Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 4 No. 2, p. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Pada Siswa-Siswi Di SMAS Istiqlal Delitua Sri Wida Harahap1. Kesya N. Lumbantobing2. Berkat Panjaitan3 1,2,3 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Binalita Sudama. Medan. Sumatera Utara. Indonesia *penulis korespondensi : sriwidaharahap@gmail. Abstrak. Tulisan ilmiah sebagai sarana komunikasi melalui lambang- lambang grafis antara pembaca dan penulis. Sejumlah pengalamannya bukan dinikmati sendiri akan tetapi milik bersama agar bermanfaat sepanjang hayat. Hal ini pemerolehan ilmu tidak menjadi barang mati terkubur oleh waktu. Tulisan ilmiah adalah karangan yang menyajikan permasalahan atau pengetahuan keilmuan danditulis menurut tata cara penulisan tertentu secara baik dan Tiap siswa butuh bekal latihan dalam penulisan. Kebiasaan berkesinambungan membangun pemahaman tulisan ilmiah menguasai materi bukan teori. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan meliputi 3 kegiatan, yaitu mengumpulkan siswa di suatu ruangan, kemudian tim memberikan pemaparan mengenai cara dan format penulisan karya ilmiah yang benar, serta tahap terakhir yaitu memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanaya mengenai penulisan karya ilmiah yang benar. Pelaksanaan pada pengabdian ini, melalui bebrapa tahap diantaranya: . Tahap pertama tim pelaksana kegiatan menentukan jadwal pelatihan dan menginformasikan kepada siswa yang mengikuti kegiatan. Tahap kedua, melakukan pelatihan dengan peserta kegiatan siswa. Tahap ketiga yaitu melakukan evaluasi dari hasil pelatihan yang dilakukan terhadap siswa. Tahap keempat yaitu menyusun laporan hasil yang dilakukan terhadap masyarakat civitas akademik terkhusus bagi siswa, kemudian menyerahkan ke LPPM STIKes Binalita Sudama. Jumlah siswa yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 50 orang, total yang hadir dalam pelaksanaan kegiatn pengabdian pada masyarakat ini adalah sebanyak 53 orang termasuk tim pengabdian pada Historis Artikel: Diterima : 22 Juli 2023 Direvisi : 03 Agustus 2023 Disetujui : 07 Agustus 2023 Abstract. Scientific writing as a means of communication through graphic symbols between readers and A number of experiences are not enjoyed alone but belong together so that they are useful throughout This is the acquisition of knowledge does not become inanimate objects buried by time. Scientific writing is essay that presents problems or scientific knowledge and is written according to certain writing procedures properly and correctly. Every student needs training in writing. Continuous habit builds understanding of scientific writing mastering material not theory. The community service method includes 3 activities, namely gathering students in a room, then the team gives an explanation of the correct method and format for writing scientific papers, and the final stage is giving students the opportunity to ask questions about writing scientific papers correctly. Implementation of this service, through several stages including: . The first stage the activity implementing team determines the training schedule and informs students who take part in the . The second stage, conducting training with student activity participants. The third stage is to evaluate the results of the training conducted on students. The fourth stage is compiling a report on the results carried out for the academic community, especially for students, then submitting it to LPPM STIKes Binalita Sudama. The number of students who took part in this activity was 50 people, a total of 53 people who attended this community service activity including the community service team. Kata Kunci: Karya Ilmiah. Pelatihan PENDAHULUAN Kemampuan menulis setiap siswa tidak dapat diperoleh secara alamiah atau diwarisi dari leluhurnya, namun setiap siswa perlu dilatih dan dipelajari secara sungguh-sungguh semenjak pendidikansekolah sebagai bekal pendidikan di perguruan tinggi. Sitaresmi . mengatakan bahwa menulis merupakan kegiatan yang sifatnya berkelanjutan sehingga pembelajarannya perlu dilakukan sejak awal di SD secara berkesinambungan sebagai bekal belajar menulis di tingkat selanjutnya. Ditambahkan lagi Cahyani dan Hodijah . bahwa keterampilan menulis paling rumit karena menulis bukanlah sekadar menyalin kata dan kalimat, melainkan juga mengembangkan dan mengungkapkan pikiran-pikiran dalam suatu tulisan yang teratur. Pernyataan tersebut dapat diidentifikasi beberapa masalah berkaitan dengan menulis ilmiah bagi siswa semester 1 tahun akademik 2019/2020. Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 4 No. 2, p. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. Adapun masalah tersebut adalah sebagai berikut rumit karena menulis bukanlah sekadar menyalin kata dan kalimat, melainkan juga mengembangkan dan mengungkapkan pikiran dalam suatu tulisan yang teratur. Kemampuan gagasan secara sistematis merupakan suatu karangan memiliki kesesuaian penggunaan kata-kata dalam kalimat, kesatuan kalimat dalam paragraf dan hubungan antar paragraf membicarakan satu pokok pemikiran saja. Tarigan . 8:22-. mengatakan belajar menulis adalah belajar berpikir mendalam dengan penemuan/pengalaman, penyusunan urutan pengalaman, dan ketepatan pemilihan kata. Kemampuan gagasan secara sistematis merupakan suatu karangan memiliki kesesuaian penggunaan kata-kata dalam kalimat, kesatuan kalimat dalam paragraf dan hubungan antar paragraf membicarakan satu pokok pemikiran saja. Tarigan . 8:22-. mengatakan belajar menulis adalah belajar berpikir mendalam dengan penemuan/pengalaman, penyusunan urutan pengalaman, dan ketepatan pemilihan kata. Oleh karena itu, kegiatan menulis menuntut keterlibatan penulis berpikir mendalam menemukan masalah yang disampaikan berupa gagasan kepada pembaca dengan penataan dan penyusunan tulisan atau karangan yang padu agar pemikiran pembaca sama tepatnya dengan penulis. Oleh karena itu, kegiatan menulis menuntut keterlibatan penulis berpikir mendalam menemukan. Keterampilan menulis merupakan suatu proses menuangkan gagasan, pikiran, pengalaman ke dalam lambang-lambang tulisan. Keterampilan bahasa ini bersifat aktif produktif melalui kegiatan encoding untuk menghasilkan bahasa kepada pembaca secara tertulis. Tarigan . mengatakan bahwa menulis merupakan suatu kegiatan yang produktif dan ekspresif. Kegiatan bahasa yang produktif adalah kegiatan menyampaikan gagasan, pikiran atau perasaan oleh pihak penutur melalui sarana tulisan bersifat aktif produktif memindahkan gagasan ke dalam lambang tulisan lebih sulit dikuasai bahkan oleh penutur bahasa sekalipun. SOLUSI PERMASALAHAN MITRA Minat siswa untuk menulis karya ilmiah terutama bidang ilmu sosial relatif masih rendah dibandingkan bidang ilmu alam dan teknologi sehingga lomba-lomba karya ilmiah yang diadakan kurang banyak diminati oleh siswa. Kompetisi yang diselengarakan oleh berbagai instansi tersebut seringkali kurang peminatnya. Hal ini menunjukan disamping minat untuk menulis karya ilmiah yang rendah, barangkali juga disebabkan oleh kemampuan menulis karya ilmiah di kalangan siswa juga kurang. Kemampuan menulis karya ilmiah tidak dapat diperoleh hanya melalui pelajaran reguler di sekolah. Siswa perlu dilatih dan diberi kesempatan untuk mengembangkan kemampuanya dengan mengikuti berbagai pelatihan atau lomba karya ilmiah. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Marselina . menyarankan agar siswa hendaknya terus menerus melatih keterampilan menulis agar keterampilan yang telah diperoleh tidak dilupakan begitu saja. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan dari dilaksanakannya pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi di SMAS Istiqlal Deli Tua tentang menuliskan sebuah karya ilmiah yang baik dan METODE Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan meliputi 3 kegiatan, yaitu mengumpulkan siswa di suatu ruangan, kemudian tim memberikan pemaparan mengenai cara dan format penulisan karya ilmiah yang benar, serta tahap terakhir yaitu memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanaya mengenai penulisan karya ilmiah yang benar. Pelaksanaan pada pengabdian ini, melalui bebrapa tahap diantaranya: . Tahap pertama Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 4 No. 2, p. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. tim pelaksana kegiatan menentukan jadwal pelatihan dan menginformasikan kepada siswa yang mengikuti . Tahap kedua, melakukan pelatihan dengan peserta kegiatan siswa. Tahap ketiga yaitu melakukan evaluasi dari hasil pelatihan yang dilakukan terhadap siswa. Tahap keempat yaitu menyusun laporan hasil yang dilakukan terhadap masyarakat civitas akademik terkhusus bagi siswa, kemudian menyerahkan ke LPPM STIKes Binalita Sudama. HASIL DAN PEMBAHASAN Tahap Persiapan Kegiatan pengabdian masyarakat telah tim lakukan sesuai dengan yang diuraikan di dalam usulan pengabdian masyarakat. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada siswa STIKes Binalita Sudama Medan mengenai format penulisan karya ilmiah yang benar. Sebelum kegiatan ini dapat dilaksanakan, tim sebelumnya mengusulkan surat permohonan izin dari LPPM STIKes Binalita Sudama Medan ke pimpinan Ketua STIKes Binalita Sudama Medan. Setelah mendapatkan izin. tim mulai melakukan tindakan lanjutan. Pada pelaksanaan awal kegiatan, pengidentifikasian subjek untuk dilaksanakan kegiatan yaitu program studi dan jumlah responden, serta waktu yang disepakati. Sesuai dengan kontrak waktu yang disepakati, maka dilakukanlah kegiatan pengabdian masyarakat ini direncanakan dilaksanakan pada hari jumat, dikarenakan tim dan siswa mempunyai keluangan waktu yang luas. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada hari jumat 6 maret yaitu mulai jam 08. 00 Ae 00 WIB. Sesuai dengan metode kegiatan yang telah diuraikan pada tahap persiapan, pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan mempertimbangkan jadwal sholat Jumat. Pada tahap awal pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat tim mempersiapkan semua peralatan yang digunakan untuk proses pemaparan materi, seperti labtop, spidol, spiker, micropon, infocus. Kegiatan awal yaitu pembukaan dengan menampilkan contoh-contoh karya ilmiah dan keuntungan dalam menulis karya ilmiah. Setelah itu, mulailah dilaksanakan kegiatan ke dua yaitu pemaparan materi mengenai format penulisan karya ilmiah yang Kegiatan ketiga yaitu memberikan kesimpulan dan memberikan waktu kepada para siswa untuk bertanya seputar penulisan karya ilmiah yang benar. Evaluasi Kegiatan Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat secara umum mempunyai hasil yang memuaskan karena partisipan mengikuti jalannya acara dengan tertib dan rasa ingin tahu. Semua target kegiatan yang sesuai dengan tujuan pengabdian pada masyarakat dapat terlaksana dengan baik dan lancar. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian telah terlaksana dengan baik dan berjalan dengan lancar. Peserta antusias untuk mengikuti kegiatan yang ditunjukan dengan keinginan yang tinggi untuk bertanya dan berdiskusi mengenai cara-cara penulisan artikel ilmiah. Sekolah disarankan untuk mengadakan pelatihan penulisan artikel ilmiah secara reguler agar siswa mampu menulis artikel ilmiah dengan baik atau memasukan materi penulisan artikel ilmiah dalam mata pelajaran yang Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 4 No. 2, p. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. Memfasilitasi siswa untuk mengikuti lomba-lomba artikel ilmiah yang banyak diselenggarakan oleh perguruan tinggi atau institusi lain untuk melatih kemampuan menulis artikel ilmiah. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih terutama disampaikan kepada kepala Sekolah SMAS Istiqlal Delitua yang telah memfasilitasi kegiatan pengabdian ini. Kontak person yang telah menjembatani komunikasi antara sekolah dengan Jurusan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Binalita Sudama yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. DAFTAR PUSTAKA