Jurnal Nasional Teknomedik | Vol. No. 1, 28 Juni 2024 Submitted: 05-04-2024. Accepted 10-05-2024. Published: 28-06-2024 ISSN 3062-8474 . edia onlin. Online at https://ejournal. id/jnt Desain Timbangan Kalori pada Makanan Pokok Berdasarkan Berat Menggunakan Sensor Load Cell Desak Ketut Sutiari1. Nur Aisyah2. Armayani,3 Teknologi Elektro-Medis Universitas Mandala Waluya Keperawatan Universitas Mandala Waluya 1,2,3 Jl. Jend. H Nasution Kota Kendari 93231 Corresponding author: . -mail:sutiaridesak@)gmail. IntisariAi Menjaga dan menjalani gaya hidup sehat dewasa ini semakin berkembang. Menjaga kesehatan salah satunya adalah dengan menjaga pola makan dan asupan gizi yang seimbang sesuai dengan kebutuhan kalori perhari. Kebutuhan kalori setiap orang berbeda-beda bergantung pada usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik dan Perkembangan teknologi dapat membantu masyarakat dalam memantau asupan kalori yang masuk ke tubuh setiap harinya. Dalam penelitian ini dirancang sebuah alat yang dapat menghitung kalori pada makanan pokok tertentu yang dikonsumsi setiap harinya. Alat timbangan kalori ini dapat mengkonversi berat makanan menjadi kalori. Timbangan berbasis teknologi melibatkan kombinasi dari beberapa komponen elektronika. Timbangan ini dapat menghitung besar kalori berdasarkan berat makanan, sehingga sangat membantu bagi yang menjaga asupan kalori. Alat di desain dengan memodifikasi Atmega328 sebagai pengotrol dan sensor load cell serta modul HX711. Melalui sensor load cell berat makanan dideteksi kemudian di proses pada mikrokontroler untuk dikonversi menjadi jumlah kalori yang ditampilakn pada LCD. Nilai pertama yang ditampilkan adalah berat makanan kemudian jumlah kalori Hasil penelitian menunjukan setiap jenis makanan yang ditimbang saat tomol tare ditekan menunjukan berat makanan lalu dengan menekan tombol start akan menunjukan jumlah kalori. Setiap jenis makanan menghasilkan nilai kalori yang berbeda-beda. Nilai kalori yang ditunjukan pada LCD sebanding dengan nilai table kalori setiap jenis makanan pada referensi. Alat ini efektif untuk mengkonversi berat makanan menjadi jumlah kalori yang terkandung pada Kata Kunci : Atmega328. Load Cell. HX711. Timbangan kalori PENDAHULUAN Kebutuhan masyarakat terus meningkat dalam mempermudah kebutuhan hidup. Hal ini dijawad dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan. Sebaliknya memanfaatkan teknologi yang ada untuk mempermudah kehidupannya dan pekerjaannya. Salah satu peralatan yang berkembang yaitu alat penghitung jumlah kalori, alat ini merupakan alat yang dapat mempermudah pekerjaan para ahli gizi di rumah sakit dalam mengetahui berapa jumlah kalori dari tiap makanan yang akan di berikan pada pasien, selain itu alat ini juga dapat membantu orang yang sedang diet . Perubahan gaya hidup masyarakat saat ini diiringi dengan perkembangan teknologi, kesibukan dan peningkatan penghasilan membawa kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji. Kebiasaan ini memiliki resiko penurunan kualitas hidup jika tidak dibarengi dengan pola hidup sehat. Besar asupan kalori salah satu nilai komponen yang dapat menjaga berat badan seimbang. Kebanyakan masyarakat mengatur jumlah kalori namun tidak mengetahui berapa kalori yang mereka konsumsi . Menjaga Kesehatan selain menjaga asupan kalori dan memperhatikan gizi yang masuk ke tubuh kegiatan olahraga juga membantu menurunkan atau membakar kalori dapat mengontrol berat badan . Perkembangan alat-alat teknologi diberbagai bidang terus berkembang. Salah satunya adalah di bidang kesehatan maupun di bidang penunjang kesehatan. Pemanfaatan komponen elektronika berperan penting dalam kemajuan teknologi. Salah satunya adalah teknologi pemanfaatan komponen mikrokontroler sebagai alat yang dapat mengontrol sebuah sistem. Atmega328 merupakan mikrokontroler CMOS 8-bit berdaya rendah dari keluarga Atmel AVR. IC Atmega328 dilengkapi dengan modul serial komunikasi yang memungkinkan mengirim dan menerima data dari berbagai perangkat. Hal ini menyebabkan komponen ini banyak digunakan dalam berbagai aplikasi elektronik . Penelitian menggunakan mikrokontroler Atmega328 telah banyak dilakukan. Sebuah pengaman sepeda motor dirancang dengan sistem fingerprint menggunakan Desak Ketut Sutiari: Desain Timbangan Kalori Pada. Jurnal Nasional Teknomedik | Vol. No. Bulan 20nn Atmega328 sebagai pengontrol. Pada saat motor dinyalakan oleh bukan pemilik kendaraan yang sidik jarinya tidak terdaftar di alat maka pengontrol akan memerintahkan buzzer berbunyi. Indikasi bunyi akan mengaktifkan notifikasi penggilaan kepada pemilik kendaraan . Perancangan hansanitizer tanpa kontak dalam rangka mengurangi penyebaran virus corona di desain menggunakan Atmega328 sebagai pengendali dan sensor ultrasonik sebagai pendeteksi benda . Desain pompa ASI menggunakan pompa mini motor dilengkapi timer dikontrol menggunakan Atmega328. Atmega328 mengontrol daya isap pompa melalui putaran motor. Selain itu mengontrol sensor fhotodioda, dimana pada saat botol susu telah penuh maka pompa akan mati . Penelitian tentang pengontrolan pintu ruang isolasi menggunakan RFID menggunakan mikrokontroler sebagai pengontrol dan LCD 16x2 sebagai output untuk menampilkan akses pintu dibuka . Komponen elektronika yang dapat mendeteksi tekanan dalam hal ini berat sebagai komponen yang dapat menghitung masa benda adalah sensor load cell . Load cell secara umum digunakan untuk pengukuran berat atau Gaya yang diterapkan menyebabkan elemen melentur, melalui sensor bantu dapat mengubah output yang terukur menjadi sinyal listrik . Kombinasi sensor load cell dan Atmega328 dimanfaatkan untuk mengetahui waktu yang tepat menghentikan pemanasan selai dan pengadukannya. Sensor load cell pada pengaduk digunakan untuk mengetahui viskositas selai yang dikonversi menjadi tekanan. Mikrokontroler melalui HX711menerima input dari sensor. Data yang masuk ke mikrokontroler melalui program akan menghitung nilai yang setara dengan viskositas selai. Hasil pengukuran viskositas ditampilkan pada layar LCD . Penelitian tentang rancang bangun alat dynamometer prony brake menggunakan Arduino Nano sebagai pengontrol dan load cell strain gauge sebagai pendeteksi gaya atau beban dilakukan oleh Majid . Berdasarkan uraian diatas dalam penelitian ini dirancang sebuah alat timbangan menggunakan sensor load cell sebagai pendeteksi berat makanan, modul HX711 sebagai penguat sinyal yang dapat menkondisikan sinyal analog sensor menjadi digital. Atmega328 sebagai pengontrol bekerja berdasarkan program yang di upload. Melalui referensi kandungan kalori per berat makanan yang telah diinput maka hasil pengukuran kalori makanan dapat menampilkan nilai berat makanan dan besar kalori makanan pada layer LCD 16x2 cm. Alat hanya bisa menampilkan kalori makanan yang telah di pilih berdasarkan data pada mikrokontroler. p-ISSN 2301 Ae 4156 | e-ISSN 2460 Ae 5719 II. BAHAN DAN METODE Bahan dan Alat Alat yang digunakan dalam penelitian yaitu komputer sebagai alat membuat program. Solder dan perkakas lainnya berfungsi menunjang dalam membuat Bahan yang digunakan adalah mikrokontroller ATmega328 sebagai pengontrol input dan output. LCD 16x2 cm sebagai layr penampil output. Modul HX711 sebagai modul timbangan untuk menguatkan sinyal dari load cell dan mengkondisikan sinyal analog menjadi Modul ini mengkonversi perubahan yang terukur dalam perubahan resistansi dan mengkonversinya ke dalam besaran tegangan . Modul step Up untuk Sistem baterai yang terdiri dari adaptor, modul charger dan baterai li-ion sebagai sumber Modul charger dalam rangkaian berfungsi sebagai pengaman baterai. Blok Diagram Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode research and development. Pertama mendesain mulai dari blok diagram seperti pada Gambar 1. Tahap akhir adalah melakukan pengujian alat. Gambar 1. Blok diagram Sumber tegangan IC Atmega328 sebesar 5 V DC berasal dari baterai ynag dilengkapi dengan step up. Baterai li-ion mendapat tegangan dari PLN disalurkan ke adaptor malalui modul charger menggunakan Battrey Management Sistem (BMS) sebagai pengaman baterai. Pada saat tombol push button diaktifkan alat siap bekerja. Pada saat sensor load cell menerima tekanan dari makanan melalui modul HX711 sinyal dikondisikan dari data analog ke data digital untuk diolah oleh Atmega328. Data diolah sesuai dengan program yang telah di upload Penulis Pertama: Empat kata pertama judul makalah diikuti titik-titik (. Jurnal Nasional Teknomedik | Vol. No. 1, 28 Juni 2024 Submitted: 05-04-2024. Accepted 10-05-2024. Published: 28-06-2024 ISSN 3062-8474 . edia onlin. Online at https://ejournal. id/jnt ke Atmega328. Hasil pengukuran berat dan jumlah kalori ditmapilkan pada layer LCD 16x2 cm. kalori berdasarkan berat beberapa jenis makanan memiliki ukuran . cm dan tegangan kerja sebesar 5 V DC. Skematik Rangkaian Perancangan perangkat keras pertama dilakukan dengan membuat skematik rangkaian pada aplikasi Easyda secra online. Skematik rangkaian di rangkai berdasarkan alur blok diagram. Melalui perancangan skematik rangkaian dapat memudahkan perancangan perangkat keras. Gambar 2 menunjukan rangkaian sistem minimum Atmega 328 dan Gambar 3 menunjukan rangkaian baterei dan modul charger. Gambar 4. Timbangan kalori Langkah selanjutnya setelah desain selesai adalah melakukan uji coba alat. Uji coba dilakukan untuk mengetahui apakah alat bekerja sesuai dengan alur program yang direncanakan. Tabel 1 menunjukan daftar makanan yang dapat dikonversi dari berat menjadi kalori oleh alat yang telah di desain. Pada alat ini hanya dapat menkonversi beberapa jenis makanan sesuai dengan makanan yang di input pada program Arduino IDE. Makanan yang akan diuji harus di ketahui terlebih dahulu nilai kalori/gramnya sebagai referensi pada program digunakan data kandungan kalori setiap makanan sperti ditunjukan pada Tabel 1. Gambar 2. Rangkaian sistem minimum Gambar 3. Rangkaian Baterei dan modul charger Perancangan Software Perancangan perangkat lunak atau software penting dilakukan untuk mengoptimalkan kenerja alat. Perangkat lunak dirancang dengan metode otomatisasi Selain itu hal ini untuk mengintegrasikan program pada sistem dengan perangkat keras lain yang terlibat dalam otomatisasi. Program pada mikrokontroler menggunakan aplikasi open source yaitu Arduino IDE. HASIL DAN PEMBAHASAN Alat timbangan kalori telah berhasil dirancang seperti ditunjukan pada Gambar 4. Hasil desain alat timbangan Tabel 1. Data makanan yang dapat dikonversi Jenis Makanan Jumlah Kalori (Ka. 1 Nasi putih 2 Bayam bening 3 Ikan rebus 4 Buah pisang 5 Susu Data hasil pengujian ditunjukan pada Tabel 2. Pengujian dilakukan dengan pengambilan data pada LCD alat dan membandingkan dengan menggunakan alat ukur standar dan perhitungan nilai kalori standar berdasarkan tabel referensi sebagai acuan. Hasil uji coba menunjukan pada saat LCD telah terinisilisasi makanan diletakan pada wadah, selanjutnya memilih nama menu makanan yang akan ditimbang kemudian menekan tombol tare untuk mereset berat. Setelah makan diletakan diatas timbanmgan maka pada LCD tertera berat makanan, selanjutnya tekan strart maka jumlah kalori makanan tertampil pada LCD. Pada saat sensor Load cell mendapat tekanan maka terjadi kontraksi atau pemuaian . fek Poisso. Desak Ketut Sutiari: Desain Timbangan Kalori Pada. Jurnal Nasional Teknomedik | Vol. No. Bulan 20nn Tabel 2. Data pengujian hasil pengukuran berat dan kalori beberapa makanan Berat makanan Kalori . Makanan Standar LCD LCD Alat Standar Nasi putih . 133 232,2 216 374,4 . Ikan masak . Buah . Susu . 9,89 16,79 24,38 52,34 94,01 145,18 dan alat hasil rancangan pada jenis makanan dan berat yang berbeda memiliki kesalahan mencapai 0,059 %. IV. KESIMPULAN Berdasarkan hasil uji coba alat dapat disimpulkan bahwa besar kalori makanan dapat diketahui dengan mengkonversi berat makanan menjadi kalori melalui program yang diupload pada mikrokontroler. Sebuah alat timbangan kalori makanan dapat di rancang menggunakan sensor load cell, modul HX711 sebagai pendetaksi bear dan mikrokontroler sebagai pengontrol. UCAPAN TERIMA KASIH