MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI KEGIATAN MENGGAMBAR DI RA DARUL HUDA MATARAM BARU Oleh: Ahmad Ardiansyah1 Ardiyansyah Ahmad1132@gmail STAI Darussalam Lampung Received: 20/07/2020 Revised: 09/09/2020 Aproved: 10/11/2020 Abstract The purpose of the study was to develop the artistic development ability of age 5-6 at RA Darul Huda Mataram Baru. East Lampung. This study used an action research method consisting of 2 cycles involving 15 children. The cycle in this research is in the form of planning, action, observation, and reflection. Previously, the researcher conducted a pre-action research to determine the early ability of children's artistic development in free drawing activities. To achieve children's development, especially art can be done with fun activities for children. Activities can be done by taking the child out of the room to see directly, what is seen by the child, it can make it easier for the child to remember something. Children are given motivation in remembering and provide opportunities for children to ask questions directly to make children enthusiastic in learning, so in this research, it is explained that the artistic development of group B students is greatly improved, with this the results can be seen from the final score of the research in cycle I and cycle II. The data obtained in the first cycle there are 8 children . 33%) can draw freely well, and 7 children . cannot draw freely well. In the second cycle, data obtained from 13 children . 67%) can draw freely and 2 children . 33%) cannot Keywords : Practice. Order. Moral Educatio,Moral Education Abtrak Tujuan penelitian menumbuhkan kemampuan perkembangan seni siswa usia 5-6 tahun pada RA Darul Huda Mataram Baru Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan yang terdiri dari 2 siklus dengan melibatkan 15 orang anak. Siklus pada penelitian ini berupa perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Sebelumnya, peneliti melakukan penelitian pratindakan untuk mengetahui kemampuan awal perkembangan seni anak pada aktivitas Untuk mencapai perkembangan anak, khususnya Dosen PIAUD STAI Darussalam Lampung AHMAD ARDIANSYAH / MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK seni bisa dilakukan dengan aktivitas yang mengasyikkan untuk anak. Kegiatan dapat dilakukan dengan mengajak anak keluar ruangan melihat secara langsung, apa yang dilihat secara nyata oleh anak maka dapat memudahkan anak untuk mengingat sesuatu. Anak diberikan motivasi dalam mengingat dan memberikan kesempatan pada anak untuk bertanya langsung membuat anak semangat dalam belajar, maka pada riset ini, dipaparkan bahwa perkembangan seni siswa Usia 5-6 Tahun sangat meningkat, dengan ini hasilnya dapat dilihat dari nlai akhir penelitian pada siklus I dan siklus II. Diperoleh data pada siklus I terdapat 8 orang anak . ,33% ) dapat menggambar bebas dengan baik, dan 7 orang anak . ,67%) belum bisamenggambar bebas dengan Pada siklus II diperoleh data 13 orang anak . ,67%) dapat menggambar bebas dengan baik dan 2 orang anak . ,33%) belum bisa menggambar dengan baik. Kata Kunci :Menggambar. Kemampuan Perkembangan Seni Anak. Anak Usia Dini Pendahuluan Dalam (Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor137, 2. tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menyebutkan bahwa Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak Usia Dini (STPPA) merupakan kriteria tentang keahlian yang dicapai anak padasegala aspek kemajuan serta progres, mencakup aspek nilai agama serta moral, fisik- motorik, kognitif, bahasa, sosial- emosional, dan seni. Berdasarkan pasal 10 ayat 7 menyebutkan bahwa pendidikan seni sebagaimana diartikan diatas meliputi keahlian dalam mengeksplorasi serta mengekspresikan diri, berimajinasi dengan gerakan, musik, drama, serta bermacam- macam bidang seni yang lain( seni lukis, seni rupa, kerajina. , dan sanggup mengapresiasi karya seni, gerakserta tari, dan drama. Pertumbuhan seni anak pada umurdini pada riset ini merupakan salah satu proses pencapaian anak dalam bidang seni dengan bersumber pada STPPA. Setiawan menyatakan bahwa pendidikan seni bahwa pendidikan seni berperan penting untuk merangsang perkembangan belahan otak bagian kanan anak. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, hal 20 AHMAD ARDIANSYAH / MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK Pelajaran seni terbukti dapat meningkatkan kepandaian berekspresi anak, pemahaman sisi-sisi kemanusiaan, kepekaan dan konsentrasi yang tinggi, serta kreativitas yang gemilang. 3 Dengan begitu, diharapkan anak yang diberikan kebebasan untuk mengembangkan bakat seninya seperti melukis, menulis puisi, bernyanyi atau bermain alat musik, akan mudah menapaki tangga menuju puncak Orang tua tentu bangga denganpencapaian buah hatinya tersebut. Anak usia dini merupakan anakyang mempunyai umur antara 0- 6 tahun. Anak tersebut menjajaki dini pendidikannya di pembelajaran anak umur dini( PAUD) yang diselenggarakan saat sebelum jenjang pembelajaran dasar, mempunyai kelompok target anak umur 0- 6 tahun. Pada umur dini otak anak tumbuh sangat Satu metode buat mengawali membina anak umur dini merupakan dengan menyelenggarakan lembaga pembelajaran anak umur dini( PAUD). Pembelajaran resmi semacam TK ataupun RA ataupun yang setara, dalam membentuk perkembangan anak umur dini wajib dimulai dengan melakukan 5 bidang pengembangan ialah: Pengembangan pembiasaan yang mencakup pertumbuhan nilai- nilai agama serta moral dan social, emosional serta kemandirian. Pengembangan keahlian dasar mencakup pertumbuhan bahasa, raga motorik serta kognitif Dari kedua bidang pengembangantersebut bisa dibesarkan kemampuan yang terdapat pada diri anak ialah pengembangan raga motorik. Pengembangan keahlian raga motorikbisa dicoba lewat aktivitas tingkatkan kreativitas seni anak umur dini. Kreativitas ialah aktivitas yang bias menciptakan sesuatu karya yang bersumber pada ide- ide ataupun penemu baru yang terdapat didalam dirianak. Pada disaat ini sebagian besar lembaga pembelajaran senantiasa mengutamakan kecerdasan intelektual ataupun Intelligence Quotient(IQ) saja sementara itu kreativitas pula sangat berarti, karena kreativitas serta intelegensi Mulyadi. Tumbuh Kembang Anak Usia Dini. Bandung:Kementrian Pendidikan danKebudayaan. Utami. Munandar. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta, hal 6 AHMAD ARDIANSYAH / MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK bersama berfungsi dalam prestasi belajar. Kreativitas yang besar bisa tingkatkan prestasi belajar. Kreativitas sangat dibutuhkan sebab banyak kasus dan tantangan hidup yang menuntut keahlian menyesuaikan diri secara kreatif dalam mencari pemecahan permasalahan yang imajinatif. Bersumber pada penelitian pada anak Usia 5-6 Tahun RA Darul Huda Mataram Baru Lampung Timur kemampuan senianak dalam menggambar bebas masih kurang berkembang. Hal ini dikarenakan anak kurang tertarik pada saat kegiatan, kurang inovatifnya seorang pengajar dalam memberikan kegiatan, dan seorang pengajar kurang memberikan semangat pada siswa untuk melaksanakan kegiatan menggambar bebas, anak merasa bosan, dan jenuh dalam menerima materi, sehingga menjadikan pembelajaran kurangefektif. Dengan adanya implementasi kegiatan menggambar bebas dengan ide-ide mereka sendiri, serta motivasi guru maka dapat meningkatakan kemampuan seni anak Usia 5-6 Tahun di RA Darul Huda Mataram Baru Lampung Timur Pembahasan Penelitian ini dilaksanakan pada RA Darul Huda Mataram Baru Lampung Timur. Metode dalam penelitian yang digunakan ialah penelitianaksi/tindakan ( Action Researc. lewat 2 siklus yang terdiri atas siklus ke I sertasiklus ke II. 6 Pada siklus ke I dicoba delapan kali pertemuan serta siklus ke II dicoba delapan kali pertemuan yang meliputi sesi perencanaan, aksi, observasi serta refleksi. Siklus ke I dilakukan pada bulan Juni 2020 serta siklus ke II dilaksanakan pada bulan Juli Metode yang digunakan dalam riset ini merupakan metode non uji . Tata cara ini digunakan dengan dorongan alat- alat evaluasi non uji . Perlengkapan non uji . yang digunakan merupakan pemberian tugas. Evaluasi dengan metode ini bisa digunakan dengan metode memandang hasil kerja anak serta metode anak mengerjakan tugas tersebut. Pemberian tugas ini disajikan dengan format lembar Deporter. Bobbi & Hernacki. Mike. Quantum Learning (Membiasakan Belajar Nyamandan Menyenangka. Bandung: Kaifa, hal 22 Acep. Yoni. Menysun PenelitianTindakan Kelas. Yogyakarta:Familia, hal 17 AHMAD ARDIANSYAH / MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK evaluasi setiap hari anak serta evaluasi hasil karya anak. Analisis informasi dicoba 3 tahapan, ialah reduksi informasi, paparan informasi serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian Pada awal penelitian telah dilakukan penelitian pratindakan melalui observasi diperoleh bahwa anak masih kurang berkembang pada kemampuan perkembangan seni padakegiatan menggambar bebas. Aktivitas menggambar yang dalam riset ini dilaksanakan pada tema fauna dengan aktivitas menggambar miniatur fauna unggas. Aktivitas menggambar memakai tata cara game, serta aktivitas dicoba mengasyikkan, sehingga bisa tingkatkan kreativitasnya dan anak bisa membuat hasil karya yang bermacammacam, unik serta menarik. Aktivitas menggambar membagikan kebebasan anak buat menggambar cocok dengan ilham anak. Anak leluasa buat menggambar apa saja yang dia suka buat menolong meningkatkan aspekkreativitas. Anak bisa mengombinasikan bermacam warna yang telah disediakan oleh guru dengan bermacam- macam. Anak bisa mengkomunikasikan hasil karyanya kepada guru serta sahabat di kelasnya, baik wujud foto apa saja yang dia buat serta memberi warna dengan berbagai alterasi warna dan perasaan anak sepanjang aktivitas menggambar. Tidakhanya itu, dalam aktivitas menggambar,anak diberi kebebasan membuat cocok dengan imajinasinya, sehinggamenciptakan hasil karya yang berbeda dengan yang yang lain. Pada siklus I kelebihan dari keahlian motorik halus anak lewatmenggambar leluasa antara lain anak sanggup menggambar serta memberi warna cocok imajinasi yang terdapat dibenaknya, memakai sertamenggerakan jari jemari tangan buat membuat garis vertical, horizontal, lengkung kiri ataupun kanan, miring kiri ataupun kanan, serta bundaran pada dikala menggambar pola simpel cocok gagasannya, anak sanggup menggambar dengan akumulasi latar balik disekitar objek utama, anak sanggup memegang pensil dengan benar antara bunda jari serta 2 jari ialah jari tengah serta telunjuk, anak sanggup memberi warnafoto dengan posisi crayon miring, anak sanggup memberi warna foto dengan posisi crayon tegak, anak sanggup mengkoordinasikan mata serta tangan buat melaksanakan AHMAD ARDIANSYAH / MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK gerakan yang rumit. Ada pula kekurangannya semacam anak belum sanggup menggambar memakai tahapan menggambar cocok umurnya, anak belum sanggup memberi warna foto tanpa keluar dari garis ataupun pola, anak belum sanggup memberi warna dengan metode searah ataupun satu arah, anak belum sanggup memberiwarna tanpa menutupi foto, anak belumsanggup Setelah dilakukan tindakan, pada Siklus I anak sudah mulai berani mengerjakan sendiri tanpa contohwalaupun masih ada anak yang masih mencontoh dari hasil karya guru, dan juga berani mengungkapkan ide dalam bentuk hasil Pada Siklus II anak-anak sudah menunjukkan peningkatan kreativitas, hasil karya anak lebih bervariasi serta anak sudah berani mengungkapkan dan mengkomunikasikan hasil karyanyatanpa dibantu guru. Pada siklus I anak dibagi menjadi 3 kelompok dengan tema menggambar bebas benda langit . wan cerah, awan mendung, matahari, pelangi, dan bintan. Dari hasil tugas yang diberikan pada 15 orang anak diperoleh 8 orang anak . ,33% ) dapat menggambar bebas dengan baik, dan 7 orang anak . ,67%) belum bisa menggambar bebas secara baik, namun dari hasil pengamatan dalam proses pembelajaran yang sedang berjalan dapat dipaparkan bahwa kreativitas seni anak dalam melakukan kegiatan menggambar bebas masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki, yaitu mobilitas dalam memberikan bimbingan pada anak, memberikan pujian dan penghargaan, serta pendampingan pada anak masih belum sempurna, sehingga hasil dari kegiatan tersebut belum tercapai. Karena hasil pendidikan pada siklus I yaitu belum berhasil dan belum mencapai maka dilakukan penelitian tindakan pada siklus II. Siklus II dilaksanakan dikelas yang sama dengan siklus I tetapi waktunya berbeda. Tahap-tahapan penelitian pada siklus IIsama dengan siklus I, hanya saja pada tahap pelaksanaan tindakan II pembelajaran dilakukan berdasarkan hasil penelitian dari tahap I. Dari hasil tugas yang diberikan pada siklus II diperoleh data 13 orang anak . ,67%) dapat menggambar bebas dengan baik dan 2 orang anak . ,33%) belum bisa menggambar dengan baik. Dan dari hasil observasi saat proses pembelajaran berlangsung bahwa prestasi belajar anak pada siklus II sudah menunjukkan peningkatan yang baik, adanya peningkatan dan minat belajar anak sehingga tujuan AHMAD ARDIANSYAH / MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK pembelajaran mudah dicapai atau mencapai ketuntasan. Dalam menggambar bebas anak sudah dapat menggambar sesuai dengan apa yang dilihatnya di awan, sudah sesuai dengan perintah yang diberikanoleh guru. Anak-anak juga tetarik melaksanakan kegiatan, motivasi yang diberikan membuat anak bersemangat dalam menggambar bebas. Kesimpulan Untuk mencapai perkembangananak, khususnya seni bisa dilakukan dengan aktivitas yang mengasyikkan untuk anak. Kegiatan dapat dilakukan dengan mengajak anak keluar ruangan melihat secara langsung, apa yang dilihat secara nyata oleh anak maka dapat memudahkan anak untuk mengingat sesuatu. Anak diberikan motivasi dalam mengingat dan memberikan kesempatan pada anakuntuk bertanya langsung membuat anaksemangat dalam belajar. Pada riset ini, dipaparkan bahwa perkembangan seni siswa Usia 5-6 Tahun sangat meningkat, dengan ini hasilnya dapat dilihat dari nlai akhir penelitian pada siklus I dan siklus II. Diperoleh data pada siklus I terdapat 8 orang anak. ,33% ) dapat menggambar bebas dengan baik, dan 7 orang anak . ,67%) belum bisa menggambar bebas dengan baik. Pada siklus II diperoleh data 13 orang anak . ,67%) dapat menggambar bebas dengan baik dan 2 orang anak . ,33%) belum bisa menggambar dengan baik. Hal ini terlihat pada siklus II yangmeningkat dari siklus I, dengan mengajak anak melihat langsung tentang benda langit . wan cerah, awan mendung, matahari, pelangi, dan bintan. , anak dapat membayangkan benda langit, dan menggambar benda langit dengan baik. AHMAD ARDIANSYAH / MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK DAFTAR PUSTAKA