PERSPEKTIF TENTANG KEDUDUKAN WANITA DALAM ISLAM DAN PERAN SOSIAL WANITA DALAM ISLAM Rini Wahyuni Siregar1. Natasya Agustina2. Nanda Wardatul Amalia Rangkuti3 Sekolah Tinggi Agama Islam Tebingtinggi Deli1,2,3,4 riniwahyuni@staittd. id1, agustinanatasya12@gmail. com2, nandawardatul@gmail. Abstract In islam, there are preferences that said islam has discriminated between women and man, which is i tis gives a loss from woman. But in fact, there who donAot even know about the truth are judging how islam treating their They gives a negative asume without knowing the reason and the advantages from the islam law. fact, most of the muslim are fels comfortable and keep their activities like usual, without any worries and bridle from the law that have made. Keywords: Women. Islam. Social Abstrak Dalam islam, pandangan mengenai adanya deskriminasi terhadap perbedaan antara wanita dan pria dianggap sangatlah merugikan para wanita. Padahal, mereka yang tidak mengetahui jelas suatu hukum hanyalah memberikan asumsi negatif terhadap bagaimana islam memperlakukan para kaum muslimah tanpa mengetahui sebab dan keuntungan yang telah dibuat. Pada kenyataannya, banyak dari kaum muslimah sendiri merasa aman dan tetap menjalani kehidupannya seperti biasa, tanpa adanya kekangan dari hukum yang telah dibuat. Kata kunci : Wanita. Islam. Sosial PENDAHULUAN thahir maloko . Wanita dan perempuan sekilas mempunyai arti yang sama, namun para tokoh wanita dan perempuan membedakan makna tersebut. Dalam bahasa jawa, kata wanita menggambarkan sebuah karakter wani ditata yang artinya berani diatur, oleh karena itu istilah wanita lebih dikonotasikan terhadap peran wanita sebagai pendamping suami yang identik dengan mengabdi, taat dan menjadi ratu dalam rumah tangga. Fatimah mernissi . , dalam kalangan feminis lebih cenderung menggunakan kata perempuan, merupakan kata halus bahass Indonesia sedangkan perempuan merupakan kata halus dalam bahasa melayu. Nur syamsiah . Bagaimanapun wanita atau perempuan senanatiasa berkonotasi dengan suatu citra lemah lembut, cantik, menarik, mesra, dan suka menangis, produktif, dan materialistis. Husen muhammad . Seorang perempuan tidak luput dari kehidupan bekeluarga adapun keluarga merupakan suatu lembaga yang dimaksud guna mewujudkan kehidupan yang aman damai, dan sejah terah dengan balutan cinta dan kasih sayang. Fahri hidayat . Dalam islam sendiri, wanita memiliki kedudukan yang sangat tinggi, hanya saja banyak beredar isu-isu yang memojokkan islam dalam kesetaraan jender. Adanya suatu isu ini mungkin saja menjadi salah satu akibat dari banyaknya peneliti outsider. Mereka yang menjadikan sisi historis dan antropologis sebagai metode penelitian mereka agaknya masih belum bisa diterima kaum laki-laki. Siti zubaidah. Salah satu esensi ajaran islam adalah kesejajaran antara pria dan wanita. Pemberiaan pokok yang membanggakan umat islam, khususnya kaum wanita adalah bahwa nabi AT-TARBIYAH Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam muhammad saw. salah satu pemahaman ajaran islam yang merupakan hasil ijtihad ulama yang mengaalami perubahan adalah hukum yang berkaitan dengan fungsi dan kedudukan wanita. Pada mulanya mereka telah mendapat kedudukan yang sebaik-baiknya, kemudian masa berikutnya mereka . memperoleh perlakuan yang tidak pada tempatnya, dan kini hak-hak mereka akan di tempatkan pada proporsi yang semestinya. Sebagian kaum muslimin. ada yang membatasi dan merampas hak-hak wanita serta memandang hina terhadap mereka, antara lain dengan cara memingitnya di dalam rumah. Seperti yang terjadi pada abad pertengahan, wanita muslim di wajibkan bertutup muka dan tidak di bolehkanturut bersama kaum pria dalam pergaulan sosial. Sebagai akibat dari penutupan wajah dan pemisahan mereka dari kehidupan sosial tersebut, lama kelamaan muncul lah pendapat yang melarang kaum wanita untuk memasuki sekolah. Mereka tidak boleh keluar rumah dengan alasan apapun, termasuk untuk belajar dan bekerja. Golongan ini di samping tidak dapat lagi membedakan mana ajaran islam yang murni dan mana ajaran yang tradisi, juga mereka berpegang pada hadis yang bertalian dengan pertanyaan rasulullah saw. kepada putrinya fatimah ra. Ay tindakan apakah yang paling baik bagi wanita? Fatimah ra. menjawab Au bila ia tidak melihat seorang pri dan tidak seorang pria pun melihatnya. Maka rasulullah saw. menciumnya dan berkata : satu keturunan dari sebagian yang lain. Kemudian golongan juga mengutip ayat al-quran untuk menguatkan pendapatnya, yang artinya sebagai berikut: Au dan tetaplah kamu di rumahmu dan jangan kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahuluAy. Dalam hal ini abu suqqah menjelaskan bahwa perintah Au tetaplah tinggal dalam rumahAy adalah khusus perintah kepada istri-istri nabi, bukan kepada wanita yang lain. Berdasarkan keterangan hadis dan ayat al-quran yang di kutip di atas, mereka membatasi hak-hak wanita secara berlebihan, berupa larangan keluar rumah termasuk untuk kegiatan belajar atau menuntut ilmu, karena mereka beranggapan bahwa wanita shalihah itu adalah wanita yang tidak pernah keluar rumah kecuali dua kali. pertama, keluar dari rumah orang tuanya menuju rumah suaminya, dan yang kedua, keluar rumah suaminya menuju kuburannya. Kelompok berikutnya adalah mereka yang memberikan keluasan kepda wanita, mereka berusaha untuk menghilangkan jurang pemisah antara laki-laki dan perempuan. Tokoh pertama yang membela hak perempuan adalah rifaAoa Badawi rafiAo al-Thahtawi, seorang pembaru mesir, yang telah menguraikan pandangannya dalam bukunya yang berjudul : al-mursyid alamin li al-banat wa al-banin, bahwa pria dan wanita supaya memperoleh pendidikan yang sama. Thatawi membenarkan pandangannya ini dengsn merujuk kepada kedua istri nabi saw. yaitu Aoaisyah binti abu bakar dan hafsah binti umar yang pandai membaca dan menulis. Tokoh penganjur berikutnya adalah qasim amin, setelah kembalinya dari prancis dia mengajak kaum wanita mesir untuk membuka cadar dan menanggalkan jilbab, dia berpendapat bahwa penutupan wajah dan pengucilan wanita dari masyarakat bukan merupakan ajaran islam, karena tidak ada nash yang sharih dalam al-quran dan hadis yang menerangkannya. Dalam bukunya tahrir al-marAoat, qasim amin menginginkan agar setiap wanita memperoleh hakhaknya sebagaimana yang dikehendaki oleh islam, seperti hak memperoleh pendidikan dan pengajaran. Di dalam buku-bukunya al-marAoah al-jadidah, dia menghimbau agar kaum wanita mwsir dapat berbuat seperti apa yang di perbuat kaum wanita perancis, agar mereka bisa maju dan bebas yang pada gilirannya nanti mereka dapat memajukan dan membebaskan seluruh masyarakat. Qasim amin mengaitkan kemunduran wanita dengan kemunduran masyarakat, dan melihat bahwa penindasan wanita merupakan salah satu dari beberapa bentuk penindasan yang lain. Di negara-negara timur, ia menjelaskan Au amda akan menrmukan wanita diperbudak laki-laki dan laki-laki diperbudak oleh penguasa. Kaum laki-laki adalah penindas dirumahnya, setelah menindas ia selalu segera Atas pendapat qasim amin inilah, maka emansipasi wanita didunia islam dapat di terima, sehingga wanita sekarang memperoleh kedudukan sosial yang lebih tinggi dari saudara-saudara mereka pada AT-TARBIYAH Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam abad pertengahan. Sejalan dengan adanya kontak timur dengan barat yang terjadi sejak ekspedisi nepolion ke mesir pada tahun 1798. Maka konsep demokrasi yang ada di barat mendapat tempat di hati rakyat, demikian juga gerakan emansipasi wanita. Namun karena konsep emansipasi tersebut AumengancamAy dominasi kaum laki-laki yang sudah mengakar selama ini, maka timbulah reaksi terhadap konsep emansipasi yang bersumber dari gerakan feminisme barat tersebut. Hal ini memang beralasan, karena efek-efek sosial yang ditimbulkan oleh gerakan emansipasi wanita menjadiAymerajalelanya kemaksiatan ditengan wanita barat yang bebasAy. Bertitik tolak dari efek-efek sosial yang ditimbulkannya itulah yang mendorong panitia festivalAy dzikra yaum al-nabiyAy di lahore pada 1931, memohon agar muhammad rasyid ridha berkenan mengarang atau menulis sebuah buku yang membahas tentang Au sejarah perjuangan rasulullah dan hakhak kaum wanitaAy yang oleh rasyid ridha disambut dengan senang hati. Mengingat keterbatasan waktu, akhirnya rasyid ridha mengirimkan naskah berjudul Aukhulasah al-sirah al-muhammadiyah wa kulliyah al-Din al-islami wahikmatuhAy. Buku ini kemudian diterbitkan kedalam 12 bahasa dan disebarkan keseluruh penjuru dunia, baik yang muslim maupun non-muslim. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan pada studi ini adalah penelitian kepustakaan . iberary researc. , yaitu dengan membaca buku yang berjudul Aupemikiran fatimah mernissi tentang kedudukan wanita dalam islamAy menginventarisasi permasalahan . de dan pemikirannya yang menyangkut hak-hak wanita dalam isla. kemudian membandingkannya dengan pendapat-pendapat para ahli, khususnya dalam bidang yang sama serta menganalisis setiap poin permasalahan secara mendalam. Dengan demikian dapat ditentukan mana pemikirannya yang sejalan dengan ajaran islam . l-quran dan sunah easu. dan mana yang tidak seirama dengan ajaran islam, dan mencoba untuk memberikan pemecahan masalahnya dan dapat memberikan informasi yang mutakhir. HASIL DAN PEMBAHASAN Marwah daud ibrahim . Pembenaran pokok yang membanggakan umat islam, khususnya kaum wanita adalah nabi muhammad saw, pejuang paling gigih untuk meningkatkan martabat kaum Esensi paling dasar dari emansipasi wanita sudah tertulis dalam kitab suci al-quran yang diwahyukan kepada beliau, hampir 15 abad yang lalu rasulullah bahkan megecam dan ikut memberantas praktek masyarakat jahiliyah, berupa pembunuhan bayi wanita. Beliau sangat hormat dengan istri dan sayang pada wanita aktif, terbukti bahwa istri beliau khadijah adalah seorang saudagar dan aisyah diberinya kesempatan untuk ikut berjuang. Riffat hasan. Al-quran tidak membedakan wanita dalam konteks penciptaan ataupun episodeAykejatuhanAy tidak mendukung pandangan yang menyatakan bahwa wanita diciptakan tidak hanya dari laki-laki, tapi juga untuk laki-laki. Allah menciptakan semuanya Auuntuk satu tujuanAy. Menurut al-quran, pengabdian kepada allah swt, tidak bisa dipisahkan dari pengabdian kepada umat Dengan kata lain, bahwa orang-orang yang beriman kepada allah swt. harus menghormati hak-hak allah dan hak-hak makhluk, pemenuhan kewajiban kepada allah dan manusia merupakan hakikat kesalehan. Sebagaimana dinyatakan dengan jelas dalam sejumlah ayat yaitu (QS. Ali imran /3: , . n-nisaAo/4: . , dan al-Taubat/9: 71-. Menyeru pria dan perempuan agar mereka berbuat kebajikan dan akan diberi pahala yang sama untuk amal shalih mereka. Dasar penolakan masyarakat muslim terhadap gagasan kesetaraan pria-wanita berakar pada keyakinan bahwa wanita lebih rendah dalam asal-usul penciptaan . arena diciptakan dari tulang rusuk yang bengko. dan dalam kesalehan . arena telah membantu syetan menggoda ada. , diciptakan terutama untuk dimanfaatkan oleh kaum pria yang lebih tinggi dari mereka. Akibat dari hasil pemahaman para ulama, yang oleh umat islam dianggap suatu kebenaran mutlak, maka kaum wanita selalu dianggap inferior, direndahkan, dikucilkan dan dibatasi wilayah geraknya menjadi sangat sempit. Tetapi hal ini hingga saat ini masih terjadi dan eksis dalam masyarakat muslim, sebagaimana dikemukakakan mernissi dari hasil pengamatan terhadap kedudukan wanita muslim di marokko, agaknya mewakili apa yang berlaku dalam umat islam secara umum. Muhammad syaltut dalam kitab tafsirnya menyebutkan bahwa surat al-nisaAo yang membahas AT-TARBIYAH Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam wanita tersebut dinamakan dengan al-nisaAo al-kubra. Penamaan surat ini yang membahas wanita seperti surat al-thalaq yang disebut al-nisaAo al-shughr. Surat-surat lain yang menyajikan ilwal wanita, banyak dijumpai dalam al-quran sekalipun tidak disebut dengan surat al-nisaAo, seperti al-baqarah, al-maidah, al-ahzab, al-mujadalah, al-mumtahanah, al-tahrim, dan lain sebagainya. Ketika pemuda muhammad berumur 25 tahun, beliau menikah dengan khadijah binti khawailid, yang pada saat itu genap berumur 40 tahun. Khadijah binti khawailid terkenal dengan kekayaannya, kecerdasannya kecantikannya dan kebaikannya budi pekertinya, oleh sebab kemasyurannya itu pulalah maka pada masa jahiliyah orang memberi gelar padanya dengan panggilan al-thahirat, yang suci. Diriwayatkan dari abu hurairah Ra, ia berkata Auseorang laki-laki datang kepada rasulullah saw kemudian bertanya, siapakah orang yang paling berhak mendapat perlakuan baik? Beliau menjawab: ibumu, ia bertanya lagi, kemudian siapa? Beliau menjawab: ibumu. Ia bertanya lagi, kemudian siapa? Beliau menjawab ibumu. Ia bertanya lagi, kemudian siapa? Beliau menjawab: kemudian bapakmuAy. Dari maksud hadis tersebut dapat diketahui bahwa sesungguhnya wanita . lebih utama dihormati dan dimuliakan dari pada laki-laki. Kemudian hadis lain yang juga menunjukkan kan kelebihan wanita adalah hadis riwayat Ahmad yang berbunyi. Ausurga itu di bawah telapak kaki ibuAy. Hadis ini mengisyaratkan bahwa orang yang berbakti dan patuh kepada ibunya akan masuk surga, sebaliknya orang yang menyakiti hati ibunya akan masuk neraka. Dari hadis yang disebutkan diatas, maka jelaslah bahwa wanita mempunyai hak yang sama dengan pria baik dibidang pendidikan dan pengajaran, tanggung jawab dalam keluarga maupun masyarakat, dan lain-lainnya, sehingga pada hadis terakhir malah wanita lebih utama dari laki-laki. Surat al-nisaAo/4. Auhai sekalian manusia, bertakwalah kepada tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan dari padanya allah menciptakam isterinya, dan dari pada keduanya allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyakAy. Surat al-hujurat/49:13 Auhai manusia, sesungguhnya kami menciptakan dari kamu seseorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan dan bangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kamuAy. Surat al-a. raf/7:189 Audialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya dia menciptakan isterinya, agar dia merasa senang kepadanyaAy. Dari maksud ayat-ayat tersebut diatas dapat diambil pengertian bahwa al-quran menegaskan akan kejadian manusia, baik laki-laki dan wanita diciptakan oleh Tuhan dari jenis yang sama, dan membedakan diantara keduanya adalah nilai ketakwaan mereka. Dengan demikian pandangan atau keyakinan yang tersebar sejak pra-islam dan banyak berbekas sampai pada sebagian masyarakat abad ke-20 ini yakni tentang kejadian wanita, yang antara lain beranggapan bahwa wanita itu diciptakan oleh Tuhan sebagai sumber kejahatan atau akibat ulah syetan, secara tegas dibantah oleh al-quran. Wahyu al-quran tidak mengatakan bahwa wanita telah mendorong laki-laki untuk melakukan untuk melakukan dosa waris, sebagaimana dikatakan oleh kitab kejadian dalam injil. Oleh karena itu ajaran islam tidak pernah mempergunakan lata-kata yang tidak sopan tentang wanita, sebagaimana yang dilakukan oleh pembesar-pembesar gereja masehi yang selama beberapa abad yang menganggap bahwa wanita itu adalah Auabdi syetanAy. Penafsiran lain terhadap asal kejadian manusia yang menyatakan bahwa wanita dijadikan dari tulang rusuk adam, mengacu dari beberapa hadis yang diriwayatkan oleh bukhari dan muslim. Tanggung jawab wanita terhadap allah Marcel A. Biosard. Apabila wanita melakukan amal baik maupun amal buruk, maka allah swt, akan memberi balasannya sesuai dengan amal perbuatannya. Jadi, secara religius kaum lelaki dan wanita memiliki persamaan yang mutlak. surat al-nisaAo/4:124 Aubarang siapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik lelaki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpunAy. surat an-nahl/16: 97 Aubarang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan kami AT-TARBIYAH Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakanAy. Surat al-mukmin/40:40 Aubarang siapa yang mengerjakan perbuatan jahat, maka dia tidak akan dibalasi melainkan sebanding dengan balasan itu. Dan barang siapa yang mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezeki didalamnya tanpa hisabAy. Dari keterangan ayat-ayat tersebut, dengan jelas dan tegas allah swt, tidak membedakan amal lakilaki dan perempuan, semuanya akan dibalas sesuai dengan amal mereka. Dengan kata lain, pertanggung jawaban amal atau perbuatan kepada allah swt adalah sama antara laki-laki dan Kedudukan wanita menurut hadis Muhammad Aoajjaj al-khtib. Adapun hadis nabi muhammad saw, yang menjelaskan tentang wanita antara lain adalah sebagai berikut: jati diri dan kejadian wanita Rasulullah saw. Ausesungguhnya wanita itu adalah saudara kandung laki-lakiAy. Muhammad abd al-raAouf al-manawi. Dalam hadis riwayat bukhari dari muslim disebutkan bahwa umar ibn khattab Ra. berkata: Audemi allah, seandainya kami masih dalam tradisi jahiliyah niscaya kami tidak menghitungkan satu urusan pun bagi wanita sehingga allah menurunkan suatu ayat tentang mereka dan menetapkan bagian dari merekaAy. Adapun hadist nabi yang menguraikan tentang asal kejadian manusia dapat dibaca dalam kumpulan hadis bukhari dan muslim, akan tetapi mengingat banyaknya orang yang salah faham terhadap hadis tersebut, abu suqqah menyadari akan pentingnya diadakan buku ilmiah lebih mengungkap misteri yang terkandung dalam hadis tersebut. rasulullah saw. Auberwasiatlah kepada para wanita, karena wanita itu diciptakan dari tulang rusuk. sesungguhnya tulang rusyk yang paling bengkok adalah yang paling atas. Bila kamu berusaha untuk meluruskannya ia akan patah dan apabila kamu akan membiarkannya ia akan tetap bengkok. berwasiatlah kepada wanitaAy . engan bai. rasulullah saw. Ausesungguhnya wanita itu dari tulang rusuk yang tidak ada cara untuk meluruskannya, bila kamu bersenang-senang dengannya maka kamu bersenang-senang dengannya dalam keadaan yang dan bila kamu meluruskannya kamu akan mematahkannya berarti menceraikannyaAy. Dari dua hadis diatas dan banyak lagi hadis-hadis yang senada dengannya telah menginformasikan Wanita diciptakan dari tulang rusuk Bagian tulang rusuk yang paling bengkok adalah rusuk paling atas. Kebengkokan tulang rusuk . tidak dapat diperbaiki, setiap di adakan perbaikan pasti akan patah berantakan. Direkomendasikan kepada laki-laki yang ingin bersenang-senang dengannya agar senantiasa berwasiat dengan baik, sekalipun mereka tetap dalam keadaan kebengkokan. Muhammad rasyid ridha. , sebagaimana yang dikutip oleh quraish shihab dalam mengomentari hadist Aywanita dari tulang rusukAy ini menyebutkan Auseandainya tidak tercantum kisah kejadian adam dan hawa dalam kitab perjanjian lama . ejadian II: . dengan redaksi yang mengarah kepada kepada pemahaman diatas, niscaya pendapat yang keliru itu tidak akan pernah terlintas dalam benak seorang muslim. Riffat hassan yang telah menelaah hadis tersebut serta yang senada dengannya, menjelaskan bahwa hadis-hadis tersebut cacat, baik dari segi sanad maupun matannya. Dari segi sanad dapat ditelusuri bahwa hadis semua yang menjelaskan tentang kejadian wanita dari tulang rusuk tersebut bersumber dari abu hurairah, yakni seorang sahabat yang dianggap kontroversial oleh banyak sarjana muslim awal termasuk imam abu hanifah. perempuan dalam perspektif al-quran Nasaruddin umar . Prinsip-prinsip kesetaraan laki-laki dan perempuan menurut nasaruddin umar dalam perspektif al-quran sebagai berikut: Berkedudukan sebagai hamba allah Laki-laki dan perempuan dalam kapasitas manusia sebagai hamba allah mempunyai kedudukan AT-TARBIYAH Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam yang sama. Keduanya mempunyai potensi yang sama untuk menjadi hamba yang ideal dimata allah arau mutaqqin. Mempunyai kedudukan sebagai khalifah di bumi Manusia diciptakan untuk menjadi hamba yang taat dan patuh kepada allah swt. disamping itu, manusia juga berkedudukan sebagai khalifah dimuka bumi ini, baik laki-laki maupun perempuan. Mempunyai potensi untuk meraih prestasi Menurut mahmud syaltut, laki-laki dan perempuan hampir mempunyai tabiat yang sama, sebagai mana yang dianugerahkan kepada laki-laki, hal tersebut juga dianugerahkan kepada perempuan allah menganugerahkan potensi baik kepada laki-laki dan perempuan dalam hukum syariat, keduanya diletakkan menjadi satu kerangka. Quraish shihab, . Abu iqbal mahali . Al-quran selalu menghimbau kaum wanita agar berperangai yang baik dan ikhlas dalam bramal. Agar allah selalu senantiasa mencurahkan pertolongan kepadanya dalam melahirkan generasi baru. Al-quran juga telah menjadikan laki-laki dan wanita sebagai sekutu dalam mengemban tanggung jawab yang sangat besar didalam kehidupan yang islami, yaitu bertanggung jawab menyuruh kepadanya yang maAoruf dan melarang dari perbuatan yang munkar. Yusuf al-qardawi . KESIMPULAN DAN SARAN Bahwa asal-usul kejadian manusia, baik pria maupun wanita pada dasarnya adalah sama, demikian juga kedudukan serta tanggung jawab mereka terhadap allah swt, namun yang membedakan adalah nilai ketakwaanya. Al-quran tidak hanya menegaskan bahwa pria dan wanita benar-benar setara dalam pandangan allah, tapi juga bhwa mereka merupakan anggota-anggota dan AupelindungAy antara satu sama Dengan kata lain, al-quran tidak menciptakan hirarki-hirarki yang menepatkan pria diatas wanita sebagai mana dilakukan oleh banyak perumus tradisi nasrani. Al-quran juga tidak menempatkan pria dan wanita dalam suatu hubungan yang bermusuhan, mereka diciptakan oleh allah swt, sebagai makhluk-makhluk yang setara, meskipun al-quran menegaskan kesetaraan pria dan wanita, namun kenyataannya masyarakat muslim pada umumnya tidak pernah menganggap pria dan wanita setara, terutama dalam konteks perkawinan . ukuk keluarg. Secara fungsional bukan secara hakiki lelaki lebih unggul dari wanita, karena lelaki harus mencari nafkah dan menafkahi kaum wanita, jika seorang istri dibidang ekonomi dapat berdiri sendiri, baik karena menerima warisan maupun karena usahanya sendiri yang meberikan sumbangannya untuk kepentingan rumah tangganya, maka keunggulan suami akan berkurang karena sebagai manusia dia tidak memiliki keunggulan dibandingkan dengan istrinya. Dari aspek kemanusiaan dan potensi yang dimiliki antara laki-laki dan perempuan secara konseptual, tidak ada perbedaan antara keduanya. Sejak awal penciptaan, perempuan menduduki posisi sama dengan laki-laki. Ketika allah memerintahkan sesuatu kepada laki-laki, maka hal itu juga berlaku untuk perempuan, sebaliknya ketika allah memerintahkan sesuatu kepada perempuan, maka hal itupun berlaku pada laki-laki. Penetapan peran domestik perempuan dalam islam dipandang bias laki-laki, hanya benar bila itu dipandang per-individu perempuan, bukan suatu mekanisme rasional yang harus ditempuh bila kita mengiginkan struktur keluarga yang kuat dimana hubungan antara laki-laki dan perempuan saling menunjang demi terwujudnya keluarga harmonis dan bahagia serta upaya penataan hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam masyarakat agar etika pergaulan terjaga demi terwujudnya masyarakat yang mulia. Dalam buku yang saya teliti sangat menarik perihal kedudukan wanita yang selalu dianggap remeh oleh kalangan para lelaki yang menganggap bahwa wanita selalu berada dibah derajatnya diantara mereka, selalu menganggap lemah perempuan. Nah dengan adanya buku ini mungkin, sudah banyak orang yang telah membaca buku ini dan mengerti akan hal bahwa laki-laki dan perempuan allah ciptakan semuanya sama yang membedakan hanyalah ketakwaan. Kepada orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat dan setiap elemen masyarakat dapat memberikan nasihat generasi muda yang cenderung permisif dalam tata pergaulan sehari-hari, terutama dalam pola busana dan pola pergaulan dengan lawan jenis. REFERENSI