AL FATIH https://journal. an-nur. id/index. php/ALF Volume 1. Nomor 1, 2021 MANAJEMEN STRATEGIK DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS GURU Khusnul khotimah Institut Agama Islam An-Nur Lampung Email: husnulbaelah1212@gmail. Informasi Naskah Diterima: 3 Maret 2021 Revisi: 02 April 2021 Terbit: 19 April 2021 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi profesionalitas guru di Madrasah Aliyah Nurul Islam Airbakoman, serta untuk mengatahi bagaimana penerapan manajemen strategik dalam meningkatkan profesionalitas guru di Madrasah Aliyah Nurul Islam Airbakoman. Penelitian ini membahas tentang penerapan profesionalitas guru. Penelitian ini dilakukan melalui pengamatan yang bertolak dari dua permasalahan yakni meningkatkan profesionalitas guru dan melalui penerapan manajemen strategik pendidikan. Pada dasarnya penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan Fenomenologi. Untuk memperoleh data, penulis melakukan wawancara, observasi, dokumentasi dan menguji keabsahan data yaitu Triangulasi dengan menggunakan study lapangan dalam pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukan usaha peningkatkan profesionalitas guru sudah semakin meningkat karena ditunjang dengan berbagai macama pelatihan dan workshop, mulai dari pelatihan yang diberikan langsung oleh Kepala Madrasah sampai pelatihan dari luar. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, ada berkompeten demi peningkatan profesionalitas guru yaitu menanbah prasarananya, agar hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan atau acuan pengambilan kebijakan dalam rangka upaya peningkatan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Nurul Islam Airbakoman. Kata Kunci: Manajemen. Strategik. Profesionalitas PENDAHULUAN Dengan menyadari pentingnya proses peningkatan sumber daya manusia, maka pemerintah bersama sekolah terus berupaya mewujudkan amanat tersebut dengan berbagai usaha pembangunan pendidikan yang lebih berkualitas antara lain melalui pengembangan dan perbaikan kurikulum dan sistem evaluasi, perbaikan sarana AL FATIH https://journal. an-nur. id/index. php/ALF Volume 1. Nomor 1, 2021 pendidikan, pengembangan dan pengadaan materi ajar, serta pelatihan bagi guru dan tenaga kepandidikan lainnya. Salah satu strategik untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah penerapan manajemen strategik. Konsep ini menekankan kepada upaya sekolah dalam mengidentifikasi apa yang ingin mereka capai, dan bagaimana seharusnya mereka mencapai hasil yang bernilai guna dalam tatanan ruang lingkup pendidikan sehingga sekolah dapat memahami kekuatan bersaing dan mengembangkan keunggulan kompetitif berkelanjutan secara sistematis dan Manajemen strategik merupakan suatu proses yang dinamika karena ia berlangsung terus-menerus dalam suatu organisasi atau lembaga. Dengan melihat unsur pekerjaan manajemen strategik mengenai pemanfaatan sumber daya manusia, maka timbullah kelompok manusia yaitu manajemen strategik yang berkaitan dengan pendayagunaan sumber daya manusia dalam melakukan kinerja guru untuk jangka panjang dengan menggunakan strategik yang efektif dan efesien. Guru sebagai orang kedua dalam kegiatan pembelajaran tidak terlepas dari adanya prinsipprinsip belajar ini. Selanjutnya. Tilaar, mengemukakan bahwa krisis pendidikan yang dihadapi bangsa Indonesia ini berkisar pada krisis manajemen, di mana manajemen pendidikan merupakan mobilisasi segala sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan yang ditetapkan Sehingga Guru harus menyadari bahwa keaktifan membutukan keterlibatan langsung siswa dalam kegiatan pembelajaran. Dalam hal ini perkembangan sekolah sangat memprioritaskan peningkatan mutu pendidikan yakni: peningkatan mutu guru melalui pendidikan akademik sesuai dengan visi dan misi sekolah dan peningkatan mutu penyelenggaraan program yang ada di Untuk itu, dalam melaksanakan tugas profesinya, guru dihadapkan pada berbagai pilihan, seperti: cara bertindak yang paling tepat, bahan belajar yang paling sesuai, metode penyajian yang paling efektif, alat bantu yang paling cocok, langkah-langkah yang paling efesien, sumber belajar yang paling lengkap, sistem evaluasi apa yang paling tepat dan Menyikapi hal tersebut khususnya di Madrasah Aliyah Nurul Islam Airbakoman yang merupakan salah satu Madrasah yang telah berupaya memposisikan diri dan bersaing khususnya dengan madrasah lainnya, dengan menerapkan manajeman strategik yang merupakan salah satu unsur pendidikan yang memiliki andil dalam peningkatan profesionalitas guru. KERANGKA TEORI Manajemen Strategik Pendidikan Pengertian Manajemen Strategik Pendidikan Istilah manajemen strategik terbentuk dari dua kata yakni strategic berasal dari bahasa Yunani, strategia, yang berarti seni atau ilmu menjadi seorang jenderal. Sedangkan dalam kamus Belanda-Indonesia, strategik berasal dari kata majemuk, yang artinya siasat perang, istilah strategik tersebut digunakan dalam kemiliteran sebagai usaha untuk Ahmad Khori. AoManajemen Strategik Dan Mutu Pendidikan IslamAo. Manageria: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1. , 75Ae99. Tri Atmadji Sutikno. AoManajemen Strategik Pendidikan Kejuruan Dalam Menghadapi Persaingan MutuAo. Teknologi Dan Kejuruan: Jurnal Teknologi. Kejuruan Dan Pengajarannya, 36. AL FATIH https://journal. an-nur. id/index. php/ALF Volume 1. Nomor 1, 2021 mencapai kemenangan, sehingga dalam hal ini diperlukan taktik serta siasat yang baik dan Strategik merupakan instrumen manajemen yang ampuh dan tidak dapat dihindari termasuk dalam manajemen sekolah. Strategik sekolah menjelaskan metode dan proses manajemen strategik untuk mencapai tujuan strategiknya. Langkah dalam proses manajemen strategik sekolah mencakup identifikasi pilihan-pilihan strategik yang mungkin dapat dilakukan untuk mencapai tujuan sekolah, evaluasi alternatif-alternatif strategik dengan menggunakan kriteria yang pasti dan memiliki sebuah alternatif atau kelompok yang mungkin menjadi strategik sekolah. Konteks manajemen istilah strategik diartikan sebagai cara dan taktik utama yang dirancang secara sistematik dalam melaksanakan fungsi manajemen yang terarah pada tujuan strategik organisasi. Rancangan ini disebut sebagai perencanaan strategik. Manajemen strategik adalah proses formulasi dan implementasi rencana dan kegiatan yang berhubungan dengan hal-hal vital, perpasif, dan berkesinambungan bagi suatu organisasi secara keseluruhan. Penerapan konsep berpikir dan bertindak strategik, lembaga pendidikan diharapkan dapat mengawali dan mempengaruhi dari pada hanya memberi respons terhadap berbagai tuntutan dan atau aktivitas rutin dan birokratis, namun lebih dari itu, lembaga pendidikan harus dapat berusaha keras merencanakan kegiatan-kegiatan strategik, mengimplementasikan dan mengendalikan segenap operasional kelembagaan untuk mencapai tujuan strategik yang telah dirumuskan. Tahap Proses Manajemen Strategik Dalam menentukan langkah-langkah dan strategik yang akan diambil oleh sekolah, pengambilan keputusan harus berdasarkan tahapan proses. Proses manajemen strategik mempunyai 3 tahapan yang saling terkait dan melengkapisatu sama lain. Tahap proses manajemen strategik adalah formulasi strategi (Strategy Formulatio. , pelaksanaan strategi (Strategy Implementatio. dan evaluasi strategi (Strategy Evaluatio. Penerapan Manajemen Strategik Dalam penerapan manajemen strategik kemampuan kepala Madrasah dan personal Madrasah lainnya dapat menerapkan suatu strategik dalam manajemen suatu madrasah merupakan hal yang sangat penting dalam kaitannya dengan skill kepala madrasah sebagai seorang pemimpin yang bertanggung jawab terhadap kemajuan profesional guru. Profesionalitas Guru Pengertian Profesionalitas Guru Profesionalitas juga menyangkut perihal profesi atau keprofesian yang menyangkut kualitas sikap sang pemangku jabatan terhadap profesinya serta derajat pengetahuan dan keahlian yang mereka miliki untuk dapat melakukan tugas-tugasnya. Profesionalisme merupakan sikap profesional yang berarti melakukan sesuatu sebagai pekerjaan pokok sebagai profesi bukan sebagai pengisi waktu luang atau hobi Seorang profesional mempunyai kebermaknaan ahli . dengan pengetahuan yang dimilikinya dalam melayani pekerjaannya. Sutikno. Khori. Ibid. Sitti Roskina Mas. AoProfesionalitas Guru Dalam Peningkatan Kualitas PembelajaranAo. Jurnal Inovasi, 5. AL FATIH https://journal. an-nur. id/index. php/ALF Volume 1. Nomor 1, 2021 Tanggung jawab . atas keputusan baik intelektual maupun sikap, dan memiliki rasa kesejawatan menjunjung tinggi etika profesi dalam suatu lembaga yang Pendidikan Profesi Guru Menurut Poerwadarminta, guru adalah orang yang kerjanya mengajar. Dilihat dari pengertian di atas, mengajar merupakan tugas pokok seorang guru dalam mendidik Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan PEMBAHASAN Kondisi Profesionalitas Guru Dalam kesempatan ini penulis akan memaparkan bagaimana kondisi profesionalitas Guru yang ada di Madrasah Aliyah Nurul Islam Airbakoman. Tapi sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai gambaran kondisi profesionalitas guru penulis akan memberikan sedikit penjelasan mengenai profesionalitas guru. Pendidikan, pelatihan dan kejuruan sangat penting dalam meningkatkan profesionalitas seseorang agar mempunyai kemampuan dan teknik yang diharapkan mampu diterapkan dalam pekerjaan itu. Agar guru dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan bertindak sebagai tenaga pendidik yang baik dan bertindak sebagai tenaga pendidikan yang profesional, maka ia harus memiliki beberapa kompetensi. Kompetensi merupakan seperangkat tindakan penuh tanggung jawab yang harus dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu melaksanakan tugas-tugas dalam bidang tertentu. 1 Berikut beberapa kompetensi yang harus dimiliki seseorang guru. Kompetensi pedagogik Kompetensi kepribadian Kompetensis Sosial Kompetensi profesional6 Penerapan Manajemen Strategik Pendidikan dalam meningkatkan Profesionalitas Guru Penerapan manajemen strategik pendidikan merupakan upaya dalam peningkatan profesionalitas guru di Madrasah Aliyah Nurul Islam Airbakoman dimana bertujuan untuk mentransformasi tujuan strategik ke dalam aksi yaitu penyelenggaraan program Karena betapapun hebatnya suatu strategik jika tidak diterapkan tentu saja strategik tersebut tidak akan bermakna bagi peningkatan mutu pendidikan. Oleh karena itu kemampuan kepala sekolah dalam menerapkan suatu strategik merupakan hal yang sangata penting dalam kaitannya kemampuan kepala sekolah sebagai seorang pemimpin yang bertanggung jawab terhadap kemajuan profesionalitas guru. Begitu pula hal dengan tenaga kependidikan lainnya dalam hal ini peran tata usaha dalam meningkatkan mutu pendidikan. Bachtiar Dwi Kurniawan. AoImplementasi Kebijakan Sertifikasi Guru Dalam Rangka Meningkatkan Profesionalitas Guru Di Kota YogyakartaAo. Jurnal Studi Pemerintahan, 2. Andi Warisno. AoPengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Peningkatan Mutu Lulusan Pada Lembaga Pendidikan Islam Di KabupatenAo. RiAoayah: Jurnal Sosial Dan Keagamaan, 3. , 99Ae113. AL FATIH https://journal. an-nur. id/index. php/ALF Volume 1. Nomor 1, 2021 Adapun peran, tugas dan tanggung jawab Kepala Madrasah Aliyah Nurul Islam Airbakoman dalam meningkatkan profesionalitas guru: Menyiapkan wadah atau penambahan wawasan melalui studi penelitian dan kajian pustaka. Mengukur kemampuan mengajar guru Penyediaan media dan sumber belajar, agar proses belajar berlangsung dengan Strategik Kepala Madrasah dalam meningkatkan profesionalitas guru Peran Kepala Madrasah dalam setiap pengambilan keputusan Sebagai kepala sekolah, hendaknya mampu berkomunikasi dan membaur dengan tenaga pendidik di madrasah. Namun selain dalam menjalankan perencanaan kepala madrasah, tentunya tenaga pendidik dan khususnya wakil- wakil madrasah memiliki peran penting dalam melaksanakan kebijakan-kebijak yang telah dikeluarkan atau diputuskan oleh kepala madrasah. Sesuai dengan hal tersebut maka penulis dapat memberikan analisis bahwa untuk mencapai suatu tujuan, tentu kepala madrasaha sebagai top leader mampu mempunyai peran yang utama, serta sebagai kepala sekolah harus memliki perencanaan yang matang dan bertindak sebagai motivator untuk mengarahkan guru-guru dalam melaksanakan kewajiban masing-masing. KESIMPULAN Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa Madrasah Aliyah Nurul Islam Airbakoman telah menerapkan manajemen strategik pendidikan dalam meningkatkan profesionalitas guru, untuk itu dapat ditarik kesimpulan bahwa: Peningkatan profesionalitas guru meliputi empat kompetensi yang wajib dimilki oleh tenaga pendidik yaitu, kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional. Penerapan manajemen strategik pendidikan dalam meningkatkan profesionalitas Oleh karena itu kemampuan Kepala Madrasah dalam meningkatkan profesionalitas guru di Madrasah Aliyah Nurul Islam Airbakoman adalah membimbing para guru apabila mengalami kesulitan dalam proses belajar mengajar, mengadakan serta mengikut sertakan para guru dalam pelatihanpelatihan seperti MGMP, diikutkan dalam berbagai seminar serta pelatihanpelatihan lain yang dapat meningkatkan profesionalitas guru di Madrasah Aliyah Nurul Islam Airbakoman sehingga menjadi guru yang berkualitas dalam meningkatkan mutu dan mencapai tujuan pendidikan. REFERENSI