JDBIM (Journal of Digital Business and Innovation Managemen. Volume 2. Issue 2. Desember 2023, 111-126 ISSN (Onlin. : 2962-3898 DOI: 10. 1234/jdbim. https://ejournal. id/index. php/jdbim ANALISIS PENGGUNAAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP PRODUKTIVITAS AKADEMIK MAHASISWA Ella Rosediana Putri1*. Dwi Indah Lestiani2 . Nisya Kayla Putri Anindra3 . Aqeela istighfarin Yarbo4. Atika Naylatan Syirfa5. Renny Sari Dewi6 Universitas Negeri Surabaya Jalan Ketintang. Surabaya 60231. Indonesia ellarsdn@gmail. Abstract Millennial students, born between 1981-1996, are often considered a technologically advanced generation, but are also faced with several They tend to be too dependent on technology, lack initiative in completing tasks on their own, distracted by many distractions, and prone to health problems. In addition, social and environmental factors also influence their mindset and interaction. In the context of education, the practice of duty jockeying, and plagiarism is a serious issue. The research comes in response to developments in Artificial Intelligence (AI) technology, such as OpenAI's 3rd generation ChatGPT, which can be expected to address task jockey and plagiarism issues. The purpose of this study was to scientifically examine the potential of AI in combating this dishonest academic practice, as there have been no previous studies investigating the correlation between the use of AI in tackling student assignment jockeys and plagiarism. In education, duty jockeying, and plagiarism are serious problems that can undermine academic integrity. The utilization of Artificial Intelligence (AI) technology, such as ChatGPT from OpenAI, can be an interesting solution to deal with this problem. Therefore, this study aims to prove scientifically through research the enthusiasm of students in . doing coursework by utilizing AI without worrying about plagiarism and . can eradicate task jockeys. Keywords: millennial college students. duty jockey. Plagiarism. Artificial Intelligence (AI) technology. Ethical Impact To cite document: Putri. Ella Rosediana. Lestiani. Dwi Indah. Anindra. Nisya Kayla Putri. Yarbo. Aqeela Istighfarin. Syirfa. Atika Naylatan. Dewi. Renny Sari. Analisis Penggunaan Teknologi Artificial Intelligence Terhadap Produktivitas Akademik Mahasiswa. Journal of Digital Business and Innovation Management. Vol 2. No. 2, pp. Ella Rosediana Putri. Dwi Indah Lestiani . Nisya Kayla Putri Anindra. Aqeela istighfarin Yarbo. Atika Naylatan Syirfa. Renny Sari Dewi. Analisis Penggunaan Teknologi Artificial Intelligence terhadap Produktivitas Akademik Mahasiswa. Received: 29 November 2023. Accepted: 15 Desember 2023. Published: 31 Desember 2023 *Corresponding author: E-mail: ellarsdn@gmail. Abstrak Mahasiswa millennial, kelahiran antara tahun 1981-1996, seringkali dianggap sebagai generasi yang canggih dalam teknologi, namun juga dihadapkan pada beberapa tantangan. Mereka cenderung terlalu bergantung pada teknologi, kurangnya inisiatif dalam menyelesaikan tugas sendiri, teralihkan oleh banyak distraksi, dan rentan terhadap gangguan Selain itu, faktor sosial dan lingkungan juga memengaruhi pola pikir dan interaksi mereka. Dalam konteks pendidikan, praktik joki tugas dan plagiat menjadi isu serius. Penelitian ini muncul sebagai respons terhadap perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI), seperti ChatGPT generasi 3 dari OpenAI, yang dapat diharapkan untuk mengatasi masalah joki tugas dan plagiat. Tujuan penelitian ini adalah untuk secara ilmiah mengkaji potensi AI dalam memerangi praktik akademik tidak jujur ini, karena belum ada penelitian sebelumnya yang menyelidiki korelasi antara pemanfaatan AI dalam mengatasi joki tugas mahasiswa dan plagiat. Dalam dunia pendidikan, joki tugas dan plagiat merupakan masalah serius yang dapat merusak integritas akademik. Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI), seperti ChatGPT dari OpenAI, dapat menjadi solusi yang menarik untuk menangani masalah ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara ilmiah melalui riset semangat mahasiswa dalam . mengerjakan tugas kuliah dengan memanfaatkan AI tanpa mengkhawatirkan plagiarisme serta . dapat memberantas joki Kata kunci: mahasiswa millennial. joki tugas. teknologi Artificial Intelligence (AI). dampak etis PENDAHULUAN Pendidikan tinggi adalah salah satu pilar penting dalam pembangunan suatu negara, dan produktivitas akademik mahasiswa menjadi faktor krusial dalam mencapai tujuan ini. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi peningkatan yang signifikan dalam praktik joki tugas dan plagiasi di lingkungan akademik. Praktik ini merusak integritas pendidikan tinggi dan mengurangi kualitas lulusan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai alat untuk mengatasi masalah ini (Chen, 2. Kemajuan teknologi AI telah membawa perubahan revolusioner dalam berbagai aspek kehidupan, dan pendidikan tidak terkecuali. Penggunaan AI JDBIM (Journal of Digital Business and Innovation Managemen. Volume 2 Issue 2. Desember 2023 E-ISSN: 2962-3898 Page 111-126 dalam pendidikan telah menunjukkan potensi besar untuk membantu mengurangi praktik joki tugas dan plagiasi. Dengan memanfaatkan algoritma kecerdasan buatan, sistem dapat secara otomatis mendeteksi kemiripan antara pekerjaan mahasiswa dan sumber-sumber eksternal. Selain itu. AI juga dapat membantu mahasiswa dalam menganalisis dan memahami materi secara lebih baik, yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktivitas akademik mereka. Namun, meskipun potensi positif penggunaan AI dalam pendidikan, masih diperlukan penelitian yang lebih mendalam untuk memahami sejauh mana penggunaan teknologi ini dapat mengurangi praktik joki tugas dan plagiasi serta dampaknya terhadap produktivitas akademik mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan teknologi AI dalam mengatasi masalah ini. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang peran AI dalam meningkatkan integritas akademik dan produktivitas mahasiswa, kita dapat merancang strategi pendidikan yang lebih efektif untuk masa depan (Touretzky dkk, 2. Adanya kecerdasan buatan, atau AI, telah membawa dampak positif yang signifikan dalam berbagai konteks pendidikan. Salah satu aplikasi AI yang mencolok adalah penggunaan chatbots dalam kelas, yang telah terbukti meningkatkan tingkat partisipasi mahasiswa dan memberikan bantuan yang efektif dalam menjawab pertanyaan mahasiswa. Chatbots AI berpotensi besar sebagai alat pendidikan yang berharga dalam meningkatkan kualitas pengajaran dan membantu mahasiswa meraih keberhasilan dalam proses pembelajaran (Yu Chen et al. Selain itu. AI juga telah diterapkan dalam bidang kedokteran, di mana teknologi ini dapat digunakan untuk memantau dan memberikan umpan balik kepada mahasiswa dalam praktik medis. Penggunaan AI dalam evaluasi dan pelatihan keterampilan mahasiswa kedokteran melalui analisis video menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pendidikan medis (Nagaraj et al. Dalam konteks pendidikan inklusif bagi siswa minoritas, penggunaan teknologi AI dapat meningkatkan aksesibilitas pendidikan dan memberikan penyesuaian pembelajaran yang lebih baik. Meskipun demikian, tantangan aksesibilitas dan kesetaraan perlu diperhatikan (Salas-Pilco. Xiao. , & Oshima Penggunaan AI dalam mengidentifikasi bahaya konstruksi dan meningkatkan pemahaman tentang keselamatan di tempat kerja konstruksi merupakan aspek yang sangat penting. Hal ini menciptakan peluang untuk mengintegrasikan teknologi AI dalam kurikulum pendidikan dan pelatihan di Ella Rosediana Putri. Dwi Indah Lestiani . Nisya Kayla Putri Anindra. Aqeela istighfarin Yarbo. Atika Naylatan Syirfa. Renny Sari Dewi. Analisis Penggunaan Teknologi Artificial Intelligence terhadap Produktivitas Akademik Mahasiswa. industri konstruksi (Uddin. J dkk, 2. AI juga berpotensi dalam persiapan ujian di bidang fisiologi medis. Meskipun AI mampu memberikan jawaban yang memadai, namun perlu ditekankan perlunya pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan kemampuan AI dalam menangani pertanyaan yang lebih kompleks dalam mata pelajaran tersebut ( Subramani dkk, 2. Secara keseluruhan. AI telah membawa perubahan positif dalam pendidikan, namun juga menimbulkan pertimbangan etika yang perlu Oleh karena itu, pengembangan kebijakan dan pedoman yang bijak menjadi hal yang krusial. (Pesek dkk, 2. Kaitan antara Penggunaan ChatGPT dan produktivitas akademik mahasiswa sudah mulai banyak ditemui, mengingat kemudahan dalam menggunakan ChatGPT serta jawaban yang diberikan juga sangat Sebagai contoh, dalam mata kuliah yang memerlukan analisis data kompleks, mahasiswa dapat memanfaatkan ChatGPT untuk menghasilkan insight yang mendalam dengan cepat, memungkinkan mereka untuk lebih fokus pada pemahaman konsep dasar dan penerapan pengetahuan yang mereka miliki dalam pemecahan masalah nyata. Dengan demikian, penggunaan AI ChatGPT dapat meningkatkan produktivitas akademik mahasiswa dan membantu mereka meraih kesuksesan dalam studi mereka. Berdasarkan yang digunakan mencerminkan potensi besar kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan pendidikan dalam berbagai konteks. Penggunaan chatbots AI dalam kelas telah terbukti meningkatkan partisipasi mahasiswa dan memberikan bantuan yang efektif dalam menjawab pertanyaan mereka. Selain itu. AI telah digunakan dalam bidang kedokteran untuk memantau dan memberikan umpan balik kepada mahasiswa dalam praktik medis, dan dalam pendidikan inklusif bagi siswa minoritas. AI dapat meningkatkan aksesibilitas dan penyesuaian pembelajaran. AI juga berperan dalam identifikasi bahaya konstruksi dan pemahaman tentang keselamatan di tempat kerja konstruksi, serta dalam persiapan ujian di bidang fisiologi Meskipun AI memberikan manfaat yang signifikan, tantangan etika dan pengembangan kebijakan yang bijak harus diperhatikan secara serius. Dengan demikian, pengembangan AI dalam pendidikan memerlukan pendekatan holistik yang memadukan manfaat teknologi dengan pertimbangan etika yang cermat. Namun dari penelitian sebelumnya, masih belum ditemukan keterkaitan antara Penggunaan AI dalam mengurangi praktik joki tugas yang seringkali dilakukan oleh mahasiswa. Oleh karena JDBIM (Journal of Digital Business and Innovation Managemen. Volume 2 Issue 2. Desember 2023 E-ISSN: 2962-3898 Page 111-126 ityu, peneliti akan melakukan observasi lebih lanjut untuk membuktikan bahwa AI berpengaruh dalam mengurangi praktik joki tugas mahasiswa. METODE Dalam penelitian ini peneliti menggunaan metode . Membuat instrument survey dan melakukan observasi, . Menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa UNESA, . Menganalisis hasil jawaban responden, . Menganalisis hasil observasi, . Membuat kesimpulan dari hasil analisis survey dan observasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Hasil Survey Analisis Responden: Tabel 1. Analisis Responden Statistics Fakultas Jurusan Prodi Valid Missing Ella Rosediana Putri. Dwi Indah Lestiani . Nisya Kayla Putri Anindra. Aqeela istighfarin Yarbo. Atika Naylatan Syirfa. Renny Sari Dewi. Analisis Penggunaan Teknologi Artificial Intelligence terhadap Produktivitas Akademik Mahasiswa. Tabel 2. Frekuensi Fakultas Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Ekonomika dan B FBS FIP FISH Ilmu Pendidikan MIPA Teknik Vokasi Total Jurusan Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid DKV Hukum Ilmu Ekonomi Ilmu Hukum Manajemen Manajemen Infor Matematika Mesin Pend. Akuntansi Pend. Ekonomi PGSD PKK Psikologi Total JDBIM (Journal of Digital Business and Innovation Managemen. Volume 2 Issue 2. Desember 2023 E-ISSN: 2962-3898 Page 111-126 Prodi Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Bisnis Digital DKV Ekonomi Hukum Ilmu Hukum Manajemen Manajemen Infor Matematika Mesin Pend. Akuntansi Pend. Bisnis Pend. Tata Rias PGSD Psikologi Total Gambar 1. Diagram Frekuensi Ella Rosediana Putri. Dwi Indah Lestiani . Nisya Kayla Putri Anindra. Aqeela istighfarin Yarbo. Atika Naylatan Syirfa. Renny Sari Dewi. Analisis Penggunaan Teknologi Artificial Intelligence terhadap Produktivitas Akademik Mahasiswa. JDBIM (Journal of Digital Business and Innovation Managemen. Volume 2 Issue 2. Desember 2023 E-ISSN: 2962-3898 Page 111-126 Analisis Hasil Jawaban: Tabel 3. Hasil Jawaban Statistics Valid Missing Table output statistic diatas memberikan informasi tentang jumlah responden yang dianalisis berdasarkan 3 pertanyaan yakni ada 100 orang mahasiswa atau N = 100 karena seluruh mahasiswa di proses data analisis ini . alam arti tidak ada data yang dikeluarka. Tabel 4. Frekuensi Frequency Table Frequency Percent Valid Percent Cumulativ e Percent Valid STS Total Frequency Percent Valid Percent Cumulativ e Percent Valid STS Total Ella Rosediana Putri. Dwi Indah Lestiani . Nisya Kayla Putri Anindra. Aqeela istighfarin Yarbo. Atika Naylatan Syirfa. Renny Sari Dewi. Analisis Penggunaan Teknologi Artificial Intelligence terhadap Produktivitas Akademik Mahasiswa. Frequency Percent Valid Percent Cumulativ e Percent Valid STS Total Berdasarkan table output diatas diketahui, jumlah responden mahasiswa sebanyak 100 orang dengan penjelasan masingAy table Banyak reponden memilih Ausangat setujuAy dengan pernyataan pada table X1 dengan jumlah 60 responden. Dan nilai terkecil yakni 3 responden pada AuSangat tidak setujuAy. Banyak reponden memilih Ausangat setujuAy dengan pernyataan pada table X2 dengan jumlah 37 responden. Dan nilai terkecil yakni 4 responden pada AuSangat tidak setujuAy. Banyak reponden memilih AuNetralAy dengan pernyataan pada table X3 dengan jumlah 30 responden. Dan nilai terkecil yakni AuSangat setujuAy. Keterangan STS = AuSangat Tidak SetujuAy TS = AuTidak SetujuAy = AuNetralAy = AuSetujuAy SS = AuSangat SetujuAy JDBIM (Journal of Digital Business and Innovation Managemen. Volume 2 Issue 2. Desember 2023 E-ISSN: 2962-3898 Page 111-126 Gambar 1. Diagram Frekuensi Hasil Jawaban Ella Rosediana Putri. Dwi Indah Lestiani . Nisya Kayla Putri Anindra. Aqeela istighfarin Yarbo. Atika Naylatan Syirfa. Renny Sari Dewi. Analisis Penggunaan Teknologi Artificial Intelligence terhadap Produktivitas Akademik Mahasiswa. Analisis Hasil Observasi Tabel 12 Hasil Observasi Pengerjaan Tugas: Tugas Mata Kuliah Pengantar Manajemen Pemasaran Digital Manajemen Operasi Pengantar Teori Ekonomi Menggunakan ChatGPT 317 Menit 383 Menit 632 Menit 433 Menit Menggunakan Joki Tugas 1891 Menit 2672 Menit 3017 Menit 2973 Menit Pembahasan Hasil Observasi Tabel di atas menunjukkan lama waktu yang kami gunakan untuk menyelesaikan tugas di beberapa mata kuliah yang kami tempuh jika menggunakan ChatGPT dan menggunakan joki tugas. Berdasarkan hasil observasi yang telah kami lakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan ChatGPT menyelesaikan tugas-tugas dengan lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan jasa joki tugas. Persentase kecepatan pengerjaan tugas jika menggunakan ChatGPT dibandingkan joki tugas adalah sebagai berikut: JDBIM (Journal of Digital Business and Innovation Managemen. Volume 2 Issue 2. Desember 2023 E-ISSN: 2962-3898 Page 111-126 - Tugas mata kuliah pengantar manajemen : penggunaan ChatGPT 597% lebih cepat daripada joki tugas - Tugas mata kuliah pemasaran digital : penggunaan ChatGPT 698% lebih cepat daripada joki tugas - Tugas mata kuliah manajemen operasi : penggunaan ChatGPT 477% lebih cepat daripada joki tugas - Tugas mata kuliah pengantar teori ekonomi : penggunaan ChatGPT 687% lebih cepat daripada joki tugas Berdasarkan data tersebut, penggunaan ChatGPT dalam pengerjaan tugas mata kuliah lebih cepat 4-7 kali lipat dibandingkan dengan menggunakan jasa joki tugas. Kesimpulan yang dapat diambil adalah adanya teknologi AI seperti ChatGPT dapat mempercepat dan memudahkan mahasiswa dalam mengejar tenggat waktu tugas sehingga dapat meningkatkan produktivitas mahasiswa dalam proses pembelajaran. KESIMPULAN Penggunaan AI, seperti ChatGPT, telah terbukti meningkatkan produktivitas akademik mahasiswa dengan memberikan bantuan dalam menyelesaikan tugas, memberikan saran, dan menjawab pertanyaan Ini membantu mahasiswa menghemat waktu dan meningkatkan pemahaman mereka dalam pembelajaran. Selain itu, penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendidikan dalam berbagai konteks, termasuk kelas, bidang kedokteran, pendidikan inklusif, konstruksi, dan persiapan ujian. Berdasarkan hasil analisis pada tabel output statistik, dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden memilih "sangat setuju" pada pernyataan yang diberikan pada table X1 dan X2, sedangkan pada table X3 mayoritas responden memilih "netral". Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pandangan positif terhadap pernyataan yang diberikan pada table X1 dan X2, namun memiliki pandangan netral pada pernyataan yang diberikan pada table X3. Berdasarkan hasil observasi pengerjaan tugas menggunakan ChatGPT dan joki tugas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan ChatGPT secara signifikan memungkinkan mahasiswa untuk menyelesaikan tugas-tugas dengan lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan jasa joki tugas. Persentase kecepatan pengerjaan tugas jika menggunakan ChatGPT dibandingkan joki tugas adalah sebagai berikut: pengantar manajemen . %), pemasaran digital . %), manajemen operasi . %), dan pengantar teori ekonomi . %). Ella Rosediana Putri. Dwi Indah Lestiani . Nisya Kayla Putri Anindra. Aqeela istighfarin Yarbo. Atika Naylatan Syirfa. Renny Sari Dewi. Analisis Penggunaan Teknologi Artificial Intelligence terhadap Produktivitas Akademik Mahasiswa. Berdasarkan data tersebut, penggunaan ChatGPT dalam pengerjaan tugas mata kuliah lebih cepat 4-7 kali lipat dibandingkan denganmenggunakan jasa joki tugas. Kesimpulan yang dapat diambil adalah adanya teknologi AI seperti ChatGPT dapat mempercepat dan memudahkan mahasiswa dalam mengejar tenggat waktu tugas sehingga dapat meningkatkan produktivitas mahasiswa dalam proses pembelajaran. DAFTAR PUSTAKA