Tandhuk Majeng (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. E-ISSN x-x Vol. 1 No. 1 (Juli 2. 16-25 Workshop Pengembangan Media Ajar Berbahan Daur Ulang Sampah Pada Guru SDN Campor Barat 1 Ambunten Tita Tanjung Sari . Ach. Puniman . Anang Hadi Cahyono . Inda Rahayu . 1,2,3,4 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. FKIP. Universitas Wiraraja. Madura. Indonesia Email: titatanjungfkip@wiraraja. id (Corresponding autho. Abstrak Tujuan workshop ini mengedukasi guru betapa pentingnya media pembelajaran dalam proses pembelajaran dengan cara memberikan contoh dan cara membuat media pembelajaran dengan budget yang murah, bahan yang mudah di dapat, pemanfaatan bahan daur ulang dan sampah. Sasarannya adalah guru di SDN Campor Barat 1 Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep sebanyak 8 guru. Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini, diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan mitra terkait dengan keterlibatan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar di sekolah yang sangat rendah, sekaligus memberikan contoh nyata pemanfaatan limbah sampah di sekitar Sekolah. Kegiatan workshop ini dilaksankan selama dua hari secara luring. Langkah workshop dimulai dengan pemberian materi dan contoh media, trik membedah cara mengetahui karakteristik materi, praktik pembuatan media pembelajaran. Diharapkan dengan adanya workshop ini, akan menambah inspirasi guru untuk lebih kreatif menyampaikan materi dengan media pembelajaran yang sesuai dengan materi ajar siswa dengan pemanfaatan bahan daur ulang dan sampah sehingga guru termotivasi untuk membuat media pembelajaran sendiri dengan menyesuaikan materi yang akan diajarkan kepada siswa Kata Kunci: Bahan Daur Ulang. Media pembelajaran. Sampah PENDAHULUAN Pendidikan mengembangkan potensi individu secara optimal (Yuniarsih, 2. Pendidikan dan krusial dalam kemajuan suatu peradaban, media pembelajaran di sekolah memiliki karena pendidikan adalah proses utama hubungan yang sangat erat dan saling dalam menjamin kelangsungan hidup suatu mendukung dalam menciptakan lingkungan (Sukmawati Pendidikan belajar yang efektif. Media pembelajaran, seperti buku teks, video, dan alat peraga, menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, yang pada gilirannya akan menyampaikan informasi dan konsep- meningkatkan daya saing bangsa di kancah konsep yang kompleks dengan cara yang global (Yuliana, 2. , yang bermuara pada lebih menarik dan mudah dipahami oleh 16 Tandhuk Majeng (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. Vol. 1 No. 1 (Juli 2. , 16-25 Dengan memanfaatkan berbagai Estiningsih dalam Nasaruddin . jenis media, guru dapat menyesuaikan menyatakan bahwa alat peraga adalah metode pengajaran mereka sesuai dengan benda asli dan benda yang meniru benda gaya belajar siswa yang berbeda, sehingga sebenarnya yang digunakan dalam proses meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar mengajar dan merupakan dasar bagi tumbuhnya konsep berpikir abstrak siswa. Media ajar menjadi bagian krusial Membuat media pembelajaran memang yang tidak dapat di terpisahkan dalam membutuhkan kreatifitas dan dana lebih. pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar. Hal Namun melalui workshop ini, tim PKm ini sangat penting untuk mencapai tujuan Universitas Wiraraja ingin memberikan Media ajar seharusnya di inspirasi pada guru bahwa membuat media pembelajaran itu tidak harus mengeluarkan karakteristik materi yang akan di sampaikan dana yang besar, guru dapat memanfaatkan oleh guru. Namun pada kenyataannya, bahan-bahan daur ulang dan sampah sekitar media pembelajaran sering terlewatkan untuk di jadikan media, namun hal ini tentu oleh guru. Hal tersebut dibuktikan pada saja membutuhkan sentuhan kreatifitas dari guru di SDN Campor Barat 1 Kec. Media pembelajaran sangat berarti Ambunten Kabupaten Sumenep. SDN pada proses pembelajaran siswa. Melalui Campor Barat 1 Kec. Ambunten Kabupaten media pembelajaran yang menarik, akan Sumenep, lebih sering mengajar tex book, dapat menarik perhatian siswa dan berujung dan tanpa di bantu oleh alat peraga sebagai pada peningkatan motivasi belajar siswa. media pembelajarannya. Permasalahan yang dialami mitra sangat mungkin dapat terjadi pada sekolah pembelajaran yang diimplementasi pada proses belajar mengajar di kelas padahal pendidikan di sekolah dasar merupakan faktor yang sangat penting (Kosilah & Septian, 2. Pemanfaatan media ajar yang berasal dari bahan daur ulang dan sampah dapat menjadi salah satu solusi Gambar 1. Proses Belajar Mengajar di SDN Campor Barat I Kec. Ambunten. yang efektif (Syamsurijal, 2. Indonesia, permasalahan sampah menjadi isu lingkungan yang sangat mendesak untuk 17 Tandhuk Majeng (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. Vol. 1 No. 1 (Juli 2. , 16-25 Data dari Kementerian Lingkungan atau kerapian dapat membentuk budaya Hidup dan Kehutanan menunjukkan bahwa sekolah (Darmayanti & Wibowo, 2. Indonesia menghasilkan sekitar 68 juta ton Produk media pembelajaran yang sampah setiap tahunnya, namun hanya 7% ingin di diciptakan pada PKm kali ini yang berhasil didaur ulang, sehingga memiliki spesifikasi sebagai berikut : mengedukasi guru mengenai pengelolaan Pengembangan alat peraga atau media sampah menjadi media ajar dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan daur ulang kualitas pembelajaran dan mengurangi volume limbah (DS et al. , 2. Ambunten, berbentuk alat peraga diharapkan guru SDN Campor Barat 1, yang terletak di Kecamatan Media dapat melihat secara langsung. Kabupaten Media Sumenep, menghadapi tantangan umum dikembangkan terbuat dari barang dalam pengembangan media ajar yang bekas yang dapat di daur ulang dengan tampilan menarik. (Nurbudiyani, 2. Melalui workshop ini. Alat peraga ini dapat digunakan dalam kami juga berharap siswa mendapatkan jangka waktu yang cukup panjang. Media pembelajaran yang akan di kembangkan dan implemnatasikan akan di Selain itu, pemanfaatan bahan susun secara matang dengan tujuan agar daur ulang sebagai media ajar juga dapat tidak meninggalkan tujuan pembelajaran. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan media pembelajaran antara lain tingkat perkembangan kognitif kebutuhan pendidikan lainnya. Kegiatan ini siswa, ciri khas dan kebutuhan media pada diharapkan dapat menciptakan lingkungan setiap materinya, dan guru. belajar yang lebih bersih dan ramah Ahmad . berpendapat peran alat lingkungan, meningkatkan kesadaran siswa peraga adalah segala sesuatu yang bisa digunakan untuk menyampaikan pesan atau mengembangkan kreativitas dan inovasi informasi dalam proses belajar mengajar guru dalam menciptakan media ajar yang hingga bisa menstimulus perhatian dan minat siswa untuk semangat belajar isu-isu Guru Unang & menunjukkan sikap yang layak menjadi Bahan ajar yang akan di kembangkan teladan dalam hal kesopanan, keramahan, dan implementasikan akan di susun secara 18 Tandhuk Majeng (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. Vol. 1 No. 1 (Juli 2. , 16-25 Dasar. Selain itu pengabdian ini juga bertujuan untuk memberikan contoh dan Beberapa hal yang harus diperhatikan cara membuat media pembelajaran dengan dalam pembuatan media pembelajaran budget yang murah, bahan yang mudah di antara lain tingkat perkembangan kognitif dapat, pemanfaatan bahan daur ulang dan siswa, ciri khas dan kebutuhan media pada sampah di sekitar rumah dan sekolah. setiap materinya, dan guru. Guru adalah Sasaran pengabdian pada masyarakat kali ini adalah guru-guru di SDN Campor kehadiran guru bagi peserta didik ibarat Barat 1 sebuah lilin yang menjadi penerang tanpa Sumenep sebanyak 8 guru baik guru PNS, batas tanpa membedakan siapa yang P3K, atau guru bantu serta 1 Plt. diterangi nya demikian pula terhadap Pelaksanaan pengabdian pada peserta didik (Zulfiati, 2. Pembuatan masyarakat ini, dianggap tepat untuk dan pengembangan bahan ajar harus memperhatikan alur berikut ini: permasalahan mitra. di SDN Campor Barat Kompetensi Inti Kec. Ambunten Kabupaten Kec. Ambunten Kabupaten Sumenep terkait dengan keterlibatan media dalam proses belajar mengajar di sekolah terbilang Kompetensi Dasar cukup kecil. Sangat jarang guru di sana yang melakukan proses belajar mengajar Indikator menggunakan media pembelajaran untuk Materi Pembelajaran mempermudah proses transfer ilmu pada Kegiatan Kegiatan dilaksankan selama dua hari. Diharapkan Gambar 2. Alur Pembuatan Bahan Ajar dengan adanya pengabdian masyarakat Pengabdian Masyarakat dengan judul inspirasi guru di SDN Campor Barat 1 sampah pada guru SDN Campor Barat 1 Kabupaten daur ulang dan sampah ini, akan menambah media belajar berbahan daur ulang dan Ambunten pembuatan media pembelajaran berbahan workshop pengembangan dan pembuatan Kec. Ambunten Sumenep bertujuan untuk mengedukasi guru betapa pembelajaran yang sesuai dengan materi pentingnya media ajar bagi proses belajar ajar siswa namun dengan pemanfaatan mengajar terutama pada tingkat Sekolah bahan daur ulang dan sampah di sekitar 19 Tandhuk Majeng (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. Vol. 1 No. 1 (Juli 2. , 16-25 METODE PELAKSANAAN Terdapat HASIL DAN PEMBAHASAN Workshop mitra yang kami analisis dari mitra kami. pembuatan media ajar berbahan daur ulang Masalah utama yang dihadapai mitra kami dan sampah dilaksanakan secara luring adalah terbatasnya media pembelajaran selama dua hari pada hari Jumat dan Sabtu yang diimplementasi pada proses belajar tanggal 16 dan 17 Desember 2022 karena mengajar di kelas. Guru kurang termotivasi menyesuaikan dengan jadwal yang ada di Pembuatan media pembelajaran di anggap Pelaksanaan pada hari pertama Guru dimulai pukul 07. 00 Ae 10. 00 WIB dengan agenda kegiatan yaitu pemberian materi menciptakan media pembelajaran yang media pembelajaran dan beberapa contoh murah dan berbahan daur ulang dan sampah media pembelajaran karya mahasiswa di sekitar. PGSD Universitas Wiraraja dan trik PKm Universitas Wiraraja Solusi yang ditawarkan Workshop membedah bagaimana cara mengetahui pengembangan dan pembuatan media ajar karakteristik materi untuk membuat media. berbahan daur ulang dan sampah. Langkah pengabdian kali ini dimulai dengan . Pemberian materi media pembelajaran dan beberapa contoh media pembelajaran karya mahasiswa PGSD Universitas Wiraraja, . Trik mengetahui karakteristik materi untuk Gambar 3. Pelaksanaan Workshop Hari Pertama (Pemberian Materi dan Contoh Media Pembelajara. membuat media, . Praktik pembuatan media pembelajaran dan bagaimana cara mengetahui karakteristik materi untuk Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan secara luring selama dua hari. Tim PKm berkunjung ke sekolah SDN Campor Barat 1 Kec. Ambunten mendampingi praktik pembuatan media 20 Tandhuk Majeng (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. Vol. 1 No. 1 (Juli 2. , 16-25 menyesuaikan materi yang akan diajarkan kepada siswa siswinya di SDN Campor Barat I kec. Ambuten Kabupaten Sumenep. Dengan adanya workshop ini, pihak sekolah sangat berterimakasih sekali kepada tim PKm dari Universitas Wiraraja karena Gambar 4. Pelaksanaan Workshop Hari Pertama (Trik Membedah Bagaimana Cara Mengetahui Karakteristik Materi Untuk Membuat Medi. Sedangkan sudah bisa memberikan solusi terkait salah satu permasalaha yang ada di SDN Campor Barat I Kec. Ambuten Kabupaten Sumenep yaitu keterlibatan media pembelajaran pelaksanaan workshop dimulai pukul 07. Ae 10. 30 WIB dengan agenda praktik terbilang cukup kecil untuk diterapkan. Workshop pengembangan dan pembuatan bagaimana cara mengetahui karakteristik media ajar berbahan daur ulang dan sampah materi untuk membuat media. ini nantinya juga akan diunggah pada tautan proses belajar mengajar yang youtube Hima Eeco PGSD Universitas Wiraraja, mengingatkan kembali kepada peserta workshop atau guru-guru yang ada di SDN Campor Barat I Kec. Ambuten Kabupaten Sumenep ketika mereka ingin membuat media pembelajaran berbahan daur ulang dan sampah Gambar 5. Pelaksanaan Workshop Hari Kedua (Praktik Pembuatan Media Pembelajara. Workshop Workshop pengembangan media ajar dilaksanakan di SDN Campor Barat 1, pembuatan media ajar berbahan daur ulang Kecamatan dan sampah ini bisa mematahkan anggapan Sumenep, merupakan sebuah inisiatif yang menjanjikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran memakan biaya yang sangat pembelajaran melalui pendekatan yang besar dan rumit dalam pembuatannya kreatif dan ramah lingkungan. Kegiatan ini sehingga guru termotivasi untuk membaut secara khusus dirancang untuk memberikan 21 Ambunten. Kabupaten Tandhuk Majeng (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. Vol. 1 No. 1 (Juli 2. , 16-25 inovatif dalam proses belajar mengajar, komprehensif bagi para guru. Diharapkan, dengan menekankan pada pemanfaatan kegiatan ini dapat memicu inspirasi guru bahan-bahan daur ulang dan sampah yang untuk lebih kreatif dalam menyampaikan mudah ditemukan di lingkungan sekitar materi pelajaran, dengan memanfaatkan (Marodiyah media pembelajaran yang sesuai dengan Melalui pemberian contoh konkret dan panduan bahan-bahan daur ulang dan sampah yang pembelajaran yang ekonomis, workshop ini tersedia di lingkungan sekitar. Dengan bertujuan untuk memberdayakan guru agar demikian, guru diharapkan termotivasi mampu menciptakan materi ajar yang untuk membuat media pembelajaran sendiri menarik dan relevan bagi siswa (Yamin, yang relevan dengan materi ajar yang akan Sasarannya adalah 8 guru di SDN disampaikan kepada siswa, sehingga proses Campor Barat 1, yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam penerapan metode pembelajaran yang lebih interaktif keaktifan peserta didik dalam proses dan berkelanjutan (DS et al. , 2. pembelajaran tidak dapat diabaikan, karena Pelaksanaan hal ini akan memicu interaksi yang lebih intens antara pendidik dan peserta didik, menciptakan suasana kelas yang dinamis minimnya penggunaan media pembelajaran dan kondusif (Mudlofir, 2. Hal ini dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. selaras dengan pandangan bahwa guru Pelaksanaan workshop selama dua Pentingnya hari secara luring memungkinkan interaksi mengembangkan pengalaman belajar yang langsung antara pemateri dan peserta, relevan, serta melakukan penilaian yang komprehensif, baik secara manual maupun Langkah-langkah workshop memanfaatkan berbagai alat dan sumber belajar yang relevan untuk mendorong penyampaian materi teoritis dan contoh- siswa agar memiliki keterampilan berpikir contoh media pembelajaran yang inovatif, tingkat tinggi dan kreatif (Angga et al. dilanjutkan dengan trik-trik praktis untuk memahami karakteristik materi ajar, serta Pemanfaatan memiliki peran krusial dalam mendukung pembelajaran, memberikan bekal yang keberhasilan belajar mengajar di era Tandhuk Majeng (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. Vol. 1 No. 1 (Juli 2. , 16-25 modern ini (Sartika & Sunarti, 2. Sehingga Media pembelajaran yang kongkret sangat membuat siswa-siswi yang ada di SDN penting untuk mengatasi permasalahan Campor Barat 1 Kec. Ambunten Kabupaten kurangnya motivasi belajar siswa (Utami et Sumenep termotivasi untuk lebih giat , 2. Dengan media, guru dapat belajar lagi yang akan berdampak pada menyampaikan materi pelajaran dengan peningkatan prestasi belajar mereka. Materi lebih menarik dan mudah dipahami, workshop juga di unggah pada akun sehingga siswa menjadi lebih termotivasi youtube Hima Eeco PGSD Universitas untuk belajar (Ihsanuddin, 2. Media Wiraraja, sehingga memudahkan para guru pembelajaran yang baik harus mampu membangkitkan minat dan perhatian siswa, mengulang kembali materi yang disajikan. memotivasi mereka untuk belajar, serta Pihak sekolah sangat berharap sekali merangsang aktivitas belajar yang lebih kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan efektif (Rohani, 2. pembuatan media pembelajaran mungkin KESIMPULAN ada program-program lain dari tim PkM Kegiatan workshop pengembangan Universitas dan pembuatan media ajar berbahan daur Wiraraja disampaikan, maka pihak sekolah. ulang dan sampah ini sasarannya adalah guru-guru di SDN Campor Barat 1 Kec. UCAPAN TERIMA KASIH