JINACS: Volume 07 Nomor 03, 2026 (Journal of Informatics and Computer Scienc. ISSN : 2686-2220 Rancang Bangun Sistem Tryout CPNS dengan Rekomendasi Materi menggunakan Metode Content Based Filtering Apin1. Ronggo Alit2 Teknik Informatika. Universitas Negeri Surabaya 21013@mhs. 2ronggoalit@unesa. AbstrakAi Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Indonesia memiliki tingkat persaingan yang sangat ketat sehingga memerlukan strategi persiapan yang terstruktur dan relevan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem tryout CPNS berbasis web yang dilengkapi fitur rekomendasi materi pembelajaran menggunakan metode Content-Based Filtering (CBF). Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dan MySQL sebagai basis data. Evaluasi sistem dilakukan melalui pengujian Blackbox Testing untuk menguji fungsionalitas sistem yang menunjukkan hasil 100% skenario lulus pada sisi administrator dan pengguna, pengujian System Usability Scale (SUS) yang menunjukkan skor rata-rata 80,51% dalam kategori "Baik" yang mengindikasikan tingkat penerimaan dan kemudahan penggunaan yang tinggi, serta evaluasi efektivitas rekomendasi menggunakan validasi akurasi secara manual terhadap 20 sampel data soal yang menunjukkan tingkat ketepatan 75% yang berarti mayoritas materi relevan dengan kebutuhan pengguna dan metode pretestposttest dengan analisis Normalized Gain (N-Gai. terhadap 20 pengguna yang menghasilkan rata-rata N-Gain sebesar 50,50% dalam kategori "Cukup Efektif" dengan 70% pengguna mengalami peningkatan skor. Hasil penelitian membuktikan bahwa sistem tryout CPNS berbasis CBF efektif sebagai sarana pendukung belajar untuk meningkatkan kesiapan peserta dalam menghadapi ujian CPNS. Kata KunciAi CPNS. Content Based Filtering. Rekomendasi. Cosine Similarity. Sistem Tryout. Sistem PENDAHULUAN Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Indonesia merupakan proses yang sangat kompetitif. Persaingan yang ketat disebabkan oleh jumlah formasi yang terbatas dan tingginya standar kelulusan. Dari sekitar 1. 000 peserta seleksi CPNS 2018, hanya sekitar 8% atau A128. 000 peserta yang berhasil lolos passing grade . Rendahnya tingkat kelulusan ini menunjukkan bahwa peserta membutuhkan metode persiapan yang lebih terstruktur dan efektif agar mampu memenuhi standar seleksi CPNS. Selain tingkat kesulitan yang tinggi, profesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga sangat diminati oleh masyarakat, khususnya lulusan baru dan alumni pendidikan. Gayatri dan Banowo . mencatat bahwa jumlah pelamar CPNS terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2021 tercatat 4. pendaftar, tahun 2022 sebanyak 1. 128 pelamar, tahun 2023 meningkat menjadi 2. 882 pelamar, dan pada tahun 2024 723 pelamar, dengan 741. 711 di antaranya lolos seleksi SKD . Data ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap CPNS sekaligus semakin ketatnya Dalam persiapan CPNS, peserta harus menguasai tiga kategori utama, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Latihan intensif melalui tryout online menjadi sarana utama dalam mempersiapkan diri. Supriatna dan Alamsyah . menyatakan bahwa banyaknya materi dan soal yang harus dikuasai menuntut peserta untuk memperbanyak latihan. Namun, sebagian besar sistem tryout yang ada saat ini masih terbatas pada penyediaan soal, skor, dan pembahasan tanpa adanya umpan balik berkelanjutan yang terarah. Padahal, pemanfaatan teknologi dalam evaluasi pembelajaran dapat memberikan analisis hasil yang lebih akurat dan umpan balik yang lebih spesifik . Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem tryout CPNS yang lebih sistematis dengan fitur rekomendasi materi berbasis hasil tryout menggunakan metode content-based filtering. Metode ini telah terbukti efektif dalam memberikan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, baik pada sistem pembelajaran maupun sistem rekomendasi lainnya . Pendekatan ini diharapkan mampu membantu peserta fokus pada materi yang menjadi kelemahan mereka. Berdasarkan uraian tersebut, tujuan penelitian ini adalah merancang dan membangun sistem tryout CPNS yang dilengkapi dengan sistem rekomendasi materi menggunakan metode content-based filtering, serta menguji tingkat akurasi dan relevansi rekomendasi yang dihasilkan. Dengan adanya sistem ini, diharapkan persiapan peserta menjadi lebih terarah, kualitas pembelajaran meningkat, dan peluang kelulusan dalam seleksi CPNS yang kompetitif dapat lebih optimal. II. METODE PENELITIAN Tahapan penelitian dilakukan secara bertahap, mulai dari identifikasi kebutuhan, perancangan, implementasi algoritma, pengembangan, hingga pengujian. Berikut adalah alur penelitian yang dilakukan : Gbr. 1 Alur metodologi penelitian JINACS: Volume 07 Nomor 03, 2026 (Journal of Informatics and Computer Scienc. ISSN : 2686-2220 Identifikasi Kebutuhan Tahap identifikasi kebutuhan dilakukan untuk mengetahui permasalahan, tujuan sistem, serta karakteristik pengguna dalam pengembangan sistem tryout CPNS dengan rekomendasi materi berbasis Content-Based Filtering. Pengguna sistem terdiri atas dua peran utama, yaitu peserta tryout dan admin. Identifikasi dilakukan melalui observasi terhadap penelitian terdahulu, platform tryout CPNS, dan sistem e-learning sejenis. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa peserta membutuhkan sistem tryout yang mampu memberikan evaluasi hasil serta rekomendasi materi pembelajaran secara personal berdasarkan kesalahan jawaban. Sementara itu, admin membutuhkan sistem yang dapat mengelola soal, materi, data pengguna, serta memantau aktivitas dan hasil tryout. Analisis Kebutuhan Analisis kebutuhan bertujuan untuk merumuskan kebutuhan fungsional dan non-fungsional sistem. Kebutuhan fungsional peserta meliputi: registrasi dan login, mengakses materi, memilih dan mengerjakan tryout, penyimpanan jawaban otomatis, melihat hasil tryout, melihat pembahasan soal, serta memperoleh rekomendasi materi. Kebutuhan fungsional admin meliputi: manajemen pengguna, manajemen soal dan set tryout, manajemen materi, serta monitoring hasil tryout. Kebutuhan non-fungsional mencakup aspek usability . udah digunakan, antarmuka sederhana dan responsi. , kinerja sistem . espon cepat, penyimpanan jawaban real-tim. , keamanan . utentikasi, role-based access control, enkripsi kata sand. , dan kompatibilitas . apat diakses melalui desktop dan perangkat mobile menggunakan browser moder. Perancangan Sistem Tahap perancangan sistem meliputi pembuatan use case diagram, activity diagram dan flowchart Content Based Filtering, untuk memberikan Gambaran lengkap mengenai alur kerja sistem dan anatarmuka pengguna. Usecase Diagram Usecase diagram ini menggambarkan interaksi antara dua aktor utama, yaitu Admin dan Pengguna, dengan sistem Tryout CPNS. Diagram ini menunjukkan fungsi-fungsi utama yang dapat diakses oleh masing-masing aktor dan bagaimana mereka berinteraksi dengan sistem. Gbr. 2 Design Usecase Diagram . Activity Diagram Activity diagram digunakan untuk menggambarkan langkah-langkah yang terlibat dalam suatu proses, serta urutan dan kondisi yang mempengaruhi alur tersebut. Mengikuti Tryout JINACS: Volume 07 Nomor 03, 2026 (Journal of Informatics and Computer Scienc. ISSN : 2686-2220 Gbr. 4 Activity Diagram Hasil Tryout Gbr. 3 Activity Diagram Mengikuti Tryout Halaman hasil tryout ditampilkan setelah pengguna menyelesaikan seluruh rangkaian tryout, di mana sistem menampilkan total skor dan statistik hasil Pada halaman ini tersedia tombol pembahasan yang, ketika dipilih, akan mengarahkan pengguna ke halaman detail pembahasan soal secara Untuk soal yang telah dijawab namun tidak tepat, sistem akan menampilkan rekomendasi materi pembelajaran yang relevan di bawah pembahasan, sehingga pengguna dapat mengakses dan mempelajari materi yang disarankan sesuai dengan kebutuhan. Hasil Tryout Selain itu, dirancang flowchart Content-Based Filtering untuk memodelkan proses rekomendasi materi, mulai dari ekstraksi kata kunci, pembentukan vektor biner, perhitungan cosine similarity, hingga pemilihan materi dengan nilai kemiripan tertinggi. Desain antarmuka pengguna juga dibuat dalam bentuk wireframe untuk menggambarkan tampilan halaman utama, tryout, hasil, pembahasan, materi, serta dashboard admin. Flowchart Content Based Filtering Flowchart Content Based Filtering menggambarkan alur proses algoritma rekomendasi materi dari awal hingga Proses dimulai dari ekstraksi kata kunci soal dan materi, penggabungan kata kunci, konversi ke vektor biner, perhitungan cosine similarity, hingga penyajian rekomendasi dengan similarity score tertinggi untuk setiap soal yang dijawab salah. JINACS: Volume 07 Nomor 03, 2026 (Journal of Informatics and Computer Scienc. ISSN : 2686-2220 Gbr. 5 Flowchart Content Based Filtering Metode Content-Based Filtering Metode Content-Based Filtering (CBF) digunakan untuk kemiripan antara soal yang dijawab salah oleh peserta dan materi yang tersedia. Setelah peserta menyelesaikan tryout, sistem mengidentifikasi soal yang salah dan secara otomatis menampilkan satu materi dengan tingkat kemiripan tertinggi sebagai rekomendasi. Proses CBF diawali dengan ekstraksi kata kunci dari soal dan materi melalui preprocessing . ase folding, tokenisasi, penghapusan stopword, dan filterin. Seluruh kata kunci unik digabungkan dan dikonversi menjadi vektor biner. Tingkat kemiripan antara soal dan materi dihitung menggunakan cosine similarity. Materi dengan nilai similarity tertinggi ditetapkan sebagai rekomendasi utama dan ditampilkan pada halaman pembahasan tryout. Pengembangan Sistem Sistem Laravel sebagai framework. MySQL sebagai basis data, dan Bootstrap sebagai framework antarmuka. Pengelolaan dependensi menggunakan Composer dan NPM, serta kontrol versi menggunakan Git dan GitHub. Pengembangan meliputi implementasi modul autentikasi, manajemen tryout, manajemen materi, pengerjaan tryout real-time, serta modul sistem rekomendasi berbasis CBF yang terintegrasi dengan hasil tryout peserta. Halaman Login Admin dan Peserta Pada Gbr 6 adalah tampilan dari halaman login untuk admin dan pengguna yang sudah sesuai dengan mockup yang telah dibuat. Untuk masuk ke halaman selanjutnya harus memasukan username dan password yang telah dibuat sebelumnya. Gbr. 6 Halaman Login Admin dan Peserta Halaman Detail Materi Pada halaman detail materi pengguna harus membaca semua materi yang tersedia sebelum lanjut materi dengan kategori berikutnya. Pengujian Sistem Pengujian sistem dilakukan melalui tiga pendekatan: Blackbox Testing, untuk menguji seluruh fungsi utama pada sisi admin dan peserta, seperti login, manajemen data, pengerjaan tryout, hasil, dan rekomendasi. System Usability Scale (SUS), untuk mengukur tingkat kegunaan sistem melalui kuesioner 10 pernyataan skala Likert. Skor dihitung sesuai standar SUS dan diinterpretasikan ke dalam kategori Not Acceptable. Marginal, dan Acceptable. Evaluasi sistem rekomendasi untuk mengukur akurasi CBF dilakukan secara manual dengan mengambil dua puluh sampel data hasil rekomendasi, serta Uji efektivitas menggunakan N-Gain melalui skema pretestpostest untuk mengetahui peningkatan pemahaman setelah menggunakan sistem rekomendasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini menghasilkan sistem berbasis web yang dapat diakses melalui alamat https://jenius-cpns. Sistem ini dirancang untuk membantu peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam melakukan tryout dan mendapatkan rekomendasi materi belajar berdasarkan kelemahan masingmasing peserta. Hasil Gbr. 7 Halaman Detail Materi Belum Selesai Pengguna dapat klik tombol Selesai Membaca. Jika pengguna sudah membaca atau menyelesaikan semua materi tampilan detail materi akan berubah menjadi status materi selesai. Gbr. 8 Halaman Detail Materi Selesai Halaman Tryout JINACS: Volume 07 Nomor 03, 2026 (Journal of Informatics and Computer Scienc. ISSN : 2686-2220 Pada halaman tryout pengguna dapat memilih tryout dengan dua tombol yaitu tombol kerjakan untuk mengerjakan tryout dan tombol riwayat nilai untuk melihat hasil tryout sebelumnya, sebelum mengerjakan tryout pengguna harus selesaikan materi. menghindari jika pengguna tidak sengaja menekan tombol kirim tryout. Gbr. 11 Modal Konfirmasi Kirim Tryout Halaman Hasil Tryout Pada halaman ini merupakan hasil dari tryout yang sebelumnya dikerjakan oleh pengguna, yang dimana menampilkan informasi total poin keseluruhan, total jawaban benar, total jawaban salah, total jawaban kosong dan grafik total poin per-kategori, selanjutnya terdapat tombol untuk melihat pembahasan tryout dan rekomendasi Gbr. 9 Halaman Tryout Pengguna Login Halaman Soal Tryout Pada halaman ini berisi kategori dan sub kategori soal yang dikerjakan disertai dengan poin yang didapat jika jawaban benar, selanjutnya terdapat soal dengan lima jawaban beserta tiga tombol yaitu sebelumnya, ragu-ragu dan selanjutnya. Pada kolom berikutnya terdapat real time waktu dan navigasi soal disertai dengan tombol untuk mengirim tryout. Pada navigasi soal memiliki empat warna yang berbeda yaitu warna hijau jika pengguna sudah menjawab soal, warna kuning jika pengguna menekan tombol ragu-ragu, warna putih atau tanpa warna menunjukan bahwa soal tersebut belum dijawab dan warna biru yang menunjukan pengguna sedang berada pada nomor soal saat itu. Gbr. 12 Hasil Tryout Halaman Admin Manajemen Materi Pada halaman ini admin dapat monitoring jumlah materi dan manajemen data materi dengan fitur lihat selengkapnya, draf atau publish materi, filter materi, tambah, ubah dan hapus data. Gbr. 10 Halaman Soal Tryout Pada halaman soal tryout pengguna tidak perlu khawatir jika halaman tidak sengaja reload karena jawaban pengguna dan waktu akan tersimpan dan bisa melanjutkan pengerjaannya, jika pengerjaan tryout sudah selesai pengguna dapat menekan tombol kirim tryout untuk melihat hasil tryout. Sebelum melihat hasil tryout sistem akan menampilkan sweet alert berupa konfirmasi untuk Gbr. 13 Halaman Admin Manajemen Materi JINACS: Volume 07 Nomor 03, 2026 (Journal of Informatics and Computer Scienc. ISSN : 2686-2220 Pada tombol tambah materi. Jika ditekan akan menampilkan modal dengan 3 input yang harus di isi admin, judul materi, kategori atau tipe dan isi materi, pada kata kunci bersifat opsional yang dimana jika admin tidak menginputkan kata kunci materi sistem akan otomatis generate kata kunci. tersebut akan tampil kedalam latihan pada halaman materi belajar pengguna. Gbr. 16 Modal Tambah Set Soal Fitur berikutnya pada tombol ubah. Digunakan ketika admin ingin mengubah salah satu data yang dimana menampilkan modal yang serupa dengan tambah set soal. Selanjutnya terdapat fitur hapus data untuk menghapus salah satu data materi, pada fitur hapus data jika di tekan akan muncul pop-up berupa konfirmasi sebelum menghapus data. Selain itu terdapat tombol lainnya yaitu Publish untuk menampilkan materi. Draf berfungsi sebaliknya yaitu tidak menampilkan materi, dan tombol selengkapnya untuk melihat detail materi. Gbr. 14 Modal Tambah Materi Fitur berikutnya pada tombol ubah. Digunakan ketika admin ingin mengubah salah satu data yang dimana menampilkan modal yang serupa dengan tambah materi. Selanjutnya terdapat fitur hapus data untuk menghapus salah satu data materi, pada fitur hapus data jika di tekan akan muncul pop-up berupa konfirmasi sebelum menghapus data. Selain itu terdapat tombol lainnya yaitu Publish untuk menampilkan materi. Draf berfungsi sebaliknya yaitu tidak menampilkan materi, dan tombol selengkapnya untuk melihat detail materi. Halaman Admin Manajemen Tryout Pada halaman ini admin dapat manajemen data set soal untuk tryout dengan fitur manajemen soal pada setiap set soal tryout, draf atau publish set soal tryout, tambah, ubah dan hapus data. Gbr. 17 Halaman Admin Manajemen Soal Pada halaman ini admin dapat manajemen data soal dengan fitur, selengkapnya untuk melihat detail soal, tambah, ubah dan hapus data. Pada tombol tambah soal. Jika ditekan akan menampilkan modal dengan 9 input dan 3 diantaranya foto, poin dan kata kunci bersifat opsional yang dimana jika admin tidak menginputkan kata kunci soal sistem akan otomatis generate kata kunci. Gbr. 15 Halaman Admin Manajemen Tryout Pada tombol tambah tryout. Jika ditekan akan menampilkan modal dengan 2 input yang harus di isi admin, judul dan kategori. Pada kategori terdapat 2 pilihan yaitu tryout dan latihan. Kategori tryout masuk kedalam list tryout resmi jika admin memilih latihan set soal JINACS: Volume 07 Nomor 03, 2026 (Journal of Informatics and Computer Scienc. ISSN : 2686-2220 Gbr. 18 Modal Tambah Soal Fitur berikutnya pada tombol ubah. Digunakan ketika admin ingin mengubah salah satu data yang dimana menampilkan modal yang serupa dengan tambah soal. Selanjutnya terdapat fitur hapus data untuk menghapus salah satu data materi, pada fitur hapus data jika di tekan akan muncul pop-up berupa konfirmasi sebelum menghapus data dan tombol selengkapnya untuk melihat detail soal. Halaman Admin Monitoring Sistem Pada halaman ini admin dapat monitoring laporan sistem ketika pengguna mengerjakan tryout terdapat kesalahan dari server laporan error tersebut otomatis terkirim pada halaman laporan sistem dan admin dapat segera memperbaiki kesalahan tersebut. Gbr. 20 Entity Relationship Diagram Sistem Jenius CPNS Akurasi Hasil CBF Pengujian akurasi hasil CBF dilakukan untuk mengukur akurasi sistem rekomendasi dalam memberikan materi yang relevan dengan soal yang dijawab salah. Evaluasi dilakukan secara manual dengan menilai apakah materi tersebut relevan atau tidak relevan. Dengan jumlah 20 sampel data soal dan rekomendasi materi. Berikut adalah contoh 2 sampel hasil rekomendasi materi yang dinilai relevan dan tidak relevan. TABEL I VALIDASI HASIL CBF Gbr. 19 Halaman Admin Monitoring Sistem Pembahasan Pada Pembahasan ini meliputi pemodelan basis data melalui Entity Relationship Diagram (ERD). Implementasi Content Based Filtering, pengujian fungsionalitas sistem menggunakan metode Blackbox Testing pada dua actor yaitu admin dan peserta, serta validasi hasil terhadap akurasi rekomendasi materi. ERD (Entity Relationship Diagra. Pada Gbr 20 menunjukkan Entity Relationship Diagram (ERD) dari sistem Jenius CPNS. ERD ini merepresentasikan relasi antar entitas utama seperti pengguna, soal, materi, dan hasil tryout. Soal Rekomendasi Hasil (Relevan/ Tida. Relevan Tidak Relevan Penentuan penilaian relevan atau tidak relevan bila materi yang direkomendasikan sesuai kategori, sub kategori dan isi soal sesuai dengan isi materi, maka dianggap relevan, namun bila ada salah satu yang tidak sesuai maka dianggap tidak Hasil penilaian tersebut kemudian dihitung Tingkat akurasinya sebagai berikut : yaycoycycycaycycn (%) = #$ ycu 100% = 75% JINACS: Volume 07 Nomor 03, 2026 (Journal of Informatics and Computer Scienc. ISSN : 2686-2220 Hasil tersebut menunjukan bahwa sistem rekomendasi materi berbasis Content Based Filtering memiliki Tingkat ketepatan sebesar 75%, yang berarti mayoritas materi yang direkomendasikan oleh sistem relevan dengan soal yang dijawab salah oleh pengguna, namun beberapa soal dan materi yang direkomendasikan tidak semua rekomendasi sepenuhnya sesuai. Hal ini dapat terjadi karena keterbatasan data materi. Evaluasi Efektivitas Sistem Rekomendasi Evaluasi ini dilakukan untuk mengukur dampak sistem rekomendasi materi terhadap peningkatan pemahaman pengguna dalam mengerjakan soal tryout CPNS. Metode evaluasi yang digunakan adalah pendekatan pretest-posttest dengan analisis Normalized Gain (N-Gai. untuk mengukur peningkatan pemahaman secara relatif. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan skor pengguna sebelum . dan setelah . menggunakan sistem rekomendasi materi. Pengujian dilakukan terhadap 20 pengguna sistem dengan mengukur skor tryout sebelum dan setelah menerima rekomendasi materi. Hasil pengujian disajikan pada tabel berikut : TABEL 2 DATA HASIL PRETEST POSTEST Skor Pretest Skor Postest N-Gain(%) Rata Rata Perhitungan N-Gain untuk setiap pengguna dilakukan menggunakan rumus sebagai berikut : Skor Posttest Oe Skor Pretest ycA yaycaycnycu = ycIycoycuyc yayccyceycayco Oe ycIycoycuyc ycEycyceycyceycyc Berikut contoh perhitungan N-Gain untuk pengguna N-Gain = . - . / . - . = 65 / 135 = 0. N-Gain (%) = 0. 4815 y 100 = 48. Hasil perhitungan menggunakan rumus tersebut kemudian di jumlah rata-rata N-Gain pada 20 pengguna. Kemudian Mendapatkan nilai sebesar 50. 50% mengindikasikan bahwa sistem rekomendasi materi berada dalam kategori "Cukup Efektif" . entang 41-60%). Hal ini menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman pengguna, meskipun masih terdapat ruang untuk IV. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan sistem tryout CPNS dengan rekomendasi materi menggunakan metode Content-Based Filtering (CBF), dapat disimpulkan bahwa penelitian ini berhasil merancang dan membangun sistem tryout CPNS yang memiliki fitur rekomendasi materi. Hasil pengujian Blackbox Testing menunjukkan seluruh skenario pengujian dari sisi administrator dan peserta lulus 100%, sedangkan pengujian nonfungsional menggunakan System Usability Scale (SUS) memperoleh skor rata-rata 80,51% yang termasuk kategori baik, sehingga membuktikan bahwa sistem berjalan sesuai harapan pengguna baik dari aspek fungsional maupun nonfungsional. Sistem rekomendasi CBF yang diuji secara manual terhadap 20 sampel data soal menunjukkan tingkat akurasi sebesar 75%, yang berarti sebagian besar materi yang direkomendasikan relevan dengan soal yang dijawab salah oleh pengguna, meskipun masih terdapat beberapa ketidaksesuaian akibat keterbatasan data Selain itu, evaluasi efektivitas menggunakan metode pretestAeposttest dengan analisis N-Gain terhadap 20 pengguna menghasilkan nilai rata-rata 50,50% yang termasuk kategori cukup efektif, sehingga membuktikan bahwa sistem rekomendasi mampu meningkatkan pemahaman dan kesiapan pengguna dalam menghadapi ujian CPNS. Oleh karena itu, disarankan agar pengembangan sistem selanjutnya memperbanyak jumlah dan variasi materi dari berbagai kategori dan subkategori untuk meningkatkan akurasi rekomendasi, serta mengembangkan metode CBF agar tidak hanya memanfaatkan judul soal dan materi, tetapi juga memperhatikan isi materi secara lebih mendalam. UCAPAN TERIMA KASIH JINACS: Volume 07 Nomor 03, 2026 (Journal of Informatics and Computer Scienc. ISSN : 2686-2220 Penulis menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat-Nya sehingga artikel ini dapat diselesaikan dengan baik. Ucapan terima kasih disampaikan kepada orang tua, dosen pembimbing, serta rekan-rekan yang telah memberikan dukungan dan arahan selama proses Apresiasi juga diberikan kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelesaian artikel ini, serta penghargaan kepada diri sendiri atas ketekunan dan konsistensi dalam menjalani setiap tahapan penelitian. REFERENSI