Journal Computer Science and Informatics System : J-Cosys Vol 2 No. 2 September 2022 ISSN 2356-3974 PENERAPAN METODE DEMPSTER SHAFER UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT AYAM RAS PETELUR DI DESA GANTIMULYO KECAMATAN PEKALONGAN LAMPUNG TIMUR Dwi Hendriyanto,2Untoro Apsiswanto,3Andreas Perdana Teknik Informatika. STMIK Dharma Wacana Metro dhyhendri@gmail. com, 2untorolampung@gmail. com, 3andreasperdana. 19@gmail. ABSTRAK Penelitian tentang diagnosa ini dilakukan pada kasus penyakit ayam petelur dimana penyakit yang umum menyerang ayam petelur akan mengurangi produksi telur. Untuk mengatasi hal ini maka dirancang sebuah system pakar untuk memudahkan peternak dalam mendiagnosa ayam. System yang dirancang memudahkan peternak dalam mendiagnosa ayam petelur dengan memilih gejala-gejala yang mungkin di alami oleh ayam dan system akan memberikan hasil keputusan berdasarkan metode dempher shaper. Hasil keputusan berupa jenis penyakit dan solusi penangannya. Jenis penyakit ayam petelur, adapun jenis penyakit yang dapat didiagnosa pada ayam petelur seperti Fowl cholera, gumboro, tetelo, afian influenza. Infectious Bronchitis dan Egg Drop Syndrome. Kata kunci : Sistem Pakar. Diagnosa Penyakit Ayam Petelur. Metode Dempster shafer. PENDAHULUAN Penyakit pada ayam ras petelur adalah salah satu masalah yang dihadapi peternak di Indonesia, terutamanya peternak ayam petelur. Penyakit ini akan menurunkan produktivitas telur. Selain itu, akan mengakibatkan ketidak stabilan hormon dan organ pembentuk telur, sehingga telur akan cacat atau abnormal dan bahkan akan mengakibatkan kematian. Pengendalian penyakit ayam petelur tersebut sebelum menjadi penyebaran dan juga mengakibatkan kerugian saat melakukan budidaya ayam petelur ini. Jika demikian harus dicegah dengan cara alami maupun dengan kimia, agar tidak terjadinya penurunan produksi pada telur. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah diharapkan dapat membantu peternak, dalam mendiagnosa penyakit ayam ras Berdasarkan uraian permasalah diatas, maka peneliti tertarik untuk membuat aplikasi sistem pakar dengan metode Dempster shafer untuk mendioagnosa penyakit pada ayam petelur berbasis website. Dengan implementasi sistem pakar yang dibangun menggunakan metode Dempster shafer. Teori ini adalah suatu teori yang dikembangkan oleh Arthur p. Dempster dan Glenn Shafer. Teori ini digunakan untuk mencari pembuktian berdasarkan belief function . ungsi kepercayaa. dan plausible reasoning . emikiran yang masuk aka. yang digunakan dengan mengkombinasikan potongan informasi yang terpisah . untuk mengkalkulasi kemungkinan dari suatu Gejala yang digunakan untuk kalkulasi kemungkinan penyakit yang diderita oleh ayam ras petelur berasal dari informasi yang diberikan yaitu berupa gejala-gejala LITERATUR REVIEW 1 Sistem Pakar (Hidayat, 2. sistem pakar meupakan suatu prosedur yang berkaitan dalam suatu domain tertentu yang mana tingkat keahliannya dapat dibandingkan dengan keahlian seorang Pakar. 2 Dempster shafer Teori Dempster Shafer menggunakan dua besaran yaitu Belief dan Plausibility. Belief (Be. merupakan bobot kepercayaan atau ukuran kepastian dari suatu evidence . dalam menghitung suatu himpunan proporsisi . enar atau sala. sedangkan ukuran ketidak percayaan atau ketidakpastian terhadap suatu evidence disebut dengan Plausibility (Pl. Jika bernilai 0 maka menunjukkan tidak adanya suatu gejala, dan jika bernilai 1 maka menunjukkan kepastian dari gejala tersebut. Keberdaan nilai Plausibility akan mengurangi tingkat kepastian dari suatu evidence. Dimisalkan X merupakan suatu penyakit yang diderita, maka jika yakin terdiagnosis penyakit X dapat dikatakan bahwa nilai Bel(X) = 1, sehingga nilai dari Pls(X) = 0. Fungsi Belief diformulasikan seperti pada Persamaan . dan fungsi Plausibility diformulasikan seperti pada Persamaan . Copyright @ 2022 Author. Published by STMIK Dharma Wacana Journal Computer Science and Informatics System : J-Cosys Vol 2 No. 2 September 2022 ISSN 2356-3974 pertanyaan Yang berhubungan dengan ayam petelur secara langsung kepada Bapak drh. Susilo Wibowo selaku dokter hewan di Kota Metro. Bel(X) = YOIX ycoyco1(X) . Pls(X) = 1 Ae Bel(X) = 1 - OcYOIX ycoyco1(X) A. X = Penyakit yang mengalami gejala 1 Y = Penyakit yang mengalami gejala 2 Bel(X) Belief (X), artinya nilai kepercayaan atau kepastian penyakit X yang mengalami gejala 1 Pls(X) Plausibility (X), artinya nilai Ketidak percayaan atau ketidak pastian penyakit X yang mengalami gejala 1 m1(X) = Mass function kepercayaan dari evidence (X) Mass function . dalam teori Dempster Shafer adalah tingkat kepercayaan dari suatu evidence. Mass function . diformulasikan pada Persamaan . m3(Z) = Mass function dari evidence (Z), di mana Z adalah nilai densitas baru hasil irisan dari m1(X) dan m2(Y) dibagi dengan 1 dikurangi irisan kosong ( ) dari m1(X) dan m2(Y). m1(X) = Mass function atau tingkat kepercayaan dari evidence (X), di mana X adalah penyakit yang mengalami gejala 1 m2(Y) = Mass function atau tingkat kepercayaan dari evidence (Y), di mana Y adalah penyakit yang mengalami gejala 2 Akuisisi pengetahuan pada metode Dempster Shafer dilakukan dengan megumpulkan data dari berbagai referensi dan wawancara. Nilai kepercayaan terhadap suatu gejala didapat dengan cara memberikan kuesioner kepada pakar dokter hewan. METODOLOGI 1 Tahapan Penelitian Terdapat dua tahapan penelitian yaitu dengan pengumpulan data yang berkaitan dengan penyakit yang ada pada ayam petelur dan mengembangkan Sistem Pakar yang sudah ada sebelumnya. 2 Pengumpulan Data Wawancara Proses Wawancara yaitu dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan Ae Studi Pustaka Tinjauan pustaka yang dilakukan mengumpulkan data secara teoritis dari jurnal, internet, buku-buku, serta mempelajari referensi dokumen dan skripsi lain untuk mendukung proses HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil Penerapan metode Rapid Apllication Development (RAD) yang digunakan untuk merancang dan membangun aplikasi mendiagnosa penyakit pada ayam petelur. Nama Penyakit Fowl Cholera Gumboro Gejala Soluasi -Sering mati tanpa gejala yang jela -diare berwarna -keluarnya kotoran dari -daerah pial dan membesar dan -lumpuh karena pada kaki. -Hilangnya nafsu makan, -bulu -gemetar, -berak putih, -mengantuk. Sanitasi kandang dan mencegah tamu keluar-masuk yang baik, ventilasi cukup, pakan yang Copyright @ 2022 Author. Published by STMIK Dharma Wacana Vaksinasi, vitamin untuk daya tahan Journal Computer Science and Informatics System : J-Cosys Vol 2 No. 2 September 2022 Tetelo/ND -gangguan -gangguan -gangguan saraf Afian Influenza -Ayam kadang mati mendadak tanpa gejala yang jelas, -pial berbarna -telapak kaki -kelopak mata dalam ada tonjolan putih. Infectious Bronchitis -Keluar lendir dari hidung, -sesak nafas, -ngorok, -bersin dan batuk serta -nafsu makan Egg Drop Syndrome -Ayam tampak sehat tetapi produksi telur -penurunan kualitas telur. -Kerabang telur menjadi pucat, lembek atau kasar, telur berubah bentuk atau kecil. Vaksinasi. Sanitasi kandang dan dengan baik, burungburung dan tamu keluar Sanitasi kandang dan dengan baik, burungburung dan tamu keluar Tidak ada daya tahan 2 Pembahasan Dari hasil pengumpulan data penyakir,gejala dan kepastian yang didapat dari seorang pakar, penyakit pada ayam petelur dapat diliat pada tabel dibawah ini yang berisi kode, nama gejala dan nilai bobot pada ayam petelur. ISSN 2356-3974 Table 2 Nilai Alternatif Jawaban Kepercayaan terhadap Nilai kepercayaan suatu gejala (Belie. Sangat tidak setuju Tidak setuju Netral Setuju Sangat setuju Akhirnya didapatkan nilai gejala dari seorang dokter hewan seperti tabel dibawah ini: Tabel 3. Tabel Gejala dan bobotnya. Kode Gejala Bobot Ayam mati mendadak 0,5 tanpa gejala yang jelas Penurunan produksi telur secara mencolok disertai penurunan kualitas telur Berak putih Bersin dan batuk Bulu merinding Daerah pial dan muka membesar dan biasanya kehitaman Diare berwarna hijau Gangguan pencernaan 0,8 Gangguan pernafasan G10 Gangguan saraf G11 Gemetar G12 Hilangnya nafsu G13 Kelopak mata dalam ada tonjolan putih G14 Keluar lendir dari G15 Keluarnya kotoran dari 0,8 G16 Kerabang telur menjadi pucat G17 Lumpuh karena pembengkakan pada G18 Nafsu makan turun G19 Ngorok G20 Pial berwarna gelap G21 Sesak nafas G22 Telapak kaki merah G23 Telur berubah bentuk atau kecil Telur lembek atau G24 Copyright @ 2022 Author. Published by STMIK Dharma Wacana Journal Computer Science and Informatics System : J-Cosys Vol 2 No. 2 September 2022 Dibawah ini berisikan kode dan nama penyakit pada ayam petelur. Tabel 4. Tabel Gejala dan bobotnya. Penyakit Fowl Cholera Gumboro Tetelo/ND Afian Influenza Infectious Bronchitis Egg Drop Syndrome Basis pengetahuan berupa hubungan gejala dan penyakit ayam ras petelur. Basis aturan diambil dari basis pengetahuan yang ada kemudian disusun dalam bentuk aturan . Aturan . tersebut dapat dilihat pada tabel dibawah ini Tabel 5 Aturan (Rul. Aturan Kaidah produksi (Rul. (AND) G01 G06 G07 G15 G17 THEN P1 G03 G05 G11 G12 THEN P2 G08 G09 G10 THEN P3 R4 IF G01 G13 G17 G20 G22 THEN P4 G04 G14 G18 G19 G21 THEN P5 R6 IF G02 G16 G23 G24 THEN P6 ISSN 2356-3974 Contoh kasus : Contoh ada 3 gejala yang menyerang ayam ras Ayam mati mendadak tanpa gejala yang jelas ada (G. Lumpuh karena pembengkakan pada kaki (G. Telapak kaki merah (G. Langkah kedua adalah menentukan nilai densitas gejala terhadap setiap penyakit. G1 : (P1. = 0. G17 : (P1. = 0. G22 : (P. = 0. Langkah selanjutnya adalah menentukan nilai m1 dan m2. m1 {P1,P. = 0. m1 { } = 1-0. 8= 0. m2 {P. = 0. m2 { } = 1-0. 8 = 0. {P1,P. {P4 } 0. {P4 } 0,64 {P4 } 0,16 {P1,P. 0,16 0,04 Berdasarkan hasil perhitungan maka ditemukan nilai m3 sebagai berikut: = 0,64 0,16 = 0,8 m3 . 1,p. = 0,16 = 0,16 m3 { } = 0,04 = 0,04 langkah selanjutnya adalah menghitung nilai densitas baru m4 sebagai berikut: 1,p. = 0. m4 { } = 1-0. 5= 0. 1,p. {} 0,16 0,04 {P1,p. {P. 1,p. 1,p. 0,08 0,02 {} . 1,p. {} 0,04 0,08 Berdasarkan hasil perhitungan maka ditemukan nilai m5 sebagai berikut: = 0,4 0,4 = 0,8 m5 . 1,p. = 0,08 0,08 0,02 = 0,18 m5 { } =0. 02= 0. Setelah didapat nilai densitas untk m5 maka perhitungan selesai maka didapatkan nilai densitas yang paling besar yaitu P4 yaitu Afian Influenza (AI) dengan nilai 0,8% sehingga ditemukan hasil akhir penyakit yang menyerang ayam ras petelur yaitu Afian Influenza (AI). Copyright @ 2022 Author. Published by STMIK Dharma Wacana Journal Computer Science and Informatics System : J-Cosys Vol 2 No. 2 September 2022 PENUTUP 1 Kesimpulan Kesimpulan pembuatan aplikasi diagnosa penyakit pada ayam ras petelur berbasis website: Dari contoh studi kasus yang dilakukan terdapat gejala Ayam mati mendadak tanpa gejala yang jelas. Lumpuh karena pembengkakan pada kaki. Telapak kaki merah, dari gejala- gejala tersebut menggunakan sistem pakar metode Dempster shafer. Didapatkan hasil penyakit (Afian Influenz. dengan tingkat keyakinan sistem 0,8%. Tingkat kepercayaan akan semakin besar jika pemilihan gejala semakin banyak saat melakukan diagnosa, karena informasi yang diinputkan semakin banyak sehingga sistem akan mudah menentukan suatu penyakit. 2 Saran Dari kesimpulan yang ada, maka dapat dikemukakan saran-saran yang akan sangat membantu untuk pengembangan perangkat lunak ini selanjutnya : Program ini masih jauh dari sempurna untuk itu perlu dilakukan perbaikanperbaikan demi kesempurnaan program dan kemudahan pemakai. Perlu diadakan penambahan data untuk jenis penyakit beserta gejala-gejala klinisnya sehingga informasi yang dimiliki akan semakin luas dan banyak. DAFTAR PUSTAKA