International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. PENGARUH MEDIA INTERACTIVE VIDEO (IV) TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING ATAS PADA PERMAINAN BOLA VOLI THE EFFECT OF VIDEO INTERACTIVE MEDIA ON LEARNING OUTCOMES OF BASIC UPPER PASSING TECHNIQUES IN VOLLEYBALL GAMES Mohammad Eka Fadhilah* 1. Rekha Ratri Julianti 2. Ruslan Abdul Ghani 3. Resty Gustiawati 4 Universitas Singaperbangsa Karawang. Jl. HS. Ronggo Waluyo. Puseurjaya. Telukjambe Timur. Karawang. Jawa Barat 41361. Indonesia Email Penulis: fadhilahekamohammad@gmail. julianti@fkip. id, ruslan. ghani@fkip. gustiawati@fkip. Received: 27/08/2025 Revised: 6/11/2025 Accepted: 20/11/2025 Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh media interactive video terhadap hasil belajar passing atas dengan metode penelitian yang dipilih adalah metode quasi experimental design dengan menggunakan desain penelitian nonequivalent control pretest post-test only design. Adapun yang menjadi objek penelitian adalah kelas X. 1 dan kelas X. Dua kelas tersebut bertindak sebagai sampel yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu Aupenentuan sampel dengan pertimbangan tertentuAy, dan untuk menentukan sampelnya yaitu berdasarkan rekomendasi dari guru di sekolah tersebut. Hasil belajar teknik dasar passing atas dengan menggunakan media interactive video (IV) pada permainan bola voli di Kelas X SMK Lentera Bangsa Rengasdengklok menunjukan hasil yang signifikan. Kesimpulan ini dibuktikan dari rata-rata tes hasil belajar teknik dasar passing atas kelas eksperimen dengan menggunakan video interaktif mengalami peningkatan yang signifikan, dari rata-rata 47. 38 pada tes awal 95 pada tes akhir, atau mengalami kenaikan sebesar 22. Kata kunci: eksperimen, passing atas, bola voli. Abstract This research was conducted to determine the effect of interactive video media on learning outcomes of upper passing. The research method chosen was a quasiexperimental design using a nonequivalent control pre-test post-test only design. As for the object of research is class X. 1 and class X. These two classes act as samples, namely the experimental class and the control class. The sampling technique used purposive sampling technique, namely "determination of the sample with certain considerations", and to determine the sample, based on recommendations from teachers at the school. The results of learning the basic technique of upper passing using interactive video media (IV) in volleyball games in Class X SMK Lentera Bangsa Rengasdengklok showed significant results. This conclusion is proven from the average learning outcomes test for basic passing techniques for the experimental class using interactive videos which 9 | Copyright A 2025, (Mohammad Eka Fadhilah. Rekha Ratri Julianti. Ruslan Abdul Ghani. Resty Gustiawat. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. experienced a significant increase, from an average of 47. 38 in the initial test to 69. 95 in the final test, or an increase of 22. Keywords: Experiments, top passing, volleyball. 10 | Copyright A 2025, (Mohammad Eka Fadhilah. Rekha Ratri Julianti. Ruslan Abdul Ghani. Resty Gustiawat. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. PENDAHULUAN Pendidikan jasmani adalah pendidikan yang mengaktualisasikan potensipotensi aktivitas manusia berupa sikap, tindak, dan karya yang diberi bentuk, isi, dan arah menuju kebulatan pribadi sesuai dengan cita-cita kemanusiaan. Secara eksplisit istilah pendidikan jasmani dibedakan dengan olahraga. Permainan bola voli dimainkan oleh dua regu, yang masing-masing regu terdiri dari enam orang pemain. Dengan asas gotong-royong, kesenangan, dan kemampuan fisik, permainan bola voli merupakan suatu alat untuk meningkatkan kesegaran jasmani, kesehatan statis, dinamis, dan prestasi bagi para pemain. Passing atas atau passing tangan atas adalah cara pengambilan bola atau mengoper dari atas kepala dengan jari-jari tangan. Hidayat dkk. 0: . mengemukakan bahwa. AuPassing atas . et u. adalah cara mengoper atau menerima bola dengan dua tangan di atas depan kepala secara bersamaan. Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar, yaitu segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau keterampilan peserta didik sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar yang efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran yang optimal. Menyadari pentingnya media dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran jasmani khususnya bola voli, media video pembelajaran diduga kuat memberikan pengaruh yang efektif dalam pembelajaran voli, karena media video merupakan bentuk gambar yang diperkaya secara digital dari urutan video yang asli, dan memberikan peserta didik . navigasi yang menarik dan bentuk interaktivitas yang kuat. Media video pembelajaran dalam pelaksanaannya memiliki fungsi memperjelas, memudahkan dan membuat menarik pesan pembelajaran bola voli yang akan disampaikan oleh guru kepada peserta didik sehingga dapat memotivasi belajarnya dan mengefisienkan proses belajar. Rizal Farista. Ilham Ali M . METODE Secara umum metode penelitian diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Sugiyono . 9: . Aumetode penelitian pendidikan dapat diartikan sebagai cara ilmiah 11 | Copyright A 2025, (Mohammad Eka Fadhilah. Rekha Ratri Julianti. Ruslan Abdul Ghani. Resty Gustiawat. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat dikembangkan, dan dibuktikan. Ay Metode penelitian yang dipilih adalah metode quasi experimental design dengan menggunakan desain penelitian nonequivalent control pre-test post-test only design. Lokasi penelitian ini adalah SMK Lentera Bangsa yang bertempat di Desa Karyasari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang. Target/Subjek Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X di SMK Lentera Bangsa Rengasdengklok Karawang yang berjumlah 10 kelas. Jumlah setiap kelas 49 orang peserta didik. Dengan demikian populasi penelitian berjumlah 490 orang. Adapun yang menjadi objek penelitian adalah kelas X. 1 dan kelas X. Dua kelas tersebut bertindak sebagai sampel yakni kelas eksperimen dan kelas Oleh karena dalam satu kelas terdapat siswa putra dan putri, untuk mendapatkan hasil penelitian yang maksimal, penulis menentukan kelas eksperimen adalah kelas X. 1 yang diambil 40 orang peserta didik putra sebagai sampel, begitu pun kelas kontrol diambil pula 40 orang peserta didik putra dari kelas X. Dengan demikian jumlah sampel seluruhnya adalah 80 orang peserta Data. Intrumen, dan Teknik Pengumpulan Data Adapun sampel yang ambil dalam penelitian ini yaitu mempunyai ciri-ciri dan sifat yang ada dalam populasi. Sehingga sampel tersebut dianggap mewakili Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu Aupenentuan sampel dengan pertimbangan tertentuAy, dan untuk menentukan sampelnya yaitu berdasarkan rekomendasi dari guru di sekolah Dengan merekomendasikannya dua kelas yang akan menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Untuk menunjang penelitian ini maka penulis menggunakan teknik pengumpulan data dengan teknik tes dan observasi. Teknik tes digunakan untuk mengukur kuantitas hasil belajar peserta didik dalam melakukan teknik dasar passing atas yang benar dalam rentang waktu tertentu. Adapun teknik observasi 12 | Copyright A 2025, (Mohammad Eka Fadhilah. Rekha Ratri Julianti. Ruslan Abdul Ghani. Resty Gustiawat. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. dalam penelitian ini dilakukan berkaitan dengan ketepatan peserta didik dalam melakukan passing atas sebelum maupun sesudah menggunakan media pembelajaran video interaktif. Instrumen yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah tes perbuatan. Tes digunakan untuk mengukur aspek kemampuan motorik siswa dalam menyikapi treatment yang akan diberikan yaitu tentang banyaknya passing atas yang benar yang dilakukan oleh peserta didik selama 1 menit. Untuk dapat mengetahui sejauh mana perkembangan pembelajaran peserta didik dalam media pembelajaran video interaktif yang telah di berikan dengan materi belajarnya permainan bola voli passing atas harus dibuat beberapa instrumen yang digunakan didalam tesnya. HASIL Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data nilai hasil belajar teknik dasar passing atas kelas X SMK Lentera Bangsa Rengasdengklok Karawang pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Kelas kontrol yaitu siswa kelas X. 1 SMK Lentera Bangsa Rengasdengklok Karawang. Dan kelas eksperimen adalah siswa kelas X. 2 SMK Lentera Bangsa Rengasdengklok Karawang. Selanjutnya, peneliti mengolah data tersebut sesuai dengan langkahlangkah yang telah ditentukan. Analisis Hasil Uji Instrumen Sebelum melakukan penelitian di SMK Lentera Bangsa Rengasdengklok Karawang, peneliti melakukan uji instrumen tes hasil belajar teknik dasar passing atas di SMK PGRI 3 Karawang, yang dilakukan terhadap 40 orang testee kelas 1 SMK PGRI 3 Karawang pada hari Jumat tanggal 8 Mei 2015, program keahlian TPMI. Uji instrumen ini dilakukan dengan dua kali tes yang terdiri atas tes awal dan tes akhir dengan responden yang sama. Uji instrumen tes hasil belajar teknik dasar passing atas ini dilakukan sebelum menggunakan video Uji instrumen ini dilakukan untuk mendapatkan validitas dan reliabilitas instrumen. Adapun hasil uji instrumen tes hasil belajar teknik dasar passing atas adalah sebagai berikut: 13 | Copyright A 2025, (Mohammad Eka Fadhilah. Rekha Ratri Julianti. Ruslan Abdul Ghani. Resty Gustiawat. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. Tabel 1. Data Hasil Uji Instrumen Prosedur Tes Tes Awal Tes Akhir Mean (Rata-rat. Nilai Max Nilai Min Dari data di atas dapat dianalisis hasil tes awal uji instrumen adalah sebagai berikut: . rata-rata hasil tes awal 29. 1, . nilai maksimal 42, . nilai minimal 17, sedangkan hasil tes akhir uji instrumen adalah sebagai berikut: . rata-rata hasil tes akhir 32. 5, . nilai maksimal 42, dan . nilai minimal 24. Analisis Tes Awal Uji Instrumen Berdasarkan distribusi frekuensi hasil uji instrumen tes awal teknik dasar passing atas, dengan jumlah frekuensi 40, jumlah hasil kali frekuensi dan deviasi adalah 41 dan jumlah hasil kali frekuensi dengan deviasi kuadrat adalah 111. Ukuran Pemusatan Nilai rata-rata . berdasarkan distribusi frekuensi data kelompok tes awal uji instrumen teknik dasar passing atas, rata-rata tes awal uji instrumen teknik dasar passing atas adalah 29. Nilai tengah . berdasarkan distribusi frekuensi data kelompok tes awal uji instrumen teknik dasar passing atas, median tes awal uji instrumen teknik dasar passing atas adalah 28. Modus berdasarkan distribusi frekuensi data kelompok tes awal uji instrumen teknik dasar passing atas, modus tes awal uji instrumen teknik dasar passing atas adalah Standar deviasi dan varian berdasarkan distribusi frekuensi data kelompok tes awal uji instrumen teknik dasar passing atas, standar deviasi atau simpangan baku tes awal uji instrumen teknik dasar passing atas adalah 6. Adapun mengenai variannya, berdasarkan distribusi frekuensi data kelompok tes awal uji instrumen teknik dasar passing atas, varian tes awal uji instrumen teknik dasar passing atas adalah 44. Analisis Tes Akhir Uji Instrumen Distribusi frekuensi berdasarkan distribusi frekuensi hasil uji instrumen tes akhir teknik dasar passing atas, dengan jumlah frekuensi 40, jumlah hasil kali 14 | Copyright A 2025, (Mohammad Eka Fadhilah. Rekha Ratri Julianti. Ruslan Abdul Ghani. Resty Gustiawat. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. frekuensi dan deviasi adalah -22 dan jumlah hasil kali frekuensi dengan deviasi kuadrat adalah 108. Ukuran Pemusatan Nilai rata-rata . berdasarkan distribusi frekuensi data kelompok tes akhir uji instrumen teknik dasar passing atas, rata-rata tes akhir uji instrumen teknik dasar passing atas adalah 32. Nilai tengah . Berdasarkan distribusi frekuensi data kelompok tes akhir uji instrumen teknik dasar passing atas, median tes akhir uji instrumen teknik dasar passing atas adalah 31. Modus berdasarkan distribusi frekuensi data kelompok tes akhir uji instrumen teknik dasar passing atas, modus tes akhir uji instrumen teknik dasar passing atas adalah Standar deviasi dan varian berdasarkan distribusi frekuensi data kelompok tes akhir uji instrumen teknik dasar passing atas, standar deviasi atau simpangan baku tes akhir uji instrumen teknik dasar passing atas adalah 4. Adapun mengenai variannya, berdasarkan distribusi frekuensi data kelompok tes awal uji instrumen teknik dasar passing atas, varian tes akhir uji instrumen teknik dasar passing atas adalah 22. Uji Validitas dan Reliabilitas Untuk dapat mengetahui tingkat validitas instrumen tes hasil belajar teknik dasar passing atas, terlebih dahulu membuat tabel hitung validitas . ata terlampi. Dari tabel hitung validitas didapat validitas instrumen 0. Dengan menafsirkan korelasi Pearson rentang antara 0 - 1, angka 0. 856 mendekati 1, dengan demikian instrumen memiliki validitas yang tinggi. Langkah berikutnya adalah menetapkan varians gabungan sebagai prasyarat untuk menghitung reliabilitas suatu instrumen. Varians gabungan dari varians pada tes awal dan tes akhir uji instrumen didapat Berdasarkan analisis ukuran pemusatan varians pada tes awal dan tes akhir uji instrumen hasil belajar teknik dasar passing atas, serta varians gabungan diantara keduanya dapat dihitung reliabilitasnya 0. Dengan menafsirkan korelasi Pearson rentang antara 0 - 1, angka 0. 97 mendekati 1, dengan demikian instrumen memiliki reliabilitas yang tinggi. Berdasarkan analisis uji instrumen di atas, dapat dipenuhi syarat untuk melakukan penelitian melalui tes hasil belajar teknik dasar passing atas dengan 15 | Copyright A 2025, (Mohammad Eka Fadhilah. Rekha Ratri Julianti. Ruslan Abdul Ghani. Resty Gustiawat. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. instrumen yang telah ditetapkan terhadap testee pada kelas eksperimen dan PEMBAHASAN Media pembelajaran video interaktif merupakan unsur esensial dalam pembelajaran teknik dasar passing atas. Pada proses pembelajaran teknik dasar passing atas dengan media pembelajaran video interaktif menstimulus peserta didik dalam dua jenis keterampilan yaitu keterampilan-keterampilan dasar . asic keterampilan-keterampilan . ntegrated Keterampilan-keterampilan dasar itu meliputi mengobservasi gerakan, meniru, mencoba dan membedakan gerakan, serta mengkomunikasikan. Adapun keterampilan terintegrasi meliputi modifikasi dan pengembangan gerakan secara Dengan pengembangan keterampilan tersebut, membuat peserta didik antusias dan memodifikasi secara langsung proses belajar, sehingga hasil belajar yang didapat juga optimal. Uji instrumen merupakan tahapan yang penting dalam melakukan penelitian, karena dengan uji instrumen dapat mengetahui tingkat validitas dan reliabilitas instrumen tes yang telah ditentukan. Untuk itu, sebelum melakukan tes hasil belajar teknik dasar passing atas, dilakukan uji instrumen terlebih dahulu terhadap populasi di sekolah lain (SMK 3 PGRI Karawan. Berdasarkan hasil tes uji instrumen yang dilakukan selama 2 kali . es awal dan tes akhi. dapat dianalisis sebagai berikut. Tabel 2. Analisis Hasil Uji Instrumen Jenis tes Mean Tes awal Tes Median Modus Varians Validitas Reliabilitas Dari tabel 2 tentang hasil analisis uji instrumen tersebut di atas, didapat hasil tes awal dan tes akhir tidak menunjukan perbedaan yang jauh. Ukuran pemusatan yang terdiri atas mean, median, modus pada tes awal mengalami peningkatan yang relatif sama, sehingga standar deviasi atau simpangan baku dan 16 | Copyright A 2025, (Mohammad Eka Fadhilah. Rekha Ratri Julianti. Ruslan Abdul Ghani. Resty Gustiawat. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. varians mengalami penurunan yang relatif sama pula. Berdasarkan analisis data hasil uji instrumen tes hasil belajar, didapat kesimpulan bahwa instrumen tes memiliki validitas 0. 856 dan reliabilitas 0. Hasil tersebut menunjukan instrumen memiliki validitas dan reliabilitas yang tinggi, sehingga menentukan untuk melakukan tahapan penelitian selanjutnya. Pelaksanaan tes dilakukan terhadap hasil belajar teknik dasar passing atas melalui prosedur tes awal dengan perlakuan yang sama tanpa menggunakan media pembelajaran video interaktif, sehingga diperoleh beberapa data hasil penelitian Setelah memperoleh data hasil dari penelitian di lapangan dan pengolahan data yang telah dilakukan, maka didapatkan hasil analisis perhitungan statistik untuk tes awal hasil belajar sebagai berikut. Tabel 3. Analisis Hasil Tes Awal Kelas Eksperimen dan Kontrol Kelas Mean Eksperimen 47. Kontrol Median Modus Varians Berdasarkan hasil analisis data terhadap tes awal hasil belajar teknik dasar passing atas, terlihat bahwa rata-rata hasil tes, median, modus, standar deviasi, dan varians menunjukan hasil yang tidak berbeda jauh. Dari grafik data frekuensi kumulatif menunjukan kelas eksperimen dan kontrol memiliki distribusi yang Dari hasil analisis uji Fisher, didapat F hitung kurang dari F tabel . , itu artinya hasil tes awal teknik dasar passing atas pada kelas eksperimen dan kontrol bersifat homogen. Dari hasil uji hipotesis dengan independent sample t test, didapat bahwa t hitung kurang dari t tabel . 83 < 2. , fakta tersebut menunjukan bahwa pada tes awal dengan perlakuan yang sama, hasil tes awal kelas eksperimen dan kontrol tidak menunjukan perbedaan yang signifikan. Pelaksanaan tes akhir dilakukan terhadap hasil belajar teknik dasar passing atas dengan perlakuan yang berbeda. Kelas eksperimen dalam proses pembelajaran teknik dasar passing atas menggunakan media pembelajaran video interaktif, sedangkan kelas kontrol dilakukan secara klasikal, sehingga diperoleh beberapa data hasil penelitian tes akhir. Setelah memperoleh data hasil dari penelitian di lapangan dan pengolahan data yang telah dilakukan, maka 17 | Copyright A 2025, (Mohammad Eka Fadhilah. Rekha Ratri Julianti. Ruslan Abdul Ghani. Resty Gustiawat. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. didapatkan hasil analisis perhitungan statistik untuk tes akhir hasil belajar teknik dasar passing atas adalah sebagai berikut. Tabel 4. Analisis Hasil Tes Akhir Kelas Eksperimen dan Kontrol Kelas Mean Median Modus Varians Eksperimen 69. Kontrol Berdasarkan hasil analisis data terhadap tes akhir hasil belajar teknik dasar passing atas, terlihat bahwa rata-rata hasil tes, median, modus, standar deviasi, dan varians antara kelas eksperimen dan kontrol menunjukan hasil berbeda jauh. Rata-rata hasil tes, median, modus, standar deviasi, dan varians kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol. Dari grafik data frekuensi kumulatif menunjukan kelas eksperimen dan kontrol memiliki distribusi yang normal. Dari hasil analisis uji Fisher, didapat F hitung kurang dari F tabel . 97 < 3. , karena F hitung kurang dari F tabel, maka Ho diterima, itu artinya hasil tes akhir teknik dasar passing atas pada kelas eksperimen dan kontrol bersifat homogen. Dari hasil uji hipotesis dengan independent sample t test, didapat bahwa t hitung lebih dari t tabel . 61 > 2. , angka tersebut menunjukan bahwa Ho diterima, fakta tersebut menjelaskan bahwa pada tes akhir dengan perlakuan yang berbeda, hasil tes akhir kelas eksperimen berbeda signifikan dengan kelas kontrol. Hasil kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol. Hal tersebut menunjukan bahwa kelas yang menggunakan video interaktif dalam pembelajaran teknik dasar passing atas memiliki hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol yang dilakukan secara klasikal. Berdasarkan analisis terhadap data post-test telah menjawab salah satu masalah yang diajukan dalam penelitian ini yaitu pengaruh yang kuat dalam hasil belajar kemampuan teknik dasar passing atas melalui penggunaan media pembelajaran video interaktif. Rata-rata tes kelas eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan, dari rata-rata 47. 38 pada tes awal menjadi 69. pada tes akhir, atau mengalami kenaikan sebesar 22. Sedangkan rata-rata tes kelas kontrol mengalami peningkatan dari rata-rata 46. 68 pada tes awal menjadi 4 pada tes akhir, atau mengalami kenaikan sebesar 3. Peningkatan hasil tes 18 | Copyright A 2025, (Mohammad Eka Fadhilah. Rekha Ratri Julianti. Ruslan Abdul Ghani. Resty Gustiawat. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. teknik dasar passing atas kelas eksperimen lebih tinggi daripada peningkatan hasil tes teknik dasar passing atas kelas kontrol. Peningkatannya memiliki selisih 18. Dengan demikian hipotesis dapat diterima, yaitu kelas yang menggunakan video interaktif dalam pembelajaran teknik dasar passing atas memiliki hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol yang dilakukan secara klasikal SIMPULAN Berdasarkan pembahasan, penelitian yang berjudul AyPengaruh Media Interactive Video (IV) terhadap Hasil Belajar Teknik Dasar Passing Atas pada Permainan Bola Voli di Kelas X SMK Lentera Bangsa RengasdengklokAy, ini memiliki kesimpulan sebagai berikut: Hasil belajar teknik dasar passing atas dengan menggunakan media interactive video (IV) pada permainan bola voli di Kelas X SMK Lentera Bangsa Rengasdengklok menunjukan hasil yang signifikan. Kesimpulan ini dibuktikan dari rata-rata tes hasil belajar teknik dasar passing atas kelas eksperimen dengan menggunakan video interaktif mengalami peningkatan yang signifikan, dari ratarata 47. 38 pada tes awal menjadi 69. 95 pada tes akhir, atau mengalami kenaikan Hasil belajar teknik dasar passing atas menggunakan media interactive video (IV) menunjukan hasil yang lebih baik dari hasil belajar teknik dasar passing atas tanpa menggunakan media interactive video . embelajaran klasika. pada permainan bola voli di Kelas X SMK Lentera Bangsa Rengasdengklok. Kesimpulan ini dibuktikan dari hasil uji hipotesis dengan independent sample t test, didapat bahwa t hitung lebih dari t tabel . 61 > 2. , fakta tersebut menunjukan bahwa pada tes akhir dengan perlakuan yang berbeda, hasil tes akhir kelas eksperimen berbeda signifikan dengan kelas kontrol. Hasil kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol. Peningkatan tes hasil belajar teknik dasar passing atas kelas eksperimen 22. 57, peningkatan hasil tes kelas kontrol 3. 72, itu artinya peningkatan tes hasil belajar kelas eksperimen lebih baik daripada peningkatan hasil tes teknik dasar passing atas kelas kontrol. DAFTAR PUSTAKA