Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Vol. No. May 2024 pp. E-ISSN: 2541-4224. P-ISSN: 2541-4216 DOI: http://dx. org/10. 28926/briliant. Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Perubahan Laba pada Perusahaan Tekstil dan Garmen yang terdaftar di BEI Fitriasuri. Safira Azzahra. Fakultas Ilmu Sosial Humaniora. Universitas Bina Darma Jl. Yani No. Kota Palembang. Indonesia Email: 1fitriasuri@binadarma. id, 2sfiraazhr321@gmail. Abstract: This research was taken from 2019 to 2022 which aims to Tersedia Online di http://w. php/briliant Sejarah Artikel Diterima 13 September 2023 Direvisi 20 Mei 2024 Disetujui 25 Mei 2024 Dipublikasikan 30 Mei 2024 Keywords: Debt to Asset Ratio. Inventory Turnover. Inventory to Sales. Net Profit Margin. Quick Ratio examine the effect of financial ratios on changes in profits in textile and garment manufacturing companies listed on the IDX. Several types of ratios are used as dependent variables in the analysis of financial indicators such as Quick Ratio. Debt to Asset Ratio, and Debt to Asset Ratio. Independent variables include Inventory Turnover. Inventory to Sales Ratio, and Net Profit Margin. All businesses in the textile and apparel sector were included in the population of this study. In the study, 15 companies were taken through purposive sampling The results of the analysis in this study also show that the independent variables do affect the dependent variable. The t test shows that Quick Ratio. Inventory to Sales, and Net Profit Margin all have a positive and statistically significant relationship with changes in profit. So, it can be concluded that Quick Ratio. Inventory to Sales and Net Profit Margin have a significant effect on changes in profit in manufacturing companies in the textile and garment industry These results prove that the inventory turnover ratio and the ratio of debt to assets have little impact on changes in profit. Abstrak: Penelitian ini diambil dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 yang bertujuan untuk menguji pengaruh gterhadap perubahan laba pada perusahaan manufaktur tekstil dan garmen yang terdaftar di BEI. Beberapa jenis rasio dijadikan sebagai variabel dependen dalam analisis indikator keuangan seperti Quick Ratio. Debt to Asset Ratio, dan Debt to Asset Ratio. Variabel independen meliputi Inventory Turnover. Inventory to Sales Ratio, dan Net Profit Margin. Seluruh Corresponding Author: usaha di sektor tekstil dan pakaian jadi dimasukkan dalam populasi Name: penelitian ini. Pada penelitian diambil 15 perusahaan melalui teknik Fitriasuri purposive sampling. Hasil analisis pada penelitian ini juga Email: menunjukkan bahwa variabel independen memang mempengaruhi 1fitriasuri@binadarma. variabel dependen. Uji t menunjukkan bahwa Quick Ratio. Inventory to Sales, dan Net Profit Margin semuanya mempunyai hubungan positif dan signifikan secara statistik terhadap perubahan laba. Sehingga dapat disimpulkan Quick Ratio. Inventory to Sales dan Net Profit Margin berpengaruh signifikan terhadap perubahan laba pada perusahaan manufaktur subsektor industri tekstil dan garmen. Hasil ini membuktikan bahwa rasio perputaran persediaan dan rasio utang terhadap aset memiliki dampak kecil terhadap perubahan laba. Kata Kunci: Margin Laba Bersih. Perputaran Persediaan. Persediaan terhadap Penjualan. Rasio Cepat. Rasio Hutang terhadap Aset PENDAHULUAN Di Indonesia perusahaan industri tekstil dan garmen merupakan bisnis yang sudah ada sejak lama dan sering dijumpai. Dengan perkembangan fesyen di zaman sekarang, produk tekstil dan garmen harus lebih inovatif dan kreatif dalam meningkatkan rencana pertumbuhan ekonomi di masa depan untuk perusahaan. Dalam suatu perusahaan ada suatu tujuan yang ingin dicapai 278 BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 yaitu memperoleh keuntungan. Namun, perusahaan didirikan juga untuk dapat bertahan dengan kegiatan operasi dimasa depan. Awal tahun 2020, terdapat wabah Covid-19 yang mulai masuk ke Indonesia, seketika itu juga perekonomian di Indonesia terguncang. Akibat dari kejadian ini perusahaan mengalami perubahan pada laba perusahaan, seperti menurunnya perolehan dan meningkatnya biaya pokok penjualan yang mempengaruhi perubahan laba. Situasi ini mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia. Salah satu industri yang paling terpukul akibat virus Corona adalah industri tekstil dan pakaian jadi (Ekarina, 2. Perkembangan dan pertumbuhan industri tekstil dan garmen memberikan pengaruh yang signifikan bagi masyarakat domestik maupun global. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Kusnandar, 2. Indonesia masih banyak mengimpor tekstil dan garmen ke negara lain karena selama Indonesia rutin mengimpor barang, perusahaan yang memproduksi industri tekstil di Indonesia akan hilang. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), produk domestik bruto (PDB) sektor tekstil dan pakaian jadi tumbuh pada kuartal ketiga tahun 2022, meskipun secara tahunan lebih lambat sebesar 8,90% dibandingkan kuartal ketiga tahun 2021. Penurunan penggunaan utilitas di seluruh segmen industri tekstil adalah patut disalahkan atas situasi ini (Sadya, 2. Selama pandemi Covid-19 perusahaan juga mengalami kesulitan dalam menemukan bahan baku yang dijadikan produk pada industri tekstil dan garmen yang mengakibatkan penurunan jumlah pada penjualan kain, seragam, benang dan produk lainnya (Hadiwardoyo, 2. Selain bahan baku, akibat dari adanya wabah Covid-19 juga perusahaan mengurangi tenaga kerja. Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) pernah mengatakan bahwa lebih dari 1,8 juta pekerja tekstil diberhentikan sementara atau diberhentikan total (Pertiwi, 2. Berbagai inovasi terhadap kesejahteraan masyarakat sangat diperlukan di masa pandemi karena bagaimanapun juga daya beli masyarakat yang lebih baik akan meningkatkan potensi pertumbuhan ekonomi nasional dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi (T et al. , 2. Kelancaran kegiatan produksi dalam industri tekstil dan garmen berpengaruh terhadap tingkat penjualan, yang akhirnya mempengaruhi perubahan laba perusahaan baik selama Covid-19 maupun setelah pandemi Covid-19. Perubahan terhadap laba sangat berkorelasi dengan hasil kesuksesan finansial perusahaan (Ifada & Puspitasari, 2. Peningkatan penjualan menunjukkan bahwa perusahaan tersebut sehat secara finansial, yang dapat meningkatkan nilai pasar pada perusahaan tersebut (Tofani, 2. Perubahan laba dalam sebuah perusahaan memiliki nilai signifikan bagi para investor dalam menilai apakah mereka harus membeli, menjual, atau mempertahankan investasi mereka (Fatimah & Kardi, 2. Oleh karena itu, pemahaman terhadap perubahan laba yang dialami perusahaan sangat penting bagi pihak yang menggunakan laporan keuangannya. Dengan memeriksa perubahan laba, pengguna laporan keuangan dapat menilai apakah produktivitas perusahaan meningkat atau menurun (Wira & Mikroskil, 2. Rasio keuangan memungkinkan pengusaha untuk melakukan evaluasi terhadap kondisi keuangan perusahaan (Dewi & Muslimin, 2. Rasio keuangan membantu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan keuangan perusahaan, mencerminkan kinerja perusahaan baik saat ini maupun di masa lalu, serta memberikan arahan kepada investor terkait dengan kinerja perusahaan yang dapat digunakan sebagai panduan dalam pengambilan keputusan investasi. Rasio utang digunakan untuk mengukur kemampuan sebuah perusahaan dalam membayar seluruh kewajiban utangnya menggunakan aset yang berpengaruh terhadap laba (Riyadi et al. , 2. Analisis rasio bersifat forward-looking, artinya Analisis rasio dapat digunakan untuk meramalkan prospek usaha dan kinerja keuangan di masa depan (Naufal Azani PR et al. , 2. Analisis laporan keuangan mencakup penghitungan dan penafsiran rasio keuangan (Saleh. Rafidah. Mannan, 2. Rasio keuangan dapat diambil dari data keuangan yang terdapat dalam laporan keuangan, sehingga menggambarkan kekuatan perusahaan (Lesmana et al. , 2. Rasio keuangan merupakan perbandingan angka-angka akuntansi yang digunakan saat mengevaluasi kinerja dan stabilitas keuangan perusahaan (Kasmir, 2. Rasio keuangan digunakan dalam tiga cara yang berbeda, yaitu untuk menganalisis, mengelola, dan meningkatkan bagaimana operasi bisnis dijalankan (Eugene F. Brigham dan Loel F. Houston, 2. Rasio keuangan BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 diklasifikasikan menjadi rasio likuiditas, rasio leverage, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas (Kasmir, 2. Dalam penelitian ini menggunakan rasio keuangan yang memiliki dampak terhadap fluktuasi keuntungan perusahaan industri tekstil dan garmen penurunan. Untuk mengevaluasi tingkat efektivitas dan efisiensi kinerja keuangan dalam meramalkan perubahan laba di masa depan, penelitian ini akan menggunakan beberapa rasio keuangan, termasuk Quick Ratio (QR). Debt to Asset Ratio (DAR). Inventory Turnover. Inventory to Sales dan Net Profit Margin (NPM). Rasio yang mencerminkan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban atau utang jangka pendek dengan menggunakan aset yang dapat dengan cepat diubah menjadi uang, tanpa memperhitungkan nilai persediaan, disebut sebagai rasio cepat (Suryani & Hamzah, 2. Debt to Asset Ratio atau Rasio Utang terhadap Aset, adalah salah satu indikator keuangan yang tergolong dalam rasio solvabilitas/leverage. Hasil pengukuran dari rasio ini mengindikasikan bahwa ketika rasio meningkat, maka persentase pendanaan perusahaan yang berasal dari pinjaman akan meningkat juga. Sebaliknya, jika rasio menurun, maka persentase pendanaan perusahaan yang didapat dari hutang akan menurun juga (Aiki, 2. Menurut (Dewi Ningsih, 2. Inventory Turnover adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalammemutarkan persediaannya dan menunjukan hubungan antara persediaan dengan penjualan. Inventory Turnover dapat dihitung dengan membagi jumlah harga pokok penjualan dengan rata-rata persediaan yang dimiliki perusahaan. Dalam penelitian ini, rasio persediaan terhadap penjualan atau Inventory to Sales diterapkan sebagai indikator keuangan yang mengukur tingkat perputaran persediaan atau penjualan perusahaan relatif terhadap total penjualan selama periode tertentu (Brooke Tomasetti. Inventory to sales adalah rasio efisiensi yang digunakan untuk menentukan tingkat di mana perusahaan melikuidasi persediaannya (Hand, 2. Rasio ini membantu perusahaan dalam mengelola persediaan dengan efisien dan menghindari persediaan yang tidak produktif atau berlebihan (Blokhin, 2. Dalam penelitian ini, digunakan Rasio Laba Bersih (Net Profit Margi. sebagai indikator Menurut (Sindik Widati, 2. Net Profit Margin adalah rasio yang mengukur efisiensi perusahaan dalam menghasilkan keuntungan bersih setelah dikurangkan dengan pajak. Peneliti memilih untuk fokus pada perusahaan manufaktur garmen sebagai subjek penelitian karena industri garmen dianggap sebagai sektor yang penting dalam kehidupan dan memiliki kegiatan operasional yang terus menerus. Maka dari itu untuk mengetahui terjadinya peningkatan dan penurunan laba perusahaan industri tekstil dan garmen, penelitian ini menggunakan rasio keuangan Quick Ratio. Debt to Assets Ratio. Inventory Turnover. Inventory to Sales, dan Net Profit Margin sebagai rasio keuangan. Dengan latar belakang masalah yang disebutkan, maka penulis memilih melakukan sebuah penelitian yang berjudul Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Perubahan Laba pada Perusahaan Tekstil dan Garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2019 hingga tahun 2022. METODE Variabel penelitian adalah ciri-ciri, atau nilai-nilai yang ditemukan pada sesuatu atau kegiatan yang berbeda-beda yang telah diidentifikasi oleh peneliti sebagai hal yang menarik untuk menarik kesimpulan (Sugiyono, 2. Berfokus pada tahun 2019 hingga tahun 2022 penelitian ini menganalisis kinerja perdagangan perusahaan tekstil dan pakaian jadi di BEI. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria: . Sepanjang periode penelitian . ahun 2019 sampai dengan tahun 2. perusahaan dari subsektor tekstil dan garmen tercatat di website BEI. Perusahaan Industri tekstil dan garmen memiliki data keuangan yang tersedia untuk umum pada periode penelitian . Menampilkan informasi dan dokumentasi lengkap yang digunakan sebagai bahan analisis faktor yang dapat memberi pengaruh terhadap tingkat perubahan laba setiap perusahaan tahunnya . ahun 2019 sampai dengan tahun 2. Perusahaan yang memperoleh laba pada perusahaan dalam periode penelitian tahun 2019 sampai dengan tahun 2022. 280 BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 Berdasarkan kriteria yang dijelaskan penelitian memperoleh 15 sampel perusahaan industri tekstil dan garmen yang digunakan sebagai sampel penelitian dengan periode pengamatan selama 4 tahun, sehingga diperoleh 60 data observasi. Penelitian ini menggunakan data sekunder sebagai teknik pengumpulan data. Sumber yang digunakan dalam penelitian ini didapat juga dari penelitian-penelitan sebelumnya. Laporan keuangan tahunan dan pengumuman pendapatan triwulanan diambil dari situs resmi yang berfungsi sebagai sumber data sekunder untuk penelitian Penelitian ini dan pengolahan data yang menyertainya di SPSS menggunakan metode analisis regresi berganda. Pemilihan ini didorong oleh sifat data yang bersifat kuantitatif dan berasal dari data sekunder. Melalui penelitian ini, dapat diketahui apakah rasio keuangan memiliki dampak besar terhadap perubahan laba. Dengan menggunakan metode ini, peneliti dapat menguji hipotesis dan menentukan signifikansi hubungan antar variabel-variabel tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Statistik Deskriptif Data Berdasarkan perhitungan data Quick Ratio. Debt to Asset Ratio. Inventory Turnover. Inventory to Sales dan Net Profit Margin dari 15 perusahaan manufaktur sub-sektor Tekstil dan Garmen mulai tahun 2019 sampai tahun 2022 menghasilkan analisis deskriptif pada tabel 1. QR(X. DAR (X. ITO (X. ITOS (X. NPM (X. Perubahan Laba (Y) Valid N Tabel 1. Hasil Uji Statistik Deskriptif Descriptive Statistics Minimum Maximum Mean ,02 312,79 11,5595 ,00 5,17 ,9176 ,00 13,70 3,9680 ,00 2,81 ,4064 -1,29 2,70 ,0179 59 -97329335487, 72940513979,0 2958534964,339 Std. Deviation 56,04603 1,22992 2,84114 ,43126 ,51075 22385615975,44753 Tabel 1 menunjukkan, setelalh data outlier dieliminasi dalam pengujian maka jumlalh nilai N menjadi 59. Dari talbel 1 juga dapat dilihat variabel Quick Ratio memiliki nilai minimum sebesar 0,02 dan nilai maksimum sebesar 312,79 pada tahun 2021. Rata-rata atau mean dari varialbel Quick Ratio (X. adalah 11,5595 dan standar deviasi sebesar 56,0460. Variabel Debt to Asset Ratio (DAR) pada penelitian ini nilai minimumnya adalah 0,00 dan nilai maksimum sebesar 5,17. Rata-rata dari variabel Debt to Asset Ratio adalah 0,9176, dengan nilai standar deviasi sebesar 1,22992. Variabel Inventory Turnover dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nilai minimumnya adalah 0,00 dan nilai maksimumnya sebesar 13,70. Rata-rata dari variabel Inventory Turnover dari tahun 2019 hingga tahun 2022 adalah sekitar 3,9680, dengan nilai standar deviasi sebesar 2,84114. Variabel Inventory to Sales memiliki nilai terendah sebesar 0,00 dan nilai maksimum sebesar 2,81. Rata-rata yang dihasilkan variabel ini sebesar 0,4064 dan standar deviasi sebesar 0,43126. Variabel Net Profit Margin memiliki nilai minimum sebesar -1,29, sedangkan nilai maksimum sebesar 2,70. Diperoleh juga nilai rata-rata variabel Net Profit Margin sebesar 0,0179 dan standar deviasi sebesar 0,51075. Variabel perubahan laba memiliki nilai minimum sebesar -97329335487 dan nilai maksimum sebesar 72940513979. Rata-rata yang dihasilkan variabel ini sebesar 2958534964,33 dan standar deviasi sebesar 22385615975,44753. BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Gambar 1. Histogram P-Plot Berdasarkan gambar 1 pada grafik P-P Plot yang diberikan, terlihat bahwa penyebaran dari 59 titik data berkisar di sekitar garis diagonal yang merepresentasikan variabel Perubahan Laba (Y). Titik-titik tersebut tersebar sepanjang garis dan mempunyai pola diagonal yang keduanya merupakan tanda distribusi yang sangat mendekati normalitas. Hasilnya menunjukkan bahwa residu kemungkinan besar akan terdistribusi normal jika titik-titik data disusun sepanjang garis diagonal dan mengikuti pola garis. Uji Multikolinearitas Model Tabel 2. Hasil Uji Multikoliniearitas Coefficientsa Collinearity Statistics Tolerance VIF (Constan. 0,195 DAR 0,901 ITO 0,569 ITOS 0,416 NPM 0,154 Dependent Variable: Perubahan Laba 5,126 1,110 1,757 2,405 6,474 Berdasarkan tabel 2 hasil pengujian yang telah dilakukan, dapat dilihat QR mempunyai nilai tolerance dan nilai VIF 5,126 > 0,10. DAR mempunyai nilai tolerance 0,901 > 0,10 dan nilai VIF 1,110>0,10. ITO mempunyai nilai 0,569>0,10 dan nilai VIF 1,757>0,10. ITOS mempunyai nilai 0,416 dan VIF 2,405>0,10 dan NPM mempunyai nilai 0,154 dan VIF 6,474>0,10 dihasilkan bahwa semua variabel independen yang digunakan dalam bebas dari masalah multikolinearitas. 282 BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 Uji Heteroskedastisitas Gambar 2. Hasil Uji Heteroskedastisitas Pada Gambar 2, titik-titik tersebut terlihat kurang tersebar dan hampir membentuk sebuah pola. Untuk memperkuat hasil pengujian heteroskedastisitas, pengujian tambahan seperti uji Glejser dapat dilakukan dengan hasil sebagai berikut: Tabel 3. Uji Glejser Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model 15694596320,624 (Constan. Standardized Coefficients Std. Error 4956799711,591 Sig. Beta 3,166 ,003 -2627407,982 63861613,381 -0,011 -0,041 0,967 -1277131273,450 1354305524,493 -0,119 -0,943 0,350 ITO -1377251775,540 ITOS 7681208005,776 NPM 1257076909,863 Dependent Variable: Abs_res 737531772,421 5684129698,571 7875263567,466 -0,296 -1,867 0,251 1,351 0,049 0,160 0,067 0,182 0,874 DAR Pada tabel 3 seluruh variabel independen yang dimasukkan dalam penelitian ini tidak menunjukkan bukti variasi tak seragam, hal ini terlihat dari uji Glejser yang seluruh variabel berada diatas nilai signifikan . Uji Autokorelasi Tabel 4. Hasil Uji Autokorelasi Model Summaryb Model R Square Adjusted R Std. Error of the Estimate Square 0,593 ,351 DurbinWatson ,290 18863852564,72092 1,863 Predictors: (Constan. NPM. ITO. DAR. ITOS. QR Dependent Variable: Perubahan Laba Tabel 4 menunjukkan bahwa nilai Durbin Watson . adalah 1,863 yang dapat disimpulkan dari hasil uji yang signifikan. Dengan menggunakan tabel Durbin Watson terlihat nilai dl (Durbin Lo. sebesar 1,4019 untuk nilai k . umlah variabe. sebesar 5 dan n . umlah data uj. sebesar 59, serta nilai du (Durbin Uppe. Hal berikut ini berlaku sehubungan BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 dengan kriteria pemilihan suatu pilihan: 0 1,4019 1,7672. Hasilnya karena 4 DU = 2,2328 maka kita mengetahui DU D 4 DU = 1,7672 1,863 2,2328. Hal ini menandakan bahwa model regresi tidak menunjukkan tanda-tanda autokorelasi. Uji Regresi Linear Berganda Model Tabel 5: Hasil Uji Regresi Linear Berganda Coefficientsa Unstandardized Coefficients (Constan. -590956885,244 -444746818,193 DAR -425863523,016 ITO 140096669,865 ITOS 18224222236,852 NPM 62307051100,624 Dependent Variable: Perubahan Laba Std. Error 7766507210,290 100060867,827 2121978742,920 1155593560,687 8906116215,457 12339270262,754 Standardized Coefficients Beta -1,113 -,023 ,018 ,351 1,422 Dengan memproses data dalam uji regresi linear berganda sebagaimana terlihat dalam Tabel 5 dapat diperoleh persamaan regresi linear berganda dengan rumus sebagai berikut: Y = A b 1 X 1 b 2 X 2 b3 X 3 b 4 X 4 b 5 X 5 Y = -5909 -4447X1 -4258X2 1400X3 1822X4 6230X5 Hasil analisis regresi linear berganda juga menunjukkan bahwa variabel yang memiliki pengaruh dominan terhadap Perubahan Laba (Y) adalah Net Profit Margin (X. , yang memiliki Standardized Coefficients Beta sebesar 6230. Ini menunjukkan bahwa kenaikan dalam Net Profit Margin (X. akan berkontribusi signifikan dalam meningkatkan Perubahan Laba (Y). Selanjutnya, variabel Quick Ratio (X. memiliki Standardized Coefficients Beta sebesar -4. variabel Debt to Asset Ratio (X. memiliki Standardized Coefficients Beta sebesar -4. variabel Inventory Turnover (X. memiliki Standardized Coefficients Beta sebesar 1. 400, dan variabel Inventory to Sales (X. memiliki Standardized Coefficients Beta sebesar 1. Hasil ini mengindikasikan bahwa Quick Ratio (X. Inventory to Sales (X. , dan NPM (X. memiliki pengaruh secara sginifikan terhadap Perubahan Laba (Y). Dan yang tidak mempengaruhi laba secara signifikan adalah Debt to Asset Ratio (X. dan Inventory Turnover (X. Hipotesis Uji F (Uji Simulta. Tabel 6. Hasil Uji F ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Sig. Regression 5,736 ,000b 0000000,000 Residual 900000,000 6000000,000 Total 00000,000 5000000,000 Dependent Variable: Perubahan Laba Predictors: (Constan. NPM. ITO. DAR. ITOS. QR Pada tabel 6 terdapat hubungan yang signifikan antara X1 (Quick Rati. X2 (Debt to Asset Rati. X3 (Inventory Turnove. X4 (Inventory to Sale. , dan X5 (Net Profit Margi. ditemukan secara 284 BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 statistik. peningkatan pendapatan produsen tekstil dan garmen tahun 2019-2022 yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Uji T (Uji Parsia. Tabel 7. Hasil Uji T Model Sig. (Constan. -0,076 0,940 -4,445 0,000 DAR -0,201 0,842 ITO 0,121 0,904 ITOS 2,046 0,046 NPM 5,049 0,000 Dari tabel 7 dapat disimpulkan bahwa variabel independen memiliki dampak pada variabel dependen seperti berikut ini: . Berikut adalah hasil uji t dari variabel Quick Ratio (X. : t hitung = -4,445, t tabel = 2,00575. Dengan membandingkan nilai-nilai tersebut, diperoleh -ttabel > thitung atau -2,00575 > -4,445. Oleh karena itu, keputusan yang diambil adalah menolak Ho dan menerima Ha. Selain itu, hasil uji t juga menunjukkan bahwa Quick Ratio (X. memiliki nilai signifikansi t sebesar 0,000, yang jauh lebih kecil dalri 0,05. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa Quick Ratio (X. berpengaruh secara signifikan terhadap Perubahan Laba (Y) pada perusahaan manufaktur subsektor industri Tekstil dan Garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berikut adalah hasil uji t dari variabel Debt to Asset Ratio (X. : thitung = - 0,201, ttabel = 2,00575. Dengan membandingkan nilai-nilai tersebut, diperoleh -ttabel < thitung < ttabel atau -2,00575 < -0,201 < 2,00575. Oleh karena itu, keputusan yang diambil adalah menerima Ho dan menolak Ha. Selain itu, hasil uji t juga menunjukkan bahwa Debt to Asset Ratio (X. memiliki nilai signifikansi t sebesar 0,842. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa variabel bebas Debt to Asset Ratio (X. tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan laba (Y). Dari hasil uji t pada variabel Inventory Turnover (X. , diperoleh nilai thitung = 0,121 dan ttabel = 2,00575. Dengan membandingkan nilai-nilai tersebut, terlihat bahwa -ttabel < thitung < ttabel atau -2,00575 < 0,121 < 2,00575. Oleh karena itu, keputusan yang diambil adalah menerima Ho dan menolak Ha. Selain itu, hasil uji t juga menunjukkan bahwa Inventory Turnover (X. memiliki nilai signifikansi sebesar 0,904. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa variabel bebas Inventory Turnover (X. tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Perubahan Laba (Y). Dari hasil uji t pada variabel Inventory to Sales (X. , diperoleh nilai Thitung = 2,046 dan Ttabel = 2,00575. Dengan membandingkan nilai-nilai tersebut, terlihat bahwa Thitung > Ttabel atau 2,046 > 2,00575. Oleh karena itu, keputusan yang diambil adalah menolak Ho dan menerima Ha. Selain itu, hasil uji t juga menunjukkan bahwa Inventory to Sales (X. memiliki nilai signifikansi sebesar 0,046. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa variabel bebas Inventory to Sales (X. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Perubahan Laba (Y) di perusahaan manufaktur sektor industri Tekstil dan Garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari hasil uji t pada variabel Net Profit Margin (X. , ditemukan bahwa nilai thitung = 5,049 dan ttabel = 2,00575. Dengan membandingkan nilai tersebut, dapat disimpulkan bahwa thitung > ttabel atau 5,049 > 2,00575. Selain itu, hasil uji t juga menunjukkan bahwa Net Profit Margin (X. memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05. Oleh karena itu, keputusan yang diambil adalah menolak Ho dan menerima Ha. Berdasarkan hasil uji t ini, dapat disimpulkan bahwa variabel bebas Net Profit Margin (X. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Perubahan Laba (Y). BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 Uji Determinasi (R-Squar. Tabel 8. Hasil Uji R2 Model Summaryb Model R Square Adjusted R Std. Error of the Estimate Square ,593 ,351 ,290 18863852564,72092 Predictors: (Constan. NPM. ITO. DAR. ITOS. QR Dependent Variable: Perubahan Laba Pada tabel 8 kemampuan suatu model dalam menjelaskan fluktuasi variabel terikat dapat dievaluasi dengan menggunakan uji koefisien determinasi. R Square yang disebut juga koefisien determinasi diperoleh sebesar 0,351 berdasarkan temuan uji determinasi. Quick Ratio (X. Debt to Asset Ratio (X. Inventory Turnover (X. Inventory to Sales (X. , dan Net Profit Margin (X. bersama-sama menjelaskan sekitar 35,1% varians Perubahan Laba (Y). Perubahan Laba (Y) cukup baik dijelaskan oleh Quick Ratio (X. Debt to Asset Ratio (X. Inventory Turnover (X. Inventory to Sales (X. , dan Net Profit Margin (X. , yang secara keseluruhan memiliki koefisien korelasi (R) sebesar 0,593. Semakin kuat korelasi kedua variabel independen dan dependen, maka nilai R semakin tinggi. Sebaliknya apabila nilai R yang lebih rendah maka, menunjukkan berkurangnya hubungan antara kedua variabel. PEMBAHASAN Pengaruh Quick Ratio Terhadap Perubahan Laba Variabel Quick Ratio berpengaruh terhadap perubahan laba secara signifikan pada perusahaan sektor Tekstil dan Garmen yang terdaftar di BEI tahun 2019-2022. Penelitian (Dewi Ningsih, 2. juga mempunyai kesimpulan serupa, yang menunjukkan bahwa Quick Ratio secara signifikan mempengaruhi variasi keuntungan. Apabila penyelesaian pembayaran hutang berjalan lancar, hal tersebut menggambarkan bahwa perusahaan mengalami kenaikan pendapatan (Kalsum et al. , 2. Pengaruh Debt to Asset Ratio Terhadap Perubahan Laba Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan Debt to Asset Ratio tidak berpengaruh terhadap perubahan laba secara signifikan pada perusahaan sektor Tekstil dan Garmen yang terdaftar di BEI tahun 2019-2022. Temuan serupa namun tidak signifikan secara statistik juga diamati oleh (Zahara Fatimah & Kardi, 2. yang meneliti dampak Debt to Asset Ratio terhadap perubahan laba. Dan penelitian ini juga sejalan dengan penelitian (Inna Indaryani et al. , 2. yang tidak berpengaruh terhadap perubahan pada laba. Pengaruh Inventory Turnover Ratio Terhadap Perubahan Laba Variabel Inventory Turnover Ratio tidak berpengaruh terhadap perubahan laba secara signifikan pada perusahaan sektor Tekstil dan Garmen yang terdaftar di BEI tahun 2019-2022. Temuan tersebut sejalan dengan penelitian (Zahara Fatimah & Kardi, 2. yang menemukan bahwa Inventory Turnover tidak berdampak signifikan terhadap fluktuasi laba. Tetapi temuan ini tidak sejalan dengan penelitian (Liu. Hermanto, 2. yang menemukan bahwa Inventory Turnover berpengaruh terhadap perubahan laba secara signifikan karena tingginya perputaran persediaan dalam satu periode. Pengaruh Inventory to Sales Ratio Terhadap Perubahan Laba Pada penelitian ini mengunakan variabel terbaru yaitu Variabel Inventory to Sales Ratio. Hasil dari Variabel Inventory to Sales Ratio ini berpengaruh terhadap perubahan laba secara signifikan pada perusahaan sektor Tekstil dan Garmen yang terdaftar di BEI tahun 2019-2022. Semakin besar persediaan yang terjual, semakin efisien perusahaan dalam mengelola 286 BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 persediaannya, oleh karena itu penelitian menunjukkan bahwa harga pokok penjualan lebih tinggi dari rata-rata persediaan. Sehingga total Rata-rata Inventory to Sales dapat dikatakan baik karena semakin mendekati nol rasio persediaan terhadap penjualan, semakin baik kesehatan keuangan perusahaan (Indeed, 2. Pengaruh Net Profit Margin Terhadap Perubahan Laba Variabel Net Profit Margin berpengaruh terhadap perubahan laba secara signifikan pada perusahaan sektor Tekstil dan Garmen yang terdaftar di BEI tahun 2019-2022. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan mungkin memiliki lebih banyak kelonggaran dibandingkan yang diyakini sebelumnya mengenai pengeluaran dan produktivitas. Temuan penelitian ini sejalan dengan penelitian (Dewi & Muslimin, 2. yang juga menemukan bahwa Net Profit Margin berpengaruh signifikan terhadap perubahan laba. Sedangkan penelitian (Napitupulu, 2. dan penelitian dari (Ravasadewa & Fuadati, 2. bahwa Net Profit Margin tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan laba. SIMPULAN Dari tahun 2019 hingga 2022, industri tekstil dan pakaian jadi di Bursa Efek Indonesia diperiksa, dan data dianalisis dari 15 perwakilan usaha di sektor tersebut. Pertama. Perubahan Laba Sektor Tekstil dan Garmen di BEI sedikit banyak dipengaruhi oleh Quick Ratio. Kedua, pada sektor tekstil dan garmen yang terdaftar di BEI, rasio utang terhadap aset tidak mempunyai dampak signifikan terhadap pergeseran laba. Ketiga, pada bisnis tekstil dan pakaian jadi yang terdaftar di BEI, perubahan laba tidak banyak dipengaruhi oleh perputaran persediaan. Keempat. Pada bisnis tekstil dan garmen yang terdaftar di BEI, rasio persediaan terhadap penjualan mempunyai pengaruh yang cukup penting terhadap perubahan laba. Kelima. Perubahan laba sektor Tekstil dan Garmen di BEI sedikit banyak dipengaruhi oleh Net Profit Margin. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tahun 2022 berdampak secara simultan terhadap fluktuasi laba (Y). Saran untuk perusahaan dan penelitian selanjutnya yang dapat digunakan adalah Hasil signifikan antara Quick Ratio terhadap perubahan laba pada perusahaan sektor terhadap perubahan laba mengarah ke korelasi yang positif maka saran yang diberikan adalah perusahaan untuk menekankan kewajiban lancar terhadap aset lancar ditingkatkan. Hasil tidak ada pengaruh antara Debt to Asset Ratio ini disarankan perusahaan tekstil dan garmen dapat memaksimalkan seluruh hutang yang digunakan pada perusahaan supaya meningkatkan kinerja perusahaan. Pada Inventory Turnover disarankan perusahaan tekstil dan garmen harus memiliki kemampuan untuk menjaga dan meningkatkan keuntungan dengan strategi pengurangan beban operasional, optimalisasi pemanfaatan sumber daya, termasuk pengurangan biaya operasional dan peningkatan Pada Inventory to Sales disarankan perusahaan tekstil dan garmen harus meningkatkan penjualan terhadap persediaan dengan cara menggunakan persediaan yang kualitas lebih baik dari sebelumnya, supaya menarik pelanggan. Dalam meningkatkan rasio Net Profit Margin dalam penelitian ini disarankan untuk meningkatkan volume penjualan melalui strategi inovatif yang sesuai dengan perkembangan zaman, serta meningkatkan kreativitas dalam penetrasi pasar, misalnya dengan memanfaatkan platform perdagangan elektronik. DAFTAR RUJUKAN ANDRIY BLOKHIN. How Do You Analyze Inventory on the Balance Sheet? Investopedia. https://w. com/ask/answers/042715/how-do-you-analyzeinventory-balance-sheet. Brooke Tomasetti. Inventory Sales Ratio. Carbon Collective. https://w. co/sustainable-investing/inventory-to-sales-ratio Denny Aiki. PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN INDEKS LQ-45 YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2014-2016. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 7. No 2: BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 Semester Genap 2018/2019. Dewi. , & Muslimin. Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Perubahan Laba Pada Perusahaan Industri Kosmetik. Jurnal Penelitian Ekonomi Dan Akuntansi JPENSI, 6. , https://doi. org/10. 30736/jpensi. Dewi Ningsih. Pengaruh Turnover dan Inventory Turnover Journal of Accounting and Finance (JACFIN). Volume. , 1Ae17. Ekarina. April . Banyak Industri Terdampak Corona. Otomotif dan Tekstil Paling Berat Artikel ini telah tayang di Katadata. id dengan judul AuBanyak Industri Terdampak Corona. Otomotif Tekstil Paling Berat. Ay Jakarta. https://katadata. id/ekarina/berita/5e9a41f5c1d44/banyak-industri-terdampak-coronaotomotif-dan-tekstil-paling-berat Eugene F. Brigham dan Loel F. Houston. Dasar-dasar manajemen keuangan. Buku 1. Salemba Empat. Hadiwardoyo. Kerugian Ekonomi Nasional Akibat Pandemi Covid-19. Baskara: Journal Business Entrepreneurship, 2. , 83Ae92. https://doi. org/10. 24853/baskara. Ifada. , & Puspitasari. ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP PERUBAHAN LABA. JURNAL AKUNTANSI DAN AUDITING, 13. , 97Ae https://doi. org/10. 14710/jaa. Indeed. What Is the Inventory to Sales Ratio? (With Example. Indeed Editorial Team. https://ca. com/career-advice/career-development/inventory-to-sales-ratio Inna Indaryani. Maryono, & Agus Budi Santosa. Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Tahun 2019-2021. Jurnal Akuntansi Profesi. Volume 13 Nomor 2, 536Ae547. Kalsum. Muhammadiyah. , & Utara. Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan LQ45 Yang Terdaftar Di BEI. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Kontemporer (JAKK), 25Ae32. https://doi. org/10. 30596/jakk. Kasmir. Analisis Laporan Keuangan (Rajawali Pers . )). Salemba Empat. Lesmana. Suprayogi. Saddam. Busro. , & Saifuddin. Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba. Jurnal Neraca Peradaban, 2. , 113Ae122. https://doi. org/10. 55182/jnp. Liu. Hermanto, and J. Analisis Pengaruh Faktor Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba. Jurnal Ekonomi: Journal of Economic 11. Napitupulu. Determinasi Rasio Likuiditas dan Rasio Profitabilitas terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jisamar, 3. , 115Ae120. Naufal Azani PR. Ijtihad Jivat Rosidi. Auwalur Rochmah. Regita Bintari Prameswari, & Alvianti Notia Pramesthi. Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei. Jurnal Ilmiah Manajemen. Ekonomi Dan Akuntansi, 2. , 160Ae173. https://doi. org/10. 55606/jurimea. Rachel Hand. How to Calculate Stock to Sales Ratio [ Tips & Example. Shipbob. https://w. com/blog/inventory-to-sales-ratio/ Ravasadewa. , & Fuadati. Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Batubara Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmu Dan Riset Manajemen, 7. , 1Ae15. Riyadi. Rahmayani. , & Ginanjar. Pengaruh Debt To Asset Ratio Terhadap Laba Bersih Pada Perusahaan Food And Beverage Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2017. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Keuangan Syariah. , 11Ae18. https://journal. Sadya. Industri Tekstil Tumbuh Melambat pada Kuartal i/2022. Data Indonesia. https://dataindonesia. id/sektor-riil/detail/industri-tekstil-tumbuh-melambat-pada-kuartali2022 288 BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 Saleh. Rafidah. Arifuddin Mannan, and A. Analysis of the effect of financial ratios on profit growth. Hasanuddin Journal of Business Strategy 4. 1, 32Ae41. Sindik Widati. Sindik Widati. ,Rita Putri Yuliandri. ,2020-PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP PERUBAHAN LABA. , 1Ae13. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Suryani. , & Hamzah. Pengaruh Rasio Lancar. Rasio Cepat. Rasio Utang terhadap Ekuitas terhadap Laba pada Perusahaan Industri Konsumsi. Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 1. , 25Ae37. https://doi. org/10. 37385/msej. Suryani Wandari Putri Pertiwi. 70% Industri Tekstil Terancam Gulung Tikar Akibat Covid-19. https://mediaindonesia. com/ekonomi/308766/70-industri-tekstil-terancamgulung-tikar-akibat-covid-19 T. -M. Godsell. Adamu. Babatunde. Akintade. Acquaye. Fujii, . Ndiaye. Yamoah. , & Koh. A Critical Analysis of The Impacts of Covid-19 on The Global Enocnomy and Ecosystems and Opportunities for Circular Economy Srategies. Psychiatry Research, 14. (Januar. , 293. https://w. gov/pmc/articles/PMC7505605/ Tofani. Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Perubahan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2012 Ae 2016. 1Ae17. Viva Budy Kusnandar. Volume dan Nilai Impor Tekstil Indonesia . Databoks. https://databoks. id/datapublish/2022/04/12/ini-gelombang-impor-tekstil-ke-ridalam-5-tahun-terakhir. Wira. , & Mikroskil. STIE Mikroskil Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh ( CR ), ( TDTA ), ( GPM ) dan ( NPM ) secara simultan maupun parsial terhadap perubahan laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 20080201. , 113Ae122. Zahara Fatimah, & Kardi. Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Perubahan Labapada Perusahaan Garment yang terdaftar di BEI(Periode 2015-2. Jurnal Kajian Akuntansi Dan Auditing, 17. , 39Ae49. https://doi. org/10. 37301/jkaa. BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024