SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) BERBASIS WEB MENGGUNAKAN FACE RECOGNITION DAN GEOLOCATION (STUDI KASUS PT META BUMI SYSTEMA) Rey Muhamad Rifqi1. Dini Rohmayani2 Politeknik TEDC Bandung12 Jl. Politeknik Jl. Pesantren No. Cibabat. Kec. Cimahi Utara. Kota Cimahi. Jawa Barat 40513 E-mail : reymuh72@gmail. com1, dinirohmayani@poltektedc. ABSTRAK Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan seluruh karyawan tetap dan tidak tetap dalam sebuah organisasi yang memiliki intelektual, emosional, serta spiritual yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan SDM ini sangat penting perannya dalam perusahaan, sehingga bila tidak dikelola dengan baik maka dapat mengganggu jalannya perusahaan. Departemen SDM adalah bagian yang secara khusus untuk mengelola SDM dalam perusahaan. Permasalahan yang dihadapi oleh departemen SDM pada PT Meta Bumi Systema adalah masih digunakan cara manual menggunakan dokumen kertas dan excel dengan menggunakan dalam beberapa pengelolaan SDM. Seperti proses absensi yang masih menggunakan dua cara yaitu perangkat fingerprint dan formulir absen, kemudian pengajuan cuti/izin/sakit yang masih menggunakan formulir kertas, dan yang terakhir adalah penggajian yang masih dilakukan secara manual dengan merekap absensi dan pengajuan cuti/izin/sakit yang diolah dalam excel. Sistem yang masih manual ini memiliki ketidakmampuan dalam menangani data yang banyak serta kebutuhan untuk mengambil informasi yang cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah proses absensi, pengajuan cuti/izin/sakit, dan penggajian, serta meningkatkan akurasi dan efisiensi pengelolaan data SDM. Penelitian ini diharapkan dapat membuat karyawan dan departemen SDM dapat dengan mudah menjalankan fungsi administrasi SDM yang diintegrasikan kedalam satu platform digital. Absensi dibuat dengan menggunakan face recognition dan geolocation kemudian untuk pengajuan cuti/izin/sakit dibuat menjadi secara online. Penelitan ini menggunakan metode pengembangan perangkat lunak waterfall yang meliputi analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem informasi dibangun menggunakan Nuxt Js. Laravel, dan Postgre Sql sebagai database. Dari hasil pengujian menggunakan blackbox testing menunjukan bahwa sistem sudah berjalan sesuai dengan fungsionalitasnya dengan capaian 100% sedangkan dari hasil User Acceptance Test (UAT) dengan skala likert mendapatkan nilai 77. 56% yang sudah masuk dalam kategori baik dalam meningkatkan efisiensi dan efektifitas pengelolaan data SDM, dapat mempermudah karyawan dalam melakukan absensi, mengajukan cuti/izin/sakit, serta dapat membantu departemen SDM rekap data dan Kata kunci : Sistem Informasi. Face Recognition. Geolocation. ABSTRACTS Human Resources (HR) are all permanent and non-permanent employees in an organization who have intellectual, emotional, and spiritual abilities that can be utilized to achieve organizational goals. HR plays a very important role in the company, so if it is not managed properly, it can disrupt the running of the The HR department is a department that specifically manages HR in the company. The problem faced by the HR department at PT Meta Bumi Systema is that it still uses manual methods using paper documents and excel using several HR management methods. Such as the attendance process which still uses two methods, namely fingerprint devices and attendance forms, then leave/permit/sick applications which still use paper forms, and the last is payroll which is still done manually by summarizing attendance and leave/permit/sick applications processed in excel. This manual system is incapable of handling large amounts of data and the need to retrieve information quickly and accurately. This study aims to simplify the process of attendance, leave/permit/sick applications, and payroll, as well as improve the accuracy and efficiency of HR 37 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i data management. This study is expected to make employees and the HR department easily carry out HR administration functions that are integrated into one digital platform. Attendance is made using face recognition and geolocation then for leave/permit/sick submission is made online. This research uses the waterfall software development method which includes analysis, design, implementation, testing, and The information system is built using Nuxt Js. Laravel, and Postgre Sql as a database. The test results using blackbox testing show that the system is running according to its functionality with an achievement of 100% while the results of the User Acceptance Test (UAT) with a Likert scale get a value of 56% which is included in the good category in increasing the efficiency and effectiveness of HR data management, can make it easier for employees to take attendance, apply for leave/permit/sick, and can help the HR department recap data and payroll. Keywords: Information System. Face Recognition. Geolocation. PENDAHULUAN Sumber daya manusia (SDM) merupakan seluruh karyawan tetap dan tidak tetap dalam suatu organisasi yang mempunyai intelektual, emosional, dan spiritual untuk dimanfaatkan dalam mencapai tujuan organisasi . SDM memberikan peran yang besar dalam menjalankan sebuah organisasi, sehingga apabila tidak diatur maka dapat mengganggu jalannya Sebuah organisasi khususnya perusahaan terdapat departemen SDM yang bertugas untuk mengelola segala aspek yang berkaitan dengan karyawan mulai dari rekrutmen, seleksi, pelatihan, pengembangan, kompensasi, hingga hubungan industrial. Untuk menjalankan fungsinya departemen SDM memerlukan data serta informasi yang terkini dan akurat. Data tersebut dapat diperoleh dari berbagai sumber, antara lain dokumen kertas, dokumen berbasis kolom seperti excel. Bagian Human Resource Department (HRD) pendistribusian, departemen SDM pada PT Meta Bumi Systema dalam menjalankan fungsinya juga menggunakan dokumen kertas dan excel. Data yang didapat dari dokumen-dokumen ini sudah cukup untuk membantu bagian departemen SDM, namun seiring berjalannya waktu timbul masalah ketika data-data tersebut menjadi semakin banyak seperti data absensi dan pengajuan cuti atau izin. Alur absensi yang ada saat ini yaitu, karyawan akan datang ke kantor kemudian melakukan absen dengan absen fingerprint offline lalu departemen SDM akan mengambil data dari perangkat fingerprint menggunakan flashdisk setiap bulannya. Hal ini membuat departemen SDM dan owner monitoring terhadap kehadiran karyawannya. Selain itu perihal pengajuan cuti dan izin juga masih dilakukan secara manual. Terdapat dua alur pengajuan, yang pertama dengan menggunakan formulir cuti atau izin yang perlu ditulis dan ditanda tangan oleh owner, yang kedua secara langsung melalui whatsapp kepada Hal ini akan menyebabkan data pengajuan yang sudah dibuat tidak terdata dengan rapi sehingga memungkinkan adanya kesalahan ketika merekap data untuk penggajian, selain itu sisa jumlah cuti atau izin yang tersedia bisa saja salah sehingga menyulitkan untuk karyawan yang ingin melakukan pengajuan. Diperlukan solusi berupa sebuah sistem untuk menangani masalah diatas. Untuk absensi akan dibuat menjadi sebuah fitur absen secara online dengan memanfaatkan layanan teknologi pengenalan wajah dari pihak ketiga yaitu AoNeo Face RecognitionAo dan Geolocation. Teknologi pengenalan wajah dan Geolocation digunakan agar data absensi lebih akurat, efisien, dan mencegah kecurangan dalam proses absensi. Departemen SDM dan owner PT Meta Bumi Systema dapat memantau dan merekap data absensi melaui sistem sehingga tidak perlu repot untuk mengambil data dari perangkat fingerprint yang masih secara offline. Kemudian untuk pengajuan cuti dan izin akan dibuat menjadi sebuah fitur. Dengan fitur ini karyawan dapat lebih mudah untuk melihat sisa cuti atau izin yang tersedia sehingga dapat langsung melakukan pengajuan cuti melalui sistem. Berdasarkan masalah yang telah diuraikan penulis memutuskan untuk membuat penelitian yang berjudul AuSistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Berbasis Web Face Recognition Dan Geolocation (Studi Kasus PT Meta Bumi System. Ay. Diharapkan sistem ini dapat menyelesaikan masalah-masalah yang dialami oleh departemen SDM sehingga dapat memaksimalkan pekerjaannya. METODE PENELITIAN 38 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i Penelitian ini menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) Waterfall dalam pengembangan sistemnya. Waterfall merupakan sekuensial linier . equential linea. atau alur hidup klasik . lassic lifecycl. Metode ini menyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara terurut dimulai dari analisis, desain, pengkodean, pengujian, dan . , ditunjukan pada gambar atau pemeriksaan sistem secara berkala agar dapat selalu berjalan dengan optimal. HASIL DAN PEMBAHASAN Pembahasan terhadap hasil penelitian dan pengujian yang diperoleh disajikan dalam bentuk uraian teoritik, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Hasil percobaan sebaiknya ditampilkan dalam berupa grafik ataupun tabel. 1 Analisis Sistem Gambar 3. 1 Model Waterfall Analisis (Analysi. Tahapan analisis diawali dengan mendapatkan data-data yang ada pada tempat studi kasus menggunakan metode wawancara. Setelah data didapatkan maka proses analisis dilakukan untuk menetapkan spesifikasi perangkat lunak yang akan dikembangkan. Desain (Desig. Desain merupakan tahapan dimana sebuah sistem akan digambarkan menggunakan Unified Modelling Language. Implementasi (Implementatio. Implementasi merupakan sebuah tahapan dimana sistem dibangun berdasarkan rancangan yang telah dibuat sebelumnya. Penelitian ini diimplementasi dengan menggunakan Nuxt JS. Laravel 10, dan Postgre SQL sebagai database. Pengujian (Testin. Pengujian merupakan tahapan pemeriksaan terhadap sistem untuk memastikan bahwa sistem yang sudah dibuat sesuai dengan kebutuhan, menggunakan blackbox testing dan User Acceptance Test (UAT). Blackbox testing merupakan proses pengujian perangkat lunak dari segi fungsionalitas tanpa menguji desain dan kode program. UAT merupakan proses proses pengujian untuk memastikan bahwa perangkat lunak telah sesuai dengan kebutuhan pengguna, pengujian dilakukan langsung oleh target pengguna . Pendukung Pemeliharaan (Support Maintenanc. Setelah tahapan sebelumnya dilaksanakan maka yang terakhir adalah pemeliharaan terhadap sistem guna memperbaiki bug, menambah fitur. Analisis sistem merupakan tahapan penting untuk mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan dalam perancangan dan pengembangan sistem dalam penelitian. Pertama Ae tama penting untuk mengetahui sistem yang sedang berjalan agar diketahui bagaimana performa dan keefektifan sistemnya. Alur sistem akan digambarkan menggunakan flowmap. Flowmap merupakan kombinasi antara peta dan menggambarkan pergerakan objek dari satu tempat ke tempat lain. Alat ini dapat membantu dalam memecahkan masalah dengan cara membaginya menjadi beberapa segmen yang lebih kecil . Gambar 3. 2 Flowmap sistem absensi yang sedang Gambar 3. 2 menunjkan flowmap dari sistem absensi yang sedang berjalan pada PT Meta Bumi Systema. Berikut Karyawan melakukan tanda tangan pada formulir absen atau dengan menggunakan perangkat fingerprint. Departemen SDM akan melakukan input data absensi. 39 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i Departemen SDM akan melakukan rekap absensi dengan memperhatikan pengajuan cuti/izin/sakit yang telah disetujui yang pada akhirnya menghasilkan laporan rekap data Pimpinan dapat melihat laporan rekap data tahap ini sistem akan digambarkan dengan menggunakan UML, lebih tepatkan akan menggunakan Use Case Diagram. Activity Diagram. Sequence Diagram, dan Class Diagram. Use Case Diagram Use Case Diagram merupakan diagram yang menggambarkan kelakuan . dari sebuah sistem informasi yang akan dibuat . Diagram ini menggambarkan interaksi antara aktor dengan sistem untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sistem beserta hak Gambar 3. 3 Flowmap sistem pengajuan cuti/izin/sakit yang sedang berjalan Gambar 3. 3 merupakan flowmap dari sistem pengajuan cuti/izin/sakit yang sedang berjalan di PT Meta Bumi Systema. Berikut merupakan Departemen SDM memberikan formulir pengajuan cuti/izin/sakit kepada karyawan. Karyawan mengisi formular pengajuan. Departemen SDM mengecek apakah kuota pengajuan tersedia, bila tidak tersedia maka diberitahukan kepada pemohon bahwa pengajuannya ditolak, bila tersedia maka pengajuan dilanjutkan pada Kepala Bagian Kepala Bagian pemohon akan menentukan apakah pengajuan disetujui atau tidak, baik akan disetujui atau tidak maka akan dikembalikan pada departemen SDM kemudian dilanjutkan pemberitahuan pada Departemen SDM akan merekap data pengajuan yang disetujui. Pimpinan dapat melihat laporan rekap data pengajuan cuti/izin/sakit. Selesai. 2 Perancangan Sistem Perancangan sistem merupakan tahapan yang penting dalam membangun sebuah sistem. Pada Gambar 3. 4 Use Case Diagram sistem yang akan Gambar 3. 4 berikut merupakan use case diagram dari sistem yang akan dibangun. Dalam use case ini terdapat 4 aktor antara lain, departemen SDM, pimpinan, karyawan, kepala Untuk use case yang ada pada sistem ini antara lain login, logout, kelola data cabang, kelola data jabatan, kelola data karyawan, kelola data absensi, kelola data unit, kelola data pengajuan cuti/izin/sakit, kelola data penggajian. Activity Diagram Activity Diagram merupakan diagram yang berfungsi untuk menggambarkan alur kerja dari sebuah sistem informasi. Berbeda dengan use case diagram yang menggambarkan hubungan 40 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i menggambarkan aktivitas yang dilakukan sistem . Activity Diagram Absen Masuk/Pulang Gambar 3. 6 menjelaskan activity diagram pengajuan cuti/izin/sakit menjelaskan alur aktivitas pengajuan cuti/izin/sakit yang dapat dilakukan oleh seluruh pengguna. Activity Diagram Melihat Daftar Penggajian Karyawan Gambar 3. 7 Activity Diagram Melihat Daftar Penggajian Karyawan Gambar 3. 5 Activity Diagram Absen Masuk/Pulang Gambar 3. 5 merupakan activity diagram dari absen masuk/pulang, yang menjelaskan alur seluruh pengguna dalam melakukan absen masuk dan pulang. Activity Diagram Pengajuan Cuti/Izin/Sakit Gambar 3. 7 merupakan activity diagram melihat daftar penggajian karyawan yang menjelaskan alur aktivitas melihat daftar penggajian karyawan oleh departemen SDM. Sequence Diagram Sequence Diagram merupakan diagram yang menampilkan perilaku suatu objek pada use case dengan cara menjabarkan waktu hidup dan message yang dikirimkan dan diterima antar Objek-objek yang terlibat dalam sebuah use case berserta fungsinya merupakan hal yang harus diperhatikan dalam membuat sequence diagram . Sequence Diagram Absen Masuk/Pulang Gambar 3. 6 Activity Diagram Pengajuan Cuti/Izin/Sakit Gambar 3. 8 Sequence Diagram Absen Masuk/Pulang 41 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i Gambar 3. 8 merupakan sequence diagram absen masuk/pulang yang dapat dilakukan oleh seluruh Sequence Diagram Cuti/Izin/Sakit Mengajukan Gambar 3. 11 Class Diagram Sistem Informasi Manajemen SDM Gambar 3. 9 Sequence Diagram Mengajukan Cuti/Izin/Sakit Gambar 3. 9 merupakan sequence diagram mengajukan cuti/izin/sakit yang dapat dilakukan oleh seluruh pengguna. Sequence Diagram Melihat Detail Slip Gaji Gambar 3. 11 merupakan class diagram dari Sistem Informasi Manajemen SDM. 3 Perancangan Database Database adalah sebuah sistem penyimpanan data terkomputerisasi yang bertujuan untuk memelihara data yang diolah atau disebut informasi serta dapat menyediakan data bila Database merupakan hal yang sangat penting dalam sistem informasi karena memiliki fungsi untuk mengelola . emasukan, menyimpan, dan mengambi. Database ini perlu dirancang agar pada saat implementasi dapat memenuhi kebutuhan sistem. Penelitian ini menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD) untuk merancang database. ERD adalah sebuah model data yang digunakan untuk menggambarkan hubungan antar data dalam database relasional . Gambar 3. 10 Sequence Diagram Melihat Detail Slip Gaji Gambar 3. 10 merupakan sequence diagram melihat detail slip gaji yang dapat dilakukan oleh seluruh pengguna. Class Diagram Class Diagram merupakan diagram yang menggambarkan stuktur dari kelas-kelas yang akan dibuat dalam sistem. Diagram ini dibuat agar ketika proses implementasi ke dalam kode sesuai dengan perancangan . Gambar 3. 12 ERD Sistem Informasi Manajemen SDM Gambar 3. 12 merupakan ERD Sistem Informasi Manajemen SDM pada penelitian ini. 4 Perancangan Antarmuka Antarmuka atau User Interface (UI) adalah suatu mekanisme komunikasi antara pengguna dengan sistem software seperti website, smartphone, atau 42 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i aplikasi. UI ini disesuaikan dengan kebutuhan pengguna dalam pengembangan sebuah sistem. Tampilan fisik, warna, penyajian animasi, kemudian pola interaksi antara program dan pengguna merupakan ruang lingkup dari UI . Dalam penelitian ini penulis menggunakan figma untuk merancang desain antarmuka. Figma merupakan aplikasi desain yang digunakan khusus untuk membuat desain antarmuka serta prototype aplikasi. Figma memiliki kelebihan dimana aplikasi ini berbasis website sehingga tidak memerlukan instalasi apapun serta hanya dengan menggunakan jaringan internet aplikasi ini dapat diakses kapanpun dan dimanapun . Rancangan Halaman Absen Masuk/Pulang (Cek Lokas. Gambar 3. 15 Rancangan Halaman Pengajuan Cuti Gambar 3. 15 merupakan rancangan halaman pengajuan cuti. Rancangan Halaman Detail Gaji Gambar 3. 13 Rancangan Halaman Absen Masuk/Pulang (Cek Lokas. Gambar 3. 13 merupakan rancangan halaman untuk pengecekan lokasi absen. Rancangan Halaman Absen Masuk/Pulang . apture foto Gambar 3. 16 Rancangan Halaman Detail Gaji Gambar 3. 16 merupakan rancangan halaman detail slip gaji. Gambar 3. 14 Rancangan Halaman Absen Masuk/Pulang . apture fot. Gambar 3. 14 merupakan rancangan halaman absen masuk/pulang tahap dua dimana setelah lokasi pengguna dicek dan lolos maka akan menampilkan halaman capture foto. Rancangan Halaman Pengajuan Cuti 5 Implementasi Setelah melakukan analisis dan perancangan, penulis kemudian melakukan implementasi dengan menggunakan framework. Framework merupakan sekumpulan script yang membantu developer dalam mengatasi masalah terkait pengembangan sebuah program agar proses pengembangan dapat dilakukan dengan cepat . Dalam penelitan ini penulis menggunakan framework Nuxt Js dan Laravel. Nuxt Js merupakan framework javascript yang bersifat open source yang dibuat berdasarkan Vue. Js . Laravel adalah sebuah framework website berbasis Php Hypertext Preprocessor (PHP) yang bersifat open source serta memakai konsep Model View Controller (MVC) . Selain itu dalam implementasi penelitian ini digunakan database Postgre Sql. Postgre Sql merupakan Relational Database Management System 43 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i (RDBMS) yang bersifat open source. RDBMS ini menggunakan bahasa Structured Query Language (SQL) yang digunakan untuk mengelola database. Database ini banyak dipakai dalam berbagai aplikasi, website, hal ini disebabkan karena Postgre Sql memiliki performa yang stabil, keamanannya tinggi, serta memiliki banyak fitur . Selain itu penulis menggunakan layanan face recognition dari pihak ketiga bernama AuNeo Face RecognitionAy. Neo Face Recognition merupakan layanan pengenalan wajah yang cepat dan akurat yang dikembangkan oleh Biznet. Layanan ini mampu menghasilkan identifikasi wajah dengan berbagai kondisi serta dapat diintegrasikan dengan layanan apa saja. Tingkat ketepatan deteksi diatas 95% yang didukung dengan teknologi pembentukan wajah dalam berbagai suasana . Setelah mengetahui tools yang penulis gunakan untuk implementasi berikutnya merupakan beberapa halaman yang telah diimplementasikan. Login namun tidak datang ke kantor karena proses absensi sudah dibuat secara online. Gambar 3. 19 Implementasi Halaman Absen Masuk/Pulang Tahap Kedua Gambar 3. 19 merupakan tahap kedua dari proses absen masuk/pulang. Dimana pada tahap ini karyawan perlu melakukan capture wajah. Nantinya hasil capture ini akan dideteksi menggunakan layanan Neo Face Recognition untuk dibandingkan apakah karyawan yang akan melakukan absen sesuai dengan yang terdaftar. Gambar 3. 17 Implementasi Halaman Login Gambar 3. 17 merupakan implementasi dari halaman login. Pengguna akan masuk dengan mengisikan email/username dan password setelah itu pengguna akan diarahkan ke halaman sesuai dengan jabatannya. Absen Masuk/Pulang Gambar 3. 20 Implementasi Halaman Absen Masuk/Pulang Tahap Ketiga Gambar 3. 20 ini merupakan tahap terakhir dalam absen masuk/pulang. Halaman ini berupa konfirmasi bila data yang dikirimkan untuk absen sudah sesuai. Pengajuan Cuti/Izin/Sakit Gambar 3. 18 Implementasi Halaman Absen Masuk/Pulang Tahap Pertama Gambar 3. 18 merupakan tahap pertama untuk melakukan absensi masuk/pulang. Pada tahap ini sistem akan mengecek lokasi karyawan. Ini dilakukan untuk mencegah karyawan absen Gambar 3. 21 Implementasi Halaman Pengajuan Cuti/Izin/sakit 44 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i Pada gambar 3. 21 merupakan implementasi halaman pengajuan cuti/izin/sakit. Detail Slip Gaji Gambar 3. 22 Implementasi Halaman Detail Slip Gaji Gambar 3. 22 merupakan halaman detail slip gaji User Acceptance Test (UAT) Pengujian dengan metode UAT pada penelitian ini akan dilakukan oleh karyawan PT Meta Bumi Systema secara langsung. Penulis menggunakan menggunakan google form agar tester dapat memberikan penilaian terhadap sistem yang Hasil dari kuisioner akan dihitung guna menarik kesimpulan dari sistem yang sudah Kuisioner terdiri dari 10 pertanyaan yang terbagi menjadi 3 bagian yaitu, desain, fitur, kepuasan pengguna. Kuisioner ini menggunakan skala likert dari skala 1 sampai 5. Berikut merupakan skor penilaian dari skala likert pada dan untuk bobot nilai terdapat pada tabel . Tabel 2. Skala Likert 6 Pengujian Pengujian merupakan sebuah rangkaian aktifitas yang direncanakan guna mengecek dan menguji suatu sistem secara sistematis agar sistem yang Blackbox Testing dan UAT merupakan metode pengujian yang sering digunakan saat ini . Pada penelitian ini kedua metode tersebut Blackbox Testing Tabel 1. merupakan pengujian menggunakan metode blackbox testing. Tabel 1. Pengujian Metode Blackbox Testing Pengujian Login. Buat Absen Masuk/Pulang. Pengajuan Cuti/Izin/Sakit. Melihat detail slip gaji. Hasil yang Jika memasukan email/username dan password maka akan diarahkan ke halaman dashboard sesuai dengan jabatannya. Jika tidak maka akan menampilkan pesan Melakukan absensi sesuai dengan 3 tahap yang dijelaskan pada bagian implementasi. Membuat pengajuan cuti/izin sakit. Bila total hari pengajuan melebihi kuota tipe pengajuan yang terpilih maka akan menampilkan pesan Melihat detail slip gaji Hasil Sesuai Jawaban Sangat Baik (SB) Baik (B) Cukup (C) Kurang (K) Sangat Kurang (SK) Tabel 3. Bobot Nilai Presentase Penilaian 81% - 100% 61% - 80% 41% - 60% 21% - 40% 0% - 20% Interpretasi Sangat Baik Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Untuk mendapatkan presentase dari hasil kuisioner yang sudah dilakukan, penulis akan menggunakan rumus berikut. ycU= Sesuai gambar 18, 19 dan 20 Sesuai Nilai Oc. ycI) ycu 100% ycIycoycuyc yayccyceycayco Keterangan : Y = Hasil presentase N = Nilai setiap jawaban R = Frekuensi Skor Ideal = Nilai tertinggi yang dikali jumlah Sesuai 45 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i permasalahan yang terdapat pada penelitian ini mulai dari absensi, pengajuan cuti/izin/sakit, hingga penggajian. Tabel 4. Hasil Pengujian UAT Grade Pertanyaan Huruf Nilai Jumlah Skor Jumlah Nilai 12 13 12 12 10 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 Jumlah Skor Tertinggi Skor Terendah : 5 x 180 = 900 : 1 x 180 = 180 ycU= ycu 100% = 77. Berdasarkan hasil User Acceptance Test (UAT) pada tabel 4 dan mengacu pada skala likert yang telah ditetapkan sebelumnya bahwa Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia Pada PT Meta Bumi Systema telah diuji dan memberikan hasil yang baik dengan presentase 56% meskipun masih terdapat kekurangan menurut tester. Namun secara keseluruhan sistem ini sudah baik dalam membantu karyawan untuk melakukan absensi dan untuk mengajukan cuti/izin/sakit, serta dapat mempermudah HRD dalam melakukan rekap data terhadap absensi, persetujuan cuti/izin/sakit, dan pembuatan rekap penggajian. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan pada proses yang penulis telah lakukan pada penelitian ini mulai dari perancangan dan pembuatan Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya (SDM) Manusia Berbasis Web (Studi Kasus PT Meta Bumi System. , penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut. Sistem sudah dapat membuat proses absensi menjadi lebih mudah dengan dilakukan secara online. Selain itu proses rekap absensi juga sudah disediakan di dalam sistem dengan cara melakukan export data absensi. Kemudian untuk proses pengajuan cuti juga sudah dirubah menjadi secara online dan tidak perlu lagi menggunakan formulir kertas yang diisi manual. Berdasarkan pengujian blackbox testing aplikasi berhasil dikembangkan dan sudah dapat berjalan dengan baik. Untuk hasil penggujian dengan menggunakan metode UAT didapat presentase sebesar 77. 56% . Sehingga secara keseluruhan sistem yang dibangun sudah baik untuk menyelesaikan Adapun saran untuk menambah referensi untuk penelitian selanjutnya adalah sebagai berikut: Dapat menambahkan tampilan responsif untuk website bila diakses melalui perangkat mobile. Menambahkan support platform lain seperti aplikasi khusus karyawan berbasis Menambahkan fitur kelola hari libur atau tanggal merah pertahun. DAFTAR PUSTAKA