Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. Edukasi Teknologi Digital dan Energi Terbarukan sebagai Strategi Penguatan Kapasitas Komunitas Peduli Waduk Jlantah Menuju Pariwisata dan UMKM Berkelanjutan di Karanganyar Ramadhian Agus Triono SudalyoA*. Tri Irianto TjendrowasonoA. SukocoA. Agus RiantoA. Abdillah Baradja. Jani KusantiA. Bayu MuktiA. Noor Abdul HarisA. Frido OktaviandreA 135679Program Studi Teknik Informatika. Universitas Surakarta Email: ramadhianagustriono@gmail. Email: sukoco@unsa. Email: dillahbaraja@gmail. Email: jani_kusanti@unsa. Email: bayu. unsa@gmail. Email: mrido5813@gmail. 2Program Studi Teknik Elektro. Universitas Surakarta Email: tjendrowasono@gmail. 48Program Studi Sistem Komputer. Universitas Surakarta Email: riantosolo73@gmail. Email: harisnoorabdul@gmail. Submitted: 12-04-2026 Revised: 20-06-2026 Accepted: 30-06-2026 Abstract This Community Service (PkM) activity aims to enhance the capacity of the Komunitas Peduli Waduk (KPW) at Jlantah Reservoir. Jatiyoso District. Karanganyar Regency, through digital technology education and renewable energy utilization strategies. The activity was held on March 20, 2025 using a Forum Group Discussion (FGD) method, facilitated by the Surakarta River Basin Authority (BBWS), involving 35 participants from Karangsari and Tlobo Villages. Three main topics were delivered: . the use of digital technology for tourism promotion and MSME development via social media, websites, and applications. an introduction to renewable energy power generation including micro-hydro and floating solar power plants. IoT-based water and soil resource monitoring using ESP32 microcontrollers. Results indicated high participant enthusiasm for technology adoption and a clear need for follow-up technical training to build independent community capacity. The activity successfully fostered multi-stakeholder collaboration among academics, the local community, village government, and BBWS Surakarta toward sustainable development of the Jlantah Reservoir area. Keywords: Community Service. Digital Technology. Renewable Energy. MSMEs. Local Tourism. IoT Abstrak Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas Komunitas Peduli Waduk (KPW) Waduk Jlantah. Kecamatan Jatiyoso. Kabupaten Karanganyar, melalui strategi edukasi teknologi digital dan pemanfaatan energi terbarukan. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Maret 2025 menggunakan metode Forum Group Discussion (FGD) yang difasilitasi oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Surakarta, melibatkan 35 peserta dari Desa Karangsari dan Desa Tlobo. Tiga topik utama disampaikan: . pemanfaatan teknologi digital untuk promosi pariwisata dan pengembangan UMKM melalui media sosial, situs web, dan aplikasi. pengenalan pembangkit listrik energi terbarukan berupa PLTA mikrohidro dan PLTS apung. monitoring sumber daya air dan tanah berbasis IoT menggunakan mikrokontroler ESP32. Hasil kegiatan menunjukkan Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. antusiasme tinggi peserta terhadap adopsi teknologi, serta teridentifikasinya kebutuhan pelatihan lanjutan dan pendampingan teknis untuk penguatan kapasitas komunitas secara mandiri. Kegiatan ini berhasil mendorong kolaborasi multipihak antara akademisi, komunitas lokal, pemerintah desa, dan BBWS Surakarta dalam mewujudkan pengembangan kawasan Waduk Jlantah yang Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat. Teknologi Digital. Energi Terbarukan. UMKM. Pariwisata Lokal. IoT PENDAHULUAN Waduk Jlantah yang terletak di Kecamatan Jatiyoso. Kabupaten Karanganyar. Jawa Tengah, mencakup wilayah Desa Karangsari dan Desa Tlobo. Keberadaan waduk ini tidak sekadar berperan sebagai konservasi sumber daya air, tetapi juga menyimpan potensi besar untuk pengembangan pariwisata berbasis alam dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM). Sayangnya, potensi tersebut belum termanfaatkan secara optimal karena terbatasnya literasi digital, akses teknologi, dan pengetahuan tentang energi terbarukan di kalangan komunitas lokal. Penguatan literasi digital pada pelaku UMKM di kawasan desa wisata terbukti mampu meningkatkan kompetensi pemasaran digital dan daya saing komunitas lokal (Hidayat et al. , 2. Lebih lanjut. Sudalyo et al. menegaskan bahwa pelatihan digital marketing yang terstruktur mampu meningkatkan partisipasi ekonomi dan menciptakan unit usaha baru berbasis komunitas. Sejalan dengan itu. Sudalyo, et al. membuktikan bahwa pemberdayaan melalui pengembangan usaha rintisan secara nyata mampu memperkuat kapasitas ekonomi komunitas lokal. Strategi ini relevan untuk diterapkan di kawasan Waduk Jlantah yang memiliki kekayaan sumber daya alam dan potensi wisata air yang tinggi (Sudalyo et al. , 2. Di sisi lain, kawasan bendungan menyimpan potensi signifikan bagi pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT). Kementerian ESDM . menyatakan bahwa potensi EBT di Indonesia sangat besar dan tersebar, termasuk di kawasan aliran sungai dan bendungan. Rahayu dan Windarta . mengkaji bahwa pengembangan PLTA dan PLTMH di Indonesia memiliki potensi besar sebagai bagian dari bauran energi kebijakan yang terus diperkuat melalui Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). Sementara itu, lingkungan berbasis sensor dan IoT pengelolaan sumber daya air secara Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik panduan teknis monitoring DAS yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal PDASRH . , (Putra et al. , 2. Pemberdayaan pendidikan dan penguasaan TIK (Anwas, 2. Suharto . menegaskan bahwa pemberdayaan komunitas agar dapat mengelola Pengembangan TIK mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan peluang usaha baru di negara berkembang, termasuk di sektor pariwisata lokal (Ifinedo, 2. Nasdian . menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan dipengaruhi kemampuan masyarakat mengakses informasi secara adil dan Kominfo mendorong literasi digital pedesaan melalui program transformasi digital (Kotler et al. menjelaskan bahwa integrasi AI. IoT, dan big data sangat penting untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang efisien. Kriyantono . menekankan bahwa perkembangan teknologi komunikasi membawa perubahan sosial yang signifikan, termasuk perubahan pola interaksi dan promosi berbasis komunitas. kawasan bendungan. Putra et al. Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. monitoring IoT berbasis ESP32 dalam mendukung pengelolaan sumber daya air berkelanjutan. Bertolak dari kondisi tersebut. Universitas Surakarta melalui dosendosen Fakultas Teknik Elektro dan Informatika melaksanakan kegiatan PkM kepada Komunitas Peduli Waduk (KPW) Waduk Jlantah, dengan difasilitasi oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Surakarta. Kegiatan mendorong kolaborasi multipihak demi penguatan kapasitas komunitas secara mandiri dan berkelanjutan. METODE PELAKSANAAN Kegiatan PkM dilaksanakan pada Kamis, 20 Maret 2025, pukul 10. 00Ae 00 WIB di kawasan Waduk Jlantah. Kecamatan Jatiyoso. Kabupaten Karanganyar, dengan difasilitasi oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Surakarta. Peserta kegiatan berjumlah 35 orang yang merupakan pengurus dan anggota Komunitas Peduli Waduk (KPW) dari Desa Karangsari dan Desa Tlobo. Kegiatan PkM ini melibatkan pembagian peran yang terstruktur sesuai kompetensi masing-masing. Struktur menjamin efektivitas pelaksanaan FGD sekaligus mendorong sinergi Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik antar-anggota dalam mencapai tujuan Rincian Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. disajikan pada Tabel 1 berikut. Tabel 1. Kontribusi Anggota Tim dalam Kegiatan PkM Anggota Tim Peran / Kontribusi dalam Kegiatan PkM Ramadhian Agus Triono Sudalyo Ketua pelaksana. perancang kegiatan. FGD. penyusun laporan dan artikel ilmiah Tri Irianto Tjendrowasono Dekan FTEI. penanggung jawab institusi. koordinator eksternal dengan BBWS Surakarta dan perangkat desa Sukoco Koordinator materi dan konten multimedia. pendamping teknis pembuatan media promosi Agus Rianto Koordinator teknis pelaksanaan. Kaprodi Teknik Informatika. pendamping peserta dalam sesi sistem informasi Abdillah Baradja Pendamping teknis pengembangan antarmuka aplikasi dan teknologi informasi. fasilitator diskusi UMKM digital Jani Kusanti Narasumber utama Materi 1: Pendekatan Teknologi Digital untuk Pariwisata dan Pertumbuhan UMKM Bayu Mukti Pendamping UI/UX pengembangan konten digital. visual kegiatan Noor Abdul Haris Pendamping teknis materi sistem informasi. pengelolaan data presensi, dokumentasi, dan evaluasi kegiatan Frido Oktaviandre Pendamping teknis materi IS/IT Management. analisis kebutuhan teknologi komunitas dan pelaporan hasil FGD Sumber: Tim PkM Universitas Surakarta, 2025 Pembagian mencerminkan sinergi multidisiplin antara anggota tim yang mencakup informatika, sistem informasi, dan teknologi pendidikan. Koordinasi yang terstruktur ini menjadi faktor kegiatan secara menyeluruh dan Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Pendekatan Pelaksanaan Metode yang digunakan adalah Forum Group Discussion (FGD) yang mengutamakan komunikasi dua arah antara narasumber dan peserta. Pendekatan partisipatif ini dirancang untuk memberikan ruang diskusi, eksplorasi ide, dan interaksi langsung guna komunitas dalam pengelolaan dan pelestarian kawasan Waduk Jlantah. Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. BBWS Surakarta perangkat desa, serta penyiapan . Pelaksanaan FGD, pembukaan resmi, penyampaian tiga materi utama, dan sesi tanya jawab dan . Evaluasi dan Penutup, berupa pengisian lembar kehadiran dan evaluasi, dokumentasi kegiatan, serta penutupan oleh Narasumber dan Materi Tiga narasumber dari dosen Universitas Surakarta menyampaikan materi sebagaimana disajikan pada Tabel 2 berikut. Tahapan Kegiatan Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap: . Persiapan dan Koordinasi, meliputi koordinasi internal tim dosen FTEI UNSA, koordinasi eksternal Tabel 2. Narasumber dan Materi FGD PkM Waduk Jlantah 2025 Narasumber Topik Fokus Materi Pembuatan website. Teknologi Digital (Facebook. Jani Kusanti. Kom. Cs. untuk Pariwisata & Instagram. TikTo. UMKM pemasaran digital PLTA mikrohidro. Energi Terbarukan PLTS Yuwono Bimo Purnomo, di Area Bendungan kemandirian energi, . Eng. Jlantah Sensor IoT . Fajar Budi Setiawan. Monitoring Sumber NPK). Eng. Air dan Tanah ESP32, monitoring MQTT Sumber: Tim PkM Universitas Surakarta, 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan Forum Group Discussion Kegiatan FGD interaktif dan partisipatif dengan melibatkan 35 peserta dari KPW Jlantah. Suasana diskusi yang inklusif kelompok usia dan latar belakang peserta, mulai dari pemuda hingga Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. tokoh masyarakat setempat. Ketua Satgas PkM UNSA. Tri Prandono. membuka kegiatan secara resmi, dilanjutkan sambutan dari Kepala Desa Karangsari. Hartanto, yang menegaskan pentingnya teknologi untuk mendukung daya saing desa Dokumentasi pelaksanaan kegiatan disajikan pada Gambar 1 dan Gambar 2 berikut. Gambar 1. Ramadhian Agus Triono Sudalyo memandu jalannya kegiatan FGD Teknologi Digital: Peluang dan Tantangan bagi KPW Materi tentang strategi digital yang disampaikan oleh Jani Kusanti. Kom. Cs. mendapat respons sangat positif, khususnya dari kalangan muda KPW. Peserta digital, pengelolaan media sosial, serta strategi pemasaran daring produk UMKM lokal. Sebagian peserta menyampaikan hambatan berupa keterbatasan akses teknologi dan keahlian digital, namun antusias Temuan ini selaras dengan Hidayat literasi digital pada pelaku UMKM di meningkatkan kapasitas pemasaran digital dan keterlibatan komunitas lokal dalam promosi pariwisata. Sudalyo et al. juga melaporkan bahwa pelatihan konten digital secara nyata meningkatkan kemampuan promosi komunitas lokal dalam menciptakan nilai tambah ekonomi. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. Gambar 2. Jani Kusanti menyampaikan materi Teknologi Digital untuk Pariwisata dan UMKM Energi Terbarukan: Potensi Lokal yang Belum Termanfaatkan Pemaparan Yuwono Bimo Purnomo. Eng. tentang PLTA mikrohidro dan PLTS apung memicu antusiasme besar dari peserta. Diskusi pengurangan ketergantungan energi implementasi secara swadaya dan Pertanyaan peserta banyak berfokus pada aspek biaya awal, teknis pengelolaan, dan dukungan regulasi pemerintah. Hal ini konsisten dengan Rahayu Windarta bendungan dan aliran sungai di Indonesia memiliki potensi besar untuk pengembangan PLTA dan PLTMH sebagai bagian dari transisi energi hijau yang berkelanjutan. Kementerian ESDM . juga menyatakan bahwa potensi EBT di Indonesia, termasuk di kawasan waduk, masih sangat besar untuk Monitoring Berbasis IoT: Solusi Pengelolaan Sumber Daya Alam Fajar Budi Setiawan. Eng. kualitas air dan tanah berbasis ESP32 yang terintegrasi dengan platform IoT menggunakan protokol MQTT. Sistem . H, kekeruhan, suh. dan kadar unsur hara tanah (NPK) secara real-time melalui dashboard berbasis web maupun aplikasi mobile. Sejumlah peserta menyatakan pemantauan sederhana menggunakan perangkat mobile. Beberapa pengurus KPW mengusulkan kerja sama dengan universitas untuk pemetaan sumber air yang lebih menyeluruh di kedua desa. Ini mendukung temuan Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Putra et al. mengenai efektivitas monitoring IoT pada kawasan waduk sebagai alat bantu pengambilan kebijakan berbasis data. Dinamika Diskusi dan Isu Utama yang Berkembang Sesi tanya jawab berlangsung dinamis dengan tiga isu utama: . kesiapan SDM lokal dalam memahami . kebutuhan pelatihan lanjutan yang bersifat praktikal dan aplikatif. peluang kolaborasi jangka panjang Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. antara universitas, desa, dan BBWS Surakarta. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung selama kegiatan dan pengisian lembar umpan balik oleh 35 peserta di akhir Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi serta mengikuti kegiatan serupa di masa Rekapitulasi hasil umpan balik peserta disajikan pada Tabel 3 Tabel 3. Rekapitulasi Hasil Umpan Balik Peserta Kegiatan PkM Waduk Jlantah No Aspek Penilaian Persentase Positif Keterangan Kejelasan disampaikan narasumber 91,4% Sangat Baik Relevansi kebutuhan komunitas 88,6% Sangat Baik Antusiasme dan keterlibatan aktif peserta 94,3% Sangat Baik Keinginan pelatihan/kegiatan lanjutan 97,1% Sangat Tinggi Kepuasan terhadap pelaksanaan kegiatan 92,9% Sangat Puas Sumber: Lembar Umpan Balik Peserta Kegiatan PkM. Tim PkM Universitas Surakarta, 2025 Data pada Tabel 3 menunjukkan bahwa seluruh aspek penilaian mendapatkan respons positif di atas 88%, dengan antusiasme peserta mencapai 94,3% dan keinginan untuk mengikuti kegiatan lanjutan sebesar 97,1%. Hal ini mengindikasikan bahwa kegiatan PkM berjalan efektif dan berhasil membangkitkan motivasi Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mengembangkan kapasitas mereka. Temuan ini sejalan dengan Anwas . yang menegaskan bahwa partisipatif dan aplikatif cenderung kepuasan komunitas yang tinggi. Peran Tim dan Keterlibatan Pemangku Kepentingan Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari peran tim yang Noor Abdul Haris berperan dalam pengelolaan data sistem informasi, presensi peserta, dan seluruh proses administrasi berjalan Frido Oktaviandre kebutuhan teknologi komunitas dari perspektif IS/IT Management dan FGD Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. Bayu Mukti menangani pendampingan teknis desain konten digital bagi peserta. Keterlibatan aktif BBWS Surakarta dan pemerintah desa setempat memperkuat basis kolaborasi yang Sinergi multipihak ini selaras dengan prinsip pemberdayaan sebagaimana dikemukakan Nasdian . , yakni bahwa keberhasilan kepentingan untuk mengakses dan mengelola informasi secara bersama. Dokumentasi foto bersama seluruh peserta dan tim PkM disajikan pada Gambar 3 berikut. Gambar 3. Foto bersama tim PkM Universitas Surakarta dengan Komunitas Peduli Waduk Jlantah dan stakeholder terkait Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik PENUTUP Kegiatan PkM di kawasan Waduk Jlantah. Kecamatan Jatiyoso. Kabupaten Karanganyar, berhasil dilaksanakan melalui FGD Edukasi pemanfaatan media sosial, website, dan aplikasi mobile untuk promosi UMKM lokal. Pengenalan konsep PLTA mikrohidro dan PLTS apung tentang potensi kemandirian energi berbasis sumber daya lokal. Edukasi sistem monitoring berbasis IoT memberikan pengetahuan teknis yang aplikatif untuk pengelolaan sumber Kegiatan berhasil mendorong akademisi, komunitas, pemerintah desa, dan BBWS Surakarta, yang merupakan fondasi penting bagi pengembangan kawasan Waduk Jlantah jangka panjang. Antusiasme dan partisipasi aktif peserta menjadi indikator kesiapan komunitas untuk melalui program pendampingan lanjutan yang terstruktur. Sebagai tindak lanjut, diperlukan: studi kelayakan teknis energi . Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. digitalisasi data sumber daya alam. program PkM berkelanjutan yang mengintegrasikan pelatihan keterampilan digital, pengelolaan energi, dan monitoring lingkungan secara terpadu bersama BBWS Surakarta dan pemerintah desa. DAFTAR PUSTAKA