JUTEKIN Vol 13 No 2 . PISSN: 2613-9138 | ISSN: 2613-9146 JURNAL TEKNIK INFORMATIKA Halaman Jurnal: http://jurnal. stmik-dci. id/index. php/jutekin/ Halaman LPPM STMIK DCI: http://lppm. stmik-dci. SISTEM REKOMENDASI TEMPAT WISATA DI PRIANGAN TIMUR MENGGUNAKAN METODE HYBRID RECOMMENDATION SYSTEM Wini Irmawanti 1. Deni Ahmad Jakaria 2 Program Studi Teknik Informatika. STMIK DCI Email: winiirmawanti8@gmail. Email: deni. ahmad@stmik-dci. ABSTRAK Industri pariwisata merupakan sektor ekonomi yang strategis dan terus berkembang seiring pesatnya kemajuan teknologi digital. Salah satu inovasi yang berperan penting dalam mendukung sektor ini adalah sistem rekomendasi, yang mampu membantu wisatawan menemukan destinasi yang sesuai dengan minat dan preferensi mereka secara lebih efisien. Di tengah melimpahnya informasi dan beragamnya pilihan destinasi, wisatawan sering kali mengalami kesulitan dalam menentukan tujuan wisata yang tepat. Wilayah Priangan Timur, yang memiliki kekayaan potensi wisata alam, budaya, dan kuliner, masih menghadapi kendala dalam penyebaran informasi yang optimal. Penelitian ini mengusulkan pengembangan sistem rekomendasi berbasis Hybrid Recommendation System dengan menggabungkan metode Content-Based Filtering dan Popularity-Based Filtering. Metode ini dirancang untuk meningkatkan akurasi serta relevansi hasil rekomendasi dengan memanfaatkan karakteristik pengguna dan popularitas Kata Kunci : Sistem Rekomendasi. Hybrid Recommendation System. Content-Based Filtering. Popularity-Based Filtering. Pariwisata. Priangan Timur. PENDAHULUAN Pariwisata merupakan sektor penting yang berkontribusi besar terhadap ekonomi banyak negara, termasuk Indonesia. Di era digital, teknologi memiliki peran besar dalam mengembangkan industri pariwisata. Sistem ini membantu wisatawan menemukan destinasi sesuai minat mereka secara cepat dan Wilayah Priangan Timur di Jawa Barat memiliki potensi wisata yang kaya, seperti wisata alam, budaya, dan Namun, pengelolaan informasi menyebabkan wisatawan kesulitan menemukan tempat yang sesuai. Untuk itu, dibutuhkan sistem yang mampu Wini Irmawanti. Deni Ahmad Jakaria / Jurnal Teknik Informatika Vol 13. No. 99 - 108 Penelitian sebelumnya telah banyak menggunakan Collaborative Filtering, namun metode ini memiliki kelemahan seperti cold start dan ketergantungan pada rating. Belum menggabungkan pendekatan ContentBased Filtering dan Popularity-Based Filtering secara bersamaan. Penelitian ini mengusulkan sistem rekomendasi wisata berbasis Hybrid Recommendation System yang menggabungkan keunggulan ContentBased dan Popularity-Based Filtering untuk meningkatkan akurasi dan relevansi rekomendasi di wilayah Priangan Timur. sistem menghasilkan rekomendasi yang lebih akurat, relevan, dan mampu mengurangi masalah seperti cold start dan sparsity. Dalam penelitian ini digunakan penggabungan antara Content-Based Filtering Popularity-Based Filtering. Content-Based Filtering merupakan metode rekomendasi yang bekerja dengan menganalisis deskripsi atau atribut dari item yang disukai pengguna, kemudian mencari item lain yang memiliki kemiripan (Lops. De Gemmis, & Semeraro, 2. Dalam konteks pariwisata, atribut yang digunakan dapat berupa kategori wisata, lokasi, dan deskripsi tempat. Metode ini cocok digunakan jika sistem memiliki data konten yang cukup kaya untuk dianalisis. Popularity-Based Filtering berdasarkan tingkat popularitas suatu item, biasanya diukur dari jumlah kunjungan atau rating pengguna Menurut Jannach et al. , pendekatan ini sangat efektif dalam situasi dengan pengguna baru . old star. , karena rekomendasi tidak tergantung pada histori pengguna, melainkan popularitas umum. Sistem informasi pariwisata berbasis web memberikan kemudahan kepada wisatawan dalam mencari informasi, merencanakan perjalanan, dan memilih destinasi yang sesuai. Menurut Pradana & Wijaya . , mampu meningkatkan daya tarik daerah wisata dan memberikan pengalaman yang lebih personal kepada wisatawan. II. LANDASAN TEORI Sistem rekomendasi adalah salah satu cabang dari sistem informasi cerdas yang bertujuan membantu informasi atau produk yang relevan dengan preferensi mereka. Sistem ini banyak digunakan pada layanan digital e-commerce, streaming, dan aplikasi perjalanan. Menurut Ricci et al. , sistem personalisasi dengan menganalisis preferensi dan perilaku pengguna. Hybrid Recommendation System merupakan metode yang menggabungkan dua atau lebih teknik masing-masing metode tunggal (Burke, 2. Penggabungan ini memungkinkan Wini Irmawanti. Deni Ahmad Jakaria / Jurnal Teknik Informatika Vol 13. No. 99 - 108 Wilayah Priangan Timur yang meliputi Kabupaten/Kota Tasikmalaya. Garut. Ciamis. Banjar, dan Pangandaran merupakan kawasan dengan potensi pariwisata yang sangat besar. Daya tarik wilayah ini terletak pada keindahan alam, kekayaan budaya, dan ragam kuliner lokal. Oleh karena itu, penerapan sistem rekomendasi pada wilayah ini sangat relevan untuk mendukung promosi dan peningkatan kunjungan wisatawan (BPS Jawa Barat, i. ANALISIS MASALAH Pertumbuhan jumlah destinasi wisata di wilayah Priangan Timur tidak diimbangi dengan sistem informasi yang mampu memandu wisatawan untuk menemukan tempat wisata Informasi yang tersedia umumnya bersifat umum, kurang secara cerdas. Untuk permasalahan ini, dilakukan tahapan proses analisis sistem yang dijelaskan pada Gambar 3. 1 Diagram tersebut menggambarkan alur umum proses mulai dari input data wisata, pemrosesan menggunakan metode Hybrid Recommendation System, hingga output berupa rekomendasi tempat wisata kepada pengguna. Gambar 3. 1 alur proses Pada tahap Data Collection, informasi penting terkait tempat wisata seperti nama, lokasi, jenis wisata, rating pengguna, dan deskripsi. Data ini menjadi dasar awal untuk proses analisis dan rekomendasi. Selanjutnya, pada PopularityBased Filtering, sistem menilai berdasarkan rating tertinggi, jumlah ulasan, dan frekuensi kunjungan. Tempat dengan tingkat popularitas prioritas dalam rekomendasi. Tahap Content-Based Filtering mencocokkan karakteristik tempat wisata dengan preferensi pengguna. Sistem akan mencari kemiripan kategori atau konten dari tempat yang pernah disukai oleh pengguna Kemudian Hybrid Recommendation,sistem Wini Irmawanti. Deni Ahmad Jakaria / Jurnal Teknik Informatika Vol 13. No. 99 - 108 menggabungkan hasil dari popularity dan content-based filtering untuk Penggabungan ini bertujuan relevan dan populer secara seimbang. Terakhir. Recommendation Output, sistem menampilkan daftar tempat wisata Rekomendasi ini dilengkapi informasi pendukung seperti nama, deskripsi, dan lokasi tempat wisata. rating tertinggi dan jumlah ulasan Hybrid Recommendation Menggabungkan hasil dari kedua metode di atas menggunakan bobot tertentu untuk menghasilkan skor akhir rekomendasi Output Rekomendasi Menampilkan daftar tempat wisata berdasarkan skor tertinggi yang disesuaikan dengan minat pengguna Antarmuka Pengguna Tampilan sistem dilengkapi dengan fitur pencarian, filter berdasarkan lokasi dan kategori, serta tombol untuk memberikan rating atau ulasan. IV. PERANCANGAN SISTEM Sistem dirancang untuk memberikan saran tempat wisata di Priangan Timur berdasarkan minat pengguna dan Sistem menggabungkan dua metode, yaitu Content-Based Filtering mencocokkan preferensi pengguna dengan karakteristik tempat wisata, dan Popularity-Based Filtering untuk menilai seberapa populer tempat tersebut berdasarkan rating dan Pada Diagram inimenjelaskan tahapan utama dalam sistem rekomendasi berbasis Hybrid Recommendation: Input Data Terdiri dari dua sumber utama, yaitu data tempat wisata . ama, kategori, deskripsi, lokas. dan data interaksi pengguna . ating dan ulasa. Proses Filtering Content-Based Filtering menggunakan TF-IDF dan Cosine Similarity untuk mengukur kemiripan antara deskripsi tempat wisata dan preferensi pengguna Popularity-Based Filtering memilih tempat wisata berdasarkan Gambar 4. 1 Rancangan umum Use case diagram digunakan untuk menggambarkan interaksi antara aktor . dengan sistem. Pada sistem ini, terdapat satu aktor utama yaitu Pengguna, yang dapat melakukan beberapa aktivitas utama, terdapat pada gambar 4. 2 antara lain: Wini Irmawanti. Deni Ahmad Jakaria / Jurnal Teknik Informatika Vol 13. No. 99 - 108 Setelah Sequence digunakan untuk menunjukkan alur interaksi antara pengguna, sistem, dan komponen algoritma dalam proses rekomendasi wisata. pada gambar 4. Diagram ini menggambarkan langkah-langkah dari saat pengguna login hingga sistem menampilkan daftar rekomendasi berdasarkan preferensi pengguna. Gambar 4 2 use case diagram Diagram aktivitas . ctivity diagra. menggambarkan alur kerja sistem dalam proses rekomendasi. Diagram ini memperlihatkan langkahlangkah logis dari input data oleh pengguna hingga sistem menghasilkan Gambar 4. 4 squence diagram Class diagram pada Gambar 5 menunjukkan struktur sistem rekomendasi wisata berbasis Hybrid Recommendation System. Sistem terdiri dari kelas User yang mewakili pengguna, yang dapat melakukan (RatingPenggun. , serta menyimpan tempat favorit melalui Wishlist. Data tempat wisata disimpan dalam kelas Gambar 4 3 Activity diagram system Wini Irmawanti. Deni Ahmad Jakaria / Jurnal Teknik Informatika Vol 13. No. 99 - 108 TempatWisata, informasi seperti nama, deskripsi, lokasi, kategori, dan rating. RAM: 4 GB Media Penyimpanan: Hard Disk 256 GB Sistem Operasi: Windows 10 Pro 64-bit Perangkat lunak yang digunakan untuk pengembangan sistem ini meliputi: Bahasa Pemrograman: Python 13 . -bi. Framework Backend: Flask Database: MySQL Editor Kode: Visual Studio Code Teknologi Web: PHP. HTML5. CSS (Tailwin. Library Python: Scikit-learn. Pandas. NumPy Manajemen Paket: pip dan Peramban Web: Google Chrome atau Mozilla Firefox pengguna sistem "Wisata Priangan Timur" dirancang dengan pendekatan sederhana dan ramah pengguna, guna memudahkan interaksi baik bagi administrator sistem. Salah satu komponen utama dari antarmuka ini adalah halaman login, yang berfungsi sebagai gerbang awal untuk mengakses sistem. Halaman ini menyediakan dua kolom input, yaitu username dan password, yang harus Setelah memasukkan data yang benar, pengguna dapat menekan tombol Login untuk mengakses halaman Apabila terjadi kesalahan input, sistem akan menampilkan notifikasi Gambar 4 5 Class Diagram IMPLEMENTASI SISTEM Implementasi merupakan tahap realisasi dari sistem rekomendasi tempat wisata di wilayah Priangan Timur dengan menerapkan pendekatan Hybrid Recommendation System. Pendekatan ini bertujuan untuk menghasilkan rekomendasi yang relevan dengan preferensi pengguna berdasarkan rating dan frekuensi Sistem ini dikembangkan dan diuji menggunakan perangkat keras dengan spesifikasi sebagai berikut: Prosesor: IntelA CoreE i32350M CPU @ 2. 30GHz . Core. Wini Irmawanti. Deni Ahmad Jakaria / Jurnal Teknik Informatika Vol 13. No. 99 - 108 Gambar 5 1 Halaman login Gambar 5. 1 menampilkan halaman login pengguna yang berfungsi sebagai pintu masuk ke sistem. Jika data yang dimasukkan tidak valid, sistem akan menampilkan notifikasi kesalahan sebagai umpan balik. Gambar 5 3 Halaman utama user Setelah berhasil login, pengguna akan diarahkan ke halaman utama. Pada Gambar 5. 3, ditampilkan tampilan Halaman Utama user, yang merupakan titik awal bagi user untuk melihat informasi tempat wisata yang tersedia di sistem. Gambar 5 2 Halaman registrasi Selain halaman login, sistem juga menyediakan fitur pendaftaran bagi pengguna baru. Pada Gambar 5. Registrasi Pengguna. Halaman ini memungkinkan pengguna untuk membuat akun dengan mengisi beberapa informasi dasar seperti username dan password. Gambar 5 4 Halaman detail Pada Gambar 5. 4, ditampilkan Halaman Detail Tempat Wisata yang mengenai destinasi wisata yang dipilih oleh pengguna dari halaman utama. Wini Irmawanti. Deni Ahmad Jakaria / Jurnal Teknik Informatika Vol 13. No. 99 - 108 pengguna mengenai latar belakang dan tujuan dibuatnya platform AuWisata Priangan TimurAy. Gambar 5 7 Halaman login admin Gambar 5 5 Halaman wishlist Pada Gambar 5. 5, ditampilkan Halaman Wishlist, yang berfungsi untuk menampilkan daftar tempat wisata yang telah disimpan oleh Pada Gambar 5. 7, ditampilkan Halaman Login Admin yang berfungsi sebagai gerbang masuk khusus bagi admin sistem untuk mengakses fitur manajemen data tempat wisata. Gambar 5 6 Halaman tentang Gambar 5 8 Halaman utama admin Pada Gambar 5. 6, ditampilkan Halaman Tentang yang berfungsi untuk memberikan informasi kepada Pada Gambar 5. 8, ditampilkan Halaman Utama Admin atau dikenal juga sebagai Dashboard Admin, yang Wini Irmawanti. Deni Ahmad Jakaria / Jurnal Teknik Informatika Vol 13. No. 99 - 108 berfungsi sebagai pusat kontrol bagi admin dalam mengelola data tempat wisata pada sistem AuWisata Priangan TimurAy. Pada Gambar 5. 10, ditampilkan Halaman edit Tempat Wisata, yang menambahkan data tempat wisata baru ke dalam sistem AuWisata Priangan TimurAy. VI KESIMPULAN Penelitian mengembangkan sistem rekomendasi tempat wisata di wilayah Priangan Timur menggunakan pendekatan Hybrid Recommendation System, yang menggabungkan metode contentbased dan popularity-based filtering. Penggabungan kedua metode ini mampu menghasilkan rekomendasi tempat wisata berdasarkan rating dan interaksi pengguna lain. Sistem teknologi Python. Flask, dan MySQL untuk backend, serta PHP dan Tailwind CSS untuk antarmuka pengguna. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem ini dapat membantu pengguna dalam menemukan destinasi wisata yang sesuai dengan kebutuhan dan ketertarikan mereka. Gambar 5 9 Tambah wisata Pada Gambar 5. 9, ditampilkan Halaman Tambah Tempat Wisata, yang menambahkan data tempat wisata baru ke dalam sistem AuWisata Priangan TimurAy. DAFTAR PUSTAKA