PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BRAINSTORMING DAN SELF-ESTEEM TERHADAP KECERDASAN INTERPERSONALSISWA REMAJA DI SMK NEGERI 7 SAMARINDA Fentty Sukistiawati Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh metode pembelajaran brainstorming dan self-esteem terhadap kecerdasan interpersonal remaja pertengahan di SMK Negeri 7 Samarinda. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui seberapa besar sumbangan efektifitas yang diberikan oleh variabel Brainstorming dan variabel Self-Esteem terhadap variabel kecerdasan interpersonal. Penelitian ini dilakukan pada siswa remaja usia 15-18 tahun yang menjadi siswa di SMK Negeri 7 Samarinda yang telah diterapkan metode pembelajaran brainstorming dengan jumlah sampel sebanyak 90 siswa (N=. Alat pengumpulan data berupa kuesioner metode pembelajaran brainstorming yang terdiri dari 20 item, kuesioner self-esteem yang terdiri dari 20 item dan kuesioner kecerdasan interpersonal yang terdiri dari 20 Analisis data dilakukan dengan korelasi analisis berganda dengan bantuan dari SPSS 13. 0 For Windows. Dari hasil analisis data penelitian diperoleh nilai korelasi antara metode pembelajaran brainstorming dan self-esteem dengan kecerdasan interpersonal sebesar F= 37. R2= 0,452 dan p= 0,000 . ilai p = 0,000 < 0,. Kata Kunci : brainstorming, self-esteem dan kecerdasan interpersonal ABSTRACT This study aims to empirically examine effect of learning method of brainstorming and self-esteem against interpersonal intelligence in the mid teens vocational schools country 7 Samarinda. this study intends to determine the effectiveness of the contribution given by the variable Brainstorming and SelfEsteem variable to interpersonal variable. Research intelligence was conducted on adolescent students aged 15-18 years who were students at vocational schools country 7 Samarinda learning methods that have been applied to the brainstorming the total sample of 90 students (N = . Data collection tools such as questionnaires brainstorm teaching methods which consisted of 20 items, self-esteem questionnaire consisting of 20 items and interpersonal intelligence questionnaire consisting of 20 items. Data analysis was performed with the Multiple Correlation Analysis with the of SPSS 13. 0 for Windows. The results of the analysis of research data obtained by correlation values between the methods of learning and self-esteem brainstorming with interpersonal intelligence of F= 37. R2= 0,452 and p= 0,000 . alue p = 0,000 < 0,. This suggests that there is a significant correlation between the learning methods of brainstorming and self-esteem with interpersonal intelligence. The higher the learning methods of brainstorming and self-esteem, the higher the level of interpersonal intelligence and Key Word : brainstorming, self-esteem and intelligence interpersonal JURNAL SKRIPSI Oleh Fentty Sukistiawati Page | 1 PENDAHULUAN Remaja Remaja disekolah dituntut untuk berumur antara 15 sampai 18 tahun yang berani berbicara dan menghadapi orang Pada lain apalagi sekolah kejuruan yang umumnya masa remaja adalah masa menuntut siswa/remaja memiliki rasa dimana seseorang sedang mencari jati diri, remaja cenderung berkelompok dan sesuatu kepada orang lain tanpa rasa memiliki teman akrab satu atau dua Harga diri yang tinggi mampu orang teman. Remaja secara umum membuat remaja menjadi percaya diri memiliki kemampuan sosialisasi antar untuk menghadapi orang lain. Oleh sesama teman, guru maupun orang- sebab itu, remaja membutuhkan metode dengan baik. Hal itu berhubungan dengan tugas perkembangan remaja kemampuannya dalam berinteraksi dan mengungkapkan sesuatu kepada orang interpersonal agar mampu membangun komunikasi dan hubungan yang baik antar individu lain maupun kelompok lain, serta mampu memecahkan masalah dengan diri sendiri maupun dengan lingkungan sosialnya. lain maupun kelompok. Remaja yang sulit bergaul dan sulit dengan teman sebayanya, digambarkan bertindak kasar, impulsive, atau sangat JURNAL SKRIPSI Oleh Fentty Sukistiawati Page | 2 Sehingga remaja ini sering terlibat dalam didepan orang banyak. Remaja yang perkelahian dengan teman sebayanya tidak memiliki kecerdasan interpersonal sehingga banyak teman yang tidak dengan baik cenderung akan menjadi menyukai kehadirannya. kurang percaya diri. Mereka merasa Kecerdasan interpersonal menjadi penting, karena pada dasarnya manusia tidak bisa hidup menyendiri. Banyak membutuhkan orang lain. Remaja yang tidak mampu menghadapi situasi yang Mereka juga merasa kurang dengan teman-temannya. Sehingga anak sering tertekan dengan situasi tersebut yang mengakibatkan anak mengisolasi dirinya dari lingkungan sosialnya. banyak hambatan dalam dunia sosialnya. Akhir-akhir Akibatnya mereka mudah tersisihkan sekolah-sekolah secara sosial. Seringkali mengalami menghasilkan siswa yang berkarakter. konflik interpersonal juga menghambat Banyak remaja untuk mengembangkan dunia menawarkan visi dan misi-nya untuk sosialnya secara matang. Akibat dari ini menghasilkan siswa yang berkarakter. remaja merasa kesepian, tidak berharga. Saat dan suka menyendiri. Remaja yang sekolah-sekolah bersosialisasi akan mengalami hambatan dalam menggungkapkan ide, gagasan pembelajaran yang dapat digunakan dan pendapatnya didepan umum atau JURNAL SKRIPSI Oleh Fentty Sukistiawati motode-metode Page | 3 interpersonal pembelajaran alam/sekolah alam, teknik diskusi, kerja kelompok, roll-playing, meningkatkan self-esteem dan mengasah Metode pengetahuan, pengalaman, dari semua SUBYEK PENELITIAN Populasi pada penelitian ini adalah siswa di SMK Negeri 7 Samarinda total keseluruhan siswa sebanyak 950 siswa. Dari populasi tersebut dapat ditentukan sampel penelitian dengan ciri-ciri menggunakan metode pembelajaran brainstorming di kelas XI yang ada di SMK Negeri 7 Samainda, siswa remaja usia 15-18 tahun, dan tingkat kehadiran yang baik . ajin sekola. dengan jumlah siswa 90 orang. Teknik yang digunakan adalah purposive sampling. siswa dengan tujuan untuk membuat kompilasi/kumpulan informasi, pengalaman semua peserta METODE PENELITIAN yang sama atau berbeda. Metode ini Penelitian digunakan untuk mengungkapkan yang ada dipikiran para siswa dalam . ebab-akiba. menanggapi dan memecahkan masalah adanya pengaruh variabel independen . ang yang dilontarkan oleh guru di kelas, siswa dituntut untuk lebih kreatif di brainstorming (X. dan self-esteem (X. dalam kelas dan berani mengungkapkan dengan variabel dependen . kecerdasan interpersonal (Y). JURNAL SKRIPSI Oleh Fentty Sukistiawati Page | 4 METODE PENGUMPULAN DATA Pengumpulan data pada penelitian ini self-esteem HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil analisa regresi Skala tersebut berbentuk skala bertahap diperoleh nilai beta = 0. 667, t = bergerak dari angka 1 sampai 5. Skala tersebut 408. RA = 0,439 dan p = 0,000. Dari tabel diuji validitas dan realibilitas dengan rumus Nilai p = 0. 000 < 0. 005 berarti bahwa cronbachAos alpha, didapatkan relibilitas alpha terdapat pengaruh yang signifikan antara dan r hitung sebagai berikut : metode pembelajaran brainstorming dan Skala Metode Self-esteem Kecerdasan Interpersnal Validitas . Relibilitas . ilai alph. 0,244-0,670 0,856 0,255-0,718 0,893 0,211-0,596 0,843 kecerdasan interpersonal pada siswa remaja yang telah diterapkan metode pembelajaran Berdasarkan hasil analisa regresi bertahap juga diperoleh nilai RA Ini berarti bahwa didapatkan TEKNIK ANALISIS DATA Analisis data pada penelitian ini SPSS (Statistical Packade Scienc. Sosial Windows. kecerdasan interpersonal sebesar 43. sisanya 56,1% terdapat pada variabel lain Hal tersebut diperkuat pula dengan hasil uji deskriptif siswa remaja di SMK Negeri 7 Samarinda yang memiliki tingkat JURNAL SKRIPSI Oleh Fentty Sukistiawati Page | 5 keberhasilan esteem terhadap kecerdasan interpersonal 7%, sisanya 69,3% terdapat pada setiap dua sampai tiga kali dalam sebulan, dengan jumlah siswa remaja sebanyak 4% kecerdasan interpersonal. siswa dalam kategori sangat tinggi, 38% siswa pada kategori tinggi dan 32% siswa dalam kategori sedang dengan total rata-rata persentase 74%. Dari hasil tersebut dapat dinyatakan siswa remaja kelas XI di SMK Negeri 7 Samarinda berhasil memiliki pembelajaran brainstorming. Berdasarkan hasil analisa regresi bertahap variabel self-esteem dan kecerdasan interpersonal diperoleh nilai beta = 0. 561, t terdapat pengaruh antara self-esteem dan kecerdasan interpersonal pada siswa remaja di SMK Negeri 7 Samarinda. Berdasarkan hasil analisa regresi bertahap juga diperoleh nilai RA sebesar 0,307. Ini berarti bahwa didapatkan sumbangan efektif variabel self- JURNAL SKRIPSI Oleh Fentty Sukistiawati Hal tersebut diperkuat pula dengan hasil uji deskriptif siswa remaja di SMK Negeri 7 Samarinda yang memiliki tingkat self-esteem tinggi dengan jumlah siswa remaja sebanyak 7% siswa dalam kategori sangat tinggi, 29% siswa pada kategori tinggi dan 39% siswa dalam kategori sedang dengan total rata-rata persentasi 75%. Dari hasil tersebut dapat dinyatakan siswa remaja kelas XI di SMK Negeri 7 Samarinda memiliki self-esteem yang baik. = 6. RA = 0,307 dan p = 0,000. Dari tabel 16, nilai p = 0,000 < 0,005 berarti Dari hasil analisa regresi model penuh atas variable-variabel bebas metode pembelajaran brainstorming dan self-esteem bersama-sama didapatkan nilai F = 37. R2 = 0. 452, dan p = 0,000. Nilai p = 0,000 < 0,005 berarti bahwa terdapat pengaruh antara metode pembelajaran brainstorming Page | 6 dan self-esteem Berdasarkan uji desktiptif interpersonal siswa remaja di SMK Negeri 7 pada kecerdasan interpersonal ditemukan Samarinda. Hasil uji hipotesa ini juga 7,8% siswa yang masuk dalam kategori didukung dengan uji deskriptif kategori sangat tinggi, 30% siswa dalam kategori tinggi yang menyatakan bahwa semakin tinggi dan 31% siswa pada kategori sedang dengan total rata-rata persentase 68,8 %. Bedasarkan data hasil tersebut siswa remaja kelas XI di SMK Negeri 7 Samarinda interpersonal dan semakin tinggi self-esteem memiliki tingkat kecerdasan interpersonal yang baik. kecerdasan interpersonal, berdasarkan hasil Berdasarkan hasil uji analisis regresi tersebut dapat disimpulkan semakin tinggi metode pembelajaran brainstorming dan self-esteem variabel self-esteem (X. diberikan secara (X. tingginya kecerdasan interpersonal. Hal ini bersama-sama 45,2% penelitian ini diterima. Nilai RA = 0,452 (R2=0,. terhadap veriabel kecerdasan berarti bahwa didapatkan sumbangan efektif interpersonal (Y) dibandingkan diberikan self-esteem (X. kecerdasan intepersonal sebesar 45. sisanya 54,8% terdapat pada variabel lain sebesar 43,9% (R2=0,. , sedangkan hasil JURNAL SKRIPSI Oleh Fentty Sukistiawati (Y) Page | 7 yang diperoleh dari variabel self-esteem pada siswa remaja kelas XI di SMK Negeri terhadap variabel kecerdasan interpersonal 7 Samarinda. Dengan nilai RA = 0. sebesar 30,7% (R2=0,. hasil ini lebih berarti bahwa didapatkan sumbangan efektif metode pembelajaran brainstorming dan pembelajaran brainstorming. Berdasarkan self-esteem interpersonal 54,8% sisanya berasal dari pembelajaran brainstorming dan variabel self-esteem lebih tinggi dibandingkan dengan masingmasing variabel bebas (X1 dan X. dengan variabel terikat (Y). Dapat disimpulkan interpersonal siswa yang tinggi sebaiknya pembelajaran brainstorming dan self-esteem. Hasil penelitian ini menunjukkan Dengan hasil signifikan dari metode pembelajaran brainstorming dan self-esteem disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk dapat meneliti variabel-variabel lain yang dapat berpengaruh terhadap kecerdasan interpersonal dan dapat pula melakukan penelitian di tempat berbeda dengan jumlah KESIMPULAN DAN SARAN terhadap kecerdasan interpersonal. memperoleh hasil sumbangan efektif yang 45,2% variabel-variabel tersebut benar-benar signifikan ditempat dan jumlah subjek yang berbeda. bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara metode pembelajaran brainstorming, self-esteem, dan kecerdasan interpersonal JURNAL SKRIPSI Oleh Fentty Sukistiawati Page | 8 DAFTAR PUSTAKA