PGASING DENGAN METODE FISIKA MISTERI UNTUK PEMAHAMAN KONSEP TORSI SISWA KELAS XI DI SMAN 1 BALIKPAPAN Handoyo Saputro1. Puji Hariati Winingsih2 Prodi Pendidikan Fisika. Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Email: hansputra13@yahoo. Abstract This article aims to understand the simple physics concept of torque in FISMIS (Physics Mysterie. The method can inspire the innovative learning physics and one of the alternatives in answering the concept of physics, especially in torque material. The experiments of torque were conducted by using the media such pens and ring necklaces which were given treatments such encouragement, pressure, and deviation. From the pre-test result of 10 items and ten items about the concept of counting were known to have 20% of the 200 SMAN 1 Balikpapan students in class XI were able to understand the answer about the concept of torque and 80% of students were able to answer counting problems correctly. However, after being given PGasing with FISMIS method problem solving of torque, the post-test result there were 95% of students who can understand the concepts and solve it correctly. As for the concept of counting with I2T shows pupils more rigorous in calculating quickly without leaving the concept. Keywords: pgasing, fismis, innovative, amazing Abstrak Artikel ini bertujuan untuk memahami konsep fisika tentang torsi secara sederhana dengan metode FISMIS (Fisika Mister. Metode tersebut bisa menjadi inspirasi pembelajaran fisika yang inovatif dan salah satu alternatif dalam menjawab konsep fisika khususnya pada materi torsi. Eksperimen tentang torsi dilakukan menggunakan media bolpoint dan kalung ring dengan diberi perlakuan berupa dorongan, tekanan serta simpangan. Dari hasil pre test 10 butir soal konsep dan 10 soal menghitung diketahui ada 20 % dari 200 siswa kelas XI di SMAN 1 Balikpapan yang mampu memahami dalam menjawab soal konsep torsi dan80 % siswa mampu menjawab soal menghitung dengan benar. Tetapi setelah diberi PGasing dengan metode FISMIS problem solving tentang torsi, hasil post tes 95 % siswa mampu memahami konsep dan mampu menjawab secara Sedangkan untuk konsep menghitung dengan I2T menunjukan siswa semakin teliti dalam menghitung secara cepat tanpa meninggalkan konsep. Kata Kunci: pgasing, fismis, inovatif, amazing Jurnal Penelitian LPPM IKIP PGRI Madiun. Volume 5. Nomor 1. Januari 2017: 83-88 PENDAHULUAN Hasil surve di kota Malang. Surabaya. Palangkaraya dan Singaraja mengungkapkan bahwa para guru SD. SMP, dan SMA tampak belum memberdayakan pengetahuan awal sebagai langkah awal dalam merancang pemA belajaran (Ardhana et al. , 2003. Ardhana et , 2. Alasan para guru adalah, sangat sulit mengeksplorasi pengetahuan awal siswa. Para guru cenderung merancang dan mengimA pleAm entasikan pembelajaran dengan pola mengajarsecara linear. Dengan Pgasing metode fismis Handoyo S, . yang terdiri dari . Eksperimen sains fisika, . Fisitaru (Fisika Tanpa Rumu. yaitu metode super cepat dalam menjawab soal dengan logika dengan tidak meninggalkan konsep dan . rumus praktis I2T diambil dari slogan Tamansiswa Ing Ngarso Sung Tulodho Ing Madyo Mangun Karso Tut wuri Handayani (I2T), yang maknanya inspiratif, teliti dalam berinovasi dalam menyelesaikan soal-soal fisika dengan tidak meninggalkan konsep. Pada artikel ini mengambil judul AuPgasing (Pembelajaran Gampang Asyik Dan MenyeA nangka. Dengan Metode Fisika Misteri Untuk Pemahaman Konsep Torsi Kelas XI Di SMAN 1 Balikpapan. Au, yang bertujuan agar siswa mampu memahami dan mampu meniginspirasi pembelajaran fisika yang inovatif tentang konsep torsi yang sederhana yaitu dengan FISMIS(Fisika Mister. Dan diharapkan juga siswa-siswi di SMAN 1 Balikpapan tidak secara teoritik memahami konsep torsi saja, tetapi mampu mengeksplorasi konsep fisika secara utuh, sehingga menjadi pgasing. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode eksperimen. Sebelumnya akan diberikan pre tes kepada 200 siswa. Setelah itu diberikan Pgasingdengan dengan eksperimen menggunakan metodeFisika Misteri yaitu . Eksperimentorsi diantara konsep bolpoint dan kalung ring. Rumus I2T merupakan rumus praktis denganslogan Tamansisa Siswayang bermakna teliti, jujur dengan tidak meninggalkan konsep fisika secara utuh. HASIL DAN PEMBAHASAN Problem solving torsi sudah tidak menjadi momok dalam dunia fisika dengan Pgasing mengAgunakan metode fismis pada 200 siswa di SMAN 1 Balikpapan mampu menjawab perA soalan torsidengan cara kreatif dan inovatif. Berikut akan dipaparkan metode pembelajaran Fisika Misteri dengan 3 ekperimen sederhana dan pemahaman soalbaik untuk konsep torsimaupun perhitunganyang diuji pada acara Bedah Tuntas Fisika Praktis di SMAN 1 Balikpapan kelas 11 pada tanggal 16 April Eksperimen A Eksperimen 1 Konsep gaya dan usaha pada bolpoint Gambar 1. Konsep gaya dan usaha pada bolpoint Pada gambar 1, terlihat tutup bolpoint bisa naik ke atas hal ini disebabkan adanya dorongan Saputro. Winingsih. PGASING dengan Metode Fisika Misteri . pada tutup bolpoint, dari sini siswa mampu menjawab sendiri yaitu karena dorongan, diberi gaya (F), tekanan (P), dan menimbulkan energi sehingga tanpa membaca kajian teori siswa dapat mengetahui apa yang dimaksud gaya, tekanan dan usaha. Eksperimen 2 Konsep torsi pada bolpoint . Gambar 3. Konsep torsi pada ring kalung Sebelum diberi simpangan Setelah diberi simpangan Gambar 2. Konsep torsi pada bolpoint Pada gambar 2, dapat dijelaskan bagaimana sebuah bolpoint diberi tekanan ditengah atau diujung menimbulkan isi bolpoint tidak jatuh, hal ini dikarenakan adanya tekanan yang menimbulkan torsi yang menyebabkan luas permukaan dalam bolpoint menjadi sempit, sehingga laju isi bolpoint terhambat. Dan konsep torsi pada eksperimen ini mampu dijawab oleh siswa. Ini bukan sulap, siapa saja bisa melakuA Dengan percaya diri penerapan konsep torsi menggunakan ring yang diberi simpangan meyebabkan ring jatuh dan tersangkut pada Setelah melakukan ketiga eksperimen terA sebut dilakukan post tes dan hasilnya95 % dari 200 siswa mampu menjawab soal perhiAtungan dan soal pemahaman konsep. Pembahasan soal perhitungan dengan metode I2Tditunjukan sebagai berikut: Soal Perhitungan . Sebuah tangga seberat 100 N disandarkan pada dinding seperti gambar 4, jika dinding licin, lantai diujung lain tangga kasar dan tangga tepat akan tergelincir, tentukan koefisien gesekan antara lantai dan tangga Eksperimen 3 Konsep torsi pada ring-kalung Gambar 3 Terlihat, percobaan menjatuhkan ring pada kalung konsep torsi (Fx. seperti pada gambar sehingga menimbulkan simpangan dan amazing ring tersangkut pada kalung. Gambar 4. Tangga disandarkan Jurnal Penelitian LPPM IKIP PGRI Madiun. Volume 5. Nomor 1. Januari 2017: 83-88 Bukti : Pembahasan: Ilustrasi gaya-gaya pada soal di atas dan jarak-jarak yang diperlukan, = 0 = 0 = 0 = 0 Oe = 0 = = 100 = 0 ( ) Oe . Oe 100. = 0 = 0 Oe = 0 Oe = 0 Oe 100 = 0 Dengan konsep I2T 1 6 3 = = 2 8 8 ( ) . ( ) = . = 0 = 0 = 0 = 0 Saputro. Winingsih. PGASING dengan Metode Fisika Misteri . Hitunglah tegangan tali T pada sistem Gambar 5. Sistem kesetimbangan Pembahasan : Dengan rumus I2T konsep perbandingan KESIMPULAN Pgasing dengan metode Fisika Misteri di SMAN Balikpapan kelas 11 terlihatbahwa hasil pre test soal perhitungan 80 % dari 200 siswa mampu menjawab soal perhitungan secara benar, dan 20 % yang mampu menjawab soal pemahanan konsep dengan benar. Setelah digunakan metode fisika misteri dengan eksperimen dan konsep I 2Thasil post tes menunjukan 95 % siswa mampu menjawab soal perhitungan dan soal pemahaman konsep. UCAPAN TERIMA KASIH Kami ucapakan seluruh guru dan siswa SMAN 1 dan SMAN 2 Balikpapan, yang telah memAberikan apreasi yang luar biasa. REFERENSI