Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 2 Juni 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 PENGARUH PEMBERDAYAAN KARYAWAN DAN PEMBERIAN INSENTIF TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PT SARANA MITRATAMA SEJATI Rista Nurmalasari1. I Made Bagus Dwiarta2. Didik Subijantoro 3 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya1,2 Email : ristanurmalasari32@gmail. com1, m a d e b a g u s @ u n i p a s b y . a c . i d 2 , d. subijantoro@unipasby. ABSTRAK Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pemberdayaan karyawan dan pemberian insentif terhadap komitmen organisasi PT. Sarana Mitratama Sejati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif Populasi yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari seluruh karyawan PT. Sarana Mitratama Sejati. Teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan uji instrument, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t dan uji F dengan bantuan Software SPSS (Statistical Package for Social Scienc. Hasil dari nilai signifikan uji F menunjukkan bahwa variabel bebas yaitu variabel pemberdayaan karyawan dan variabel pemberian insentif secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel. Kata kunci: Pemberdayaan Karyawan. Pemberian Insentif, dan Komitmen Organisasi ABSTRACT Abstract this study aims to determine and analyze the effect of employee empowerment and the provision of incentives on the organizational commitment of PT. Sarana Mitratama Sejati. This study uses a descriptive quantitative approach. The population used in this study consisted of all employees of PT. Sarana Mitratama Sejati. The sampling technique used is purposive sampling. Data collection techniques using questionnaires and documentation are then analyzed using instrument tests, classical assumptions, multiple linear regression, t-test and Ftest with the help of SPSS Software (Statistical Package for Social Scienc. The results of the significant value of the F test indicate that the independent variables, namely the employee empowerment variable and the variable providing incentives simultaneously have a positive and significant effect on the variable. Keywords: Employee Empowerment. Giving Incentives, and Organizational Commitment PENDAHULUAN Dalam persaingan dunia bisnis sekarang. Satu di antara beberapa metode yang bisa dilaksanakan gunavmenjalankan atau memberikan peningkatan pada suatu manajemen perusahaan ialah tidak dapat lepas dari peranan SDM . Manajemen perusahaan hendaknya melibatkan SDM . sebagai sarana untuk merencanakan, mengatur, dan menjalankan suatu ide yang dapat dilakukan agar perusahaan bisa lebih maju dan berkembang. Keterlibatan sumber daya manusia dapat disebut dengan pemberdayaan karyawan. Dengan adanya pemberdayaan karyawan dapat membuat karyawan mempunyai rasa bangga dan kepemilikan terhadap tanggung jawab pekerjaan mereka. Tujuan dari diberdayakannya pekerja yakni guna menimbulkan sebuah kemampuan serta modalitas yang terdapat di dalam diri pekerja serta dapat mengelolah perusahaan dengan baik demi tujuan organisasi yang akan di capai bersama. manajamen perusahaan harus memberi kompensasi secara langsung berupa insentif terhadap karyawan yang memang mampu menyelesaikan pekerjaan nya dengan baik dan layak. Insentif diberikan kepada karyawan diluar yang berasal dari gaji ataupun upah yang diberikan oleh perusahaan pada tiap bulan. Insentif merupakan satu di antara beberapa imbalan yang diberi oleh perusahaan pada karayawan selaku wujud dari reward serta prestasi dari karyawan itu sendiri. Pada umumnya, insentif yang diberikan pada pekerja ialah berupa insentif financial dan non- finansial. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 2 Juni 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 Insentif financial merupakan sejumlah dana yang dilakukan pembayarannya pada pekerja, baik pada wujud langsung ataupun pada wujud pembayaran perbulan meliputi keseluruhan penghasilan tambahan untuk pekerja (Al-Nsour, 2. Insentif non-finansial ialah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 2 Juni 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 media ataupun sebuah metode yang dilaksanakan oleh suatu perusahaan untuk memberikan perhatian kepada kepuasan kerja karyawan menggunakan hiburan serta wujud-wujud reward yang lain (Petersen dan Luthans,2. Perusahaan memiliki harapan akan terdapatnya sebuah kekuatan dan semangat yang muncul pada karyawan guna memberikan dorongan kepada agar dapat melakukan pekerjaannya secara lebih baik dan produktif untuk tujuan yang hendak diraih oleh sebuah perusahaan. Dalam mencapai tujuan, komitmen organisasi juga sangat dibutuhkan oleh Komitmen organisasi maknanya lebih dari sekadar keanggotaan yang formal, sebab mencakup sikap menyukai organisasi dan kesediaan untuk mengusahakan tingkat upaya yang tinggi bagi kepentingan organisasi untuk mencapai tujuannya (Steers dan Porter,2. Agar dapat meningkatkan komitmen organisasi maka perusahan harus dapat memberi apakah yang diperlukan oleh karyawan termasuk melalui pemberdayaan pekerja yang baik. Pekerja yang juga merasakan kepuasan pada pekerjaan mereka dapat memiliki sebuah komitmen yang tinggi pada organisasi ataupun perusahaan serta kemauan resign dari sebuah organisasi ataupun perusahaan menjadi makin merendah. Selain pemberdayaan pekerja ada faktor lainnya yang mampu memberikan pengaruh pada komitmen organisasi yakni pemberian insentif kepada pekerja. Diberdayakannya pekerja memberikan sebuah pengaruh terdominan pada komitmen organisasi, di mana perusahaan memberikan motivasi pada karayawan guna memberikan manfaat akan seluruh sarana serta sumber daya yang sudah ada pada perusahaan (Nursyamsi, 2. PT Sarana Mitratama Sejati mengalami permasalahan kinerja karyawan. Diketahui bahwa kurang adanya pemberdayaan karyawan dari manajemen perusahaan. Hal ini diindikasi kan manajemen perusahaan belum memberi kepercayaan, wewenang, dan tanggung jawab kepada karyawan atas pekerjaan yang telah dijalankan saat Pada saat ini. Pekerja merasakan kekurangan untuk memperoleh kesempatan guna melakukan perkembangan ataupun dapat dilakukan pengembangannya di perusahaan mengenai kemajuan perusahaan. Maka berdasarkan hal tersebut, peneliti berminat guna melaksanakan penilitan tentang AuPengaruh PemberdayaanKaryawan dan Pemberian Insentif Terhadap Komitmen Organisasi PT Sarana Mitratama SejatiAy sebab ada indikasi rendah akan pemberdayaan pekerja dan pemberian insentif pada karyawan yang bisa diamati berdasarkan tingkat absensi karyawan serta akses data yang gampang guna didapatkan. Penelitian berikut tujuannya yakni guna tahu akan pengaruh pemberdayaan karyawan terhadap komitmen organisasi, pengaruh langsung insentif terhadap kinerja pada karyawan, serta pengaruh pemberdayaan karyawan serta pemberian insentif terhadap komitmen organisasi. METODE Penelitian berikut memakai penelitian kuantitatif di mana untuk menggali sebuah informasi berwujud angka yang berperan sebagai media guna menentukan suatu penjelasan tentang apakah informasi yang sudah Adapun data yang diperoleh dari survei lapangan dalam bentuk skor pemberdayaan karyawan, pemberian insentif dan komitmen organisasi pada wujud angka yang sifat nya kuantitatif. Adapun populasi pada penelitian berikut yakni keseluruhan karyawan PT. Sarana Mitratama Sejati cabang Surabaya dan Sidoarjo yakni sejumlah 80 karyawan terdiri dari karyawan bagian store dan office. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh karyawan penjaga store area Surabaya dan Sidoarjo serta karyawan bagian office dengan jumlah 80 karyawan dari populasi yang ada, yaitu terdiri dari penjaga store area Surabaya dan Sidoarjo masing- masing terdiri dari 30 karyawan, sedangkan bagian office terdiri dari 20 karyawan. Teknik pengumpulan data memanfaatkan kuisioner, kemudian analisis data yang dilakuan menggunakan uji instrument, uji asumsi klasik, analisis linier berganda, dan uji hipotensis dengan uji t dan uji F yang akan dianalisis melalui penggunaan aplikasi SPSS. HASIL Hasil Pengujiian Instrumen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 2 Juni 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 Uji Validitas Berdasarkan uji validitas hasil yang diperoleh dari 65 respon, dapat dijelaskan setiap variabel memiliki nilai signifikan (O 0,. , dengan demikian keseluruhan item . yang ada ialah vald. Uji Reliabiltas Variabel Pemberdayaan Karyawan Pemberian Insentif Komitmen Organisasi Tabel 1. Uji Reliabilitas CronbachAosAlpha Taraf Signifikansi 0,911 0,870 0,731 Keterangan Sumber : Hasil Output SPSS Berdasar dari tabel tersebut, dilihat bahwa nilai koefisien reliabilitas alpha Cronbach lebih dari 0,05 sesuai taraf signifikansi 5%. Yang menjadikan dapat dinyatakan bahwasanya seluruh variabelreliabel. Uji Asumsi KlasikUji Normalitas Tabel 2. Uji Normalitas Berdasar dari tabel tersebut bisa diamati bahwasanya hasil uji normalitas yakni nilai sig. 0,264 Ou 0,05, sehingga terdapat sebuah kesimpulan bahwasanya nilai residual dalam penelitian ini mempunyai distribusi yang normal. Uji Multikolonieritas Tabel 3. Uji Multikolinearitas Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 2 Juni 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 Sumber: Output SPSS Berdasar dari tabel diatas didapat nilai VIF bagi Variabel Pemberdayaan Karyawan dan Variabel Pemberian Insentif sebesar 1,003. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwasanya nilai VIF untuk seluruh variabel lebih kecil dari (VIF<. Bisa terdapat sebuah kesimpulan bahwasanya tak terdapat gejala multikolinearitas. Uji Autokorelasi Tabel 4. Uji Autokorelasi Sumber: Output SPSS Dilihat uji asumsi klasik untuk uji autokorelasi menunjukkan bahwa nilai dari DW yang didapatkan adalah 2,175 di mana nilai itu lebih banyak dari du 1,688 juga lebih sedikit dari 2,312 yang artinya tidak terdapat gejala autokorelasi. Uji Hetrokedastisitas Gambar 1. Uji Heterokedastisitas Brdasarkan Grafik tersebut. Titik tak menggambarkan suatu pola serta tak ada pada daerah 0, tersebar rata yang maknanya tak terdapat heterokedastisitas. Analisis Regresi Linear Berganda Tabel 5. Analisis Regresi Linear BergandaCoefficientsa Model Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Collinearity Statistics Sig. Tolerance VIF Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 2 Juni 2023 1 (Constan. 6,232 Total X1 ,491 Total X2 ,369 Dependent Variabe: Total Y 2,559 ,061 ,045 ISSN : 2746 Ae 8607 ,123 ,675 2,435 ,017 5,488 ,035 8,191 ,000 ,997 ,997 1,003 1,003 Sumber: Output SPSS Dengan hasil analisis di tabel didapatkan persamaan garis regresi yaitu : Y = 6,232 0,491X1 0,369X2 e Keterangan : Y = Komitmen Organisasi X1 = Pemberdayaan KaryawanX2 = Pemberian Insentif Berdasar dari hasil persamaan regresi linear berganda tersebut, kemudian bisa dilakukan analisa yakni: Nilai konstanta . pada model analisis regresi linear berikut sejumlah 6,232. Nilai itu memperlihatkan suatu hal bahwasanya, bila Variabel Pemberdayaan Karyawan (X. serta Pemberian Insentif (X. nilainya 0, menyebabkan nilai Variabel Komitmen Organisai (Y) mengalami kenaikan senilai 6,232 satuan. Nilai koefisien Variabel Pemberdayaan Karyawan (X. berjumlah 0,491. Nilai itu memperlihatkan suatu hal bahwasanya besar pengaruh pemberdayaan karyawan pada komitmen organisasi, koefisien regresi positif serta citra koperasi mempengaruhi Variabel Y Persoalan berikut bermakna nilai mengalami peningkatan sejumlah 0,491. Nilai koefisien Variabel Pemberian Insentif (X. sebesar 0,369. Nilai itu memperlihatkan suatu hal bahwasanya ada pengaruh pada Variabel Y, koefisien regresi berganda positif serta kualitas layanan mempengaruhi. Persoalan berikut bermakna nilai mengalami peningkatan sejumla0,369. Interpretasi Koefisien Korelasi Tabel 6. Interpresi Koefisien KorelasiModel Summaryb Std. AdjustedR Error of Square Estimate Square Model ,479 ,465 2,42773 Predictors: (Constan. Total X3. Total X2. Total X1 Dependent Variable: Total Y DurbinWatson 2,175 Sumber: Output SPSS Berdasar dari tabel tersebut bagi nilai regresi liniear berganda yakni Nilai adjustedRSquare 0,479 yang maknanya ada 5,6 % variabel yang memberikan pengaruh kepada variabel Y yang tengah diteliti, serta ada 94,4 % varable bebass lainnya yang memberikan pengaruh kepada Variabel Y. Hasil Pada Pengujian Hipotesis Ujit Tabel 7. Uji-t Coefficientsa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 2 Juni 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Std. Model Beta Error 1 (Constan. 6,232 2,559 2,435 Total X1 ,491 ,061 ,123 5,488 Total X2 ,369 ,045 ,675 8,191 Dependent Variable: Total Y Sumber: Output SPSS Collinearity Statistics Sig. ,017 ,035 ,000 Tolerance VIF ,997 ,997 1,003 1,003 Didapat ttabl dalam 80 responden sejumlah 6,232 Berdasar dari tabel di atas hasil output dalam tabel tersebut bisa diketahui bahwasanya untuk Variabel Pemberdayaan Karyawan (X. berpengaruhpositif serta signifikan pada Komitmen Organisasi (Y), melalui diperlihatkan berdasarkan besar nilai t hitung = 5,488 < ttable = 1,968 bertingkat signifikansi 0,035 > 0,05 maknanya Variabel Pemberdayaan Karyawan (X. memberikan dukungan kepada Variabel Komitmen Organisasi (Y), serta hasil uji mengemukakan bahwasanya Ho ditolak serta H1 diterima. Pada Variabel Pemberian Insentif (X. mempengaruhi secara positif serta signifikan pada Komitmen Organisasi (Y), melalui ditunjukkannya berdasarkan besar nilai thtung = 8,191 > ttabe = 1,968 bertingkat sig 0,000 < 0,05 yang maknanya Variabel Pemberian Insentig (X. memberikan dukungan kepada Komitmen Organisasi (Y), serta hasil uji mengemukakan bahwasanya Ho ditolak serta H1 diterima. Dimana dapat disimpulkan bahwa Variabel Pemberdayaan Karyawan dan Variabel Pemberian Insentif berpengaruh positif disertai signifikan pada Variabel Komitmen Organisasi. Pengujian Hipotesis Uji-F Tabel 8. Uji-F ANOVAa Model 1 Regression Sum of Squares 417,160 Mean Square 208,580 35,389 Sig. Residual 453,827 5,894 Total 870,988 Dependent Variable: Total Y Predictors: (Constan. Total X3. Total X2. Total X1 Sumber: Output SPSS Berdasar dari tabel tersebut hasil uji F didapatkan nilai Fhtung senilai 35,389 sementara itu Ftabl sejumlah 3,04 yang menjadikan nilai Fhitung > Ftabel serta nilai . Nilai sig. uji F berjumlah 0,000 yang menjadikan nilai sig. < 0,05. Sebab Fhitung >Ftabel serta nilai signifikansi < 0,05 maknanya H0 ditolak serta H1 diterima. Persoalan tersebut memperlihatkan bahwasanya variabel bebas yakni Variabel Pemberdayaan Karyawan (X. serta Variabel Pemberian Insentif (X. dengan simultan mempengaruhi positifsertasignifikan Komitmen Organisasi (Y). SIMPULAN Berdasar dari hasil penelitian yang dilaksanakan bisa diberikan sebuah kesimpulan bahwasanya Hasil analisa dengan parsial membuktikan bahwasanya Variabel Pemberdayaan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 2 Juni 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 Karyawan mempengaruhi secara positif yang maknanya variabel itu sendiri signifikan pada Variabel Komitmen Organisasi. Hasil analisa dengan parsial membuktikan bahwasanya variabel Pemberian Insentif mempengaruhi secara positif yang maknanya variabel itu sendiri terikat serta signifikan pada Variabel Komitmen Organisasi. Hasil analisa dengan simultan membuktikan bahwasanya Varabel Pemberdayaan Karyawan serta Variabel Pemberian Insentif secara simultan mempengaruhi secara positif serta signifikan Variabel Komitmen Organisasi. IMPLIKASI Perkembangan ekonomi saat ini menyebabkan persaingan bisnis semakin ketat, sehingga diperlukan banyak upaya-upaya guna meraih tujuan yang disesuaikan bersama kehendak dari sebuah organisasi ataupun Hal yang hendaknya diberikan perhatian secara lebih oleh organisasi ataupun perusahaan untuk meraih tujuan dari organisasi ataupun perusahaan itu sendiri ialah dengan memperhatikan pemberdayaan karyawan dan pemberian insentif dengan komitmen organisasi perusaahan tersebut. Upaya tersebut harus ditingkatkan agar tujuan perusahaan akan tercapai dengan baik. KETERBATASAN PENELITIAN Di masa pandemic covid ini, peneliti mengalami keterbatasan waktu untuk memberikan kuisioner kepada karyawan PT. Sarana Mitratama Sejati cabang Surabaya dan Sidoarjo bagian store dan office. Sehingga mengalami kemunduran dalam menganalisis data, dimana waktu yang sudah ditentukan sebelumnya tidak sesuai dikarenakan data yang terkumpul dengan lama sehingga waktu menganalisis data juga mundur. DAFTAR PUSTAKA