Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2 . November 2024 Page : 445-452 / e-ISSN : 2986-5212 DOI : https://doi. org/10. 61231/jp2m. Creative Commons - Attribution 4. 0 International - CC BY 4. Pendampingan Pembelajaran Ilmu Tajwid Al-Quran Pada Anak-Anak TPA Desa Telogo Rejo Rawajitu Utara Andika Saputra. Andri Gunawan. Ikhsan Albana. Nita Septiani Lestari. Rahmad Hidayat. Rohana Nur Aziza. Serli Arindi Ani. Siti Nurul Khotimah. Ulfa Aldayanti. 1,2,3,4,5,6,7,8,9 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, ,Indonesia Email: dikasaputra@radenintan. id1 , gunawankakadi189@gmail. com2, ikhsanalbana095@gmail. nitaseptni022@gmail. com 4 , rahmadhida23@gmail. com 5 hannayea10@gmail. sherliarindiani@gmail. com7 , khotimahsitinurul005@gmail. com8 , ulfaaldayanti2@gmail. Article History : Received: 08-09-2024 Accepted: 17-10-2024 Publication: 15-11-2024 Abstract: This community service aims to teach how to read the Qur'an to TPA children in Telogo Rejo Village through the application of tajweed science. With a fun learning method, it is hoped that children can more easily understand and practice tajweed rules correctly, so that it will be easy to read the Qur'an properly. The lessons used are lectures, demonstrations, and reading exercises. The results showed a good improvement in children's ability to read the Quran after participating in this study. This shows that good and interesting tajweed learning can improve the way children read the Quran. Abstrak : Pengabdian masyarakat ini mempunyai bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam teknik membaca Al-Qur'an pada anak-anak TPA di Desa Telogo Rejo melalui penerapan ilmu tajwid. Dengan metode pembelajaran yang menyenangkan, diharapkan anak-anak dapat lebih mudah memahami dan mempraktikkan kaidah tajwid dengan benar, sehingga akan mudah membaca Al-Qur'an dengan baik. Pembelajaran yang digunakan yaitu ceramah, demonstrasi, dan latihan membaca. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang bagus pada kemampuan membaca Al-Quran anakanak setelah mengikuti pembelajaran ini. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran tajwid yang baik dan menarik dapat memperbaiki cara membaca Al-Quran pada anak-anak Keywords : Pendampingan ,Al-QurAoan. Ilmu Tajwid PENDAHULUAN Al-Qur'an merupakan kitab suci umat Islam yang diturunkan oleh Allah Swt melalui malaikat Jibril a. s kepada Nabi Muhammad, yang berfungsi sebagai pegangan hidup yang harus dibaca, dipahami, dan diterapkan. Dengan membaca dan mengikuti petunjuk Al-Quran, seseorang akan meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat (Muhammad, 2. Membaca dan memahami Al-Quran sangat penting bagi seorang Muslim, karena aktivitas ini mencerminkan kecintaan mereka terhadap kitab suci tersebut (Muhsin, 2. Selain membaca, penting juga untuk memahami bagaimana cara melafalkan Al-Quran yang baik, panjang pendek bacaan, dan tajwid, guna memastikan bahwa makna ayat-ayat AlQuran tetap akurat (Risa, 2. Keterampilan untuk membaca Al-Quran merupakan kemampuan dasar yang perlu dimiliki sejak masa kanak-kanak, sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kecintaan Cite this article as : Saputra. Gunawan. Albana. Lestari. Hidayat. Aziza. Ani. Khotimah. , & Aldayanti, . Pendampingan Pembelajaran Ilmu Tajwid Al-Quran Pada Anak-Anak TPA Desa Telogo Rejo Rawajitu Utara. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 2. , 445Ae452. https://doi. org/10. 61231/jp2m. 8Ae78. https://doi. org/10. 61231/jp2m. Creative Commons - Attribution 4. 0 International - CC BY 4. terhadap Al-Quran. Nabi Muhammad memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan Al-Quran dengan tujuan agar mereka mendapatkan ajaran aqidah sejak awal, mencintai Al-Quran, dan berakhlak sesuai dengan ajaran kitab tersebut (BasaAoad, 2. Hidayat menambahkan bahwa pembelajaran AlQur'an sejak dini memberikan dampak yang baik berupa kecintaan terhadap nilai-nilai yang terdapat dalam Al-Quran (Alfianto & Suwarno, 2. Proses pembelajaran Al-Quran tentu saja juga sering kali dihadapkan pada beberapa tantangan dalam proses pembelajaran (Aljojo et al. , 2. Sebagian orang masih menganggap ilmu tajwid hanya dipandang sebagai ilmu klasik, hanya perlu dihafal dan diamalkan tanpa perlu dipahami (Sesmiarni et , 2. Pembelajaran tajwid sering kali membosankan, terutama bagi anak-anak dan sebagian besar pelajar tidak tertarik untuk mempelajari tajwid (Noor et al. , 2. Pembelajaran tajwid kepada anakanak mungkin menghadapi tantangan yang sama dengan yang dihadapi dalam mengajarkan pendidikan spiritual dan bacaan Al-Qur'an kepada siswa muda dalam lingkungan pendidikan Islam (Basir et al. Frishkopf, 2. Penilaian kesalahan bacaan Al-Qur'an berdasarkan pengucapan suku kata digunakan untuk memenuhi aturan tajwid yang umumnya terdiri dari harakaat (Shafie et al. , 2. Sedangkan ilmu tajwid merupakan ilmu yang berhubungan langsung dengan Al-Qur'an. Ilmu tajwid membantu umat Islam dalam menyempurnakan bacaan Al-Qur'an (Alam, 2024. Amir, 2019. Tajabadi. Yasin et al. , 2. Menurut Fahrudin dalam penelitiannya bahwa terdapat beberapa masalah mengenai prestasi menghafal di kalangan siswa tahfiz karena pemilihan metode pembelajaran yang kurang tepat. Hasil penelitian bahwa metode pembelajaran terdiri dari enam metode. membaca, pengulangan, penguasaan pengetahuan tajwid, penggunaan mushaf tertentu, pemahaman serta menulis. Temuan juga menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran para partisipan berfokus pada empat aspek. disiplin manajemen waktu, pemilihan tempat dan waktu untuk menghafal serta kelas konseling. Signifikansi-Penelitian ini memberikan implikasi yang jelas bagi para pengembang sekolah tahfiz, sekolah dan guru tahfiz untuk fokus pada proses dan metode pembelajaran tahfiz yang tepat dan efektif yang menekankan pada pemahaman dan hafalan (Fakhruddin et al. , 2. Untuk menerapkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan, kita membutuhkan pemahaman yang mendalam melalui pembelajaran Al-Quran yang berkualitas. Pembelajaran Al-Quran tidak hanya penting bagi individu, tetapi juga menjadi fondasi bagi keluarga, masyarakat, bahkan bangsa. Potensi suatu bangsa akan sangat ditentukan oleh bagaimana kualitas pendidikan yang mereka terima, termasuk pendidikan agama seperti Al-Qur'an. Institusi pendidikan Islam berperan sentral dalam membentuk karakter dan pengetahuan individu, menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini. Pengamatan awal saat pertama kali mengajar di TPA Desa Telogo Rejo. Kecamatan Rawajitu Utara menunjukkan bahwa ada beberapa anak yang belum memahami ilmu tajwid secara maksimal. Hal Cite this article as : Saputra. Gunawan. Albana. Lestari. Hidayat. Aziza. Ani. Khotimah. , & Aldayanti, . Pendampingan Pembelajaran Ilmu Tajwid Al-Quran Pada Anak-Anak TPA Desa Telogo Rejo Rawajitu Utara. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 2. , 445Ae452. https://doi. org/10. 61231/jp2m. 8Ae78. https://doi. org/10. 61231/jp2m. Creative Commons - Attribution 4. 0 International - CC BY 4. ini dapat menghambat proses mempelajari Al-Quran dan berpotensi menimbulkan kesalahan dalam membaca Al-Quran. Berdasarkan permasalahan tersebut, pengabdian ini bermaksud untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan ilmu tajwid pada anak-anak TPA di Desa Telogo Rejo. Dengan demikian, diharapkan akan meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Quran dan menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Quran. METODE Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada anak anak TPA desa Telogo Rejo, kecamatan Rawajitu Utara dan dilaksanakan di hari Selasa dan Kamis, tanggal 12 Juli-21 Agustus 2024, selama 40 hari, dari pukul 15. 30 hingga 17. 30 WIB, dengan melibatkan tim yang terdiri dari 8 orang. Kegiatan pendampingan ini dilakukan melalui pembelajaran, pembimbingan dan penerapan dalam praktek secara Kegiatan dimulai dengan menyampaikan mengenai bagaimana pengamalan tajwid dalam pembelajaran Al-Quran pada anak-anak TPA di Desa Telogo Rejo. Pendamping berupaya untuk memahami secara mendalam bagaimana proses pengajaran tajwid dilakukan dan bagaimana pemahaman anak-anak terhadap tajwid berkembang selama proses pembelajaran. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pendampingan masyarakat dilakukan melalui beberapa tahapan kegiatan yang dilaksankan selama 40 hari. Kegiatan ini dimulai dengan kegiatan sosialisasi dan pengenalan tujuan program yang ingin dicapai. Saat kegiatan, tim membagi anak-anak TPA menjadi beberapa kelompok untuk mempermudah pembelajaran. Pengelompokan ini didasarkan lebih pada kemudahan dalam membimbing dan mengarahkan dalam proses pembelajaran tajwid. Pada sesi berikutnya, kami menyajikan materi tentang tajwid dengan pendekatan yang sederhana dan menyenangkan bagi anakanak. Materi yang disampaikan meliputi berbagai jenis hukum nun sukun dan tanwin. Untuk memudahkan pemahaman dan hafalan, kami menerapkan metode thoriqoty. Hasilnya, anak-anak menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam melafalkan bacaan tajwid, terutama dalam menerapkan hukum nun sukun dan tanwin. Berikut suasana pembagian kelompok pada gambar 1 Cite this article as : Saputra. Gunawan. Albana. Lestari. Hidayat. Aziza. Ani. Khotimah. , & Aldayanti, . Pendampingan Pembelajaran Ilmu Tajwid Al-Quran Pada Anak-Anak TPA Desa Telogo Rejo Rawajitu Utara. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 2. , 445Ae452. https://doi. org/10. 61231/jp2m. 8Ae78. https://doi. org/10. 61231/jp2m. Creative Commons - Attribution 4. 0 International - CC BY 4. Gambar 1. Memberikan Pengarahan Anak-Anak Pada tahap berikutnya. Kami mengajak anak-anak untuk mengamati cara kami membaca AlQur'an. Dengan sengaja, kami berhenti pada bagian yang menunjukkan penerapan suatu aturan tajwid. Lalu, kami bertanya kepada anak-anak, "Aturan tajwid apa yang kalian lihat tadi?" Melalui demonstrasi ini kami memberikan waktu kepada anak-anak untuk mengidentifikasi secara langsung penerapan aturan Dengan cara ini, diharapkan anak-anak dapat lebih memahami dan mengingat aturan tajwid Berikut suasana kegiatan praktek membaca Al-Quran pada gambar 2 dan gambar 3 Gambar 2. Kegiatan Praktek Membaca Al-Quran Cite this article as : Saputra. Gunawan. Albana. Lestari. Hidayat. Aziza. Ani. Khotimah. , & Aldayanti, . Pendampingan Pembelajaran Ilmu Tajwid Al-Quran Pada Anak-Anak TPA Desa Telogo Rejo Rawajitu Utara. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 2. , 445Ae452. https://doi. org/10. 61231/jp2m. 8Ae78. https://doi. org/10. 61231/jp2m. Creative Commons - Attribution 4. 0 International - CC BY 4. Gambar 3. Kegiatan Praktek Membaca Al-QurAoan dan Penerapan Hukum Tajwid Materi ilmu tajwid disampikan dimulai dari pengenalan dari pengertian ilmu tajwid. Ilmu tajwid adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana kita bisa membaca al-Quran dengan benar dan tepat, baik ketika hurup terpisah . maupun bertemu dengan hurup lain. Tujuan mempelajari ilmu tajwid adalah untuk menghindari kekeliruan atau kesalahan lidah dalam menyebut hurup-hurup alQuran sehingga kita bisa membaca al-Quran dengan sempurna. Sedangkan hukum mempelajari ilmu tajwid adalah Fardhu kifayah, dan mengamalkannya adalah Fardu AoAin bagi tiap-tiap orang islam yang membaca al-QurAoan, baik lelaki maupun perempuan. Selain materi tentang ilmu tajwid juga disampaikan tentang tata krama dalam membaca al-Quran. Dimulai membaca al-Quran, hendaklah bersih, baik anggota badan maupun tempat kita membaca alQuran. Sebelum membaca al-Quran hendaklah terlebih dahulu berwudhu'. Janganlah membaca al-Quran itu ditempat yang kotor/hina. Janganlah sewaktu membaca al-Quran berkata yang lain. Hendaklah membaca al-Quran dengan menghadap kiblat, dan sedikit lebih baik juga membaca dalam kondisi kepala sedikit ditundukkan, pertanda lebih khidmat. Tiap-tiap akan memulai pembacaan al-Quran itu hendaklah didahului dengan membaca Taawwuz . Letakkanlah Al-QurAoan itu pada tempat yang tinggi dan bersih, dan janganlah meletakkan Al-QurAoan itu bersama dengan buku-buku yang tak baik. Beberapa materi tajwid meliputi hukum mempelajari ilmu tajwid, hukum nun sukun dan tanwin meliputi idzhar. idgham bighunnah, idgham bilaghunnah, iqlab, ikhfa haqiqi. Hukum mim sukun meliputi ikhfa syafawi , idgham mimi , izhar syafawi. Hukum mim tasydid dan nun tasydid. Hukum lam taAorif , huruf qomariyah dan . huruf syamsiyah. Hukum lam tebal dan tipis meliputi. tafkhim tarqiq Cite this article as : Saputra. Gunawan. Albana. Lestari. Hidayat. Aziza. Ani. Khotimah. , & Aldayanti, . Pendampingan Pembelajaran Ilmu Tajwid Al-Quran Pada Anak-Anak TPA Desa Telogo Rejo Rawajitu Utara. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 2. , 445Ae452. https://doi. org/10. 61231/jp2m. 8Ae78. https://doi. org/10. 61231/jp2m. Creative Commons - Attribution 4. 0 International - CC BY 4. dan idgham mutamatsilain, idgham mutaqaribain dan terakhir hukum waqf dan ibtida. Beriku gambar 4 suasana kegiatan penyampian materi tajwid. Gambar 4. Kegiatan Pemberian Materi Tentang Tajwid Kegiatan akhir pendampingan pada kegiatan evaluasi selama kegiatan pendampingan. Evaluasi selama kegiatan sebenarnya selalu dilaksankan setiap setelah kegiatan setiap hari. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui kekurangan dan merencanakan apa yang harus dilakukan pada hari berikutnya agar kegiatan ini berjalan dengna baik. Pada akhir kegiatan secara keseluruhan juga dievaluasi secara menyeluruh dari semua kegiatan yang telah dilaksanakan. Pada kegiatan ini juga mendapatkan umpan balik dari peserta pendampingan dan keberhasilan yang diperoleh selama ini. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman dasar ilmu tajwid pada anak-anak TPA. Pemahaman mereka dalam membaca Al-Quran dengan baik dan benar mengalami peningkatan yang signifikan. Pengetahuan mengenai tajwid yang telah diperoleh peserta didik ini akan menjadi fondasi untuk pengembangan keterampilan membaca Al-Quran mereka di masa mendatang. Kegiatan pendampingan ini juga telah memberikan dampak dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat Desa Telogorejo melalui pengajaran materi tajwid di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) desa tersebut. Dengan semangat pengabdian, kami memberikan bimbingan tentang kaidahkaidah tajwid yang merupakan bagian penting dalam pembacaan Al-Qur'an. Melalui metode yang interaktif dan mudah dipahami santri di TPA untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an dengan lebih baik dan benar sesuai dengan aturan tajwid. Kehadiran pendampingan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak dan generasi muda di Desa Telogorejo dalam memperdalam ilmu agama serta menjaga tradisi membaca Al-Qur'an dengan tepat. Cite this article as : Saputra. Gunawan. Albana. Lestari. Hidayat. Aziza. Ani. Khotimah. , & Aldayanti, . Pendampingan Pembelajaran Ilmu Tajwid Al-Quran Pada Anak-Anak TPA Desa Telogo Rejo Rawajitu Utara. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 2. , 445Ae452. https://doi. org/10. 61231/jp2m. 8Ae78. https://doi. org/10. 61231/jp2m. Creative Commons - Attribution 4. 0 International - CC BY 4. KESIMPULAN Pelaksanaan pengabdian masyarakat dapat memberikan pemahaman anak-anak di TPA Desa Telogo Rejo mengenai hukum bacaan Nun sukun dan Tanwin telah menunjukkan peningkatan. Hal ini terlihat dari upaya mereka dalam menerapkan hukum bacaan tersebut. Akan tetapi, masih diperlukan pembiasaan yang lebih intensif agar anak-anak mampu mengidentifikasi hukum bacaan ikhfa', idgham, idzhar, dan iqlab. Sementara itu, pada tingkat Iqra, sebagian besar anak telah mampu memahami makharijul huruf dan pendek Panjang bacaan, yang merupakan fondasi penting dalam mengamalkan dan membaca Al-Quran. UCAPAN TERIMA KASIH Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga jurnal dengan judul "Penerapan Pembelajaran Ilmu Tajwid Al-Qur'an pada Anak-anak TPA Desa Telogo Rejo. Rawa Jitu Utara" dapat diselesaikan dengan baik. Dalam kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Keluarga besar TPA Desa Telogo Rejo. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, yang telah memberikan kesempatan dan dukungan akademik, serta menjadi institusi tempat penulis menimba ilmu. Akhir kata, penulis menyadari bahwa jurnal ini masih memiliki banyak kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan untuk penyempurnaan di masa mendatang. Semoga semua yang telah terlibat mendapatkan pahala dan keberkahan dari Allah SWT DAFTAR PUSTAKA