibawah ini. Tabel 6 Database Sistem Nama Tabel data_pegawai data_penghasilan laporan_bulanan data_laporan_bulanan Deskripsi Utama Data pengguna sistem Data pegawai penerima insentif Data penghasilan Data laporan bulanan Data detail laporan bulanan Kunci Primer Relasi user_id pegawai_id laporan_bulanan_id Desain Antarmuka Pengguna Dalam desain antarmuka pengguna sistem Sistem Informasi Integratif PPh21 Berdasarkan PMK 66/2023 untuk Pengelolaan Insentif Kendaraan dibuat dengan prinsip User Fiendly Gambar 2 Modul Login ISSN: 2355-9675 (PRINT), 2541-3228 (ON LINE) Gambar 3 Input Data Pegawai Gambar 4 Data Penghasilan Pengembangan Prototipe Tahapan ini berfokus pada implementasi teknis berdasarkan hasil perancangan sebelumnya. Pengembangan dilakukan menggunakan metodologi Agile Development yaitu Jira dan Trello. Jira digunakan untuk manajemen backlog, user story, task assignment, dan sprint board sedangkan Trello digunakan untuk menyusun dan memantau task sprint secara visual dengan kanban. Sprint dibuat secara manual oleh Scrum Master atau Product Owner dalam tool Agile. Setiap sprint biasanya didefinisikan berdasarkan hasil prioritisasi backlog, kemudian ditetapkan durasi dan task-nya secara manual namun bisa diotomasi dalam penjadwalan dan reminder melalui fitur bawaan tools. sprint iteratif diestimasikan selama 2Ae3 minggu, serta penggunaan prinsip RAD dalam mengolah dan membangun komponen data secara cepat. 1 Tools dan Bahasa Program yang Digunakan Dalam penhembangan sistem Informasi Integratif PPh21 Berdasarkan PMK 66/2023 untuk Pengelolaan Insentif Kendaraan menggunakan beberapa tools bantu dan bahasa pemrograman yang digunakan seperti yang terlampit dalam tabel 3. 5 dibawah ini. Tabel 3. 7 Tools & Bahasa Pemrograman Komponen Backend Frontend Database API Testing Version Control Project Management Mockup UI Server Bahasa / Tools Keterangan PHP 8. 7 (Laravel Framewor. HTML5. CSS3. JavaScript. Bootstrap 5 MySQL Postman Untuk logika bisnis. API, autentikasi Git (GitHu. Untuk manajemen versi pengembangan Trello / Jira Untuk manajemen backlog dan sprint Agile Figma XAMPP (Loca. & Hostinger Untuk desain antarmuka (User Interfac. Untuk server development dan deployment awal Untuk membangun antarmuka interaktif Database relational untuk menyimpan data Untuk menguji API backend ISSN: 2355-9675 (PRINT), 2541-3228 (ON LINE) 2 Proses Sprint Agile Proses ini menjelaskan tahapan demi tahanpan yang dilakukan dari awal sampai akhir, seperti yang telampir dalam tabel 3. 6 dibawah ini Sprint Sprint 1 Sprint 2 Sprint 3 Sprint 4 Fitur Dikembangkan Modul Input Data Insentif dan Login User Tools Laravel. MySQL. Bootstrap Modul Hitung Otomatis PPh21 Laravel. MySQL Dashboard Monitoring dan Laporan Pajak Integrasi Sistem. Uji Coba & Penyempurnaan Bootstrap. Datatable. JQuaery Postman. XAMPP. MySQL Output Form input insentif, autentikasi user Algoritma hitung pajak Dashboard pajak interaktif, laporan PDF Sistem terintegrasi. UAT 3 Hasil Sprint Agile Sprint 1: Modul Login Form input data: Email/Username dan Password User login (Admin/HRD/Keuanga. berdasarkan role. Gambar 5 Sprint 1 Login Sistem Modul CRUD Data pegawai dan Data Penghasilan A A Input data pegawai dan data penghasilan Algoritma perhitungan sesuai tarif PMK 66/2023. ISSN: 2355-9675 (PRINT), 2541-3228 (ON LINE) Gambar 6 Sprint 2 Input Data Pegawai Gambar 7 Sprint 2 Data Penghasilan Dashboard Monitoring dan Laporan Pajak Monitoring data pegawai dan penghasilan Fitur download laporan PDF bulanan/tahunan. ISSN: 2355-9675 (PRINT), 2541-3228 (ON LINE) Gambar 8 Sprint 3 Monitoring Data Pegawai Gambar 9 Sprint 3 Laporan Pajak Validasi dan Implementasi Sistem Validasi data bertujuan memastikan bahwa data input, data proses, dan data output dari sistem benar-benar akurat, konsisten, dan sesuai dengan ketentuan PMK 66/2023. Implementasi bertujuan untuk menerapkan sistem ke lingkungan operasional dan memastikan bahwa pengguna dapat memanfaatkan sistem sesuai kebutuhan. 1 Proses Validasi Data Input Validation: Data yang dimasukkan seperti insentif kendaraan, identitas karyawan, dan periode dihitung apakah sudah sesuai format yang benar. Process Validation: Validasi logika perhitungan insentif ke PPh21. Dicocokkan dengan manual perhitungan excel sebagai acuan. Output Validation: Data laporan pajak bulanan dan tahunan dicek apakah nilai akhir sesuai, baik dalam tampilan sistem maupun file laporan PDF. ISSN: 2355-9675 (PRINT), 2541-3228 (ON LINE) 2 Metode dan Hasil Validasi Tabel 3. 8 Metode Validasi Sprint Fitur Dikembangkan Input Validasi Field format checking . PHP. JavaScript Proses Validasi Manual Cross-check Output Validasi Data reconciliation Excel. PHPUnit Export PDF. Database Query Modul Input Insentif Hitung PPh21 Laporan Pajak PDF Tools Total Data Uji 100 data 100 data 100 laporan Data Valid 100 data 99 data 100 laporan Output Validasi nomor polisi, nominal uang Cek akurasi perhitungan Cocokkan hasil laporan Akurasi 3 Implementasi Sistem Deploy Sistem ke Server: Migrasi database ke MySQL server online. Upload backend dan frontend ke server VPS (Ubunt. Setting Hak Akses: Role pengguna (Admin. HRD. Keuanga. Uji Coba Awal (Soft Launc. HRD dan Keuangan mencoba sistem sebelum grand launch. Training Pengguna: Sesi pelatihan menggunakan user manual dan video tutorial. Go Live: Sistem aktif penuh dan mulai digunakan untuk input real data. 4 Hasil Implementasi Sistem Berdasarkan hasil implementasi sistem diatas diperoleh hasil yang sangat bagus dan berjalan dengan baik yang terangkum dalam tabel Aktivitas Deploy Sistem Setup Database Hak Akses User Training & Sosialisasi Go Live Status Catatan Tanpa kendala Migrasi sukses Role-based access control jalan User memahami penggunaan dasar Sistem digunakan real-time KESIMPULAN Penelitian ini berhasil mengembangkan Sistem Informasi Integratif PPh21 yang dirancang untuk mengelola insentif kendaraan dan pemotongan PPh21 secara efektif dan sesuai dengan ketentuan PMK 66/2023. Dengan menerapkan kombinasi metode Agile Development dan Rapid Application Development (RAD), sistem dibangun melalui empat sprint yang sistematis, meliputi input insentif, perhitungan otomatis PPh21, dashboard monitoring, serta pembuatan dan pencetakan laporan pajak. Metodologi Agile memberikan fleksibilitas dan responsivitas terhadap perubahan kebutuhan pengguna, sementara RAD mempercepat proses pembangunan modul inti seperti logika perhitungan pajak dan pengelolaan data insentif. Sistem dirancang dengan bahasa pemrograman PHP Laravel untuk backend. MySQL untuk database, dan Bootstrap serta Vue. js untuk antarmuka pengguna. Penggunaan alat bantu seperti Trello dan Jira mendukung pengelolaan proyek yang efisien. Validasi sistem menunjukkan tingkat akurasi mencapai 99% berdasarkan uji input, proses, dan output dengan referensi data manual. Sistem juga berhasil diimplementasikan secara penuh dan digunakan dalam operasional aktual, termasuk proses migrasi server, pengaturan hak akses pengguna, serta pelatihan bagi user melalui manual dan tutorial. ISSN: 2355-9675 (PRINT), 2541-3228 (ON LINE) Dengan sistem ini, organisasi mampu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi potensi kesalahan perhitungan pajak, serta meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan yang baru. Rencana pengembangan jangka panjang mencakup integrasi sistem payroll, akses mobile, dan pemanfaatan machine learning untuk prediksi pajak, menunjukkan potensi keberlanjutan dan skalabilitas sistem. Oleh karena itu, sistem ini dinilai layak dan relevan sebagai solusi digital untuk menjawab tantangan regulasi dan efisiensi dalam dunia industri. DAFTAR PUSTAKA