Jurnal AGRIFOR Volume 25 No. 1 (Maret 2. Pp. https://doi. org/10. 31293/agrifor. https://doi. org/10. 31293/agrifor. ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 ANALISIS SEKTOR UNGGULAN DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN KEBUMEN Yusuf Enril Fathurrohman1*. Alfiah Nurfadilah2, dan Pujiati Utami 3 Agribisnis. Fakultas Pertanian dan Perikanan. Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Indonesia. Dosen Agribisnis Fakultas Pertanian Perikanan. Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Indonesia. E-Mail: yusuf. enril@gmail. com (*Corresponding autho. Submit: 29-08-2023 Revisi: 19-02-2024 Diterima: 27-11-2025 ABSTRAK Analisis Sektor Unggulan Dan Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Pertanian Di Kabupaten Kebumen. Pengembangan suatu wilayah berbasis sektor unggulan merupakan stategi pengembangan kapasitas dan kegiatan ekonomi melalui kegiatan mengolah sumber daya alam yang ada pada suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sektor pertanian di Kabupaten Kebumen, struktur perkembangan sektor pertanian, daya saing sektor pertanian, dan penyerapan tenaga kerja pada sektor pertanian. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini sebagai berikut : . sektor pertanian menjadi sektor unggulan di Kabupaten Kebumen selama tahun 2018-2022. sektor pertanian mengalami perubahan peranan dari sektor unggulan menjadi sektor bukan unggulan di masa yang akan datang. struktur perkembangan sektor pertanian selama tahun 2018-2022 berada di kuadran II artinya sektor maju tapi tertekan. sektor pertanian memperoleh nilai pergeseran bersih (Di. sebesar Rp. 164,18 yang artinya selama tahun 2018-2022 perekonomian sektor pertanian Kabupaten Kebumen menunjukkan nilai positif ( ) maka terjadi peningkatan kinerja ekonomi dan sektor pertanian tergolong ke dalam sektor yang memiliki daya saing yang . angka pengganda tenaga kerja sektor pertanian rata-rata diperoleh nilai 3,39 yang artinya bahwa selama tahun 2018-2022 setiap peningkatan kesempatan kerja di sektor pertanian sebanyak 1 orang dapat meningkatkan kesempatan kerja keseluruhan sebanyak 3 orang di wilayah Kabupaten Kebumen. Kata kunci : DLQ. LQ. Shift share. Sektor unggulan. Tipologi klassen. ABSTRACT An Analysis of Leading Sectors and Employment Absorption in the Agricultural Sector in Kebumen Regency. The development of a region based on leading sectors is a strategy of capacity development and economic activities through activities to cultivate natural resources in a region. This study aims to identify the potential of the agricultural sector in Kebumen Regency, the development structure of the agricultural sector, the competitiveness of the agricultural sector, and the employment absorption in the agricultural sector. The research method used in this study is quantitative descriptive. The findings of this study are as follows: . the agricultural sector has been a leading sector in Kebumen Regency during the years 2018-2022. the role of the agricultural sector will change from a leading sector to a non-leading sector in the future. the development structure of the agricultural sector during the years 2018-2022 falls in quadrant II, meaning it is a progressive but pressured sector, as the contribution value at the district level is greater than that at the provincial level, but the growth rate at the district level is lower than that at the provincial level. the agricultural sector achieved a net shift value (Di. of Rp. 126,164. 18, which indicates that during the period 2018-2022, the economy of the agricultural sector in Kebumen Regency showed a positive value ( ), indicating an improvement in economic performance and a high competitiveness of the agricultural sector. the employment multiplier for the agricultural sector obtained an average value of 3. 39, indicating that during the years 2018-2022, each increase in employment opportunities in the agricultural sector by 1 person could increase overall employment opportunities by 3 people in the Kebumen Regency. Keywords : DLQ. Klassen typology. Leading sectors. LQ. Shift share. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Analisis Sektor Unggulan A PENDAHULUAN Pengembangan berbasis sektor unggulan merupakan stategi pengembangan kapasitas dan kegiatan ekonomi melalui kegiatan mengolah sumber daya alam yang ada pada suatu wilayah. Kegiatan mengolah sumber daya alam berkaitan erat dengan sektor pertanian. Upaya pengembangan wilayah secara terpadu melalui pemetaan produk unggulan dapat meningkatkan daya saing ekonomi daerah dan mampu menjadi penggerak ekonomi bagi Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi penyangga pangan Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan juga merupakan sektor dominan bagi perekonomian Jawa Tengah dengan kontribusi sebesar 13,86% (BPS Provinsi Jawa Tengah, 2. Salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang kegiatan perekonomiannya masih didominasi oleh sektor pertanian adalah Kabupaten Kebumen. Sektor pertanian di Kabupaten Kebumen pada tahun 2022 menyerap tenaga kerja sebesar 192. 791 orang dan masih menduduki nomer pertama penyumbang kontribusi tertinggi di Kabupaten Kebumen selama tahun 20182022 yaitu dengan rata-rata kontribusi sebesar 20,66%. Di sisi lain. Kabupaten Kebumen menjadi wilayah termiskin di Provinsi Jawa Tengah karena memiliki angka presentase penduduk miskin yang besar yakni 16,41% pada tahun 2022 (BPS Kabupaten Kebumen, 2. Berdasarkan uraian di atas, sektor pertanian Kabupaten Kebumen memiliki potensi tinggi namun angka presentase penduduk miskin juga tinggi yaitu mencapai 16,41% pada tahun 2022. Dilihat dari kondisi tersebut, perlu adanya dimaksimalkan dan dimanfaatkan dengan baik sehingga diharapkan mampu menurunkan presentase penduduk miskin. Fathurrohman et al. Maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi ekonomi sektor unggulan pertanian dan penyerapan tenaga kerja pada sektor pertanian Kabupaten Kebumen sehingga mampu diarahkan lebih lanjut menjadi suatu kebijakan untuk mendukung dan Kabupaten Kebumen di masa mendatang. METODA PENELITIAN Tempat dan Waktu Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah. Pada bulan Februari - Juli 2023. Jenis dan Sumber Data Jenis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu berupa data Sugiyono menyatakan bahwa, data sekunder adalah sumber data yang tidak diperoleh secara langsung oleh pengumpul data, misalnya melalui orang lain atau sebuah dokumen. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa data PDRB ADHK 2010 dan laju pertumbuhan ekonomi menurut lapangan usaha Kabupaten Kebumen dan Provinsi Jawa Tengah, serta jumlah tenaga kerja seluruh sektor di Kabupaten Kebumen menggunakan data time series selama lima tahun terakhir yaitu 2018-2022 diperoleh dari BPS Kabupaten Kebumen dan BPS Provinsi Jawa Tengah. Metode Penelitian Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif, yakni suatu metode dengan tujuan untuk membuat gambaran yang objektif atau deksriptif tentang suatu keadaan dengan menggunakan angka, mulai dengan pengumpulan data. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Jurnal AGRIFOR Volume 25 No. 1 (Maret 2. Pp. https://doi. org/10. 31293/agrifor. https://doi. org/10. 31293/agrifor. interpretasi data serta penampilan dan hasilnya (Arikunto, 2. Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode dokumentasi adalah metode yang diterapkan untuk mendapatkan data dan informasi yang sumbernya berupa bentuk buku, arsip, dokumen, tulisan angka dan gambar dalam sebuah bentuk laporan serta data dan informasi yang dapat mendukung ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 penelitian (Sugiyono, 2. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kebumen dan Provinsi Jawa Tengah. Analisis Data Untuk mengetahui potensi sektor pertanian di Kabupaten Kebumen digunakan analisis Location Quantient (LQ). Rumus LQ (Riyadi dan Brathakusuma, 2. vi/vt yaycE = Vi/Vt . Keterangan : vi : PDRB sektor pertanian Kabupaten Kebumen vt : PDRB total wilayah Kabupaten Kebumen Vi : PDRB sektor pertanian tingkat Provinsi Jawa Tengah Vt : PDRB total wilayah tingkat Provinsi Jawa Tengah Kriteria: LQ>1 = Sektor pertanian dikategorikan sektor unggulan LQ<1 = Sektor pertanian dikategorikan sektor non unggulan Untuk mengetahui potensi sektor pertanian di masa yang akan datang di Kabupaten Kebumen digunakan analisis Dynamic Location Quotion (DLQ) menurut Suyatno . , rumus dari DLQ sebagai berikut : AE. yc yayaycE = [ . AE. ] . Keterangan : gij : Rata-rata laju pertumbuhan sektor pertanian Kabupaten Kebumen gj : Rata-rata laju pertumbuhan PDRB Kabupaten Kebumen Gi : Rata-rata laju pertumbuhan sektor pertanian Provinsi Jawa Tengah G : Rata-rata laju pertumbuhan PDRB seluruh sektor Provinsi Jawa Tengah : Jumlah tahun dianalisis Kriteria keputusan nilai DLQ adalah: Nilai DLQ > 1 artinya sektor pertanian masih dapat diharapkan untuk menjadi sektor basis pada masa yang akan datang. Nilai DLQ < 1 artinya sektor pertanian tidak dapat diharapkan untuk menjadi sektor basis pada masa yang akan datang. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Analisis Sektor Unggulan A Fathurrohman et al. Untuk perkembangan sektor pertanian di Kabupaten Kebumen digunakan pendekatan Tipologi Klassen dengan menentukan rata-rata pertumbuhan ekonomi sebagai sumbu vertikal dan rata-rata PDRB per kapita sebagai sumbu horizontal. Tabel 1. Klasifikasi Sektor PDRB Menurut Tipologi Klassen. Kuadran I . i > S dan ski > S. Sektor yang maju dan tumbuh dengan pesat . eveloped secto. Kuadran i . i > S dan ski < S. Sektor potensial atau masih dapat berkembang . eveloping secto. Kuadran II . i < S dan ski > S. Sektor maju tapi tertekan . tagnant secto. Kuadran IV . i < S dan ski < S. Sektor relatif tertinggal . nderdeveloped secto. Sumber: Sjafrizal, 2016 Keterangan : S : Nilai rata-rata pertumbuhan sektor i di Provinsi Jawa Tengah si : Nilai rata-rata pertumbuhan sektor i di Kabupaten Kebumen Sk : Nilai rata-rata kontribusi sektor i di Provinsi Jawa Tengah ski : Nilai rata-rata kontribusi sektor i di Kabupaten Kebumen Untuk mengetahui daya saing sektor pertanian di Kabupaten Kebumen digunakan analisis shift share. Bentuk persamaan dalam analisis shift share secara umum adalah sebagai berikut : Dij = Nij Mij Cij Keterangan : i = Sektor pertanian j = Wilayah Kabupaten Kebumen n = Variabel wilayah Provinsi Jawa Tengah Dij = Perubahan sektor pertanian di Kabupaten Kebumen Nij = Pertumbuhan ekonomi sektor pertanian di Kabupaten Kebumen Mij= Bauran Industri sektor pertanian di Kabupaten Kebumen Cij = Keunggulan kompetitif sektor pertanian di Kabupaten Kebumen Bila persamaan tersebut diterapkan kepada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yaitu sebagai Y, maka : Dij = Y*ij Ae Yij Nij = Yij. Mij = Yij . in Ae r. Cij = Yij . ij Ae ri. Keterangan : Yij = PDRB sektor pertanian di Kabupaten Kebumen Y* ij = PDRB sektor pertanian di Kabupaten Kebumen akhir tahun analisis rij = Laju pertumbuhan sektor pertanian di Kabupaten Kebumen rin = Laju pertumbuhan sektor pertanian di Provinsi Jawa Tengah rn = Rata-rata laju pertumbuhan PDRB di Provinsi Jawa Tengah This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Jurnal AGRIFOR Volume 25 No. 1 (Maret 2. Pp. https://doi. org/10. 31293/agrifor. https://doi. org/10. 31293/agrifor. ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 Dalam persamaan di atas rij, rin dan rn mewakili laju pertumbuhan wilayah provinsi yang mana masing-masing didefinisikan sebagai berikut: Rij = . eAOyeOyeUOeyeAyeOyeU) yeAyeOyeU . eAOyeOyeaOeyeAyeOye. yeAyeOyea . eAOyeaOeyeAye. yeAyea Keterangan : Yin = PDRB sektor pertanian di Provinsi Jawa Tengah Y * in = PDRB sektor pertanian di Provinsi akhir tahun analisis Yn = Total PDRB semua sektor di Provinsi Jawa Tengah Y*n = Total PDRB semua sektor di Provinsi Jawa Tengah akhir tahun analisis Untuk penyerapan tenaga kerja pada sektor pertanian di Kabupaten Kebumen menggunakan model analisis angka pengganda tenaga kerja dengan rumus (Budiharsono, 2. K = ycAyaA Keterangan: K : Angka pengganda tenaga kerja sektor pertanian N : Jumlah tenaga kerja seluruh sektor di Kabupaten Kebumen NB : Jumlah tenaga kerja sektor pertanian di Kabupaten Kebumen Selanjutnya angka pengganda tenaga kerja yang diperoleh dikalikan dengan perubahan tenaga kerja di sektor pertanian akan dihasilkan angka perubahan kesempatan kerja total dengan rumus : OIN = OINB x K Keterangan : OIN : Perubahan tenaga kerja total Kabupaten Kebumen OINB : Perubahan tenaga kerja sektor pertanian Kabupaten Kebumen HASIL PENELITIAN PEMBAHASAN DAN Potensi Sektor Pertanian di Kabupaten Kebumen Sektor pertanian dikategorikan sebagai sektor basis apabila sektor LQ>1 menunjukkan bahwa wilayah Kabupaten Kebumen dibandingkan wilayah Provinsi Jawa Tengah. Kedua, dikategorikan sebagai sektor non basis apabila sektor pertanian memiliki nilai LQ<1 menunjukkan bahwa wilayah Kabupaten Kebumen kurang Ketiga, dikategorikan sebagai sektor swasembada apabila sektor LQ=1 menunjukkan bahwa spesialisasi produksi nilainya sama baik pada tingkat Kabupaten maupun Provinsi. Adapun hasil dari analisis LQ untuk sektor This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Analisis Sektor Unggulan A Fathurrohman et al. pertanian dan sektor perekonomian lainnya di Kabupaten Kebumen tahun 2018 sampai 2022 dapat dilihat pada tabel berikut ini. Tabel 2. Nilai LQ Sektor Pertanian dan Sektor Perekonomian Lainnya di Kabupaten Kebumen Tahun 20182022. No. Sektor Ratarata Keterangan Pertanian. Kehutanan, dan Perikanan 1,68 1,64 1,59 1,64 1,57 1,62 Unggulan Pertambangan dan Penggalian 1,92 1,91 1,95 1,88 1,99 1,93 Unggulan Industri Pengolahan 0,57 0,58 0,60 0,60 0,62 0,60 Bukan Unggulan Pengadaan Listrik dan Gas 0,70 0,71 0,70 0,69 0,69 0,70 Bukan Unggulan Pengadaan Air. Pengelolaan Sampah. Limbah dan Daur Ulang 0,78 0,78 0,77 0,73 0,73 0,76 Bukan Unggulan Konstruksi 0,69 0,69 0,69 0,68 0,72 0,70 Bukan Unggulan Perdagangan Besar dan Eceran. Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 1,15 1,16 1,15 1,15 1,12 1,15 Unggulan Transportasi dan Pergudangan 1,36 1,35 1,53 1,52 1,38 1,43 Unggulan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 0,71 0,71 0,71 0,70 0,77 0,72 Bukan Unggulan Informasi dan Komunikasi 0,62 0,64 0,63 0,62 0,62 0,63 Bukan Unggulan Jasa Keuangan dan Asuransi 1,00 0,99 0,98 0,98 0,99 0,99 Bukan Unggulan Real Estate 0,76 0,76 0,76 0,75 0,76 0,76 Bukan Unggulan Jasa Perusahaan 0,92 0,91 0,90 0,89 0,87 0,90 Bukan Unggulan Administrasi Pemerintahan. Pertahanan dan Jaminan Sosial 1,24 1,24 1,23 1,25 1,24 1,24 Unggulan Jasa Pendidikan 2,28 2,29 2,26 2,25 2,24 2,26 Unggulan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 1,36 1,39 1,42 1,41 1,40 1,40 Unggulan Jasa lainnya 1,67 1,69 1,68 1,68 1,76 1,69 Unggulan Sumber : Data diolah. BPS Kabupaten Kebumen 2023 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Jurnal AGRIFOR Volume 25 No. 1 (Maret 2. Pp. https://doi. org/10. 31293/agrifor. https://doi. org/10. 31293/agrifor. Berdasarkan hasil perhitungan nilai LQ pada tabel 2, maka dapat diketahui bahwa hasil nilai rata-rata LQ sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan selama tahun 2018-2022 di Kabupaten Kebumen merupakan sektor unggulan, hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata LQ yang lebih dari satu yaitu sebesar 1,62. ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 unggulan pada saat ini belum tentu akan menjadi sektor unggulan di masa yang akan datang dan juga sebaliknya sektor ekonomi yang masuk ke dalam kategori sektor bukan unggulan pada saat ini mungkin akan berubah menjadi sektor unggulan di masa yang akan datang. Oleh karena itu, untuk mengatasi kelemahan yang dimiliki oleh metode analisis Location Quotient (LQ) maka terdapat metode analisis yang bersifat dinamis yaitu metode analisis Dynamic Location Quotient (DLQ). Adapun hasil dari analisis metode Dynamic Location Quotient (DLQ) terhadap sektor pertanian di Kabupaten Kebumen dapat dilihat pada tabel berikut ini. Potensi Sektor Pertanian Di Masa Yang Akan Datang di Kabupaten Kebumen Metode analisis Location Quotient (LQ) memiliki kelemahan karena hanya dapat digunakan dalam analisis yang bersifat statis. Sedangkan sektor ekonomi yang masuk ke dalam kategori sektor Tabel 3. Nilai DLQ dan Perubahan Peranan Sektor Perekonomian di Kabupaten Kebumen Tahun 2018-2022. No. Sektor DLQ Keterangan Pertanian. Kehutanan, dan Perikanan Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Pengadaan Listrik dan Gas Pengadaan Air. Pengelolaan Sampah. Limbah dan Daur Ulang Konstruksi Perdagangan Besar dan Eceran. Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Transportasi dan Pergudangan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Informasi dan Komunikasi Jasa Keuangan dan Asuransi Real Estate Jasa Perusahaan Administrasi Pemerintahan. Pertahanan dan Jaminan Sosial Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Jasa lainnya 1,62 1,93 0,60 0,70 0,12 11,06 8,20 0,96 unggulan Ie bukan unggulan tetap unggulan bukan unggulan Ie unggulan tetap bukan unggulan 0,76 0,19 tetap bukan unggulan 0,70 1,49 bukan unggulan Ie unggulan 1,15 0,51 unggulan Ie bukan unggulan 1,43 0,32 unggulan Ie bukan unggulan 0,72 2,50 bukan unggulan Ie unggulan 0,63 0,99 0,76 0,90 1,08 0,54 0,59 0,23 bukan unggulan Ie unggulan tetap bukan unggulan tetap bukan unggulan tetap bukan unggulan 1,24 0,87 unggulan Ie bukan unggulan 2,26 1,40 1,69 0,98 1,38 2,15 unggulan Ie bukan unggulan tetap unggulan tetap unggulan Sumber: Data diolah. BPS Kabupaten Kebumen 2023 Struktur Perkembangan Sektor Pertanian Kabupaten Kebumen Klasifikasi rata-rata pertumbuhan dan kontribusi sektor perekonomian di tingkat Provinsi Jawa Tengah rata-rata pertumbuhan dan kontribusi sektor perekonomian di Kabupaten Kebumen. Adapun hasil analisis tipologi klassen untuk sektor pertanian dan sektor perekonomian lainnya di Kabupaten This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Analisis Sektor Unggulan A Fathurrohman et al. Kebumen tahun 2018 sampai 2022 dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 4. Klasifikasi Sektor Perekonomian Kabupaten Kebumen menurut Tipologi Klassen Tahun 2018-2022. Kontribusi Pertumbuhan Pertumbuhan Kabupaten >Provinsi si > S Kontribusi Kabupaten > Provinsi ski > SK (Kuadran I) Sektor yang maju dan tumbuh dengan pesat Sektor Pertambangan dan Penggalian Sektor Administrasi Pemerintahan. Pertahanan dan Jaminan Sosial Sektor Jasa Pendidikan Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Sektor Jasa lainnya Pertumbuhan Kabupaten < Provinsi si < S (Kuadran II) Sektor maju tapi tertekan Sektor Pertanian. Kehutanan, dan Perikanan Sektor Perdagangan Besar dan Eceran. Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Sektor Transportasi dan Pergudangan Kontribusi Kabupaten < Provinsi ski < SK (Kuadran . Sektor potensial atau masih dapat Sektor Industri Pengolahan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas Sektor Konstruksi Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Sektor Informasi dan Komunikasi Sektor Real Estate (Kuadran IV) Sektor relatif tertinggal Sektor Pengadaan Air. Pengelolaan Sampah. Limbah dan Daur Ulang Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi Sektor Jasa Perusahaan Sumber: Data diolah. BPS Kabupaten Kebumen 2023 Berdasarkan tabel 4, dapat diketahui bahwa sektor pertanian berada pada kuadran II yang artinya sektor pertanian merupakan sektor maju tapi tertekan dimana nilai rata-rata Kabupaten Kebumen 20,66% lebih besar dibandingkan dengan tingkat Provinsi Jawa Tengah 12,72% akan tetapi laju pertumbuhan Kabupaten Kebumen 1,19% lebih rendah dibandingkan dengan laju pertumbuhan ditingkat Provinsi Jawa Tengah 2,01%. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang termasuk ke dalam sektor maju tetapi tertekan di Kabupaten Kebumen pada dasarnya telah memberikan kontribusi besar terhadap produksi perekonomian di Kabupaten Kebumen. Akan tetapi, sektor ini memiliki laju pertumbuhan yang rendah di tingkat kabupaten dibandingkan dengan tingkat provinsi. Usaha lain yang dapat dilakukan untuk sektor maju dan tumbuh tertekan ini yaitu dengan cara menaikkan angka laju pertumbuhan di tingkat kabupaten atau wilayahnya yang nantinya akan kontribusinya terhadap tingkat provinsi (Wicaksono, 2. Daya Saing Sektor Pertanian di Kabupaten Kebumen Analisis shift share digunakan untuk mengetahui sejauh mana tingkat spesialisasi antar sektor ekonomi dan Metode ini digunakan pertumbuhan sektor yang sama di wilayah analisis (Kabupaten Kebume. dan sektor yang sama di wilayah acuan (Provinsi Jawa Tenga. Analisis shift share menyediakan data mengenai kinerja perekonomian dalam 3 komponen yang saling berhubungan satu sama lain (Karismawan. dkk, 2. Komponen Provincial Share (Ni. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Jurnal AGRIFOR Volume 25 No. 1 (Maret 2. Pp. https://doi. org/10. 31293/agrifor. https://doi. org/10. 31293/agrifor. Perubahan dan pertumbuhan ekonomi wilayah dianalisis dengan pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah terhadap variabel regional sektor Kabupaten Kebumen. Komponen Proportional Shift(Mi. Pergeseran perubahan relatif kinerja suatu sektor pada Kabupaten Kebumen ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 dengan sektor yang sama pada Provinsi Jawa Tengah. Komponen Differential Shift (Ci. Komponen informasi dalam menentukan seberapa jauh daya saing suatu sektor pada tingkat Kabupaten Kebumen dengan sektor yang sama pada tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dampak nyata dari ketiga komponen tersebut dinyatakan dalam nilai regional share (Di. Hasil analisis Shift Share dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 5. Hasil Analisis Shift Share Kabupaten Kebumen Tahun 2018-2022. No. Sektor Pertanian. Kehutanan, dan Perikanan Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Pengadaan Listrik dan Gas Pengadaan Air. Pengelolaan Sampah. Limbah dan Daur Ulang Konstruksi Perdagangan Besar dan Eceran. Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Transportasi dan Pergudangan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Informasi dan Komunikasi Jasa Keuangan dan Asuransi Real Estate Jasa Perusahaan Administrasi Pemerintahan. Pertahanan dan Jaminan Sosial Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Jasa lainnya Total Provincial share (Ni. Proportional shift (Mi. Differential shift (Ci. Regional shift (Di. 571,25 502,19 904,88 164,18 522,71 439,38 665,94 209,62 419,46 927,95 594,91 966,29 235,88 908,00 986,21 829,77 188,85 265,10 -486,84 967,11 245,86 025,53 607,51 827,84 076,58 396,14 000,85 471,87 148,65 809,81 449,46 407,92 295,53 300,92 659,38 255,83 694,54 613,60 166,20 681,99 511,36 437,43 679,28 421,11 361,03 490,34 033,76 306,31 566,93 666,52 879,24 796,79 458,68 191,10 021,14 288,72 449,52 318,64 437,25 568,13 844,59 538,88 880,29 263,76 474,96 843,89 577,25 896,10 538,84 409,53 206,08 335,39 Sumber : Data diolah. BPS Kabupaten Kebumen 2023 Berdasarkan hasil analisis shift share pada tabel 5, dapat diketahui bahwa komponen pertumbuhan ekonomi (Ni. sektor pertanian menunjukkan nilai yang positif ( ) memberikan indikasi bahwa sektor Kabupaten Kebumen mengalami pertumbuhan lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan sektor Provinsi Jawa Tengah. Komponen pertumbuhan proporsional This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Analisis Sektor Unggulan A Fathurrohman et al. (Mi. pada sektor pertanian menunjukkan nilai yang negatif (-) memberikan indikasi bahwa secara keseluruhan pertumbuhan sektor pertanian di Kabupaten Kebumen lebih lambat dan termasuk sektor yang belum maju dibandingkan dengan sektor pertanian di Provinsi Jawa Tengah. Komponen keunggulan kompetitif (Ci. untuk sektor pertanian menunjukkan nilai negatif (-) memberikan indikasi bahwa sektor pertanian di Kabupaten Kebumen tidak memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan dengan sektor pertanian wilayah lain di Provinsi Jawa Tengah. Nilai pergeseran bersih (Di. sebesar Rp. 164,18 yang artinya selama kurun waktu tahun 2018-2022 perekonomian sektor pertanian Kabupaten Kebumen mengalami kenaikan kinerja sebesar Rp. 164,18. Hasil dari nilai (Di. yang menunjukkan nilai positif ( ) maka terjadi peningkatan kinerja ekonomi dari sektor pertanian dan sektor pertanian tergolong ke dalam sektor yang memiliki daya saing yang tinggi. Hal ini sesuai dengan penelitian Adyatama . yang menjelaskan bahwa apabila nilai (Di. menunjukkan nilai positif, maka terjadi peningkatan kinerja ekonomi dari sektor tersebut serta sektor ini tergolong ke dalam sektor yang memiliki daya saing yang tinggi. Penyerapan Tenaga Kerja Pada Sektor Pertanian di Kabupaten Kebumen Budiharsono . , menyatakan bahwa untuk menghitung besarnya peranan sektor pertanian dalam menyerap tenaga kerja, digunakan angka pengganda tenaga kerja. Adapun hasil perhitungan angka pengganda tenaga kerja sektor pertanian di Kabupaten Kebumen selama tahun 2018-2022 dapat dilihat pada tabel berikut ini. Tabel 6. Angka Pengganda Tenaga Kerja Sektor Pertanian di Kabupaten Kebumen Tahun 2018-2022. Tahun TK Sektor Pertanian . TK total . Presentase (%) Angka Pengganda TK Sektor Pertanian OITK Sektor Pertanian . 24,76 4,04 34,26 2,92 32,36 3,09 27,23 3,67 - 125. 31,13 3,21 OITK total . 3,39 Sumber : Data diolah. BPS Kabupaten Kebumen 2023 Berdasarkan hasil perhitungan angka pengganda pada tabel 6, dapat diketahui bahwa peranan sektor pertanian terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Kebumen diperoleh nilai rata-rata sebesar 3,39 yang artinya bahwa selama tahun kesempatan kerja di sektor pertanian sebanyak 1 orang dapat meningkatkan kesempatan kerja keseluruhan sebanyak 3 orang di wilayah Kabupaten Kebumen. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Jurnal AGRIFOR Volume 25 No. 1 (Maret 2. Pp. https://doi. org/10. 31293/agrifor. https://doi. org/10. 31293/agrifor. KESIMPULAN Kesimpulan dari hasil penelitian adalah sebagai berikut : analisis Location Qoutient (LQ) menunjukkan bahwa selama kurun waktu tahun 2018-2022 perikanan memperoleh nilai rata-rata LQ > 1 yaitu sebesar 1,62 yang artinya bahwa perikanan menjadi sektor unggulan di Kabupaten Kebumen. Hasil dari analisis Dynamic Location Qoutient (DLQ) menunjukkan bahwa sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan memperoleh nilai DLQ < 1 yaitu sebesar 0,12 yang artinya bahwa sektor pertanian tidak dapat diharapkan menjadi sektor unggulan pada masa mendatang dan mengalami perubahan peranan dari sektor unggulan menjadi sektor bukan unggulan. Shift Share menunjukkan bahwa perikanan memperoleh nilai pergeseran bersih (Di. sebesar Rp. 164,18 yang artinya selama kurun waktu tahun 20182022 perekonomian sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan Kabupaten Kebumen mengalami peningkatan kinerja ekonomi dan sektor pertanian tergolong ke dalam sektor yang memiliki daya saing yang tinggi. Struktur perkembangan sektor pertanian di Kabupaten Kebumen tahun 2018-2022 termasuk sektor yang berada di Kuadran II yang artinya sektor maju tapi tertekan karena nilai rata-rata kontribusi Kabupaten Kebumen 20,66% lebih besar dibandingkan dengan nilai rata-rata kontribusi di tingkat Provinsi Jawa Tengah 12,72% akan tetapi nilai rata-rata laju pertumbuhan Kabupaten Kebumen 1,19% lebih rendah dibandingkan dengan nilai rata-rata laju pertumbuhan di tingkat Provinsi Jawa Tengah 2,01%. Peranan sektor pertanian terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Kebumen, angka pengganda tenaga kerja ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 sektor pertanian rata-rata diperoleh nilai 3,39 yang artinya bahwa selama tahun kesempatan kerja di sektor pertanian sebanyak 1 orang dapat meningkatkan kesempatan kerja keseluruhan sebanyak 3 orang di wilayah Kabupaten. DAFTAR PUSTAKA