Vol. No. November 2024, hal, 103-109 https://doi. org/10. 54214/efada. Vol1. Iss2. Pendampingan Hafalan Surat Pendek Bagi Santri Jilid 5 di TPA Al-Muttaqiin Dusun Krinjing Desa Mertelu Ahnaf Fauzi. Muhammad Jauzi Attihami Husain. Nur Cholis Agus Santoso 1,2,. Sekolah Tinggi Agama Islam Ali bin Abi Thalib Surabaya. Indonesia Info Artikel Kata kunci : Taman Pendidikan Al QurAoan Hafalan Surat Pendek Email Koresponden : fauzi1@gmail. jauziattihami@gmail. cholis@stai-ali. ABSTRAK Pendidikan merupakan usaha orang dewasa dalam membimbing perkembangan jasmani dan rohani anak ke arah kedewasaan. Dalam konteks pendidikan Islam, pengembangan individu sepenuhnya adalah konsep penting yang berkaitan dengan pemahaman Al-Qur'an dan nilai-nilainya. Pesatnya perkembangan lembaga pendidikan Al-Qur'an menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membaca dan memahami Al-Qur'an sejak dini. Pendidikan Al-Qur'an memiliki misi fundamental untuk mengenalkan dan mengajarkan nilai-nilai Al-Qur'an serta membimbing individu dalam Pendampingan dalam pendidikan didefinisikan sebagai proses hidup bersama dalam suka dan duka, serta membimbing individu dalam mencapai tujuan bersama. Peran pendamping mencakup memberikan motivasi, dukungan, dan bimbingan kepada individu atau masyarakat. Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) hadir untuk mendukung peran orang tua dan guru dalam mendidik anak-anak dalam memahami dan menghafal Al-Qur'an. Studi lapangan dilakukan oleh mahasiswa STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya di TPA Al Muttaqiin, fokus pada pendampingan hafalan surat-surat pendek Al-Qur'an. Metode yang digunakan adalah Talaki dan Takrir, di mana guru membimbing siswa secara langsung dalam menghafal Al-Qur'an. Hasilnya menunjukkan peningkatan dalam pemahaman dan hafalan Al-Qur'an serta perubahan positif dalam perilaku dan akhlak anak-anak. Respon dari pembina TPA sangat positif terhadap kegiatan pendampingan ini karena memberikan dampak yang signifikan pada perkembangan anak-anak. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan segala usaha orang dewasa dalam pergaulannya dengan anak untuk memimpin perkembangan jasmani dan rohaninya ke arah kedewasaan. Dalam pergaulannya dengan anakanak, orang dewasa menyadari bahwa tindakannya yang dilakukan terhadap anak itu mengandung maksud, ada tujuan untuk menolong anak yang masih perlu ditolong untuk membentuk dirinya sendiri (Ngalim Purwanto, 2. Pendidikan merupakan sebuah aktifitas yang memiliki maksud tertentu, yang diarahkan untuk mengembangkan individu sepenuhnya, dalam konsep pendidikan islam tidak dapat sepenuhnya dipahami tanpa lebih dulu memahami penafsiran tentang Aupengembangan indiuvidu sepenuhnyaAy. Hanya melaui perbandingan konsep manusia dan perkembnagannya dengan berbagai konsep yang timbul dimasyarakat modern, barulah kita pahami sifat berbagai problem yang kita hadapi dan menjawabnya (Ali Asraf, 1. Pesatnya perkembangan lembaga pendidikan Al-Qur'an pada masa ini menunjukkan tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya membaca dan menulis Al-Qur'an dan kehadirannya di tengah masyarakat. Keberadaan pendidikan Al-Qur'an memiliki misi yang sangat Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI BIN ABI THALIB SURABAYA Ahnaf Fauzi. Muhammad Jauzi Attihami Husain. Nur Cholis Agus Santoso mendasar untuk mengenalkan dan mengajarkan nilai-nilai Al-Qur'an sejak dini (Republik Indonesia. Departemen Agama. Ketua Tim Pendidikan, 2. Al-Qur'an merupakan kitab suci yang diturunkan Allah kepada Rasulullah Shalallahu Aoalaihi wasallam sebagai rahmat serta petunjuk bagi umat manusia dimuka bumi ini (Mutia Lestari. Susanti Vera, 2. Dalam Al-QurAoan terdapat kumpulan wahyu Allah yang menjadi pedoman, petunjuk dan pelajaran bagi mereka yang percaya dan mengamalkannya (Rosniati Hakim, 2. Maka dari itu perlunya akan pendidikan Al-QurAoan sejak usia dini. Keberadaan pendidikan Al-Qur'an memiliki misi yang sangat mendasar untuk mengenalkan dan mengajarkan nilai-nilai AlQur'an sejak dini. Membaca Al-Qur'an merupakan kegiatan yang harus dilakukan bagi seluruh umat Islam, karena Al-Qur'an adalah sumber hukum dan sebagai pedoman hidup umat Islam (Endin Mujahidin. Ahmad Daudin. Imam Ikhsan Nurkholis. Wahyudin Ismail, 2. Pendampingan berasal dari kata AudampingAy artinya dekat, karib, rapat . Kemudian akhiran "untuk" ditambahkan ke "pengiring". Ini berarti hidup bersama, berpegangan tangan dalam hidup. Juga, awalan "pena" menjadi kata "pendamping". Artinya orang yang menemani dan menemani dekat dengan suka dan duka. Dalam kaitannya dengan konsep pendampingan, konsep pendampingan digambarkan sebagai sebuah proses. Suami/istri berada di dekatnya, ditemani dengan ramah dan saudara, hidup bersama dalam suka dan duka, berpegangan tangan untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan menguasai hidup (Purwaarminta 2000:. Peran pendampingan umumnya mencakup dua peran utama. Fasilitator adalah peran yang terkait dengan memberikan motivasi, kesempatan, dan dukungan kepada masyarakat. Tanggung jawab yang terkait dengan peran ini termasuk, tetapi tidak terbatas pada, model peran, mediasi dan negosiasi, bantuan dalam mengatur dan menggunakan sumber daya, dan pendidik yang terkait Beberapa tugas yang terkait dengan peran pendidik adalah meningkatkan kesadaran masyarakat, menginformasikan, sosialisasi, dan menyelenggarakan pelatihan di masyarakat. (Eddie Suharto, 2. Keberadaan Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) pada hakikatnya berfungsi untuk mendukung peran orang tua sebagai pendidik di rumah serta peran guru sebagai pengajar di sekolah. Taman Pendidikan Al-Quran juga bertujuan untuk menunjang dan mendukung program-program yang bertujuan mencapai pendidikan nasional, khususnya mengenai penanaman keimanan dan pengembangan ketakwaan serta akhlak yang baik. Kami memilihTPA karena merupakan taman belajar Al-Quran untuk balita dan remaja, dimana anak-anak diajarkan membaca Al-Quran sejak dini dan dapat berkembang melaluinya. Selain itu, mereka juga diajarkan pemahaman aksara Makrjul dan bacaan al-Qur'an. Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI BIN ABI THALIB SURABAYA Pendampingan Hafalan Surat Pendek Bagi SantriA Mahasiswa kukerta STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya dalam hal kegiatan melalui lembaga TPA Al Muttaqiin di dusun Krinjing, mengajak masyarakat dan pembina TPA untuk bekerja sama dalam mengembangkan pendidikan al-QurAoan. Terlebih lagi dalam pendampingan dalam menghafal surat-surat pendek. Berdasarkan observasi yang dilakukan, santri-santriwati jilid 5 memiliki potensi lebih dalam mengafal surat-surat pendek. Sebagian dari mereka ada yang sudah memiliki 3 s. d 4 surat Maka dari itu kami melaksanakan pendampingan hafalan surat pendek untuk anak-anak jilid selain itu pendampingan tak hanya untuk meningkatkan hafalan para santri dan santriwati tetapi mereka juga diberi binaan bagaimana mereka mampu membacanya dalam shalat mereka dan menjadi pendidikan sejak dini sebagai pedoman mereka dimasa yang akan mendatang dan memberipula keberkahan dalam hidup mereka agar menjadi anak yang berakhlak mulia, anak yang tauladan. METODE PENGABDIAN Dalam program kerja pendampingan hafalan surat-surat pendek di TPA Al Muttaqiin Dusun Krinjing desa Mertelu Kecamatan Gedangsari Kabupaten Gunungkidul yang menggunakan metode hafalan, metode hafalan mendorong pendidik untuk menghafal siswa. Seperangkat kata atau frase, frase dan aturan (Abdul Mujib, 2. Metode menghafal ini menggunakan dua kategori. Talaki dan Takrir. Metode Talaki ini adalah cara menghafal Al-Qur'an. Itu dibaca oleh guru hati. Taraki berarti cara belajar Al-Qur'an langsung dari ahli bacaan Al-Qur'an (Hasan bin Ahmad, 2. Oleh karena itu, metode Taraki adalah metode menghafal Alquran dengan mendengarkan guru membaca Al-QurAoan menghafal puisi-puisi Alquran. Guru yang mengajar hafalan oleh Taraki adalah guru hafalan Al-Qur'an yang bisa membaca Al-Qur'an dengan benar dan benar sesuai tajwid. Selanjutnya, metode takrir yang kedua adalah mengulang hafalan atau menghafal atau menghafal apa yang telah dibacakan guru. Kemudian yang ke dua metode takrir yaitu mengulang hafalan atau mensimaAo kan hafalan yang pernah dihafalkan atau sudah pernah di simakan kepada guru (SaAodulloh, 2. Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI BIN ABI THALIB SURABAYA Ahnaf Fauzi. Muhammad Jauzi Attihami Husain. Nur Cholis Agus Santoso Tabel 1 Kegiatan Selama Kukerta Untuk TPA Jilid 5 Kegiatan Hari/Tanggal Pendampingan pembacaan Iqra dan Hafalan Surat Pendek Pendampingan pembacaan Iqra dan Setor hafalan Surat Pendek Pendampingan pembacaan Iqra dan Hafalan Surat Pendek Pendampingan pembacaan Iqra dan Setor hafalan Surat Pendek Pendampingan pembacaan Iqra dan Hafalan Surat Pendek Pendampingan pembacaan Iqra dan Setor hafalan Surat Pendek Pendampingan pembacaan Iqra dan Hafalan Surat Pendek Pendampingan pembacaan Iqra dan Setor hafalan Surat Pendek 6 Januari 2024 7 Januari 2024 13 Januari 2024 14 Januari 2024 20 Januari 2024 21 Januari 2024 27 Januari 2024 28 Januari 2024 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil yang dicapai dari kegiatan pendampingan hafalan surat-surat pendek TPA Al Muttaqiin dusun Krinjing desa Mertelu. Kegiatan ini berlangsung selama 8 pertemuan dalam 4 pekan. Adapun kegiatan yang dilakukan yaitu: Pendampingan hafalan surat-surat pendek di TPA Gambar 1. 0 Pendampingan hafalan surat santri jilid 5 Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI BIN ABI THALIB SURABAYA Pendampingan Hafalan Surat Pendek Bagi SantriA Adapun hasil dan ketercapaian dalam pendampingan hafalan surat-surat pendek yaitu: Dapat membatu santri dan santriwati dalam mengamalkan di kehidupan sehari-harinya dan dibaca saat shalat. Terciptanya anak-anak yang berakhlak mulia anak yang mempuni bidang agama. Dapat membantu santri dan santri wati dalam melakukan pengahafalan surat-surat pendek dengan penyebutan yang benar. Santriwan dan santriwati di TPA dapat terbantu dalam meningkatkan hafalanya. Adapun respon pembina TPA dengan adanya pendampingan hafalan surat-surat pendek yang diadakan oleh Kukerta STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya dalam hal ini sangat membantu sekali, sebab hal ini sangat memberi peningkatan bagi anak-anak. Kegiatan ini lebih membuat para santri lebih nyaman, bisa dilihat anak-anak sangat antusias dengan kedatangan mereka sangat semangat untuk belajar yang sebelumnya mereka sebagian enggan untuk hadir belajar, begitupula metode ajar yang dilakukan oleh mahasiswa menjadikan anak-anak lebih nyaman, lebih mudah dalam menghafal juga lebih membuat anak-anak riang sehingga dalam hal ini kami memberi apresiasi kepada mereka atas segala usaha pendampingannya dan bantuannya kepada kami selama kukerta ini. Pembelajaran dengan metode talaki dan takrir Metode yang digunakan dalam mengajarkan santri jilid 5 TPA Al-Muttaqiin yaitu metode talaki dan takrir. Adapun langkah-langkah yang digunakan adalah sebagai berikut: Guru membacakan satu ayat atau beberapa ayat . Santri menirukannya secara bersama-sama dan di lakukan berulang-ulang . Setelah ayat-ayat tersebut dapat mereka baca dengan baik dan benar, selanjutnya mereka sedikit demi sedikit membacanya sampai mereka hafal . Setelah semua anak hafal ayat-ayat tersebut, barulah setelah itu santri diperbolehkan untuk melanjutkan ke ayat berikutnya. Metode talaki ini adalah metode setoran dengan cara menyetorkan hafalan atau memperdengarkan hafalan yang baru di hafal kepada pendidik. Metodde talaki ini dilakukan untuk mengetahui hasil dari hafalan Al-QurAoan dan juga mendapat bimbingan seperlunya. Sementara itu metode takrir adalah upaya untuk mengulang kembali hafalan yang sudah pernah dihafalkan untuk menjaga dari kelupaan dan kesalahan. Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI BIN ABI THALIB SURABAYA Ahnaf Fauzi. Muhammad Jauzi Attihami Husain. Nur Cholis Agus Santoso Pendampingan setoran hafalan surat-surat pendek santri TPA Gambar 2. 0 pendampingan setoran hafalan Setelah melakukan pendampingan kepada para santri TPA Al-Muttaqiin yang berupa metode pembelajaran seperti talaki dan takrir, selanjutnya para santri melakukan setoran hafalan surat-surat penddek di mulai dari surat An-Nas dan seterusnya. Adapun sistem yang digunakan dalam setoran hafalan surat-surat pendek adalah sebagai berikut: Santri satu persatu menyetorkan hafalannya . Dalam satu kali setoran bisa meyetorkan satu surat ataupun lebih . Bagi santri yang belum hafal atau mutqin hafalannya maka akan mengulang dipertemuan SIMPULAN Dalam pendampingan hafalan surat-surat pendek santri jilid 5 TPA Al-Muttaqiin menggunakan metode hafalan yang terbagi menjadi dua kategori yaitu talaki . ara menghafal Al QurAoa. dan takrir . engulang hafalan atau menghafal apa yang telah dibacakan gur. Metode ini digunakan selama 4 pekan dan 8 kali pertemuan. Dengan menggunakan metode tersebut, tentunya santri sangat terbantu sekali dalam melakukan penghafalan surat-surat pendek dengan penyebutan yang baik dan benar dan juga membantu santri dalam meningkatkan hafalan mereka. Selain itu hafalan-hafalan yang mereka dapatkan selama kegiatan yang dilakukan mahasiswa kukerta STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya sangat membantu sekali dikehidupan sehari-hari mereka dan juga dapat dibaca ketika sholat. Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPA) merupakan tempat mengajarkan Al-QurAoan kepada anak-anak. Selain belajar Al-QurAoan mereka juga dapat menghafalnya contohnya dengan menghafal surat-surat pendek. Dan ini merupakan bekal yang sangat berharga kelak bagi mereka mengingat banyak orang tua yang tidak bisa membaca AL-QurAoan. Oleh karena itu bagi para pembina TPA harus selalu memperhatikan para santrinya dan bertanggung jawab terhadap tugas yang ada sebab mendidik Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI BIN ABI THALIB SURABAYA Pendampingan Hafalan Surat Pendek Bagi SantriA bukanlah hal mudah sehingga dibutuhkan strategi dan metode dalam pembinaan. Dan juga kepada para pembina TPA untuk selalu bersungguh-sungguh dalam mengamalkan ilmunya karena itu merupakan bekal yang akan dibawa oleh para santri. DAFTAR PUSTAKA