P- ISSN: 2527-5798. E-ISSN: 2580-7633 Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI) Vol. No. Januari-Juni 2022 HAMBATAN DALAM PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN OLEH MAHASISWA KEPERAWATAN STIKES SUAKA INSAN BANJARMASIN Getrudis Tutpai1. Ermeisi Er Unja2 1,2Program Studi Ilmu Keperawatan STIKES Suaka Insan Banjarmasin-Indonesia 70116 e-mail: 1srgertrudis@gmail. com, 2meisiunja10@gmail. Abstract One of the obligations of students in a final year from undergraduate education programs is to write a scientific paper which will begin by writing a research proposal. A research proposal is the first step of a long stage of research that will be carried out by students in conducting research. This study aims to determine what difficulties students have while writing research proposals in the Bachelor of Nursing Study Program at STIKES Suaka Insan Banjarmasin. The data was used consists of primary data obtained from the results of questionnaires, interviews, and observations. The results of the study showed based findings and discussions, that the difficulty of writing proposals for students in semester VII according to the indicator in Chapter I (Introductio. Chapter II (Library Revie. 5% and. Chapter i (Introductio. was methodology is 60. Based on the findings above, it can be concluded that most students still have difficulties that significant in writing proposals. Lecturers who teach a research methodology must provide more optimal direction and guidance so that students understand how to write a good and correct proposal. Keywords: Proposal. Research. Nursing Students. Nursing School. Abstrak Salah satu kewajiban mahasiswa/i tingkat akhir dari program pendidikan sarjana adalah menulis karya ilmiah dalam bentuk skripsi, dimana akan dimulai dengan menulis sebuah proposal penelitian. Proposal penelitian merupakan sebuah langkah awal dari tahapan panjang penelitian yang akan dilakukan oleh mahasiswa dalam melakukan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan mahasiswa menulis proposal penelitian pada Program Studi Sarjana Keperawatan di STIKES Suaka Insan Banjarmasin. Data yang akan digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh dari hasil kuisioner, wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan dan pembahasan, bahwa kesulitan menulis proposal mahasiswa semester VII pada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Suaka Insan Banjarmasin sesuai indicator pada Bab I (Pendahulua. Bab II (Tinjauan Pustak. sebesar 57,5% dan Bab i (Metodolog. adalah sebesar 60,4%. Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa masih mengalami kesulitan yang cukup signifikan dalam menulis proposal. Kepada dosen yang mengasuh mata kuliah metodologi penelitian agar lebih banyak memberikan arahan dan bimbingan yang lebih optimal sehingga mahasiswa memahami bagaimana menulis sebuah proposal yang baik dan benar. Kata Kunci: Penelitian. Proposal. Mahasiswa. Sekolah Keperawatan. P- ISSN: 2527-5798. E-ISSN: 2580-7633 Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI) Vol. No. Januari-Juni 2022 LATAR BELAKANG Salah satu kewajiban mahasiswa/i tingkat akhir dari program pendidikan sarjana adalah menulis karya ilmiah dalam bentuk skripsi, yang dimulai dengan menulis sebuah proposal penelitian. Proposal penelitian merupakan paparan singkat tentang rencana penelitian yang akan Proposal penelitian menjadi langkah awal dari tahapan panjang penelitian yang akan dilakukan oleh mahasiswa dalam melakukan penelitian. Semua mahasiswa yang akan menyelesaikan pendidikannya pasti akan berhadapan dengan tahapan menyusun proposal Proposal ini nantinya akan dinilai dan akan direkomendasikan untuk selanjutnya dilakukan penelitian oleh mahasiswa yang bersangkutan. Seorang peneliti harus mampu menunjukkan bahwa apabila penelitian tersebut tidak dilakukan maka akan ada kekurangan dan ketimpangan dalam konteks kebijakan dan kehidupan sosial yang lebih baik. Sebaliknya jika penelitian tersebut dilakukan, maka hasilnya akan memberikan kontribusi bagi berbagai pihak untuk menjadikan kehidupan manusia yang lebih baik. Dalam menulis proposal penelitian, mahasiswa juga harus mampu menunjukkan bahwa mereka mempunyai kompetensi untuk melakukan penelitian tersebut. Hal ini dapat ditunjukkan dengan penguasaan yang baik terhadap masalah dan tema penelitian. Dari paparan yang diberikan, mahasiswa sebaiknya akrab dengan tema dan topik penelitian yang akan dilakukan. Demikian juga literature, teori dan bahan teoritis yang akan digunakan semuanya dapat menunjukkan kalau mahasiswa tersebut benar-benar Untuk itu tentu saja mahasiswa yang akan menulis proposal penelitian harus benar-benar memahami apa yang akan diteliti. Menulis proposal merupakan keharusan bagi mahasiswa calon sarjana yang akan terjun ke lapangan atau mengambil data (Susetyo & Noermanzah, 2. Proposal penelitian ini merupakan syarat mutlak dalam penyelesaian skripsi mahasiswa, tanpa proposal penelitian, tentu laporan penelitian skripsinya tidak akan terwujud. Proposal atau usulan penelitian harus disetujui oleh pembimbing proposal penelitian dan dapat diterima oleh para penguji saat ujian proposal. Kriteria penelitian yang baik adalah pelaksanaan penelitian harus dirancang secermat mungkin (Siregar, 2. Beberapa persyaratan yang harus terpenuhi dalam melakukan penelitian antara lain sistematis, ilmiah dan Sistematis dan ilmiah berarti penelitian harus dilaksanakan menurut pola tertentu dan mengikuti konsep ilmiah sedangkan terencana berarti penelitian dilaksanakan dengan unsur kesengajaan dan telah dipikirkan langkahlangkah pelaksanaannya (Siregar, 2. Permasalahan yang biasanya dihadapi mahasiswa dalam proses penulisan proposal skripsi diantaranya kesulitan mencari literature, dana yang terbatas, tidak terbiasa menulis dalam arti menulis karya ilmiah, kurang terbiasa dengan sistem kerja terjadwal dengan pengaturan waktu sedemikian ketat dan masalah dengan dosen pembimbing skripsi (Darmono & Hasan, 2. STIKES Suaka Insan, sebagai salah satu sekolah tinggi ilmu keperawatan di Banjarmasin yang menjadikan sebuah penulisan penelitian sebagai syarat kelulusan dari sarjana Dalam penyusunan proposal maupun hasil penelitian telah dipersiapkan panduan penulisan dan petunjuk teknis pelaksanaan. Namun, masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan serta keterlambatan dalam menyelesaikan proposalnya. Melalui survei awal yang telah dilakukan, peneliti mendapatkan gambaran kesulitan apa saja yang di alami oleh mahasiswa ketika menulis sebuah proposal penelitian. Mereka mengalami kesulitan mulai dari penyusunan bab I pendahuluan sampai dengan bab i metode penelitian dengan tingkat kesullitan yang berbeda-beda. Buku pedoman penulisan skripsi telah dibagikan oleh koordinator mara ajar riset keperawatan kepada mahasiswa, tetapi tampaknya mahasiswa sangat jarang membaca buku panduan. Mereka seringkali menyusun proposal penelitian skripsinya hanya meniru skripsi dari mahasiswa tahun sebelumnya. Mereka menyusun proposal penelitian skripsi tidak mempelajari secara mendalam dari teori membuat proposal yang ada di dalam panduan penulisan skripsi. Selain itu, berdasarkan pengalaman peneliti, mahasiswa mengalami kesulitan ketika menyusun latar belakang masalah, mengurutkan kerangka teori dan kajian pustaka, dan dalam menyusun metodologi Mereka mengalami kesulitan memilih metode yang tepat, menyusun instrumen penelitian, dan analisis data, baik analisis data kuantitatif maupun data kualitatif. Berdasarkan semua penjelasan diatas maka peneliti tertarik untuk mencari hambatan-hambatan yang muncul dalam oleh Mahasiswa Keperawatan STIKES Suaka Insan Banjarmasin. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa/mahasiswi Sarjana Keparawatan STIKES Suaka Insan Reguler dan Non Reguler semester akhir yang sedang melakukan penyusunan Tugas Akhir pada tahun ajaran 2020/2021 berjumlah 40 orang. Pengambilan sampel menggunakan simple random Sampel diambil sacara acak Pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan observasi. Wawancara dan observasi dilakukan untuk mendapatkan data tambahan yang tidak bisa didapatkan dari data Instrumen yang digunakan berisikan 19 pernyataan mengenai indikator apa saja yang menjadi hambatan dalam penyusunan bab I, bab II dan bab i proposal penelitian. Instrument yang digunakan disusun oleh peneliti sendiri dan telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas dengan sampel 30 nilai r > 0,314 untuk seluruh item sehingga dikatakan valid. Nilai uji Alpha Cronbach yaitu 0,820 atau lebih besar dari 0,6 sehingga dapat dikatakan setiap pertanyaan dalam kuesioner ini, reliabel. Proses pengumpulan data dilakukan menggunakan Zoho form yang disebarkan melalui WhatsApp (WA). Data penelitian P- ISSN: 2527-5798. E-ISSN: 2580-7633 Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI) Vol. No. Januari-Juni 2022 kemudian dianalisis dan disajikan dalam bentuk data HASIL Menulis sebuah proposal penelitian adalah salah satu proses yang harus dilalui mahasiswa/i ketika akan menyelesaikan masa studi pada jenjang program sarjana Mahasiswa diminta menulis berbagai proposal menurut jenis penelitian tertentu. Meski demikian tugas menulis proposal penelitian skripsi bagi sebagian besar mahasiswa keperawatan masih dirasakan sebagai tugas yang sulit. Mahasiswa seringkali menemukan kendala-kendala dalam proses penulisan, sehingga peneliti mencoba menyebarkan kuesioner mengenai hambatan mahasiswa dalam penyusunan proposal. Dalam penelitian ini kuesioner disebarkan kepada 40 orang mahasiswa yang sedang menjalani proses penulisan proposal penelitian dimana diambil masing-masing 20 orang dari kelas regular maupun non regular. Data-data tersebut diolah dalam bentuk tabel dan kemudian dianalisis. Berikut dikemukakan beberapa kendala yang dialami mahasiswa keperawatan dalam menulis proposal skripsi. Hambatan dalam penyusunan BAB I Pendahuluan. BAB II Tinjauan Pustaka, dan BAB i Metodologi berdasarkan indikator penyusunan, yaitu: Tabel 1. Presentase Hambatan dalam Penyusunan Bab I (Pendahulua. dalam Penyusunan Proposal Penelitian oleh Mahasiswa/I STIKES Suaka Insan tahun 2021. Item Penyataan Saudara/i mengalami kesulitan dalam menentukan suatu masalah penelitian berdasarkan fenomena yang terjadi Saudara/i mengalami kesulitan dalam menyusun latar belakang penelitian Saudara/i mengalami kesulitan dalam membatasi masalah yang akan diteliti Saudara/i mengalami kesulitan dalam merumuskan suatu masalah dalam penelitian Saudara/i mengalami kesulitan dalam merumuskan tujuan penelitian Saudara/i mengalami kesulitan dalam merumuskan manfaat penelitian Rata-Rata Tabel 1 diatas menunjukan bahwa sebagian besar mahasiswa masih kesulitan dalam menulis BAB I dari sebuah proposal penelitian yaitu dengan nilai rata-rata 62,1% yang menjawab AuyaAy dan hanya 37,9% yang mengatakan tidak. Permasalahan yang bisanya dihadapi mahasiswa dalam penulisan skripsi diantaranya kesulitan menentukan suatu masalah penelitian berdasarkan Alternatif Jawaban Tidak Total fenomena yang terjadi . %), kesulitan menyusun latar belakang penelitian . , kesulitan membatasi masalah yang akan diteliti . ,5%), kesulitan dalam merumuskan suatu masalah dalam penelitian . ,5%), kesulitan merumuskan tujuan penelitian . %) dan kesulitan merumuskan manfaat penelitian . %). P- ISSN: 2527-5798. E-ISSN: 2580-7633 Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI) Vol. No. Januari-Juni 2022 Tabel 2. Presentase Hambatan dalam Penyusunan Bab II (Tinjauan Pustak. dalam Penyusunan Proposal Penelitian oleh Mahasiswa/I STIKES Suaka Insan tahun 2021. Item Penyataan Saudara/i mengalami kesulitan dalam memahami Sistematika penulisan Bab II Saudara/i mengalami kesulitan dalam mengembangkan tinjauan teoritis Saudara/i mengalami kesulitan dalam menemukan penelitian yang relevan Apakah anda kesulitan menentukan kerangka Apakah anda kesulitan menentukan kerangka Saudara/I mengalam kesulitan merumuskan Hipotesa penelitian Rata-Rata Tabel 2 menunjukan bahwa sebagian besar mahasiswa juga masih kesulitan dalam menulis BAB II dari sebuah proposal penelitian yaitu dengan nilai rata-rata 57,5% yang menjawab AuyaAy dan 42,5% yang mengatakan tidak. Permasalahan yang menjadi kesulitan mahasiswa dalam penulisan proposal diantaranya kesulitan dalam memahami Alternatif Jawaban Tidak Total sistematika penulisan bab 2 yaitu 45%, kesulitan mengembangkan tinjauan teoritis 50%, kesulitan menemukan penelitian yang relevan 57,5%, kesulitan menentukan kerangka teori 67,5%. Kesulitan menentukan kerangka konsep 70%, dan kesulitan merumuskan hipotesa penelitian 57,5%. Tabel 3. Presentase Hambatan dalam Penyusunan Bab i (Metodologi penelitia. dalam Penyusunan Proposal Penelitian oleh Mahasiswa/I STIKES Suaka Insan tahun 2021. Item Penyataan Saudara/i mengalami kesulitan dalam memahami Sistematika penulisan Bab i / Metodologi Saudara/i mengalami kesulitan dalam menentukan jenis penelitian yang sesuai Saudara/i mengalami kesulitan dalam membuat definisi operasional Saudara/i mengalami kesulitan dalam menentukan instrument penelitian yang akan Saudara/i mengalami kesulitan dalam menentukan populasi dan sampel Saudara/i mengalami kesulitan dalam menjelaskan teknik pengumpulan data Saudara/i mengalami kesulitan dalam memahami teknik yang akan digunakan dalam menganalisis data Rata-Rata Tabel 3 menunjukan bahwa sebagian besar mahasiswa juga masih kesulitan dalam menulis BAB i dari sebuah proposal penelitian yaitu dengan nilai rata-rata 59,2% yang menjawab AuyaAy dan 40,8% yang mengatakan tidak. Permasalahan yang menjadi kesulitan mahasiswa dalam penulisan bab 3 sebuah proposal penelitian diantaranya kesulitan dalam memahami sistematika penulisan bab 3 yaitu 45%, kesulitan dalam menentukan jenis penelitian Alternatif Jawaban Tidak Total 55%, kesulitan membuat definisi operasional 65%, kesulitan dalam menentukan instrument penelitian yang akan digunakan 70%. Kesulitan dalam menentukan populasi dan sampel 72,5%, dan kesulitan dalam menjelaskan teknik pengumpulan data 52,5% dan kesulitan dalam memahami teknik yang akan digunakan dalam menganalisis data 62,5%. P- ISSN: 2527-5798. E-ISSN: 2580-7633 Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI) Vol. No. Januari-Juni 2022 PEMBAHASAN Hasil penelitian pada tabel 1 menunjukan bahwa dalam menyusun bab 1 pendahuluan, mahasiswa banyak mengalami kesulitan untuk menentukan masalah dalam sebuah penelitian dan merumuskan manfaat dari sebuah Sebuah pendahuluan merupakan kunci utama dari sebuah karya ilmiah yang akan dibuat oleh seorang Dalam sebuah pendahuluan harus menjelaskan informasi mengenai permasalahan yang menjadi urgensi mengapa penelitian itu penting dilakukan. Pendahuluan juga harusnya memberikan informasi mengenai penelitian sehingga pembaca tertarik untuk membaca dan dapat memahami penelitian yang dilakukan. Salah satu cara mengatasi kesulitan dalam pembuatan pendahuluan adalah dengan mempelajari contoh-contoh pendahuluan suatu karya ilmiah yang ada di jurnal ilmiah baik jurnal ilmiah nasional maupun internasional, ataupun melakukan studi Studi pendahuluan dapat dilakukan dengan melakukan studi pustaka, wawancara dan kunjungan ke lokasi penelitian (Siregar, 2. Hasil penelitian Doni & Edi . menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa pada sebuah universitas di Palembang dalam menulis proposal penelitian masih tergolong cukup terutama belum mampu menuangkan latar belakang yang menjelaskan posisi penelitian dan kebaruan penelitian yang bersumber dari jurnal nasional dan Penelitian Gani . juga menambahkan bahwa secara umum mahasiswa mengalami kesulitan dalam penuangan ide dan masalah ke dalam tulisan ilmiah. Banyak mahasiswa belum mampu mengemukakan latar belakang mengenai topik atau isu yang akan diangkat dalam penelitian sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi dewasa ini. Begitu pula dalam merumuskan manfaat dari sebuah Mahasiswa sebelumnya harus bisa memahami tujuan dari penelitian tersebut. Gani . & Sanjaya . mengatakan bahwa dalam menuliskan kegunaan penelitian dalam proposal penelitian skripsi hendaknya dipaparkan pentingnya hasil penelitian tersebut, baik bermanfaat bagi pengembangan ilmu . egunaan teoreti. maupun bagi kepentingan praktis . egunaan prakti. secara jelas dan operasional. Pada indikator pernyataan ditabel 2 mengenai kesulitan dalam memahami sistematika penulisan menunjukan angka 55% mengatakan tidak kesulitan, hal ini dikarenakan mahasiswa sudah mengetahui sistematika dengan jelas dalam buku panduan yang mereka baca. Pada Indikator, apakah mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengembangkan tinjauan teoritis terdapat 50% yang mengatakan tidak kesulitan, karena mereka sudah mendapatkan teori-teori yang berhubungan dengan penelitian mereka sebelumnya. Kesulitan dalam menggunakan referensi ditandai oleh kebanyakan mahasiswa yang seringkali menggunakan referensi sekunder untuk buku maupun jurnal. Mahasiswa lebih cenderung suka mengutip langsung dari proposal yang sudah ada tanpa ada usaha untuk memiliki dan membaca sendiri dari referensi tersebut (Daniel, 2. Banyak referensi yang digunakan oleh para mahasiswa berasal dari jurnal yang identitasnya tidak lengkap, sedangkan beberapa referensi juga sering kurang relevan dengan permasalahan yang dibahas. Siregar . juga menambahkan jika dalam suatu penelitian, teori yang digunakan tidak relevan dengan penelitian yang dilakukan dapat mengakibatkan hasil penelitian tidak optimal. Hasil penelitian pada tabel 3 diatas menunjukkan bahwa masih banyak mahasiswa yang belum memahami secara luas bagaimana menyusun sebuah bab 3 metodologi Asumsi peneliti kesulitan ini mungkin saja terjadi karena mahasiswa belum menguasai dengan baik tentang metodologi penelitian yang mereka peroleh pada mata kuliah metodologi penelitian yang mereka peroleh pada semester sebelumnya. Hasil observasi dan wawancara dari bebebrapa dosen pembimng juga mengatakan bahwa pengetahuan mahasiswa terkait statistika penelitian juga masih kurang sehingga mahasiswa sering kesulitan dalam menyusun hipotesis dan rumusan statistik pengujian yang digunakan dalam penelitian kuantitatif. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian Rismen . yang mengatakan bahwa kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi adalah kesulitan dalam penuangan ide ke dalam tulisan ilmiah, penggunaan ilmu statistik dalam pengolahan data serta menarasikan hasil penelitian. Kesulitan-kesulitan mahasiswa yang tergambar dari hasil kuesioner menunjukkan bahwa mahasiswa masih perlu diberikan lebih banyak informasi. Padahal mahasiswa sudah mendapat mata kuliah metodologi penelitian pada semester sebelumnya, tetapi masih tetap saja ada mahasiswa yang mengalami kesulitan dan kendala ketika menyusun proposal penelitian skripsi. Penelitian Aisiah & Firza . menunjukkan bahwa mahasiswa pada umumnya mengalami kendala dalam penulisan proposal penelitian skripsi terutama dalam menuangkan latar belakang, kerangka berpikir, instrumen penelitian, analisis data, dan uji keabsahan data. Sejalan dengan itu hasil penelitian Zuriati . juga menunjukkan bahwa 60% mahasiswa masih kesulitan dalam menulis proposal skripsi mulai dari menulis bagian pendahuluan, landasan teori, dan daftar pustaka. Banyaknya mahasiswa yang tidak mempunyai kemampuan dalam tulis menulis, adanya kemampuan akademis yang kurang memadai, serta kurang adanya ketertarikan mahasiswa dalam penelitian. KesulitanAekesulitan tersebut pada akhirnya dapat menyebabkan malas, frustrasi, kehilangan motivasi, menunda penyusunan skripsi dan bahkan ada yang memutuskan untuk tidak menyelesaikan skripsinya (Mujiyah, 2. KESIMPULAN Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan dan pembahasan, bahwa kesulitan dalam menyusun proposal pada mahasiswa semester VII pada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Suaka Insan Banjarmasin berdasarkan indikator P- ISSN: 2527-5798. E-ISSN: 2580-7633 Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI) Vol. No. Januari-Juni 2022 pada Bab I (Pendahulua. Bab II (Tinjauan Pustak. sebesar 57,5% dan Bab i (Metodolog. adalah sebesar 60,4%. Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa masih mengalami banyak yang mengalami kesulitan dalam menulis proposal. Diharapkan kepada dosen yang mengasuh mata kuliah metodologi penelitian agar lebih banyak memberikan arahan dan bimbingan yang lebih optimal sehingga mahasiswa memahami bagaimana menulis sebuah proposal yang baik dan benar. Perlu penjelasan lebih banyak lagi mengenai bagaimana menemukan dan merumuskan masalah. Mahasiswa juga perlu diberikan informasi lebih banyak mengenai metode penelitian. Acknowledgement Ucapan terimakasih diberikan kepada STIKES suaka Insan Banjarmasin atas dukungan pendanaan untuk pelaksanaan penelitian ini. References