Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 STRATEGI PENGEMBANGAN AGROWISATA KOLAM PANCING P4S KARYA AGRI DI KELURAN BATUPLAT KECAMATAN ALAK KOTA KUPANG (P4S Karya Agri Fishing Pool Agrotourism Development Strategy In Batuplat Village. Alak District. Kupang Cit. Oleh: Muhamad Rizky Zola. Sondang S. Pudjiastuti. Santhy Chamdra Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Nusa Cendana Alamat Emai Korespondensi: muhamadrizkyzola@gmail. Diterima : 15 Januari 2022 Disetujui: 30 Januari 2023 ABSTRACT This study aims to determine 1. ) the driving and inhibiting factors for the development of P4S Karya Agri fishing pound agrotourism, 2. ) Karya Agri P4S fishing pond agrotourism development strategy. The method used in this study is a descriptive analysis method. The respondents in this study are the owners of the P4S Karya Agri fish ponds, the fish pond workers, the fish pond visitors from a total of 85 people obtained with the Slovin approach formula, the head of the departement of tourism destinasions of the Kupang City Tourism Bureau, the Head of the Tourism Destinasions Departement of the Kupang City Tourism Bureau, the area cultivation of the Kupang City Fisheries Service. Data analysis tools used in this study 1. ) IFAS and EFAS analysis 2. ) SWOT analysis. This research is qualitative, the results show that 1. ) the driving factors for the development from within . , wich receive the highest category, are beautiful, cool and untouched natural panorama with an average of 3. 76, inhibiting factors for the development from within . the highest category is given to the tourism development program, which is still simple 1. 64, the driving factor for external development . the highest category is a given to the area that offers the flexibility to develop tourism potential 3. 68, the inhibiting factor for development of outside . which received the highest category, was the 1. 45 implementation of restrictions on community activities. Karya Agri P4S fishing pond agrotourism development strategy based on SWOT analysis is an SO strategy, as the cut Ae off point in quadrant . 23 : 1. is in a growth position that has the strengths should make optimal use of it and it has possibilities. Keywords: fishing pond agrotourism, strategy, development ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1. ) faktor Ae faktor pendorong dan penghambat pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri, 2. ) strategi pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis Responden dalam penelitian ini adalah pemilik kolam pancing P4S Karya Agri, tenaga kerja kolam pancing, pengunjung kolam pancing berjumlah 85 orang didapat menggunakan rumus pendekatan Slovin, kepala bidang destinasi wisata Dinas Pariwisata Kota Kupang, kepala bidang budidaya Dinas Perikanan Kota Kupang. Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini 1. analisis IFAS dan EFAS, 2. ) analisis SWOT. Penelitian ini bersifat kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. ) faktor pendorong pengembangan dari dalam . yang memperoleh kategori paling tinggi adalah pemandagan alam yang indah, sejuk dan masih asli dengan rata Ae rata 3,76, faktor penghambat pengembangan dari dalam . yang memperoleh kategori paling tinggi adalah program pengembangan obyek wisata yang masih sederhana 1,64, faktor pendorong pengembangan dari luar . yang memperoleh kategori paling tinggi adalah daerah memberi keleluasaan untuk mengembangkan potensi wisata 3,68, faktor penghambat pengembangan dari luar . yang memperoleh kategori paling tinggi adalah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat 1,45. ) strategi pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri berdasarkan Zola, et al. Strategi Pengembangan Agrowisata. Page 35 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 analisis SWOT adalah strategi SO karena titik potong berada pada kuadran 1 . ,23 : 1,. berada diposisi pertumbuhan, yaitu memanfaatkan seoptimal mungkin kekuatan dan peluang yang dimiliki. Kata Kunci: Agrowisata Kolam Pancing. Strategi. Pengembangan. PENDAHULUAN Agrowisata merupakan bentuk kegiatan pariwisata yang memanfaatkan potensi usaha pertanian baik teknologi pertanian dan komoditas pertanian yang didalamnya terdapat persiapan lahan, pemeliharaan, pemanenan, pengolahan hasil panen sampai dalam bentuk siap dipasarkan dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan, pengalaman rekreasi dan hubungan usaha di bidang pertanian serta dapat meningkatkan nilai tambah kegiatan pertanian dan kesejahteraan Pengembangan agrowisata seharusnya dapat membantu dalam peningkatan kesejahteraan petani maupun masyarakat sekitar, dengan adanya perubahan sosial suatu daerah ketika terdapat objek wisata pada daerah tersebut. Keberadaan wisatawan dapat menunjang sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar. (Charles, 2. Indonesia sebagai negara pengembangan agrowisata dengan memanfaatkan keanekaragaman sumber daya alam dan sumber Pengembangan agrowisata di Indonesia terbilang cukup banyak hingga saat ini, hal ini dapat dilihat dari semakin banyaknya objek pariwisata dari berbagai daerah yang mengandalkan objek maupun produk pertanian sebagai atraksi Beberapa contoh konsep agrowisata di Indonesia yang sudah berkembang diantaranya Perkebunan Teh Racabali Bandung. Taman Anggrek Indonesia Permai. Kebun Strawberry Lembang. Kebun Teh Wonosari Malang. Wisata petik Apel Malang. Kusuma Agrowisata. Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu provinsi di Negara Indonesia yang terkenal dengan banyak tempat wisatanya di antaranya Pulau Padar di Flores. Pulau Komodo. Danau Kelimutu. Pink Beach, dan masih banyak lagi, selain itu terdapat banyak agrowisata. Selain memiliki obyek- obyek wisata yang sudah dikenal maupun yang mulai terdaftar untuk di kembangkan oleh Dinas Pariwisata Provinsi NTT juga memiliki komoditas atau plasma nuftah unik dan unggul. Provinsi Nusa Tenggara Timur juga memiliki Kayu Cendana. Gaharu. Kuda Sumba (Sandalwoo. dan Komodo yang sudah Nusa Tenggara Timur masih mempunyai Jeruk Keprok Soe yang mutunya terbaik di Indonesia. Padi Wangi di Kodi. Kacang Hijau Belu, 200 varietas Jagung lokal umur pendek. Sapi Ongole di Sumba, kacang lokal Kupang yang isinya 3-4 biji per polong ada Alpokat Mentega di Sikka ada Kenari di Alor, dll. (Ignas K Lidjang Peneliti Sumberdaya Pertanian/ Purnabakti ASN BPTP NTT). Banyaknya potensi wisata di Kota Kupang mendorong pemerintah daerah setempat untuk terus mengembangkan potensi wisatanya secara Begitu banyak potensi di Kota Kupang yang memiliki keunikan dan keunggulan, akan tetapi sampai saat ini pihak pemerintah dan stakeholders belum memberikan perhatian lebih dalam upaya pembenahan pada infrastruktur serta fasilitas yang tersedia di lokasi wisata, sehingga belum menjadi kota tujuan wisata oleh wisatawan domestik dan internasional. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kota Kupang . diketahui bahwa pada tahun 2012 kunjungan wisatawan nusantara sebanyak 158,092 orang dan meningkat menjadi 184,975 orang ditahun 2015 dan tahun 2016 meningkat menjadi 203,449 orang, sedangkan kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2012 sebanyak 978 orang, tahun 2015 sebanyak 7. 530 orang, dan tahun 2016 sebanyak 6. 045 orang, namun kenaikkan tersebut tidak stabil. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain : kurangnya dukungan dari pemerintah dalam aspek perencanaan dan penataan ulang terhadap objek Ae objek wisata yang mengalami kerusakan dan tidak terawat sehingga wisatawan merasa kurang nyaman, faktor pendapatan, daya tarik, promosi yang minim, waktu luang dan aksesbilitas yang belum baik dimana kurang tersedianya fasilitias seperti kamar mandi, sarana olahraga, tidak adanya lopo serta WC umum yang tidak layak dan infrastruktur jalan masuk ke lokasi objek wisata yang sempit. Pengembangan Sarana dan Prasarana seperti jalan, listrik, air, sebaginya, wajib diadakan karena merupakan kelengkapan daerah tujuan wisata yang diperlukan untuk melayani kebutuhan wisatawan dalam menikmati perjalan wisatanya. Salah satu agrowisata di Kota Kupang adalah Kolam Pancing P4S Karya Agri. Kolam Zola, et al. Strategi Pengembangan Agrowisata. Page 36 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 pancing P4S Karya Agri yang terletak di Kelurahan Batuplat Kecamatan Alak. P4S adalah singkatan dari Pendidikan. Pelatihan. Pertanian. Pedesaan dan Swadaya. P4S adalah lembaga pendidikan atau pelatihan di bidang pertanian dan pedesaan yang dimiliki dan dikelola oleh petani nelayan baik secara perorangan maupun berkelompok dan bahkan bukan instansi Kolam pancing P4S Karya Agri dengan 300 m2 memiliki 26 kolam budidaya ikan air tawardidirikan sejak tahun 1993. Pada tahun 2013 kolam pancing P4S Karya Agri diresmikan menjadi salah satu aset wisata Kota Kupang. Kolam pancing tersebut dikelilingi oleh panorama yang indah, sejuk dan asli. Selain untuk memancing, juga terdapat kuliner lesehan dan tempat untuk live music. Jenis ikan yang dipelihara di kolam pancing adalah ikan Nila, ikan Bawal, ikan Patin, ikan Koi, dan ikan Mas Karper. Dalam upaya pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri diharapkan dapat memacu pertumbuhan dan perkembangan usaha, membuka kesempatan berusaha bagi masyarakat setempat dan sekitarnya. Selain itu diharapkan mampu menjaga kelestarian alam, kekayaan sumber daya alam hayati . , budaya dan aktivitas masyarakat lokal. Sejak berdirinya kolam pancing P4S Karya Agri, nama kolam pancing tersebut belum begitu dikenal oleh sebagian besar masyarakat Kota Kupang. Oleh karena itu dalam upaya pengembangan agrowisata perlu dilakukan identifikasi faktor Ae faktor pendorong dan penghambat sehingga dapat dirumuskan strategi Rumusan Masalah Permasalahan yang dihadapi antara lain adalah . Apa saja faktor pendorong dan penghambat pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri. Bagaimana strategi pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri. METODE PENELITIAN Penelitian ini telah dilakukan pada kolam pancing P4S Karya Agri di Kelurahan Batuplat. Kecamatan Alak. Kota Kupang. Pengumpulan data dilakukan selama bulan Agustus Ae September 2021 dan data yang dianalisis adalah faktor Ae faktor pendorong pengembangan agrowisata, faktor Ae faktor penghambat pengembangan agrowisata dan juga mencari strategi pengembangan agrowisata kolam pancing p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 P4S Karya Agri. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu data yang diperoleh dari observasi di kolam pancing, wawancara dengan pemilik kolam pancing, tenaga kerja kolam pancing,Dinas Pariwisata Kota Kupang. Dinas Perikanan Kota Kupang, kuisioner yang dibagikan ke pengunjung sebanyak 85 responden, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan menggunakan daftar pertanyaan antara lain menyangkut biaya sarana dan prasarana kolam pancing, kerja sama Dinas Perikanan dan Dinas Pariwisata dengan kolam pancing,kuisoner pemberian rating untuk faktor internal ada kekuatan dan kelemahan dan untuk faktor eksternal ada peluang dan ancaman. Obyek Penelitian Adapun objek dalam penelitian ini adalah kolam pancing P4S Karya Agri yang ada di Kota Kupang, dimana peneliti hanya memilih salah satu agrowisatasaja yaitu kolam pancingP4S Karya Agri di Kelurahan Batuplat. Kecamatan Alak. Kota Kupang. Agrowisata Menurut (Windia et al. , 2. , potensi budidaya pertanian yang dapat dijadikan agrowisata antara lain : Perkebunan Suatu kawasan perkebunan yang ideal untuk dapat dimanfaatkan sebagai objek dan daya tarik agrowisata adalah kawasan perkebunan yang kegiatannya merupakan kesatuan yang utuh mulai dari pembibitan sampai dengan pengolahan hasilnya. Hal ini didasarkan atas pertimbangan bahwa setiap kegiatan dan proses pengusahaan perkebunan dapat dijadikan daya tarik atau atraksi yang menarik bagi wisatawan mulai dari pembibitan, penanaman, pengolahan ataupun pengepakan hasil produksinya. Perkebunan sebagai objek agrowisata terdiri dari perkebunan kelapa sawit, karet, kopi, kakao, tebu dan lain-lain. Pada dasarnya luas suatu perkebunan ada batasnya, namun perkebunan yang dijadikan objek agrowisata luasnya tidak dibatasi, dengan kata lain luasnya sesuai izin atau persyaratan objek agrowisata yang diberikan. Tanaman Pangan dan Holtikultura Daya tarik tanaman pangan dan holtikultura sebagai objek agrowisata antara lain kebun bunga-bungaan, kebun buah-buahan, kebun sayur-sayuran, kebun tanaman obat-obatan atau jamu. Zola, et al. Strategi Pengembangan Agrowisata. Page 37 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 Peternakan Potensi peternakan sebagai sumber daya wisata antara lain cara tradisional dakam pemeliharaan ternak, aspek kekhasan atau keunikan peternakan dan peternakan khusus. Perikanan Sebagai negara kepulauan yang sebagian besar terdiri dari perairan dengan potensi sumber daya ikan yang jenis maupun jumlahnya cukup besar, kegiatan perikanan di indonesia mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai objek pariwisata. Secara garis besar kegiatan perikanan dibagi menjadi kegiatan penangkapan dan kegiatan budidaya, dan kegiatan tersebut merupakan potensi yang dapat dikembangkan menjadi objek agrowisata seperti budidaya ikan air tawar, air payau . , budidaya laut . erang, rumput laut, kakap merah dan mutiar. Agrowisata Perikanan Agrowisata merupakan rangkaian bentuk kegiatan pariwisata yang memanfaatkan potensi usaha pertanian sebagai obyek wisata, baik potensi berupa pemandangan alam kawasan dankeanekaragaman aktifi tas, produksi dan teknologipertanian serta budaya masyarakat Kegiatan wisata ini bertujuan untuk memperluas wawasan, pengetahuan, pengalaman, rekreasiserta usaha di bidangpertanian yang perkebunan,perikanan, peternakan, hutan dan sumberdaya perairan (SKB Mentan dan Menparpostel Tahun1. (Tirtawinata, 1. , mengatakan bahwa berdasarkan pemanfaatanaset pertanian sebagai obyek wisatanya,agrowisata terdiri dari kebun perkebunan,tanaman hortikultura, perikanan dan Selanjutnya menyatakanbahwa ruang lingkup kegiatan agrowisataperikanan di Indonesia yang dapat dikembangkandan dimanfaatkan bahkan sudah mulai dirintis,antara lain: Kegiatan teknik budidaya perikanandari proses pemijahan, pembesaran dan pemeliharaan sampai panen dan pengolahannya, misalnya budidaya ikan,kerang mutiara, kerang konsumsi, rumput laut dan ganggang laut, . Pemancingan ikan, . Oceanarium seperti Sea Word yang ada di Taman Impian Jaya Ancol Jakarta, dan p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 . A kuarium air tawar seperti TamanAkuarium Air Tawar (TAAT) yang ada diTaman Mini Indonesia Indah Jakarta. Sementara (Gunarto, 2. , mengatakan bahwa obyek agrowisata perikanan adalahlokasi pemeliharaan ikan air tawar, ikan air laut/darat atau ikan air payau/tambak, sedangkandaya tarik agrowisata perikanan adalahlansekap perairan . anau, waduk, rawa, sungai,lau. , aktifitas budidaya ikan bibit dan konsumsi. olam air deras, kolam, keramba jaring apung, panen,teknologi, sajian hasil produk . kan segar/ olaha. , game fishing, pemeliharaan ikan hias eksotik . eindahan bentuk fisik, warna tubuh,perilak. , pola pengembangan produk, perikehidupan nelayan dan perkampungan atauproses pelelangan ikan. Manfaat Agrowisata Berkembangnya agrowisata juga harus memperhatikan manfaat dan fungsi dari agrowisata itu sendiri. Pemanfaatan dari adanya agrowisata akan memberikan keuntungan yang banyak bagi beberapa orang. Seperti petani sekitar juga akan Menurut(Tirtawinata, mempunyai beberapa fungsi antara lain: Meningkatkan daerah agrowisata diharapkan memiliki existence effect . fek nyat. yang berguna bagi mempengaruhi cuaca dan iklim disekitarnya. Meningkatkan nilai estetika dan keindahan alam, keindahan visual dapat diperoleh dari topografi, jenis flora dan fauna, warna dan arsitektur bangunan yang tersusun dalam tata ruang yang serasi dengan alam. Kondisi ini didukung pula oleh kebersihan lingkungan. Memberikan nilai rekreasi, rekreasi ditengah alam yang indah dan nyaman perlu didukung oleh fasilitas Ae fasilitas pengungjung serta paket acara. Meningkatkan pengembangan ilmu pengetahuan, pengunjung dapat mempelajari kegiatan budidaya, pemanenan, pengolahan, hingga menjadi produk yang dapat di konsumsi. Mendapatkan keuntungan ekonomi, baik bagi pengelola, masyarakat, pemerintah daerah maupun negara, keuntungan bagi daerah dan masyarakat antara lain membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, meningkatkan popularitas daerah serta meningkatkan produksi. Zola, et al. Strategi Pengembangan Agrowisata. Page 38 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 Metode Analisis Data Analisis data dilakukan dengan analisis Kualitatif yaitu untuk menjelaskan faktor Ae faktor pendorong dan faktor Ae faktor penghambat pengembangan agrowisata kolam pancing dari dalam maupun dari luar yang di peroleh dari analisis IFAS dan EFAS, strategi pengembangan agrowisata kolam pancing yang didapat dari Analisis SWOT. Rumusan setiap kuadran yang secara khusus untuk agrowsata dan beberapa pengertian yang melalui proses adopsi, adaptasi dari penggunaan analisis SWOT untuk perusahaan, sehingga diadaptasi sutu rumusan sebagai berikut: Kuadran I : Growth . Strategi pertumbuhan didesain untuk mencapai pertumbuhan, baik dalam penjualan, aset, proyt atau kombinasi ketiganya (Rangkuti, 2. Pertumbuhan pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan . rekuensi kunjungan dan asal daerah wisatawa. , aset . bjek dan daya tarik wisata, prasarana dansarana pendukun. , pendapatan . etribusi masuk dan jumlah yang dibelanjaka. Pertumbuhan dalam pariwisata terbagi dua yaitu Rapid Growth Strategy . trategipertumbuhan cepa. , adalah strategi meningkatkan laju pertumbuhan kunjungan wisatawan dengan waktu lebih cepat . ahunke 2 lebih besar dari tahu ke l dan selanjutny. , peningkatan kualitas yang menjadi faktor kekuatan untuk memaksimalkan pemanfaatkan semua peluang. Stable Growth Strategy . trategi pertumbuhan pertumbuhan yang ada. enaikan yang stabil, jangan sampai turu. Kuadran Il : Stability Stabilitas diarahkan untuk mempertahankan suatu keadaan dengan berupaya memanfaatkan peluan dan memperbaiki kelemahan. Strategi stabilitas terbagi dua. Agressive Maintenance strategy . trategi perbaikan agres. adalah strategi konsolidasi internal dengan mengadakan perbaikan perbaikan berbagai bidang. Perbaikan faktor faktor kelemahan untuk memaksimalkan. Selective Maintenance strategy . trategi perbaikan piliha. adalah strategi konsolidasi p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 Memaksimalkan perbaikan faktorfaktorkelemahan untuk memanfaatkan peluang. Kuadran l : Survival (Bertaha. Turn around strategy . trategi memutarbali. adalah strategi yang membalikankecenderungankecenderungan negative sekarang, yang paling umum tertuju pada pengelolaan. Guirelle strategy . trategi merubah fungs. , adalah strategi merubah fungsi yang dimiliki dengan fungsi lain yang bener-benar berbeda. Kuadran IV : Diversifkasi Strategi penganekaragaman adalah strategi yang membuat keanekaragaman terhada pobjek dan daya tarik wisata dan mendapatkan dana investasi dari pihak luar. Strategi penganekaragaman dibagi Diversifikasi concentric strategy . trategi diversiflkasi konsentri. , adalah diversiykasi objek dan daya tarik wisata sehingga dapat meminimalisir ancaman. Diversifikasi conglomera strategy . trategi diversinkasi konglomera. , adalah memasukan investor untuk mendanai diversikasi yang mempertimbangkan laba. Alternative strategi merupakan hasilmatrik analisis SWOT yang menghasilkan berupa strategi SO. WO. ST, dan WT. Alternative strategi yang dihasilkan minimal 4. strategi sebagai hasil dari analisis matryk SWOT. Strategi SO, berdasarkanjalan pikiran memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar besamya. Strategi ST, strategi dalam menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk mengatasi Strategi WO, diterapkan berdasarkan pemanfaatan peluang yang ada dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada. Strategi WT, didasarkan pada kegiatan usaha meminimalkan kelemahan yang ada serta menghindari ancaman. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Kolam Pancing P4S Karya Agri Kolam pancing P4S Karya Agri terletak di Kelurahan Batuplat. Kecamatan Alak, luas area 300 m2 dengan pemandangan alam berupa pepohonan, mata air Sagu yang mengalir ke kolam ikan, kolam pemancingan blumbang atau empang, jenis Ae jenis ikan air tawar, tanaman hias dan tempat makan lesehan yang sangat tradisional dan nyaman. Jarak dari Kota Kupang Zola, et al. Strategi Pengembangan Agrowisata. Page 39 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 menuju kolam pancing sejauh 5,2 Km dan ditempuh dalam waktu 14 menit dengan kondisi jalan menuju agrowisata relatif baik. Agrowisata kolam pancing beridiri sejak tahun 1993 dan dijadikan objek wisata oleh Dinas Pariwisata Kota Kupang pada tahun 2013. Adapun pemilik kolam pancing adalah Bapak Rony Nalle. Jenis ikan yang dibudidaya di kolam pancing adalah ikan Nila dan ikan Mas. Dengan berkembangnya usaha budidaya ikan Nila dan ikan Mas, maka pemilik usaha menambah jenis ikan dan menambah kolam ikan. Semula kolam ikan dan sekarang menjadi kolam. Bibit ikan : Patin. Bawal. Koi. Mas Karper yang di pesan dari Balai Benih Ikan Air Tawar Sukabumi. Agar ikan air tawar dan ikan hias terpelihara dengan baik, maka setiap empat bulan sekali dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap ikan oleh Dinas Perikanan Kota Kupang. Kolam pancing P4S Karya Agri dibuka setiap hari, yatu dari pagi jam 00 wita sampai jam 20. 00 wita. Pengunjung yang datang ke kolam pancing tidak dipungut Selain pemandangan alam, pengunjung dapat menyewa alat pemancingan yang disediakan oleh kolam pancing, yaitu : alat pancing tradisional yang terbuat dari bambu Rp. 000, alat pancing stik roll Rp. 000, umpan pancing satu gelas aqua Rp. Hasil dari kolam pancing, yang berupa beberapa jenis ikan dijual dengan bervariasi harga, adalah sebagai berikut : ikan Patin 1 kg Rp. 000, ikan Bawal 1 kg Rp. 000, ikan Nila 1 kg Rp. 000, ikan Koi 1 ekor Rp. 000 Ae Rp. 000, ikan Mas Karper 1 ekor Rp. 000 Ae Rp. Di samping usaha kolam pancing, pengunjung dapat memesan kuliner, berupa aneka masakan ikan yang bahan nya ini diperoleh langsung dari kolam pancing. Makanan yang ada di kuliner mendapat sertifikat halal dari MUI Kota Kupang. Faktor PendorongPengembangan Faktor Kekuatan Kekuatan dari agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri dapat dilihat dari panorama alam yang indah, sejuk dan masih asli, kualitas ikan air tawar, kondisi keamanan yang baik, suasana obyek wisata yang memberikan kenyamanan, jarak tempuh obyek wisata yang dekat dengan Faktor Peluang Dalam pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri terdapat berbagai p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 peluang yang mampu mendorong pengembangan diantaranyadaerah memberi keleluasaan untuk aksesbilitas mudah, banyaknya pengunjung yang ingin berkunjung, peningkatan produk dan atraksi wisata dengan memanfaatkan potensi yang ada, meningkatnya investasi swasta. Faktor Penghambat Pengembangan Faktor Kelemahan Dalam pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri menuju yang lebih baik, tentunya terdapat kelemahan Ae kelemahan di berbagai sektor yang harus diatasi. Kelemahan tersebut antara lain promosi obyek wisata yang kurang baik, program pengembangan obyek yang masih sederhana, keterbatasan anggaran untuk biaya sarana dan prasarana obyek wisata, keadaan jalan yang kurang baik, kurangnya tenaga kerja profesional dalam pengelolaan obyek wisata. Faktor Ancaman Faktor ancaman dapat menghambat proses Berikut adalah beberapa ancaman yang terdapat di Agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri : berkembangnya obyek wisata lain yang meningkatkan persaingan, kesadaran pengunjung untuk menjaga obyek wisata, kerusakan seenaknya, penyakit yang dapat menyerang ikan air tawar, pemberlakuan pembatasan kegiatan Analisis SWOT Berbagai alternatif strategi dapat dirumuskans berdasarkan model analisis matrik SWOT. Keunggulan memformulasikan strategi berdasarkan gabungan faktor eksternal dan internal (Rangkuti. , 2. Empat strategi utama yang disarankan yaitu strategi SO (Strengths-Opportunitie. ST (Strengths-Threat. , (WeaknessesOpportunitie. , dan WT (Weaknesses-Threat. sehingga akan diperoleh alternatif strategi untuk pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri. Analisis ini menggunakan data yang telah diperoleh dari matrik IFE dan EFE. Zola, et al. Strategi Pengembangan Agrowisata. Page 40 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 Berdasarkan perhitungan yang dilakukan melalui analisis SWOT, diperoleh nilai akhir dari kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman terlihat pada tabel berikut : Sumber:HasilPenelitian Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bobot dan rating faktor strategis internal agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri dimana pembobotan dilakukan dengan tujuan faktor - faktor tersebut dapat memberikan dampak terhadap faktor strategis. Sumber:HasilPenelitian Sumber:HasilPenelitian Dari uraian di atas tentang SWOT analisis, bahwa dalam kerangka strategi keseluruhan, strategi dasar yang dapat direncanakan adalah menggunakan kesempatan sebaik Ae baiknya, mencoba mengantisipasi dan menanggulangi ancaman, menggunakan kekuatan memanfaatkannya semaksimal mungkin, serta menghilangkan kelemahan yang ada. Terlihat dari hasil perhitungan tersebut bahwa agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri memiliki kekuatan yang dominan dibanding kelemahannya dan peluang yang lebih besar dibanding ancamannya dengan nilai sebagai berikut : Kekuatan Ae Kelemahan ( faktor internal ) : 2,69 Ae 0,46 = 2,23 Peluang Ae Ancaman. aktor eksternal ) : 2,36 Ae 0,68 = 1,68 Apabila nilai Ae nilai tersebut dimasukkan dalam Matrix Grand Strategy terlihat posisi pengembangan sektor pariwisata di agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri berada diposisi strategi pertumbuhan, yaitu memanfaatkan seoptimal mungkin kekuatan dan peluang yang Matrix Grand Strategy Agrowisata Kolam Pancing P4S Karya Agri. Berdasarkan gambar pada diagram di atas menunjukkan bahwa titik potong . ,23 . 1,68 Zola, et al. Strategi Pengembangan Agrowisata. Page 41 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 ) berada pada kuadran 1 dimana situasi tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan kekuatan yang dimiliki seperti pemandangan alam yang indah, sejuk dan masih asli, pemeliharaan ikan air tawar , kondisi keamanan yang baik, suasana obyek wisata yang memberikan kenyamanan, jarak tempuh obyek wisata yang dekat dengan kota serta peluang yang dimiliki antara lain aksesbilitas yang mudah, banyaknya pengunjung yang ingin berkunjung, peningkatan produk dan atraksi wisata dengan memanfaatkan potensi Ae potensi yang ada agar dapat mempercepat Karya Agri yang memperoleh kategori paling tinggi yaitu : Program Pengembangan Obyek Wisata Yang Masih Bersifat SederhanaAdalah agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri memperoleh rata Ae rata paling tinggi yaitu 1,64. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan MasyarakatAdalah pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri dari luar atau ancaman yang memperoleh rata Ae rata paling tinggi yaitu 1,45. Pembahasan Dari hasil penelitian di atas dapat dilihat bahwa pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri berpotensi untuk dilakukan pengembangan guna meningkatkan pendapatan untuk kolam pancing P4S Karya Agri dan juga untuk mensejahterakan petani sayuran juga budidaya ikan air tawar disekitar kolam pancing. Pendapatan dari kolam pancing sangat dipengaruhi oleh jumlah pengunjung. Semakin besar jumlah pengunjung agrowisata kolam pancing semakin besar pendapatan yang didapatkan kolam pancing. Di lain pihak, besar kecilnya jumlah pengunjung sangat dipengaruhi oleh upaya yang dilakukan oleh pihak pengelola terhadap agrowisata tersebut. Dalam hal ini pihak pengelola harus mampu mengemas agrowisata sedemikian rupa agar layak untuk dijual. Strategi Pengembangan Agrowisata Kolam Pancing P4S Karya Agri Dari hasil analisis SWOT yang dilakukan, agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri kedalam kuadran pertama pada diagram SWOT, adapun alternatif strategi yang digunakan adalah SO. trength pertimbangan bahwa agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri mempunyai potensi alam untuk dikembangkan, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal, untuk itu dalam mengembangkan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri harus menciptakan strategi dengan menggunakan kekuatan . untuk memanfaatkan peluang . Oleh karenanya atas dasar hasil analisis lingkungan internal dan eksternal tersebut di atas, maka kebijakan pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri adalah Meningkatkan promosi obyek wisata Pemasaran atau promosi dan inovasi kegiatan-kegiatan pariwista penting untuk dilakukan karena hal tersebut dapat menarik minat pengunjung untuk berkunjung. Dalam promosi dan inovasi pariwisata harus didukung dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang menarik dalam agrowisata pengunjung untuk datang. Meningkatkan sarana dan prasarana serta infrastruktur yang menunjang seperti membangun lopo. Disamping itu perbaikan jalan yang rusak dan memperbaiki jembatan kayu yang ada di jalan menuju kolam pancing tentunya dapat memudahkan akses bagi pengunjung agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri. Memanfaatkan potensi yang ada yang dimiliki agrowisata kolam pancing P4S Faktor Pendorong Pengembangan Faktor pendorong pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri yang memperoleh kategori paling tinggi yaitu : Pemandangan Alam Yang Indah. Sejuk Dan Masih Asli Adalah faktor pendorong pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri dari dalam atau kekuatan yang memperoleh rata Ae rata paling tinggi yaitu 3,76. Daerah Memberi Keleluasaan Untuk Mengembangkan Potensi Wisata Adalah faktor pendorong pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri dari luar atau peluang yang memperoleh rata Ae rata paling tinggi yaitu 3,68. Faktor Penghambat Pengembangan Adapun faktor Ae faktor penghambat pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Zola, et al. Strategi Pengembangan Agrowisata. Page 42 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 Karya Agri, mengingat bertambahnya obyek wisata lain dan bertambahnya persainganpersaingan antar obyek wisata maka agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri memerlukan inovasi baru untuk berkembang yang lebih baik dan menjalin kerjasama dengan pihak swasta. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian menggunakan IFAS, pengembangan yang memperoleh kategori paling tinggi adalah panorama alam yang indah, sejuk dan masih asli dengan rata Ae 3,76, pengembangan yang memperoleh kategori pengembangan obyek wisata yang masih bersifat sederhana dengan rata Ae rata 1,64. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan EFAS, pengembangan yang memperoleh kategori paling tinggi adalah daerah memberi keleluasaan untuk mengembangkan potensi wisata dengan rata Ae rata 3,68, faktor penghambat yang memperoleh kategori paling tinggi adalah meningkatnya peraturan pemerintah dengan rata Ae rata 1,45. Strategi pengembangan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri yaitu strategi SO karena berdasarkan Analisis SWOT titk potong berada pada kuadran 1 . ,23 : 1,. berada di posisi pertumbuhan, yaitu kekuatan dan peluang yang dimiliki. Mengelola potensi agrowisata yang memberikan kewenangan atau ijin usaha untuk mengelola potensi daerahnya masing Ae masing. Inovasi produk dan atraksi wisata seperti menambah menu olahan ikan bakar, lopo. Meningkatkan keamanan di obyek wisata guna menjaga kenyamanan dan menarik pengunjung. Saran Untuk agrowisata, aksesibilitas menuju ke obyek dan daya tarik wisata yang terdapat di agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri perlu ditingkatkan. p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 Pemanfaatan teknologi informasi perlu ditingkatkan untuk mengenalkan dan mempromosikan potensi-potensi agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri kepada masyarakat luas. Selain mengenalkan kepada mayarakat luas, pemanfaatan teknologi informasi juga dapat menarik investor-investor untuk berkontribusi aktif dalam usaha peningkatan agrowisata kolam pancing P4S Karya Agri. Menambah olahan ikan bakar untuk menu baru di kolam pancing P4S Karya Agri agar para pengunjung yang sering menikmati olahan kuliner di kolam pancing tidak cepat DAFTAR PUSTAKA