Sci-Tech Journal Volume 3 Nomor 2 . 204 - 211 E-ISSN 2830-6759 DOI: 10. 56709/stj. Adaptive Reuse Bangunan Rumah Sakit Dharma Muhammad Zemmy Alikri Jurusan Arsitektur. Universitas Islam Indonesia 20512200@students. ABSTRACT This research focuses on adapting . daptive reus. the Dharma Hospital building into a itness center and cafe using quantitative methods. The aim of this research is to evaluate and understand how existing hospital buildings can be transformed and reused in attractive and proitable ways. Quantitative methods are used to collect and analyze data about the physical condition of buildings, space requirements, and user preferences. The research results show that with a creative approach, hospital buildings can be adapted to become modern and comfortable itness centers and cafes while maintaining their historical and architectural value. The conclusion of this research is that adaptive reuse is an innovative and potential strategy for reusing hospital buildings that are no longer in use. This can not only improve people's quality of life and health, but can also provide added economic and social value. Key words: adaptive reuse, hospital, itness, cafy. ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada adaptasi ulang . daptive reus. bangunan Rumah Sakit Dharma menjadi pusat itness dan cafe dengan menggunakan metode kuantitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan memahami bagaimana bangunan rumah sakit yang ada dapat diubah dan dimanfaatkan kembali dengan cara yang menarik dan menguntungkan. Metode kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data tentang kondisi isik bangunan, kebutuhan ruang, dan preferensi pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang kreatif, bangunan rumah sakit dapat diadaptasi untuk menjadi pusat itness dan cafe yang modern dan nyaman sambil mempertahankan nilai historis dan arsitekturalnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa adaptive reuse adalah strategi yang inovatif dan potensial untuk memanfaatkan kembali bangunan rumah sakit yang tidak lagi digunakan. Ini tidak hanya dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah ekonomi dan Kata kunci: adaptive reuse, rumah sakit, itness, cafy. PENDAHULUAN Rumah sakit Dharma sudah tidak beroperasi sejak tahun 2017 menjadikan kawasan tersebut tidak terurus dan tidak tertata dengan baik. Hal ini menyebabkan kesan angker bagi masyarakat sekitar. RS ini tidak beroperasi lagi karena sepi peminat, mengingat lokasi RS ini berdekatan dengan RS besar lainnya seperti RS Rajawali Citra dan RS Harjolukito. Bangunan rumah sakit belum tertata dan terintegrasi secara optimal dengan lahan parkir dan bangunan depan rumah sakit masih terbengkalai. Kurangnya lahan hijau di kawasan Rumah Sakit Dharma serta rumah sakit secara plotting tempat jaraknya terlalu mepet dengan hunian masyarakat sekitar. Berdasarkan survey lokasi. RS ini sudah terlihat mangkrak lama dengan ditandai berupa tumbuhnya rumput dan tanaman liar. Begitu pula dengan kondisi bangunannya yang sudah nampak lama tidak terawat. Tampak site dan 204 | Volume 3 Nomor 2 2024 Sci-Tech Journal Volume 3 Nomor 2 . 204 - 211 E-ISSN 2830-6759 DOI: 10. 56709/stj. bangunan ini menimbulkan kesan yang angker bagi masyarakat sekitar, karena apabila sudah malam bangunan ini minim pencahayaan. Adaptive reuse adalah sebuah konsep dalam arsitektur dan perencanaan kota yang mengacu pada praktik mengambil bangunan atau struktur yang sudah ada, yang mungkin telah digunakan untuk tujuan lain sebelumnya, dan mengubahnya menjadi penggunaan baru tanpa menghancurkan atau menggantikan bangunan tersebut. Praktik ini mencerminkan pendekatan berkelanjutan terhadap pembangunan dan penggunaan sumber daya alam dengan memanfaatkan kembali aset bangunan yang sudah ada. Adaptive reuse mendukung prinsip-prinsip keberlanjutan dengan menghindari pembongkaran bangunan lama yang dapat menghasilkan limbah konstruksi yang besar. Ini juga mengurangi kebutuhan untuk menghasilkan bahan bangunan baru, menghemat sumber daya alam. Dengan menghidupkan kembali bangunan yang sudah ada, adaptive reuse dapat membantu meningkatkan kualitas hidup di lingkungan perkotaan dengan mengurangi bangunan terbengkalai yang dapat menjadi tempat persembunyian atau sumber masalah Adaptive reuse adalah strategi yang penting dalam arsitektur modern karena mencerminkan nilai-nilai berkelanjutan, kreativitas dalam merancang, dan penghargaan terhadap warisan budaya. Hal ini juga dapat menjadi solusi yang hemat biaya dibandingkan dengan pembangunan baru dan dapat menghasilkan bangunan yang memiliki karakter dan cerita unik. Adaptive reuse memberikan leksibilitas dalam merancang ulang bangunan untuk berbagai penggunaan baru. Sebagai contoh, pabrik tua bisa diubah menjadi ruang perkantoran, apartemen, atau galeri seni. Ini mencerminkan perkembangan dinamis kota dan perubahan kebutuhan masyarakat. Di Indonesia, ada beberapa contoh bangunan yang menerapkan konsep adaptive reuse, mengubah bangunan lama menjadi tujuan baru dengan fungsi yang berbeda. Penelitian ini berfokus pada adaptasi ulang bangunan Rumah Sakit Dharma menjadi pusat itness dan cafe. Rumah Sakit Dharma adalah bangunan bersejarah yang memiliki nilai arsitektural dan historis yang signiikan. Namun, bangunan ini telah ditinggalkan dan memerlukan intervensi untuk memastikan kelangsungan hidupnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memahami bagaimana bangunan ini dapat diubah dan dimanfaatkan kembali dengan cara yang menarik dan menguntungkan. Adanya tempat gym atau pusat kebugaran dalam suatu daerah memiliki berbagai manfaat penting, baik bagi individu maupun komunitas secara keseluruhan. Tempat gym memberikan akses kepada orang-orang untuk melakukan latihan isik secara teratur. Latihan isik adalah kunci untuk menjaga kesehatan jantung, meningkatkan daya tahan isik, dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, dan penyakit kardiovaskular. Dengan Mendorong gaya hidup aktif dan sehat, tempat gym dapat berperan dalam pencegahan penyakitpenyakit terkait kehidupan tidak sehat, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan Tempat gym menyediakan peralatan dan fasilitas yang dibutuhkan untuk melatih kekuatan otot dan kondisi isik. Ini membantu individu untuk meningkatkan kebugaran, memperkuat tubuh, dan mencapai berat badan yang sehat. Tempat gym juga dapat memberikan kontribusi ekonomi yang signiikan ke suatu daerah dengan menciptakan lapangan kerja dan berkontribusi terhadap pendapatan lokal. 205 | Volume 3 Nomor 2 2024 Sci-Tech Journal Volume 3 Nomor 2 . 204 - 211 E-ISSN 2830-6759 DOI: 10. 56709/stj. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan untuk studi adaptive reuse Rumah Sakit Dharma menjadi pusat gym dan cafe dengan tujuan meningkatkan ekonomi melibatkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Berikut adalah langkah-langkah yang akan diambil: Studi Pendahuluan Melakukan studi literatur tentang adaptive reuse dan studi kasus serupa. Ini akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang konsep dan praktik adaptive reuse. Analisis Situasi Melakukan survei dan observasi lapangan untuk memahami kondisi bangunan dan lingkungan sekitarnya. Ini termasuk evaluasi struktur bangunan, fasilitas yang ada, dan potensi untuk adaptasi. Pengumpulan Data Mengumpulkan data melalui survei, wawancara, atau kuesioner untuk memahami kebutuhan dan preferensi pengguna potensial. Data ini akan membantu dalam merancang pusat gym dan cafe yang memenuhi kebutuhan pengguna. Analisis Data Menganalisis data yang dikumpulkan untuk mengidentiikasi pola dan tren. Metode statistik dapat digunakan untuk menganalisis data kuantitatif, sementara metode interpretatif dapat digunakan untuk menganalisis data kualitatif. Perancangan Konsep Mengembangkan konsep desain untuk adaptasi bangunan berdasarkan hasil analisis data. Konsep ini harus mempertimbangkan aspek fungsional, estetika, dan Evaluasi Ekonomi Melakukan analisis biaya-manfaat untuk mengevaluasi kelayakan ekonomi dari proyek adaptive reuse. Ini termasuk estimasi biaya renovasi, operasional, dan pemeliharaan, serta proyeksi pendapatan dari pusat gym dan cafe. Implementasi dan Monitoring Jika proyek dianggap layak, langkah selanjutnya adalah implementasi desain dan pemantauan kinerja bangunan yang telah diadaptasi. Evaluasi Pasca-Ocupansi Setelah bangunan dioperasikan, melakukan evaluasi pasca-okupansi untuk menilai apakah bangunan memenuhi kebutuhan pengguna dan tujuan proyek. 206 | Volume 3 Nomor 2 2024 Sci-Tech Journal Volume 3 Nomor 2 . 204 - 211 E-ISSN 2830-6759 DOI: 10. 56709/stj. Dengan pendekatan ini, penelitian dapat memberikan wawasan yang berharga tentang bagaimana adaptive reuse dapat digunakan sebagai strategi untuk meningkatkan ekonomi sambil melestarikan bangunan bersejarah. HASIL DAN PEMBAHASAN Ruang lingkup studi ini yaitu menyangkup Rumah Sakit Dharma yang berada di Jalan Gandu. Sendangtirto. Kec. Berbah. Kabupaten Sleman. Daerah Istimewa Yogyakarta. Gambar 1. Peta Area Rumah Sakit Dharma . umber: Penulis 2. Bangunan Eksisting Rumah sakit Dharma Gambar 2. Tampak Depan Eksisting . umber: Google 2. Rumah sakit ini sudah tidak beroperasi sejak tahun 2017 menjadikan kawasan tersebut tidak terurus dan tidak tertata dengan baik. Hal ini menyebabkan kesan angker bagi masyarakat sekitar. RS ini tidak beroperasi lagi karena sepi peminat, mengingat lokasi RS ini berdekatan dengan RS besar lainnya seperti RS Rajawali Citra dan RS Harjolukito. Gambar 3. Kondisi Bangunan Eksisting . umber: Google 2. 207 | Volume 3 Nomor 2 2024 Sci-Tech Journal Volume 3 Nomor 2 . 204 - 211 E-ISSN 2830-6759 DOI: 10. 56709/stj. Rumah Sakit ini sudah terlihat mangkrak lama dengan ditandai berupa tumbuhnya rumput dan tanaman liar. Begitu pula dengan kondisi bangunannya yang sudah nampak lama tidak terawat. Tampak site dan bangunan ini menimbulkan kesan yang angker bagi masyarakat sekitar, karena apabila sudah malam bangunan ini minim pencahayaan. Gambar 4. Kondisi Bangunan Rumah Sakit Dharma . umber: Google 2. Bangunan rumah sakit belum tertata dan terintegrasi secara optimal dengan lahan parkir dan bangunan depan rumah sakit masih terbengkalai. Kurangnya lahan hijau di kawasan Rumah Sakit Dharma serta rumah sakit secara plotting tempat jarak nya terlalu mepet dengan hunian masyarakat sekitar. Desain Area Sport Center (GYM) Gambar 5. Desain Adaptive Reuse R. Dharma menjadi GYM Center . umber: Penulis Adanya tempat gym atau pusat kebugaran dalam suatu daerah memiliki berbagai manfaat penting, baik bagi individu maupun komunitas secara keseluruhan. Tempat gym memberikan akses kepada orang-orang untuk melakukan latihan isik secara teratur. Dengan mendorong gaya hidup aktif dan sehat, tempat gym dapat berperan dalam pencegahan penyakit-penyakit terkait kehidupan tidak sehat, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan hipertensi. 208 | Volume 3 Nomor 2 2024 Sci-Tech Journal Volume 3 Nomor 2 . 204 - 211 E-ISSN 2830-6759 DOI: 10. 56709/stj. Gambar 6. Area Fitness . umber: Penulis 2. Tempat gym menyediakan peralatan dan fasilitas yang dibutuhkan untuk melatih kekuatan otot dan kondisi isik. Ini membantu individu untuk meningkatkan kebugaran, memperkuat tubuh, dan mencapai berat badan yang sehat. Tempat gym juga dapat memberikan kontribusi ekonomi yang signiikan ke suatu daerah dengan menciptakan lapangan kerja dan berkontribusi terhadap pendapatan lokal. Tabel 1. Kebutuhan Alat dan Perencanaan Biaya . umber: Penulis 2. 209 | Volume 3 Nomor 2 2024 Sci-Tech Journal Volume 3 Nomor 2 . 204 - 211 E-ISSN 2830-6759 DOI: 10. 56709/stj. Desain Area Cafe Gambar 7. Area Cafe . umber: Penulis 2. Tempat gym dan cafe/restoran yang berdekatan membuatnya mudah bagi orang untuk menggabungkan rutinitas kebugaran mereka dengan makanan sehat atau camilan setelah latihan. Ini mengurangi alasan untuk melewatkan makanan setelah berolahraga dan mendorong pola makan yang lebih seimbang. Setelah berolahraga, orang seringkali merasa lapar atau haus. Cafe atau restoran yang terletak di dekat tempat gym memberikan tempat bagi orang-orang untuk merasa nyaman dan memulihkan energi setelah latihan. Mereka dapat mengisi perut dengan makanan dan minuman yang tepat setelah aktivitas isik yang Kehadiran cafe atau restoran yang menawarkan makanan sehat dapat menjadi pengingat bagi anggota gym tentang pentingnya pola makan yang baik untuk kesehatan Hal ini dapat menjadi bagian dari budaya dan gaya hidup yang mendukung kesehatan dan kebugaran. Cafe atau restoran di tempat gym dapat menjadi tempat untuk berinteraksi dengan sesama anggota gym atau teman-teman setelah berlatih. Ini menciptakan kesempatan untuk berbicara tentang latihan, berbagi pengalaman, atau bahkan mengenal orang baru yang memiliki minat yang sama dalam kebugaran. Bagi pemilik tempat gym, cafe atau restoran dapat menjadi sumber pendapatan tambahan. Selain dari biaya keanggotaan, pendapatan dari bisnis makanan dan minuman dapat membantu mengelola biaya operasional tempat gym. KESIMPULAN Adaptive reuse bangunan Rumah Sakit Dharma menjadi pusat itness dan cafe adalah ide yang layak dan berpotensi. Dengan pendekatan yang tepat, proses ini dapat menghasilkan ruang baru yang menarik dan berguna, sambil mempertahankan nilai historis dan arsitektural bangunan. Selain itu, ini juga dapat memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi, serta berkontribusi pada revitalisasi perkotaan dan pelestarian warisan Dengan menghidupkan kembali bangunan ini, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. manfaat yang diberikan yaitu menciptakan peluang kerja baru dan memudahkan masyarakat sekitar untuk melakukan kegiatan berolahraga (GYM). dapat menciptakan perekonomian dan kesehatan masyarakat setempat yang baik. 210 | Volume 3 Nomor 2 2024 Sci-Tech Journal Volume 3 Nomor 2 . 204 - 211 E-ISSN 2830-6759 DOI: 10. 56709/stj. DAFTAR PUSTAKA