Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 86-97 Contents list available at JKP website Jurnal Kesehatan Perintis Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/JKP Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten. ) Steeni. dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulic. sebagai Penumbuh Rambut Sabrina Tri Astuti. Iin Hardiyati*. In Rahmi Fatria Fajar Institut Sains dan Teknologi Al Kamal. Jakarta. Indonesia Article Information : Received 10 March. Accepted 20 June 2024. Published online 30 June 2024 *Corresponding author: inrahmi14@gmail. ABSTRAK Rambut memiliki peran yang signifikan dalam menentukan penampilan fisik seseorang. Kondisi rambut yang sehat dan indah dapat meningkatkan rasa percaya diri, sementara masalah seperti kerontokan rambut seringkali menjadi sumber kekhawatiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi fraksi n-Butanol dan Etil Asetat dari ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Ten. ) Steeni. dengan fraksi lendir bekicot (Lissachatina fulic. dalam sediaan hair tonic terhadap pertumbuhan rambut. Metode penelitian melibatkan ekstraksi etanol 70% dari daun binahong yang kemudian difraksinasi menggunakan n-Butanol dan Etil Asetat. , serta ekstraksi lendir bekicot menggunakan etanol 96%. Hair tonic diformulasikan dalam tiga perbandingan zat aktif untuk menciptakan Formulasi I . Formulasi II . , dan Formulasi i . masing masing sebanyak 100 mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Formulasi II menunjukkan pertumbuhan rambut terpanjang dengan efektivitas terbaik pada tikus putih (Rattus norvegicu. pada hari ke-14. Pengkombinasian fraksi n-Butanol dan Etil Asetat dari daun binahong dengan lendir bekicot dalam sediaan hair tonic memberikan hasil yang signifikan dalam mempercepat pertumbuhan Hal ini mengindikasikan potensi besar dari bahan alami tersebut sebagai alternatif perawatan rambut yang aman dan efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan produk-produk perawatan rambut yang berbasis pada bahan alami, serta mendorong penelitian lebih lanjut terkait penggunaan bahan-bahan alami dalam industri Kata kunci : Pertumbuhan rambut, daun binahong, lendir bekicot, fraksi, hair tonic ABSTRACT Hair plays a significant role in determining a person's physical appearance. Healthy and beautiful hair can enhance self-confidence, while issues such as hair loss often become a source of concern. This study aims to evaluate the effectiveness of the combination of nButanol and Ethyl Acetate fractions from the extract of binahong leaves (Anredera cordifolia (Ten. ) Steeni. with snail mucus (Lissachatina fulic. fractions in a hair tonic preparation on hair growth. The research method involves extracting 70% ethanol from binahong leaves. Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 86-97 which is then fractionated using n-Butanol and Ethyl Acetate . , and extracting snail mucus using 96% ethanol. The hair tonic is formulated in three active ingredient ratios to create Formulation I . Formulation II . , and Formulation i . , each totaling 100 mL. The results showed that Formulation II demonstrated the longest hair growth with the best effectiveness in white rats (Rattus norvegicu. on the 14th day. The combination of n-Butanol and Ethyl Acetate fractions from binahong leaves with snail mucus in the hair tonic preparation yielded significant results in accelerating hair growth. This indicates the great potential of these natural ingredients as a safe and effective alternative for hair care. This study provides an important contribution to the development of hair care products based on natural ingredients and encourages further research related to the use of natural ingredients in the beauty Keywords: Hair growth, binahong leaves, snail mucus, fractions, hair tonic PENDAHULUAN Rambut merupakan salah satu elemen penting dalam penampilan seseorang, memiliki nilai estetika yang signifikan. Rambut adalah struktur kompleks yang terdiri dari sel-sel epitel berkeratin, yang berfungsi sebagai pelindung utama kulit kepala dari paparan sinar matahari. Memiliki rambut yang sehat dan indah sering kali dikaitkan dengan rasa percaya diri yang Namun, kerontokan rambut menjadi kekhawatiran umum yang dapat berujung pada kebotakan, situasi yang dapat berdampak negatif pada citra diri seseorang (Harris, 2. Kerontokan masalah yang umum dihadapi oleh banyak orang, baik pria maupun wanita. Dalam studi yang dilakukan oleh Anindhita et al. diungkapkan bahwa jenis kerontokan rambut yang disebut Alopesia Areata (AA) mencakup 25% dari seluruh kasus alopesia, dengan sebagian besar pasien berada dalam rentang usia 30 hingga 59 tahun. dapat muncul di berbagai area tubuh, namun 90% dari kasus yang dilaporkan terjadi terutama pada kulit kepala. Berdasarkan data kunjungan pasien rawat jalan di Unit Rawat Jalan (URJ) Kesehatan Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada periode Januari 2010 hingga Oktober 2013, tercatat ada 338 pasien baru dengan alopesia. Adapun faktor-faktor seperti genetik, stress, pola makan, dan penggunaan produk perawatan rambut yang tidak tepat dapat berkontribusi pada masalah ini (Sofa, 2. Oleh karena itu, pengembangan solusi perawatan rambut yang efektif dan aman menjadi sangat Salah satunya adalah dengan pengembangan hair tonic. Potensi sumber daya alam di Indonesia sangat beragam, khususnya dalam hal keanekaragaman flora. Hal ini menemukan cara baru perawatan rambut. Salah satu tumbuhan yang diduga dapat memacu pertumbuhan rambut adalah binahong (Anredera cordifolia (Ten. Steeni. Binahong, atau Anredera cordifolia (Ten. ) Steenis, adalah tumbuhan obat yang berasal dari daratan Tiongkok dan dikenal dengan nama asli Dheng shan chi. Nama Secara empiris, daun binahong diketahui memiliki aktivitas antioksidan, asam askorbat, dan total fenol yang sangat Kandungan antibakteri dan sitotoksik dalam daun binahong, serta asam oleanolik yang bermanfaat sebagai anti-peradangan, menunjukkan potensinya dalam perawatan Asam oleanolik termasuk dalam golongan senyawa triterpenoid yang Selain itu, daun binahong juga mengandung senyawa saponin, flavonoid, alkaloid, alpha-pinene, tanin, glikosida, polifenol, steroid, protein, vitamin C, dan minyak atsiri, yang salah satu manfaatnya adalah untuk merangsang pertumbuhan rambut (Hanifah and Anjani, 2. Selain senyawa yang terdapat dalam daun binahong yang berfungsi sebagai penumbuh rambut, terdapat juga bahan lain yang memiliki potensi serupa, yaitu lendir Menurut penelitian yang dilakukan oleh Raharjo et al. dijelaskan bahwa Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 86-97 lendir bekicot memiliki kandungan asam hialuronat dan proteoglikan, yang berfungsi dalam mempertahankan kelembapan kulit dan merangsang pembaharuan sel. Selain itu, lendir bekicot dengan konsentrasi 5% memiliki efek penumbuh rambut dan mempercepat regenerasi sel (Hidayat. Hardiyati and Noviati, 2. Penelitian tentang formulasi sediaan hair tonic berbahan dasar alami telah banyak dilakukan, menunjukkan potensi berbagai tumbuhan dan bahan alami lainnya dalam mengatasi masalah rambut rontok dan mempercepat pertumbuhan rambut. Penelitian oleh Barus & Meliala . (Pogostemon cablin Benth. ) mengandung pertumbuhan rambut dan mencegah Hair tonic yang diformulasikan dengan ekstrak etanol daun nilam pada konsentrasi 15% menunjukkan hasil yang paling efektif dalam uji pertumbuhan rambut pada kelinci. Selain daun nilam, penelitian lain telah mengeksplorasi potensi berbagai tumbuhan dan bahan alami lainnya, seperti penelitian yang dilakukan oleh Hayati et al. dalam jurnal Agroindustri Halal menggabungkan ekstrak rumput laut (Hormophysa triquetr. dengan ekstrak kemiri (Aleurites moluccan. Rumput laut triquetra dikenal mengandung flavonoid dan fenol yang berfungsi sebagai antioksidan yang dapat memperbaiki sel-sel rambut yang rusak serta mendorong pertumbuhan rambut baru. Selain itu, vitamin C dalam rumput laut ini dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan folikel Minyak kemiri, di sisi lain, memiliki kandungan asam oleat yang tinggi, yang merangsang pertumbuhan rambut dan mencegah kerontokan. Sementara itu, penelitian yang dilakukan oleh (Hidayat. Hardiyati and Noviati, 2. menunjukkan bahwa lendir bekicot dapat diformulasikan menjadi sediaan sampo penumbuh rambut yang Dalam studi tersebut, sampo dengan konsentrasi lendir bekicot 5% memberikan hasil pertumbuhan rambut terbaik pada hewan uji kelinci, mencapai 0,7 cm dalam waktu 15 hari. Lendir bekicot mengandung enzim-enzim mengembalikan kondisi kulit dan rambut yang rusak, serta dapat menstimulasi kolagen dan protein lainnya yang berperan dalam kesehatan rambut. Formulasi sampo karakteristik fisik yang baik, memenuhi persyaratan organoleptik, pH, viskositas, dan tinggi busa sesuai standar. Hasil penelitian ini mengindikasikan potensi lendir bekicot sebagai bahan aktif alami dalam sediaan perawatan rambut. Terakhir, terdapat penelitian yang dilakukan oleh Muliani et al. terkait formulasi dan evaluasi hair tonic ekstrak etanol daun katuk (Sauropus androgynus (L. ) Merr. ) yang menunjukkan hasil positif dalam uji stabilitas dan aktivitas pertumbuhan rambut pada kelinci jantan New Zealand White. Penelitian ini menemukan bahwa ekstrak daun katuk mengandung vitamin A. Zn, dan mineral lain yang bermanfaat untuk kesehatan Formula hair tonic dengan konsentrasi 7,5% ekstrak daun katuk memberikan hasil terbaik dalam uji pertumbuhan rambut, dengan peningkatan panjang rambut yang signifikan . <0,. selama 21 hari penggunaan. Berdasarkan tinjauan literatur yang telah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan-bahan alami dalam formulasi hair tonic telah menunjukkan potensi yang signifikan dalam merangsang pertumbuhan rambut dan mengatasi masalah kerontokan. Berbagai penelitian telah mengeksplorasi efektivitas ekstrak tumbuhan seperti daun nilam, rumput laut, kemiri, dan daun katuk, serta bahan alami seperti lendir bekicot dalam sediaan perawatan rambut. Masing-masing bahan tersebut memiliki kandungan senyawa aktif yang berkontribusi pada kesehatan dan pertumbuhan rambut. Namun, meskipun telah banyak penelitian yang dilakukan, masih terdapat celah penelitian yang dapat diisi, khususnya dalam hal kombinasi bahan-bahan alami untuk mengoptimalkan efek penumbuhan Penelitian ini bertujuan untuk menggabungkan potensi dari dua bahan alami yang belum pernah dikombinasikan sebelumnya dalam sediaan hair tonic. Penggunaan fraksi daun binahong, yang diketahui kaya akan senyawa bioaktif. Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 86-97 dikombinasikan dengan lendir bekicot yang telah terbukti efektif dalam merangsang pertumbuhan rambut, diharapkan dapat menghasilkan formulasi hair tonic yang lebih potensial dan efektif. Penelitian ini tidak hanya akan memperluas pengetahuan tentang pemanfaatan bahan-bahan alami dalam perawatan rambut, tetapi juga berpotensi menghasilkan produk inovatif yang menggabungkan kekuatan dari dua bahan alami yang berbeda untuk hasil yang Selain itu, dibandingkan dengan penelitian-penelitian umumnya berfokus pada penggunaan satu jenis bahan alami, penelitian ini mengambil pendekatan yang lebih komprehensif dengan mengkombinasikan dua bahan alami yang memiliki potensi sinergis. Penggunaan membedakan penelitian ini dari studi-studi terdahulu yang kebanyakan menggunakan ekstrak kasar. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan perawatan rambut yang lebih efektif dan berbasis bahan alami lokal Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi fraksi n-Butanol dan Etil Asetat dari ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Ten. ) Steeni. dengan fraksi lendir bekicot (Lissachatina fulic. dalam sediaan hair tonic terhadap pertumbuhan rambut. METODE PENELITIAN Penelitian ini mengadopsi pendekatan eksperimental laboratorium untuk menguji efektivitas kombinasi fraksi daun binahong (Anredera cordifoli. dan lendir bekicot (Lissachatina fulic. dalam sediaan hair tonic terhadap pertumbuhan rambut. Studi Laboratorium Farmakognosi Laboratorium Farmakologi Fakultas Farmasi Universitas Prima Indonesia selama periode Januari hingga Mei 2023. Peralatan utama yang digunakan dalam penelitian ini meliputi jangka sorong digital (Mitutoyo, akurasi 0. 01 m. untuk pengukuran panjang rambut, timbangan analitik (Sartorius, ketelitian 0. 1 m. untuk penimbangan bahan, rotary evaporator (Buchi R-. untuk proses ekstraksi, dan berbagai peralatan gelas laboratorium standar seperti gelas beaker, labu erlenmeyer, dan pipet volumetrik. Bahanbahan yang digunakan mencakup fraksi nbutanol dan fraksi etil asetat dari daun binahong yang diperoleh dari Kebun Tanaman Obat Fakultas Farmasi, fraksi lendir hewan bekicot yang diambil dari peternakan bekicot lokal, etanol 96% (Merc. , aqua destilata, propilenglikol (Dow Chemica. , dan sodium metabisulfit (SigmaAldric. Proses preparasi fraksi daun binahong dan lendir bekicot dilakukan dengan mengadaptasi metode yang dikembangkan oleh Ismayanti et al. dan Abdullah et . dengan beberapa modifikasi untuk optimalisasi hasil. Fraksinasi lendir bekicot dilakukan menggunakan pelarut air dan etanol 96% dengan perbandingan 1:3, melalui proses maserasi selama 24 jam pada suhu ruang, diikuti dengan filtrasi dan evaporasi menggunakan rotary evaporator. Sementara itu, daun binahong yang telah dikeringkan dan dihaluskan, diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% selama 3x24 jam, kemudian difraksinasi menggunakan n-Butanol dan etil masing-masing perbandingan 1:1 dan volume 30 mL. Proses fraksinasi dilakukan dengan corong pisah, diikuti dengan evaporasi pelarut menggunakan rotary evaporator pada suhu 50AC. Karakterisasi fraksi meliputi parameter spesifik dan non-spesifik. Uji organoleptis dilakukan oleh tiga panelis terlatih untuk mengevaluasi bau, warna, dan tekstur Uji kadar air menggunakan metode gravimetri, sedangkan uji kadar abu total menggunakan metode pengabuan kering pada suhu 450AC selama 3 jam. Skrining fitokimia untuk fraksi daun binahong meliputi . ereaksi Mayer Dragendorf. , flavonoid . es Shinod. , saponin . ji bus. , tanin . ereaksi FeCl. , dan terpenoid . ji Liebermann-Burchar. Analisis proksimat untuk fraksi lendir bekicot mencakup penentuan kadar protein total . etode Kjeldah. , lemak total . etode Soxhle. , dan karbohidrat total . etode by differenc. (Hidayat & Insafitri, 2. Formulasi hair tonic dibuat dengan tiga variasi perbandingan zat aktif: Formulasi I . Formulasi II . , dan Formulasi i . , menggunakan propilenglikol sebagai Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 86-97 kosolven dan sodium metabisulfit sebagai Prosedur pembuatan dimulai dengan melarutkan fraksi binahong dan lendir bekicot dalam aquadest, diikuti dengan penambahan bahan-bahan lain secara bertahap sambil diaduk hingga Lemon oil ditambahkan sebagai Karakterisasi sediaan hair tonic dalam penelitian ini mengacu pada penelitian Korassa et al. yang meliputi uji organoleptis . arna, bau, kejerniha. , homogenitas . enggunakan kaca obje. , pH . H meters digita. , dan uji stabilitas pada suhu 4AC, 25AC, dan 40AC selama 12 Uji efektivitas pertumbuhan rambut dilakukan menggunakan 24 ekor tikus jantan Sprague dawley . -250 g, usia 2-3 bula. yang diperoleh dari Laboratorium Hewan Percobaan Universitas Prima Indonesia. Penelitian ini telah mendapat persetujuan 028/KEPK/UNPRI/XII/2022. Tikus diadaptasi selama 2 minggu dalam kandang individual dengan siklus terang-gelap 12 jam, suhu 22A2AC, dan kelembaban relatif 55A10%. Pakan standar dan air minum diberikan ad libitum. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 8 kelompok perlakuan . ermasuk kontrol positif minoxidil 2%, kontrol negatif, dan tiga formulasi hair toni. dan 3 ulangan per Area uji pada punggung tikus . x3 c. dicukur menggunakan alat cukur elektrik, dilanjutkan dengan aplikasi krim depilatori (VeetA Cream Hair Remova. untuk memastikan kebersihan area uji. Setelah pencukuran, area uji disterilkan dengan etanol 70% dan ditandai area pengolesan 2x2 cm. Pengolesan sediaan . ,25 gra. dilakukan setiap hari selama 14 hari, dengan pengamatan pada hari ke-0, 7. Pengukuran panjang rambut dilakukan dengan mengambil 10 helai rambut secara acak dari area uji, menggunakan pinset setelah aplikasi krim anestesi topikal. Rambut diluruskan di atas object glass dan diukur menggunakan jangka sorong digital dengan faktor konversi 0,05 mm. Hasil pengukuran dinyatakan sebagai rata-rata panjang rambut A standar deviasi (Kuncari. Iskandarsyah and Praptiwi. Analisis data meliputi uji normalitas (Shapiro-Wil. , homogenitas (Leven. , dan analisis varians (ANOVA) satu arah, diikuti dengan uji post-hoc Tukey HSD untuk membandingkan efektivitas antar kelompok Semua dilakukan menggunakan software SPSS versi 25 dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan grafik, termasuk data pertumbuhan rambut rata-rata per kelompok perlakuan pada setiap titik waktu pengamatan, serta perbandingan efektivitas antar formulasi. Dokumentasi visual berupa foto area uji pada tikus juga akan disertakan untuk pertumbuhan rambut. HASIL DAN PEMBAHASAN Standardisasi penentuan spesifikasi bahan berdasarkan parameter tertentu untuk mencapai tingkat kualitas standar berdasarkan dua parameter yaitu parameter spesifik dan parameter Penentuan parameter spesifik meliputi identitas, organoleptik serta kandungan kimia pada daun binahong dan analisis proksimat pada lendir bekicot. Hasil pengujian spesifik fraksi dapat dilihat pada Identitas pengujian pendahuluan dalam standarisasi. Hal ini sangat penting dan digunakan sebagai pengenalan awal dan bagian tanaman yang digunakan. Didapatkan hasil fraksi hasil tabel diatas pengamatan organoleptis pada fraksi n-butanol, etil asetat daun binahong dan lendir bekicot. Pengujian ini yaitu melakukan pengamatan konsistensi bentuk, warna, bau dan rasa. Hasil pengujian kandungan kimia fraksi nbutanol dan lendir bekicot melalui analisa kualitatif dengan identifikasi warna. Skrining fitokimia secara kualitatif dilakukan sebagai uji pendahuluan yang dilakukan terhadap fraksi n-butanol dan etil asetat daun. binahong dengan tujuan untuk mengetahui adanya kandungan metabolit sekunder dengan menggunakan pereaksi uji pendahuluan yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi uji senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, terpenoid dan Hasil skrinning fitokimia menunjukkan fraksi etilaasetat daunnbinahong dan fraksi n-butanol daun binahong mengandung Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 86-97 Tabel 1. Hasil pengujian spesifik fraksi Pengujian Identitas Organoletis Sampel Hasil Anredera cordifolia(Te. Steenis Lissachatina fulica Fraksi kental warna hijau tua, bau menyengat dan memiliki rasa pahit Binahong Lendir Bekicot Fraksi n-butanol daun Fraksi kental warna coklat tua, bau menyengat dan memiliki rasa pahit Fraksi kental warna coklat keabuan, bau khas dan memiliki rasa pahit Fraksi etil asetat daun Fraksi lendir bekicot Kandungan Kimia Fraksi n-butanol daun Fraksi etil asetat daun Flavonoid, saponin, tepenoid, tanin Saponin, tepenoid, tanin Tabel. 2 Hasil pengamatan skrining fitokimia daun binahong Golongan Senyawa Pelarut Alkaloid HCl Mayer Flavonoid Serbuk Mg HCl Saponin Aqua dest yang Terpenoid HCl pekat dan H2SO4 pekat Tanin FeCl3 0,1% Parameter Standar Terbentuk warna agak keruh Warna menjadi merah dan agak Terbentuk busa selama >10 menit Warna menjadi ungu pekat Terjadi hitam kehijauan Hasil uji Etil Asetat N-Butanol Tabel 3. Hasil Pemeriksaan kandungan kimia Fraksi daun Binahong Nama Senyawa Phytol Hexadecanoic Acid. Methyl Ester 9, 12, 15Octadecatrienoic acid, methyl ester 9-Octadecenamide Nama Lain Golongan Kandungan Phytol Terpenoid 13,37 Asam palmitat Asam Lemak 17,89 Asam Linoleat Asam Lemak 6,29 Asam Oleat Asam Lemak 1,44 senyawa terpenoid, flavonoid, tanin dan saponin . Kelompok senyawa golongan asam lemak, yaitu Hexadecanoic acid, methyl ester 9,12,15-Octadecatrienoic acid, methyl ester, 9,12,15-Octadecatrienoic acid. NAcetylmannosamine, 9-Octadecenamide merupakan golongan senyawa Asam linoleat yang mengandung asam lemak omega 3 sesuai hasil lab 23/2063 LAB Kegunaan Penghambat aktivitas bakteri dan antioksidan . Pembentukan pada organ sel . KESDA/2021 yang mampu membantu menguatkan dan mengembalikan kesehatan rambut serta melancarkan sirkulasi darah terutama di area kepala dan merangsang pertumbuhan rambut. Hasil perhitungan kadar proksimat fraksi lendir bekicot memiliki kadar protein sebesar 13,28%, kadar lemak sebesar 0%, kadar nilai total karbohidrat sebesar 1,35% komponen minor rendah lebih disukai karena keberadaannya Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 86-97 Tabel 4. Hasil Analisis Proksimat Lendir Bekicot Parameter Total protein Total lemak Total Kadar air Kadar abu Hasil AKG % AKG 13,28g/100g 13g 0g/100g 1,35g/100g 1g 9,18g/100g 1,19g/100g dapat merusak sifat sediaan. Hasil dapat dilihat pada tabel 4. Dilakukan pegujian analisis proksimat pada lendir bekicot karena lendir dari bekicot memiliki kandungan karbohidrat dan kaya akan tinggi protein (Rosalia. Yudha and Santoso, 2. Karbohidrat umumnya berfungsi sebagai sumber energi atau disimpan sebagai glikogen. Karbohidrat yang diubah menjadi glikogen dan lemak karbohidrat juga dapat diubah menjai steroid dan secara terbatas diubah menjadi protein (Hanum, 2. Bekicot merespon positif uji kandungan protein. Uji kandungan protein terlibat dalam regenerasi sel pertumbuhan dan diantaranya asam amino dan enzim. Protein berfungsi sebagai pertumbuhan, pertahanan, fungsi tubuh dan sebagai fungsi protektif yaitu menjadi pengganti jaringan dan sel-sel yang sudah rusak, sehingga mampu membantu menguatkan dan mengembalikan kesehatan rambut serta melancarkan sirkulasi darah terutama di area kepala dan merangsang pertumbuhan rambut (Dewi and DS, 2. Parameter nonspesifik yang ditetapkan meliputi kadar air dan kadar abu total. Hasil pengujian ditunjukkan pada tabel 5. Penetapan kadar air dilakukan untuk menetapkan residu air setelah proses pengentalan atau pengeringan (Maryam. Taebe and Toding, 2. Hasil penetapan kadar air fraksi etil asetat daun binahong sebesar 8,89% , fraksi n- butanol daun binahong sebesar 9,86%, dan fraksi lendir bekicot sebesar 84,18%. Range kadar air tergantung jenis fraksi, untuk fraksi kental kadar air <10%. Bila kadar air memiliki nilai yang tinggi maka fraksi tidak bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama dan cendrung mudah terkontaminasi oleh bakteri, jamur ataupun parasit lainnya (Pakaya et al. Penentuan kadar abu dilakukan untuk memberikan gambaran kandungan mineral internal dan eksternal yang berasal dari proses awal sampai terbentuknya ekstrak. Hasil penetapan kadar abu fraksi etil asetat daun binahong sebesar 5,88% , fraksi nbutanol daun binahong sebesar 8,54%, dan fraksi lendir bekicot sebesar 1,19%. Range kadar abu yang baik adalah <16,3%. Kadar abu berhubungan dengan kandungan mineral suatu bahan. Semakin tinggi kadar abu maka semakin tinggi pula kadar mineral dalam fraksi tersebut (Amelia et al. , 2. Dari hasil data pengukuran panjang rambut yang didapat, kemudian dihitung rata-rata panjang rambut pada hari ke 7, dan hari ke 14 dari 3 ekor tikus sebanyak 10 helai menggunakan jangka sorong dari masingmasing Hasil perhitungan dapat diamati pada tabel 6. Berdasarkan data pada tabel 6, diketahui bahwa rata-rata panjang rambut pada hari ke 7, dan hari ke 14 menunjukkan adanya perbedaan panjang rambut antara masing-masing kelompok perlakuan, rambut terpanjang dihasilkan oleh F3 , sedangkan rambut terpendek dihasilkan oleh F0. Pengkombinasian antara fraksi daun binahong dengan lendir bekicot sudah cukup efektif karena setiap kelompok rambut yang signifikan, dapat diketahui bahwa perbedaan konsentrasi fraksi rambut, pada fraksi daun binahong NButanol memiliki banyak metabolit sekunder yang terkandung dalam sediaan sehingga semakin meningkat. Berdasarkan nilai rerata panjang rambut yang didapat maka pertumbuhan rambut yang signifikan dimulai pada hari ke-14, karena pada hari ke-7 folikel rambut masih memerlukan adaptasi untuk pembentukan helai rambut sehingga belum dapat memberikan hasil yang optimal, penggunaan pembanding kontrol positif yaitu dengan monoxidil, karena mekanisme kerja minoxidil yang bekerja pada siklus pertumbuhan rambut dan meningkatkan diameter rambut. Minoxidil menyebabkan masuknya folikel rambut Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 86-97 Tabel 5. Hasil Pengujian Non Spesifik Fraksi Parameter Kadar air Kadar abu Hasil Fraksi daun Fraksi daun binahong etil asetat binahong n-butanol 8,89 % 9,86 % 5,88 % 8,54 % Tabel 6. Nilai Rerata dan Standar Deviasi Pertumbuhan Rambut Pada Tikus Kelompok Hari ke-7 3,35 A 1,09 9,99 A 2,23 10,88 A 0,60 11,57 A 2,13 9,67 A 1,13 7,27 A 4,15 9,19 A 1,64 7,81 A 1,61 Hari Ke-14 4,16 A 0,36 14,65 A 2,81 15,12 A 1,71 17,60 A 4,76 15,12 A 3,38 11,40 A 6,52 10,80 A 1,51 55 A 0. Keterangan: F 0 : Basis hair tonic F 1 : Hair tonic monoxidil 2% F 2 : Hair tonic kombinasi I . raksi binahong N-Butanol lendir bekico. F 3 : Hair tonic kombinasi II . raksi binahong N-Butanol lendir bekico. F 4 : Hair tonic kombinasi i . raksi binahong NButanol lendir bekico. F 5 : Hair tonic kombinasi I . raksi binahong Etil Asetat lendir bekico. F 6 : Hair tonic kombinasi II . raksi binahong Etil Asetat lendir bekico. F 7 : Hair tonic kombinasi i . raksi binahong Etil Asetat lendir bekicot pada fase istirahat secara prematur ke fase anagen, monoxidil juga menyebabkan pemanjangan fase anagen dan peningkatan (Anindhita. Ardhaninggar and Setyaningrum, 2. Pengamatan karakteristik hair tonic yang dilakukan yaitu organoleptis, pH dan viskositas hair tonic ditujukan untuk mengetahui karakteristik dari hair tonic yang dibuat telah memenuhi syarat mutu hair tonic menurut SNI 16-4955- Gambar 1. Formulasi Sediaan Hair Tonic Fraksi lendir 9,18% Parameter Standar (Depkes, 2. 1,19% < 16,3 % < 10 % 1998 (Hidayah et al. , 2. Hasil pengamatan karakteristik pada sediaan hair tonic dapat diamati pada tabel 7 dan gambar Pengamatan Warna Warna yang didapatkan merupakan hasil dari pencampuran bahan dasar hair tonic dan bahan aktif kombinasi fraksi daun binahong dan lendir bekicot. Bahan dasar hair tonic berwarna bening sehingga warna yang dihasilkan pada F 2 sampai F 7merupakan hasil dari penambahan fraksi daun binahong (Anredera cordifolia (Te. Steeni. dan lendir bekicot (Lissachatina fulic. dengan konsentrasi yang berbedabeda pada setiap formula Pengamatan Bau Fraksi n-butanol, etil asetat daun binahong dan lendir bekicot memiliki bau yang kuat dan khas . Hal tersebut menyebabkan hair tonic dengan bahan aktif fraksi daun binahong ini memiliki bau yang didominasi oleh bau khas Fraksi daun Pengamatan Homogenitas Berdasarkan diketahui juga bahwa homogenitas dalam hal ini seluruh formula hair tonic dinyatakan homogen karena tidak terdapat butiranbutiran pada pengamatan dengan kaca transparant . Dalam proses pembuatan hair tonic. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, hair tonic dengan bahan aktif fraksi daun binahong dan lendir bekicot telah memenuhi syarat mutu hair tonic berdasarkan SNI 16-4955-1998 karena sesuai dengan ketentuan yaitu homogen dan bebas partikel asing (Hidayah et al. Pengamatan pH Seluruh formula hair tonic tidak melewati batas syarat mutu pH hair tonic SNI 164955-1998 yaitu sebesar 3-7. pH yang tidak Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 86-97 Tabel 7. Hasil Pengamatan Karakteristik Sediaan Hair Tonic Organoleptis Formula Hair Tonic Warna Putih Putih Kecoklatan Kecoklatan Kecoklatan Kehijauan Kehijauan Kehijauan Bau Tidak Berbau Tidak Berbau Khas Aromatik Khas Aromatik Khas Aromatik Khas Aromatik Khas Aromatik Khas Aromatik SNI 16-4955-1998 Homogenitas Viskositas . P) Homogen Homogen Homogen Homogen Homogen Homogen Homogen Homogen 17,067 15,063 17,267 16,465 18,763 17,368 16,264 15,033 Pengamatan Viskositas Pengamatan viskositas diperlukan formulasi mengalir keluar dari wadah, bahan aktifitas keluar dari pembawa, dan kemudahan formulasi diterapkan. Semakin tinggi nilai viskositas formulasi, semakin besar hambatan aliran, yang membuat formulasi sulit mengalir keluar dari wadah dan menyulitkan pengaplikasian (Wulandari, 2. Gambar 2. Pengamatan Homogenitas yang tidak sesuai dengan syarat mutu hair tonic dapat membuat kulit menjadi kering, pecah- pecah, sensitive dan mudah infeksi . Namun kelebihan pH yang tidak terlalu tinggi masih dapat dinetralisir karena kulit memiliki mantel asam yang berfungsi menetralisir bahan kimia yang terlalu asam atau terlalu alkalis yang masuk ke kulit, dinetralisir mendekati pH fisiologis kulit sekitar 1 jam setelah pengaplikasian (Zahara, 2. Gambar 4. Pengamatan Viskositas Gambar 3. Pengamatan pH Uji stabilitas yang digunakan yaitu metode cycling test. Temperatur dapat perubahan fisik, sehingga temperatur sangat mempengaruhi sediaan. Hasil pengujian stabilitas pada sediaan hair tonic dapat diamatiipada tabel 8. Hasil uji cylcling test menunjukkan bahwa seluruh sampel formula hair tonic stabil baik dalam segi warna, bau dan homogenitas, kecuali pada hair tonic F4. F6. Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 86-97 Tabel 8. Hasil Pengamatan Uji Stabilitas Sediaan Hair Tonic Organoleptis Formulasi Hair tonic Warna Bau Viskositas . P) Homogenitas T12 T12 T12 T12 T12 17,067 16,127 15,063 15,563 BK** BK* 17,267 17,007 BK** BK* 16,465 16,315 BK** BK* 18,763 17,011 BK** BK* BK** BK* 17,368 16,132 BK** BK* 16,264 15,324 Keterangan : BN = Bening. CT = Coklat Tua. HT = Hijau Tua. TB = Tidak Berbau. BK** = Bau Khas Aromatik Kuat. BK* = Bau Khas Aromatik Lemah. H = Homogen. E = Endapan dan F7 terdapat endapan setelah dilakukan cycling test pada suhu tinggi . AC). Fraksi daun binahong dan lendir bekicot memiliki sifat mudah teroksidasi apabila terkena pengaruh sinar matahari, oksigen dan Reaksi oksidasi dapat menyebabkan perubahan bau, warna dan timbulnya Pemberian suhu panas pada uji cycling test menyebabkan timbulnya endapan pada hair tonic F4. F6, dan F7. Namun, setelah hair tonic tersebut didinginkan pada suhu ruangan . AC), hair tonic kembali homogen seperti semula. Pada pemeriksaan warna, cycling test tidak memberikan perubahan warna, perubahan warna terjadi karena lama penyimpanan hair Penyimpanan hair tonic pada suhu rendah . AC) dan tinggi . AC) selama 6 siklus cycling test memberikan pengaruh pada stabilitas pH hair tonic. Nilai pH pada setiap formula mengalami penurunan, namun penurunan tersebut tidak terlalu drastis sehingga memenuhi syarat mutu hair tonic SNI 16-4955-1998 yaitu sebesar 3-7 ). Selain penurunan pH, cycling test juga memberikan pengaruh pada viskositas hair tonic dimana pada hair tonic F4. F6, dan F7 Penurunan nilai viskositas terjadi karena menyebabkan molekul Ae molekulnya memperoleh energi. Molekul Ae molekul cairan bergerak sehingga gaya interaksi antar molekul melemah. Dengan demikian viskositas sediaan cair akan turun dengan kenaikan temperatur yang menyebabkan formula menjadi lebih encer. KESIMPULAN Pengkombinasian antara fraksi NButanol dan Etil Asetat daun binahong dengan lendir sudah efektif karena setiap pertumbuhan rambut yang cukup signifikan. Dan pada formulasi II sediaan hair tonic kombinasi fraksi N-Butanol daun binahong dan lendir bekicot dengan 15% zat aktif pada perbandingan . memiliki pertumbuhan rambut terbaik dengan nilai rata-rata 17,60 A 4,76 mm pada hari ke-14. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Institut Sains dan Teknologi Al Kamal Jakarta yang telah memberikan dukungan dan fasilitas dalam pelaksanaan penelitian ini. Ucapan terima kasih juga Laboratorium Farmakognosi Laboratorium Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 86-97 Farmakologi Fakultas Farmasi Universitas Prima Indonesia atas izin penggunaan fasilitas laboratorium. Tidak lupa penulis sampaikan apresiasi kepada tim teknisi laboratorium dan mahasiswa yang telah membantu dalam pengumpulan dan pengolahan data. REFERENSI