Rekayasa Budaya dalam Pertunjukan Teater Musikal AuKabayan MetropolitanAy Chandra Jumara Mukti1. Retno Dwimarwati2. Yanti Heriyawati3 Pascasarjana Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung Jl. Buah Batu No. Cijagra. Kec. Lengkong Kota Bandung. Jawa Barat 40265 chandrajumara@gmail. com, 2rdwimarwati@gmail. com, 3yheriya@gmail. ABSTRACT Cultural engineering in performing arts todays is an innovation and creation which will continue growing. Musical theater is a form of theatre combining song, dialogue, acting, and dance. Its emotional content Ae humor, pathos, love, anger Ae and story are communicated through words, music, movement and the technical aspects of entertainment as a unified whole. Kabayan Metropolitan is a musical theater performance documented and packaged in a modern and semiotic manner. Kabayan Metropolitan tells the story of the Sundanese character Kabayan who is looking for Iteung in Jakarta. Iteung should accept the job offered in the capital city because she needed to help treating his father in the village. Kabayan and Iteung encounter different phenomenon between the village and the city. Therefore, they had to adapt again to the new environment. Art can be collaborated with various disciplines, especially in todayAos increasingly sophisticated technology, digital media can be used for the development of performing arts. Keywords: Cultural Engineering. Musical Theatre. Kabayan ABSTRAK Rekayasa budaya dalam seni pertunjukan sekarang ini merupakan inovasi dan kreasi yang akan terus berkembang. Teater musikal adalah bentuk teater yang menggabungkan lagu, dialog ucapan, akting, dan tarian. Konten emosionalnya Ae humor, pathos, cinta, kemarahan Ae serta ceritanya dikomunikasikan melalui kata-kata, musik, gerakan dan aspek teknis hiburan sebagai satu kesatuan utuh. Pertunjukan Kabayan Metropolitan adalah sebuah pertunjukan teater musikal yang di dokumentasikan dan dikemas secara modern dan semiotik. Kabayan Metropolitan menceritakan tokoh sunda si Kabayan yang mencari Iteung ke Jakarta. Iteung mendapatkan pekerjaan di ibu kota dan ia terima karena untuk membantu pengobatan abah di kampung. Kabayan maupun Iteung melihat adanya fenomena yang berbeda antara di kampung dengan di kota, sehingga mereka harus beradaptasi kembali dengan lingkungan yang baru. Seni sangat bisa dikolaborasikan dengan berbagai macam disiplin ilmu, apalagi di zaman sekarang teknologi semakin canggih, media digital bisa dimanfaatkan untuk perkembangan seni pertunjukan. Kata kunci: Rekayasa Budaya. Teater Musikal. Kabayan Pantun Jurnal Ilmiah Seni Budaya Vol. 7 No. 2 Desember 2022 PENDAHULUAN Latar Belakang Giri Mustika Roekmana . 9, hlm. Mencipta teater ibarat mencipta daya Mencipta ruang dan waktu dalam membaca lingkungan sekitar. Melalui pembacaan itulah hasrat untuk hidup, gairah untuk hidup menggelora seiring perjalanan jamannya. Teater sebagai media ungkap peristiwa-peristiwa aktual dalam konten kehidupan dari waktu ke waktu seakan menjadi perjalanan yang penuh dengan problematika dan dinamika. Seperti putaran waktu yang terus berputar tanpa henti sampai waktu itu sendiri yang Dalam Jurnal Repository Tel-U menjelaskan bahwa cerita rakyat dapat diartikan sebagai ekspresi budaya suatu masyarakat melalui bahasa tutur yang berhubungan langsung dengan berbagai aspek budaya dan susunan nilai sosial masyarakat tersebut. Dahulu, cerita rakyat diwariskan secara turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya secara lisan (Suripan Sadi Hutomo, 1991: . Saat ini, cerita-cerita rakyat tidak hanya merupakan cerita yang dikisahkan secara lisan dari mulut ke mulut, akan tetapi telah banyak dipublikasikan secara tertulis atau melalui berbagai media digital. Seiring berjalannya waktu, cerita-cerita rakyat Nusantara sudah mulai tergantikan dengan ceritacerita dari negara lain. Hal ini disebabkan oleh perkembangan teknologi, informasi, dan globalisasi yang sangat pesat, sehingga pertukaran budaya secara global menjadi sangat mudah dengan adanya internet. Jika hal ini terus dibiarkan, maka secara disadari ataupun tidak, cerita-cerita rakyat Nusantara bisa hilang dan terlupakan karena tergantikan dengan hal tersebut. Unsur dan Ciri-ciri teater musikal mengutip modul seni budaya (Seni Teate. Kelas IX . , berikut ini adalah unsurunsur drama musikal: Teater pertunjukan teater yang menggabungkan lagu, dialog lisan, akting, dan tarian. Cerita dan isi emosional dari sebuah musikhumor, kesedihan, cinta, kemarahandikomunikasikan melalui kata-kata, musik, gerakan dan aspek teknis dari hiburan sebagai satu kesatuan yang utuh. Meskipun teater musikal tumpang tindih dengan bentuk teater lainnya seperti opera dan tari, itu dapat dibedakan dengan pentingnya musik yang sama dibandingkan dengan dialog, gerakan, dan elemen lainnya. Sejak awal abad ke-20, karya panggung teater musikal secara umum disebut musikal. Arthur S. Nalan . menerangkan istilah AuDari tidak ada menjadi ada, dari ada menjadi hadir, dari hadir menjadi Ay Tiga kalimat tersebut AuintisariAy menuju proses kesadaran baru bagi siapapun yang merasa memiliki potensi diri, potensi seni, dan potensi budaya untuk keinginan berprestasi . eed of achievemen. Artinya seorang homocreator . anusia pencipt. dapat mengkreasikan sesuatu dari yang tidak ada menjadi ada, dari ada menjadi hadir, dari hadir menjadi Begitu juga masyarakat pada sebuah tempat di manapun, pemerintah di manapun, swasta di manapun, asalkan memiliki keinginan untuk berprestasi. Semuanya menjadi bermanfaat bagi semua orang untuk kesejahteraan bersama. Cropley . Hal ini mengeksplorasi kreativitas dan budaya dalam domain Dimulai dengan mengakui budaya adalah label untuk sikap, motif, nilai, dan keyakinan yang dimiliki bersama oleh organisasi. Dalam literatur kreativitas, ini sama dengan kerangka kerja 4PAe Orang (Perso. Produk. Proses dan Pers. Mukti. Dwimarwati. Heriyawati: Rekayasa Budaya dalam Pertunjukan Teater Musikal AuKabayan MetropolitanAy Tema Tema adalah gagasan dasar atau ide Tema menjadi landasan dalam sebuah lakon. Tema bersifat intrinsik, yaitu tidak terungkap secara tertulis dalam lakon. Tema menjadi warna dasar yang menggerakkan alur cerita dan mewarnai perwatakan tokoh. Ketika sebuah lakon ditulis, maka lakon tidaksekadar memaparkan alur cerita atau mengisahkan peristiwa yang dialami tokoh semata. Ada yang terselubung dalam sebuah lakon, yaitu gagasan sentral atau gagasan dasar. Pemain/tokoh Pemain adalah seseorang yang memainkan peran seorang tokoh yang terdapat dalam naskah. Pemain merupakan unsur yang sangat penting dalam pementasan. Ada tiga jenis pemain yaitu, peran utama, peran pembantu dan peran figuran. Namun ketiga pemain ini sama-sama memiliki arti penting dan juga menentukan sukses dan tidaknya sebuah pementasan. Plot/alur cerita Plot adalah susunan kejadian atau Lakon tragedi adalah imitasi perbuatan manusia, dan perbuatan ini akan menghasilkan aksi-aksi atau insiden yang membuat tragedi ada. Dialog Naskah Berisi dialog atau kisah yang akan dipentaskan dan yang akan diperankan oleh seseorang, untuk Lewat dialog tergambarlah watak- watak sehingga latar belakang perwatakan bisa diketahui. Dialog sendiri berisi kedua hal ini, yaitu: a. Pesan yang ingin disampaikan b. terdapat unsurunsur lainnya seperti musik, tata rias, pencahayaan dan pentas. Konsep dari drama musikal di antaranya adalah: Merupakan gabungan unsur musik, tari dan akting. Mengutamakan unsur musik, menyanyi, dan gerak. Dialog diucapkan melalui tutur, lagu dan gerak tari. Si Kabayan merupakan tokoh imajinatif dari budaya Sunda yang juga telah menjadi tokoh imajinatif masyarakat umum di Indonesia. Menurut Rassers . Kabayan adalah tokoh ambivalen atau tokoh yang memiliki sifat yang saling bertentangan, seperti pintar namun Selain sebagai penghubung dan penyampai pesan dari sang pencipta, ia juga mewakili totalitas dan kekuatan masyarakat yang bersifat membangun, tetapi juga menghambat. Sifat Si Kabayan yang ada di setiap ceritanya adalah pemalas namun banyak akal. Tujuan dan Manfaat Segala sesuatu yang diciptakan memiliki tujuan dan manfaat, hal ini yang kemudian mempermudah pengkarya untuk menentukan target karya yang Tujuan dan manfaat dimulai dari diri pribadi pengkarya lalu kepada masyarakat yang lebih luas. Tujuan yang ditargetkan pada karya teater Kabayan Metropolitan adalah: Memproduksi pembelajaran serta pemahaman dari teater musikal itu sendiri. Menciptakan karya teater musikal yang berpijak pada cerita rakyat Si Kabayan sebagai pembacaan dan rekonstruksi ulang terhadap pengalaman empiris yang memberikan pelajaran untuk mengungkapkan rasa cinta, pengakuan diri, tolong menolong dan terimakasih atas pelajaran hidup yang dilalui. Mengungkapkan konflik realita sosial yang akan menjadi sebuah pelajaran yang dikemas dalam bentuk karya teater musikal. Pantun Jurnal Ilmiah Seni Budaya Vol. 7 No. 2 Desember 2022 kontemporer sendiri, banyak dijumpai di kota-kota besar juga di lorong-lorong kota kecil yang berupa pertunjukan musik, drama modern, teater ala Barat, komposisi musik dan sebagainya. Fenomenologi satu jenis metode penelitian kualitatif yang diaplikasikan untuk mengungkap kesamaan makna yang esensi dari suatu konsep atau fenomena, yang secara sadar dan individu dialami oleh sekelompok individu dalam hidupnya. Secara inten fenomenologi dicetuskan pertama kali sebagai kajian filsafat oleh Edmund Husserl . Sebagai metode untuk mengungkap esensi makna individu, fenomenologi menjadi metode riset yang dekat dengan filsafat dan psikologi, serta penerapannya syarat upaya-upaya filosofis dan psikologi. Abstraksi dan refleksi filosofis kerap dipraktikkan oleh para peneliti dalam rangka menangkap maksud dari informan sebelum diuraikan dalam narasi yang mendalam. Fenomenologi adalah sebuah studi dalam bidang filsafat yang mempelajari manusia sebagai sebuah Dari uraian di atas, maka karya ini diharapkan memberi manfaat setidaknya bagi pengkarya dan semua pendukung yang terlibat dalam proses kreatif penciptaan karya teater ini, selain itu juga memberikan manfaat bagi penonton yang menyaksikannya, di antaranya: Dapat menambah kekayaan pengalaman estetik dan artistik khususnya membuka wawasan terhadap pertunjukan teater yang berbentuk musikal serta menghadirkan inovasi-inovasi baru. Nilai-nilai moral terkandung dalam karya ini adalah tentang keberanian diri, pengakuan diri, serta menghindari keserakahan manusia, rasa kasih sayang yang tulus dan kepekaan sosial, adat serta budaya. Diharapkan pencipta karya teater musikal yang mengangkat tokoh Si Kabayan ini dapat memperkaya dan memberi warna tersendiri bagi Program Studi Penciptaan di Pascasarjana ISBI Bandung. Di samping itu, semoga dapat dijadikan salah satu kekayaan, eksplorasi karya seni pertunjukan di Indonesia pada umumnya dan di Jawa Barat pada khususnya. Tinjauan Pustaka Serial Musikal Nurbaya (Produksi Indonesia Kaya, 2. Pertunjukan ini bekerja sama dengan Garin Nugroho, kelompok Teater Musikal Nusantara (TEMAN), dan BOOW Live. Berbeda dengan produksi lainnya, serial musikal modern ini seluruhnya diisi oleh pekerja seni yang mengikuti rangkaian program online AuMencari SitiAy, pencarian para seniman-seniman muda berbakat Indonesia yang dimulai sejak Desember Para pekerja seni ini telah melalui latihan vokal, koreografi, dan akting yang intensif untuk menampilkan kisah adaptasi karya sastra Indonesia ini dengan kemasan baru tanpa meninggalkan unsur kedaerahan masyarakat Minang. Metode Menurut Suyanto . Perkembangan fenomena seni pertunjukan di era milenial ini terlihat sangat pesat, terutama seni pertunjukan dalam bentuk teater musikal baik tradisi, maupun modern. Teater musikal adalah bentuk teater yang melibatkan lagu, wacana, akting, dan tarian. Konten emosionalnya berupa humor, amarah, roman, dan ceritanya disampaikan melalui kata-kata, musik, gerak, serta aspek teknis hiburan sebagai satu kesatuan yang utuh. Bentuk teater musikal dalam pertunjukan seni tradisional dapat diamati pada kesenian ludruk, ketoprak, wayang wong, wayang kulit, tayub, dan lainnya. Bentuk pertunjukan seni modern maupun Mukti. Dwimarwati. Heriyawati: Rekayasa Budaya dalam Pertunjukan Teater Musikal AuKabayan MetropolitanAy Penciptaan Drama Musikal Sweeney Todd: The Demon Barber of Fleet Street (Sweeney Todd:Tukang Cukur Haus Dara. Husni Wardhana. Suharyoso Suharyoso (Resital - Jurnal ISI, 2. Teater Musikal Jakarta. Oleh David Guntur Putra. Suryono Herlambang (Jurnal StupaAeUniversitas Tarumanegara, 2. Seni pertunjukan merupakan ungkapan dari budaya untuk menyampaikan nilainilai estetik, maupun norma-norma yang berkembang pada wilayah dimana seni pertunjukan tersebut berada (Susetyo. Seni pertunjukan akan melibatkan berbagai karya seni didalamnya yang Teater sendiri berasal dari bahasa inggris yaitu Theater atau Theatre. Kata teater diartikan sebagai tempat atau gedung pertunjukan (KBBI. web, 2. Sedangkan menurut istilah teater adalah segala hal yang dipertunjukan di atas pentas untuk dikonsumsi oleh penikmatnya. Proses kreatif penyutradaraan Sweeney Todd: The Demon Barber of Fleet Street memberi banyak pelajaran tentang drama musikal. Drama musikal memiliki keunikan tersendiri dalam proses maupun bentuk penyajiannya. Jenis drama ini sangat populer di Amerika, dan merupakan satu-satunya sumbangan Amerika dalam memperkaya jenis teater dunia. Cerita ini merupakan kisah legendaris Inggris. Berkali-kali naskah karya Christopher Bond ini dimainkan di berbagai benua di dunia, namun bila dilihat dari sejarah penciptaannya, kisah balas dendam seorang tukang cukur ini telah melalui proses adaptasi yang panjang. Beberapa penulis besar di jamannya sebelum melewati tangan kreatif Christopher Bond telah mengkreasi ulang naskah ini. Drama musikal ini berawal dari komedi musikal dan sejak tahun 1920 mengangkat tema-tema serius yang biasa disebut musik Broadway atau musik Amerika. Biasa disajikan dalam panggung besar West End dan Broadway di London. New York. Australia dan Asia. Beberapa kali dipanggungkan oleh kelompok teater sekolah atau kelompok teater amatir. Hampir seluruh pertunjukan drama musikal Sweeney Todd: The Demon Barber of Fleet Street diiringi dengan musik dan Dialog diubah menjadi Para aktor di tuntut untuk dapat menyanyi, akting, dan menari. Drama musikal merupakan pertunjukan yang menggunakan tiga ciri utama, yakni menyanyi, menari, dan berakting yang mendominasi hampir seluruh pertunjukan. The Wizard of Oz . Film Musikal Genre musikal merupakan hasil reaksi dari inovasi teknologi yang muncul di dunia film (Altman, 2. Sejak adanya beberapa usaha untuk menyamakan suara dan gambar, muncul sebuah gagasan untuk membuat film berdasarkan sebuah adegan musikal pada . Bordwell dan Thompson . menambahkan bahwa sudah sejak lama film musikal menjadi identik dengan cerita anak-anak, dari The Wizard of Oz hingga Snow White and the Seven Dwarfs, tetapi untuk film musikal bertema dewasa lebih sering mengangkat cerita tragis yang berhubungan dengan era Pembawaan gaya bercerita dari film musikal Hollywood cenderung memperlihatkan hal-hal yang positif, di mana sebuah adegan cenderung memiliki pencahayaan yang terang dan warna-warna yang cerah. Selain untuk membawa mood positif, teknik pencahayaan tersebut juga digunakan untuk memperlihatkan dengan jelas koreografi yang telah dibuat. Pada Pantun Jurnal Ilmiah Seni Budaya Vol. 7 No. 2 Desember 2022 West Side Story Bersama dengan 20th Century Studios, sutradara Steven Spielberg akhirnya merilis film terbarunya yang berjudul West Side Story. Film yang diadaptasi dari drama musikal legendaris itu dibintangi oleh Ansel Elgort. Rachel Zegler. Ariana DeBose. David Alvarez. Mike Faist, dan Rita Moreno Mengambil latar di lingkungan multi ras yang terdiri dari pekerja buruh di Kota New York tahun 1957. West Side Story berkisah tentang persaingan antara dua geng remaja jalanan dari ras yang berbeda, yakni Jets dan Shark. tahun 1930-an, muncul dua tipe musikal berdasarkan jenis cerita dan setting mereka. Backstage Musical . Disebut sebagai AuBackstage MusicalAy atau musikal di balik layar karena merupakan sebuah film musikal yang memiliki setting cerita utama di sebuah tempat pertunjukan. Semua kejadian berpusat pada orang-orang yang tampil di pertunjukan dalam dunia Biasanya para pemain tersebut bernyanyi dan melakukan tarian di balik layar ketika sedang tidak tampil. Straight Musical. Jurnal Universitas Malang. Baihaqi . Straight Musical Tipe musikal ini memiliki setting utama di kehidupan sehari-hari yang biasa saja. Orang-orang dalam cerita akan sesekali bernyanyi dalam keseharian hidup mereka. Biasanya tipe musikal ini memiliki tema romantic comedy, di mana karakter dalam cerita menggunakan nyanyian dan tarian untuk mengekspresikan rasa takut, keinginan, dan kebahagiaan mereka. Elemen Film Musikal Menurut Altman . 7, halaman . terdapat 5 elemen atau bidang yang paling berkontribusi dalam membentuk sebuah film bergenre musikal. The Greatest Showman The Greatest Showman mendapat banyak review positif atas penampilan musik dan produksinya. Pada ajang penghargaan Golden Globe ke-75. The Greatest Showman mendapatkan nominasi untuk kategori Best Motion Picture - Musical or Comedy dan membawa pulang piala kategori Best Original Song untuk lagu AuThis is MeAy. Film ini mengikuti kisah Barnum muda (Ellis Rubi. , anak dari seorang penjahit untuk majikannya yang kasar. Benjamin Hallets (Frederic Lahn. HASIL DAN PEMBAHASAN Bagan 1. Skema Rekayasa Budaya Teater Musikal (Sumber: Chandra Jumara, 5 Februari 2. Mukti. Dwimarwati. Heriyawati: Rekayasa Budaya dalam Pertunjukan Teater Musikal AuKabayan MetropolitanAy Bagan 2. Turunan Proses Rekayasa Budaya (Chandra Jumara, 5 Februari 2. Dalam pertunjukan Teater Musikal Kabayan Metropolitan terdapat kolaborasi unsur atau multidisiplin lain, seperti halnya teknologi, pengetahuan yang menghasilkan sebuah karya kolaboratif, karena karya di kemas menjadi filmis. dengan fenomena zaman sekarang. Berfokus kepada kolaborasi budaya sunda dengan budaya adat daerah lain seperti halnya dialek dan kemasan lagu. Konsentrasi aktor akan lebih kompleks karena selain kemampuan keaktoran yang kuat juga unsur penguat lain . usikalitas, menari, bernyanyi dan kemampuan musi. diolah dengan baik oleh aktor saat melakukan eksplorasi secara berkelanjutan. Proses Kreatif AoKabayan MetropolitanAo Gambar 1. Proses Shooting AuKabayan MetropolitanAy (Sumber: Kala Project, 20 November 2. Gambar 2. Salah satu adegan AuKabayan MetropolitanAy ketika Reherasal (Sumber: Kala Project. 20 November 2. Pertunjukan teater musikal AoKabayan MetropolitanAo menceritakan kehidupan Kabayan dan Iteung yang di adaptasi Pantun Jurnal Ilmiah Seni Budaya Vol. 7 No. 2 Desember 2022 Menurut Suryandoko . Terdapat beberapa klasifikasi sebagai berikut: kemampuan menempatkan nada sesuai dengan not. Maka, aktor memerlukan pelatihan vokal sesuai not dan warna vokal tetap sesuai dengan tokoh yang dimainkan oleh aktor. Teater musikal dan nyanyian: dalam pertunjukan teater musikal tidak semua dialog dalam naskah dinyanyikan, melainkan nyanyian yang dilakukan terdapat pada bagian-bagian tertentu untuk menguatkan emosi dengan lagu sebagai penguat cerita sebelumnya atau memainkan tangga dramatik pada lanjutan ceritanya: Teater musikal dan tarian: naskah teater musikal tidak semua memberikan petunjuk detail pada naskah, tarian dikembangkan oleh sutradara atau aktor dalam prakteknya sebagai penguat emosi dalam pertunjukan Teater musikal dan Spektakel: teater musikal dapat menghadirkan berbagai macam sumber spektakel, mulai dari dialog, gerak, tarian, nyanyian, musik sampai pada kemampuan akting aktor. Menari Gerak tidak selalu dikatakan sebagai Namun, tari harus bergerak. Tarian mengisyaratkan makna yang dibawa dalam dialog, nyanyian dan akting, sehingga kekuatan makna tarian harus dibawakan oleh aktor dengan Teater musikal memiliki tingkat kesulitan dalam penggarapannya. Pada aspek praktik aktor teater musikal senantiasa mengasah keaktoran . , bernyanyi, menari, sehingga tercipta mutu kualitas keaktoran yang baik. Interpretasi Tokoh Kabayan dalam Pertunjukan Teater Musikal AuKabayan MetropolitanAy Spektrum Teater Musikal Terdapat beberapa 4 hal penting dalam teater musikal: Akting Akting merupakan aksi yang dilakukan oleh seorang pemain dengan melakukan peniruan terhadap karakter atau penokohan tertentu. Selain itu akting yang dilakukan dalam teater musikal harus konsisten sebab dalam akting teater musikal terdapat akting dialog, akting menari dan akting menyanyi. Ketiganya memiliki perbedaan dalam Bernyanyi Bernyanyi dalam teater musikal tidak hanya bernyanyi namun menyampaikan pesan pada dialog, emosi harus mewakili peristiwa atau persoalan yang Benyanyi memerlukan Gambar 3. Adegan Kabayan ditinggal Iteung ke Jakarta (Sumber: Kala Project, 20 November 2. Mukti. Dwimarwati. Heriyawati: Rekayasa Budaya dalam Pertunjukan Teater Musikal AuKabayan MetropolitanAy Memen Durachman mengatakan bahwa dalam Snouck Hourgronye . alam CosterWijsman, 1929: 10-. menyebutkan sekian banyak cerita humor atau cerita lucu . erita jenak. Cerita Si Kabayanlah yang menjadi pusat siklusnya. Cerita tersebut sebagian besar berada dalam siklus cerita Si Kabayan. Bahkan, lebih lanjut Coster-Wijsman . menyatakan bahwa cerita-cerita lain hanya dianggap sebagai varian dari cerita Si Kabayan. Sementara itu Fang, . 1: . menyebutkan cerita Si Kabayan sebagai cerita jenaka yang paling terkenal. Cerita Si Kabayan mencakup semua ciri cerita Ada kalanya Ia . aksudnya Si Kabaya. bodoh sekali, ada kalanya ia licik, dan ada kalanya pun ia jujur dan selamat dari bahaya yang mengancamnya. Sebenarnya, dalam khasanah sastra Sunda, tokoh lucu, humoris atau jenaka tidak hanya Si Kabayan. Si Kabayan selalu menjadi subjek cerita. Bahkan pada banyak cerita. Si Kabayan seringkali menjadi super hero. Segi lain yang tidak dimiliki oleh kedua tokoh tersebut adalah kepopulerannya dalam teks-teks lain selain dalam sastra lisan. Dengan kata lain. Si Kabayan atau Cerita Si Kabayan mengalami transformasi yang luar biasa. Kuatnya transformasi cerita Si Kabayan, bukan hanya melampaui dua cerita tadi, pantun dan wayang golek, tetapi melampaui cerita-cerita jenaka lainnya di Nusantara. Cerita Si Kabayan mengalami transformasi tidak hanya ke dalam bentuk sastra tulis, tetapi juga kembali kelisanan tahap kedua, meminjam istilah Walter Ong . Artinya, cerita Si Kabayan mengalami pula transformasi ke dalam teks lisan yang berdasarkan teks tulis. mengalami pula transformasi kedalam bentuk drama dan film. Dalam pertunjukan teater musikal Inti Cerita Teater Musikal AuKabayan AuKabayan MetropolitanAy edisi Si Kabayan MetropolitanAy Goes to Jakarta ini bercerita tentang asal Kabayan pergi ke Jakarta, mengenal hirup pikuk ibu kota dan beradaptasi dengan lingkungan Berawal dari Iteung yang harus merantau ke Jakarta demi keluarga, bekerja dan menetap Kabayan merasa sedih dan kesepian karena kehilangan sosok Iteung, maka dari itu setelah 1 tahun Iteung merantau ke Jakarta. Kabayan menyusul Iteung ke Jakarta, karena rasa rindu nya yang sudah tidak bisa terbendung. Iteung bekerja di sebuah minibar milik Maria yang sering dipanggil AuMamiAy, penampilan Iteung berubah Gambar 4. drastis semenjak bekerja di Para aktor teater musikal AuKabayan MetropolitanAy Kabayan (Sumber: Kala Project, 20 November 2. Pantun Jurnal Ilmiah Seni Budaya Vol. 7 No. 2 Desember 2022 Nilai sosial dalam Kabayan Metropolitan ini ialah nilai mengenai keberagaman budaya dan suku. Terlihat dari latar belakang masing-masing aktor menginterpretasikan dari mana dia berasal. Seperti Wahyu dari Tegal. Asep dari Garut. Maria dari Medan. Kabayan dan Iteung dari Bandung. Mereka bersama tanpa menghilangkan identitas mereka kecuali Merekapun tidak saling merendahkan satu sama lain dan saling membantu sesama. Nilai kebudayaan dari pertunjukan ini, berlatar di tatar Sunda, sebelum Iteung merantau ke Jakarta. Adat Sunda yang sangat kental dengan nilai kesopanan dan kepatuhan dalam roman ini menjadi nilai budaya yang bisa di kemas dalam bentuk rekayasa budaya. Dimana bahwa jaman sekarang, adat istiadat hampir tak dipandang sebagai pedoman kehidupan bangsa kita. mendengar bahwa Iteung bekerja disana, lalu Kabayan bergegas pergi ke Jakarta untuk mencari alamat tempat bekerja Iteung dan berhasil menemui Iteung. Akan tetapi. Kabayan terkejut dengan penampilan baru Iteung yang berbeda, ada sedikit kekecewaan yang dirasakan Kabayan, dan Iteung pun merasa malu, namun demikian lambat laun Kabayan bisa menerima keadaan Iteung sekarang dan mereka bersama kembali di Jakarta. Tak lama dari pertemuan Iteung dan Kabayan, minibar milik AuMamiAy Maria bangkrut, semua karyawan bar tersebut kebingungan dan sedih, karena mereka tidak tahu nasib mereka ke depannya akan seperti Akan tetapi. Kabayan datang dan membuka pengharapan dan pikiran semua orang, termasuk Maria dan Iteung, dengan perlahan semua memiliki semangat untuk bangkit dan memulai kembali usaha dari awal kembali dengan cara yang lebih baik. Sosial Budaya dalam Pertunjukan AuKabayan MetropolitanAy Gambar 5. Ciri latar adat dan budaya masing- masing aktor dari ikat dan blangkon (Sumber: Kala Project, 20 November 2. Mukti. Dwimarwati. Heriyawati: Rekayasa Budaya dalam Pertunjukan Teater Musikal AuKabayan MetropolitanAy Fenomenologi di pertunjukan Teater Musikal AuKabayan MetropolitanAy pertengahan tahun 1950-an. Musik sunda (Karawitan Sund. adalah istilah umum yang mencakup beragam tradisi musik Jawa Barat dan Banten di Jawa bagian barat. Indonesia. Musik Sunda representasi dari kreativitas musisi Sunda. Genre musik ini tidak bisa melepaskan diri dari jasa Koko Koswara . ) yang lebih populer dengan julukan Mang Koko. sempat membidani kelahiran beberapa musisi Pop Sunda untuk meramaikan jagat musik Nusantara, di antaranya Nano S, yang menggubah Pop Sunda dengan menggabungkan degung kawih dan instrumen musik Barat. Musik Pop Sunda merupakan salah satu produk kebudayaan yang dihasilkan dari dialektika musisi Suku Sunda dengan pengalaman rakyat Sunda, kemudian dikemas secara estetik untuk menumbuhkan kembali kesadaran akan jati diri kesundaan. Dengan semangat modernisasi, mereka tidak terpaku pada alat-alat musik Sunda semata, tetapi mengolaborasikannya dengan alat-alat musik Barat . untuk melestarikan seni dan budaya sehingga melahirkan genre musik pop Sunda. Musik Betawi juga terdengar pada lagu pembuka pertunjukan, akan tetapi di kolaborasikan dengan musik Sunda dan Mengapa dikolaborasikan karena sesuai jalan cerita pertunjukan, yaitu Iteung merantau ke Jakarta yang notabene daerah Betawi. Selain itu di lagu kedua, mengusung lagu Pop Sunda, menggambarkan kesedihan si Kabayan, lagu ketiga adalah lagu pop melatari adegan dimana Kabayan masuk ke minibar milik AuMamiAy Maria. Untuk lagu penutup, lagu pengharapan dari adegan bangkrutnya usaha AuMamiAy Maria, semua aktor bersatu untuk melangkah ke depan dengan penuh Dalam buku Pengantar Fenomenologi. Fenomenologi adalah gerakan filsafat yang dipelopori oleh Edmund Husserl . Fenomenologi adalah salah satu arus pemikiran yang paling berpengaruh pada abad ke-20. Fenomenologi yang kita kenal melalui Husserl adalah ilmu tentang penampakan . Ilmu tentang penampakan berarti ilmu tentang apa yang menampakkan diri ke pengalaman Tidak ada penampakan yang tidak di alami. Hanya dengan berkonsentrasi pada apa yang tampak dalam pengalaman, maka esensi dapat terumuskan dengan Fenomenologi pengalaman manusia, bukan formalism kebenaran-kebenaran. Dalam cerita Kabayan Metropolitan, fenomena zaman sekarang menjadi dasar dan ide pemikiran dalam struktur dramatik pertunjukan. Pengalaman yang paling dekat dengan masa kini, seperti kebangkrutan, migrasi, masalah ekonomi, pertumbuhan teknologi, perkembangan budaya dan modernisasi menjadi tonggak dalam keutuhan cerita. Musik Pop. Sunda & Kolaborasi Musik Sunda-Betawi Musik pop atau yang dikenal sebagai musik popular atau popular music merupakan jenis musik yang memiliki orientasi komersial atau yang bersifat bisa dan sering diperdagangkan. Prinsip dari musik pop adalah bisa diterima serta dihargai oleh pendengar khalayak luas. Biasanya pendengar musik pop berasal dari daerah yang melek huruf serta memiliki teknologi maju dan berada di perkotaan. Musik pop merupakan sebuah genre musik populer yang berakar dari bentuk modernnya di Amerika Serikat dan Inggris pada Pantun Jurnal Ilmiah Seni Budaya Vol. 7 No. 2 Desember 2022 Proses KreatifTABEL 1. FASE INOVASI Exploitation Poles Preparation Activation Generation Illumination Verification Communication Validation Process Convergent vs Divergent Divergent (Mengeluarkan ide sebanyak-banyakny. Divergent (Culture & Engineerin. Divergent Proses Penciptaan Naskah Convergent Convergent Kolaborasi musik Sunda. Betawi. Mixed (Language. Musical Touc. Convergent . ulture Engineerin. Personal Motivation Reactive vs Proactive Mixed (Perasaan, nilai yang Proactive Reactive (Pendala(Berlati. man pera. Reactive (Membuat lagi sesuai Reactive (Kolaborasi dan gerak. Proactive (Lagu di Reactive (Pertunjukan, teater. Personal Properties Adaptive vs Innovative Innovative Pendalaman peran Adaptive ke dalam Adaptive membiasakan diri Innovative Innovative Latihan Innovative (Music. Innovative (Musical Personal Feelings Conserving vs Generative Conserving Menghafal Conserving Latihan Conserving Latihan Conserving Kolaborasi musik, tari. Conserving Adaptasi dan pembiasaan Conserving makna Conserving (Dituntut untuk serba bis. Product Routine vs Creative Routine Mencari ide kreatif Creative Creative Menghafal ide cerita Creative Pembuatan Routine Routine Pendalaman lagu Routine Membuat Press High Demand vs Low Demand High Pencarian peran dan ide kreatif Low Revisi naskah dan (Pertunjukan teater Low Dramatik Low Penghayatan High Adaptasi musik dan High Lirik lagu yang di nyanyikan High Pertunjukan Tabel 1. Fase Inovasi (Chandra Jumara, 5 Februari 2. Process Preparation: Divergent Berpikir menghasilkan ide-ide kreatif dengan cara mengeluarkan ide sebanyak-banyaknya. Proses Kreatif Berpikir: Memilih tema cerita rakyat yang dikemas secara kekinian, berbentuk sebuah teater Inovasi: Teater berbentuk musikal dan dikolaborasikan dengan music pop. Sunda. Betawi. Activation: Sebuah teks teater musikal dikolaborasikan dengan genre musik pop dan sunda Generation: Proses penciptaan naskah teater musikal. Illumination (Titik Teran. : Sebuah pertunjukan teater musikal Verification: Kolaborasi dengan musik pop, sunda. Betawi. Mukti. Dwimarwati. Heriyawati: Rekayasa Budaya dalam Pertunjukan Teater Musikal AuKabayan MetropolitanAy Personal Feelings, (Melatih musikalitas seorang aktor, pendalaman peran. Tahapan Eksplorasi Proses garap atau proses kreatif pertunjukan teater musikal akan memakan waktu kurang lebih 1 bulan, dimulai dari pembedahan naskah, casting, reading, blocking samGambar 8. pai hari pertunjukan Proses Latihan Teater Musikal AuKabayan MetropolitanAy (Sumber: Chandra Jumara, 15 November 2. Proses per-tunjukan menitik berat-kan kepa2. Personal Motivation (Pendalaman peda eksplorasi semua dimensi pendukung, ran, penghafalan lagu dan taria. terutama aktor. Aktor memiliki caranya Dalam pengaturan organisasi, kreatitersendiri untuk mendalami peran yang vitas merupakan proses ide atau divergen akan dibawakan ke atas pentas, jadi di Sebaliknya, kreativitas adalah proses ini sangat membebaskan aktor unujung depan dari proses yang lebih besar tuk bereksplorasi, berimprovisasi sehingga dan lebih kompleks dari inovasi. Roberts perkembangannya dapat terlihat dan dira. , misalnya, membagi inovasi menjasakan seluruh divisi pendukung dan mendi dua tahap atau fase: penemuan dan ekjadi energi positif bagi sesama aktor. Penemuan dicirikan sebagai genTahapan eksplorasi adalah tahapan erasi produk baru dan proses- ide-ide, denpencarian identitas peran yang akan digan kata lainAedan dengan demikian identik mainkan, salah satu cara untuk menemudengan kreativitas. Eksploitasi, di sisi lain, kan identitas atau karakter peran adalah dipandang sebagai penerapan dari ide-ide dengan membaca naskah lakonnya. Suyatini. na Anirun . 8: . Personal Properties (Pendalaman peTugas pertama seorang aktor adalah ran, melatih nyanyi dan adaptasi demembaca naskah lakon. Sebagai instansi ngan musi. pertama dalam kegiatan dramatik . elaku Selain mengembangkan karakterisapemera. naskah yang bersangkutan mensi proses inovasi dalam hal ini melibatkan jadi sumber pengenalan/pengetahuan kegenerasi ide dan eksploitasi ide. DH Croppada nilai-nilai yang terkandung di dalamley dan Cropley . 2, 2. dan Cropley et nya, juga kepada fungsi apa yang dimiliki al . menarik kesimpulan . dari oleh peranan yang harus dimainkan. Csikszentmihalyi bahwa proses kreatif Pencarian identitas peran . egi fisiologis, mencakup fase-fase berbeda yang me-ngasegi psikologis dan segi sosiologi. dengan cu pada sumber daya psikologis yang bercara membaca naskah musikal dilakukan beda, buat model perpotongan. sekitar 1 minggu di awal proses latihan. Pantun Jurnal Ilmiah Seni Budaya Vol. 7 No. 2 Desember 2022 Kita bisa mengetahui karakter si tokoh melalui dialog-dialog yang tertulis dalam naskah teater musikal. dinamika adegan, sehingga adegan tidak terlihat monoton dan membosankan, tempo permainan harus dikuasai oleh Dalam buku Seni Akting pun dibahas tentang dasar-dasar akting, dimana ada tiga komponen yang mendasar dari akting yaitu bakat, kemauan dan latihan. Bakat akan terus berkembang jika orang tersebut memiliki kemauan untuk terus melatih kemampuannya sehingga bakatnya akan terus berkembang. Tahapan Evaluasi Pada tahapan ini, istilah teknik muncul, teknik memberi isi dan teknik pengembangan yang digagas oleh Suyatna Anirun diimplementasikan pada tahapan Tahap ini merupakan tahap pengembangan dari tahap eksplorasi. Pada tahapan evaluasi aktor harus sudah melibatkan jiwanya sehingga mampu menyampaikan isi, perasaan dan pikiran dari sebuah kalimat. Para aktor dituntut untuk menunjukan perkembangan dari tahapan eksplorasi, di tahap ini pun dilakukannya diskusi antara aktor dan sutradara untuk saling memberi masukan agar tercipta sebuah kesepakatan sehingga terjadinya dinamika suasana yang ada dalam sebuah cerita. Teknik Pengembangan Pada tahap ini sama halnya dengan teknik memberi isi, dimana aktor dituntut untuk bisa menjalankan cerita atau lakon dengan baik, sehingga penonton tidak jemu, hal penting berada pada pengucapan dan tubuh aktor itu sendiri. AuVokal adalah unsur paling utama untuk menyampaikan pikiran dan perasaan secara verbal dari rangkaian dialog yang dihafal aktor. Ay (Seni Akting. Yapi Tambayong: . Teknik Muncul Di tahap ini kita harus bisa memaparkan watak tokoh yang kita mainkan, gambaran awal atau permunculan awal sehingga dapat dikatakan sebagai awal perkenalan watak atau karakter tokoh. Teknik Memberi Isi Dalam tahapan ini, aktor dituntut untuk bisa mengucapkan dialog dengan baik, dan bagaimana caranya supaya dialog yang dilontarkan tidak datar dan bisa memiliki makna. Pesan yang terkandung dalam dialog harus bisa jelas kepada penonton, ini berhubungan dengan artikulasi, serta semua aspek permainan si aktor, kita harus bisa memainkan . Tahapan Komposisi Pada tahapan ini cakupan perhatiannya semakin luas, pertunjukan teater musikal merupakan sebuah karya seni kolektif yang Gambar 7. Proses Rendering Pertunjukan AuKabayan MetropolitanAy (Sumber: Kala Project, 15 Januari 2. Mukti. Dwimarwati. Heriyawati: Rekayasa Budaya dalam Pertunjukan Teater Musikal AuKabayan MetropolitanAy didalamnya terdapat unsur seni seperti seni peran, seni musik, seni tari dan seni rupa sehingga membentuk satu kesatuan dan harmoni. Seperti hubungannya dengan musik, setting, lighting, dan komponenkomponen pendukung lainnya yang menjadi satu kesatuan. Dalam hal ini, jiwa seorang aktor harus menyatu dengan musik yang dimainkan dan dekorasi setting yang ditampilkan. AuTahap akhir kerja seorang aktor adalah menyertakan Aobobot peranAo dalam pemeranannya, dalam mana terangkum subyek material . nstansi pertam. , teknik dan metode. Ay (Suyatna Anirun, 1998: . Tahapan komposisi adalah tahap penyatuan dari berbagai elemen pendukung yang ada di dalam pertunjukan, baik antar aktor, aktor dengan musik, aktor dengan setting, aktor dengan kostum yang dipakainya, aktor dengan cahaya, serta aktor dengan hand-prop yang Kostum yang digunakan aktor harus mewakili latar belakang adat budaya mereka. Iringan musik menggunakan konsep kolaborasi musik pop. Sunda. Betawi, salah satu bentuk rekayasa budaya. Gagasan Suyatna Anirun tentang istilah membangun klimaks dan konsep waktu atau tempo dramatik diaplikasikan dalam tahapan ini. Di tahapan komposisi, pengembanganpengembangan yang dilakukan di tahap evaluasi lebih dimatangkan kembali seperti membangun dinamika peristiwa pertunjukan, tenang dalam berperan, penjiwaan dalam memerankan karakter tokoh, serta melakukan respon-respon terhadap musik, setting, hand-prop dan tata cahaya yang ditampilkan. Product Sebuah ide kreatif menjadi suatu bentuk pertunjukan teater musikal berdasarkan Gambar 8. Adegan Ending dari Pertunjukan Teater Musikal AuKabayan MetropolitanAy (Sumber: Kala Project, 20 November 2. Pantun Jurnal Ilmiah Seni Budaya Vol. 7 No. 2 Desember 2022 cerita rakyat Si Kabayan. Bentuk dari rekayasa budaya, proses penciptaan dan penggunaan media baru serta digitalisasi. Press Mulai penghafalan naskah, pembuatan lagu, pembuatan koreo dan penggabungan semua unsur menjadi satu menjadi tuntutan untuk semua aktor. kota dan beradaptasi dengan lingkungan Berawal dari Iteung yang harus merantau ke Jakarta demi keluarga, bekerja dan menetap disana. Kabayan merasa sedih dan kesepian karena kehilangan sosok Iteung, maka dari itu setelah 1 tahun Iteung merantau ke Jakarta. Kabayan menyusul Iteung ke Jakarta, karena rasa rindu nya yang sudah tidak bisa terbendung. Rekayasa Budaya dengan menggabungkan tradisi Sunda dengan musik popular dan Betawi menjadi salah satu pendekatan fenomena seni pertunjukan di zaman serba digital sekarang ini. SIMPULAN Teater musikal yang di angkat dari cerita rakyat Sunda Si Kabayan bercerita tentang asal muasal mengapa Kabayan pergi ke Jakarta, mengenal hirup pikuk ibu Daftar Pustaka