Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 DOI http://dx. org/10. 36722/psn. [SN . Pendampingan Kelompok Informasi Masyarakat Desa Lembupurwo Dalam Optimalisasi Informasi Potensi Desa Melalui Media Digital Anugerah Bagus Wijaya1*. Desty Rakhmawati1. Prita Suci Nurcandrani2. Zanuar Rifai3 Aulia Hamdi1. Ferlin Christiana2. Ratna Suminar2 Informatika. Ilmu Komputer. Universitas Amikom Purwokerto. Ilmu Komunikasi. Bisnis dan Ilmu Sosial. Universitas Amikom Purwokerto. Sistem Informasi. Ilmu Komputer. Universitas Amikom Purwokerto. Jl. Letjend Pol. Soemarto No. Watumas. Purwanegara. Kec. Purwokerto Utara, 5312 Email Penulis Korespodensi: anugerah@amikompurwokerto. Abstrak Posisi georafis Desa Lembupurwo berada di pesisir pantai Desa Lembupurwo memiliki potensi ekowisata yang cukup menjajikan, desa Lembupurwo memiliki pariwisata berupa Pantai Laguna Lembupurwo selain itu Desa Lembupurwo memiliki potensi yang baik dari segi Perikanan dan Pertaniannya. Akan tetapi, terkait informasi potensi tersebut belum termuat seutuhnya pada website desa Lembupurwo dikarenakan pengumpulan informasi masih terkendala, sehingga informasi berkaitan dengan kegiatan pertanian dan wisata masih sangat terbatas pada Website desa Lembupurwo. Dari permasalahaan yang ada, kelemahan dan tantangan tersebut salah satunya adalah kapasitas sumberdaya manusia. Salah satu langkah solutif yang dapat dilakukan, yakni dengan pembentukan Kelompok Infomasi Masyarakat (KIM). Tujuan pengabdian ini secara umum adalah membentuk Kelompok Informasi Masyarakat guna meningkatkan pembangunan desa dan peningkatan pengelolaan website informasi desa sebagai media informasi digital desa Lembupurwo, dengan tujuan utama kegiatan adalah peningkatan kapasitas sumberdaya manusia dalam rangka mendukung pengoptimalan website informasi desa juga sumberdaya manusia dalam pembuatan informasi berita desa Lembupurwo. Untuk kegiatan pengabdian pendekatan pendampingan yang akan dilakukan melalui tahapan Inception. Elaboration. Construction, dan Transition. Berdasarkan dari hasil dan pembahasan ketersedian Informasi desa dan potensi desa dapat diakses melalui web sehingga tidak hanya masyarakat lokal saja yang mengakses namun hingga masyarakat nasional. Kata kunci: Informasi Desa. KIM. Media Digital Desa Lembupurwo memiliki potensi yang baik dari segi Perikanan dan Pertaniannya. Pada sisi lainnya kondisi eksisting menunjukkan sebagian masyarakat belum memiliki kemampuan memadai untuk menelaah muatan informasi, baik karena faktor sosial . , ekonomis maupun kultural selain adanya keterbatasan akses dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan informasi. Peran pemerintah desa di bidang informasi dan komunikasi dalam era Reformasi. Otonomi dan Desentralisasi semakin terbatas, sehingga menimbulkan kegamangan dalam diseminasi PENDAHULUAN Desa Lembupurwo salah satu desa di wilayah kecamatan Mirit, kabupaten Kebumen, provinsi Jawa Tengah. Desa Lembupurwo berjarak 2,10 KM Ibukota Kecamatan Mirit, 32,30 KM dari pusat Ibukota Kabupaten Kebumen dan 150 KM dari Pusat Ibu kota provinsi Jawa Tengah. Karena posisi georafis Desa Lembupurwo berada di pesisir pantai Desa Lembupurwo memiliki potensi ekowisata yang cukup menjajikan, desa Lembupurwo memiliki pariwisata Patai Laguna Lembupurwo selain itu Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 informasi, sementara masyarakat masih membutuhkannya, terutama didaerah terpencil, perbatasan dan kawasan perdesaan. Untuk mengatasi hambatan informasi di masyarakat pemerintah telah mendapat dukungan oleh pemerintah terkait dengan pengembangan dan pemberdayaan komunikasi (Yalia, 2. Desa Lembupurwo telah memiliki website desa yang URL https://lembupurwo. id/ yang telah disediakan oleh Kominfo guna mendukung dalam pendistribusian informasi desa. Website desa sendiri memiliki fungsi sebagai media promosi masyarakat(Ridha, berdasarkan hasil wawancara dengan Marwan selaku sekertaris desa (SEKDES) Desa Lembupurwo sumberdaya manusia untuk mengelola website memaksimalkan informasi desa karena terkendala dalam pengumpulan informasi desa. Sejauh ini informasi yang termuat didalam website masih sebatas lingkup kegiatan yang dilakukan Pemerintah Desa, sehingga akses informasi berkaitan dengan kegiatan pertanian modern dan Pariwisata masih terbatas. Mitra dan objek kajian dalam pengabdian ini, yakni Pemerintah Desa lembupurwo dan Kelompok Masyarakat yang ada di Desa lembupurwo Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen yang mempunyai potensi Sumber Daya Manusia (SDM), dan di desa Lembupurwo terdapat ada banyak potensi desa yang dapat Perikanan, pertanian, dan lainya yang mampu mendukung dan meningkatkan kekuatan desa dalam menjalankan otonomi desa Lembupurwo. informasi potensi tersebut belum termuat seutuhnya pada website desa Lembupurwo dikarenakan pengumpulan informasi masih terkendala, sehingga informasi berkaitan dengan kegiatan pertanian dan wisata masih sangat terbatas pada Website desa Lembupurwo. Berdasarkan hasil wawancara dengan Marwan selaku Sekretaris Desa Lembupurwo, beliau mengungkapkan bahwa ketersedian informasi terekait potensi desa masih sangat minim sekali, beliau juga mengungkapkan bahwa website desa hanya digunakan untuk mengupdate informasi kegiatan pemerintah desa seperti pembagian PKH. Musrembang, dan kegiatan pemerintah desa saja belum sampai memberikan informasi terkait potensi desa yang ada, padahal Desa Lembupurwo mempunyai potensi yang wisata pantai, pertanian semangka dan perkebunan kelengkeng dan jambu kristal. Bapak Marwan mengungkapkan bahwa beliau membutuhkan tim yang menguasai literasi digital dan mempunyai akses informasi. Dari permasalahan yang ada prioritas kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Kelompok Informasi Masyarakat merupakan kelompok yang secara mandiri dan kreatif melakukan pemberdayaan masyarakat terhadap akses informasi dan komunikasi (Muhammad Sholeh, 2. , dalam proses pemberdayaan masyarakat tersebut. KIM memiliki tugas-tugas sebagai berikut: . Mewujudkan masyarakat yang aktif, peka dan memahami informasi, . Memberdayakan masyarakat untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat, . Mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah, . Menghubungkan satu kelompok masyarakat dengan kelompok lain, . Memberdayakan mengumpulkan, mengelola dan menyebarkan Sehingga potensi Desa Lembupurwo seperti pertanian semangka, perkebunan jambu dan kelengkang dan wisata pantai laguna dapat terangkat dengan baik karena adanya media yang paling tepat untuk menunjang potensi yang Dari permasalahaan yang ada kelemahan dan tantangan tersebut salah satunya adalah kapasitas sumberdaya manusia. Salah satu langkah solutif yang dapat dilakukan, yakni dengan pembentukan Kelompok Infomasi Masyarakat (KIM). Dengan adanya Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 08/Per/M. Kominfo/6/2010 Tentang Pedoman Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial lembaga Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dibentuk oleh masyarakat, dari masyarakat dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif yang aktivitasnya melakukan kegiatan pengelolaan infomasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah. KIM adalah Organisasi sosial yang bersifat wirausaha, bergerak dalam bidang pengelolaan informasi dan komunikasi yang tumbuh dan berkembang dari, oleh dan untuk kepentingan masyarakat (Ridha, 2. Tujuan dari dibentuknya KIM antara lain memenuhi kebutuhan informasi masyarakat, meningkatkan kemakmuran, kesejahteraan dan Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 keadilan masyarakat dan meningkatkan kualitas SDM pembangunan (Yalia, 2. , tujuan pengabdian ini secara umum adalah membentuk KIM guna peningkatan pengelolaan website informasi desa sebagai media informasi digital desa Lembupurwo, dengan tujuan utama kegiatan adalah peningkatan kapasitas sumberdaya pengoptimalan website informasi desa dan pemberdayaansumberdaya manusia dalam pembuatan informasi berita desa Lembu Purwo. mengatasi ketersedian informasi desa dan potensinya melalui media digital agar pemerintah daerah dengan masyarakat(Aizzatun Nabilah, 2. ,tujuan membentuk KIM adalah pengelolaan website informasi desa sebagai media informasi digital desa Lembupurwo. Sehingga mampu mendukung optimalisasi website informasi desa dan sumberdaya manusia dalam pembuatan informasi berita desa Lembupurwo. METODE Berdasarkan prioritas masalah mitra, pendekatan dalam hal ini, fungsi pendamping adalah sebagai fasilitator, komunikator, maupun dinamisator ((Haryani, 2. Inception Observasi pada mitra dan mencari solusi dari masalah yang ditemukan pada mitra . Elaboration Melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) menentukan topic diskusi agar fokus pada titik masalah. Fokus yang akan di bahas adalah kebutuhan Sistem Informasi Desa melalui media digital. Dan FGD terkait fokus diskusi tata kelola BUMDES, dikarenakan KIM belum terbentuk di Desa Lembu Purwo maka KIM akan masuk dalam pengelolaan BUMDES . Contruction Informasi Web Pembuatan web didasari dari hasil FGD pertama yakni sesuai dengan kebutuhan sistem informasi di desa Lembupurwo. Transition Pelatihan Fotografi dilakukan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manuasia. Pelatihan dilakukan pada personil BUMDES yang bertugas sebagai dokumentasi foto sejumlah 5 orang. Elaboration Kegiatan dimulai dari tanggal 27 Agustus 2022 pendampingan yang dilakukan tim pelaksana kepada mitra desa yakni BUM Desa Lembupurwo. Kegiatan di awali melalui FGD pertama yang dengan fokus diskusi terkait kebutuhan Sistem Informasi. FGD dilakukan di salahsatu rumah makan desa Lembupurwo dengan melibatkan tim pelaksana pengabdian bersama Mitra Desa perangkat desa. Pengawas BUMDES dan tim BUMDES Lebupurwo. Dengan menghadirkan pakar atau tenaga ahli dalam bidang Sistem Informasi. Gambar 1. FGD Kesiapan Sistem Informasi Setelah kegiatan FGD ini tim dosen menyediakan wadah guna penyaluran media informasi desa dan potensinya melalui website yang nantinya akan di kelola oleh KIM (Kelompok Informasi Masyaraka. dan Mitra desa menyediakan SDM (Sumber Daya Manusi. untuk mengelola web dan SDM yang mengumpulkan informasi desa. FGD ke dua dilakukan di wisata pantai Laguna desa Lembupurwo dengan melibatkan tim pelaksana pengabdian bersama Mitra Desa BUMDES Lembupurwo dengan menghadirkan tenaga ahli pengelolaan BUMDES HASIL DAN PEMBAHASAN Inception Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara umum adalah untuk Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 Prosedur kerja Fotografi memberikan pembelajaran kepada mitra agar dapat mengambil gambar atau foto yang menarik, dan Kegiatan fotografi diberikan kepada anggota pengelola BUMDES yang bertugas dalam dokumentasi foto. Peningkatan kapasitas sumberdaya manusia dalam segi fotografi dapat dilihat melalui diagram Gambar 5. Gambar 2. FGD Tatakelola BUMDES Kegiatan FGD kedua ini berfokuskan pada diskusi terkait tata kelola BUMDES. Dari hasil kegiatan FGD kedua ini kelompok informasi masyarakat berada dibawah BUMDES. Serah terima website KIM BUMDES Lembupurwo dilaksanakan sekaligus pada FGD kedua web informsi dikelola oleh KIM BUMDES Lembupurwo. Fotografi Contruction Website KIM berisi informasi desa dalam bentuk Foto disertai Artikel terkait informasi Desa Lembupurwo dan potensi-potensi desa telah di pulish melalui Web KIM Lebupurwo yang dapat di akses melalui link berikut https://bumdeslembupurwo. Tidak Tahu SIMPULAN DAN SARAN Kegiatan pengabdian ini cukup berjalan dengan baik dan lancar, berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa . Telah tersedia Web Informasi BUM Desa yang berguna dalam mendistribusikan informasi Desa dan Potensi Desa, sehingga kebutuhan informasi masyarakan lebih mudah di akses. Media pendistribusian informasi yang masyarakat saat ini melalui media digital berupa Web yang mampu diakses kapanpun sehingga informasi dapat terserap baik pada masyarakat. Kapasitas sumberdaya manusia dalam segi fotografi telah meningkat. Dengan demikian ketersedian Informasi desa dan potensi desa dapat diakses melalui web sehingga tidak hanya masyarakat lokal saja yang mengakses namun hingga masyarakat nasional. Dilain sisi rendahnya kesadaran masyarakat terkait pengelolaan pariwisata masih kurang, maka dari itu hal tersebut menjadi hambatan dalam pengembangan desa wisata. Masih perlunya pendampingan dengan BUMDES terkait tatakelola badan usaha desa guna meningkatkan pariwisata desa. Renca tahapan berikutnya adalah . Pengabdian pengelolaan pariwisata. Pengabdian dapat dikembangkan pada branding potensi wisata Sangat Tahu Gambar 5. Grafik kapasitas Pemahaman Fotografi Gambar 3. WEB KIM Lembupurwo Transition Tahapan berikutnya Cukup Tahu Gambar 4. Pelatihan Fotografi Tim BUMDES Lembupurwo Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 Aizzatun Nabilah. Penerapan website desa dalam meningkatkan pelayanan masyarakat desa pulosari kecamatan bareng kabupaten jombang. journal of chemical information and modeling, 53. , 1689Ae Muhammad Sholeh. Pendampingan Kelompok Informasi Masyarakat Dengan Memanfaatkan Marketplace Sebagai Media Pemasaran. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 7. , 158Ae164. Ridha. Website Desa Sebagai Sarana Promosi Potensi Desa Lintas Utara Kab. Indragiri Hilir. Jurnal Sistemasi, 7. Yalia. Implementasi Kebijakan Pengembangan Dan Pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial (Studi Pada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Di Kabupaten Pangandaran Jawa Bara. Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik, 2941. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terimakasi kami berikan kepada Kepala Desa Lembupurwo bapak Cokro Aminoto. Sekertaris Desa Lembupurwo Bapak Marwan dan seluruh jajaranya yang telah memberikan kesempatan dan dukungan untuk melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Serta Direktur BUMDES Lembupurwo Bapak Bagus Wirawan beserta jajaranya yang telah ikut serta dan membantu dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian Dan Pengabdian (LPPM) Universitas AMIKOM Purwokerto dalam dukunganya dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat. Kami ucapkan juga terimakasih kepada KEMENDIKBUDRISTEK melalui program PKMS tahun pelaksanaan 2022 dalam pendanaan program pengabdian ini. DAFTAR PUSTAKA