JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. Pengenalan Perencanaan Karir pada Siswa SMK Logistik Kabupaten Sumedang Mugi Puspita1. Dikdik Purwadisastra2. Indarta Priyana3. Ayu Nike Retnowati4. Harianto Simarmata5 1,2,3,4,5 Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia *E-mail: mugipuspita@unibi. Abstrak Pengenalan perencanaan karir kepada siswa SMK merupakan langkah penting dalam mempersiapkan masa depan di dalam dunia kerja. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan di SMK Logistik Kabupaten Sumedang dengan tujuan untuk mengevaluasi tingkat pemahaman siswa tentang identifikasi minat dan bakat pribadi, pengetahuan tentang langkah-langkah menuju karir yang diinginkan, serta pemahaman mengenai berbagai jenis pekerjaan dan industri. Metode yang digunakan meliputi diskusi dan observasi kepada siswa guna mengumpulkan data terkat minat siswa dalam perencanaan karir setelah lulus sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kesadaran awal tentang pentingnya perencanaan karir, namun memerlukan lebih banyak informasi dan bimbingan mengenai industri yang relevan dan kualifikasi yang Kegiatan PKM ini menekankan pentingnya program bimbingan karir di sekolah untuk membantu siswa dalam merencanakan masa depan mereka dengan lebih baik. Kata kunci: perencanaan karir, siswa SMK, pengabdian kepada masyarakat Abstract Introduction to Career Planning for Vocational High School Students is a crucial step in preparing them for the future in the workforce. This PKM activity was conducted at SMK Logistik in Sumedang Regency, aiming to evaluate students' understanding of identifying personal interests and talents, knowledge about the steps towards desired careers, and understanding of various types of jobs and industries. The methods used included discussions and observations with students to gather data related to their interest in career planning after graduation. The results showed that most students have an initial awareness of the importance of career planning but require more information and guidance regarding relevant industries and necessary qualifications. This PKM activity emphasizes the importance of career guidance programs in schools to help students better plan their futures. Keywords: career planning, vocational high school students, community service PENDAHULUAN Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 pasal 15, dikatakan bahwa pendidikan menengah kejuruan bertujuan untuk menyiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Tujuan tersebut kemudian dijabarkan kembali oleh direktorat pendidikan menengah kejuruan . menjadi dua tujuan, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. Secara khusus tujuan mendirikan sekolah menengah kejuruan adalah menyiapkan peserta didik agar dapat bekerja, baik secara mandiri atau mengisi lapangan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah, sesuai dengan bidang dan program keahlian yang diminati, membekali peserta didik agar mampu memilih karir, ulet dan gigih dalam berkompetisi, serta mampu mengembangkan sikap profesional dalam bidang keahlian yang diminati, dan membekali peserta didik dengan Ilmu Jurnal Lentera Pengabdian : Mugi Puspita. Dikdik Purwadisastra. Indarta Priyana. Ayu Nike Retnowati. Harianto Simarmata JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) agar mampu mengembangkan diri sendiri melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Sebagai langkah strategis. Sekolah Menengah Kejuruan diharapkan dapat memitigasi tingginya angka pengangguran pada anak usia sekolah, mengingat bahwa tidak semua anak lulusan sekolah menengah dapat melanjutkan pendidikannya pada jenjang pendidikan tinggi. Peserta didik pada sekolah kejuruan dibekali sejumlah keterampilan atau keahlian khusus yang diharapkan dapat memberikan ketahanan dan keahlian yang tinggi untuk menghadapi dunia usaha khususnya industri. Pada kenyataannya berdasarkan data BPS mengenai data penggangguran dari tahun 2022-2024, diketahui bahwa angka pengangguran tertinggi terdapat pada jenjang Pendidikan SMK, meskipun secara trend mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Secara detail dapat dilihat pada grafik 1. Gambar 1. Data Pengangguran Berdasarkan Tingkat Pendidikan Mengatasi angka pengangguran tertinggi yang didominasi oleh lulusan SMK, perlu dilakukan pendekatan yang holistik dan terstruktur, yang melibatkan kerjasama antara pemerintah, institusi Pendidikan dan industry. Hal yang perlu dilakukan adalah siswa perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk bersaing secara efektif di pasar kerja global. Siswa SMK perlu memahami berbagai jalur karir yang tersedia dalam bidang keahlian mereka, contohnya membentuk pusat karir di setiap SMK untuk memberikan informasi tentang peluang kerja, bursa kerja, dan pelatihan lanjutan serta edukasi perencanaan karir seperti mengadakan seminar, workshop, dan pelatihan tentang perencanaan karir untuk membantu siswa memahami berbagai jalur karir yang tersedia dan bagaimana Program ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi berbagai pilihan karir dan menentukan jalur yang paling sesuai dengan minat dan bakat mereka. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang diri mereka sendiri dan dunia kerja, siswa dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana mengenai pendidikan dan karir mereka. Pembekalan jenjang karir pada siswa SMK Logistik merupakan langkah penting dalam memastikan mereka siap menghadapi dunia kerja. Program ini tidak hanya mempersiapkan siswa dengan keterampilan teknis yang relevan, tetapi juga mengembangkan keterampilan pribadi dan profesional yang dibutuhkan untuk sukses dalam karir mereka. Perencanaan karir adalah proses yang Jurnal Lentera Pengabdian : Mugi Puspita. Dikdik Purwadisastra. Indarta Priyana. Ayu Nike Retnowati. Harianto Simarmata JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. sangat penting, terutama bagi siswa SMK yang sedang mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. SMK Logistik di Sumedang memiliki kurikulum yang fokus pada bidang logistik, namun banyak siswa yang masih belum memiliki gambaran yang jelas mengenai langkah-langkah yang perlu diambil setelah lulus. Dengan demikian, siswa akan lebih siap untuk berkontribusi secara positif dalam masyarakat dan dunia kerja setelah lulus. SMK Logistik merupakan satu satunya sekolah menengah kejuruan di jurusan pengendalian produksi dan tata kelola logistik di Jawa Barat. SMK swasta ini didirikan pertama kali pada tahun 2020. Saat ini SMK Logistik Sumedang mengimplementasikan panduan kurikulum belajar SMK 2013 REV. Teknik Logistik, menerapkan prinsip Gerakan Nasional Revolusi Mental, agar terwujudnya suasana kehidupan sekolah dan lulusan yang memiliki semangat melayani, bersih, tertib, mandiri dan bersatu serta menjalin kerjasama yang intensif dengan dunia usaha/ dunia industri untuk mengadaptasi peserta didik dan pendidik dengan dunia kerja. SMK Logistik telah bekerja sama dengan perusahaan BUM. PT. Pos Cabang Sumedang. PT. Satria Antaran Prima (SAP) Sumedang. Dinas Kesehatan Sumedang. PT. Pos Cabang Sumedang . dan PT. SAP Sumedang untuk penyaluran tenaga kerja yang berasal dari Pangsa pasar dalam penyerapan lulusan masih terbuka sangat luas, tidak hanya di dalam negeri saja namun sampai Luar Negeri. Dengan pola pendidikan berstandar Internasional. Yayasan Logistik berkomitmen untuk mencetak sumber daya manusia yang handal dan agamis serta siap bersaing di kancah Internasional. Bank Dunia telah melakukan survey terhadap 160 Negara dalam bidang logistik, dan hasilnya Indonesia berada pada rangking 46 dibawah Malaysia dan Singapura, oleh karena itu SMK LOGISTIK berdiri untuk menjawab dan memenuhi permintaan pasar akan sumber daya manusia di bidang logistik berstandar Nasional. SMK Logistik Sumedang fokus untuk mempersiapkan siswa/i untuk berkarir di industri, dengan memberikan berbagai pengetahun dan keterampilan untuk mendapatkan pengalaman sebelum mereka lulus. Sasaran pada kegiatan PKM adalah siswa kelas 1 dan 2 yang membutuhkan keterampilan praktis untuk siap kerja setelah lulus. Siswa perlu dibekali mengenai proses pembelajaran yang sesuai dengan norma - norma sekolah vokasi, agar terwujudnya lulusan yang terampil. Perkembangan infrastruktur di Kabupaten Sumedang telah menunjukkan berbagai kemajuan dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai proyek pembangunan telah dilaksanakan untuk meningkatkan konektivitas, pelayanan publik, dan kualitas hidup masyarakat. Terdapat banyak proyek peningkatan dan pemeliharaan jalan utama dan jalan penghubung antar desa dan kecamatan yang dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas. Proyek Tol Cisumdawu merupakan salah satu proyek besar yang bertujuan menghubungkan Cileunyi di Bandung dengan Dawuan di Majalengka melalui Sumedang. Tol ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan, meningkatkan konektivitas antar wilayah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan yang Peningkatan kualitas dan kuantitas fasilitas pada sektor Pendidikan juga mulai berkembang mulai dari tingkat dasar hingga menengah, termasuk pembangunan gedung baru dan renovasi gedung yang ada. Pengembangan fasilitas untuk pendidikan vokasi seperti SMK, termasuk laboratorium dan ruang praktik untuk meningkatkan keterampilan siswa sesuai kebutuhan industri. Dengan pemahaman mendalam mengenai kondisi potensi wilayah Panyirapan. Dusun Nanggerang. Kabupaten Sumedang, diharapkan SMK Logistik dapat merancang program yang lebih relevan dan bermanfaat bagi siswa dan masyarakat sekitar. Integrasi antara potensi lokal dan kebutuhan pendidikan akan menciptakan sinergi positif untuk kemajuan bersama. Jurnal Lentera Pengabdian : Mugi Puspita. Dikdik Purwadisastra. Indarta Priyana. Ayu Nike Retnowati. Harianto Simarmata JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. METODE SMK Logistik berada di wilayah Panyirapan Dusun Nanggerang. Kab. Sumedang. Desa Nanggerang merupakan sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang. Lokasinya berada di bagian tengah memanjang ke bagian barat wilayah kecamatan. Ujung barat wilayahnya berbatasan dengan wilayah Kabupaten Bandung. Jika dilihat dilihat dari pusat Kecamatan Sukasari, lokasinya berada di sebelah barat dengan jarak sekitar lima kilometer. Kegiatan ini dilaksanakan pada 21 Juni 2024 dengan menggunakan beberapa metode yang saling melengkapi. Dimulai dengan sesi ceramah dan presentasi yang menyampaikan materi mengenai konsep dasar perencanaan karir, termasuk langkah-langkah praktis yang dapat diambil oleh siswa. Selanjutnya, kegiatan berlanjut ke diskusi kelompok yang bersifat interaktif, di mana siswa dapat belajar membuat resume, melakukan simulasi wawancara, dan berdiskusi mengenai pilihan karir yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Untuk mengakhiri rangkaian kegiatan, diadakan sesi bimbingan antar siswa dengan narasumber, yang memungkinkan siswa berkonsultasi secara langsung untuk mendapatkan saran yang lebih personal mengenai pilihan karir mereka. HASIL DAN PEMBAHASAN Setelah mengikuti kegiatan ini, siswa menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan karir. Banyak siswa yang sebelumnya belum menyadari pentingnya mempersiapkan langkah-langkah konkret untuk masa depan karir mereka kini memiliki kesadaran yang lebih baik tentang perlunya perencanaan yang matang. Kegiatan ini membantu siswa untuk memahami bahwa perencanaan karir adalah proses berkelanjutan yang dimulai dari memahami diri sendiri, mengenali peluang, hingga membuat keputusan yang tepat. Melalui workshop dan sesi bimbingan, siswa memperoleh keterampilan praktis yang sangat bermanfaat, seperti cara menyusun resume yang baik, teknik menghadapi wawancara kerja, dan pentingnya soft skills seperti komunikasi dan kerjasama. Siswa juga belajar mengenai berbagai alat dan sumber daya yang dapat mereka gunakan untuk mengeksplorasi peluang karir, termasuk situs pencarian kerja dan jaringan professional Kegiatan ini juga memberikan wawasan kepada siswa tentang dinamika pasar kerja di sektor logistik, termasuk jenis pekerjaan yang tersedia, kualifikasi yang dibutuhkan, dan prospek karir di bidang ini. Hal ini membantu siswa untuk lebih realistis dalam menentukan tujuan karir mereka dan mempersiapkan diri untuk memenuhi persyaratan industri. Melalui sesi diskusi dan bimbingan, siswa diberikan kesempatan untuk mengenali minat dan bakat mereka, serta bagaimana hal tersebut dapat dikaitkan dengan pilihan karir yang tersedia. Beberapa siswa yang awalnya bingung mengenai minat mereka mendapatkan pencerahan dan arahan yang lebih jelas mengenai jalur karir yang mungkin untuk mereka tempuh. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa program pengenalan perencanaan karir sangat bermanfaat dan perlu diadakan secara rutin. Rekomendasi termasuk memperluas cakupan topik yang dibahas, melibatkan lebih banyak praktisi industri untuk berbagi pengalaman nyata, serta memperdalam sesi bimbingan individual untuk membantu siswa dengan kebutuhan khusus. Secara keseluruhan, kegiatan pengenalan perencanaan karir ini berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam merencanakan karir mereka. Hasil ini menunjukkan bahwa dengan bimbingan yang tepat, siswa dapat lebih siap dan termotivasi untuk mengambil langkah-langkah menuju masa depan yang sukses. Jurnal Lentera Pengabdian : Mugi Puspita. Dikdik Purwadisastra. Indarta Priyana. Ayu Nike Retnowati. Harianto Simarmata JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. Gambar 2. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di SMK Logistik Kabupaten Sumedang Dalam kegiatan pengenalan perencanaan karir, siswa diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi minat dan bakat pribadi mereka. Pemahaman siswa dalam mengidentifikasi minat dan bakat pribadi sangat bervariasi, dengan beberapa siswa sudah memiliki pemahaman yang jelas tentang apa yang mereka sukai dan di mana mereka memiliki kemampuan kuat, sementara yang lain baru menyadari minat dan bakat mereka setelah mengikuti sesi bimbingan dan diskusi. Para siswa juga diajarkan tentang pentingnya fleksibilitas dan kesiapan untuk menyesuaikan rencana karir mereka dengan perubahan di pasar kerja, yang memperluas wawasan mereka tentang dinamika dunia kerja. Pengetahuan siswa tentang langkah-langkah yang perlu diambil menuju karir yang diinginkan meningkat secara signifikan setelah mengikuti kegiatan ini. Pada awalnya, sebagian besar siswa belum memiliki pemahaman yang jelas mengenai langkah-langkah konkret yang harus diambil setelah lulus. Namun, melalui presentasi dan diskusi yang diberikan, mereka menjadi lebih memahami pentingnya menyusun rencana karir yang jelas, termasuk menetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang, memperoleh pendidikan dan kualifikasi yang relevan, mengembangkan keterampilan soft dan hard skills, membangun jaringan profesional, mencari peluang magang atau kerja part-time untuk mendapatkan pengalaman, serta mengakses sumber daya seperti situs web pencarian kerja, bimbingan karir, dan seminar industri. Pemahaman ini memberikan landasan yang kuat bagi siswa untuk memulai perjalanan karir mereka dengan lebih percaya diri dan terarah. Pembahasan Berdasarkan temuan, siswa SMK Logistik menunjukkan kesadaran awal mengenai pentingnya perencanaan karir. Hal ini sejalan dengan teori Super . yang mengemukakan bahwa tahap eksplorasi dalam pengembangan karir sangat penting, di mana individu mulai mengeksplorasi minat, nilai, dan bakat mereka. Super juga menekankan bahwa proses ini adalah bagian penting dalam membentuk identitas karir seseorang Hasil observasi menunjukkan bahwa meskipun siswa memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya perencanaan karir, banyak yang masih memerlukan informasi lebih lanjut mengenai langkah konkret yang harus diambil untuk mencapai tujuan karir mereka. Sesuai dengan model pengembangan karir oleh Ginzberg. Ginsburg. Axelrad, dan Herma . , yang menunjukkan bahwa selama fase pilihan realistis, individu perlu membuat keputusan yang lebih matang dan realistis tentang karir mereka, termasuk pemahaman tentang kualifikasi dan pengalaman yang dibutuhkan. Siswa yang terlibat dalam kegiatan ini menunjukkan kebutuhan akan bimbingan lebih lanjut dalam memahami berbagai industri dan pekerjaan. Merujuk pada teori Holland . mengenai tipetipe kepribadian dan lingkungan kerja menyatakan bahwa kesesuaian antara tipe kepribadian seseorang dengan lingkungan kerja tertentu dapat mempengaruhi kepuasan dan keberhasilan karir. Pentingnya Jurnal Lentera Pengabdian : Mugi Puspita. Dikdik Purwadisastra. Indarta Priyana. Ayu Nike Retnowati. Harianto Simarmata JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. pemahaman yang lebih baik tentang berbagai industri dan pekerjaan dapat membantu siswa dalam menemukan kecocokan yang lebih baik antara minat dan bakat mereka dengan pekerjaan yang tersedia. Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat kebutuhan untuk mengembangkan program bimbingan karir yang lebih komprehensif di sekolah-sekolah. Ini didukung oleh penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa program bimbingan karir yang baik dapat membantu siswa dalam memahami pilihan karir mereka dengan lebih baik dan membuat keputusan yang lebih informasi tentang masa depan mereka (Herr & Cramer, 1. KESIMPULAN Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya perencanaan karir dan memberikan mereka alat-alat yang diperlukan untuk memulai perencanaan tersebut. Siswa diharapkan mampu merumuskan rencana karir jangka pendek dan jangka panjang yang realistis dan sesuai dengan minat serta kemampuan mereka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berperan penting dalam membantu siswa SMK Logistik di Sumedang mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diberikan, diharapkan siswa dapat lebih percaya diri dan terarah dalam mencapai tujuan karir mereka. Kegiatan seperti ini sebaiknya dilakukan secara rutin untuk terus mendukung pengembangan potensi siswa dan menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan pasar kerja. DAFTAR PUSTAKA