Jurnal Pengabdian Kepada Masyrakat, e-ISSN: 2775-2437 Vol. 1 No. 1 Edisi Juni 2021 https://ejournal. id/index. php/JPK =============================================================================================== Received: 05 June 2021 :: Accepted: 30 June 2021 :: Published: 30 June 2021 EDUKASI GIZI KERJA UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADA TENAGA KERJA Anggi Isnani Parinduri1. Annisa Febriana Siregar1. Raisha Ocktavariny2 Program Studi Gizi Program Sarjana. Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam Program Studi Kebidanan Program Sarjana. Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam Jln. Sudirman No. 38 LubukPakam. Kabupaten Deli Serdang. Sumatera Utara Ae Indonesia *email korespondensi author: anggisnani@gmail. DOI 10. 35451/jpk. Abstrak Tingkat produktivitas pada tenaga kerja dipengaruhi oleh berbagai hal, salah satu hal yang dapat mempengaruhi produktivitas yaitu asupan zat gizi. Asupan zat gizi akan menghasilkan energi, dimana energi yang dihasilkan dari makanan mampu menentukan kondisi kesehatan dan kemampuan fisik dalam melakukan pekerjaan. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat untuk mengedukasi tenaga kerja mengenai pentingnya gizi pada pekerja dalam pencapaian tingkat produktivitas yang baik seta pemberian leaflet sebagai bahan bacaan. Pengabdian masyarakat ini dilakukandi PT Pelita Adi Pratama Desa Sei Merbau Tanjung Balai. Pelaksaanaan pengabdian masyarakat ini diawali dengan pemaparan tujuan kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai edukasi gizi kerja untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Setelah penyampaian materi selesai, dilakukan sesi tanya jawab untuk mengevaluasi keberhasilan kegiatan yang telah Kata kunci: Edukasi, gizi kerja, tingkat produktivitas Abstract The level of productivity in the workforce is influenced by various things, one of the things that can affect productivity is nutrient intake. Nutrient intake will produce energy, where the energy produced from food is able to determine health conditions and physical ability to do work. The purpose of implementing community service is to educate the workforce about the importance of nutrition for workers in achieving a good level of productivity and providing leaflets as reading material. This community service was carried out at PT Pelita Adi Pratama. Sei Merbau Village. Tanjung Balai. The implementation of this community service begins with the presentation of the objectives of the activity, then continues with the delivery of material on occupational nutrition education to increase labor productivity. After the delivery of the material is complete, a question and answer session is held to evaluate the success of the activities that have been carried out. Keywords: Education, work nutrition, productivity level Pendahuluan Pekerja merupakan salah satu produksi, disamping faktor lain yang keterampilan, waktu dan modal yang Sebagai tenaga kerja, memiliki hak yang diatur dalam UU No 13 tahun Ketenaga diantaranya adalah hak atas kesehatan Jurnal Pengabdian Kepada Masyrakat, e-ISSN: 2775-2437 Vol. 1 No. 1 Edisi Juni 2021 https://ejournal. id/index. php/JPK =============================================================================================== Received: 05 June 2021 :: Accepted: 30 June 2021 :: Published: 30 June 2021 pada diri pekerja. Tenaga kerja merupakan salah satu asset penting yang dibutuhkan perusahan dalam menjalankan aktivitas produksinya. Kesehatan dan tenaga kerja adalah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, salah satunya adalah pemenuhan kebutuhan gizi tenaga kerja yang sesuai dengan status gizi setiap pekerja, beban kerja dalam mencapai dan meningkatkan efesiensi serta tingkat produktivitas tenaga pekerja (Olusegun et al, 2. Meningkatkan beberapa hal, salah satunya ialah dapat dipengaruhi oleh asupan zat gizi Asupan zat gizi akan menghasilkan energi, dimana energi yang dihasilkan dari makanan akan menentukan kemampuan fisik dan kondisi kesehatan dalam melakukan Kebutuhan energi yang tidak terpenuhi akan mengganggu aktivitas pekerja sehingga produktivitas pekerja akan menurun (Ariati, 2. Status gizi tenaga kerja sangat berperan penting untuk kesejahteraan dalam meningkatkan keterampilan dan Keadaan gizi dapat Konsumsi makan seseorang penting untuk meningkat asupan gizi bagi tenaga kerja karena dapat meningkatkan kualitas produktivitas kerjanya (Utami, 2. Pekerja yang memiliki status gizi produktivitas yang baik. Status gizi yang kurus atau gemuk pada pekerja, meskipun persentase yang ditemukan tidak besar tetapi perlu mendapat Hal ini menunjukkan bahwa kesehatan dan produktivitas pekerja sangat berhubungan sekali dengan status gizi (Syam, 2. Konsumsi pangan yang beranekaragam dan seimbang serta peningkatan status gizi yang sesuai merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup manusia dan akan sangat berpengaruh pada produktivitas pekerja (Aziiza. Tenaga kerja dengan status gizi lebih atau obesitas akan lebih lama dan kurang lincah dalam bekerja, hal ini dikarenakan pekerja yang memiliki mengeluarkan banyak energi untuk akan menurunkan tingkat produktivitas perkja, sedangkan orang yang memiliki berat badan normal akan lebih lmudah produktivitas kerja akan lebih baik dan seseorang yang memiliki status gizi kekurangan berat badan, maka pekerja tersebut akan kurang mampu dalam melakukan pekerjaan yang berat. Berdasarkan latar belakang diatas masyarakat yang bertujuan untuk mengedukasi tenaga kerja mengenai pentingnya gizi pada pekerja dalam pencapaian tingkat produktivitas yang Metode Pengabdian dilakasanakan dengan metode promotif mengedukasi tenaga kerja mengenai gizi untuk peningkatan produktivitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di PT Pelita Adi Pratama Desa Sei Merbau Tanjung Balai pada tanggal 11 Januari 2021. Peserta pada kegiatan pengabdian masyrakat ini berjumlah 20 Hasil dan Pembahasan Kegiatan penyuluhan edukasi gizi berhasil dilaksanakan. Pelaksaanaan pengabdian masyarakat ini diawali dengan pemaparan tujuan kegiatan, penyampaian materi mengenai edukasi produktivitas tenaga kerja. Materi yang sampaikan oleh narasumber meliputi pentingya asupan gizi bagi tenaga kerja, bahaya ketidak cukupan asupan gizi bagi tenaga kerja, contoh menu sehari yang dapat dikonsumsi untuk tenaga kerja. Setelah materi selesai disampaikan, dilakukan sesi tanya Jurnal Pengabdian Kepada Masyrakat, e-ISSN: 2775-2437 Vol. 1 No. 1 Edisi Juni 2021 https://ejournal. id/index. php/JPK =============================================================================================== Received: 05 June 2021 :: Accepted: 30 June 2021 :: Published: 30 June 2021 yang telah dilaksanakan, kemudian pembagikan leaflet dilakukan sebagai salah satu media yang dugunakan dalam penyuluhan dan sebagai bahan bacaan penyampaian edukasi masih kurang jelas ataupun lupa sehingga peserta dapat membacanya kembali. Sari dan Muniroh . , bahwa terdapat hubungan antara kecukupan asupan gizi serta status gizi dengan kelelahan kerja terhadap pekerja. Jika asupan energi kurang maka tingkat kelelahan kerja meningkat. Kesimpulan Edukasi tentang gizi kerja untuk produktivitas tenaga kerja dan juga dengan pemberian leaflet dapat memberikan wawasan bagi peserta dalam penting pemenuhan asupan gizi dan mengoptimalkan status gizi yang baik. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil observasi sebelum dan sesudah dilakukannya edukasi bahwa ada peningkatan pengetahuan peserta sebelum dilakukannya edukasi. Tabel. 1 Gambaran Pengetahuan Gizi Kerja Sebelum Edukasi Pengetahuan Gizi Kerja Baik Cukup Kurang Jumlah Ucapan Terima Kasih Ucapan terima kasih kepada PT. Pelita Adi Pratama Desa Sei Merbau Tanjung Balai. Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam dan seluruh peserta yang telah membantu pengabdian masyarakat. Dari Tabel. 1 diketahui bahwa pengetahuan gizi kerja pada 20 peserta sebelum dilakukan edukasi mayoritas memiliki pengetahuan gizi kerja dengan kategori cukup sebanyak 9 peserta . %). Tabel. 2 Gambaran Pengetahuan Gizi Kerja Sesudah Edukasi Pengetahuan Gizi Kerja Baik Cukup Kurang Jumlah Daftar Pustaka