JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 6 NOMOR 3 TAHUN 2022 (Halaman 284-. Diterima: Agustus 2022 Disetujui: Oktober 2022 Dipublikasikan: Desember 2022 PELATIHAN TEKNIK PEMIJAHAN INDUK LELE DENGAN METODE KAWIN SUNTIK PADA POKDAKAN TAPAL BATAS. KECAMATAN SEBATIK TENGAH, KABUPATEN NUNUKAN Catfish Spawning Technique Training with Injectable Mating Method at Pokdakan Tapal Batas. Sebatik Central Distrik. Nunukan Regency Kartina1*. Awaludin1. Nasra1. Salman. S1. Nurasmi2. Khaerunnisa3. Aswar Amiruddin4 Prodi Akuakultur. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Borneo Tarakan Prodi THP. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Borneo Tarakan Prodi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Borneo Tarakan Prodi Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Borneo Tarakan . artina@borneo. ABSTRAK Sejalan dengan program pemerintah, saat ini dilakukan upaya mendorong masyarakat melalui program untuk mewujudkan ketahanan pangan di penjuru Negeri, termasuk pulau Sebatik. Pulau Sebatik merupakan pulau terdepan dari Provinsi Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan Tawau. Sabah Malaysia. Diantara program yang dilaksanakan adalah penerapan teknologi dalam perikanan budidaya, misalnya untuk komoditas ikan air tawar. Program tersebut, diharapkan tidak hanya untuk memberdayakan ekonomi, namun juga menjadi benteng ketahanan pangan untuk warga sekitar. Kelompok Petani Lele Pokdakan Tapal Batas. Kecamatan Sebatik Tengah, merupakan salah satu kelompok yang saat ini aktif dalam budidaya lele. Lele dipilih sebagai komoditi yang dikembangkan karena Ikan lele merupakan salah satu komoditi perikanan yang mengalami peningkatan dalam produksi karena permintaan pasar yang meningkat, serta tidak sulit untuk dibudidayakan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi mitra dalam budidaya lele khususnya kemampuan mitra dalam penyediaan benih melalui pelatihan pemijahan semibuatan dengan Teknik kawin suntik. Tahapan kegiatan terdiri dari . survey lokasi. perjanjian kemitraan. sosialisasi program. pelatihan pemijahan semi buatan dengan kawin suntik. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan mitra terkait budidaya khususnya pemijahan buatan dengan kawin suntik dan peningkatan keterampilan mitra, dimana mitra mampu mempraktekkan kawin suntik induk lele secara tepat, hingga mampu menghasilkan benih secara mandiri. Kata Kunci: Ikan Lele. Kawin Suntik. Pemijahan Semi Buatan ABSTRACT In line with government programs, currently efforts are being made to encourage the community through programs to achieve food security throughout the country, including Sebatik Island. Sebatik Island is the foremost island of North Kalimantan Province which is directly adjacent to Tawau. Sabah Malaysia. Among the programs implemented, is the application of technology in aquaculture, for example for freshwater fish commodities. The program is expected not only to empower the economy, but also to become a bulwark of food security for local residents. The Pokdakan Tapal Border Catfish Farmer Group. Central Sebatik District, is one of the groups currently active in catfish cultivation. Catfish was chosen as a commodity to be developed because catfish is one of the fishery commodities that has increased in production due to increasing market demand, and is not difficult to cultivate. This activity aims to provide knowledge and skills for partners in catfish cultivation, especially the ability of partners in providing seeds through semi-artificial spawning training with injection mating techniques. The activity stages consist of . site survey. partnership agreement. program socialization. semi-artificial spawning training with injection mating. The results achieved from this activity were an increase in partners' knowledge related to cultivation, especially artificial spawning by injection mating and an increase in partner skills, where partners were able to practice injecting catfish broodstock correctly, so that they were able to produce seeds independently. Keywords: Catfish. Injectable Mating. Semi Artificial Spawning. Kartina et al. Pelatihan Teknik Pemijahan Induk Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 6 NOMOR 3 TAHUN 2022 (Halaman 284-. Diterima: Agustus 2022 Disetujui: Oktober 2022 Dipublikasikan: Desember 2022 Perkembangan usaha budidaya ikan PENDAHULUAN lele AuPokdakan Tapal BatasAy hingga saat Budidaya perikanan merupakan masih belum stabil dengan hasil panen yang salah satu upaya yang dilakukan untuk tak menentu. Hal ini disebabkan oleh meningkatkan produksi perikanan pada beberapa faktor. Faktor tersebut antara lain: masa kini dan masa mendatang. Pada ketersediaan benih yang masih langka dan beberapa tahun terakhir, usaha bidang bergantung pada pasar karena stok benih yang perikanan mulai diminati masyarakat. Salah ada di Kaltara masih mengandalkan benih satu komoditas perikanan yang sangat yang didatangkan dari luar pulau. Hal ini prospektif untuk dibudidayakan dalam menyebabkan harga benih ikan lebih mahal skala industri dan rumah tangga adalah ikan dan kualitas benih menurun karena pengaruh lele (Clarias sp. Lele memiliki nilai jual perjalanan saat proses pengiriman. Pokdakan tinggi dan cara budidaya yang tidak sulit. tapal batas belum memilik keterampilan Ikan lele menjadi komoditas unggulan dalam menghasilkan benih berkualitas. masyarakat indonesia karena mudah Pembesaran ikan lele juga belum maksimal dibudidayakan, dapat dipijahkan sepanjang karena sarana dan prasarana yang digunakan tahun, kandungan gizinya cukup tinggi Manajemen produksi yang belum serta dapat dipelihara dengan padat tebar baik berdampak pada rendahnya produksi yang tinggi dalam lahan terbatas sehingga belum sebanding dengan biaya (Subandiyono, 2. yang dikeluarkan untuk pembelian bibit. Pada tahun 2014-2018, produksi pakan dan keperluan lainnya. Tujuan yang perikanan budidaya ikan lele mengalami ingin dicapai dari program ini adalah peningkatan yang signifikan yaitu mencapai pengetahuan dan Namun, peningkatan ini masih belum keterampilan mitra terkait budidaya ikan lele mampu memenuhi kebutuhan permintaan dan teknik pemijahan induk dengan metode akan ikan lele (KKP, 2. Ketersediaan kawin suntik sehingga ke depan mitra benih unggul menjadi salah satu faktor mampu menghasilkan benih secara mandiri. yang dapat mendukung peningkatan Benih unggul dapat dihasilkan METODE dari induk yang berkualitas sehingga dapat Kegiatan pelatihan ini dilakukan menghasilkan telur yang berkualitas pula. selama kurang lebih 4 bulan, di Pokdakan Peningkatan produksi ini berdampak Tapal Batas. Kecamatan Sebatik Tengah, terhadap peningkatan kebutuhan benih. Kabupaten Nunukan. Kalimantan Utara. Oleh sebab itu kebutuhan benih yang tinggi Tahapan pelaksanaan kegiatan terdiri dari: hanya dapat dipenuhi melalui produksi benih ikan Lele secara massal. Kendala Persiapan yang dialami dalam penyediaan benih Tahap Survei Tim pelaksana kegiatan melakukan bergantung pada benih yang dibeli dan lokasi di Pokdakan Tapal Batas didatangkan dari luar pulau. Kendala lain untuk kegiatan pengabdian masyarakat dalam budidaya ikan lele yaitu penyediaan meliputi keadaan dan permasalahan yang benih yang unggul serta kuantitas benih dihadapi masyarakat sasaran terutama yang belum mampu memenuhi permintaan mengenai kesulitan mitra dalam budidaya pasar untuk kegiatan pembesaran ikan lele lele akibat benih yang tidak selalu tersedia, khususnya bagi pembudidaya yang ada di harga benih relatif mahal sehingga biaya Kabupaten Nunukan. Kalimantan Utara. produksi menjadi tinggi. Seperti halnya yang dialami oleh Pokdakan Tapal Batas Kecamatan Sebatik Tengah. Kartina et al. Pelatihan Teknik Pemijahan Induk Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 6 NOMOR 3 TAHUN 2022 (Halaman 284-. Diterima: Agustus 2022 Disetujui: Oktober 2022 Dipublikasikan: Desember 2022 Tahap Perjanjian Kemitraan Langkah selanjutnya setelah disepakati tempat pelaksanaan yaitu melakukan perjanjian dengan ketua Pokdakan Tapal Batas, memohon kesediaannya menjadi mitra untuk pengabdian masyarakat yaitu kegiatan Aupelatihan teknik pemijahan induk lele dengan metode kawin suntik sebagai upaya untuk meningkatkan produksi benihAu. Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi Program Sosialisasi koordinasi dan penyampaian rencana kegiatan yang akan dilakukan kepada ketua Pokdakan serta persiapan terkait kebutuhan alat dan bahan yang akan digunakan selama kegaiatan PKM, serta kesepakatan terkait jadwal rencana kegiatan selama kurang lebih 5 Sosialisasi dan penyuluhan terkait budidaya lele dan teknik pemijahan Sosialisasi dilakukan selama 1 hari di Pokdakan Tapal Batas dengan menghadirkan anggota kelompok pokdakan dan masyarakat setempat yang tertarik dengan budidaya lele. Pada kegiatan ini tim melakukan pemaparan materi dengan metode ceramah dan diskusi untuk meningkatakan pengetahuan mitra terkait budidaya lele dan proses pemijahan hingga pembenihan lele. Pelatihan praktek metode kawin suntik pada induk lele Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mitra dalam melakukan pemijahan semi buatan melalui kawin suntik. Disini mitra dilibatkan secara langsung untuk mempraktekkan Teknik menyuntik induk yang telah matang gonad. Evaluasi program Kartina et al. Pelatihan Teknik Pemijahan Induk Evaluasi masyarakat bertujuan untuk mengetahui ketercapaian program oleh mitra dengan melakukan observasi dan menggunakan HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait pelatihan pemijahan induk lele dengan Teknik kawin suntik merupakan upaya melatih mitra untuk dapat memproduksi benih sendiri sehingga produksi lele di tapal batas dapat Sebelum program dilakukan koordinasi dengan mitra terkait teknis kegiatan serta alat dan bahan yang diperlukan agar kegiatan dapat berlangsung dengan baik dan tujuan program dapat tercapai. Sosialisasi dan Penyuluhan Untuk meningkatkan pemahaman mitra dilakukan penyuluhan selama 1 hari meliputi penyampaian materi dan diskusi terkait budidaya ikan lele secara umum dan teknik pemijahan buatan metode kawin suntik secara khusus (Gambar . Gambar 1. kegiatan penyuluhan Teknik budidaya lele dan pemijahan semi buatan dengan kawin suntik Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 6 NOMOR 3 TAHUN 2022 (Halaman 284-. Diterima: Agustus 2022 Disetujui: Oktober 2022 Dipublikasikan: Desember 2022 Materi yang disampaikan pada saat kegiatan penyuluhan terkait kawin suntik . emijahan buata. dengan menggunakan hormon ovaprim dan cara membedakan induk jantan dan betina yang telah matang Kedua materi ini merupakan pengetahuan awal yang harus diketahui oleh masyarakat untuk memijahkan ikan dengan metode pemijahan buatan. Berikut ini materi yang disampaikan selama penyuluhan berlangsung yaitu: Konsep pemijahan semi buatan dengan kawin suntik: Pemijahan dengan kawin suntik adalah melakukan manipulasi hormon gonadotropin menggunakan hormon Ovaprim campuran analog salmon Gonadotropin Releasing Hormone . GnRH . Hormone tersebut berfungsi untuk merangsang proses ovulasi dan pemijahan ikan yaitu pada proses memberikan daya rangsang yang lebih tinggi, menghasilkan telur dengan kualitas yang baik dan dapat menekan angka mortalitas (Sukendi, 1. Kelebihan pemijahan ikan lele dengan metode kawin suntik menggunakan hormon dapat dilakukan kapan saja, tanpa menunggu musim sehingga selama setahun pemijahan dapat dilakukan 12 kali siklus pemijahan, hal ini dapat meningkatkan produksi benih. Teknik ini dapat mengatasi kendala penyediaan benih baik secara kualitas, kuantitas dan Teknik Seleksi Induk Ciri induk yang baik yaitu . organ tubuh lengkap dan normal . Umur induk betina mencapai 1,5 tahun . Umur induk jantan mencapai 1 tahun . Bobot induk minimal 1 kg . Betina tubuh gemuk tidak berlemak . Jantan bertubuh langsing dan rongga perut tidak berlemak . Alat kelamin normal dan kemerah-merahan . Selama perawatan FCR rendah. Kartina et al. Pelatihan Teknik Pemijahan Induk Perberdaan induk jantan dan betina (Gambar . yang siap untuk dipijahkan yaitu: . perut membesar dan lembek. gerakan agak lambat dan jinak. alat kelamin berwarna kemerahan dan . secara umum warna tubuh menjadi kemerahan. bila perut diurut maka akan keluar cairan Sedangkan pada induk jantan yang siap memijah ditandai dengan ciri-ciri: . tubuh gemuk dan ramping. bentuk kelamin agak memanjang dan meruncing, besar dan mengeras. Gerakan lincah dan gesit. warna sirip cenderung kemerahan. induk akan mengeluarkan cairan putih yang disebut sperma. Gambar 2. perbedaan induk lele jantan dan betina yang telah matang gonad (Dokumen Kemendikbud, 2. Secara umum, ikan lele yang sudah siap untuk dipijahkan akan cenderung saling mendekat dan berkejaran antara jantan dan betina. Jika induk tidak ada kecenderungan berdekatan dengan lawan jenisnya, kemungkinan besar ikan tersebut masih belum siap. Pelatihan Teknik pemijahan semi buatan dengan kawin suntik Pemijahan metode kawin suntik bertujuan untuk merangsang ikan untuk dapat memijah. Mitra diberikan pelatihan teknik (Gambar 3. ) Alat dan bahan yang Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 6 NOMOR 3 TAHUN 2022 (Halaman 284-. Diterima: Agustus 2022 Disetujui: Oktober 2022 Dipublikasikan: Desember 2022 menggunakan hormone ovaprim antara lain: hormone ovaprim, larutan fisiologis (NaCl 0,9%), induk ikan lele yang dipelihara dengan menggunakan pakan kunyit, akuarium, hapa syiring, artemia, kaporit dan natrium thiosulfate dan air tawar. Berikut ini tahapan dalam kegiatan kawin suntik dengan Alat-alat yang akan digunakan dibersihkan terlebih dahulu. Induk ikan lele yang digunakan yaitu induk yang telah matang Penyuntikan dengan menggunakan syring/spoit . 1-5 m. , hormon ovaprim dengan dosis 0,3 - 0,5 ml/kg dari berat tubuh induk. Penyuntikan dapat dilakukan 1-2 kali untuk betina dan hanya sekali untuk jantan. Sebelum pengenceran dengan perbandingan hormon dan larutan infus sebanyak 1:3. Bila penyuntikan pada betina dapat penyuntikan pertama hanya 1/3 dosis dan penyuntikan kedua 2/3 Sementara interval waktu penyuntikannya sekitar 6 -7 jam. Waktu penyuntikan pada induk jantan dilakukan bersamaan dengan waktu penyuntikan kedua pada induk betina. Penyuntikan dilakukan pada bagian punggung dengan kemiringan jarum suntik 40 Ae 45AC dan kedalaman jarum suntik A 1 cm. Setelah ovaprim didorong masuk, jarum suntik dicabut lalu bekas suntik ditutup dengan jari sambil ditekan secara perlahan Ae lahan beberapa saat agar ovaprim tidak keluar (Sinjal, 2. Waktu penyuntikan sebaiknya sekitar jam 4 sore Gambar 3. Praktik penyuntikan hormone ovaprim pada induk oleh tim dan perwakilan mitra. Setelah penyuntikan hormon, induk ditempatkan kedalam wadah yang dilengkapi dengan kakaban dan siap untuk dipijahkan, umumnya akan dihasilkan telur keesokan harinya atau dalam 12-24 jam setelah penyuntikan. Secara sederhana Tahapan Pemijahan dapat dilihat pada Gambar 4. Gambar 4. tahapan pemijahan induk Lele Kartina et al. Pelatihan Teknik Pemijahan Induk Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 6 NOMOR 3 TAHUN 2022 (Halaman 284-. Diterima: Agustus 2022 Disetujui: Oktober 2022 Dipublikasikan: Desember 2022 Gambar 5. Foto Bersama setelah kegiatan PKM Monitoring dan Evaluasi Program Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan program yang telah dilaksanakan serta mengukur sejauh mana ketercapaian dari luaran yang diharapkan. Evaluasi dilakukan dengan memberikan kuisioner kepada Secara lengkap disajikan pada Tabel 1. Tabel 1. Capaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat pada Mitra No. Kegiatan Capaian Penyuluhan konsep budidaya lele Peningkatan pengetahuan mitra terkait konsep khususnya terkait metode kawin budidaya khususnya metode kawin suntik suntik dengan hormone ovaprim dengan hormon ovaprim Pengenalan ciri fisik induk lele Mitra mampu membedakan secara langsung jantan dan betina yang telah ciri-ciri induk lele jantan dan betina yang matang gonad telah matang gonad Pelatihan pemijahan semi buatan Mitra mampu melakukan pemijahan semi dengan penyuntikan hormon buatan dengan penyuntikan hormon pada ovaprim pada induk lele induk lele secara tepat IPTEK dengan masyarakat yang nantinya Dari serangkaian kegiatan yang dapat digunakan pada kehidupan mereka telah dilakukan diharapkan melalui sehari-hari, khususnya bagi Pokdakan pelatihan ini tidak semata meningkatkan TAPAL BATAS produksi oleh Pokdakan Tapal Batas khususnya (Gambar . , namun juga UCAPAN TERIMAKASIH